Laporan Praktikum Biologi Umum
Awetan Kering Herbarium
Daisy Inggris (Bellis perennis)
dan Bunga Mawar (Rose)
Anggota :
1. Qurota Ayun
2. Maulidal Hikmah
3. Triyana Oktafiyaningsih
4. Fathin Atsilatunnisa
5. Ayuni Rahmaningrum
A. Pendahuluan
1.Dasar Teori
Herbarium adalah suatu spesimen yang berasal dari bahan tumbuhan yang sudah
dimatikan serta telah diawetkan dengan metode tertentu. Spesimen herbarium yang
baik harus dapat memberikan informasi yang lengkap pada tumbuhan yang berkaitan,
atau koleksi herbarium harus mencakup seluruh bagian tumbuhan (Vogel, 1987).
Herbarium umumnya dilengkapi dengan data-data terkait tumbuhan yang diawetkan,
baik data morfologi, ekologi, ataupun geografi. Selain itu herbarium juga memuat
waktu dan tempat mengoleksi, dan nama pengkoleksi. Pembuatan awetan spesimen
dibutuhkan tujuan pengamatan spesimen secara praktis dengan tidak harus mencari
bahan segar yang baru. Khususnya untuk spesimen-spesimen yang sulit untuk
ditemukan di alam sekitar.
Kingdom : Plantae
Phylum : Angiospermae
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Genus : Bellis
Spesies : Bellis perennis
Dalam pembuatan herbarium ini menggunakan bagian bunga, batang, sertadaun
Bunga Daisy Inggris (Bellis perennis), bunga mawar merah muda (Rosadamascena),
serta bunga mawar kuning. Daisy Inggris memiliki beberapa karakteristik, antara lain:
Daisy mempunyai daun yang membentuk seberkas basal maupun rosette
Daisy adalah tanaman bunga yang semakin menyebar pertumbuhannya
Daisies dapat dikembangbiakkan melalui menabur benih pada musimsemi atau
akhir musim gugur
Daisy Inggris merupakan gulma yang serius di Amerika Serikat barat laut
Bunga-bunga Daisy mekar ketika fajar dan dihinggapi oleh serangga kecil
Daun Daisy dapat dimakan dan dijadikan salad
Bunga Daisy terdiri atas kelopak putih dan bagian tengah berwarna kuning,
walupun ada beberapa juga yang berwarna merah atau merah muda. Dalam satu
tanaman, tidak hanya terdiri atas satu bunga saja, melainkan terdiri beberapa bunga.
Batang Daisies memiliki batang yang halus dan berdaun serta ditumbuhi satu bunga.
Tanaman daisy memiliki 3 - 4 tangkai bunga. Tekstur daun Daisy beragam dan
mungkin halus atau berbulu. Tangkai Bunga Daisy umumnya lebih panjang
dibandingkan daunnya. Terdapat beberapa varietas Daisies, di antara varietas Daisy,
Daisy Shasta dan Afrika Daisy adalah varietas yang paling populer.
Klasifikasi Bunga Mawar Merah Muda (Rosa damascena )
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Famili : Rosaceae
Genus : Rosa
Spesies : Rosa damascena
Klasifikasi Bunga Mawar Kuning ( Julia child rose )
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Famili : Rosaceae
Genus : Rosa
Spesies : Julia child rose
Bunga mawar termasuk ke dalam jenis koloni belukar yang memiliki tinggi 1– 2 meter,
kemudian mempunyai ciri dengan batang berkayu dan juga berduri. Daun bunga mawar
merupakan jenis daun majemuk yang memiliki 5-7 lembar denganbentuk bulat telur dan
tepinya bergerigi rapat ukuran 5-7 cm, serta rambut halus menutupi permukaan daun.
Tanaman bunga mawar dapat berbunga dengan cukup banyak dalam 1 periode pertumbuhan
dan memiliki sifat soliter. Spesies bunga mawarini biasanya memiliki warna pink keunguan
dan mempunyai diameter rata-rata7cmdan terdapat 22-35 kelopak dalam satu mahkota. Bunga
ini memiliki kelopak bunga dengan ukuran 2-3 cm, berbentuk bulat lonjong menyerupai buah
pir yang umumnya dilapisi oleh kelenjar tangkai serta rambut halus. Ciri khas bunga mawar
yaitu pada warna, corak, dan pola yang terlihat di kelopak bunga mawar tersebut. Akan tetapi,
terdapat ciri umum yang ada di semua jenis bunga mawar, yaitu antara lain :
1. Akar atau Radix
Tanaman mawar memiliki bentuk akar bulat memanjang ke bawah serta memiliki warna
coklat muda dan coklat tua. Akar ini berfungsi dalam menyokong tanaman agar dapat tegak
dan menyerap unsur hara dari dalam tanah.
2. Batang atau Caulis
Tanaman bunga mawar memiliki bentuk batang bulat memanjang dengan cabang yang tidak
beraturan, memiliki diameter yang sangat kecil, sehingga sangat rentan terhadap predator
besar. Oleh sebab itu, pada batangnya terdapat duri-duri kecil yang cukup tajam sebagai alat
pertahanan diri. Batang bunga mawar berwarna kecoklatan, hijau lumut, dan abu-abu. Bunga
mawar ini dapat dikembangbiakkan melalui stek batang dan masing-masing akan
menghasilkan buah tunggal.
3. Daun atau Folium
Tanaman bunga mawar memiliki daun majemuk, pada satu batang terdapat sekitar 5
hingga 9 daun, berwarna hijau muda dan tua, memiliki bentuk bulat kecil memanjang
dan berukuran lebih 2 hingga 3 cm serta memiliki ujung yang runcing dan bergerigi.
4. Bunga
Bunga mawar termasuk ke dalam bunga yang majemuk, yaitu terdiri dari benang sari
dan putik yang tersusun di dasar bunga dan memiliki bentuk guci. Dalam bentuknya
terdapat bunga tunggal dan terdapat juga yang menyerupai payung. Bunga mawar
berbentuk relatif bulat, tersusun atas lapisan-lapisan kelopak bunga. Bunga mawar
memiliki kelopak 20 sampai 26 helai, tergantung pada besarnya bunga. Warna bunga
mawar sangat beragam, dari merah, kuning, biru, putih, dan masih ada yang lainnya.
5. Biji dan Buah atau Fuctus
Biji bunga mawar dapat terlihat dengan jelas karena terdapat pada bagian bunganya.
Memiliki ukuran yang relatif kecil dan memiliki bentuk oval memanjang serta
dilindungi oleh buah. Bijinya berwarna kecoklatan hingga kehitaman dan pada bagian
dalamnya berwarna keputihan dan juga kecoklatan.
2. Rumusan Masalah
Bagaimana cara pembuatan awetan kering herbarium bunga Daisy Inggris (Bellis
perennis) dan bunga Mawar Merah Muda (Rosa damascena ) serta bunga Mawar
Kuning ( Julia Child Rose )
3. Tujuan
Mahasiswa mengetahui cara pembuatan awetan kering herbarium bunga Daisy
Inggris (Bellis perennis) dan bunga Mawar Merah Muda (Rosa damascena) serta bunga
Mawar Kuning ( Julia Child Rose )
4. Manfaat
Mahasiswa dapat membuat awetan kering herbarium Daisy Inggris (Bellisperennis)
dan Mawar Merah Muda (Rosa damascena) serta bunga Mawar Kuning ( Julia Child
Rose )
B. Perencanaan
1. Alat dan bahan
a. Bunga Daisy Inggris (Bellis perennis)
b. Mawar Merah Muda (Rosa damascena ) serta bunga Mawar Kuning ( Julia child rose )
c. Koran
d. Buku Gelatik Besar
e. Gunting
f. Solasi
g. HVS
h. Alkohol
2. Cara kerja
Menyiapkan alat dan bahan.
Membersihkan tumbuhan dari kotoran tanpa mencucinya dengan air.
Memilih bunga, batang, dan daun yang layak untuk dijadikan herbarium kering.
Menyemprotkan alkohol pada bagian - bagian tumbuhan.
Menunggu tumbuhan kering.
Meletakkan bunga, daun, dan batang yang telah dipilih pada bagian dalam buku gelatik
besar dan pada kedua jenis bagian bunga diletakkan di lembaran yang berbeda.
Pada bagian batang, diberikan solasi agar batang tidak melengkung.
Menutup bagian atas objek dengan kertas koran.
Menutup buku dan menaruh beban diatas buku.
Menunggu hasil awetan selama kurang lebih 2 pekan.
3. Tempat dan waktu
Tempat : Indekos
Waktu : Senin, 7 November 2022
C. Implementasi dan Hasil Proyek
Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, pada pembuatan herbarium memerlukan
beberapa hal yang harus diperhatikan. Setiap langkah menentukan keberhasilan dari
pembuatan herbarium ini. Alkohol berperan penting pada proses pembuatan herbarium.
Penyemprotan alkohol pada herbarium bertujuan untuk menghindarkan bagian tumbuhan
dari jamur yang nantinya bisa mempengaruhi keberhasilan pembuatan herbarium.
Pada proses pembuatan herbarium bunga daisy, bagian tumbuhan yang diambil antara
lain: bagian batang, daun, dan bunga. Bagian batang bunga daisy berukuran kecil
memanjang, bagian daun bunga daisy berbentuk linear, dan kelopak bunga daisy memliki
variasi warna yaitu putih, kuning, dan merah muda. Sedangkan pada pembuatan
herbarium bunga mawar bagian tumbuhan yang diambil antara lain: bagian batang, daun,
dan bunga. Bagian batang bunga mawar berkambium dan berduri, bagian daun bunga
mawar berbentuk bulat kecil memanjang dengan ujung yang meruncing dan bergerigi, dan
kelopak bunga mawar memiliki variasi warna yaitu merah muda dan kuning.
Setelah tumbuhan di bersihkan dan disemprot menggunakan alkohol, kemudian bunga
disusun rapi pada bagian tengah buku dan ditutup menggunakan kertas koran. Penutupan
dengan kertas koran bertujuan untuk menyerap kadar air pada tumbuhan. Setelah itu buku
ditutup dan ditimpa dengan beban yang bertujuan agar tekanan yang dihasilkan lebih kuat
sehingga tanaman menjadi lebih cepat kering. Tanaman herbarium selanjutnya dibiarkan
kurang lebih dua minggu atau hingga bahan herbarium benar-benar kering.
Setelah dibiarkan kurang lebih dua minggu, maka akan terlihat adanya perubahan.
Tumbuhan yang awalnya berwarna putih berubah warna menjadi coklat. Setelah
herbarium benar-benar mengering, tanaman herbarium selanjutnya ditempelkan di atas
kertas HVS dan diberi keterangan masing-masing klasifikasi tanaman tersebut. Tanaman
herbarium disimpan dalam plastik kemudian di pres.
D. Penutup
1. Kesimpulan
Keberhasilan pembuatan herbarium dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
1.Lama pembuatan herbarium (7 sampai 14 hari)
2.Tempat penyimpanan
3.Faktor lingkungan seperti suhu
2. Saran
Sebelum membuat Herbarium diusahakan untuk mencari tumbuhan yang struktur
anatomi tumbuhan yang tipis
Lampiran
QR Code