SENI BUDAYA
SENI TARI
SMA NEGERI 1 UNAAHA
KELAS XI
sELAMAT BERTEMU
KEMBALI DI PBM
DARING HARI INI
SEMOGA KALIAN
TETAP SEMANGAT
DAN SEHAT SELALU
SITTI ROSTINI, S.Pd
MATERI KITA HARI INI
ADALAH
MENGIDENTIFIKASI TARI
TUJUAN PEMBELAJARAN ADALAH
DAPAT MENLAKUKAN IDENTIFIKASI
TERHADAP TARI DOGDOG LOJOR
BERDASARKAN TEKNIK TATA PENTAS
TARI DOGDOG LOJOR
KARYA TOTO SUGIARTO
Dodog Lojor adalah salah satu kesenian tradisional orang Sunda yang memperpadukan antara seni
gerak dan vokal yang syair-syairnya bersifat lelucon. Nama dogdog lojor sendiri diambil dari alat
musik yang digunakan, yaitu dogdog karena jika dipukul mengeluarkan bunyi “dog”. Dan, karena dogdog
pada umumnya berbentuk lojor (panjang), maka keseniannya disebut sebagai “dogdog lojor”.
Pada masa lampau dogdog lojor merupakan pelengkap upacara adat, seperti upacara: sesudah panen,
ngalaksa, seren taun, dan ngaruat. Namun demikian, manakala ada kenduri khitanan dan perkawinan
biasanya (tanpa diundang) para pemain dogdog lojor tampil dengan berpakaian khasnya, yaitu baju
kampret dan celana pangsi berwarna hitam. Mereka berjalan mengelilingi rumah si empunya hajat tiga
kali sambil memukul dogdog dan membunyikan angklung. Setelah mengelilingi rumah milik si empunya
hajat, mereka pergi menuju rumah-rumah lainnya sambil tetap membunyikan alat-alat yang dibawanya.
Setelah semua rumah-rumah penduduk dikelilingi, maka orang yang membawa dogdog lojor dan
angklung datang kembali ke tempat rumah yang punya hajat. Di sana mereka diberi makanan dan
minuman oleh yang punya hajat. Selesai makan, mereka pergi berkeliling lagi sambil men-dogdog dan
meng-angklung. Ini merupakan pemberitahuan kepada masyarakat bahwa di kampung itu ada yang
mengadakan selamatan, baik itu berupa khitanan atau pernikahan dan sekaligus memohon doa restu
agar hajatan dapat berjalan dengan selamat.
Peralatan
Ada beberapa peralatan yang digunakan dalam permainan dogdog lojor, yaitu: dogdog lojor
2 buah, angklung buhun 4 buah, gendang 1 buah, goong 1 buah, kecrek; dan kecapi 1 buah.
Dogdog lojor dibuat dari pohon pinang atau bambu besar (awi gombong) yang panjangnya
kurang lebih 1,24 cm; lubang belakang dengan garis tengah 15 cm; lubang muka dengan
garis tengah 20 cm, ditutup oleh kulit kambing atau kulit biri-biri. Untuk mengikat kulit
agar tidak lepas diperlukan rarawat atau tali rotan dan memakai pasak. Pasak juga
berfungsi sebagai pengatur bunyi atau suara dogdog. Fungsi dogdog sebagai komando
baik kepada para nayaga maupun pemainnya.
Angklung dibuat dari ruas bambu, baik jenis bambu wulung atau bambu jenis temen; bahan
pelengkap lainnya, yaitu rotan sebagai pengikat bambu, kain atau daun pelas sebagai
penghias angklung. Fungsi angklung adalah untuk memberikan irama kepada bunyi dogdog.
Gendang dibuat dari bahan kayu nangka, kayu rambutan, kayu mahoni. Sebagai penutup
kedua lubang gendang adalah kulit kambing atau kulit sapi. Untuk mengikat kulit tersebut
digunakan rarawat dan simpay dari rotan serta wengku (pengikat) gendang yang dibuat
dari bambu atau rotan. Fungsinya untuk membawa ritme, mengatur lagu (menaik-turunkan
dan memberhentikan lagu).
Goong atau kempul dibuat dari besi atau perunggu, berbentuk bulat cekung. Fungsinya
untuk menambahkan keserasian terhadap bunyi gendang dan lagu. Kecrek yang dibuat
dari lempengen besi untuk menambahkan semarak dalam tetabuhan tersebut. Kecapi
adalah waditra yang bersenar yang terdiri atas 7 sampai dengan 26 utas kawat, dengan
resonator dari kayu dan cara memainkannya dipetik. Fungsinya adalah sebagai pembawa
melodi atau pengiring lagu.
Pemain dan Kostum
Jumlah keseluruhan pemain dogdog lojor berkisar 18-20 orang. Mereka terdiri atas:
penabuh waditra atau nayaga, penari, juru kawih ala beluk dan juru kawih perempuan.
Sebagai catatan, pada masa lalu dogdog lojor diperankan oleh laki-laki. Akan tetapi,
sekarang para perempuan juga berperan dalam permainan tersebut.
Adapun kostum yang dikenakan adalah sebagai berikut. Pembawa dogdog lojor berbaju
kampret dan celana pangsi atau cenala sontog (berwarna hitam), ikat pinggang atau
selendang (untuk memakai kain sarung), dan tudung ikat kepala gaya barangbang semplak.
Pembawa angklung sama pakaiannya seperti pemain dogdog lojor, hanya warnanya
berbeda; pemain angklung mengenakan baju kampret berwarna kuning dan pakaian bagian
bawahnya/pangsi berwarna hitam. Adakalanya antara baju dan celana sama warnanya,
hitam-hitam, atau kuning-kuning. Para nayaga pun berpakaian sama dengan para pemain
angklung dan juru kawih ala beluk. Hanya, juru kawih perempuan mengenakan kain kebaya
sesuai dengan pakaian adat Priangan. Para penari perempuan berpakaian seperti pemain
dogdog lojor, yaitu baju kampret celana pangsi berwarna hitam. Dengan pakaian itu lebih
leluasa, karena gerakan-gerakannya menyerupai jurus-jurus silat.
Terima Kasih!
DEMIKIANLAH MATERI KITA HARI INI
AKTIFITAS KAMU HARI INI PAKSTAIMBUIS
A
1.IDENTIFIKASIKANLAH PADA TARI KARYA TOTO SUGIARTO DENGAN JUDUL
TARI DOG-DOG LOJOR
2.VIDEO TARI ADA DI YOUTUBE
QUIS/ EVALUASI
1.Pertanyaan #1 1.BAGAIMANA TEKNIK TATA PENTAS TARI KREASI YANG ADA
1.Pertanyaan #2 DI DALAM VIDEO TARI DOGDOG LOJOR TERSEBUT ?
2. JELASKAN CIRI-CIRI TARI KREASI YANG ADA DALAM VIDEO
TARI TERSEBUT
Mari Periksa
Jawabanmu
TULISLAH HASIL PENGAMATAN KAMU DI
BUKU MU DAN KIRIM DI GCR UNTUK DI
NILAI OLEH GURUNYA
Terima Kasih!
Sampai jumpa pada pertemuan
berikutnya
TETAP SEMANGAT DAN SELALU JAGA
KESEHATAN