The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MATERI PKWU KELAS XII SMSTER 2 KD.3.11 DAN 3.12

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dasriani.05, 2022-01-24 09:50:34

MATERI PKWU KELAS XII SMSTER 2 KD.3.11 DAN 3.12

MATERI PKWU KELAS XII SMSTER 2 KD.3.11 DAN 3.12

MATERI PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN
KLEAS XII SEMESTER II

JURUSAN BISNIS DARING DAN PEMASARAN
SMK NEGERI 1 BARRU

KOMPETENSI DASAR
3.11 Mengevaluasi Hasil Kegiatan Usaha
4.11 Membuat perencanaan tindak lanjut hasil evaluasi usaha
INDIKATOR
3.11.1 Menentukan hasil kegiatan usaha
3.11.2 Menganalisis hasil kegiatan usaha
3.11.3 Mengevaluasi hasil kegiatan usaha
4.11.1 Mengidentifikasi kekurangan hasil kegiatan usaha
4.11.2 Mengidentifikasi kelebihan hasil kegiatan usaha
4.11.3 Membuat perencanaan tindak lanjut hasil evaluasi usaha

MENGEVALUASI HASIL KEGIATAN USAHA

Setiap aktivitas keuangan usaha sudah pasti harus dibuatkan pertanggungjawaban
sebagai bentuk evaluasi kegiatan usaha dan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan
untuk keberlangsungan usaha bisnis. Salah satu bentuk pertanggungjawaban yang dibuat
adalah dengan cara menyusun laporan kinerja usaha. Agar lebih memahami bagaimana
evaluasi hasil kegiatan usaha mari kita simak materi berikut ini.

Pengertian Evaluasi Kegiatan Usaha

Evaluasi kegiatan usaha adalah suatu aktivitas untuk melakukan analisis kinerja suatu usaha
bisnis. Prinsip dasar utama evaluasi usaha yaitu membandingkan rencana usaha yang sudah
dibuat sebelum kegiatan dimulai dengan apa yang sudah dicapai pada akhir masa produksi.

Sebuah usaha dapat dikatakan berhasil jika usaha tersebut bisa memenuhi kewajiban
membayar bunga modal, upah tenaga kerja luar, alat-alat luar yang digunakan, serta sarana
produksi yang lainnya dan juga termasuk kewajibannya pada pihak ketiga. Melakukan
evaluasi kemajuan usaha merupakan proses yang berlangsung terus menerus dan
berkesinambungan.

Evaluasi berangkat dari kegiatan montoring setiap proses dalam usaha yang dijalankan, dari
hasil monitoring dapat dibuat analisis kemajuan, kemunduran dan pencapaian apa yang
sudah dilaksanakan. Evaluasi dan monitoring bagi seorang wirausaha sekaligus menjadi

sarana belajar dan proses mengupgrade diri. dalam proses inibisa jadi ditemukan hal-hal baru
dan strategi baru mencapai sukses bisnis.

Tujuan Evaluasi Kegiatan Usaha

Tujuan evaluasi usaha adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat
keberhasilan pelaksanaan usaha, apakah usaha tersebut sudah berjalan sesuai dengan yang
direncanakan dan memberikan hasil seperti apa yang diharapkan. Selain itu evaluasi kegiatan
usaha dilakukan dengan tujuan untuk memperkecil resiko kegagalan investasi dan dapat
memperbesar peluang keberhasilan investasi yang bersangkutan. Evaluasi kegiatan usaha
juga dapat memandu pemilik dana untuk dapat mengoptimalkan penggunaan dana yang
dimiliki.

Tahapan Evaluasi Kegiatan Usaha
Adapun tahapan evaluasi kelayakan usaha adalah sebagai berikut.
1. Analisa Aspek Pasar

Evaluasi aspek pasar sangat penting dilakukan karena tidak ada proyek bisnis yang
berhasil tanpa adanya permintaan atas barang/jasa yang dihasilkan oleh proyek
tersebut. Tujuan analisis pasar adalah untuk mengetahui berapa besar luas pasar,
pertumbuhan permintaan dan pangsa pasar dari produk yang bersangkutan. Adapun
kegunaan dari analisa aspek pasar adalah untuk melakukan peramalan permintaan
dan penentuan pasar.
Pasar merupakan kumpulan seluruh pembeli aktual dan potensial dari suatu produk.
Kriteria yang diukur dalam penentuan pasar sasaran, yaitu:
• Pasar potensial adalah sejumlah konsumen atau pelanggan yang mempunyai

minat terhadap suatu penawaran pasar.
• Pasar tersedia adalah sekumpulan konsumen yang mempunyai minat,

penghasilan dan akses penawaran pasar tertentu
• Pasar sasaran adalah bagian dari pasar yang memenuhi syarat dan juga

bersedia untuk dimasuki perusahaan kita.

2. Analisa Aspek Teknis
Analisis aspek teknis antara lain menentukan jenis teknologi yang paling sesuai
dengan kebutuhan usaha yang dikaji. Beberapa faktor yang dipertimbangan dalam
pemilihan jenis teknologi, antara lain:
• Jenis teknologi yang diajukan harus memenuhi standard mutu yang sesuai
dengan keinginan pasar atau konsumen.

• Teknologi harus sesuai dengan persyaratan yang diperlukan untuk mencapai
skala produk yang ekonomis.

• Pilihan jenis teknologi yang diusulkan sering dipengaruhi oleh kemungkinan
pengadaan tenaga ahli, pengadaan bahan baku, dan bahan penunjang yang
diperlukan untuk penerapannya.

• Pemilihan teknologi hendaknya dikaitkan dengan memperhatikan jumlah dana
yang diperlukan untuk pembelian mesin serta peralatan yang dibutuhkan.

• Perlu juga meninjau pengalaman penerapan teknologi yang bersangkutan oleh
pihak lain di tempat lain, sehingga dapat diketahui apakah teknologi tersebut telah
dapat disetarakan dengan baik.

3. Analisis Aspek finansial
Analisis aspek finansial yaitu untuk mengetahui karakteristik finansial dari suatu
perusahaan melalui data-data akuntansinya. Analisis aspek finansial/ keuangan selalu
melibatkan berbagai laporan keuangan diantaranya neraca dan laporan laba/rugi.
Neraca berisikan sktiva meliputi harta lancar, harta tetap, pasiva meliputi utang, dan
kewajiban. Laporan laba rugi berisi pendapatan dan biaya selama periode tertentu.

Alat yang digunakan untuk menganalisis kondisi keuangan dan kinerja usaha adalah rasio
keuangan. Adapun jenis-jenis rasio keuangan antara lain:
a. Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya. Rasio inilah yang dapat
digunakan untuk mengukur seberapa llikuidnya suatu perusahaan. Jika perusahaan
mampu memenuhi kewajibannya berarti perusahaan tersebut likuid, sedangkan jika
perusahaan tidak mampu.
memenuhi kewajibannya berarti perusahaan tersebut ilikuid.

Cara mengukur perusahaan itu likuid atau tidak, Anda dapat membandingkan
komponen yang ada pada neraca, yaitu total aktiva lancar dengan total pasiva lancar
(utang jangka pendek). Pengukuran ini dapat dilakukan untuk beberapa periode
sehingga terlihat perkembangan likuiditas perusahaan dari waktu ke waktu.
Dengan mengetahui rasio likuiditas yang dimiliki perusahaan, Anda bisa mendapatkan
beberapa manfaat seperti:
• Mengantisipasi dana yang diperlukaan saat ada kebutuhan mendesak.

• Memudahkan nasabah (bagi lembaga keuangan atau Bank) yang ingin melakukan
penarikan dana.

• Poin penentu bagi suatu perusahaan untuk mendapatkan persetujuan investasi atau
bisnis lain yang menguntungkan.

Terdapat empat macam rasio likuiditas yaitu sebagai berikut.
1. Current Ratio (Rasio Lancar). Dalam rasio ini akan diketahui sejauh mana

aktiva lancar perusahaan dapat digunakan untuk menutupi kewajiban jangka
pendek atau utang lancarnya. Semakin besar perbandingan aktiva lancar
dengan utang lancar maka artinya semakin tinggi pula kemampuan
perusahaan dalam menutupi kewajiban utang lancarnya. Tingginya Rasio
lancar dapat menunjukkan adanya uang kas berlebih yang bisa berarti dua
hal yaitu besarnya keuntungan yang telah diperoleh atau akibat tidak
digunakannya keuangan perusahaan secara efektif untuk berinvestasi.
2. Quick Ratio (Rasio Cepat). Rasio ini akan menunjukkan kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan
menggunakan aktiva lancar atau tanpa memperhitungkan persediaan
karena persediaan akan membutuhkan waktu yang lama untuk diuangkan
dibanding dengan aset lainnya. Quick Ratio ini terdiri dari piutang dan surat-
surat berharga. Jadi semakin besar rasio, semakin baik juga posisi
keuangan perusahaan. Jika hasilnya mencapai 1:1 atau 100%, maka ini
akan berakibat baik jika terjadi likuidasi karena perusahaan akan mudah
untuk membayar kewajibannya.
3. Cash Ratio (Rasio Kas). Rasio ini digunakan untuk mengukur besarnya uang
kas yang tersedia untuk melunasi kewajiban jangka pendek yang ditunjukan
dari tersedianya dana kas atau setara kas, contohnya rekening giro. Jika
hasil rasio menunjukkan 1:1 atau 100% atau semakin besar perbandingan
kas dengan utang maka akan semakin baik.
4. Cash Turnover Ratio (Rasio Perputaran Kas). Rasio ini akan menunjukkan
nilai relatif antara nilai penjualan bersih terhadap kerja bersih. Modal kerja
bersih merupakan seluruh komponen aktiva lancar dikurangi total utang
lancar. Rasio ini dihitung dengan cara membagi nilai penjualan bersih
dengan modal kerja. Rasio ini menunjukkan seberapa besar penjualan untuk
modal kerja yang dimiliki perusahaan.
b. Rasio Solvabilitas
Rasio Solvabilitas atau sering juga disebut dengan Rasio Leverage (Leverage
Ratio) adalah suatu rasio keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan

untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya seperti pembayaran bunga
atas hutang, pembayaran pokok akhir atas hutang dan kewajiban-kewajiban
tetap lainnya. Hutang Jangka Panjang biasanya didefinisikan sebagai
kewajiban membayar yang jatuh temponya lebih dari satu tahun.

c. Rasio Rentabilitas
Rasio Rentabilitas juga sering dikenal dengan istilah rasio profitabilitas adalah
rasio untuk mengukur tingkat perolehan keuntungan dibandingkan penjualan
atau aktiva. Rasio rentabilitas bisa menilai kemampuan suatu perusahaan
untuk memperoleh laba yang berkaitan erat dengan kelangsungan
perusahaan. Rasio rentabilitas berkaitan erat dengan kelangsungan hidup
perusahaan. Angka rentabilitas berupa angka laba sebelum atau sesudah
pajak, laba investasi, pendapatan per saham, dan laba penjualan. Kondisi atau
tingkat kesehatan perusahaan juga terlihat dari rasio ini sehingga tujuan
laporan keuanganbisa tercapai.

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha

Hal yang perlu dievaluasi dalam sebuah bisnis :
1. Posisi Keseluruhan Usaha

Posisi keseluruhan Usaha digunakan untuk mengetahui seberapa jauh pencapaian
hasil dari keseluruhan usaha. Dapat diketahui berapa jumlah harta (modal/ pendapatan
usaha), hutang-hutang pada pihak lain, rata-rata pengeluaran dalam sebulan, dan
pendapatan bersih setiap bulannya. Biasakan untuk melakukan pengecekan posisi keuangan
usaha setiap saat.

2. Evaluasi kemajuan dan kemunduran usaha
Posisi keuangan biasanya menjadi patokan utama dalam evaluasi kemajuan atau

kemunduran sebuah usaha melakukan evaluasi terhadap kegiatan usaha (mengalami
kemajuan atau kemunduran). Cara mudahnya adalah membandingkan pada saat awal
menjalankan usaha dengan setelahnya (biasanya dengan jangka waktu yang waktunya
ditentukan sendiri, misalnya 3 bulan, 6 bulan, atau satu tahun sekali setelah usaha berjalan).

3. Lakukan langkah perbaikan atau pengembangan
Misalnya memberikan perhatian pada penjualan yang menurun, untuk mengetahui

letak kesalahannya sehingga dapat dilakukan langkah-langkah efektif agar usaha kita

kembali berjalan baik. Tetapi bila kondisi keuangan dan penjualan telah sehat dan
mengalami peningkatan, jangan cepat puas.

4. Pikirkan target usaha
Jika hasil evaluasi sebuah usaha sudah menunjukkan pertumbuhan usaha yang

mengalami kenaikan. Selanjutnya memikirkan target perbaikan atau pengembangan
usaha. Misalnya: Apakah ini saatnya melakukan promosi lebih gencar? Apa sudah waktunya
Anda melakukan ekspansi usaha ke tempat lain yang lebih ramai?

Waktu Melakukan Evaluasi Usaha

Waktu yang tepat melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha yaitu:

1. Secara rutin/berkala. Evaluasi bulanan, triwulan, ataupun tahunan. Paling sering

dilakukan adalah evaluasi triwulan menyangkut evaluasi kegiatan sehari-hari (seperti

pendapatan dan pengeluaran), dan tahunan untuk evaluasi secara lengkap yang

mencakup laporan keuangan, persaingan usaha, SDM, dan lain sebagainya. Evaluasi

berkala sangat baik manfaatnya, karena dengan adanya evaluasi secara rutin maka

masalah-masalah yang timbul bisa lebih cepat diatasi dan peluang untk pengembangan

bisa lebih cepat dimanfaatkan.

2. Secara Insidental Evaluasi secara insidental dilakukan setiap saat apabila (umumnya)

terjadi masalah yang dirasakan cukup signifikan pada usaha Anda. Evaluasi seperti ini

biasanya dilakukan apabila terjadi masalah atau kemunduran pada usaha. Evaluasi

Insidental kurang baik, karena masalahnya sudah terjadi dan tindakan pencegahan pun

sudah tidak bisa dilakukan. Intinya adalah tindakan koreksi. Dengan adanya evaluasi rutin

yang baik, diharapkan masalah yang mungkin timbul bisa ditekan sehingga evaluasi

insidental ini pun bisa dikurangi.

KOMPETENSI DASAR

3.12 Menerapkan media promosi untuk pemasaran online
4.12 Membuat media promosi untuk pemasaran online

INDIKATOR

3.12.1 Menjelaskan pengertian media promosi untuk pemasaran online
3.12.2 Menjelaskan fungsi media promosi untuk pemasaran online
3.12.3 Menjelaskan jenis-jenis media promosi untuk pemasaran online
3.12.4 Menentukan media promosi untuk pemasaran online
4.12.1 Menyiapkan alat dan bahan untuk membuat media promosi untuk pemasaran online
4.12.2 Membuat media promosi untuk pemasaran online

A. PENGERTIAN PEMASARAN ONLINE

Cara manual atau tradisional di dunia pemasaran mulai ditinggalkan karena terbilang
kurang efektif dalam berbagai hal. Untuk itu, anda harus mengetahui tentang apa itu
Pengertian dan Manfaat Pemasaran Online. Menurut Wikipedia, promosi adalah
mengiklankan suatu produk atau merek, menghasilkan penjualan, dan menciptakan loyalitas
merek atau brand. Ini adalah salah satu dari empat elemen dasar bauran pemasaran, yang
mencakup empat P : price, product, promotion, and place atau harga, produk, promosi, dan
tempat.

Promosi mencakup metode komunikasi yang digunakan pemasar untuk memberikan
informasi tentang produknya. Informasi bisa bersifat verbal dan visual.
Sedangkan menurut Wikipedia Indonesia, pengertian promosi adalah upaya untuk

memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon

konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau

distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan.

Kalau menurut ahli pemasaran Harper Boyd : promosi diartikan sebagai upaya membujuk

orang untuk menerima produk, konsep dan gagasan.

Menurut pakar pemasaran lainnya yaitu Boone dan Kurtz, promosi adalah proses

menginformasikan, membujuk, dan mempengaruhi suatu keputusan pembelian.

Sebenarnya ada banyak sekali versi pengertian promosi yang dikemukakan oleh para ahli

pemasaran diseluruh dunia, tetapi kesimpulannya kurang lebih sama, yaitu promosi adalah

untuk memberitahukan, menginformasikan, menawarkan, membujuk, atau menyebarluaskan

suatu produk atau jasa kepada calon konsumen dengan tujuan agar calon konsumen tersebut

pada akhirnya dapat melakukan pembelian.

B. FUNGSI MEDIA PROMOSI UNTUK PEMASARAN ONLINE

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari promosi online untuk bisnis yang sedang dijalankan,
antara lain:

1. Bisa Menarik Perhatian Pasar dengan Cepat

Tanpa ada promosi masyarakat tidak akan pernah tahu atau mengenal suatu produk
atau jasa. Akan tetapi, jika produk atau jasa dipromosikan melalui media maka masyarakat
akan mengenalinya sehingga tertarik untuk membelinya.
Meski jenis promosi yang dijalankan bisa beragam, tetapi promosi yang baik pasti akan
menjadi perhatian masyarakat. Jika melakukan promosi secara online maka bisa dengan
mudah dan cepat diketahui oleh masyarakat sehingga bisa menarik perhatian pasar.
Terlebih saat melakukannya memanfaatkan keberadaan media sosial tentu ini akan semakin
mempermudah produk atau jasa dikenal orang banyak.

2. Menjaga Loyalitas Konsumen

Perusahaan atau pelaku bisnis pasti menyadari keberadaan kompetitor yang berusaha untuk
merebut hati pelanggan. Namun, jika Anda rajin melakukan promosi dengan cara yang unik
dan memberi penawaran menarik maka pelanggan tidak akan berpaling ke tempat lainnya.
Alasannya karena manfaat yang diterima konsumen dari produk yang Anda tawarkan lebih
menjanjikan. Menjual produk atau jasa kepada konsumen yang setia dan memiliki loyalitas
tentu akan lebih mudah dibanding konsumen baru. Persentase keberhasilan yang diperoleh
mencapai 60% hingga 70%. Maka dari itu, jangan pernah sia-siakan keberadaan konsumen
setia karena keberadaan mereka mempengaruhi profit yang didapatkan.

3. Membantu Meningkatkan Brand Awareness

Bagi bisnis yang dijalankan secara online, brand awareness sangatlah penting. Kenapa
demikian? Karena brand awareness bisa menguatkan hubungan antara produk dan konsumen
dalam jangka waktu yang panjang. Apabila promosi yang dilakukan berhasil dan mampu
membangun branding dengan kuat, maka produk tersebut akan selalu melekat di hati para
konsumen. Melakukan promosi dengan intensitas terukur, brand awareness bisa dibangun
dengan sangat baik.

4. Meningkatkan Potensi Penjualan Produk

Promosi yang dilakukan dengan baik akan dengan mudah mendongkrak penjualan sehingga
profit yang diperoleh semakin besar. Meningkatnya penjualan ini dikarenakan pemiliknya
melakukan pendekatan promosi yang berbeda dibandingkan para kompetitornya. Ternyata cara
ini bisa sukses dan mendatangkan banyak keuntungan.

Orang melakukan promosi untuk mencapai suatu tujuan tertentu, adapun tujuan promosi
berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber adalah :

1. Untuk menyebar luaskan informasi suatu produk kepada calon konsumen yang
potensial

2. Untuk mendapatkan konsumen baru dan untuk menjaga loyalitas konsumen tersebut
3. Untuk menaikkan penjualan serta laba/keuntungan
4. Untuk membedakan dan mengunggulkan produknya dibandingkan dengan produk

kompetitor
5. Untuk branding atau membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang

diinginkan
6. Untuk merubah tingkah laku dan pendapat konsumen tentang suatu produk
Kesimpulannya, tujuan utama dari promosi adalah produsen atau distributor akan
mendapatkan kenaikan angka penjualan dan meningkatkan profit atau keuntungan.

Keuntungan Promosi Online untuk Bisnis

Seperti yang diketahui jika promosi online merupakan cara paling efektif untuk
mengembangkan bisnis dan meningkatkan penjualan. Tidak mengherankan jika ada banyak
keuntungan yang akan diperoleh. Lalu apa saja keuntungan yang akan diperoleh?

1. Mengurangi Biaya
Keuntungan pertama dari promosi online adalah mengurangi biaya. Hal inilah yang kemudian
dijadikan alasan oleh pelaku usaha atau pengusaha untuk memilih melakukan promosi online
daripada promosi offline.
Terlebih penggunaan media sosial, website maupun media internet lainnya kebanyakan tidak
dikenakan biaya. Menggunakan iklan berbayar secara online, akan membuat biaya yang
dikeluarkan menjadi lebih murah dibandingkan dengan memasang iklan di televisi, radio
dan media cetak lainnya. Pay Per Click (PPC) merupakan cara terbaik untuk menghemat dan
juga mengawasi biaya. Hal ini dikarenakan pembayaran yang dilakukan didasarkan pada klik
nyata yang didapat dari iklan. Berbeda dengan iklan media konvensional yang membutuhkan
biaya cukup mahal tetapi tidak pernah tahu berapa orang yang benar-benar memperhatikannya.
2. Cepat Menentukan Target
Dibantu dengan canggihnya teknologi dan keberadaan internet, promosi online yang dilakukan
bisa menyasar dengan tepat ke calon konsumen yang membutuhkan produk yang dipromosikan.
Seperti yang diketahui jika saat ini teknologi mampu membuat calon pembeli atau konsumen
memberikan informasi secara sukarela. Akibatnya Anda bisa melacak apa saja yang sedang
dibutuhkan oleh calon konsumen secara cepat.
3. Bisa Diukur Secara Real Time

Promosi atau pemasaran yang dilakukan secara online bisa dengan mudah diukur melalui
alat analisis seperti Google Analytics, Google Tag Manager, dan lainnya. Keberadaan alat ini
akan memberikan informasi mengenai klik, kunjungan maupun penjualan dengan SEO, media
sosial, Google Ads, konten dan juga pemasaran email. Meski ini merupakan proses yang cukup
panjang tetapi Anda bisa melihat hasilnya secara real time setelah metode tersebut diaplikasikan.
Menggunakan cara ini berarti efisiensi strategi bisa diukur dan perubahan bisa
diimplementasikan.
4. Paparan Jangka Panjang

Promosi yang dilakukan secara offline biasanya hanya bisa bertahan selama 1-4 minggu saja.
Hal ini sangat berbeda dengan pemasaran yang dilakukan secara online yang merupakan proses
berkelanjutan. Dalam situs pencarian, konten promosi akan tetap bisa terlihat oleh konsumen
untuk jangka waktu yang cukup lama. Namun, Anda perlu melakukan sedikit perubahan supaya
konten tersebut bisa terlihat tetap menarik.

Manfaat promosi secara online adalah :

Ada banyak manfaat yang akan diperoleh UKM dan perusahaan jika memilih untuk
melakukan promosi secara online. Apa saja manfaat yang akan diperoleh?

1. Biaya Pemasaran LebihMurah
Jika perusahaan atau pelaku bisnis bisa menemukan cara promosi online yang tepat dan

sesuai dengan market bisnisnya maka biaya pemasaran yang harus dikeluarkan menjadi lebih
murah. Ini sangat jauh berbeda jika menggunakan promosi dengan cara konvensional atau
offline yang membutuhkan biaya cukup besar. Hanya dengan blog gratisan atau media sosial,
perusahaan atau pelaku bisnis sudah bisa memasarkan produknya. Jika dilakukan dengan cara
konvensional dengan menyebar brosur, menggunakan pamflet dan sebagainya tentu ini akan
mengeluarkan biaya yang cukup besar.
2.Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Menggunakan promosi secara offline atau konvensional hanya akan menjangkau konsumen
dalam jangkauan yang terbatas. Dimana hanya orang-orang ada di sekitar lokasi berdirinya
perusahaan atau UKM yang mengetahuinya. Hal ini tentu sangat berbeda jika menggunakan
pemasaran online atau digital. Dimana hampir semua orang Indonesia sekarang sudah
terkoneksi dengan jaringan internet. Kondisi ini akan mempermudah mereka untuk melihat
produk dan jasa yang ditawarkan. Dengan kata lain pemasaran online yang dilakukan
menjangkau konsumen lebih luas.
3. Mudah Memilih Target Pasar

Pemasaran online yang dipilih akan mempermudah dalam memilih target pasar atau
konsumen yang diinginkan. Misalkan promosi online dilakukan dengan menggunakan
facebook atau instagram Ads, dimana pelaku bisnis hanya tinggal membidik target pasarnya.
Misalnya usia, jenis kelamin, kota dan sebagainya. Jika memilih target pasar dengan tepat

maka peluang yang diperoleh menjadi lebih besar untuk mendapatkan konsumen yang
potensial.
4. Mudah dalamMengelolaBarang

Ada beberapa media jualan tertentu yang bisa digunakan untuk promosi sekaligus untuk
proses penjualan, seperti website bisnis atau marketplace. Kedua media ini bisa
mempermudah pelaku bisnis dalam mengelola barang atau stok barang yang dijual. Hal ini
dikarenakan mutasi barang masuk maupun keluar akan tercatat dalam sistem sehingga
mempermudah dalam pembuatan laporan dan pengecekan stok barang.
5. Meraih Keuntungan Lebih Besar

Mempromosikan produk atau jasa dengan bermacam-macam media promosi online tentu
sangat menguntungkan. Bagaimana tidak, hal ini akan memperbesar peluang orang lain untuk
melihat dan mengenal produk atau jasa yang dijual. Ini juga akan membuka peluang untuk
mendapatkan banyak konsumen. Terlebih jika dilengkapi dengan berbagai kemudahan cara
pembelian dan sekaligus bisa diakses oleh para pelanggan sehingga akan meningkatkan jumlah
penjualan.

C. JENIS-JENIS MEDIA PROMOSI UNTUK PEMASARAN ONLINE

Ada banyak jenis-jenis
media pemasaran online
yang bisa dimanfaatkan
untuk memperkenalkan
produk atau jasa kepada
orang lain. Lalu apa saja
media pemasaran online
paling efektif tersebut?
Langsung saja simak beberapa contoh media promosi online paling efektif untuk pemasaran
bisnis Anda berikut ini.
1. Facebook
Pertama ada media sosial Facebook, dimana media sosial ini masih menjadi pilihan banyak
orang untuk menjalin komunikasi dengan keluarga maupun teman. Tidak mengherankan jika
penggunanya sangat besar. Kondisi ini kemudian bisa dimanfaatkan oleh pelaku bisnis atau
perusahaan untuk dijadikan media promosi digital gratis dan terbaik. Penggunaan FB sebagai
media promosi juga mudah dilakukan. Ada banyak juga bisnis sukses yang bermula dari
mempromosikan produk melalui FB. Cara melakukan promosi yang bisa dilakukan yaitu:

• Pertama, memastikan jika halaman utama FB dibuat semenarik mungkin supaya
mendapatkan banyak like.

• Kedua, mendapatkan banyak like dari pengguna FB lainnya.
• Ketiga, mengenali target pelanggan dengan mencari orang-orang yang memiliki

ketertarikan dengan halaman FB Anda.
• Keempat, fokus membuat konten yang menarik.

Selain itu, Anda juga bisa menghasilkan uang dari Facebook. Pelajari beberapa cara
mendapatkan uang dari Facebook untuk pemula yang sudah kami publish.
2. Instagram

Selanjutnya bisa memanfaatkan media sosial seperti Instagram. Media sosial ini juga
memiliki pengguna yang cukup banyak, terutama pengguna anak muda. Supaya lebih menarik
pihak instagram melengkapinya dengan fitur-fitur yang memanjakan penggunanya. Fakta ini
kemudian bisa dimanfaatkan untuk dijadikan media untuk mempromosikan produk atau jasa.
Bagaimana caranya? Caranya dengan menjadikan akun instagram menjadi akun bisnis
(Instagram for Business). Selain itu, Anda juga bisa membuat iklan di Instagram menggunakan
Instagram Ads sehingga produk yang dipromosikan dikenal banyak orang dan mendatangkan
konsumen.
3. Twitter

Twitter juga banyak digunakan sebagai media untuk promosi online.
Pada awalnya media sosial ini hanya didesain untuk berbagi status, namun sekarang dirubah
menjadi media yang cukup efektif untuk mempromosikan produk. Twitter juga mudah
dijangkau oleh pelanggan toko online manapun hanya dengan menggunakan Smartphone.
Beberapa cara yang bisa digunakan untuk memaksimalkan promosi melalui media sosial ini
adalah dengan memperbanyak jumlah followers, mempromosikan situs secara teratur, dan
mengirimkan tweet secara teratur. Selain itu, juga menyewa buzzer untuk meningkatkan
promosi atau bisa dengan saling promosi akun twitter bisnis online lainnya.
4. Kaskus

Kemampuan Kaskus dalam mempromosikan produk atau jasa sudah tidak bisa diragukan
lagi. Terlebih hingga saat ini Kaskus banyak digunakan untuk berjualan dan ampuh digunakan
untuk kegiatan bisnis karena terdapat Forum Jual Beli. Namun, promosi online melalui media
seperti Kaskus bukanlah sesuatu yang mudah. Kenapa demikian? Karena banyak penipuan dari
bisnis online melalui medis sosial. Akibatnya Kaskus menjadi pilihan yang tepat, meskipun
begitu, Kaskus menjadi salah satu media pemasaran online gratis dan terbaik.

5. Marketplace
Media yang bisa digunakan untuk promosi online berikutnya adalah marketplace. Seperti

olx.co.id, elevenia.com, tokobagus.com dan sebagainya. Marketplace sangat membantu
pelaku bisnis untuk memiliki aktivitas promosi dan pemasaran produk. Meski sudah memiliki
toko fisik banyak pelaku bisnis yang juga membuat halaman toko di berbagai marketplace.
Tujuannya untuk memperluas jaringan dan mendapatkan lebih banyak konsumen.
6. Website Bisnis

Cara lainnya yang bisa digunakan sebagai strategi promosi online paling efektif adalah
melalui website bisnis. Sudah bukan rahasia lagi jika ada banyak bisnis yang memiliki website
untuk mendisplay atau memasarkan produk maupun menjualnya. Tips sukses memasarkan
produk melalui website bisnis adalah harus menguasai peringkat di search engine atau mesin
pencari, contohnya seperti google, yahoo dan sebagainya.
Intinya pemilik bisnis yang memiliki website bisnis harus mengupayakan supaya website
atau halaman web menduduki peringkat atas google supaya bisa mendatangkan banyak
pengunjung.
Meskipun begitu, cara menghasilkan konversi penjualan produk melalui website bisnis tidak
semudah membalikkan telapak tangan. Anda harus pintar dan cerdas dalam
mempromosikan website bisnis atau perusahaan, ada banyak cara mempromosikan website
bisnis yang bisa dilakukan diantaranya sebagai berikut:
Layanan Jasa SEO

Pengertian Jasa SEO adalah penyedia layanan optimasi SEO website bisnis yang
menggunakan strategi dan teknik SEO yang tepat untuk meningkatkan ranking di mesin
pencari dan pengunjung potensial. Layanan jasa SEO merupakan media promosi online paling
efektif, tertarget, dan mampu bertahan lama. Serta menjadi salah satu strategi promosi
online termurah secara organik melalui search engine daripada memasang iklan yang
membutuhkan budget sangat besar. Namun, untuk mendapatkan trafik pengunjung banyak
dari mesin pencari Google untuk menghasilkan konversi penjualan yang besar secara organik
dan tertarget bukan suatu cara yang instan.

7. Google Ads
Pengertian Google Ads adalah sebuah media pemasaran online dimana Anda dapat memasang

iklan untuk memasarkan produk atau jasa yang Anda miliki. Anda sendiri yang menentukan isi
iklan, biaya iklan, dan situs website bisnis yang ingin di iklankan melalui Google Ads. Iklan
Google Ads secara otomatis akan tampil di halaman mesin pencari Google dan halaman situs
di luar Google Search yang masuk ke dalam jaringan Google Display Network seperti situs
media nasional, situs blog, dan youtube. Iklan Anda yang tampil di Google Search menggunakan
kata kunci atau keyword yang telah Anda masukkan saat memulai beriklan.

Maka dari itu, agar iklan Anda menghasilkan konversi penjualan, Anda harus melakukan
riset keyword potensial yang memiliki volume cukup besar dengan kompetitor yang rendah.
Bagaimana cara riset keyword yang tepat? Nanti akan Kami ulas secara lengkap di lain artikel.

Ketika Anda ingin beriklan di Facebook, Anda bisa memilih model iklan, target iklan, biaya iklan
hingga jadwal tayang iklan yang bisa Anda atur sesuka hati. Biaya iklan yang akan dipakai pun
memiliki dua jenis yaitu CPC (cost per klik) dan CPM (cost per mile).

CPC (cost per klik) merupakan model iklan Facebook yang akan dikenakan biaya setiap kali iklan
Anda di klik oleh pengguna Facebook yang Anda targetkan. Sedangkan CPM (cost per mile) adalah
model iklan yang akan dikenakan biaya iklan setiap 1.000 penayangan iklan. Meskipun iklan Anda
tidak di klik oleh pengguna Facebook yang menjadi target. Anda akan tetap dikenakan kewajiban
untuk membayar iklan tersebut setiap iklan Anda dilihat oleh 1.000 pengguna Facebook yang
berbeda.

8. Instagram Ads
Pengertian Instagram Ads adalah salah satu fitur yang dimiliki oleh Facebook Ads untuk

menampilkan iklan di platform media sosial berbagi gambar dan video Instagram. Bila Anda ingin
memasang iklan di Instagram, Anda hanya tinggal masuk ke dashboard Business Manager Facebook
dan juga bisa dengan mengakses business.instagram.com.
Manfaat yang akan Anda dapatkan dengan menggunakan fitur Instagram Ads diantaranya yaitu untuk
meningkatkan brand exposure, trafik pengunjung website, mengumpulkan leads baru hingga
menghasilkan konversi penjualan yang lebih tertarget sesuai keinginan Anda, ya sama seperti
Facebook Ads.
7. YouTube

YouTube ternyata juga bisa dijadikan sebagai media untuk melakukan pemasaran online yang
efektif. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang yang sering menonton video di YouTube dibanding
televisi. Alasan inilah yang mendorong pelaku bisnis untuk memasarkan produk dan jasa melalui

media tersebut. Caranya dengan melakukan review produk baik dilakukan sendiri atau membayar
influencer.
8. Blogger (Narablog /Bloger)

Selanjutnya ada blog yang juga sangat efektif dimanfaatkan sebagai media promosi online yang
efektif. Blog seringkali digunakan untuk menulis tentang cerita pengalaman pribadi, berbagi informasi
yan edukatif, berita terbaru dan terkini, dan lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu blog telah
berubah menjadi media komersial untuk mempromosikan barang secara online atau jasa dari sebuah
bisnis. Cara mempromosikan produk atau jasa melalui blog secara umum dengan melakukan review
produk dalam bentuk artikel, content placement, sponsored post, blog placement, dan sebagainya.
9. WhatsApp

Media online yang murah dan gampang dilakukan untuk mempromosikan produk atau jasa adalah
WhatsApp. Namun, WhatsApp terbagi dua yaitu personal dan WhatsApp bisnis. Untuk
mempromosikan produk melalui WA, maka Anda harus menggunakan WhatsApp Business, bukan
personal, tujuannya agar lebih efektif dan efisien. Pelaku bisnis bisa memanfaatkan WhatsApp sebagai
media promosi online gratis dan terbaik untuk mempromosikan produk atau jasa melalui chat
personal maupun di share melalui grup. Selain itu, juga bisa memanfaatkan fitur WA Story untuk
memasarkan produk atau jasa.
Hanya dengan WA story sudah bisa mempromosikan foto atau video produk, informasi produk
maupun link website bisnis dan marketplace yang dimiliki.
9. Layanan Email MarketingTools

Meski terbilang kuno tetapi email marketing cukup efektif digunakan untuk
mempromosikan produk atau jasa.
Cara menggunakannya juga sangat mudah yaitu dengan berlangganan di layanan email
marketing platform, membuat database email lalu mengirimkan email secara massal atau
broadcast pada data email yang dimiliki. Melalui email tersebut sudah bisa menawarkan
produk terbaru pada pelanggan maupun calon pelanggan.
Pada umumnya, jenis platform layanan email marketing terbaik 2020 diantaranya, yaitu:
1. Kirim.Email
2. Sending Blue
3. Moeng Ag
4. Sales Force
5. HubSpot Email Marketing
6. Mail Chimp
7. Campaign Monitor

8. Email Brain
9. Stream Send
10.Mad Mimi
11.Benchmark Email
12.Get Response
13.Constrant Contact
14.Graphic Mail
15.Boomerang
Di atas merupakan 15 tools atau platform layanan email marketing terbaik, murah bahkan
beberapa di antaranya bisa Anda gunakan secara gratis.


Click to View FlipBook Version