Error! No text of specified style in document. 1
PENGARUH INTERAKSI
SOSIAL terhadap
PEMBENTUKAN LEMBAGA
SOSIAL
BAHAN AJAR
PPG IPS-01 KELOMPOK 2
NURCANNE
219018495014
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL
TERHADAP PEMBENTUKA LEMBAGA SOSIAL
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi, melalui Model Problem Based Learning diharapkan peserta
didik kelas VII mampu :
1. Membedakan antara nilai dengan norma dengan benar
2. Mengidentifikasi tingkatan norma-norma yang tumbuh dalam masyarakat
3. Menentukan syarat agar norma dapat dijadikan lembaga sosial
4. Menganalisis proses terbentuknya Lembaga sosial dengan benar
5. Menyimpulkan upaya mencegah masalah yang timbul karena interaksi sosial dengan
benar
B. URAIAN MATERI
1. Nilai dan Norma
Ketika Jumlah manusia masih sedikit, interaksi sosial berjalan dengan sendirinya,
dengan beberapa aturan tertulis dan tak tertulis yang diduga belum begitu meningkat.
Akan tetapi , seiring dengan bertambahnya penduduk, dan semakin kompleknya
kehidupan hidup, serta berkembangnya jalinan interaksi sosial, maka manusia
memerlukan keteraturan hidup bersama atau keteraturan sosial, Untuk mewujudkan
keteraturan sosial, maka di dalam aktivitas interaksi sosial dirumuskan sejumlah nilai dan
norma sebagai penduan atau pedoman dalam bertingka laku.
Gambar diatas adalah contoh prilaku nilai dan norma dalam kehidupan sehari-hari .
Setelah mengamati gambar diatas, Apakah kamu sudah dapat membedakan norma dan
nilai?
Nilai merupakan hal yang dianggap benar, pantas , luhur, dan
baik bagi kehidupan dan dapat dipertahankan serta dijadikan
pedoman bagi seorang atau masyarakat
Norma Merupakan petunjuk hidup yang berisi perintah dan
larangan untuk mengatur setiap perilaku manusia didalam
masyarakat guna mencapai keteriban dan kedamaian
2. Tingkatan Norma
Didalam masyarakat dikenal empat tingkatan norma, yaitu sebagai berikut.
1. Cara ( usage), merupakan norma yang
menunjuk pada bentuk perbuatan
individu dalam masyarakat. Pelanggaran
terhadap usage tidak akan mendapatkan
hukuman berat, biasanya hanya berupa
celaan atau cemoohan. Contoh cara makan
yang langsung menggunakan tangan
2. Kebiasaan ( folksways) yaitu perbuatan
yang dilakukan secara berulang-ulang
dalam bentuk yang sama. Orang akan
menyalahkan bila melanggar kebiasaan.
Contoh membiasakan memberi salam
kepada orang yang lebih tua
3. Tata kelakuan ( Mores) adalah kebiasaan
yang diterima sebagai norma-norma
pengatur. Contoh: orang yang melakukan
kejahatan mendapatkan hukuman
penjara
Adat Istiadat ( Costum) adalah tata
kelakuan yang kekal dan kuat menyatu
4. dengan pola-pola perilaku masyarakat
dan memiliki kekuatan mengikat yang
lebih. Jika dilanggar, sangsi akan
didapatkan dari masyarakat. Contoh:
masalah warisan, upacara pernikahan dan
upacara kematian
3. Syarat norma menjadi lembaga sosial
Sistem norma yang terdapat dalam kehidupan masyarakat akan terlembaga apabila
memenihi 3 syarat pokok . yaitu sebagai berikut.
1. Norma tersebut menjiwai seluruh menjiwai seluruh warga dalam sistem
sosial tersebut
2. Sebagian besar anggota masyarakat atau sistem sosial menerima norma
tersebut
1. Norma tersebut mempunysi sanksi yang mengikat setiap anggota
masyarakat
4. Proses Terbentuknya Lembaga Sosial
Tumbuh dan terbentuknya lembaga sosial dapat diklasifikasikan dalam 2 proses , yaitu
lembaga sosial yang muncul secara terencana dan lembaga sosial yang muncul secara
tidak terencana. Lembaga sosial yang muncul secara tidak terencana, proses
pelembagaannya lahir secara bertahap dalam interaksisosial suatu masyarakat. Biasanya
hai ini terjadi ketika masyarakat dihadapkan pada suatu masalah atau hal-hal yang
berhubungan dengan kebutuhan hidup yang amat penting.
Misalnya dalah kehidupan ekonomi dimasa lalu, ketika orang tidak memiliki suatu barang
tertentu, ia akan menggunakan sistem barter denan orang atau masyarakat lain. Akan
tetapi sistem barter kemudian dianngap tidak efisien dan menyulitkan. Demi mengatasi
hal tersebut, dibuatlah uang sebagai alat pembayaran yang diakui masyarakat. Saat itu,
muncullah lembaga ekonomi, seperti bank dan koperasi.
Adapun lembaga sosial yang muncul secara terencana, yakni lembaga itu lahir melalui
suatu prses perencanaan yang matang yang diatur oleh seseorang atau kelompok orang
atau organisasi tertentu yang memiliki kekuaaan dan wewenang. Misalnya untuk
mengatasi masalah bencana pemerintah membentuk lembaga Badan Nasional
Penaggulangan Bencana ( PNPB ), Lembaga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
yang dibentuk karena semakin banyaknya tindak kekerasan terhadap anak.
Selain memunculkan lembaga ekonomi, di dalam interaksi sosial juga dibutuhkan
keteraturan hidup dalam sebuah keluarga sehingga muncul lembaga keluarga. Kemudia
di dalam interaksi sosial itu lahir kebutuhan akan interaksi vertikal denpan pencipta dan
penguasa jagad raya ini, karena persetujuan / kesadaran diantara orang-orang beragama
merasakan perlunya menjaga keutuhan agama dalam kaidah dan keyakinannya agar
semakin mempermudah orang beragama dalam kehidupan iman yang dipercayainya
sehingga lahir lembaga agama.
Ketika Orang memerlukan keteraturah hidup berbangsan dan bernegara, lahirlah
lembaga politik. Begitu juga saat adanya keingian untuk mentrasferkan sejumlah
pengetahuan, sikap, keterampilan dari suatu generasi kepada generasi berikutnya, maka
muncullah lembaga pendidikan.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia harus melakukan interaksi dengan orang
lain, baik secara individu atau kelompok. Agar manusia terpenuhi kebutuhan hidupnya
secara tertib dan teratur, maka dalam kegiatannya manusia perlu mematuhi aturan-
aturan atau norma yang berlaku di masyarakat dalam bentuk lembaga sosial.
Berikut contoh pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial :
1. Kebutuhan terhadap makan dan minum maka dapat dilakukan interaksi sosial antara
penjual dan pembeli melalui lembaga sosial berupa pasar, toko, dan supermarket
2. Pendidikan dibutuhkan setiap manusia, pendidikan bisa terjadi melalui pertemuan
antara guru dan siswa di sekolah dan universitas
3. Kebutuhan kesehatan terjadi karena interaksi sosial antara dokter dengan pasien di
lembaga sosial seperti puskesmas dan rumah sakit
4. Sandang atau pakaian bisa didapatkan melalui bertemunya penjual dan pembeli di
pasar pakaian atau swalayan
5. Kebutuhan untuk meneruskan keturunan maka terjadi interaksi antara pria dan
wanita dalam lembaga sosial yang disebut penikahan atau perkawinan.
6. Modal bisa diperoleh dari kreditur kepada debitur dalam lembaga yang disebut bank
7. Kebutuhan telekomunikasi bisa terjadi karena adanya hubungan manusia melalui
signal atau peran internet dalam organisasi internet internasional
8. Listrik bisa dipenuhi karena adanya interaksi antara perusahaan listrik dengan
pelangan melalui lembaga sosial berupa badan usaha milik negara PLN
9. Kebutuhan keamanan lingkungan bisa diwujudkan dengan gotonng royong warga
dalam bentuk Siskamling.
10. Air minum bisa diperoleh dari penyedia air minum dengan konsumen melalu
perusahaan PDAM.
11. Pekerjaan atau mata pencaharian bisa terjadi karena ada pengusaha dan tenaga
kerja yang ada di perusahaan industri.
12. Transportasi dengan adanya sopir dan penumpang dalam sebuah lembaga misalnya
perusahaan Bus seperti PT Damri.
Untuk memahami materi dengan baik silahkan link untuk menyaksikan vidio
https://youtu.be/tEsYYsw1cvw
C. Soal Latihan, Kunci Jawaban dan Rubrik
Soal Latihan
Setelah membaca materi secara keseluruhan, jawablah pertayaan-pertayaan di
bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan Perbedaan nilai dan norma!
2. Perilaku pada gambar berikut ini, merupakan contoh tingkatan norma yang
mana? Jelaskan!
3. Sistem norma yang terdapat dalam kehidupan ,masyarakat itu akan terlembaga
apabila memenuhi syarat pokok, tentukanlah 3 syarat tersebut !
4. Setelah menganalisis proses terbentuknya lembaga sosial, Uraikanlah proses
terbentuknya lembaga pendidikan, agama dan ekonomi!
5. Berita disamping sempat viral di
sosial media sampai di mediaTV,
menurut pengamatanmu lembaga
apa yang sering terlibat dalam
kasus bullying anak dan Uraikan 5
upaya yang dapat dilakukan untuk
mencegah terjadinya kasus
serupa?
Kunci Jawaban dan Rubrik
NO Kunci Jawaban Rublik Skor
1. Nilai Merupakan hal yang dianggap benar, pantas , 10 : Menjelaskan 20
luhur, dan baik bagi kehidupan dan dapat pengertian nilaidengan
dipertahankan serta dijadikan pedoman bagi benar
seorang atau masyarakat , sedangkan norma 10: Menjelaskan
Merupakan petunjuk hidup yang berisi perintah dan pengertian norma
larangan untuk mengatur setiap perilaku manusia
didalam masyarakat guna mencapai keteriban dan dengan benar
kedamaian
2. Cara ( usage) adalah Norma yang menunjuk kepada 10 : Menyebutkan 10
suatu bentuk perbuatan sangsi yang ringan terhadap jenis norma dan
pelanggarnya. Pelanggaran terhadapa Cara ( usage) menjelaskan dengan
tidak akan mendapatkan hukuman berat , biasanya benar
hanya berupa celaan atau cemohan ringan terhadap
pelanggarnya
3. 1. Sebagian besar anggota masyarakat atau 5: 1 jawaban benar 15
sistem sosnorma tersebutial menerima
2. Norma tersebut menjiwai seluruh menjiwai 10 : 2 jawaban benar
seluruh warga dalam sistem sosial tersebut 15: 3 jawaban benar
3. Norma tersebut mempunysi sanksi yang
mengikat setiap anggota masyarakat
4. 1. Lembaga Pendidika terbentuk karena adanya 10 : menjelaskan 1 30
keingian untuk mentrasferkan sejumlah proses terbentunya
pengetahuan, sikap, keterampilan dari suatu lembaga
generasi kepada generasi berikutnya
2. Lembaga agama terbentuk karena 20 : Menjelaskan 2
persetujuan / kesadaran diantara orang- proses terbentuknya
orang beragama merasakan perlunya lembaga
menjaga keutuhan agama dalam kaidah dan 20: Menjelaskan 3
keyakinannya agar semakin mempermudah proses terbentuknya
orang beragama dalam kehidupan iman yang lembaga dengan benar
dipercayainya
3. Dalam kehidupan ekonomi di masa lalu ,
ketika orang tidak memiliki suatu barang
tertentu, ia akan menggunakan sistem
barter dengan orang ataumasyarakat lain.
Akan tetapisistem berter kemudian dianggap
tidak efisien dan menyu;itkan. Demi
mengatasi masalah tersebut dibuatlah uang
sebagai latpembayaran yang diakui
masyarakt sehingga muncullah lembaga
ekonomi seperti bank dan koperasi
5 1. Jangan menunjukkan sikap takut atau 5: menyebutkan 1 25
100
sedih jawaban benar
2. Biasakan kerjasama
3. Segera ambil tindakan bila melihat gelagat 10: menyebutkan 2
bullying, misal dalam bnetuk intimidasi jawaban benar
4. Pergi atau abaikan 15: menyebutkan 3
5. Cari bantuan atau laporkan kepada pihak jawaban benar
berwenang
6. Jalin persahabatan 20: menyebutkan 4
7. Menjaga diri jawaban benar
8. Tidak perpancing untuk melawan
9. Tumbuhkan rasa percaya diri 25 : menyebutkan 5
10. Jadikan bullying sebagai penyemangat jawaban benar
untuk sukses
Skor maksimal
D. Daftar Pustaka
Anwar kurnia . 2016. IPS Terpadu 1. Jakarta: Yudistira
https://smpislamngadirejo.com/2020/09/30/pengaruh-interaksi-sosial-
terhadap-pembentukan-lembaga-sosial-ips-7/
https://youtu.be/tEsYYsw1cvw