love Yuncinta seorang a
love yuncinta seorang a Naura SMPN 3 BATAM
Di pagi hari,burung burung berkicauan dan pohon pohon berayun kesana kemari. “Yunnn.. cepat turun keburu telat masuk sekolahnya” kata ibu,”Iyaa sebentar bun”balas yuna. Yuna meng hampiri ibu yang sudah duduk di meja makan. ‘Bun anak bunda mau pergi sekolah dulu’.iya nakku’. balas ibu. Mobil rollls royce memasuki pekarangan sekolah “Eh eh,itu mobil siapa” “Emang ada anak SMA Pelita punya mobil se keren ini” “anak Raffi Ahmad ni pasti” Begitulah pekikan pekikan anak SMA Pelita karna hanya sebuah mobil Rolls Royce yang di kendarai Yuna Yuna keluar dengan anggunnya tetapi keberuntungan sedang tidak berpihak dengan dia. Yuna kesandung batu yang cukup besar membuat dia tersungkur dengan tidak aesthetic. Yuna merintih kesakitan,seseorang membantu nya berdiri.”Lugapapa?”Katanya.”Gila ya lu gua udah berdarah lu bilang gapapa?!.”ya gue kira lu gapapa soalnya muka lu keliatan biasa aja tuh. *** 1
“Iya lu mikir kek gue udah jatuh ini bukannya di tolongin.” balas yuna."iye ini gue bantuin". "Lu ikhlas ga nih, kok kayak ada bau bau ga ikhlas". "Ck, kalo gue ga ikhlas ngapain gue tolongin lo". "iye dah kepala batu,eh btw nama lu siapa masa dari tadi kita ngobrol gaada perkenalan nih"."Nama gue Revanio biasa di panggil woi,kalo lu siape?kok gue kayak baru nampak? lo anak baru itu ya?" "Hahaha apa apaan woi lu ngelawak apa begimana oiya btw nama gue Yuna ya lu bisa manggil gue yuna gaada yang istimewa sama nama gue dan gue kalo di panggil woi juga ga bakal ke panggil deh kayaknya soalnya gue punya nama gue sendiri". "Salken ya yuna".Revan meng ulur tangannya.Yuna pun menerima uluran tangan nya. Kringggg... Kringggg... Kringggg... "Eh udah bel aja gue ke ruang kepsek duluan ya". Yuna melambaikan tangannya dan di balas dengan Revan dengan seringai di bibirnya *** 2
"Haaah hari pertama sekolah udah gini aja,ohiya my mommy dimana ya?,lagi ngurus tanamannya mungkin, mandi dlu deh gerah banget gue hari ini habistu nyusul my mommy tercinta".Yuna pun menuju kamar mandi dan mulai melakukan ritualnya.Dia pun keluar dari kamar mandi dan sedang melakukan hair care untuk rambutnya. *** Tet not tet not!! Tet not tet not!! "Aduhh ini siapa si yang nelpon bising banget!!". Yuna mengangkat telpon itu dengan ogah dan mendengar orang itu berbicara."H-hhalo?Nak kamu dirunah kan nak.." "B-bunda kenapa suara nya begitu??!bunda ada dimana sekarang?!".Bunda ada di ruangan kosong tapi bunda gatau in-i a-aada dima-nna AAAKHHH!!"."BUNDAAA!!!" Gimana aku harus melacak keberadaan bunda,aku aja baru pindah ke area sini.. Aha coba kita telfon si revan kata dia jalanan ini lah yang paling dia tahu banget". *** 3
"BUNDAAA!! BUNDA DIMANA JAWAB BUN!!?"! Yuna berteriak,dan mendengar samar samar suara. "A-anak bunda kamu ngapain kesini?"bunda ga di apa apain kok sama mereka..tadi nya bunda kira bunda akan dipukul tetapi tidak jadi karna ada yang menelepon satu dari mereka setelah itu mereka berhenti menyiksa bunda,bunda gatau siapa yang menelpon mereka". "Saya!,saya yang menelpon mereka untuk membebaskan ibu" Kini semua mata tertuju pada Revan yang sedang berdiri di pintu keluar.Lalu jari telunjuk Revan mulai mengarah kan ke arahku apa maksud dia sebenarnya kenapa dia menunjuk aku dengan senyuman mengerikan nya aku sangat takut berada di dekar dia. "Tapi dengan satu syarat,serahkan anak anda pada saya maka anda akan terbebas ". "APA MAKSUDMU INI SAMA SAJA DENGAN SAYA MENJUAL ANAK SAYA!!." bela ibu". "Saya kasih dua pilihan anak ibu tinggal sama saya atau kalian berdua mati di tangan saya!.Ancam Revan "Saya pilih opsi pertama ".Aku teriak dengan lantang di ruang kosong hingga menggema."Oke deal,penawaran sukses *** 4
"Revan aku ga nyangka kamu se kejam ini kamu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan tanpa memikirkan perasaan orang lain kamu tu kadang berpikir ga sih!??".Bentak Yuna. "Aku udah gabisa berpikir lagi yuna kalau aku mau pasti akan ku dapatkan dengan caraku sendiri!". "Tapi cara mu itu salah Van ga seharusnya kamu menggunakan orang lain untuk mendapatkan apa yang kamu mau apalagi itu orang tua,lebih baik aku pergi saja dari sini dari pada bersamamu yang egois dan keras kepala aku muak berdebat denganmu". "JANGAN PERGI YUNA!CEPAT KEMBALI KE SINI!!! Yuna pun lari se cepat mungkin meninggalkan revan yang obsesi nya terlalu tingi membuat yuna menjadi takut dan benci bersamaan.Akhirnya dia lolos pergi jauh dari jangkauan manusia aneh itu dan memulai hidup normal. 3 tahun kemudian... Revan hidup di bawah bayang bayang yuna dan dia akhirnya menyesali perbuatannya dia sadar bahwa selama ini dia sudah salah,dia ingin meminta maaf kepada yuna tetapi dia terlambat karna Yuna telah di nyatakan meninggal dunia. FIN.
Profil penulis NAURA ZAHIRA SHOFA Batam,01 Januari 2009 Kelas : 9.4 hobby:baca wp,rebahan,ngaca,nyanyi hello everyone,jadi ini cerita nya gajelas karna yg buat juga gajelas jadi makasih banyak yang telah baca cerita pertama ku.entah kenapa karna keseringan baca genre redflag jadinya gini agak brutal dikit seharusnya masih di bawah umur ini tapi yasudah gaskeun aja. mohon maaf jika ada salah kata karna yang bener itu selalu umi saya.
Yuna anak yang periang bertemu dengan Revan yang sedikit slek akankah mereka bersatu atau malah bercerai berai?