The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dasriani.05, 2021-10-12 11:30:02

Bahan Ajar Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Peluang usaha

Keywords: E-Book PKWU SMK

PRODUK KTERATIF
DAN KEWIRAUSAHAAN

MENGANALISIS PELUANG USAHA

PRODUK BARANG/JASA

DASRIANI, S.Pd

A. KOMPETENSI DASAR
3.2 Menganalisis peluang usaha produk barang/jasa
4.2 Merencanakan produk usaha

B. NDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.2.2 Mengidentifikasi peluang usaha produk barang/jasa
 Pengertian peluang usaha
 Cara mengidentifikasi peluang usaha produk barang/jasa
 Menganalisis peluang usaha dari suatu produk barang/jasa
 Merencanakan produk kreatif untuk usaha
4.2.2 Membuat perencanaan Produk usaha kreatif

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan STEAM dan model pembelajaran
Discovery Learning, peserta didik mampu :
1. Mendeskripsikan pengertian peluang usaha dengan tepat dan benar
2. Mengidentifikasi peluang-peluang usaha produk barang/jasa dengan cermat
3. Menganalisis peluang usaha dari suatu produk barang /jasa dengan teliti
4. Menentukan rencana produk kreatif untuk usaha dengan cermat
5. Membuat rencana Produk usaha kreatif dengan cermat

D. DESKRIPSI MATERI
Bahan ajar penataan produk merupakan rangkuman dasar penunjang dalam mempelajari
mata pelajaran penataan produk pada bagian kompetensi dasar pengetahuan menganalisis
peluang usaha produk barang/jasa yang didalamnya tersaji materi mendeskripsikan peluang
usaha , mengidemtifikasi peluang-peluang usaha, menganalisis peluang usaha dari suatu
produk barang /jasa, merencanakan produk kreatif . Dan kompetensi dasar keterampilan
membuat rencana Produk usaha kreatif.

URAIAN MATERI

PETA KONSEP

PENGERTIAN
PELUANG USAHA

MENGIDENTIFIKASI
PELUANG USAHA

PELUANG
USAHA PRODUK
BARANG / JASA

MENGANALISIS
PELUANG USAHA

MERENCANAKAN
PRODUK KREATIF

UNTUK USAHA

Dalam dunia usaha yang telah berkembang pesat dari tahun ke tahun ini, daya saing semakin
tinggi. Hal ini dipicu oleh semakin berkembangnya kebutuhan akan barang dan jasa. Setiap
pengusaha bersaing untuk menghasilkan produk terbaru dan terbaik yang dibutuhkan oleh konsumen.
Sehingga sebagai pengusaha, haruslah mampu untuk berfikir kreativ agar usahanya tetap
berkembang.

Dalam prospek di sini artinya sebuah prediksi kuantitaif dari usaha yang dijalankan dapat
dari segi jumlah produk dan juga hasil penjualan dari usaha yang dijalankan.

A. Pengertian Peluang Usaha

Peluang usaha dalah kesempatan atau waktu yang tepat untuk diambil atau dimanfaatkan bagi
seseorang wirausahawan mendapat keuntungan. Ada banyak peluang usaha yang ada disekitar kita,
namun sebagian orang tersebut tidak mampu melihatnya atau bahkan takut untuk mengambilnya.

Secara umum, peluang usaha adalah semua ide bisnis, prospek, perencanan, ataupun
kesempatan lain untuk suatu usaha yang sedang dikembangkan atau akan dimulai. Sehingga,
peluang usaha adalah suatu proses identifikasi kesempatan untuk memulai bisnis yang baru.

Untuk lebih detail menganai peluang usaha, berikut ini ulasan mengenai pengertian peluang
usaha, ciri-ciri, cara mendapatkannya, hingga jenis-jenis peluang usaha menurut para ahli.

1. Arif F. Hadiparanata
Peluang usaha adalah sebuah resiko yang harus diambil dan dihadapi untuk mengelola dan
mengatur segala urusan yang ada hubungannya dengan finansial.

2. Thomas W. Zimmerer
Peluang usaha adalah sebuah terapan yang terdiri dari kreativitas dan inovasi untuk memecahkan
masalah dan melihat kesempatan yang dihadapi setiap hari.

3. Robbin and Coulter
Peluang usaha adalah sebuah proses yang melibatkan invidu atau kelompok yang menggunakan
usaha dan sarana tertentu untuk menciptakan suatu nilai tumbuh guna memenuhi sebuah kebutuhan
tanpa memperhatkan sumber daya yang digunakan.

B. Mengidentifikasi Peluang Usaha

Jika peserta didik ingin mencoba untuk menekuni dunia usaha, Apakah pernah berpikir
bidang usaha apa yang berpeluang kedepannya? Selanjutnya Bagaimana cara mengetahui peluang-
peluang usaha yang berpotensi untuk dijadikan pilihan usaha.

Peluang usaha bisa datang dari mana saja. kita bisa Trend usaha yang berkembang, usaha
lain yang sudah sukses, melihat bahwa di sekitar lokasi belum ada jenis usaha tersebut, dan
sebagainya. walaupun ide dan peluang usaha bisa datang dari mana saja, berikut adalah pembahasan
mengenai beberapa cara mengidentifikasi peluang peluang usaha dengan mudah dan sederhana.
1. Berdasarkan bakat dan minat

Bakat dan minat adalah sumber pertama yang dapat dijadikan peluang usaha. Mengapa?
bakat adalah sebuah anugerah keahlian yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada tiap-
tiap individu, sedangkan minat adalah Passion atau ketertarikan seseorang pada sebuah bidang.
Jika bakat dan minat digabungkan tentu akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa apalagi jika
bakat dan minat dicarikan peluang usahanya akan menjadi dasar atau pondasi yang kuat untuk
sebuah usaha.

Seseorang yang menyukai sebuah bidang tertentu akan lebih tenang saat mengerjakannya dan
jika terus mengerjakannya keahlian akan terus terasah dan akan semakin hebat dari waktu ke
waktu. Jika pilihan berdasarkan bakat dan minat peserta didik punya modal untuk bisa terus
mengerjakannya dengan semangat tidak mudah bosan dan tidak mudah menyerah jika mendapat
masalah.

Apabila terus dikerjakan, peserta didik akan semakin mahir dan keahliannya semakin
terasah. hal ini akan menghasilkan hal positif dalam bidang apapun yang dikerjakannya. bakat
dan minat bisa diketahui dengan cara melakukan pengamatan pada diri sendiri mengenai bidang
yang disukai hobi yang dimiliki atau saat mengerjakan hal Apakah seseorang seorang peserta
didik bisa sangat menikmatinya sekaligus memberikan hasil yang bagus menurut banyak orang.
apabila memungkinkan, peserta didik bisa melakukan tes bakat dan minat di lembaga terapan
psikologi sehingga mengetahui bidang yang menjadi bakat dan minatnya.

Contoh gambar desain grafis

Setelah peserta didik mengetahui bakat dan minatnya, peserta didik dapat segera
mencari peluang usaha pada bidang yang menjadi bakat dan minatnya. contoh Setelah
melakukan pengamatan atau tes bakat minat seorang peserta didik diprediksi memiliki
ketertarikan pada bidang desain grafis dan ia sudah mulai membuat beberapa desain gambar .
selanjutnya, ia dapat mencatat usaha-usaha yang berhubungan dengan bidang desain seperti
usaha jasa pembuatan desain logo, jasa desain brosur, pembuatan ilustrasi untuk buku produksi,
kaos sablon, produksi sepatu hias, dan berbagai usaha lain yang berhubungan dengan desain
gambar. setelah itu, ia dapat memilih tiga jenis usaha yang paling disukai dan pada akhirnya
mengerucut pada satu pilihan yang memang benar-benar disukai olehnya. pilihan bidang
berdasarkan bakat dan minat tersebut sudah dapat menjadi ide usaha yang akan digeluti oleh
peserta didik kedepannya.
2. Berdasarkan Kebutuhan

Kebutuhan juga bisa dijadikan sebagai inspirasi untuk memilih ide usaha. Hal sederhana
yang dapat dilakukan adalah kejadian peserta didik dalam mengamati lingkungan sekitarnya
terutama tentang pemenuhan kebutuhannya.
cobalah Anda amati lingkungan sekitar adakah kebutuhan yang belum terpenuhi contohnya
seorang peserta didik tinggal di dekat sebuah universitas yang cukup besar ia sering melihat
bahwa mahasiswa sering mendapat tugas mencetak modul yang materinya dikirimkan dalam
bentuk email. Ia juga melihat bahwa ruang kelas terletak cukup jauh dari jasa warnet serta
fotokopi ia melihat banyak mahasiswa terkadang tidak memiliki cukup waktu untuk mampir
mencetak dari email di warnet dan tentunya mencetak modul dengan cara print biayanya lebih
mahal dibanding fotocopy. melihat keadaan ini peserta didik mencoba membuka usaha jasa titip
fotocopy. mahasiswa di sekitarnya bisa mencetak melalui pesanan jasa pesanan saja dan dalam
waktu beberapa hari modul sudah dapat diambil dan di jilid rapi dengan biaya yang lebih murah.

pada akhirnya, banyak mahasiswa lain yang memesankan memesannya sehingga orderannya
semakin banyak.

Jadi, mulai sekarang, Cobalah Untuk mengamati peluang-peluang yang ada di
lingkungan sekitarmu. cari kebutuhan yang belum terpenuhi dan buat sebuah usaha yang dapat
memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.
3. Berdasarkan Masalah Yang Terjadi

Kehidupan seorang peserta didik sehari-hari diisi dengan belajar les melakukan kegiatan di
luar sekolah, liburan dan menekuni hobi. kegiatan peserta didik sehari-hari diisi bersama guru,
teman-teman sekolah, teman-teman luar sekolah, tetangga saudara dan tentunya bersama
keluarga. dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ada kalanya peserta didik mengalami berbagai
kondisi yang membuatnya mengalami suka dan duka.

Kondisi suka adalah ketika peserta didik mengalami hal-hal menyenangkan seperti naik
kelas bercanda dengan teman dan keluarga berprestasi dan berbagai kondisi suka lainnya.
sementara itu, kondisi duka adalah kondisi yang tidak menyenangkan bagi peserta didik yang
juga mengakibatkan kesedihan, Seperti mendapat nilai yang kurang baik, dimarahi guru dan
berbagai hal lainnya yang bisa disebut dalam kondisi duka.

Jika melihat banyak peserta didik tidak menguasai sebuah mata pelajaran, akan tetapi tidak
mempunyai biaya untuk les Anda dapat menjadikannya sebuah peluang usaha. Anda dapat
mengumpulkan beberapa teman untuk les berkelompok dengan biaya Rp25.000 untuk setiap
pertemuan. Anda dapat mencari guru freelance dengan pembayaran Rp100.000 tiap kali
mengajar dan mengumpulkan minimal 6 serta. Dengan mengumpulkan dengan peserta anda
akan mendapat kelebihan Rp50.000 untuk satu kelas satu kelompok, dan 1 jam. Jika itu
dikalikan 3 Anda dapat memperoleh Rp150.000 untuk setiap hari dan jika dalam satu bulan
dapat melakukannya sebanyak 20 hari berapa besar yang dapat diperoleh dari usaha kelompok
ini ?

Sebagai catatan tambahan untuk lokasi bisa meminjam lokasi teras rumah orangtua atau
lokasi tidak berbayar lainnya namun sekarang ayo amati kondisi kondisi apa saja yang dapat
dijadikan peluang usaha untuk anda

C. Menganalisis Peluang Usaha

Analisis peluang usaha sangat penting dilakukan untuk menunjang keberhasilan
suatu bisnis. Sering kali seorang entrepreneur mengalami dilema saat mendefinisikan produk
atau jasa yang hendak ditawarkan. Bahkan merasa ragu apakah produk tersebut unik dan layak
untuk dijual atau tidak. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mencari tahu kekuatan,
kelemahan, peluang, hingga ancaman yang mungkin saja terjadi. Salah satu metode untuk

menganalisis peluang usaha adalah SWOT. Mari kita cermati satu persatu keempat
faktor dalam metode SWOT.

1. Strengths
Apa yang menjadi kekuatan besar perusahaan kamu? Kamu harus mampu
mengidentifikasi kekuatan atau kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan kamu. Kekuatan
tersebut akan menjadi pengaruh utama dalam kesuksesan usaha di masa mendatang.
Kekuatan ini bisa berupa keunggulan produk, keunikan usaha, dan hal-hal spesifik lainnya
dalam perusahaan yang tidak dimiliki kompetitor sehingga memuat konsumen tertarik untuk
membeli produk atau jasamu..

2. Weaknesses
Tak hanya kekuatan, kamu juga perlu mengenali kelemahan atau kekurangan perusahaan
kamu. Kelemahan ini dapat berupa lokasi yang tidak strategis, sumber daya manusia yang
tidak kompeten, manajemen buruk dan sebagainya. Alih-alih menafikan kelemahan,
sebaiknya kamu berupaya menemukan solusi guna mengatasi atau meminimalisirnya.

3. Opportunities
Ada begitu banyak peluang di luar sana. Kamu harus bisa mengenali peluang yang ada.
Bahkan, di dalam situasi sulit pun, peluang selalu ada untuk mencapai kesuksesan.
Pandemi Covid-19 seperti saat ini, misalnya, justru membuka peluang bagi perusahaan
teknologi informasi (TI) untuk lebih berkembang. Jadi, kamu perlu melihat apa yang belum
disentuh kompetitor dan keahlianmu untuk menentukan peluang usaha.

4. Threats
Jangan pula menyingkirkan berbagai kendala atau ancaman bagi bisnis kamu. Lakukan
riset untuk mencari tahu tentang ancaman-ancaman yang ada. Bila sudah mengenali
ancaman, kamu dapat menyusun rencana cadangan guna menghindari kerugian yang tak
terduga.

Metode selanjutnya yang dapat digunakan adalah Marketing Mix 4P ( bauran
pemasaran ). berikut penjelasannya.
Tujuan utama dari pemasaran adalah membuat pelanggan Anda menyadari produk Anda dan
membelinya. Bauran pemasaran adalah kumpulan faktor-faktor yang dapat dimanfaatkan
perusahaan untuk membuat konsumen membeli produknya. Bauran pemasaran biasanya mengacu
pada himpunan 4P yaitu. Product (produk), Price (harga), Promotion (promosi), dan Place
(tempat).
1. Product (Produk)

Produk adalah jantung dari bauran pemasaran. Semua aktivitas pemasaran dimulai dengan
produk. Produk bukanlah entitas fisik saja; itu menangkap seluruh aspek berwujud dan tidak
berwujud seperti layanan, kepribadian, organisasi, dan ide.

Tanpa suatu produk, kita tidak memiliki harga, promosi atau tempat. Karenanya, dari semua 4
P, Produknya adalah P yang paling elemental.
2. Price (Harga)
Harga adalah nilai moneter yang harus dibayar oleh pelanggan untuk memperoleh atau
memiliki produk suatu perusahaan. Ini adalah komponen penghasil pendapatan yang penting
bagi perusahaan. Keputusan penetapan harga harus diambil dengan sangat hati-hati, karena ini
adalah pedang bermata dua. Jika produk Anda dihargai terlalu tinggi, produk Anda mungkin
akan memberikan kesan berkualitas tinggi. Pada saat yang sama, ini akan membuat produk
Anda ditempatkan di toko terbatas. Jadi, pemasar harus tahu seni menggunakan penetapan
harga yang tepat
3. Promotion (Promosi)
Salah satu strategi pemasaran 4P ini bertujuan untuk melayani dua tujuan. Pertama, memberi
tahu calon pelanggan tentang produk Anda dan kedua, membujuk mereka untuk membeli
produk Anda.
strategi promosi dengan demikian akan mencakup berbagai cara yang dapat Anda gunakan
untuk berkomunikasi dengan konsumen target. Bauran promosi yang efektif akan memastikan
penjualan yang baik dan pemasar harus berusaha untuk menciptakan lingkungan yang
kondusif.
4. Place (Tempat) atau Distribusi
Tempat atau distribusi fisik berkaitan dengan pengalihan kepemilikan produk dari produsen
ke pelanggan. Margin keuntungan Anda bergantung pada seberapa cepat Anda dapat
menyerahkan barang. Semakin cepat produk mencapai titik penjualan, semakin besar
kemungkinannya untuk memuaskan pelanggan dan meningkatkan loyalitas merek.
Karenanya, faktor Tempat sangat penting dalam memastikan daya saing produk Anda di pasar.

Dalam setiap bisnis pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai. Ada kriteria-kriteria yang
perlu dilakukan untuk memulai bisnis baru. Lebih jelas mengenai analisis peluang, simak kiatnya
berikut ini :
1. Identifikasi peluang dan persaingan

Sebelum memulai usaha, identifikasi produk bisa jadi langkah pertama untuk menghadapi
ketatnya persaingan. Pilih produk yang berbeda dari penjual di pasaran. Lakukan inovasi agar
apa yang dicari oleh konsumen ada pada produk yang Anda jual.
2. Mengenal Pasar Lebih Jauh

Karakteristik pasar sangat penting untuk dikenali lebih jauh saat melakukan analisis
peluang usaha. Untuk mengetahui pasar, Anda bisa memulainya dengan mengumpulkan data
pasar minimal 3 tahun ke belakang untuk semua industri dan pasar secara menyeluruh.

Jika sudah melakukan analisis tersebut berdasarkan penemuan yang sudah ada, Anda bisa
menilai apakah ukuran dan karakteristik pasar sesuai dengan produk atau jasa yang ingin
ditawarkan.
3. Modal untuk mengembangkan usaha

Modal merupakan bagian dari analisis peluang usaha yang paling penting. Sebelum
memulai bisnis, Anda perlu memikirkannya sebaik mungkin agar dana yang dibutuhkan
sesuai. Dari mana sumber dana yang bisa Anda dapat. Apakah dengan mengajukan KTA
atau meminjam tambahan dana dari situs fintech.
Mulailah identifikasi beragam alternatif pilihan untuk mendapatkan modal. Tentunya, harus
bisa memberi kesejahteraan finansial bagi perusahaan maupun pekerjanya.

4. Kemampuan Produksi
Jika produk yang ingin Anda jual membutuhkan proses produksi, tentunya ada banyak alat
produksi yang dibutuhkan. Mulai dari peralatan produksi, perlengkapan produksi, hingga
kebutuhan tenaga kerja.
Ini tentu bukan hal yang mudah. Anda harus mulai memikirkan biaya untuk peralatan-
peralatan tersebut. Ini termasuk bagian penting dalam analisis peluang usaha.

5. Merancang Business Plan
Setelah menemukan bisnis apa yang ingin dijalankan, saatnya Anda mulai

merancang business plan. Ini merupakan tahap awal yang dilakukan oleh seorang
calon entrepreneur sebelum memulai bisnisnya.

Business plan berbentuk pernyataan formal dan tertulis yang dibuat agar bisnisnya bisa
mencapai tujuan. Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam bisnisnya karena kurang
memiliki perencanaan yang matang. Untuk itu sebagai pebisnis yang ingin memulai
usahanya perlu mempersiapkannya sejak awal.
6. Sumber Dana

Hal terpenting merancang rencana bisnis adalah dengan mencantumkan sumber dana
yang didapat. Apakah sumber dana berasal dari pribadi, perbankan, atau investor. Dalam hal
ini, sumber dana harus dicantumkan sejelas mungkin agar tidak menimbulkan kekeliruan di
kemudian hari.

D. Merencankan Produk Kreatif Untuk Usaha

Perencanaan produk kreatif merupakan langkah awal sebelum memulai usaha.
perencanaan produk kreatif adalah menggali ide dan merancang produk yang kreatif untuk

kebutuhan membuka usaha. Kebutuhan untuk merancang produk kreatif bergantung pada jenis

usaha yang dipilih.

Manfaat merencanakan produk kreatif untuk usaha adalah agar sebuah usaha dapat

memiliki produk jual yang dibutuhkan dan diinginkan oleh target pelanggannya serta dapat

memiliki produk jual yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan segmen

pelanggannya. untuk itu, Anda perlu menentukan jenis usaha target pelanggan, dan tentunya

produk yang akan dijual sebelum membuka usaha. contoh hal lain yang perlu direncanakan

adalah ide kreatif lokasi, peralatan, layout, konsep, dan kebutuhan awal usaha lainnya.

penggunaan digital dapat diterapkan dalam bentuk melakukan pemasaran online, membuka

akun penjualan di media sosial menggunakan aplikasi untuk keuangan dan administrasi usaha

atau bahkan membuat toko online melalui blog dan marketplace.

Untuk lebih jelasnya Berikut merupakan penjelasan tentang apa yang sebaiknya

direncanakan pada tahap awal sebelum membuka usaha.

Perencanaan Produk Kreatif

No Hal Yang Perlu Di Rencanakan Pembahasan

1. Latar belakang usaha  Langkah awal merencanakan produk kreatif adalah
2 Ide kreatif dan inovasi usaha mengetahui latar belakang anda ingin membuka usaha
dibidang tersebut titik apakah karena melihat kebutuhan
3 Deskripsi produk disekitar pasien dan atau karena alasan lainnya.?
4. Target segmentasi pelanggan
 Pilih bidang usaha sesuai dengan hal yang paling disukai
dan paling memungkinkan dilakukan untuk kondisi Anda
saat ini.

 Ide kreatif dari produk sehingga menjadi inovasi dari
usaha baik untuk produk atau jasanya, cara
pengolahannya, cara penjualannya, kemasannya, maupun
hal-hal lain yang membuat produk menjadi berbeda.

 Ciptakan inovasi produk atau jasa yang membuat usaha
dapat menghasilkan produk baru yang lebih berdaya
guna, efisien, memberikan solusi untuk permasalahan,
dan memiliki nilai tambah.

 Usahakan untuk menggunakan teknologi digital sebagai
bagian dari penciptaan, pengelolaan dan alat kemajuan
usaha.

 Produk secara terperinci dalam kata-kata ataupun visual
titik tujuannya agar perencanaan produk kreatif lebih
spesifik dalam komposisi bentuk tampilan dan ukuran.

 Tambahkan konsep penjualan atau cara penjualan pada
produk atau jasa dengan penggunaan internet of thing (
loT)

 Tentukan pelanggan yang akan dituju agar penjualan
tetap agar penjualan produk tepat sasaran.

5 Sumber modal/pendanaan  Buat target pelanggan secara spesifik mulai dari tingkatan
umur profesi wilayah, skala ekonomi dan sebagainya.
6 Cara penjualan dan pemasaran
 Pertimbangkan sumber dana untuk modal usaha apakah
7 Lokasi usaha dari pinjaman pihak ketiga dalam kurung kerabat atau
8 Layout lokasi lembaga keuangan atau dana milik sendiri.
9 Alat dan fasilitas
10 Bahan baku  Jika meminjam dana dari pihak ketiga, Anda harus
11 Cara pengolahan dan produksi mempertimbangkan cara untuk membayar pinjaman
tersebut.

 Cara penjualan perlu direncanakan sejak awal misalnya
dengan cara membuka kedai atau pemesanan secara
online.

 Tujuannya agar dapat mengetahui kebutuhan alat lokasi
dan fasilitas yang dibutuhkan.

Lokasi usaha terdiri atas lokasi produksi dan lokasi penjualan

Sebaiknya penentuan lokasi dibuat agar dapat terperinci
dalam merencanakan kebutuhan peralatan dan fasilitas

Alat dan fasilitas sebaiknya direncanakan berdasarkan layout
dan cara penjualan dengan jumlah dan jenis yang sudah
diperhitungkan Agar efisien dalam penggunaan modal.

Perencanaan bahan baku adalah merencanakan bahan yang
akan digunakan untuk produksi dalam jenis ukuran merek
dagang dan komposisi penggunaan

 Perencanaan cara pengolahan perlu dilakukan mulai dari
tahap uji coba sehingga mendapatkan cara terbaik untuk
memproduksi produk

 Pada usaha jasa, anda perlu mengetahui alur proses mulai
dari awal hingga jasa diberikan kepada konsumen.

12 Nama usaha, merek dagang, dan logo Sejak awal, rencanakan nama-nama merek dagang, dan logo
13 Kemasan usaha. berikan sentuhan kreatif agar memberikan nilai
tambah pada produk.

Kemasan dengan desain menarik akan memberi nilai
keunggulan pada produk titik oleh karena itu sejak awal perlu
perencanaan kemasan, baik dari segi bahan maupun desain.

14 Penggunaan teknologi digital  Rencana penggunaan digital pada penjualan, seperti
seperti menjual slime di sosial, toko online marketplace
dan pemanfaatan aplikasi transportasi online.

 Gunakan berbagai media online dan jejaring sosial untuk
seperti promo Facebook, Instagram YouTube, Twitter,
WhatsApp WhatsApp, lain dan Google.

 Gunakan aplikasi yang akan memudahkan operasional
usaha, seperti aplikasi pencatatan keuangan, stok barang,
pembuatan laporan keuangan dan sistem produksi.

Daftar Pustaka

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3801781/7-cara-analisis-peluang-usaha-bagi-
pengusaha-pemula . diakses tanggal 4 Agustus 2021

https://ajaib.co.id/analisis-peluang-usaha-dengan-metode-swot/ . diakses tanggal 12 Oktober
2021

https://accurate.id/marketing-manajemen/strategi-pemasaran-4p/. diakses tanggal 12 Oktober
2021

Ayodya, Wulan.2019.Produk Kreatif dan kewirausahaan unutk SMK/MAK Kelas XI.
Jakarta : Erlangga


Click to View FlipBook Version