MAJALAH
C KRA
Edisi 2021
Artikel kelas
pembelajaran di
era normal baru
SLC
Inspirasi oleh
jocelyn valencia
1. Susunan Redaksi dan Salam . . . . . . . . . . . . . 1
2. MPLSPDB . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2
3. OSIS . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4
4. SLC . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 6
5. Kemerdekaan RI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 10
6. Bulan Bahasa . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 11
7. Bible Class . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 12
8. Pramuka . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 13
9. Christmas . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 14
10. Artikel Kelas 7.1 - 9.4 . . . . . . . . . . . . . . . . 15
11. Self Love . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 27
12. Trapat Berprestasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . 28
13. Cerita Fantasi 1 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 31
14. Pembelajaran di Era Baru . . . . . . . . . . . . 38
15. Cerita Fantasi 2 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 39
16. Profil Guru . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 44
17. Podcast . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 45
18. Science Hunter . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 46
19. Puisi 1 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 48
20. Puisi 2 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 49
21. Student Guide . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 50
22. Inspirasi Alumni . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 51
23. Resep . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 54
24. Kesan dan Pesan PJJ . . . . . . . . . . . . . . . 56
EDITOR : GILBERT MAXWELL
LOOKING FORWARD
FOR THE FUTURE
MPLS kali ini berbeda dengan MPLS sebelumnya. Biasanya para siswa
berbondong-bondong ke sekolah dengan mengenakan seragam baru mereka.
Bahkan, Para orang tua pun antusias mengantarkan putra-putrinya menuju
gerbang sekolah dengan wajah yang sumringah. Semenjak pandemi Covid-19
santer diberitakan, proses belajar mengajar yang semula bertatap muka secara
langsung sekarang hanya bisa dilakukan secara daring atau virtual.
Hal ini juga berlaku untuk MPLS tahun ajaran 2020/2021. SMP Kristen Petra 4
mengadakan MPLS menggunakan aplikasi zoom selama 3 hari, mulai dari
tanggal 13-15 Juli 2020 pukul 09.00-12.00 WIB. Para siswa diharuskan berkenalan
dengan wali kelas dan teman-teman sekelasnya melalui virtual. Terasa berbeda
dan canggung memang, namun semua itu harus dilakukan sesuai dengan
protokol new normal.
Dengan mengusung tema “Looking Forward For The Future” pihak sekolah
mengajak para peserta didik baru untuk tidak patah semangat dalam belajar di
masa pandemi ini. Hari pertama MPLS dibuka dengan prosesi pembukaan oleh
bapak kepala sekolah. Dilanjutkan dengan perkenalan bapak/ibu guru, OSIS, dan
masing-masing siswa dengan melihat tampilan video yang sudah dibuat panitia.
Para siswa juga diajarkan tentang wawasan wiyata mandala dan visi-misi pppk
petra, pengenalan program sekolah, pengenalan kurikulum dan ekstrakurikuler,
serta ditutup oleh doa dengan wali kelas masing-masing.
Cakra | 2
Hari kedua MPLS para siswa harus memperhatikan tata tertib dan peraturan
sekolah, cara belajar efektif ditengah pandemic, bahaya NAPZA dan
cybercrime, tata krama, ditutup pengumuman dan doa oleh wali kelas.
Hari Ketiga, hari terakhir MPLS para siswa disuguhkan pengenalan lingkungan
sekolah berserta fasilitas melalui video yang telah dibuat bapak/ibu guru.
Para siswa terlihat antusias dan tidak sabar untuk segera masuk sekolah,
ditambah ada beberapa fasilitas sekolah yang menunjang para siswa dalam
mengembangkan bakatnya. Para siswa juga diajak mengenal perpustakaan.
Ada banyak buku di perpustakaan yang dapat meningkatkan daya literasi
siswa. Selanjutnya yang ditunggu-tunggu yaitu apresiasi seni. Sebelum hari
pertama MPLS, siswa diajak walikelas untuk dapat menampilkan bakat
mereka dengan bernyanyi, menggambar, dan handlettering yang akan
ditampilkan pada hari ketiga MPLS. Hasil karya siswa tersebut ditampilkan
dalam bentuk video kolase yang apik dan menarik. Akhirnya MPLS ditutup
dengan prosesi penutupan oleh bapak kepala sekolah. Ditutupnya MPLS pada
hari ketiga tersebut adalah sebuah pertanda bahwa siswa kelas 7 sudah resmi
menjadi anggota baru keluarga SMP Kristen Petra 4. Semoga di sekolah yang
baru para siswa dapat lebih mengembangkan talenta dan menjadi siswa
berkarakter.
editor : jessica angel
Cakra | 3
EDITOR : GILBERT MAXWEL
WRITER : SHANE ALVIN SETIAWAN
CAKRA I 6
CAKRA I 7
CAKRA I 8
CAKRAI 9
MERAYAKAN
KEMERDEKAAN
EDITOR : AGNESIA GOWINDA, WRITER : STEPHANIE ANGELINE
17 Agustus adalah hari kemerdekaan Indonesia. Dengan susah payah pahlawan-
pahlawan kita memerdekakan Indonesia. Untuk mengungkapkan rasa syukur atas
kemerdekaan negara kita, dapat kita buktikan dalam bentuk merayakan hari kemerdekaan
Indonesia. Walaupun adanya virus corona hal itu tidak dapat mengalahkan semangat
murid dan juga guru SMP Kristen Petra 4 untuk mempringati hari kemerdekaan Indonesia.
Banyak lomba-lomba yang diadakan secara online. Mau tau lebih lanjut? yuk baca artikel
dibawah ini!
Untuk merayakan kemerdekaan Indonesia SMP Kristen Petra 4 mengadakan berbagai
lomba secara online. Pada tanggal 5 Agustus guru-guru memberitahu para murid bahwa
akan diadakan lomba. Semua murid ikut berpartisipasi sebagai tanda patriotisme terhadap
negara. Ada banyak lomba yang diadakan salah satunya adalah lomba mading online.
Hasilnya akan dipost di IG setiap kelas dan akan dinilai guru yang menilai. Masih banyak
kegiatan lain yang seru juga dan pada tanggal 13 semua hasil lomba harus dikumpulkan.
Pada tanggal 18 Agustus pemenangnya diumumkan. Lomba adalah kesempatan dimana
kita dapat menunjukan talenta yang kita punya.
Pada tanggal 17 agustus semua murid akan mengkuti
upacara untuk memperingati kemerdekaan Indonesia.
Upacara dapat kita ikuti juga walaupun kita hanya
dirumah. Kita dapat mengikuti upacara di TV ataupun
Youtube. Perkembangan teknologi membantu kita
melakukan segala sesuatu ditengah pandemi. Berbagai
siaran TV menampilkan upacara. Upacara direkam di
istana negara yang ada di Jakarta.
Perkembangan teknologi patut kita syukuri dengan adanya perkembangan teknologi
itu memudahkan kita dalam masa pandemi ini. Mari kita menjaga kesehatan dan tetap
dirumah aja agar masa pandemik ini cepat berlalu. Tanpa adanya kerja sama antara
masyarakat dan pemerintah, pandemi akan lama selesai.
“JIKA KAMU SUDAH MEMUTUSKAN UNTUK MELAKUKAN
JANGAN BERHENTI DITENGAH-TENGAH ATAU TIDAK
SAMA SEKALI”
CAKRA I 10
Mewujudkan
Nasionalisme Bangsa
Melalui Bahasa
di SMP Kristen Petra 4
WRITER : CHRESTELLA JECONIA, EDITOR : AGNESIA GOWINDA
Teman-teman ingat kan bahwa pada tanggal 10
November adalah Hari Pahlawan? Pastinya ingat dong!
Pada tanggal 1 November 2020 lalu sekolah juga
mengadakan lomba Bulan Bahasa sekaligus peringatan
Hari Pahlawan. Tentunya sekolah menyelenggarakan
berbagai kegiatan lomba tersebut untuk melestarikan
bahasa Indonesia dan bahasa ibu, sekaligus untuk
meningkatkan rasa nasionalisme kita. Kalian ikut lomba
apa aja nih? Yang pasti semua pada kece-kece. Dilihat
dari video teman-teman yang berpasitipasi dalam lomba
Story Telling, presenter bahasa Jawa, dan mading di
Instagram, semuanya pada kece-kece! Cerita pendek
yang dibuat juga keren-keren.
Pada hari Selasa tanggal 10 November kemarin, sebelum kegiatan belajar mengajar daring
dimulai, kita semua serempak menyanyikan lagu Indonesia Raya seperti biasa, dan juga
lagu Mengheningkan Cipta guna menghargai perjuangan rakyat Indonesia dahulu saat
berperang melawan penjajah. Setelah itu, ada perwakilan siswa yang membacakan puisi
tentang perjuangan. Bu Pudji juga menjelaskan kepada kita sebagai generasi penerus
bangsa harus belajar dengan giat supaya dapat meneruskan perjuangan para pahlawan
dengan prestasi-prestasi yang kita raih nanti. Lomba Bulan Bahasa tahun ini memang tidak
bisa dilaksanakan secara langsung seperti tahun-tahun lalu, tetapi kita tetap harus
memaknai kegiatan ini sebagai bentuk rasa nasionalisme kita dan sebagai upaya untuk
mempertahankan bahasa Indonesia. Tetap berdoa kepada Tuhan ya teman-teman agar
pandemi ini cepat berlalu dan kita dapat melaksanakan berbagai perlombaan lagi seperti
biasa. Mari bangga menggunakan bahasa Indonesia dan melanjutkan perjuangan para
pahlawan dengan menjadi generasi cerdas. Semangat, generasi muda!
CAKRA I 11
DNA STAY FITHFUL
STAY HOPEFUL
22 2020-23Pada tanggal Oktober
Oktober
2020, kami melaksanakan sebuah kegiatan
.k e a g a m a a n y a i t u B i b l e O n l i n e C l a s s a t a u B C O
8 .K e g i a t a n i n i d i i k u t i o l e h s e l u r u h a n a k k e l a s
, 2 2 2 0 2 0 ,P a d a h a r i p e r t a m a
Oktober
.k a m i m e n d e n g a r k a n c e r a m a h d a r i B a p a k
.P e n d e t a Y o s e s C e r a m a h i n i m e m i l i k i i s i a g a r k i t a
,m e m i l i k i i m a n y a n g k u a t w a l u p u n d a l a m k o n d i s i
. ,y a n g s u k a r s e k a l i p u n S e t e l a h i t u k a m i
. ,b e r i s t i r a h a t s e j e n a k S e t e l a h i s t i r a h a t k a m i
8 . 1 .m e n y a k s i k a n p e n a m p i l a n d a r i k e l a s
Setelah
,i t u k a m i m e n d e n g a r k a n c e r a m a h l a g i d a r i B a p a k
.P e n d e t a Y o s e s y a n g b e r i s i t e n t a n g p e n g h a r a p a n
, . ,K e m u d i a n k a m i m e l a k u k a n s e s i t a n y a j a w a b D a n
8 . 2 .k a m i m e n y a k s i k a n p e n a m p i l a n d a r i k e l a s
2 3 2 0 2 0 , ,P a d a t a n g g a l
Oktober setiap kelas
harus menyediakan satu perwakilan anak
-u n t u k p r e s e n t a s i I G k e l a s t e n t a n g t o k o h
. ,t o k o h A l k i t a b S e t e l a h p r e s e n t a s i k a m i
beristirahat dan dilanjutkan dengan bermain
quizziz tentang tokoh Alkitab yang telah kita
.l i h a t d i p r e s e n t a s i s e b e l u m i s t i r a h a t S e t e l a h
,i t u k i t a m e n y a k s i k a n p e n a m p i l a n d a r i k e l a s
8.3 8.4.dan
Kami juga diberi tugas untuk
- .m e n g i s i s o a l t e n t a n g t o k o h t o k o h A l k i t a b
,W a l a u p u n d a r i n g k a m i t e t a p s e m a n g a t u n t u k
.m e l a k s a n k a n k e g i a t a n i n i K m a i j u g a b e l a j a r
, ,b a n y a k h a l t e n t a n g p e n g h a r a p a n i m a n
- .t o k o h t o k o h A l k i t a b
:C R J e s s i c a A n g e l S i m a n j u n t a k
Cakra | 12
scout activities
Halo teman-teman, pada hari Selasa tanggal 8 Desember
dan hari Rabu 14 Desember 2020, sekolah kami
mengadakan kegiatan pramuka yang dilakukan via daring
melalui aplikasi zoom. Kok bisa kegiatan pramuka dilakukan
secara daring? Tentunya bisa, karena dimasa pandemi
seperti ini, memang semuanya dibatasi terutama kegiatan
sekolah, tetapi SMP Kristen Petra 4 mampu membuat
kegiatan pramuka menjadi lebih seru dan menarik meskipun
dilakukan secara online. Pada hari pertama kegiatan
pramuka dilakukan, para siswadiberi ilmu mendasar tentang
apa arti pramuka, sejarah pramuka, tujuan dari pramuka dan
masih banyak lagi.
Para siswa juga diajarkan tentang sejarah lahirnya gerakan pramuka di Indonesia yang diperingati setiap
tahunnya pada tanggal 14 Agustus. Pasti dari kita semua sudah tau apa lambang pramuka...ya lambang
pramuka adalah Tunas Kelapa. Kita juga diajarkan isi dari tri satya dan dhasa dharma lho.
Setelah mengetahui sedikit pengetahuan tentang pramuka kami melakukan kuis untuk lebih memahami materi yang
diajarkan. Tak terasa dua jam berlalu begitu cepat dan kelas telah berakhir, kami sangat senang dapat mempunyai
bekal pengetahuan tentang pramuka lebih dalam. Tiba saat nya hari dimana kegiatan pramuka yang kedua pun
tiba. Wajah teman-teman terlihat berseri-seri karena tidak sabar untuk mengikuti kegiatan pramuka di hari kedua.
Kelas pun dimulai, kali ini kami diajarkan tentang semaphore. Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan
menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong, atau dengan sarung tangan,
namun kini yang digunakan adalah bendera yang dinamakan bendera semaphore. Kami juga diajarkan siapa
penemu semaphore, gerakan tangan semaphore dan lebih serunya lagi kami dimintat untuk membuat bendera
semaphore dengan bahan-bahan sederhana yang ada dirumah dan nantinya akan bermain tebak kata bersama
teman- teman. Waktu yang diberikan lebih dari cukup untuk membuat 2 bendera semaphore, kami sangat antusias
dan tidak sabar melihat bendera milik teman-teman. 10 menit berlalu, saatnya bermain tebak kata yang
diperagakan oleh teman kami menggunakan kode yang terdapat pada gerakan bendera semaphore.... yeyyy
teman-teman hebat, bisa menjawabnya dengan benar. Jarum jam sudah ada di angka 10, dan kelas pun telah usai.
2 kali pertemuan untuk kegiatan pramuka telah selesai kami lakukan dan sangat berkesan bagi kami. Kegiatan
pramuka ini bertujuan untuk lebih mendisiplinkan para siswa, meningkatkan kreativitas, mencintai alam sekitar, dan
selalu berperilaku tanggung jawab, serta menjadi berkat untuk orang sekitar. Keterbatasan akan adanya virus
corona ini tidak menyurutkan semangat kami untuk terus belajar dan menggali ilmu demi masa depan dan untuk
memuliakan nama Tuhan. Inilah semangat dari kami, siswa siswi SMP Kristen Petra 4. Tuhan Yesus memberkati.
Pramuka! Siswa- siswi tangguh dimasa pandemi!
writer: Caroline 7.1
editor : Abigail Yesha 8.1
CAKRA I 13
Republik 7.1
WELCOME EVERYONE HAPPY READING!
-Republik 7.1-
WRITER : CAROLINE FIONA, EDITOR : AGNESIA GOWINDA
Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa kami semua telah manginjak jenjang pertama di SMP lebih tepatnya di kelas 7.
Republik 7.1 merupakan nama kelas 7.1. Kami bukan hanya berdiri sebagai suatu kelas, tapi kami mempunyai tujuan
bersama untuk menjadi kelas yang berbeda daripada yang lain dan memberi teladan. Kelas 7.1 meupakan kelas kami
pada tahun ajaran 2020/2021 meskipun satu tahun ini kami lalui hanya sebatas lewat zoom, karena adanya pandemi
ini mengharuskan kami untuk berada dirumah dan tidak bertemu satu sama lain. Wali kelas kami bernama Bu Riris,
beliau adalah sosok yang tegas sekaligus menyenangkan, mentor kami yaitu Bu Sifra. Kelas kami terdri dari 29 siswa,
banyak teman-teman baru yang terdapat pada kelas kami. Kalian ingin tahu siswa-siswi yang terdapat dikelas 7.1?
dikelas 7.1 ada Aaron, Agnesia, Alicia, Ardine, Bryant, Caroline, Charis, Kylen, Gaby, Gilbert, Gracia, Hazel, Hillary,
Jeslyn, Jonathan, Juan, Kevin, Kezia, Marvel, Michael, Mireil, Nicholas, Regina, Rico, Risky, Monica, Steven, Valencia, dan
yang terakhir ada William. Berbagai macam kareteristik dan bakat serta kemampuan tertumpah dalam kelas ini,
meskipun memang ada yang sering membuat guru jengkel atau marah tapi itu yang membuat kelas kami ramai dan
seru. Republik 7.1 bisa dibilang kelas yang mempunyai jiwa bersaing dan kompetisi yang tinggi karena banyak teman-
teman kami yang pandai dalam hal akademik, tetapi kelas kami juga mempunyai teman yang pandai dalam non
akademik lho. Banyak sekali bakat yang dipunyai teman-teman 7.1 contohnya dalam hal olahraga, ketrampilan,
handlattering, presenter, storytelling, menggambar digital, menari serta menulis. Kelas kami juga seringkali ikut
berperan aktif dan banyak yang mendapatkan juara dalam mengikuti kegiatan lomba-lomba di SMP Kristen Petra 4.
Setiap pagi sebelum dimulainya pembelajaran kami juga aktif bergantian dalam memimpin puji-pujian dan renungan,
ada yang bertugas menampilkan lagu-lagu rohani, berdoa, dan membaca renungan. Kami juga mempunyai ketua
kelas yang peduli dan seru yaitu Steven dengan wakil ketua kelasnya yaitu Mireil, kelas kami juga mempunyai 2
sekertaris yang selalu mencatat dan mengingatkan kami jika ada tugas dari bapak dan ibu guru atau pelaksanaan
ulangan yaitu Michael dan Noel. Ya…pandemic ini memang menyulitkan kami semua dalam hal pendidikan, rasa
semangat yang dulunya ada untuk merasakan sekolah baru, mengenakan seragam baru, dan bertemu teman-teman
baru sirna begitu saja karena adanya pandemi ini tapi kami berusaha untuk belajar dengan giat dan memberikan
hasil terbaik untuk setiap tugas dan ulangan yang bapak dan ibu guru berikan. Dan kami, kelas 7.1 juga selalu berdoa
dan berharap agar pandemic ini cepat berakhir karena kami sudah tidak sabar bertemu satu sama lain secara
langsung, belajar bersama dan seru-seruan bareng. Salam semangat dari Republik 7.1! sampai jumpa!
CAKRA I 15
-7.2ESTY CLASS-
EDITOR : AGNESIA GOWINDA, WRITER : DEANNA EVELYN
Hai semuanya, ini adalah kisah dari kelas 7.2. Tahun ini sekolah terasa berbeda, kenapa?
Pastinya karena pandemi ini yang membuat semua berubah. Tahun ini kami semua belajar
secara daring. Sekolah menggunakan gadget, zoom, internet, dan website-website untuk
mengumpulkan tugas. Walaupun berubah kita harus menyesuaikan diri, tetap semangat, dan
tentunya tetap harus mengucap syukur. jika ada yang bertanya, “Apa yang harus disyukuri di
keadaan seperti ini?” Tentu saja banyak yang kita syukuri, contohnya, masih diberi kesehatan,
ada teknologi untuk bersekolah dan masih banyak lagi.
Di kelas 7.2 ini ada 29 siswa, 15 laki-laki dan 14 perempuan. Kami juga memiliki wali kelas dan
mentor yang cantik lho, yaitu Bu Icha dan Bu Claudia. Di kelas ini ada bermacam-macam bakat
yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Ada yang suka hand lettering seperti Michelle, dan Regina.
Ada yang suka menyanyi seperti Jocelyn, dan Stephanie, Stephanie mengikuti lomba paduan suara
internasional lho. Ada yang suka menari seperti Callista, Michelle, Elvina, Keizha, dan Valerie. Ada
yang futsal dan sepak bola yaitu Rigel, Kenneth, dan Mikhael. Ada yang menyukai fotografi dan
videografi seperti Given, Owen, dan Gaby. Felly dan Christina menyukai badminton. Ada yang suka
bermain gitar seperti Matheo. Christian menyukai Esport. Masih banyak lagi yang memiliki bakat
diluar akademik. Di dalam akademik juga gak kalah banyak. Erick, Marcello, Julian, Alexa, William,
dan Adryan menyukai Bahasa Inggris. Owen, Steven, dan Evelyn menyukai matematika. Emanuel
menyukai IPA, dan masih banyak lagi. Walaupun kita hanya bertatap muka melalui daring, kita tetap
bisa dekat dengan teman.
CAKRA I 16
SEVEN POINT
THREE CLASS
- KELAS TUJUH TIGA -
Hai! Selamat datang di artikel kelas'Seven Point Three'. Di sini kita akan menceritakan tentang kelas kita. Yuk kita
berkenalan sama mereka! Kelas kita memiliki guru yang sangat disiplin.Meskipun disiplin guru kita juga asyik jika
diajak bicara, guru kita sangat sabar saat mengajar kita. Guru yang dimaksud yaitu Bu Maria Fransisca, Bu Maria
ini mengajar Matematika. Kita juga memiliki guru yang mewakili Bu Maria jika sedang ada urusan, guru tersebut
adalah Bu Dania Yosepha Tamara yang merupakan guru Bahasa Indonesia. Selanjutnya kita kenalan yuk sama
ketua kelas dan wakil ketua kelas kita! Matthew adalah ketua kelas kita, dia ketua kelas yang sabar. Matthew juga
memiliki kemampuan bermain gitar lho! Selanjutnya, ada wakil ketua kelas kita yaitu Reinhard atau biasa dipanggil
Owen. Owen ini sangat pandai bermain piano dan juga sangat pandai Matematika. Selanjutnya ada teman kita
yaitu Joyce, Landhung, dan Veli mereka memiliki kemampuan yang sama seperti wakil ketua kelas kita yaitu
bermain piano. Kita juga memiliki teman lainnya yang pandai bermain musik yaitu Dessica, dia sangat pandai
bermain alat musik bass. Di kelas kita juga ada penyanyi lho! Mereka adalah Catharine dan Esther. Selanjutnya kita
kenalan sama dancer kita, ada Linda, Eudyna, dan Claudea, di kelas kita juga ada yang pandai menari Tradisional
yaitu Jecelyna. Selanjutnya, kita akan kenalan dengan sang model kita di kelas, dia adalah Kendrych. Selain bisa
menjadi model, dia juga pandai menjadi MC. Di kelas kita juga ada pelukis yaitu Angel, Grace, Kevin, dan Jason.
Selanjutnya ada Moses yang pandai mengambil foto atau sering disebut dengan istilah Fotografer. Di kelas ini
juga ada Christo yang pandai di bidang mata pelajaran Fisika dan Matematika. Di kelas kita juga ada yang sangat
jago dalam kegiatan bela diri. Pertama, ada Clara yang sangat jago bela diri Tae Kwon Do. Clara juga sudah
banyak meraih medali dari kegiatannya ini. Selanjutnya, ada Nathania yang jago bela diri Wushu. Nathania juga
pernah memenangkan beberapa lomba. Teman kita kita juga ada yang sangat suka dan hebat dalam
berolahraga yaitu Indira. Dia adalah seorang perenang dan sudah banyak menjuarai beberapa turnamen.
Selanjutnya ada Noel dan Ruth yang sangat menyukai olahraga bulutangkis. Di sini juga ada yang menyukai
olahraga sepakbola yaitu Lionel, Raffael, dan Alex. Nah, di kelas kita ini ternyata juga ada para gamers yaitu
Timothy dan Jonathan. Wah, terrnyata kita sudah selesai berkenalan dengan warga Seven Point Three. Sampai
jumpa di lain waktu teman-teman.
CAKRA I 17
KELAS
WA7.4N
KELAS TUJUH EMPAT
WRITER : CLARISSA, EDITOR : AGNESIA GOWINDA
Hai teman-teman pembaca Cakra yang setia, Cakra edisi kali ini terasa lebih spesial karena ada kami
di sini. Kami WA74N (wajan) adalah siswa-siswi yang duduk di kelas 7.4 SMP Kr. PETRA 4 Sidoarjo.
Mungkin banyak dari kalian yang bingung, mengapa kelas kami diberi nama wajan? Sesungguhnya
kata wajan tersebut memiliki arti yang bermakna bagi kami. Seperti yang selama ini kita ketahui
bersama wajan adalah alat memasak atau wadah yang terbuat dari besi atau logam lainnya,yang
digunakan untuk mengolah makanan. Buat kami wajan ini adalah tempat dimana guru-guru sebagai
juru masaknya yang mengolah kami untuk memiliki ilmu pengetahuan agar dapat mengikuti
perkembangan zaman, dan kami yang saat ini sedang diolah di dalamnya mendapat tempaan panas
dan dingin berupa latihan, tugas, dan ulangan. Serta beberapa bumbu berupa nasihat dan motivasi
pembelajaran yang nantinya membantu kami agar menjadi orang yang lebih baik lagi ke depannya.
Inilah arti dari wajan bagi kami. Kelas kami dibimbing oleh guru wali kelas kami yang bernama
Hannasista Yupiterani., S.Pd atau biasa dipanggil Miss Hanna. Miss Hanna mengajar mata pelajaran
Bahasa Iggris. Beliau mengajar dengan santai tapi serius. Walaupun kami belajar secara online karena
kondisi pandemi tapi kami dapat merasakan beliau adalah sosok guru yang sabar. Selain Miss Hanna
sebagai wali kelas kami (7.4) kelas kami juga di bimbing oleh mentor yang bernama Bu Widyaningsih
atau juga dipanggil bu Widya. Beliau mengajar mata pelajaran PPKN, dan beliau adalah guru yang
tegas tapi juga sabar dalam mengajar. Siswa-siswi di kelas 7.4 rata-rata memiliki bakat dan
kemampuan seperti teman kami Albert, walau masih muda tapi sudah mampu membuat program
komputer, Kenichi dan Alicia yang menekuni bakatnya pada bidang matematika, Madelyn dan Annete
yang sudah menguasai hand lettering, lalu ada Brandon yang fasih dalam berbahasa inggris, Clarisa
dan Bella yang memiliki bakat di bidang menyanyi, dan Jane yang menyukai fotografi. Di samping itu,
ada juga Uzielyn, Juliet, dan Alexa yang pandai membuat dan menggambar komik, Reuben yang
memiliki minat di bidang robotic, lalu Sharleen, Phebby, Florencia yang sangat suka dengan dance,
Samuel yang senang dengan pelajaran mandarin, Lovely, Rafael, Wilbert, Ellen dan Cleon yang
memiliki bakat dalam bidang olahraga, ada Galvin, Joan, Sean, Darren, Melvin dan Jonathan yang
gemar bermain game, dan yang terakhir Celine yang pandai dalam hal memasak. Demikianlah cerita
tentang kelas kami, kelas 7.4. Semoga dengan tulisan ini dapat lebih mengenal akan kelas kami. Terima
kasih dan mohon maaf apabila tulisan kami yang kurang sempurna. Tuhan memberkati kita semua!
CAKRA I 18
8.1llionaire
8.1llionaire (billionaire), adalah geng remaja paling bergengsi dan dikenal orang banyak karena kekayaannya.
Kekayaan yang dimaksud adalah kekayaan bakat yang kami miliki. Berisi 32 anak buah, dan 2 bos bernama Bos
Septi dan Bos Stevi. Dari ke-32 anak buah tadi terbagi dalam beberapa grup dan memiliki tugasnya sendiri. Mari,
saya kenalkan mereka dan perannya.
Kegiatan kami dipimpin oleh Shannon untuk menjalankan misi tiap hari nya. Di bagian pengimporan informasi dari
organisasi luar ada Abigail dan Rachel yang melacak dan melakukan kesepakatan yang telah dibuat oleh organisasi
tersebut. Di bagian keamanan ada Cherrie, Defta, Kenneth, Christian dan Vincent yang mampu membidik sasaran
dengan tepat dan sempurna dengan senapan yang telah kami modifikasi jika ada penyerangan mendadak. Untuk
membaca peta dan koordinasi lokasi kita punya Aaron, Gui, dan Alex yang solid dan dapat diandalkan karena
kecekatan dan kerjasama mereka yang baik. Apabila kita menemukan lokasi yang baru dan asing, ada Jocelyn yang
dapat menggambarkan dan melengkapi peta dunia kami yang penuh rahasia ini. Selama kami berkelana bersama,
makanan yang kami konsumsi adalah makanan yang diolah oleh Gracia, Gabriella, Stella, Christine, dan Grace.
Mereka membuat masakan yang sangat lezat dan menyehatkan! Selama perjalanan dari pula ke pulau, ada teman-
teman yang selalu menghibur dan bersenang-senang bersama. Ada Dimas, Edgar, Agnes, dan Marvel yang lihai
bermain musik bersama untuk mengisi waktu-waktu kami yang membosankan. Ditambah dengan nyanyian yang
merdu oleh Gisellie dan Kelly yang menenangkan. Bila kami sampai di suatu tempat dan telah menjelajahi semua di
tempat itu, ada Angel dan Eugenne yang mampu membuat kaligrafi sebagai tanda bahwa kami menduduki atau
telah menjelajahi tempat itu. Di bagian otomotif ada Moses yang bersedia untuk membetulkan mesin kapal, mobil,
maupun kendaraan lain yang kami miliki. Marco juga selalu memotret banyak hal yang kita lakukan sebagai bukti
dan dokumentasi kami dengan kamera miliknya. Saat ada penjahat, Blessya, Jesica, Cecilia, dan Rhea, para srikandi
kami, yang bertugas menyerang musuh di darat secara diam-diam karena kelincahan yang mereka miliki. Setelah
berperang dan berpetualang, pakaian yang kami pakai pasti selalu robek ataupun rusak, tetapi Felicia selalu berbaik
hati untuk menjahit bahkan membuatkan kami pakaian baru.
Kedua bos kami selalu memberi semangat, pencerahan, dan nasihat saat kami akan menjalankan misi kami. Mereka
juga senantiasa memberi jalan keluar saat kami kesulitan. Mereka adalah bos yang patut dicontoh!
Ah, cukup segitu saja ya? Aku dan teman-teman sangat sibuk mencari jawaban dari tempat misterius yang kami
dapatkan dari organisasi S.I.S. Sampai jumpa!
Writer : Rachel Nanda
Editor : Abigail Yesha
CAKRA I 19
8.2ead
Haaiii yang lagi baca….
Yang lagi baca ini adalah kelas 8.2. Tapi kita punya nama lucu dikelas kami, yaitu 8.2EAD. Lucu kan nama kelas
kita. Kalian tau gak kenapa kelas kita dinamain 8.2EAD, aku sih juga gak tau ya…hehehe. Disini aku mau
memperkenalkan wali kelas dan mentor kelas 8.2, wali kelas 8.2 yaitu Pak Jack dan mentor kelas 8.2 adalah Miss Rose.
Nah…kali ini aku mau menjelaskan gimana sih kelas 8.2. Aku ceritain ya. Dikelas 8.2 tuh anak-anaknya memiliki
berbagai macam sifat. Ada yang suka ngelawak, ada juga yang suka bikin emosi. Dikelasku banyak siswa-siswinya
yang berbakat loh, nih aku tunjukin siapa aja yang berbakat. Yang pertama ada yang pinter dance, yaitu Cantika dan
Giovani. Ada yang pinter dalam menggambar, yaitu Benaya dan Jocelyn. Kalian tau kan sekarang menggambar gak
hanya dengan tangan, tapi juga bisa menggambar…………Di kelas 8.2 juga ada yang pinter basket lohh, yaitu Dareen,
Albert, Deo, Jessica, dan Dinar. Ada juga yang pinter dalam menyanyi nih, ada Tasya, khantidevi. Ternyata di kelas 8.2
banyak yang suka Korea loh, sebernya aku juga suka sih. Ada yang suka BTS yaitu, Jennifer dan aku, ada yang suka
Enhypen yaitu, Glory, ada juga nih yang suka NCT, yaitu Sella.
Nah dikelas 8.2 ada atlet panahan loh guys, yaitu Gechia. Kalian tau gak, ada yang pinter dalam bidang
fotografi, yaitu Arco. Arco pernah menang dalam beberapa perlombaan fotografi, bagi yang berminat
silahkan hubungi Arco. Canda doank guys. Ada juga yang pinter main gitar loh guys, yaitu Juan Enos.
Disetiap kelas pasti ada siswa-siswi yang pinter dalam akademik, nah dikelas 8.2 juga ada, yaitu Helen,
Tasya, Ferdyan, dan Michelle. Dikelas 8.2 ada yang suka anime juga nih, yaitu ada Christian Audy. Pasti
dikelas kalian ada anak yang pendiemkan guys. Jangan sangka kalau dikelas 8.2 gak ada yang pendiam.
Dikelas 8.2 ada juga yang pendiam, yaitu Keysha, Krisna, Christopher Axel, Adista, Shellomitha. Banyak juga
ya, yang pendian di kelas 8.2. Ya walaupun di tahun lalu dan tahun lalu terasa berbeda karean kita tidak
bisa bersekolah seperti biasanya. Tapi kita tetap bersyukur kita masih bisa bersekolah dan bisa bertemu dan
ngobrol bareng temen-temen walaupun tidak secara langsung.
Writer : Jedidia Dinar
Editor : Abigail Yesha
CAKRA I 20
8.3Eightracktive
Di suatu kota bernama EighTrActive ,dihuni 31 penduduk yang dipimpin oleh seorang walikota yang
terkenal arif dan bijaksana yang bernama Ibu Sri Rahayu. Serta, beliau dalam tugasnya didampingi oleh
seorang wakilnya yang bernama Bapak Martin dan seorang penasehat yang bernama Bapak Robert, yang
dimana beliau merupakan sosok yang baik dan bijaksana. Bukan hanya walikota, wakilnya serta penasehat
kota EighTrActive saja yang terkenal, pendudukannya juga menarik banyak perhatian dari kota lain.
Didalam kota tersebut, terdapat beberapa penduduk yang terkenal ramah seperti Helga, Glory yang
senantiasa ceria, Nicholas terkenal juga dengan lawakan yang diciptakannya. Serta, Rajendra yang juga
memiliki bakat di bidang Seni Rupa, begitu pula dengan penduduk-penduduk lainnya di kota EighTrActive
ini.
Suatu hari, datanglah bencana di kota EighTrActive yaitu bencana tugas. Tugas di kota menumpuk
sangat banyak, dan menyebabkan semua orang kewalahan untuk menyelesaikan tugas mereka. Tetapi,
walikota Ibu Sri dengan didampingi wakilnya Bapak Martin serta penasehatnya Bapak Robert terus
menghimbau para pendunduk untuk tidak menyerah dalam menyelesaikan tugas mereka. Para penduduk
pun bersemangat kembali dan menyelesaikan tugas mereka dengan baik. Tentu saja, dengan himbauan
yang terus dikeluarkan oleh walikota dan wakilnya. Berhari- hari pun berlalu, semua tugas di kota
EighTrActive selesai dengan baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Semua pun hidup bahagia.
Tamat.
Writer : Glory Putri Anugrah
Editor : Abigail Yesha
CAKRA I 21
8.4pak
Hai guys kenalin nih kelas 8.4! Walau pandemi pandemi gini kelas kita tetep punya semangat yang
tinggi.meaki kita gabisa ketemu soalnya pandemi corona ,tapi kami sering saling nyemangatin satu
sama lain buat belajar dan kerjain tugas,semoga pandemi ini cepet selesai dupaya kita bisa saling
tatap muka dan bisa ngomong langsung satu sama lain tanpa media chat atau zoom.kita juga
punya guru yang super keren nih guys kenalin namanya pak teguh sama bu risma.walau usia pak
teguh bukan muda lagi,tapi beliau super penyabar banget nih guys dia juga punya semangat yang
tinggi yang mendorong murid muridnya biar semangat belajar di masa pandemi ini.sedangkan bu
risma masih muda tapi ga kalah keren dari pak teguh.mereka mengarahkan kelas 8.4 ini dengan
sabar dan ulet.
Di kelas 8.4 ada 31 siswa,di kelas kita semua siswa saling dukung dan harmonis.jadi itu buat kita
punya suasana belajar yang nyaman pada masa daring.ada antony sebagai ketua kelas kelas
8.4,ada lavina sebagai seketaris kelas kita juga.ada juga riffer yang jago banget mainin drum,ada
jesslyn yang jago nyanyi,ada machio dan tyo yang jago beatbox di kelas kita juga ada
alvin,evelyn,felliciana,alicya,michelle,audrey,beatrix,jessica,jesslyn,juliyanto,joceline,dean,fredrick,jonath
an,cheryl,vino,celine,kaizer,steffani dan raya yang selalu menjadi pencair suasana di kelas kita,ada
valerie yang berbakat banget di bidang fotografi,ada vania,matthew dan allison yang jago di
bidang basket.ada juga anabbel yang berprestasi di bidang mata pelajaran matematika.
Writer : Joceline Ernesta
Editor : Abigail Yesha
CAKRA I 22
9.1OK
9.1OK itu nama kelas kami. Bisa 9.1 OK atau Giok, azekk. Nama 9.1 OK karena
didalamnya terdapat anak-anak yang cepat tanggap hehe. Kalau dibaca giok, seperti
batu giok, tahu kann?? (Kalau gak tahu gih cari di google hehe) Batu yang kualitasnya
oke, harganya mahal, banyak juga manfaatnya. Kelas kita dibimbing oleh Bu Sri Mardia
yang baik hati dan sabar dalam menghadapi kelas kami. Meskipun online school atau
daring, keseruan tidak berhenti dikelas kami. Pasti ada saja keseruan yang dibuat oleh
kelas kami. Ketuanya paling cantik sedunia (ehe bercanda) namanya Manda dan satu-
satunya ketua cewek di angkatan kelas 9 dengan wakilnya Traevis.
Kelas 9.1 banyak karakteristik anaknya. Ada yang menjadi penceria kelas namanya
BD, Owen dan Richard, ada yang yang kutu buku namanya Eric, Tristan, dan Faustine.
Tetapi mereka juga anak yang sangat seru dikelas. Ada pula anak yang populer dikelas
yaitu Monica, Yerosa, Nadya, dan Tirsa, Yerosa bisa dibilang adalah selebgram hehe.
Selain itu dikelas juga ada anak yang jago olahraga basket namanya Livina (mantan
Ketos kita yeyy), Kezia dan Richard.Kelas 9.1 tidak akan sepi karena dikelas juga ada
anak yang jago main musik antara lain Desno, Jeremi dan Ellen serta banyak juga anak
yang mahir dalam menggambar yaitu Adel. Begitupun juga dengan siswa yang smart di
kelas 9.1 antara lain Manda, David, Darren, Dinny dan Tesa. Anak yang pendiam juga
ada dikelas 9.1 yaitu Aime, Fio, dan Kevin. Yang terakhir yaitu, anak yang selalu
membuat hati Bu Sri berguncang (azekk) namanya Melvin, Alberto, dan Farel. Meski
begitu, Bu Sri tetap sayang kami semua tanpa membedakan. Itulah gambaran kelas
kami, beragam sekali kann? Jika salah satu dari kami tidak ada, tidak mungkin kelas
kami se-seru ini.
Writter : Amanda Athaya 9.1,Editor : Jessica Angel Cakra | 23
9.2 Last Mission
Hai semua apakabar kalian?? Udah mulai bosen di rumah ya? Pertama-tama kami mau
kenalan dulu, perkenalkan kami dari kelas 9.2LM. Apa sih arti dari 9.2LM?? 9.2LM artinya
9.2 last mission. Salah satu teman kami jessica mempunyai ide ini sebagai nama kelas
kami, kenapa? Karena arti sebenernya dari 9.2 last mission adalah misi terakhir kami di
pendidikan jenjang smp ini. Rasanya agak aneh dan berat kami harus memulai kelas 9
dari rumah/online school ini tapi ya mau bagaimana karena memang keadaan sedang
parah. Kami sebagai murid 9.2 yang berjumlah 28 murid jelas berbohong jika kami
ditanya apakah sekolah di rumah itu enak. Bu yeti sebagai wali kelas dan bu pudji
sebagai mentor kami juga pasti merasa berat harus mengajar dalam kondisi
pembelajaran jarak jauh/online school. Walaupun keadaan saat ini susah tetapi kami
tetap berusaha untuk sekolah dengan senang hati
Kelas kami dilengkapi oleh murid-murid yang mempunyai kepribadian yang berbeda-
beda, juga dengan talenta yang berbeda-beda. Teman kami peter merupakan ketua
kelas 9.2 dan andrew sebagai wakil ketua kelas. Bu yeti juga melibatkan semua murid
dalam urusan kelas. Seperti, tim editor yang teridiri dari jevon, christian, haga. Tim
sosmed terdiri dari samantha dan shereen. Teman kami amoriza, angel dan theo
termasuk tim kerohanian. Di kelas kami juga ada yang nama nya tim peduli sesama yang
terdiri dari dea, bingky, dan garry. Tim gerakan literasi terdiri dari jessica, risky, dan
alvino. Kelas kami juga dilengkapi dengan tim menegerial, tim kesenian, dan tim IT. Tim
menegerial terdiri dari marcella dan yosuke. Nayla, felicia dan aiko termasuk tim
kesenian. Dan tim IT terdiri dari fillial, jonathan, dan justin. Shannon dan elysion sebagai
sekretaris, untuk tim bendahara terdiri dari andrea dan joanna. Tim kelas kami dibuat
dan dibentuk sesuai dengan kemampuan kami semua, sehingga kami bisa menikmati
tugas-tugas yang kami jalan kan. Untuk teman-teman yang lagi di rumah yang semangat
ya, walaupun tugas banyak jangan lupa untuk tetap bersyukur, dan jangan lupa untuk
jaga kesehatan.
Writter : Nayla dan Shannon Editor : Jessica angel Cakra | 24
9.3Bronsis
YO! WHAT’S UP BRO N SIS!!! Gimana kabarnya bro?? sis?? Selamat datang di istana gebronsis.
Sebelum itu mari kita temui raja Sony, raja yang terkenal dengan kebaikan dan kebijaksaannya
dalam memimpin kerajaan ini. Berdiri di sampingnya adalah penasihat kerajaan, Yoga, yang selalu
memberikan usulan-usulan terbaik di negri ini. Setelah ini kalian akan dibawa tour keliling istana
oleh Mikhael dan Yoel selaku ketua dan wakil yang bertugas untuk mengawasi seluruh isi istana.
Mereka akan membantu kalian menemukan tugas yang sesuai dengan bakat dan minat kalian
masing-masing.
Ruang 1, perkenalkan Nova, Floren, dan Cassia, penyanyi dengan suara merdunya yang siap
menghibur raja dan tamu-tamu kerajaan. Di ruang pertama ini kalian akan dibantu mengasah
kemampuan vokal kalian. Di mana ada penyanyi, pasti ada pengiring. Mari kita masuk ke ruang 2,
ada Jonathan, Andrea, Alma dan Ian yang pandai bermain musik. Ruang 3, temui Yoel, Meelienda,
Laura, dan Adhe, atlet-atlet kita yang terkenal dengan segudang prestasi dalam cabang
olahraganya masing-masing. Ruang 4, ada Natasha yang pandai melukis dan menggambar, ia
bertugas melukis anggota-anggota kerajaan. Ruang 5, perkenalkan editor-editor kita, ada Mikhael,
Bryant, dan David. Film buatan mereka berhasil mendapatkan berbagai penghargaan.
Ruang 6, tim medis kita, Christopher, Evan, Berliana dan Andra yang siap untuk menyembuhkan
mereka yang sakit. Ruang 7, ada psikiater, Nathalee dan Jocelyn yang siap mendengarkan dan
memberi solusi terbaik untuk kalian. Ruang 8, perkenalkan gamers kita, ada Hubert, Jason, Justin,
Hansen, dan Vincent yang tidak pernah gagal meraih kemenangan. Ruang terakhir, ruang 9, ada
designer bertalenta kita, Jesselyn dan Vanessa, yang design bajunya terkenal sampai penjuru
negri. Designnya sudah dipakai oleh orang-orang ternama.
Nah… gimana? Sudah menemukan ruang yang cocok dengan minat bakat kalian? Tentukan
dengan baik ya… Jangan sampai salah pilih!
Note from writer : Hope you enjoy this story, stay health and God bless you!
Editor : Jessica angel Cakra | 25
KOSAN 94SKEUN.
Kalau ditanya, “Kok nama kos-kosannya begitu?” semua penghuni kos pasti otomatis
menunjuk si ketua kos, Rafael. Eh, ternyata Rafael malah nunjuk Gabriel. Katanya, “Tanya
dia aja.”. Oh, ternyata memang pencetus nama kosan yang berpenghuni oleh 28 anak
kelas 9.4 di SMP Kristen Petra ini memang dia. Ternyata karena angka 9 dan 4 yang
menyerupai huruf G dan A. Jadi dibaca 94SKEUN. Ada kepanjangannya nggak? Ya enggak.
Anggap saja artinya adalah semangat pantang mundur. Tetap gas terus.
Oke, sekarang ayo kenalan dengan 28 penghuni kosan ini. Pertama ada Pak Jusuf, sang
bapak kos yang terkenal kalem. “Bapak kos paling mantep,” mah kalau kata Eldwin. Lalu
ada Ibu penagih uang kos yang cantik, Bu Octa. Kalau Bu Octa ini pasti jadi favorit
penghuni kos putri. Oh ya, untuk kamar putra dan putri pastinya dibagi. Lantai satu itu
jadi wilayah teritori teman-teman putri. Sedangkan lantai dua, teman-teman putra. Terus?
Lantai 1? Itu wilayah bersama. Biasanya dari lantai dua, suara bising dari Andrew, Eldwin,
Aaron, Cliff, dan Michael suka jadi alarm gratis buat penghuni kos. Valent, Gabriel, Jason,
Melvyn, Nicholas, Chelsea, Renata, dan Stella juga kadang jadi alarm versi merdu karena
alat musik yang dimainkan mereka. Lalu ada Kyoko dan Vanessa yang suka datang dari
dapur dengan membawa camilan hasil masakan mereka. Ada Charlie dan Ernest yang
biasanya asik menarikan gerakan dari tiktok di ruang tengah. Disampingnya, ada Debora,
Kadek, Michelle, dan Aiko yang sedang asik lettering atau menggambar sambil ngobrol
santai. Ngomongin soal nonton, ada Vernicca dan Memra yang selalu siap sedia dengan
stok film mereka. Dari drama korea sampai drama cina. Nah, Rafa, Joses dan Noel kadang
juga terlihat lagi main sepak bola bareng. Didekat mereka ada Jeremy yang latihan
bermain basket, juga Rozi yang latihan memanah.
Kira-kira seperti itu kegiatan mereka saat weekend. Tenang, mereka tidak pernah lupa
untuk belajar, apalagi bayar uang kos, hahahaha. Terimakasih telah membaca potongan
kegiatan kami, salam gaskeun!
Editor : Jessica angel Cakra | 26
SELF LOVE
EDITOR: STEPHANIE ANGELINE
Apa sih self love itu? Penting ya kita sebagai remaja mengerti
tentang kata self love ? Kebanyakan remaja menganggap self
love hanya sebatas kepercayaan diri. Padahal, self love adalah
kita menerima dan menghargai semua hal yang terkait
dengan diri kita sendiri baik fisik, pikiran dan hati. Orang
yang memiliki self love, berbeda dengan orang yang narsisme.
Orang yang narsisme cenderung egois dan merasa diri paling
benar, sementara orang yang memiliki self love mampu
menghargai diri sendiri sehingga ia menjadi pribadi yang
lebih baik untuk dirinya sendiri dan orang lain. Aspek self love
salah satunya adalah merawat diri, misalnya dengan
menyediakan “me time” atau waktu bagi diri sendiri untuk
menjernihkan pikiran,
memberikan ruang untuk mengekspresikan diri Tidak
perlu membeli barang mahal atau makanan mewah
sebagai bentuk bahwa kita mencintai diri sendiri, tapi
self love dapat diwujudkan dengan sederhana seperti
melakukan hal-hal yang kita sukai atau gemari. Nah,
oleh sebab itu SMP Kristen Petra 4 mengajak para siswa
untuk mencintai diri sendiri atau menghargai diri
sendiri dengan melakukan kegiatan positif di tengah
pandemi. Wali kelas menghimbau agar para siswa
mendokumentasikan kegaiatan self love mereka di
rumah masing-masing. Ada banyak kegiatan yang siswa
lakukan di rumah misalnya, mencuci piring, membuat
kue, bersih-bersih rumah, membaca buku, bermain
musik, dll.
“Cintai dirimu dengan terus belajar.Belajar untuk menerima kekurangan dan
kelebihanmu, belajar fokus terhadap tujuan hidup yang kamu miliki, dan belajar
melakukan hal-hal yang positif”
CAKRA I 27
marcela Marcela dari kelas 9.2
memenangkan juara 3 lomba
belinda virtual singing competition.
Lomba ini diselenggarakan oleh
Virgo Fidelis High School.
Marcela memenangkan juara 3
lomba vitual singing competition
dengan membawakan lagu
“Lukisan Indonesia” dari Naura.
Lomba ini diselenggarakan pada
bulan Oktober 2020. Selalu jaga
kesehatan dan tetap semangat!
novayanti
Novayanti atau yang sering dipanggil
dengan sebutan nama Nova dari kelas 9.3
mengikuti lomba reading dan writing yang
diadakan oleh Spell. Lomba tersebut
diadakan pada tanggal 25 November-5
Desember . Dalam perlombaan ini bukan
hanya dari Pulau Jawa saja tapi ada yang
dari luar Pulau Jawa juga. Pada tanggal 5
Desember Nova berhasil lolos dalam
babak final dan menjadi juara 2 dalam
perlombaan reading dan writing. Selamat
kepada Nova! Semangat dan sehat selalu
writer : Dinar CAKRA I 28
editor ; Stephanie Angeline
Hai guys kenalin nih fotografernya smp jonathan arco
kristen petra 4,namanya arco! Arco
gechia zabiellamulai menekuni hobinya sejak kelas
3SD,hobinya didukung oleh papanya
yang juga punya hobi yang sama
dengan arco. Arco sendiri juga lebih
hobi memfoto figur orang daripada
landscape/pemandangan.Arco
menekuni hobinya ini dengan sering
memfoto objek objek tertentu.arco
juga sering mengikuti lomba lomba
fotografi,khususnya lomba online yang
banyak diselenggarakan di masa
pandemi ini.semoga cerita dari arco
menginspirasi kita semua agar kita
semakin semangat lagi menekuni hobi
kita,khususnya dibidang fotografi ya.
Hai guys kenalin nih atlet panahan SMP KRISTEN
PETRA 4 SIDOARJO!namanya gechia zabiella
manunggal,gechia ini sudah menekuni bakat dan
hobinya sejak sd loh,gechia juga sering latihan
dengan jadwal yang padat hampir setiap harinya
sejak sd.gechia juga sering mengikuti lomba
lomba dan cukup sering menang dalam lomba
yang diikutinya,salah satu lomba yang paling
berkesan buat gechia yaitu waktu gechia lomba
memanah di surabaya yang juga diikuti sama
kakak kakak pemanah senior!saat itu gechia
menempati juara 3 se jawa timur nih guys.gechia
juga rutin menekuni olahraga memanah ini dengan
latihan hampir setiap hari.saat ini gechia
mengikuti latihan memanah di jakarta,kita doakan
sama sama semoga gechia bisa mengikuti lebih
banyak lomba dan menghasilkan banyak lagi
prestasi untuk sekolah kita.semoga cerita dari
gechia ini bisa memotivasi dan menginspirasi kita
agar terus rutin dalam melakukan apa yang kita
lakukan
CAKRA I 29
Writer: Jocelyn Ernesta
Editor: Stephanie Angeline
BEST Hai teman teman!apakabar
SUPPORTER semuanya,kemarin sekolah kita
menginjak umur yang ke 71
nih,meskipun di masa masa pandemi
ini,namun sekolah kita tetap
memberlakukan beberapa acara
virtual nih untuk
memeriahkannya.salah satunya yaitu
suporter dari petra 4 nih
matthew,machio,tyo dan
riffer.matthew sebagai rapper,machio
dan tyo sebagai beatboxer dan riffer
sebagai drummer.alhasil kerja keras
mereka tidak sia sia,sekolah kita petra
4 menduduki juara 2,selamat ya!
Clarisa Miracle Sabat atau yang biasa dipanggil Clarisa CLARISA MIRACLE
menang lomba jujur cipta dan baca puisi di lomba HUT
Petra ke 70. Clarisa mewakili Petra 4 untuk mengiikuti
lomba puisi. Bagi clarisa hal ini adalah sesuatu yang baru
untuk dia, karena sebelumnya Clarisa lebih sering
mengikuti lomba menyanyi, menari dan paduan suara.
Tetapi Clarisa mau mencoba sesuatu yang baru, Clarisa
membawakan puisi bejudul “Teruntuk Ibu Pertiwi”. Dengan
kerja keras, Clarisa berhasil memenangkan lomba puisi.
Dari sekian banyak siswa Clarisa berhasil memenangan
juara 1. Selamat Clarisa!! Semoga kedepannya bisa lebih
berkarya lagi.
ANNABELE KAYLA
Annabel Kayla atau yang sering kita panggil Abel yang
berasal dari kelas 8.4 mengikuti Bilingual Muslimat
Competition (BMC) atau olimpiade matematika yang
diadakan oleh Madrasah Aliya Bilingual Muslimat NU
Sidoarjo. Olimpiade Matematika ini diadakan pada
tanggal 30 Januari 2021. Peserta yang ikut dalam
olimpiade matematika ini ada 100 siswa-siswi dari
berbagai sekolah di Sidoarjo. Dalam olimpiade
matematika ini Abel berhasil mendapat posisi juara 1
dari 100 siswa –siswi. Abel!! Selamat atas prestasimu.
CAKRA I 30
CERITA FANTASI
The Last Train
BY: UZIELYN
Hari ini, aku ketiduran di sekolah. Tadi sore aku mengerjakan tugas
bersama teman sekelompok, dan teman sekelompokku pulang
duluan. Aku masih mengerjakan tugas waktu itu. Guru terakhir bilang,
“Nanti kalau Ryu pulang, kunci kelasnya, lalu serahkan kuncinya ke
ruang TU, ya.”
Cerobohnya aku, aku ketiduran.
“Sekarang sudah jam berapa..?” Gumamku sambil meraih ponsel di
laci. Jam 12 malam.
“....dahlah.”
Aku menaruh tangan di kening, pasrah. Untung kedua orangtuaku
sedang keluar kota. Meski begitu, aku harus pulang sekarang. Bisa-bisa
aku ketinggalan kereta terakhir. Aku melangkah keluar dari kelas 8-4
yang sangat gelap. Setelah mengunci kelas dan menaruh kunci ke
ruang TU, aku segera pergi dari area sekolah sambil berlari kecil.
Setelah berlari selama 3 menit, aku sampai di stasiun. Sepertinya
kereta terakhir belum berangkat.
“Heh, aku beruntung, nih.” Ucapku sambil mengusap keringat.
Terlihat kereta dari kejauhan. Aku berjalan mendekatinya, sambil
bertaruh pasti penumpangnya hanya aku sendiri. Dan aku salah. Ada
seorang pekerja kantoran di dalam, sedang menatap lantai sambil
melamun. Umurnya mungkin sekitar 21-24 tahun. Aku duduk jauh dari
orang itu, kelihatannya dia tidak menyadariku. Dan baru saja aku
duduk...
“Anak SMP? Kenapa masih belum pulang? Sudah jam segini, lho.”
Orang itu bertanya tanpa mengalihkan pandangan dari lantai. Orang
itu melanjutkan perkataannya.
“Orangtuamu tidak khawatir? Rumahmu di daerah mana?”
Kali ini dia melirikku. Orang itu tidak terlihat tegas, bahkan saat ia
menanyaiku, ia masih bermuka datar, seperti orang capek.
“Aku ketiduran di sekolah saat mengerjakan tugas, orangtuaku sedang
di luar kota, rumahku masih 2 stasiun lagi.” Aku menjawab dengan
singkat, padat, jelas.
31 I CAKRA
Lanjutan....
Orang itu hanya mengangguk-angguk. Hanya ada satu alasan kenapa
ia baru pulang jam segini; kerja lembur. Sudah bisa dipastikan dengan
mukanya yang capek, dan badannya yg bungkuk. Tidak lama
kemudian, seorang anak laki-laki yang seusiaku masuk ke kereta. Anak
itu tidak pakai seragam sekolah, melainkan baju rumah sakit. Di
pergelangan tangannya, ada gelang pasien. Mukanya terlihat
bersemangat, meski dia punya kantong mata. Dia duduk di kursi yang
sama denganku, tapi berjauhan. Dia melirikku.
“Halo~” Dia menyapaku dengan senyum, melambaikan tangan, lalu
tertawa kecil dengan aneh.
“Anak ini kenapa sih---“ pikirku. Aku jadi merinding.
“Ya... halo..juga...” Balasku sambil menjaga jarak dengannya.
“Kamu anak SMP? Seumuranku dong! Wah, aku jadi nggak terlalu
takut. Malem2 begini kan serem ya, duduk di kereta yang sepi kayak
gini. Kamu berani juga, ya, wahahaha!” Anak itu kembali berbicara
dengan suara keras. Dia terlihat sangat bersemangat, yang malah
membuatku merasa takut. Aku memberanikan diri bertanya.
“Kamu pasien rumah sakit ya..? Bajumu...terus gelangmu..” Aku
menunjuk pergelangan tangannya.
“Yak, jawaban yang tepat! Aku kabur dari rumah sakit.” Anak itu
menjawab dengan suara lebih kecil.
“Aku ya, sudah di rumah sakit selama 2 tahun, gara-gara penyakitku.
Padahal aku juga pengen bebas kayak anak-anak yang lain, tapi aku
malah kejebak di tempat yang nggak menyenangkan.” Dia mulai
bercerita.
“Baunya nggak enak, warnanya membosankan, dan orang-orang
disana sama sekali gak seru. Makanya malam ini aku mau ‘jalan-jalan’.
Aku pergi diam-diam, malam-malam begini, hehe.”
Aku menunjukkan wajah kasihan. Meski dia terkesan ceria, tapi
sebenarnya dia sangat menderita. Harusnya bisa bersenang-senang
seperti anak pada umumnya, tapi malah menghabiskan waktu
berbaring di kasur seharian.
“Ga usah khawatir, meski dibilang penyakit pun, keadaanku nggak
benar-benar parah. Santai saja.” Dia kembali berkata dengan suara
keras.
“Oke, oke.” Aku mulai merasa nyaman dengan anak ini.
“Namaku Lamy, namamu siapa?” Anak itu bertanya.
“Panggil aja Ryuu.” Jawabku.
32 I CAKRA
Lanjutan....
Anak itu mengangguk. Tepat dia mengangguk, seorang anak kuliahan
masuk sambil mendengarkan lagu lewat earphone-nya. Dia hanya
melihat kami dengan mata membulat, tapi kembali fokus dengan
smartphonenya. Untunglah dia cuek, atau kami harus menjelaskan
situasi lagi. Pekerja kantoran yang tadi sudah tertidur. Aku juga merasa
mengantuk. Tepat saat mataku mulai terpejam---
“Anak SMP dan pasien RS? Kalian ngapain malam-malam disini?!
Kalian ngeluyur ya?!”
Aku kaget mendengar suara seorang perempuan. Tepat didepanku,
ada seorang gadis berumur 17-19, menatapku dan Lamy dengan mata
melotot. Ah, jadinya aku harus menjelaskan lagi. Malas.
“Heh, cepat kembali ke RS! Kamu jelas-jelas kabur, bagaimana kalau
keadaanmu memburuk?! Cepat, turun dari kereta dan kembali!” Gadis
itu menarik tangan Lamy.
“Aduh, aduh! Jangan tarik-tarik sambil teriak, tante! Ryuu, bantuin
dong!“ Lamy berusaha melepaskan tarikan gadis itu. Aku bingung, mau
ngapain.
“Nggak usah banyak omong! Cepat turun! Kalau keadaanmu kritis,
siapa yang mau nolongin?! Nggak usah macem-macem!”
“Iya iya, aku kembali, tapi nggak usah kasar-kasar laah! Aku ini orang
sakit, lho!” Lamy mulai menyerah. Mungkin dia malas berurusan
dengan gadis itu.
Tepat saat gadis itu melepaskan tangan dari Lamy, pintu kereta
tertutup. Kereta mulai berjalan pelan. Lamy nyengir. Aku cuma
terdiam. Gadis itu memasang wajah kesal. Dengan begini, Lamy harus
menunggu stasiun selanjutnya. Gadis itu berjalan ke kursi seberang,
lalu duduk dengan pasrah.
1 jam berlalu, tapi kami belum sampai di stasiun berikutnya.
2 jam berlalu, dan kami masih belum sampai.
Mahasiswa yang tadi mendengarkan musik, berdiri. Gadis yang tadi
ribut dengan Lamy, mengikutinya.
“Ada yg nggak beres. Harusnya cuma butuh 15 menit untuk sampai di
stasiun.” Mahasiswa tadi mengeluarkan suara.
“Ya, kan? Udah jelas-jelas aneh. Saya sudah nggak bisa cuek lagi. Saya
akan telpon polisi.” Gadis itu mengeluarkan ponsel, dan menelpon
polisi. Mahasiswa tadi mendekatinya. Aku juga mendekat, sedangkan
Lamy dan pekerja kantoran tadi masih tidur. Gadis itu menatap layar
ponsel dengan wajah bingung. Perasaanku mulai tidak enak.
33 I CAKRA
Lanjutan....
“Gak ada sinyal.” Gadis itu mulai terlihat panik. Mahasiswa tadi mulai
mengecek ponselnya, lalu mulai menggelengkan kepala.
“Benar. Gak ada sinyal.”
“Astaga, Ya Tuhan! Harusnya aku nggak milih shift malam! Kenapa
bisa jadi kayak gini, sih!” Gadis itu mengeluh dengan keras, sampai-
sampai membangunkan si pekerja kantoran.
“Ah, saya ketiduran. Waduh, kelewatan berapa stasiun?” Si pekerja
kantoran bertanya pada kami.
“Pak, dari tadi kami sama sekali belum sampai di stasiun manapun, 2
jam sudah berlalu.” Jawabku. Si pekerja kantoran memiringkan kepala,
dengan wajah bingung.
“Gak ada sinyal. Gak bisa telpon polisi. Hanya bisa pasrah.” Si
mahasiswa menjelaskan.
Kereta masuk ke terowongan, padahal seingatku tidak ada
terowongan di lintasan ini. Otakku sudah mulai tidak bisa mencerna
apapun. Aku hanya ingin pulang.
Kereta keluar terowongan, dan kami sampai di stasiun. Tapi, ini bukan
stasiun yang aku kenal. Stasiun yang sangat berbeda. Yang sangat
aneh.
Stasiun itu berwarna utama merah, lampunya bukan lampu LED,
melainkan lampu yang menyerupai lentera. Dan entah sejak kapan,
gerbong yang kami tumpangi dipenuhi orang. Baju mereka seperti
orang biasa, ada yg pakai seragam, ada yg pakai baju kasual. Yang
aneh adalah kepalanya. Ada yang punya kepala berbentuk sarung
tangan, gelas, bahkan TV. Gadis tadi dan mahasiswa mulai panik. Si
pekerja kantoran mengerutkan dahi. Lamy yang baru terbangun cuma
melongo.
“Ayo kita turun, cepat!” Perintah si gadis. Aku masih tidak paham
situasinya.
Kami segera mengikutinya. Saat kami turun, stasiun itu terasa lebih
aneh dari yang tadi kami lihat. Stasiun itu sangat meriah, langit-
langitnya tinggi, dan beberapa dinding berubah menjadi layar yg
menunjukkan simbol-simbol yang tak bisa aku pahami.
“Tante, kita ini ada dimana?” Lamy bertanya.
“Jangan panggil aku tante! Aku punya nama, panggil saja Rin. Aku juga
gak tau kita dimana. Yang pasti, kereta berhenti disini.” Jawab si gadis.
34 I CAKRA
Lanjutan....
Setelah berjalan sambil berdesak-desakan, kami sampai di sebuah
counter, ada tulisan “INFORMATION” diatasnya. Si mahasiswa segera
bertanya pada staff yang berjaga disitu.
“Permisi, apakah saya boleh tahu, stasiun ini dimana?” Tanyanya.
Staff yang berkepala buku itu melihat kearah si mahasiswa.
“Ini Stasiun Niesn, ada ditengah kota Takarja. Ada apa dengan kepala
kalian? Bentuknya aneh, aku tidak pernah lihat yang seperti kalian.”
Jawab staff.
“Justru kepala orang-orang disini yang aneh,” Sahutku. Staff tadi
memiringkan kepala, melihat kepalaku. Sungguhan, rasanya seram
sekali, aku berharap ini cuma mimpi dan aku sebenarnya sedang tidur
di kereta.
“Lalu, mana ada yang namanya Stasiun Niesn, kota Takarja. Tidak ada
stasiun yang semeriah ini pula.” Lanjutku, memberanikan diri. Aku
masih yakin aku sedang bermimpi.
“Ada, stasiun ini yang paling terkenal di negeri. Bahkan orang yang
tidak pernah ke kota pun pasti tahu.” Sang staff menjawab dengan
tegas.
“Ah. Kalian tidak berasal dari dimensi ini, ya..? Aku yakin.” Staff kembali
berbicara sambil menulis sesuatu di balik meja counter. Rin tidak bisa
menahan kesalnya. Dia mendorong si mahasiswa agar tidak
menghalangi Rin.
“Jangan bercanda, ini kami serius! Aku pulang dari kerja sambilan, tapi
aku malah ke tempat aneh seperti ini. Sebenarnya apa yang terjadi?!
Dimensi lain? Kamu ini bicara apa..?!” Rin memukul meja counter.
Lamy berusaha menenangkan Rin. Sang staff membetulkan kacamata-
nya.
“Setiap tanggal 1 Oktober, kereta di jam 12 malam akan selalu
mengarah ke stasiun ini. Sepertinya dimensi kalian berhubungan
dengan dimensi ini, jadinya kalian terbawa. Tapi tenang, tentu saja
kalian bisa kembali ke asal kalian.” Jelas staff dengan tenang.
“Memangnya ada yang seperti itu, ya..?” Si mahasiswa menggumam.
“Tentu saja, Kei.” Si staff mengangguk.
“Kok kamu tahu nama saya..?” Si mahasiswa itu terheran-heran.
Bahkan Lamy pun terlihat bingung. Sedari tadi Lamy hanya diam,
mungkin dia syok, dan akhirnya tidak seribut tadi.
“Tentu saja, saya kan staff stasiun ini, saya tahu semua nama orang
yang masuk ke stasiun ini.” Aku tidak bisa melihat wajah si staff, tapi
entah kenapa, aku tahu dia sedang tersenyum merendahkan.
35 I CAKRA
Lanjutan....
“Kereta menuju dimensi kalian akan berangkat 35 menit lagi. Silahkan
tunggu di peron 69, di sebelah sana.” Staff menunjuk ke arah timur.
“Terimakasih banyak, staff.” Ucap Kei. Rin mulai terlihat lebih tenang,
Lamy pun terlihat lega.
“Ah, tapi, biasanya tidak semua makhluk dari dimensi lain bisa kembali
ke asalnya setiap nyasar disini. Jika kalian pergi bersama 5 orang, maka
salah satu dari kalian akan ‘ditandai’, dan tidak bisa kembali. Jika orang
yang ‘ditandai’ mau selamat, berarti 4 orang yang tidak ‘ditandai’ harus
mati.” Staff itu melanjutkan.
Kami semua terdiam. Karena kami tadi berlima, salah satu dari kami
tidak bisa pulang... atau empat dari kami akan mati.... Kepalaku mulai
berputar karena gelisah. Jangan-jangan akulah yang ‘ditandai’---
“Bercanda. Haha.” Kata si staff. Rin tampak tidak tahan, dan hendak
berkata kasar, tepat saat Kei mengajak kami bergegas.
“Ayo ayo, cepat. Kita bisa ketinggalan.” Kei segera berjalan ke arah
timur. Kami mengikutinya, tapi aku merasa ada yang janggal. Ada yang
kelupaan.
“Si pekerja kantoran tadi kemana...?” Lamy mewakilkan kejanggalan
yang kurasakan. Entah sejak kapan, si pekerja kantoran menghilang
dari rombongan. Rin yang menyadarinya, mulai menengok kanan-kiri
dengan panik. Kei mulai memanggil-manggil si pekerja kantoran. Kalau
kami mencari ke seluruh stasiun, kami akan ketinggalan kereta. Tapi di
stasiun yang sangat ramai seperti ini, tidak cukup kalau hanya
dipanggil-panggil. Aku ikut berteriak memanggil. Tapi ia sama sekali
tidak muncul. Kepalaku kembali pusing.
Aku teringat perkataan staff tadi. Jangan-jangan, si pekerja kantoran
adalah orang yang ‘ditandai’---
“Sori, aku mengkhawatirkan kalian.” Suara seorang pemuda terdengar
di belakan kami. Aku menoleh. Si pekerja kantoran.
“Astaga, paaaaakkk! Bapak kemana saja, bapak tahu, kami sepanik apa
tadi?! Paniknya bukan main, pak!” Rin memarahi si pekerja kantoran. Si
pekerja kantoran terlihat salah tingkah.
“Tadi saya hanya ke toilet, kok. Lalu, nggak usah panggil ‘pak’, saya
cuma 3 tahun lebih tua dari kamu, Rin.” Jelas si pekerja kantoran. “Saya
juga punya nama, panggil saja Kamiki.”
Rin tampak capek, sebelum akhirnya Lamy segera mengajak untuk
bergegas. Tidak butuh waktu lama, kami sampai di peron 69. Kami
sampai tepat waktu.
36 I CAKRA
Lanjutan....
“Ah, akhirnya aku bisa pulang.”
“Aku masih harus mengerjakan tugas..”
“Dih, balik ke RS lagi. Walau kita nanti pulang, sering-sering main ke
tempatku, Ryuu!”
“Iya, iya. Besok aku datang.” Aku menanggapi Lamy.
Kamiki hanya terdiam, seperti biasanya. Dialah yang paling tenang
diantara kami, paling cuek, dan paling mengkhawatirkan karena
mukanya yang terlihat linglung. Tapi, untunglah kami semua bisa
kembali dengan selamat.
Kereta berjalan pelan. Aku duduk dengan tenang, lalu perlahan
tertidur. Sesaat sebelum tertidur, aku teringat perkataan si staff.
“Jika orang yang ‘ditandai’ mau selamat, berarti 4 orang yang tidak
‘ditandai’ harus mati....” Tapi aku tidak peduli. Kami semua pasti akan
selamat..
TING TUNG----
Terdengar suara dari speaker kereta. Kereta telah berhenti di
pemberhentian yang aku tuju. Akhirnya. Setelah kerja lembur di
kantor, aku bisa pulang. Matahari sudah mulai terlihat. Hari ini
sebaiknya aku cuti saja, setelah semua kejadian kemarin. Aku ingin
menemui adik laki-lakiku di rumah. Sebelum aku melangkah keluar
dari kereta, aku melihat ke dalam kereta.
Ryuu, Lamy, Kei, dan Rin. 4 orang yang bersama-sama menaiki kereta
denganku. Padahal 2 jam yang lalu mereka masih berbicara dengan
ribut, sekarang mereka duduk di kursi kereta, terdiam. Tak ada suara.
“Maaf, ya. Saya hanya mau hidup.” Ucapku pada mereka.
Aku berjalan keluar dari kereta, lalu segera meninggalkan stasiun.
Terdengar suara speaker di dalam gerbong.
“Orang yang ‘ditandai’ adalah Kamiki.”
_TAMAT_
37 I CAKRA
PDBEAI MREURBAE LNAOJRAMR AA NL
OLEH: GILBERT MAXWELL
PANDEMI VIRUS CORONA DI MASALAH JUGA PASTINYA MUNCUL DALAM
INDONESIA BELUM BERKUNJUNG PROSES PEMBELAJARAN DARING INI.
MEREDAH. 5 BULAN DITERPA INTERAKSI FISIK DENGANTEMAN TIDAK
WABAH, KINI ANGKA POSITIF DI TERJADI, ORANGTUA YANG KURANG DAPAT
INDONESIA SEMAKIN BANYAK. NEW MENGOPERASIKAN TEKNOLOGI DENGAN
NORMAL MEMILIKI ARTI BAHWA PROPORSIONAL, KETIDAKPAHAMAN ORANG TUA
MASYARAKAT HARUS MENJAGA PADA MATERI YANG DITANYAKAN KEPADA
PRODUKTIVITAS DI TENGAH ANAKNYA, JARINGAN YANG KURANG MENDUKUNG.
PANDEMIC VIRUS CORONA DENGAN HAL YANG HARUS KITA WASPADAI KETIKA
TATANAN BARU. SAMPAI PEMBELAJARN DARING ADALAH JENUH/BOSAN,
DITEMUKANNYA VAKSIN KITA SULIT MEMINTA BANTUAN ORANG TUA, MALAS
HARUS MENNJAGA PENGENDALIAN BELAJAR, ANCAMAN CYBER CRIME, PORNOGRAFI
VIRUS INI. TENTUNYA BANYAK ONLINE, DAN STRESS. HAL YANG DAPAT KITA
PERUBAHAN YANG AKAN TERJADI LAKUKAN ADALAH MENINGKATKAN KOMUNIKASI
DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN ORANG TUA, MOHON DUKUNGAN
SAAT INI. KELUARGA DENGAN DOA, PERSIAPKAN BELAJAR
MANDIRI DENGAN BAIK, ADA KOMUNIKASI
OLEH SEBAB ITU, PEMERINTAH DENGAN GURU MATA PELAJARAN DI LUAR JAM
MASIH MENGANJURKAN KITA UNTUK BELAJAR DARING, KESEIMBANGA AKTIVITAS
BELAJAR DI RUMAH. KONDISI INI NON DARING KARENA KESEHATAN MATA DAN
MEMBUAT SISWA-SISWI HARUS TELINGA HARUS DIJAGA DENGAN CARA
MENYESUAIKAN DIRI TERHADAP MENGISTIRAHATKAN MATA YANG TELAH 1,5 JAM
SISTEM PEMBELAJARAN YANG DI DEPAN GADGET, DAN MENGGUNAKAN HEADSET
BARU. DARI PROSES BELAJAR SECUKUPNYA.
MENGAJAR DENGAN TATAP MUKA
BERALIH MENJADI PEMBELAJARAN MESKIPUN KITA BELAJAR MELALUI
JARAK JAUH/ONLINE. BIASANYA PEMBELAJARAN DARING, KITA HARUS TETAP
KITA BELAJAR SECARA BERSEMANGAT DAN SELALU INGAT AKAN
BERKELOMPOK, BERGAUL DENGAN PENYERTAAN TUHAN YANG LUAR BIASA. KARENA
TEMAN SEBAYA, BELAJAR TUHAN MEMPUNYAI RENCARA YANG BAIK DI
BERPERILAKU, DAN BALIK SEMUA INI. KIRANYA PEMBELAJARAN
BERSOSIALISASI DI DALAM DARING INI TIDAK MENJADI PENGHALANG BAGI
LINGKUNGAN SEKOLAH. HAL INI KITA SEMUA UNTUK TETAP BELAJAR. KITA JUGA
BERBEDA JIKA KITA BELAJAR DI HARUS TETAP BERDOA DENGAN TUHAN AGAR
RUMAH. KITA DIHARUSKAN UNTUK PANDEMI INI DAPAT SEGERA BERAKHIR. TUHAN
LEBIH MANDIRI DAN MENGETAHUI MEMBERKATI KITA SEMUA, AMIEN.
PENGGUNAAN ALAT-ALAT
ELEKTRONIK YANG DIGUNAKAN CAKRA I 38
UNTUK PENUNJANG PEMBELAJARAN
DARING. TUGAS-TUGAS YANG
DIBERIKAN JUGA SEMAKIN BANYAK
GUNA MENERAPKAN MATERI
PEMBELAJARAN AGAR MENGETAHUI
KEMAMPUAN SISWA DALAM BIDANG
TERSEBUT.
Petualangan yang Membuat Jera
Aga dan Agi adalah anak kembar. Mereka kelas VII SMP. Mereka adalah anak-anak yang
manja, malas, dan nakal. Selalu menyusahkan orang tua dan guru mereka.
Pagi itu sebelum berangkat sekolah, mereka marah kepada ibunya karena memasak sarapan yang
tidak sesuai dengan selera mereka. “Aduh, Ibu ini, sudah tahu aku tidak suka sayuran masih saja masak
sayuran!” keluh Aga. “Betul, kita maunya sarapan yang enak-enak Bu, seperti burger, steak, kalau ini
apa? tidak selera aku,” keluh Agi juga. “Itu agar badan kalian sehat, cobalah menyukai sayuran dan buah-
buahan,” jawab Ibu Aga dan Agi. “Ayo Ga, lebih baik kita berangkat saja sekarang!” ajak Agi.
“Ayo!”sahut Aga. Ibunya sedih melihat sikap Aga dan Agi.
Sesampainya di sekolah mereka tidak langsung masuk ke dalam kelas. Saat bel sekolah berbunyipun,
Aga dan Agi tetap tidak mau masuk ke dalam kelas. Mereka memilih pergi ke belakang sekolah untuk
bermain. Di sana mereka bercanda dan tidak memperdulikan pelajaran sejarah yang berlangsung.
Tiba-tiba seorang kakek tua menghampiri mereka. “Hei anak-anak, mengapa kalian masih di
sini? bukannya kelas sudah dimulai?” tanya si kakek. “Malas kek, pelajaran sejarah membosankan, kami
lebih suka bermain di sini, kakek siapa? kami belum pernah melihat kakek” sahut Agi. “Betul, apa kakek
baru bekerja di sini?” tanya Aga. Kakek tersebut hanya tersenyum, sembari menyodorkan sesuatu kakek
itu bertanya, “Apakah kalian mau mencoba ini? ini adalah kunci dunia petualangan, kalian dapat
membuka pintu dunia petualangan dengan kunci ini dan menikmati petualangan seru,” lalu kakek tua
menambahkan, “Petualangan kalian berakhir hanya jika kalian berhasil menyelesaikan suatu misi,
bagaimana? apakah kalian tertarik?” Aga dan Agi senang mendengar itu dan langsung mengiyakan sang
kakek, karena pikir mereka, mereka bisa bolos seharian dan tidak ada yang dapat menemukan dan memarahi
mereka. Akhirnya Aga dan Agi menerima kunci dunia petualangan dari kakek itu. Tak lama kemudian
kakek itu berjalan pergi.
CAKRA I 39
Lanjutan...
Tiba tiba tanah di sekitar Aga dan Agi mulai bergerak memutar, tambah lama putaran tanah tersebut
semakin masuk ke dalam. Aga dan Agi terhisap masuk ke dalam tanah. Kemudian tanah kembali mengeras
seperti semula. “Di mana kita Gi? ini seperti terowongan,” tanya Aga mulai penasaran. “Lihat di sana
ada sebuah pintu bercahaya! Ini pasti kunci untuk membuka pintu itu, ayo kita ke sana!” ajak Agi.
Akhirnya mereka dapat membuka pintu tersebut dan masuk ke dunia lain. Tiba-tiba pintu yang
bercahaya itu menghilang. “Di mana kita? di sini gelap dan banyak pohon yang besar dan tinggi,” tanya
Aga. “Benar Ga, mengapa tidak terlihat lampu menyala saat malam hari seperti ini?” balas Agi. Lalu
tampak seseorang mendekat ke arah mereka. Ia tampak berpakaian aneh, seperti manusia purba. “Lihat di
sana ada orang, mari kita bertanya!” ajak Agi. Lalu mereka hendak berjalan ke arah orang itu, tetapi tiba-
tiba tangan mereka ditarik seorang perempuan. Perempuan tersebut memberi tanda agar Aga dan
Agi diam.
Setelah manusia purba itu pergi, perempuan tersebut memperkenalkan diri kepada Aga dan Agi.
“Akhirnya kalian datang, sebentar lagi misiku akan selesai dan aku bisa pulang. Namaku Anya, aku dan
kalian sama-sama dari zaman modern. Di sini adalah zaman prasejarah, zaman batu. Karena dulu sikapku
yang buruk, aku harus berpetualang di sini. Siapa nama kalian?” tanya Anya. “Namaku Aga dan dia
saudara kembarku, Agi,” jawab Aga. “Benarkah kita di zaman purba, Anya?” tanya mereka mulai
khawatir. “Ya benar, kita bertiga harus menyelesaikan misi agar dapat kembali pulang,” jawab Anya.
“Ka..ka...kamu sudah berapa lama di sini?” tanya Aga mulai takut kalau-kalau tidak bisa kembali pulang.
“Akusudah hampir setahun di sini.” Serentak mereka kaget dan berseru, “Apa setahun?”
Kemudian Anya mengajak Aga dan Agi pergi ke gua tempat tinggal Anya, dan mereka tertidur.
Hari mulai terang, Aga dan Agi bangun dan mereka merasa lapar. “Anya, perut kami lapar, apakah
sarapan sudah siap? tolong beri kami makanan yang enak!” Sahut Agi. “Hei! apa kalian lupa di mana
kalian sekarang? di sini kalau mau makan harus berburu dulu,” jawab Anya jengkel.
CAKRA I 40
Lanjutan...
"Bagaimana kami bisa berburu dengan perut yang kosong, Anya? ayolah berbaik hati dengan
kami,” rayu Aga. “Baiklah, kali ini saya akan memberi kalian makanan,” jawab Anya. Lalu Anya pergi
menyiapkan makanan.
Tak lama kemudian, Anya membawa makanan yang dibungkus daun lebar dan diberikan kepada
Aga dan Agi. Aga dan Agi kaget, setelah dibuka isinya daging yang masih mentah, sayuran, dan buah-
buahan. “Apa ini? apakah kamu menyuruh kami memasak?” tanya Agi. “Tidak, memang hanya itu
makanan di sini. Orang zaman ini mencari makanan dengan berburu dan mengumpulkan sayuran dan
buah-buahan. Hewan buruan mereka kuliti dengan alat batu ini dan dagingnya langsung dimakan tanpa
dimasak,” terang Anya. “Bagaimana ini Gi, kita tidak mungkin bisa hidup di sini? Aku ingin pulang
Gi, aku kangen masakan ibu,” keluh Aga. “Huu..wekk..aku ingin muntah Ga, lebih baik kita coba makan
sayuran dan buah-buahan saja daripada kita mati kelaparan di sini.” Dengan terpaksa Aga dan Agi
menyantap makanan yang disediakan Anya.
Selesai makan, Aga dan Agi merasa gerah dan ingin mandi. Lalu mereka bertanya kepada Anya di
mana letak kamar mandi. Anya menjawab, jika Aga dan Agi ingin mandi, mereka bisa mandi di sungai
tanpa sabun. “Bagaimana kita bisa mandi tanpa sabun? Badan kita nanti bau Anya,” keluh mereka.
“Kalian pilih bau badan atau mati? manusia purba di sini tidak pernah mandi, mereka melumuri badannya
dengan lumpur agar dapat bersembunyi dari hewan buas dan memudahkan mereka berburu,” jawab Anya
dengan kesal. Dengan menggerutu mereka akhirnya berjalan ke sungai.
Saat mereka sampai di tepi sungai, mereka terkejut melihat air sungai yang sangat jernih dan
pemandangan di sekitar sungai yang asri. Beda sekali dengan sungai-sungai yang mereka lihat di sekitar
rumah mereka, kotor dan banyak sampah. Dengan senang mereka menceburkan diri ke dalam sungai.
Mereka asyik berenang dan bermain air. Tapi tiba-tiba seekor buaya purba besar datang menghampiri.
Mereka terkejut dan spontan melarikan diri. Mereka menjerit ketakutan dan terus berlari masuk hutan.
CAKRA I 41
Lanjutan...
Setelah jauh, mereka berhenti, sambil terengah-engah kecapaian mereka bersandar di sebuah pohon
yang besar. “Untung kita selamat Gi, wah, besar sekali tadi buayanya!” kata Aga. Belum sempat Agi
menjawab, mereka mendengar suara mendesis dari atas pohon. Tampak seekor ular purba besar hendak
menelan mereka. “Lariii...” teriak Agi sambil lari menghindar. “Ahh...menjijikkan sekali. Ayo cepat
Lariii..ahh..” Mereka terus berlari masuk ke dalam hutan. Akhirnya mereka berhenti karena di depan
mereka tampak binatang yang besar dan berbulu. Ternyata itu adalah gajah purba, Mammuthus.
“Waaaa...apalagi ini?” teriak Aga. Mereka terus berlari ke lain arah.
Mereka berlari terus dan akhirnya mereka terjatuh tersandung kayu. Tampak di depan mereka
puluhan manusia purba lengkap dengan senjatanya. Manusia-manusia purba itu berjalan mengelilingi Aga
dan Agi sambil mengacungkan senjata mereka. Aga dan Agi ketakutan dan mulai menangis. “Ampun..!
Ampun..! Ampuni kami, kami menyesal, kami mau kembali pulang, maafkan kami ibu, kami berjanji
berubah menjadi anak yang baik, kami berjanji tidak bolos sekolah lagi dan sungguh-sungguh belajar.”
Mereka terus menangis dan berteriak, ”Tolong..tolong!”
Tiba-tiba Anya muncul dan menarik mereka keluar dari kerumunan manusia purba. Anya
berteriak, “Cepat lari, pintu cahaya telah muncul, ini kesempatan kita pulang ke rumah” Aga dan Agi
langsung berlari kencang menuju pintu cahaya disusul Anya. Mereka masuk melalui pintu itu dan tersedot
ke dalam. Tiba-tiba mereka sudah berada kembali di halaman sekolah. Mereka saling berpelukan lega.
Akhirnya mereka dapat kembali pulang. Sambil menangis Aga dan Agi mengucapka terima kasih kepada
Anya. “Aku tahu sekarang, karena kita sudah menyesal dan jera, dan berjanji untuk berubah menjadi anak
yang baik, berarti kita sudah menyelesaikan misi tinggal di masa praaksara,” terang Agi. “Benar, dengan
begitu kita berhasil kembali,” sahut Anya. “Ayo Gi, kita masuk ke kelas! Sepertinya pelajaran sejarah
belum selesai,” ajak Aga. “Baiklah kalau begitu, aku juga mau masuk ke dalam kelas ku, sepertinya waktu
berhenti saat kita berada di zaman purba itu,” sahut Anya. Lalu mereka bertiga kembali ke dalam kelas.
CAKRA I 42
Lanjutan...
Sesampainya di kelas, Aga dan Agi meminta maaf kepada bu guru dan berjanji untuk tidak bolos
lagi. Bu guru heran dan senang melihat sikap Aga dan Agi sudah berubah. Aga dan Agi mulai semangat
belajar sungguh-sungguh. Tak lama kemudian terdengar bel istirahat berbunyi. Anak-anak berhamburan
keluar kelas. Aga dan Agi juga keluar kelas untuk beristirahat. Mereka bertemu Anya yang juga sedang
beristirahat di halaman sekolah. Tiba-tiba mereka mendengar seorang anak laki-laki berbadan besar
berteriak, “Hei, kamu dari mana saja? memang beli rotinya di Amerika? lama sekali”. Sambil ketakutan,
anak laki-laki berbadan kecil itu menyerahkan roti dan berkata “Maaf kak, tadi uang kembaliannya tidak
ada, jadi saya menunggu.” “Bodoh! apa kamu tidak tahu saya sudah lapar? sebagai hukuman, berikan
semua uangmu itu! awas kalau kamu beritahu guru dan orang tamu.” Melihat itu Agi berkata kepada Aga
dan Anya, “Sepertinya kita perlu meminjamkan kunci dunia petualangan ini kepada anak besar itu.” Agi
dan Anya tersenyum mengangguk. Lalu Agi menghampiri anak
laki-laki berbadan besar itu. Sambil menyodorkan kunci dunia petualangan, Agi
bertanya, “Hei! apa kamu tertarik mencoba petualangan seru?”
Tamat
Nama : Owen Christiano Yobel
Kelas : 7.2
IG. : owen_cy08
Hobi : membuat video
CAKRA I 43
Profil DAMPAK POSITIF PANDEMI
Guru
OLEH GLORIA PUTRI
SRI RAHAYU,S.PD.
Halo sobat Cakra, sudah pada tahu belum guru geografi di SMP
Kristen Petra 4? Yapp bener banget, beliau bernama Bu Sri
Rahayu. Yang di mana, pada tahun ini menjadi wali kelas 8.3. Bu
Sri Rahayu, lahir pada tanggal 21 April 1969. Namun, semangat
beliau dalam mendidik para siswa tidak pernah padam. Di masa
pandemi ini beliau banyak bercerita tentang proses PBM di
sekolah kita pada saat masa pandemi. Tentu semua merasakan
dampak positif maupun negatifnya. Tapi,ada damapk positif yang
dapat kita rasakan yaitu melatih tingkat pemahaman dan
penggunaan IT kita. Yuk, bersama-sama kita simak hasil
wawancara dengan beliau berikut ini!
“Kita tahu kondisi pandemi ini berdampak bagi semua aspek
kehidupan manusia termasuk dunia pendidikan. Ada banyak adaptasi
yang harus dilakukan selama pandemi.” kata Bu Sri Rahayu.
LANJUTAN Pembelajaran secara daring melalui zoom, sedikit banyak
dipengaruhi oleh jaringan. Hal ini, mengaruskan kita sebagai guru
Nah, itu tadi guys sedikit cerita dari Bu Sri Rahayu dan siswa untuk dapat melatih kesabaran ketika ada teman lain
terkait PBM kita selama pandemi. Bu Sri juga yang belum bergabung. Belum lagi jika tiba-tiba keluar dari zoom
berpesan agar kita semua yang diharapkan dapat entah karena jaringan, kuota, ataupun mati listrik. Waktu yang
menerapkan di kehidupan sehari-hari ini, apalagi tersedia untuk PBM lebih singkat karenanya ada materi yang
dalam masa-masa pandemi CoVid-19. So guys, don't belum bisa sepenuhnya dipahami oleh para siswa. Metode
forget to always pembelajaran e -learning melalui LMS, menuntun kita untuk
adhere to health protocols- sedikit banyak belajar IT. Ada Banyak platform yang digunakan
selama pembelajaran daring seperti Schoology, Google Classroom,
CAKRA I 44 dll. Oleh karena itu, para guru perlu persiapan lebih dulu sebelum
mengajar. Di satu sisi, pembelajaran daring ini memberi dampak
positif yaitu bapak/ibu guru dan para siswa bisa mengasah
kemampuan dalam IT.
Di sisi lain ada sesuatu yang kurang ketika kita tidak secara
langsung bertatap muka untuk memberikan perhatian, dukungan
dan motivasi. Tentunya ada harapan yang diinginkan, semoga
dengan adanya vaksinasi ini mampu membuat imunitas kita lebih
baik dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Semoga kondisi pandemi ini segera berakhir dengan kita selalu
berdoa, mengikuti protokol kesehatan yang ada, istirahat yang
cukup, dan pola makan yang sehat. Kalo selama pandemi ini kita
sudah melakukan pembiasaan yang baik, ini bisa menjadi langkah
awal menuju era baru yang lebih baik.
PPOODDCCAASSTT
Apa kamu pernah mendengar podcast? bagi kalian yang belum mengenal tentang podcast, kita akan sama-sama
mengenal apa itu podcast dan manfaatnya bagi remaja.
Podcast adalah berkas digital berupa audio yang pendengarnya diharuskan untuk mengunduh terlebih dahulu untuk
bisa mendengarkan audio tersebut. Podcast ini adalah audio non-streaming, sehingga sangat berbeda dengan radio.
Podcast ini telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendengarkan berita, ilmu pengetahuan, dan sharing ilmu
pengetahuan yang bersifat dapat diulang. Di SMP Kristen Petra 4 Podcast disajikan dengan cara sedikit berbeda. Pada
setiap hari Selasa dijam istirahat para siswa akan mendengarkan Podcast dengan tema yang berbeda setiap harinya.
Petugas Podcast diambil dua orang dari perwakilan kelas masing-masing. Podcast disajikan via zoom sehingga para siswa
dapat menikmati istirahat dengan menyaksikan tampilan video yang berisi informasi maupun lagu-lagu kesukaan mereka.
Dengan hadirnya program Student Learning Outcome yang berupa Podcast ini, diharapkan para siswa mampu
mencari dan memnbagikan informasi terkini dan teraktual yang mereka dapatkan kepada teman-temannya dengan cara
menarik. Selaiin itu, Podcast juga meningkatkan kepercayaan diri siswa ketika berbicara di depan umum sehingga
keterampilan berbicara dalapat diasah dengan baik melalui program ini.
Semoga dengan adanya Podcast ini anak-anak semakin tertarik untuk sharing ilmu pengetahuan, mengasah
keterampilan, dan menungkan ide serta gagasan mereka dengan cara yang menyenangkan.
CAKRA I 45
SCIENCE HUNTER
"INDIKATOR ALAMI"
,Halo calon ilmuwan masa
.depan Indonesia Edisi kali
ini Cakra menyajikan topik
menarik bagi kalian
.Science Hunter
Percobaan apa yang akan
?kita lakukan Yuk kita
.siapkan bahannya
01 Lumpang dan Alu 02 · /Gelas wadah
03 04
05 ( )Ulekan 06 (6 )plastik
buah
·bunga sepatu
(2-3 )tangkai ·
Cuka · /Kunyit kunyit
bubuk
Air sabun
Cara Kerja
Haluskan kunyit menggunakan 01
lumpang dan alu (ulekan).
Tambahkan sedikit air (± 10 ml) dan
pindahkan pada gelas/wadah plastik.
(Bisa juga menggunakan kunyit
bubuk yang dilarutkan dalam air).
02 Lakukan hal yang sama pada
bunga sepatu (hanya mahkota
bunganya saja) seperti langkah
kerja nomor 1.
Siapkan sedikit cuka pada 2 03
gelas/wadah plastik dan air sabun
pada 2 wadah plastik yang
berbeda.
04 Teteskan sebanyak ±2 ml
ekstrak kunyit ke dalam 1
wadah berisi cuka dan 1
wadah berisi air sabun.
Goyangkan gelas/wadah 05
dan amati apa yang terjadi.
Indikator alami adalah indikator 06 Ulangi langkah 4-5 untuk
yang digunakan untuk ekstrak bunga sepatu.
mengetahui tingkat asam basa
atau pH suatu larutan yang ?Penasaran dengan hasilnya Ayo coba
, .sendiri di rumah gampang kok
-berasal dari bahan bahan yang
.terdapat di alam Selamat bereksperimen para science
CAKRA I 47 .hunter
CEPAT PULIH NEGERIKU
OLEH VALENCIA STELLA GUNAWAN
Indonesia,
Tanah air yang kucinta
Negeri yang dikenal subur nan indah
Kini dilanda berbagai musibah
Banjir, tanah longsor, gempa,
Juga erupsi gunung merapi
Menghantam negeri ini
Para warga kehilangan harta benda maupun tempat
tinggal
Indonesia,
Kini rakyatmu sedang bersusah
Karena pandemi corona yang semakin parah
Banyak orang melanggar peraturan pemerintah
Mereka tidak sadar akan apa yang diperbuat
Sehingga semakin banyak yang terjangkit
Rakyatmu juga sedang bersungkawa
Karena insiden pesawat yang kembali terjadi
Banyak jiwa yang berpulang
Semua orang pun turut berduka
Indonesia,
Puisi ini kutuliskan sebagai doa untukmu
Aku berharap agar negeri ini seperti sedia kala
Berharap agar tidak terjadi bencana
Sehingga rakyatmu kembali bersukacita
CAKRA I 48