The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Panduan First Aid dengan prinsip DRSABC (Danger, Response, Send for help, Airway, Breathing, Circulation)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Alika R, 2024-06-29 02:51:03

Mini Ebook Panduan First Aid dengan prinsip DRSABC

Panduan First Aid dengan prinsip DRSABC (Danger, Response, Send for help, Airway, Breathing, Circulation)

Keywords: DRSABC,First Aid

Panduan First Aid dengan prinsip DRSABC


Tahukah kamu? DRSABC (Danger, Response, Send for help, Airway, Breathing, Circulation) adalah prinsip dasar dalam melakukan penyelamatan bagi korban kecelakaan atau kegawat darurat. DRSABC digunakan sebagai tahapan awal dalam menolong korban yang mengalami kecelakaan dan memastikan korban mendapat perawatan yang tepat. 1


Respons 02 Lakukan pengecekan terhadap respon korban. Apabila korban sadar, tanyakan terkait kondisinya. Circulation 06 Periksa kelancaran sirkulasi darah dengan mengecek denyut jantung korban. Airway 04 Baringkan korban dengan telentang dan pastikan bahwa jalan napasnya terbuka. Danger P ti a d s a t k ik a a d n a s h a a a l t y in a g n i g n m m e e m no b l a o h n a g ya k k o a r n ban, 01 disekitarnya. Send for Help H pe u r b t u o n lo g n i g 1 a 1 n 2 le u b n i t h uk la m nj e u n t. dapatkan 03 Breathing B te e r r l i i k h a a n t s n u a l p it a b s e b r u n a a t f a a n s m jik e a la k l o u r i b m an ulut. 05 2


Pertama-tama, kita harus memastikan bahwa tidak ada bahaya bagi diri sendiri sebelum mendekati korban. Pastikan semua kendaraan sudah diparkir dengan aman dan jauh dari lokasi kecelakaan, dan pastikan tidak ada benda tajam atau bahaya lainnya yang dapat membahayakan kita maupun korban. DANGER 01 3


Setelah memastikan area aman, barulah kita mendekati korban dan mencoba untuk membangunkannya secara lembut dengan menepuk ringan atau memanggil namanya. Jika korban tidak memberikan respons, kita harus segera memanggil bantuan medis sambil melanjutkan evaluasi keadaan korban. RESPON 02 4


Jika korban sadar, tanyakan keadaannya. Dan hubungi 112 apabila korban mengalami luka berat agar segera mendapatkan bantuan perawatan lebih lanjut. Biarkan telepon dalam metode pengeras suara dan jawab pertanyaan operator 112 selagi melanjutkan pertolongan pertama – operator 112 dapat memberi tahu saat bantuan sedang dalam perjalanan. SEND FOR HELP 03 5


Langkah berikutnya adalah memeriksa saluran napas korban. Kita perlu memastikan bahwa tidak ada halangan yang menghambat saluran napas korban, seperti benda asing atau pendarahan yang dapat menghalangi pernapasan. Jika ada halangan, kita perlu mengambil langkah untuk menyingkirkan penghalang tersebut agar korban dapat bernapas dengan bebas. Misalnya jika terjadi pendarahan pada saluran napas, kita perlu segera menghentikan pendarahan tersebut dengan memberikan tekanan pada area yang berdarah guna menghentikan aliran darah dan mencegah terjadinya sesak napas. AIRWAY 04 6


Periksa apakah korban dapat bernapas. Perhatikan naik turunnya dada korban. Dengarkan juga suara napas di dekat mulut korban selama minimal 10 detik. Jika korban masih bernapas, baringkan korban dalam posisi pemulihan (posisi badan miring). Jika korban terlihat sulit bernapas, jangan ragu memberikan napas buatan. Napas buatan menggunakan mulut ada tiga macam, yaitu dari mulut ke mulut atau ke hidung, dari mulut ke masker RJP, dan mulut ke APD. Napas buatan melalui mulut dilakukan sambil menutup hidung (tangan kiri) dan menahan rahang bawah, lalu hembuskan udara dengan cukup kuat ke dalam jalan napas korban. BREATHING 05 7


CIRCULATION Langkah terakhir adalah memeriksa sirkulasi korban dengan memeriksa denyut nadi. Ini dapat dilakukan dengan memeriksa denyut nadi di leher atau pangkal paha. Jika denyut nadi tidak terdeteksi atau korban tidak memiliki tanda-tanda sirkulasi yang efektif, kita harus segera memulai prosedur CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) sesuai dengan pelatihan yang dimiliki. 06 8


Click to View FlipBook Version