The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Mata Pelajaran IPA Materi Sistem Tata Surya untuk Kelas VI SD/MI.
KELOMPOK 10
PGSD FIP UNJ
2022
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by aprinaldiferdinand, 2022-12-09 08:36:33

E-Modul Sistem Tata Surya

Mata Pelajaran IPA Materi Sistem Tata Surya untuk Kelas VI SD/MI.
KELOMPOK 10
PGSD FIP UNJ
2022
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

Keywords: Sistem Tata Surya,Planet,Matahari,Komponen Penyusun Tata Surya,Satelit,Bulan,Fase Bulan

E-MODUL
KELOMPOK 10




SISTEM
TATA
SURYA

Untuk SD/MI Kelas VI

BERLIANI NUR RAHMA
MAURA AMALIA

FERDINAND APRINALDI

Kata Pengantar

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas berkat dan karunianya E-Modul IPA SD Kelas VI Semester II ini
dapat terselesaikan dengan baik. Modul IPA ini memuat materi utama
mengenai sistem tata surya dan satelit bumi. Materi ini merupakan
pembelajaran yang harus dipelajari oleh peserta didik untuk menambah
pengetahuan peserta didik tentang sistem tata surya.

Tujuan disusunya e-modul ini untuk membantu peserta didik agar
dapat belajar ilmu pengetahuan alam secara mudah, utuh dan
menyenangkan. E-modul ini dapat digunakan sebagai pedoman bagi
guru atau pendidik dalam mendampingi dan membimbing anak belajar
di sekolah maupun di rumah. Setelah mempelajari e-modul ini
diharapkan peserta didik dapat memperoleh pemahaman materi
konsep-konsep berkaitan dengan sistem tata surya dan satelit pada
bumi.

Sehubungan dengan terselesaikannya penulisan e-modul ini, kami
mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah
memberikan dukungan selama proses penyusunannya. Secara khusus
kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya
kepada Dr. Ika Lestari, S.Pd., M.Si selaku dosen pengampu mata kuliah
Pengembangan Bahan Ajar.

Kami menyadari bahwa e-modul ini masih terdapat kekurangan,
maka dari itu kami membuka diri untuk menerima kritik dan saran yang
berguna dan membangun untuk perbaikan e-modul ini menjadi lebih
baik. Semoga e-modul ini dapat memberikan pengetahuan dalam
proses pembelajaran serta memberikan manfaat bagi peserta didik.

Jakarta, 20 November 2022

Tim Penulis

ii

Daftar isi

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………….. ii
Daftar Isi ……………………………………………………………………………………........iii
Bab I Pendahuluan …………………………………………………………………………….1
A.Latar Belakang ……………………………………………………………………………....1
B.Deskripsi Singkat …………………………………………………………………………...1
C.Kompetensi Dasar dan Indikator ……………………………………………………..1
D.Manfaat …………………………………………………………………………………..........1
E.Tujuan Pembelajaran……………………………………………………………………....2
F.Petunjuk Penggunaan E-Modul…………………………………………………….....2
Bab II Isi ………………………………………………………………………………….........…3
A.Sistem Tata Surya ………………………………………………………………………....3
B.Komponen Penyusun Tata Surya ……………………………………………………4
a.Matahari………………………………………………………………………………........… 4
b.Planet …………………………………………………………………………………….........4
c.Macam-Macam Planet dan Karakteristiknya……………………………………5
1.Merkurius……………………………………………………………………………….......….5
2.Venus……………………………………………………………………………………...........6
3.Bumi……………………………………………………………………………………..........…6
4.Mars…………………………………………………………………………………........….….7
5.Jupiter…………………………………………………………………………………........…..7
6.Saturnus…………………………………………………………………………….....….…...8
7.Uranus……………………………………………………………………………........……….8
8.Neptunus…………………………………………………………………………….......…….9
C.Satelit dan Bulan……………………………………………………………………...……10
D.Fase Bulan……………………………………………………………………………......….10
Bab III Rangkuman dan Soal…………………………………………………………..…12
A.Rangkuman Materi………………………………………………………………………..12
B.Latihan Soal…………………………………………………………………………….......12
Daftar Pustaka………………………………………………………………………………...13

iii

Bab I
Pendahuluan

A. Latar Belakang
Penyusunan e-modul ini sebagai bahan ajar yang berpedoman pada

kompetensi dasar dan indikator yang terikat pada pembelajaran tematik di
sekolah dasar. Dalam upaya meningkatkan kemandirian dan kreativitas
peserta didik dalam kegiatan belajar, maka e-modul ini merupakan bahan
ajar yang tepat untuk digunakan dalam pembelajaran. Materi yang tersurat
dalam e-modul ini terkait sistem tata surya dan satelit pada planet bumi
pada jenjang kelas VI sekolah dasar.

Penyusunan e-modul ini diharapkan dapat menjadi sebuah pedoman
ajar bagi peserta didik dan guru di sekolah dasar. Setelah mempelajari e-
modul ini, peserta didik akan memperoleh pemahaman tentang konsep-
konsep pada materi yang berkaitan dengan sistem tata surya dan satelit
pada planet bumi. Dengan adanya e-modul ini, diharapkan dapat
menstimulis kemampuan dasar peserta didik untuk berpikir logis dan kritis.
E-modul ini disusun dengan tujuan agar peserta didik memperoleh
pembelajaran ilmu pengetahuan alam yang mudah, utuh dan
menyenangkan.

B. Deskripsi Singkat
E-modul ini memuat materi pengetahuan tentang :
1.Pengertian Sistem Tata Surya
2.Pengertian Planet
3.Macam-Macam Planet Dalam Sistem Tata Surya
4.Pengertian Satelit
5.Jenis-Jenis Fase Bulan

C. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar
3.7 Menjelaskan sistem tata surya dan karakteristik anggota tata surya.

Indikator
3.7.1 Mengidentifikasi satelit pada planet bumi
3.7.2 Membandingkan setiap planet dalam sistem tata surya

D. Manfaat
E-modul ini diharapkan dapat bermanfaat dalam membantu peserta

didik untuk mengidentifikasi dan menjelaskan sistem tata surya, macam-
macam planet, karakteristik planet-planet dalam tata surya, satelit pada
planet bumi, dan jenis-jenis fase bulan. E-modul ini juga diharapkan dapat
membantu peserta didik dalam membandingkan setiap planet dalam
sistem tata surya.

1

2

E. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah membaca E-Modul, siswa mampu mengidentifikasi satelit pada

planet bumi dengan tepat

2. Setelah membaca E-Modul, siswa mampu membandingkan setiap

planet dalam sistem tata surya dengan tepat

F. Petunjuk Penggunaan E-Modul
1. Petunjuk Bagi Peserta Didik
Agar memperoleh hasil belajar yang maksimal, maka langkah-langkah
yang perlu diperhatikan dalam e-modul ini antara lain :
a.Baca dan pahami materi yang ada pada e-modul. Apabila ada yang
belum dimengerti, peserta didik dapat bertanya kepada guru.
b.Kerjakan setiap tugas yang ada terkait materi sistem tata surya dan
satelit pada planet bumi.
c.Apabila masih belum menguasai materi yang diharapkan, ulangi lagi
pada kegiatan belajar sebelumnya atau bertanya kepada guru.

2. Petunjuk Bagi Guru
Dalam setiap kegiatan belajar mengajar, guru memiliki peran untuk :
a.Membantu peserta didik dalam proses pembelajaran.
b.Membimbing peserta didik dalam memahami konsep, analisa dan
menjawab pertanyaan mengenai materi pembelajaran.
c.Mengorganisasikan kegiatan belajar di dalam kelas.

Bab II
ISI

A.Sistem Tata Surya
Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas matahari,

planet-planet, meteorid, komet, dan asteroid yang berputar mengelilingi
matahari serta semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-
objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui
dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/ katai, 173 satelit alami
yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet)
lainnya. Tata surya terletak di dalam galaksi Bima Sakti. Galaksi
merupakan kumpulan dari bintang, di mana bintang adalah benda langit
yang memancarkan cahaya sendiri. Matahari adalah bintang yang paling
dekat dengan bumi pada Galaksi Bima Sakti.
Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empatplanet bagian dalam, sabuk
asteroid, empatplanet bagian luar,dan di bagianterluar adalah Sabuk
Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah
terjauhyang berjarak sekitarseribu kali diluar bagian yang terluar.

Gambar 1.1 Sistem Tata Surya
Sumber : https://www.inews.id/news/nasional/urutan-planet-tata-surya-dari-yang-

terdekat-hingga-terjauh-beserta-penjelasannya

3

B.Komponen Penyusun Tata Surya 4
a.Matahari
Matahari adalah bintang yang berupa bola gas Gambar 1.2 Matahari
panas dan bercahaya yang menjadi pusat sistem Sumber :
tata surya. Tanpa energi intens dan panas
Matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi. https://www.kompas.com/
Bintang adalah benda langit yang memancarkan sains/read/2022/04/30/08
cahaya sendiri. Matahari merupakan salah satu
bintang yang letaknya paling dekat dengan bumi. 0100423/seberapa-
Jarak matahari dari bumi sekitar 150 juta panas-matahari-ini-
kilometer Jarak ini disepakati sebagai 1 SA penjelasan-sains?page=all
(Satuan Astronomi). Sumber energi matahari
berasal dari reaksi fusi yang terjadi di dalam inti
matahari.

b.Planet
Planet adalah benda angkasa yang tidak memancarkan cahaya sendiri
dan beredar mengelilingi matahari. Planet hanya memantulkan cahaya
yang diterimanya dari bintang. Ada 8 planet yang kita pelajari yaitu
Merkurius - Venus - Bumi - Mars - Jupiter - Saturnus - Uranus -
Neptunus. Delapan planet tersebut ada yang digolongkan menjadi planet
dalam dan juga planet luar sebagai berikut.

Gambar 1.3 Planet dalam dan luar
Sumber : https://www.geologinesia.com/2017/11/komposisi-dan-karakteristik-planet-

luar.html

5

a)Planet Dalam/Planet Teresterial (Merkurius-Venus-Bumi-Mars)

Planet terestrial adalah planet yang letaknya dekat dengan Matahari,

berukuran kecil, memiliki sedikit satelit atau tidak sama sekali, berbatu,

terestrial, sebagian terdiri atas mineral tahan api, seperti silikat yang

membentuk kerak dan mantelnya, serta logam seperti besi dan nikel yang

membentuk intinya. Selain itu, planet dalam juga memiliki atmosfer yang

cukup besar untuk menghasilkan cuaca, memiliki kawah dan fitur

permukaan tektonik. Seperti lembah retakan dan gunung berapi.

b)Planet Luar/Planet Jovian (Jupiter - Saturnus - Uranus - Neptunus)
Planet Jovian adalah planet yang letaknya jauh dengan Matahari,

berukuran besar, memiliki banyak satelit, dan sebagian besar tersusun
dari bahan ringan. Seperti hidrogen, helium, metana, dan amonia. Planet-
planet dalam dan luar dipisahkan oleh sabuk asteroid.

c.Macam-Macam Planet dan Karakteristiknya
1.Merkurius

Planet merkurius adalah planet yang terdekat dengan matahari pada
sistem tata surya, planet ini berukuran kecil dan hampir tidak mempunyai
atmosfer, akibatnya langit kelihatan gelap seperti di angkasa lepas.
Permukaannya dipenuhi kawah (tampak berlubang-lubang) seperti
permukaan sebuah bulan. Pada siang hari, suhu di permukaan merkurius
sangat panas, mencapai 400oC dan sebaliknya suhu pada malam hari
sangat dingin hingga -200oC. Periode planet ini kira-kira 88 hari,
sedangkan periode rotasinya 59 hari. Diameter planet ini adalah 4.880 km,
dengan jarak rata-rata Merkurius ke matahari 58 juta km.

Gambar 1.4 Merkurius
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Merkurius

6

2.Venus

Planet Venus adalah benda langit yang terang setelah matahari dan

bulan. Permukaan planet Venus terdiri awan tebal karbondioksida

sehingga memiliki efek rumah kaca yang menjadikan Venus sebagai planet

paling panas pada sistem tata surya dengan suhu konstan 460℃. Periode

revolusinya 225 hari dan periode rotasinya 241 hari. Diameter planet

Venus yaitu 12.104 km. Jarak antara Venus – Matahari 108 juta kilometer.

Gambar 1.5 Venus
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Venus

3.Bumi
Bumi merupakan planet ketiga berdasarkan jaraknya dari matahari dalam
tata surya. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun. Jarak antara
Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU (ing:
astronomical unit). Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan
magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari
angin matahari, sinar ultra ungu, dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan
udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer.
Lapisan udara ini dibagimenjadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer,
Termosfer, dan Eksosfer.
Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi
planet lain. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. 70,8% permukaan
bumi diseliputi air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan
1% uap air, karbondioksida, dan gas lain. Bumi mempunyai diameter
sepanjang 12.756 kilometer.

Gambar 1.6 Bumi
Sumber : https://bjn.wikipedia.org/wiki/Bumi

7

4.Mars

Planet mars mempunyai permukaan berbatu-batu yang terlihat merah

yang disebabkan oleh kandungan oksida besi didalamnya, sedangkan

warna lainnya yang berubah ditimbulkan oleh adanya angin yang

mengangkat debu dari permukaannya. Suhu permukaannya lebih dingin

daripada suhu permukaan bumi karena letaknya yang lebih jauh dari

matahari.

Jarak rata-rata planet Mars ke Matahari adalah 228 juta kilometer.

Periode revolusi Mars 687 hari dan periode rotasi 24 jam 37 menit.

Diameter planet Maras 6.787 km dengan dua satelit yaitu Phobos dan

Deimos. Atmosfer terdiri atas 95% karbondioksida (CO₂), dan selebihnya

nitrogen (N₂) dan argon (Ar). Mars banyak mengandung besi oksida (FeO)

membuat mars tampak sebagai lanet merah. Mars memiliki atmosfer yang

tipis sehingga tidak bisa menyimpan banyak panas. Oleh karena itu suhu

di Mars berkisar dari sekitar -87 ℃ di musim dingin sampai maksimal -5

℃ di musim panas

Gambar 1.7 Mars
Sumber : https://solarsystem.nasa.gov/planets/mars/overview/

5.Jupiter
Planet jupiter adalah planet yang terbesar dalam tata surya.Diameternya
13.000 km, dengan jarak rata-rata ke matahari 778,3 juta km. Jupiter
memiliki periode rotasi selama 10 jam dan periode revolusi adalah 11,86
tahun. Awan yang berputar pada jupiter bergerak dengan kelajuan 200 mil
per jam. Atmosfer jupiter terdiri dari hidrogen (H), helium (He),metana
(CH4), dan amonia (NH3). Suhu di permukaan planet ini berkisar dari
-140oC sampai dengan 21oC. Seperti planet lain, Jupiter tersusun atas
unsur besi dan unsur berat lainnya. Jupiter memiliki 63 satelit, di
antaranya Io, Europa, Ganymede, Callisto (Galilean moons).

Gambar 1.8 Jupiter
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Jupiter

8

6.Saturnus

Saturnus merupakan planet yang mudah dibedakan dengan planet

lainnya, karena planet ini mempunyai cincin. Cincin tersebut adalah

bongkahan-bongkahan es meteorit dengan lebar 402.000 km dan tebal 15

km dengan Suhu di permukaan Saturnus adalah -170 oC. Saturnus

berevolusi dalam waktu 29,46 tahun. Setiap 378 hari, Bumi, Saturnus, dan

Matahari akan berada dalam satu garis lurus. Selain berrevolusi, Saturnus

juga berrotasi dalam waktu yang sangat singkat, yaitu 10 jam 14 menit.

Saturnus memiliki kerapatan yang rendah karena sebagian besar zat

penyusunnya berupa gas dan cairan. Inti Saturnus diperkirakan terdiri dari

batuan padat. Atmosfer Saturnus tersusun atas gas amoniak dan metana.

Hal ini tentu tidak memungkinkan adanya kehidupan di Saturnus Saturnus

diketahui memiliki 56 buah satelit alami. Tujuh diantaranya cukup masif

untuk dapat runtuh berbentuk bola di bawah gaya gravitasinya sendiri.

Mereka adalah Mimas, Enceladus, Tethys, Dione, Rhea, Titan (Satelit

terbesar dengan ukuran lebih besar dari planet Merkurius), dan Iapetus.

Gambar 1.9 Saturnus
Sumber : https://tekno.tempo.co/read/1489972/semarak-agustus-di-langit-malam-

saturnus-terdekat-dari-bumi-hari-ini

7.Uranus
Planet Uranus ditemukan oleh Wiliam Herschel pada tahun 1781, planet
ini terselubung kabut tebal terutama terdiri dari gas metan. Garis
tengahnya kira-kira empat kali garis tengah bumi. Uranus merupakan
planet pemantul cahaya matahari yang baik. Oleh karena itu kita dapat
mudah melihat planet itu berwarna biru. Keunikan planet ini adalah poros
putaranya hampir berimpit dengan bidang edarnya. Jarak rata-rata ke
matahari 2.369 juta km. Kala revolusi planet uranus adalah 84 tahun,
dengan kala rotasinya 17,25 jam
Uranus memiliki diameter mencapai 51.118 km dan memiliki massa 14, 54
massa Bumi. Bentuk planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan
berwarna hijau dan biru. Uranus memiliki satelit alami, diantaranya Ariel,
Umbriel, Miranda, Titania, dan Oberon

Gambar 1.10 Uranus
Sumber : https://www.nasa.gov/feature/goddard/2019/next-

generation-nasa-instrument-advanced-to-study-the-
atmospheres-of-uranus-and-neptune

9

8.Neptunus
Neptunus merupakan saudara kembar dari Uranus yang ditemukan pada
Agustus 1846. Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari
sebesar 4.450 juta km. Pada planet ini tidak terdapat kehidupan dengan
suhu permukaan planet -120 oC. Neptunus memiliki diameter mencapai
49.530 km dan memiliki massa 17,2 massa Bumi. Periode rotasi planet ini
adaah 16,1 jam., sedangkan periode revolusi adalah 164,8 tahun. Bentuk
planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan terdapat lapisan tipis
silikat. Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat
lainnya. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit, di antaranya Triton,
Proteus, Nereid, dan Larissa.

Gambar 1.11 Neptunus
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Neptunus

Perbandingan antar planet :

10

C.Satelit dan Bulan

Satelit adalah suatu benda yang ada di ruang angkasa yang mengitari

benda lain dan akan tetap pada gaya tarik benda lain yang ukurannya

lebih besar. Planet yang memiliki satelit adalah Bumi, Mars, Jupiter,

Saturnus, Uranus dan Neptunus. Beberapa satelit alami yang dimiliki

planet antara lain :

Bulan merupakan satelit alami Bumi yang banyak mempengaruhi gejala
alam di Bumi misalnya pasang surut air laut. Jarak Bulan – Bumi adalah
384 x 103 km dengan diameter Bulan 0,27 kali diameter Bumi. Massa
Bulan adalah 7,35 1022kg dengan gravitasi sama dengan 0,17 kali
gravitasi Bumi. Karena Bulan tidak memiliki atmosfer sehingga meteor
mudah jatuh dan menghancurkan permukaan Bulan. Oleh karena itu,
permukaan Bulan terdiri dari dataran tinggi yang penuh dengan kepundan.

Gambar 1.12 Bulan
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Bulan

D.Fase Bulan
Fase Bulan adalah bentuk Bulan yang berbeda-beda saat diamati dari
Bumi (sabit, kuartil, gibous, purnama). Bulan tampak bersinar karena
memantulkan cahaya Matahari. Setengah bagian Bulan yang menghadap
Matahari akan terang, dan sebaliknya setengah bagian yang
membelakangi Matahari akan gelap. Akan tetapi fase bulan yang terlihat
dari Bumi bergantung pada kedudukan relatif Matahari, Bulan, dan Bumi.
Peredaran Bumi dan Bulan menyebabkan pula peristiwa gerhana Bulan
dan gerhana Matahari.

Fase-fase tersebut ialah bulan baru, kuartal pertama, bulan purnama, dan
kuartal ketiga sebagai empat fase utama Bulan. Kemudian ada bulan sabit
awal, cembung awal, cembung akhir, dan bulan sabit akhir sebagai empat
fase tambahan Bulan.

11

Gambar 1.13 Fase Bulan
Sumber : https://tirto.id/mengenal-fase-fase-bulan-penjelasan-bentuk-bulan-dan-

ukurannya-ga2X

1.Bulan baru
Bulan akan terlihat gelap sekali pada fase ini. Fase bulan baru atau new
moon terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Bagian Bulan
yang menghadap ke Bumi tidak mendapatkan cahaya Matahari sama sekali
dan hanya mendapat cahaya dari Bumi.
2.Bulan sabit awal
Bulan sabit awal disebut juga dengan waxing crescent. Bulan sabit awal
ditandai dengan bagian bulan yang sangat kecil bersinar dari sisi kanan.
Bulan mulai bergerak mengelilingi Bumi. Itulah penyebab mulai tampak
sedikit cahaya Matahari.
3.Kuartal pertama
Pada fase ini, setengah bagian sisi kanan Bulan mulai terlihat bersinar. Fase
ini disebut kuartal pertama karena posisi ini seperempat jalan sejak bulan
baru.
4.Cembung awal
Cembung awal dikenal juga sebagai waxing gibbous. Hampir seluruh bagian
Bulan bersinar dan hanya sebagian kecil permukaan sebelah kiri yang gelap.
Semakin banyak bagian Bulan yang mendapat cahaya Matahari.
5.Bulan purnama
Fase bulan purnama terjadi ketika Bulan 180 derajat dari Matahari. Karena
orbit Bulan tidak selalu lurus dengan Bumi dan Matahari, kita masih bisa
melihat Bulan. Saat orbit Bulan berada tepat satu garis lurus dengan Bumi
dan Matahari, fenomena gerhana bulan sedang terjadi.
6.Cembung akhir
Kebalikan dari cembung awal, pada fase ini Bulan tampak terbalik dari fase-
fase sebelumnya. Sebagian besar permukaan kiri Bulan yang bersinar pada
fase ini. Hanya sebagian kecil bagian kanan Bulan yang gelap.
7.Kuartal ketiga
Pada fase ini, bagian setengah dari Bulan di bagian kiri akan tampak bersinar.
8.Bulan sabit akhir
Bulan sabit akhir disebut juga dengan waning crescent. Hanya sebagian kecil
Bulan di bagian sebelah kiri yang akan terlihat oleh mata manusia. Setelah
melalui delapan fase bulan tersebut, Bulan akan mengulang kembali dari
fase yang paling awal yaitu bulan baru.

BAB III
RANGKUMAN DAN SOAL

A.Rangkuman Materi
1.Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas matahari,
planet-planet, meteorid, komet, dan asteroid yang berputar mengelilingi
matahari serta semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.
2.Matahari adalah bintang yang berupa bola gas panas dan bercahaya
yang menjadi pusat sistem tata surya.
3.Planet adalah benda angkasa yang tidak memancarkan cahaya sendiri
dan beredar mengelilingi matahari.
4.Planet dalam tata surya terdiri dari merkurius, venus, bumi, mars, jupiter,
saturnus dan uranus.
5.Planet terbagi menjadi planet dalam (terestrial) dan planet luar (jovian).
6.Planet terestrial adalah planet yang letaknya dekat dengan Matahari,
berukuran kecil, memiliki sedikit satelit atau tidak sama sekali, berbatu,
terestrial, sebagian terdiri atas mineral tahan api, seperti silikat yang
membentuk kerak dan mantelnya, serta logam seperti besi dan nikel yang
membentuk intinya.
7.Planet Jovian adalah planet yang letaknya jauh dengan Matahari,
berukuran besar, memiliki banyak satelit, dan sebagian besar tersusun
dari bahan ringan.
8.Satelit adalah suatu benda yang ada di ruang angkasa yang mengitari
benda lain dan akan tetap pada gaya tarik benda lain yang ukurannya
lebih besar.
9.Planet yang memiliki satelit adalah Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus,
Uranus dan Neptunus.
10.Bulan merupakan satelit alami Bumi yang banyak mempengaruhi gejala
alam di Bumi misalnya pasang surut air laut.
11.Fase Bulan adalah bentuk Bulan yang berbeda-beda saat diamati dari
Bumi (sabit, kuartil, gibous, purnama).

B.Latihan Soal
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1.Jelaskan susunan sistem tata surya!
2.Darimanakah energi matahari berasal?
3.Mengapa matahari menjadi pusat tata surya?
4.Jelaskan perbedaan planet dalam dan planet luar!
5.Jelaskan fase pada bulan!

12

DAFTAR PUSTAKA

______.2020. Modul Pembelajaran Bab 6 Tata Surya. Surakarta: Yayasan
Pendidikan Islam Diponegoro.
Cahyo, Nur. 2008. IPA Ilmu Pengetahuan Alam. Kelas V Paket A. Jakarta:
Indocam Prima
Cahyo, Nur. 2008. IPA Ilmu Pengetahuan Alam. Kelas VI Paket A. Jakarta:
Indocam Prima
Departemen Pendidikan Nasional. 2016. Kurikulum 2013. Standar
Kompetensi Mata Pelajaran Ilmu PengetahuanAlam. Program Paket A.
Setara SD. Jakarta
Haryanto. 2000. Ilmu Pengetahuan Alam untukSekolah Dasar kelas6.
Jakarta: Erlangga
Purwati, Sri. 2008. IPA Kelas 5. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas
Sholehudin. 2008. Asyiknya Belajar IPA. Jakarta: Pusat Perbukuan
Depdiknas
Ramlawati, et al. 2017. Sumber Belajar Penunjang PLPG 2017 Mata
Pelajaran IPA BAB XIV Sistem Tata Surya. Jakarta: Direktorat Jenderal
Guru dan Tenaga Kependidikan
Suhartanti, Isnani Azis Zulaikha, dan Yulinda Erna. 2008. Ilmu Pengetahuan
Alam untuk SD Kelas VI. Surabaya: TB. Karunia

13


Click to View FlipBook Version