KELAS X
SENI BUDAYA/SENI
TARI
KONSEP, TEKNIK DAN PROSEDUR DALAM RAGAM GERAK TARI
TRADISI
#1
KONSEP, TEKNIK DAN PROSEDUR DALAM RAGAM GERAK TARI TARI TRADISI
KONSEP RAGAM GERAK
TEKNIK GERAK TARI
TARI TRADISI TRADISI
PROSEDUR GERAK TARI
TRADISI
#2
#3
Konsep Gerak Tari
Gerak tari memiliki bentuk atau wujud yang beraneka ragam. Setiap tarian
memiliki ciri khas atau keunikan geraknya masing-masing. Sehingga gerak
tari sebetulnya tidak hanya terpaku pada gerak tari baku, melainkan dapat
dikembangkan juga menjadi gerak tari kreasi. Meskipun tari tradisi adalah
gerakan yang telah diturunkan dari masa ke masa, pada hakikatnya dahulu
juga gerak tari tradisi dapat menjadi suatu gerak tari kreasi terlebih dahulu.
Hal tersebut dapat dilihat pada adanya variasi-variasi berbeda namun dengan
nuansa yang sama pada tari tradisi di suatu wilayah Indonesia yang
berdekatan.
Tari Topeng KONSEP GERAK
#4
DASAR TARI BETAWI
tari cokek
Tari Betawi dikelompokkan menjadi dua jenis
tari yaitu bentuk tari Topeng dan tari Cokek.
Ragam gerak dasar pada tari Betawi terdiri
dari Gibang, selancar, rapat nindak, kewer,
pakblang, goyang plastik dan gonjingan. Dari
ragam gerak dasar tersebut dapat
dikembangkan lagi menjadi gerak yang lebih
ritmis dengan ruang gerak yang lebih luas.
GERAK NYELEDET KONSEP GERAK
#5
DASAR TARI BALI
TARI PENDET
Di Bali, tari merupakan salah satu bagian dari
kehidupan masyakatnya. Bahkan, hampir semua
rutinitas upacara keagaman maupun upacara
adat Bali, di dalamnya pasti memiliki unsur tari.
Ragam gerak dasar tari Bali terdiri dari:
ngumbang, agem, angsel, piles dan ngeseh.
Gerakkan tari Bali sangat dimanis dengan ciri
khas yang paling kuat terdapat gerakan
matanya yang bergerak ke kiri dan ke kanan
atau disebut nyeledet.
Tari Serimpi KONSEP GERAK
#6
DASAR TARI JAWA Tari Bedhaya
Gerak pada tarian daerah Jawa biasanya tertuju
pada gerak yang bertumbuh dan berkembang di
keraton atau istana. Gerak-gerak yang
berkembang di keraton memiliki aturan-aturan
tersendiri dalam melakukannya. Setiap gerak
memiliki makna dan filosofi tersendiri. Gerak
dasar pada tari Jawa terdapat srisig, sabetan,
hoyog, lumaksana, kengser, seblak sampur,
ulap-ulap. Geraknya yang lembut menjadi ciri
khas gerak tari Jawa.
Gerak Dasar Tari Murni
#7
pada Tari Tradisi
imbulnya gerak tari dapat diamati berasal dari hasil proses
1.gerak bagian kepala, pengolahan yang telah mengalami stilasi (digayakan) dan distorsi
2. kaki, (pengubahan), yang kemudian melahirkan dua jenis gerak yaitu
3. tangan, gerak murni dan gerak maknawi. Gerak murni adalah gerak yang
4.badan, dan
5. jarak. secara murni memberikan gerakan keindahan saja, sementara
gerak maknawi adalah gerak yang mampu menyampaikan suatu
Jarak disebut juga dengan rentangan atau tingkatan gerak (space).
Kemudian, gerak dibagi menjadi: makna, pesan, atau cerita tertentu.
1.gerak yang kuat,
2. lemah,
3.elastis, dan
4.gerak penekanan (dynamic).
#8
Gerak Kengser
Berikut ini adalah beberapa gerak
Adeg-adeg
murni yang terdapat pada tari
tradisi. srisig
1.Pada gerak dasar kaki 2. \Pada gerak dasar tari bagian tangan dan
i.Adeg-adeg (Jawa) adalah kesiapan sikap dasar kaki
lengan terdapat gerakan ngiting, nyampurit
pada saat mulai menari. (Sunda), nyempurit (Jawa), ngrayung, pa’blang
ii.Wedhi kengser (Jawa) dan seser (sunda) adalah gerak
dan kewer (Betawi ), capang (Sunda) dan gerak
menggeser tel apak kaki ke samping kanan dan kiri.
iii.Trecet adalah gerakan bergeser ke samping (kiri atau ukel.
kanan) dengan kaki jinjit dan lutut di tekuk.
iv.Trisig (Jawa) adalah gerakan berpindah tempat, maju
mundur dan berputar dengan berlari kecil, jinjit dan
tubuh agak merendah.
Gerak dasar tari bagian kepala #9
Gilek
1.Gilek adalah kepala membuat lengkungan ke bawah, kiri dan
kanan. Galier
2.Galieur adalah gerak halus pada kepala yang dimulai dari
Pacak Gulu
menarik dagu, kemudian ditarik dengan leher kembali ke arah
tengah.
3.Pacak gulu dan jiling adalah gerak kepala ke kiri dan ke kanan
secara cepat.
Teknik dan Prosedur
#10
Gerak Tari
Melakukan gerak pada tari
Untuk dapat melakukan gerak tari yang baik pada setiap tari
terdiri dari gerak kepala,
diperlukan teknik dan prosedur khusus yang berbeda. Teknik
gerak tangan, gerak badan
berhubungan dengan cara melakukan gerak, sedangkan prosedur
berhubungan dengan tahapan-tahapan dalam melakukan gerak.
dan gerak kaki,
Gerak berjalan misalnya, ada yang dilakukan dengan teknik jinjit.
Sementara itu, prosedur untuk melakukan gerak berjalan dengan
jinjit misalnya dimulai dengan badan tertumpu pada tumit dan
melangkah setahap demi setahap.
Gerakan Badan
Gerakan badan pada tari, di ant
aranya adalah sebagai berikut.
Hoyog, yaitu gerakan badan
Engkyek, yaitu gerakan badan
dicondongkan ke samping
dicondongkan ke kiri atau ke
kanan atau kiri. kanan, dengan sikap tangan lurus
Polatan, yaitu gerakan arah
ke samping.
pandangan.
Oklak, yaitu menggerakkan pundak ke depan
dan belakang.
Entrag, yaitu menghentakkan badan ke bawah
berkali-kali, seolah-olah badan mengeper.
Gerakan Kepala
Pada tari Jawa Barat, gerak tari bagian kepala
meliputi: galeong, gelieur dan gelengan kepala
tengok kanan dan kiri.
Gerakan Kaki
Gerak tari pada bagian kaki di antaranya adalah
Srisig, yaitu lari kecil dengan
sebagai berikut. berjinjit.
1.Debeg, yaitu menghentakkan ujung telapak
Trecet, yaitu telapak kaki
kaki. jinjit bergerak ke kiri dan ke
2.Gejuk, yaitu menghentakkan kaki ke belakang
kanan.
dengan jinjit. Tunjak tancep, yaitu sikap
3.Kengser, yaitu bergerak ke kiri atau ke kanan
berdiri diam.
dengan menggerakkan kedua telapak kaki.
Gerakan Tangan
Gerakan tangan meliputi beberapa gerak di bawah ini.
Lenggang, yaitu menggerakkan kedua tangan dengan
arah yang berlawanan.
Pakblang, yaitu meluruskan kedua tangan ke atas
dengan tepak tangan mengarah ke atas dan ke bawah.
Ngerayung, yaitu gerak telapak tangan membuka dan
ibu jari di tekuk ke telapak tangan.
TERIMA KASIH!
Sudah Hadir dan Belajar Bersama hari ini
Tetap Semangat dan Sehat Selalu
TIME TO QUIZZ
Gibang, selancar, rapat nindak, kewer, pakblang, goyang plastik dan gonjingan
termasuk ke dalam Ragam Gerak Tari
A. Bali C. Tari Betawi
B. Tari Jawa D. Tari Sumatera
Gerakkan tari Bali sangat dinamis dengan ciri khas yang paling kuat terdapat pada
gerakan matanya yang bergerak ke kiri dan ke kanan atau disebut
A. Ngumbang C. Nyeleket
B. Melirik D. Nyeledet
Gerak dasar tari nya terdiri dari srisig, sabetan, hoyog, lumaksana, kengser, seblak
sampur, ulap-ulap. Geraknya yang lembut menjadi ciri khas gerak tari ini.
A. Tari Bali C. Tari Keraton
B.Tari jawa D. Tari Betawi
gerakan bergeser ke samping (kiri atau kanan) dengan kaki jinjit dan lutut di tekuk
merupakan teknik gerak kaki yang disebut
A. Trisig C. Trecet
B. Kengser D. Adeg-adeg
gerak halus pada kepala yang dimulai dari menarik dagu, kemudian ditarik dengan
leher kembali ke arah tengah.
A. Gilek C. jiling
B. Pacak gulu D. Galieur
gerakan badan dicondongkan ke samping kanan atau kiri di sebut
A. Hoyog C.Polatan
B. Engkyek D. Entrag
bergerak ke kiri atau ke kanan dengan menggerakkan kedua telapak kaki adalah
prosedur gerak kaki yang di sebut dengan
A. Debeg C. Kengser
B. Gejuk D.Srisig
meluruskan kedua tangan ke atas dengan tepak tangan mengarah ke atas dan ke
bawah adalah teknik gerak tangan yang di sebut dengan
A. Lenggang, C. Ngerayung
B. Pakblang D. Sabetan
Deskripsi yang tepat untuk teknik gerak
yang terdapat pada gambar tari adalah
A C
Ruang Gerak Luas, Level
Ruang gerak sempit level
Sedang bawah
B D
Ruang Gerak Sempit, Level
Ruang Gerak Luas, level
sedang tinggi
Kedua kaki menapak di lantai. Kedua kaki di
A Gerak Gejuk
gerakkan kekanan dengan menggunakan
B Gerak Trisisk
kekuatan pada ujung-ujung jari kaki dan
tumit. Ujung -ujung jari kaki bertemu
C Gerak Jinjit
kemudian ujung –ujung jari kaki terbuka.
Ketika ujung jari kaki bertemu, maka ke dua
tumit pada posisi terbuka, begitpun gerakan
selanjutnya. Gerak dasar tari ini adalah
prosedur dari gerak kaki yang di sebut
dengan...
D Gerak
kengser