LK 2: Lembar Kerja Refleksi Modul Bidang Studi/Jurnal Harian
Chatarina Sri Supatmi
Judul Modul Bilangan
Judul Kegiatan Belajar (KB) 1. Keterbagian, Faktor Bilangan Prima,
Kelipatan Bilangan
2. Kongruensi Modulo
3. Notasi Sigma, Barisan, dan Deret
4. Induksi Matematika
No Uraian Respon/Jawaban
1 Uraikan hasil diskusi bersama teman Kegiatan pendalaman materi hari ini
dan dosen mengenai pemecahan diawali dengan pretest yang bertujuan
masalah dalam memahami materi mengetahui seberapa pengetahuan
yang mengalami kesulitan dasar kami tentang bilangan. Pretest
dilaksanakan menggunakan aplikasi
Kahoot, aplikasi ini menginspirasi saya
dalam pembelajaran nanti agar
pembelajaran saya lebih menarik.
Kemudian kami diberi permasalahan
untuk didiskusikan yaitu:
Ibu Qirani mempersiapkan paket
lebaran yang terdiri dari 120 bungkus
mie instan dan 96 kg beras untuk
dibagikan kepada beberapa pengemudi
ojek online. Seluruh paket tersebut akan
dibagikan kepada para pengemudi
dengan setiap pengemudi memperoleh
bagian yang sama.
a. Tentukan jumlah dan bagian
paket lebaran masing-masing
pengemudi ojek online yang
akan mendapatkan paket
lebaran tersebut!
b. Apakah yang dapat Saudara
simpulkan tentang perbedaan
antara hasil bagian paket
lebaran yang berupa mie instan
dan beras?
Untuk menyelesaikan permasalahan di
atas dapat digunakan FPB. FPB dari 120
dan 96 adalah 24, sehingga paket
sembako tersebut dapat dibagikan ke 24
ojol, yang masing-masing mendapat:
mie: 120 : 24 = 5 bungkus mie
beras 96 : 24 = 4 kg beras
Jadi masing-masig ojol akan
mendapatkan 5 bungkus mie dan 4 kg
beras. Akan tetapi penyelesaian itu
hanya berlaku dalam situasi ideal,
sedang situasi yang terjadi sering tidak
seperti yang sudah direncanakan,
sehingga penyelesaian permasalahan di
atas masih terbuka menyesuaikan
dengan situasi yang terjadi.
● Keterbagian, Definisi: Bilangan
bulat membagi habis bilangan
bulat (ditulis | ) apabila
terdapat bilangan bulat k
sehingga = . Jika tidak
membagi habis maka dituliskan
∤ .
● Bilangan Prima
Definisi, Bilangan bulat >1
disebut bilangan prima jika
mempunyai faktor positif hanya 1
dan . Bilangan bulat positif yang
lebih besar dari 1 dan bukan
bilangan prima disebut bilangan
komposit (bilangan tersusun).
● FPB Definisi, Suatu bilangan bulat
disebut faktor persekutuan dari
dan apabila | dan | .
● KPK
● Kongruensi Modulo
- Kekongruenan
- Sistem Residu
● Notasi Sigma, Barisan dan Deret
- Notasi Sigma
- Barisan dan deret geometri
● Induksi Matematika
- Postulat Peano
- Definisi
Induksi Matematika
merupakan teknik
pembuktian yang baku
dalam matematika dan
merupakan salah satu
metoda/alat yang
2 Uraikan hasil diskusi bersama teman digunakan untuk
dan dosen mengenai miskonsepsi di membuktikan suatu
modul ini pernyataan matematika,
khususnya
pernyataan-pernyataan
yang berkaitan dengan
bilangan asli atau bilangan
bulat positif
- Prinsip
Misalkan { } adalah suatu
barisan proposisi
(pernyataan) yang
memenuhi kedua
persyaratan ini:
1) adalah benar
(biasanya adalah 1).
2) Kebenaran
mengimplikasikan
kebenaran +1≥ .
Maka, adalah benar
untuk setiap bilangan
bulat ≥ .
- Pembuktian Barisan
Fibonacci Menggunakan
Induksi Matematika
Setelah berdiskusi saya mendapatkan
kesimpulan bahwa miskonsepsi
terjadi akibat kurangnya pemahaman
terhadap materi yang disampaikan
dan dipelajari. Khususnya
pemahaman materi awal sebagai
prasyarat. Jika terpahami dengan
baik maka miskonsepsi akan dapat
dihindarkan untuk terjadi.
Seperti pada kesempatan ini setelah
berdiskusi dengan teman sekelas
tentang permasalahan:
Ibu Qirani mempersiapkan paket
lebaran yang terdiri dari 120 bungkus
mie instan dan 96 kg beras untuk
dibagikan kepada beberapa pengemudi
ojek online. Seluruh paket tersebut akan
dibagikan kepada para pengemudi
dengan setiap pengemudi memperoleh
bagian yang sama.
c. Tentukan jumlah dan bagian
paket lebaran masing-masing
pengemudi ojek online yang
akan mendapatkan paket
lebaran tersebut!
d. Apakah yang dapat Saudara
simpulkan tentang perbedaan
antara hasil bagian paket
lebaran yang berupa mie instan
dan beras?
Selama ini saya berpikir setelah
didapatkan berapa ojol yang akan
mendapat paket sembako
permasalahan selesai padahal
permasalahan yang sesungguhnya
belum tentu sama persis dengan yang
ada di soal. Sehingga didapat
kesimpulan permasalahan matematika
hendaknya diarahkan ke permasalahan
dengan jawaban terbuka (banyak
alternatif jawaban yang dapat dibuat)
agar kreativitas berpikir peserta didik
lebih terasah.
Miskonsepsi kadang terjadi pada saat
mengerjakan soal Induksi Matematika
karena kekeliruan analogi dan
interpretasi notasi matematika. Bapak
dosen memberikan kami beberapa
materi Induksi Matematika, yang
kemudian kami diskusikan sehingga
kami dapat menarik kesimpulan.
3 Hambatan yang dialami pada Dalam mempelajari modul ini
pembelajaran analisis materi mengalami sedikit kesulitan dikarenakan
pembelajaran berbasis masalah di banyaknya definisi dan teorema yang
modul ini mirip-mirip sehingga sering tertukar.
4 Hal yang akan dilakukan untuk sukses Yang akan saya lakukan agar sukses
di pembelajaran modul berikutnya di pembelajaran modul selanjutnya:
1. Mempelajari modul dengan lebih
baik lagi.
2. Menandai hal-hal yang kurang
dipahami agar bisa ditanyakan
pada waktu diskusi.
3. Lebih banyak mengerjakan latihan
soal yang ada di modul
4. Aktif bertanya dan menjawab
untuk memperlancar diskusi
sehingga melalui diskusi dapat
lebih memahami konsep dan
memperoleh ilmu-ilmu baru dari
teman-teman sejawat.
5. Selain memahami modul secara
utuh, diskusi dengan teman
sejawat (sesama guru matematika)
juga diperlukan agar saya lebih
terbuka wawasannya dan saling
menguatkan dengan memberikan
masukan penyelesaian atas
masalah yang dialami