The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Menjelaskan apa saja yang menjadi bagian unsur radioaktif

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by teofanicristi, 2021-10-10 20:18:24

UNSUR RADIOAKTIF

Menjelaskan apa saja yang menjadi bagian unsur radioaktif

Keywords: Unsur Radioaktif,Jenis,Kegunaan,Sifat Unsur Radioaktif,Sinar Alfa,Sinar Beta,Sinar Gamma

UNSUR RADIOAKTIF

Nama Kelompok :
1. NEMISERI KORDIAS DOMINI GULO
2. AGNESSIA KETAREN

A. PENEMU UNSUR RADIOAKTIF

Berawal dari penemuan sinar X pada tahun 1895 oleh Wilhelm Konrad Rontgen
1845 - 1923 bahwa beberapa unsur dapat memancarkan sinar- sinar tertentu. Para ahli
tertarik untuk mengadakan penelitian tentang unsur tersebut. Setahun kemudian
Antoine Henre Becquerel 1852 - 1908 mengamati garam uranik sulfat K 2 UO 2 SO 4 2
memancarkan sinar radiasi secara spontan. Gejala ini dinamakan keradioaktifan
, sedangkan unsur yang memancarkan radiasi disebut unsur radioaktif. Pada tahun
1898, Marie Sklodowska Curie 1867 - 1934 bersama suaminya, Pierre Curie 1859 –
1906 berhasil menemukan dua unsur radioaktif yaitu Polonium Po dan Radium Ra.
Karena jasa mereka di bidang keradioaktifan pada tahun 1903, Henry Bequerel bersama
pierre dan Marie Curie memperoleh hadiah nobel.

.

B. JENIS – JENIS UNSUR RADIOAKTIF

1. Sinar alfa

Sinar alfa adalah sinar radioaktif yang dipancarkan oleh unsur radioaktif. Sinar
yang ditemukan bersamaan dengan penemuan fenomena radioaktivitas yakni
peluruhan inti atom secara spontan, tak terkontrol dan menghasilkan radiasi. Sinar
alfa terdiri dari 2 proton dan 2 neutron. Berikut sifat sinar alfa :
 Sinar alfa berinti He.
 Mampu menghitamkan pelat film yang berarti mempunyai daya ionisasi. Dayanya
lebih kuat daripada sinar beta dan gamma.
 Tapi memiliki daya tembus paling lemah dari ketiga sinar radioaktif.
 Bisa dibelokkan oleh medan magnet ataupun medan listrik.
 Panjang jangkauannya sekitar beberapa centimeter di udara dan 10ᶺ2 milimeter di
logam.

2. Sinar beta

Sinar beta adalah elektron yang mempunyai energi tinggi berasal dari inti atom. Inilah
sifat alamiah dari sinar beta ;
 Daya ionisasinya lebih kecil daripada sinar alfa.
 Daya tembusnya lebih besar dibandingkan sinar alfa.
 Bisa dibelokkan oleh medan magnet ataupun medan listrik.

3. Sinar gamma

Sinar gamma yaitu suatu radiasi gelombang elektromagnetik dari inti atom
mempunyai energi yang sangat tinggi sehingga tidak mempunyai massa ataupun muatan.
Sinar ini terpancar saat sebuah inti memancarkan sinar alfa dan beta. Peluruhan sinar
gamma tak mengakibatkan perubahan nomor pada ato ataupun massa atom.

C. KEGUNAAN UNSUR RADIOAKTIF

- Dalam bidang kedokteran

a. Teknetum-99 (Tc-99) disuntikkan ke dalam pembuluh darah, kemudian diserap oleh
jaringan yang rusak pada organ tertentu, seperti jantung. Sebaliknya,TI-201 akan diserap
oleh jaringan sehat pada organ jantung. Kedua isotop ini bermanfaat untuk mendeteksi
kerusakan jantung pada manusia;
b. Iodin -123 untuk mendeteksi penyakit otak atau untuk mengetahui gangguan
ginjal;
c. Kobalt-60 (Co-60) atau radium-60 berfungsi untuk terapi dan mematikan sel
kanker dan tumor karena dapat menghasilkan radiasi gamma;
d. Karbon-14 (C-14) digunakan untuk mencari ketidaknormalan pada diabetes
dan anemia.

- Dalam bidang pertanian

a. Fosfor-32 (P-32) berguna untuk membuat benih tumbuhan lebih
unggul dibandingkan dengan induknya;
b. Pupuk yang mengandung N-15 dipantau dengan alat pencacah, jika tidak
terdeteksi adanya radiasi, berarti pupuk diserap oleh tanaman dengan
sempurna.

- Dalam bidang industri

a. Radiasi sinar gamma digunakan dalam vulkanisasi lateks alam atau untuk
memeriksa cacat pada logam. Selain itu, radiasi digunakan untuk pengawetan kayu
atau barang-barang seni serta mendeteksi kebocoran pipa.
b. Larutan horium pada petromaks agar lampu menyala lebih terang.

- Dalam bidang hidrologi

a. Na-24 digunakan untuk mempelajari kecepatan aliran sungai, sedangkan
jika Na-24 dalam bentuk karbonat digunakan untuk menyelidiki kebocoran pipa air di
bawah

- Dalam bidang sains

a. Iodin-131 (I-131) untuk mempelajari kesetimbangan dinamis;
b. Oksigen-18 (O-18) digunakan untuk mempelajari reaksi esterifikasi;
c. Karbon-14 (C-14) untuk mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis.

D. SIFAT FISIKA DAN SIFAT KIMIA UNSUR RADIOAKTIF

a. Sifat fisika unsur radioaktif

- Inti atom terdiri atas neutron
- Massa suatu inti selalu lebih kecil dari jumlah massa proton dan neutron.
- Selisih antara massa inti yang sebenarnya dan jumlah massa proton dan neutron

penyusunnya disebut defek massa.

b. Sifat kimia unsur radioaktif
1) Mengalami Peluruhan Radioaktif

Unsur-unsur radioaktif dapat mengalami berbagai peluruhan yaitu, sebagai
berikut.

a) Peluruhan alfa
Peluruhan alfa atau radiasi alfa terdiri dari pancaran inti atom helium yang

disebut partikel alfa dinyatakan dengan . Setelah terpancar di udara, partikel alfa
bertabrakan dengan molekul udara yang netral.
Partikel alfa tidak dapat menembus kulit manusia, tetapi dapat merusak kulit.

b) Peluruhan beta
Pada peluruhan ini, neutron berubah menjadi proton. Pada proses ini tidak terjadi

perubahan jumlah nukleon.Ada tiga macam peluruhan beta.
- Peluruhan negatron
Di sini terjadi perubahan neutron menjadi proton dengan memancarkan elektron

negatif atau negatron.
-Peluruhan positron

-Penangkapan elektron. Proses ini jarang terjadi pada isotop alam, tetapi terjadi pada
radionuklida buatan.

c) Peluruhan gamma
Proses ini seringkali disebut transisi isomer. Pada peluruhan sinar gamma tidak

dihasilkan unsur baru karena sinar gamma merupakan energi foton yang tidak

.bermassa dan tidak bermuatan

2. Pembelahan spontan

Proses ini hanya terjadi pada nuklida-nuklida yang nomor atomnya besar dan
membelah secara spontan menjadi dua nuklida yang massanya berbeda.

3) Mengalami Transmutasi Inti

- Pada tahun 1919, Rutherford berhasil menembak gas nitrogen dengan partikel alfa
dan menghasilkan hidrogen dan oksigen.
- Pada tahun 1934, Irene Joliot Curie, putri Marie Curie, berhasil membuat atom
fosfor yang bersifat radioaktif dengan menembakkan aluminium dengan sinar alfa
yang berasal dari polonium


Click to View FlipBook Version