51 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e 8) Cairan Eco-enzyme Eco-enzyme merupakan hasil fermentasi dari limbah organik menjadi bahan yang mempunyai banyak manfaat. Eco-enzyme terdiri dari limbah organik: gula: air dengan perbandingan 3:1:10. Cairan yang dihasilkan dapat diolah menjadi cairan pembersih, pupuk tanaman dan pengusir serangga. Gambar 17 Eco-enzyme
52 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e c. Cara Pembuatan Sabun 1) Larutkan mess sebanyak 1liter dengan air panas 2) Setelah dingin, masukan texapon 3) Aduk hingga cairan tersebut homogen 4) Langkah 5 sampai 8 dilakukan pengadukan secra terusmenerus 5) Masukkan garam sampai cairan menjadi kental, 6) Masukkan ABS dan EDTA 7) Tuangkan sedikit demi sedikit air aquades 4 liter 8) Tambahkan ecoenzym murni 9) Masukkan bibit parfum 10) Tunggu minimal 3 jam dan cairan akan menjadi bening C. Simpulan Sabun Eco-enzyme merupakan inovasi produk yang memiliki nilai guna tinggi karena berbahan dasar limbah yang memiliki manfaat bagi kesehatan maupun lingkungan. Pembuatan sabun Eco-enzyme juga mudah dibuat di mana pun dan kapan pun.
53 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e D. Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan book chapter ini terutama kepada seluruh staf Departemen Human Resource and Research Development (HRRD) Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi. Tidak lupa juga kepada para peneliti yang menuangkan hasil penelitiannya terkait sabun Eco-enzyme dalam artikel jurnal ilmiah sehingga dapat menjadi referensi bagi kami dalam menyusun book chapture ini. Namun, terdapat yang lebih penting daripada itu yakni masukan dan saran dari berbagai pihak agar penulisan book chapture ini dapat lebih baik lagi di masa mendatang
54 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e E. Daftar Pustaka Jadid, N., Jannah, A. L., Handiar, B. P. W. P., Nurhidayati, T., Purwani, K. I., Ermavitalin, D., ... & Navastara, A. M. (2022). Aplikasi Eco Enzyme sebagai Bahan Pembuatan Sabun Antiseptik. Sewagati, 6(1), 69-75. Kusumawati, D. E., & Putri, C. N. (2022). Pelatihan Pembuatan Sabun Ecoenzyme Berbahan Limbah Organik Rumah Tangga di Kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Batursari Demak. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 7(1), 13-22. Pribadi, F., Arini, M., Wijaya, J. H., & Inggamal, A. (2022, December). Pembuatan Sabun Kecantikan dan Kesehatan Berbahan Dasar Cairan Serbaguna Eco Enzyme Guna Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga. In Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat. SALSABILA, HASNA (2021) PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimumafricanum) SEBAGAI BAHAN ADITIF PADA PEMBUATAN SABUN KERTAS DENGAN VARIASI SUHU DAN KOMPOSISI EKSTRAK. Other thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya. Suarsa, W. (2018). Pembuatan sabun lunak dari minyak goreng bekas ditinjau Dari kinetika kimia. Denpasar Bali.
55 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e BAB IV SINERGITAS DAN KEBERLANJUTAN SABUN ECO-ENZYME Siti Rahmawati1*, Moh. Farhanuddin1 1Prodi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang * [email protected] Abstrak Sabun Eco-enzyme adalah sebuah produk pembersih yang dihasilkan melalui fermentasi mikroorganisme yang mengandung enzim. Tujuan pembuatan produk ini dirancang untuk menjadi alternatif ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam pembersihan rumah tangga. Ecoenzyme merupakan cairan fermentasi dari limbah kulit buah dan sayur. Eco-enzyme mengandung enzim-enzim ramah lingkungan dan dapat menguraikan zat organik serta dapat menyuburkan tanah. Enzim-enzim yang terkandung dalam Eco-enzyme saling berinteraksi secara sinergis, meningkatkan efisiensi dan kinerjanya dalam menguraikan bahan-bahan organik. Keberlanjutan sabun Eco-enzyme tercermin pada proses pembuatannya yang dapat diproduksi secara mandiri dengan memanfaatkan
56 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e sampah organik rumah tangga. Dampak positif penggunaan sabun Eco-enzyme dapat dirasakan secara langsung seperti meningkatnya kesuburan tanah, berkurangnya penggunaan pupuk kimia serta pengendalian hama secara alami. Kerjasama dan kolaborasi menjadi langkah strategis dalam mengembangkan dan menyebarluaskan sabun Ecoenzyme salah satunya ke khalayak umum. Kata kunci: Eco-enzyme, sinergitas, keberlanjutan, manfaat A. Pendahuluan Suatu produk inovasi tidak akan berkembang jika tidak melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholders dalam proses produksi dan distribusi kepada konsumen. Sinergi diartikan sebagai kombinasi atau gabungan unsur atau elemen yang dapat menghasilkan luaran (produk) lebih baik dan lebih besar (Rahmawati et al., 2014). Sinergitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu komunikasi dan koordinasi. Komunikasi dalam sinergitas dimaksudkan bagi sumber dan penerima rangsangan saat melakukan kerjasama. Sedangkan
57 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e koordinasi merupakan integrasi dari kegiatankegiatan individual dan unit-unit ke dalam satu usaha bersama, di mana memiliki sembilan syarat agar koordinasi dapat berjalan diantaranya hubungan langsung, kesempatan awal, kontinuitas, dinamisme, tujuan yang jelas, organisasi yang sederhana, perumusan wewenang dan tanggung jawab yang jelas, komunikasi yang efektif, dan kepemimpinan supervisi yang efektif (Rahmawati et al., 2014). Hal ini sejalan dengan sabun Eco-enzyme yang sangat diperlukan langkah strategis agar produk ini berkembang dengan baik. Salah satu upayanya adalah dengan melakukan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak seperti pemerintah, komunitas, industri/perusahaan, akademisi, dan masyarakat di mana nantinya akan terbentuk sebuah sinergitas yang akan membuat sabun Eco-enzyme ini berkembang dan tersebar secara merata (Rizkiyah et al., 2019).
58 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e B. Pembahasan 1. Sinergitas Sabun Eco-enzyme Gambar 18 Sinergitas sabun Eco-enzyme (sumber: hasil olahan pribadi) Pengembangan sabun Eco-enzyme yang efektif tentunya membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, diantaranya: a. Pemerintah, pihak yang menetapkan regulasi dan pemberian izin terhadap pemrosesan serta pendistribusian sabun Eco-enzyme kepada masyarakat. Masyarakat/ Petani Pemerinta h Akademis i Industri/ Perusaha an Komunit as
59 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e b. Komunitas, yang berperan dalam menegakkan regulasi pemerintah. c. Industri/perusahaan, pihak yang membantu dalam proses implementasi produk dalam skala besar dan monitoring percepatan distribusi produk d. Akademisi, pihak yang memberikan arahan dalam proses pembuatan produk secara saintifik sehingga produk yang dihasilkan memiiki manfaat dan berkualitas. e. Masyarakat/petani, pihak pemasok bahan baku sabun Eco-enzyme berupa limbah organik. 2. Keberlanjutan Sabun Eco-enzyme Eco-enzyme merupakan larutan kompleks hasil fermentasi limbah rumah tangga berupa kulit buah dan sisa sayur. Pembuatan Ecoenzyme sangat sederhana sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja. Eco-enzyme merupakan larutan multiguna yang penggunaannya semakin meluas seiring perkembangan zaman. Eco-enzyme di bidang
60 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e lingkungan digunakan dalam pengolahan limbah cair, penjernihan air danau, perbaikan kualitas udara, dan perbaikan kualitas tanah. Sementara itu penggunaan Eco-enzyme di bidang kesehatan untuk mencegah kerontokan rambut, gatal-gatal, dan hand sanitizer. Selain itu, Eco-enzyme biasa dimanfaatkan sebagai pupuk cair ramah lingkungan. Eco-enzyme memiliki manfaat yang luar biasa. Adanya Ecoenzyme tidak hanya untuk mengurangi limbah rumah tangga, akan tetapi dapat mengurangi penggunaan bahan kimia sintetik yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan . Harapannya dengan adanya Eco-enzyme dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujutkan zero waste di tingkat rumah tangga. Eco-enzyme bila dicampur dengan air dapat bereaksi dan dapat dimanfaatkan sebagai cairan pembersih. Diantaranya sebagai pembersih piring, lantai, baju, jamban, dan bahkan dapat digunakan sebagai pencuci rambut dan sabun mandi. Dalam pembuatan
61 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e sabun, Eco-enzyme sebagai campurannya. Untuk membuatnya seperti dalam pembuatan sabun pada umumnya (Jadid et al., 2022). Eco-enzyme memiliki manfaat yang signifikan dalam konteks keberlanjutan dan perlindungan lingkugan diantaranya untuk mengurangi limbah organik, mengurangi emisi gas rumah kaca, mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, sebagai pupuk organik, dan meningkatkan kesuburan tanah. Pemanfatan Eco-enzyme dimulai dari rumah tangga kecil dan disebarkan secara luas dan dilakukan secara berkelanjutan. C. Simpulan Sabun Eco-enzyme merupakan produk yang memiliki peluang besar dalam menjadikan lingkungan yang zero waste. Sabun Eco-enzyme juga merupakan produk yang mudah dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Kerjasama dan kolaborasi menjadi langkah strategis dalam mengembangkan dan menyebarluaskan sabun Eco-enzyme ke khalayak umum.
62 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e D. Ucapan Terima kasih Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan book chapter ini terutama kepada seluruh staf Departemen Human Resource and Research Development (HRRD) Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi. Tidak lupa juga kepada para peneliti yang menuangkan hasil penelitiannya terkait sabun Eco-enzyme dalam artikel jurnal ilmiah sehingga dapat menjadi referensi bagi kami dalam menyusun book chapture ini. Namun, terdapat yang lebih penting daripada itu yakni masukan dan saran dari berbagai pihak agar penulisan book chapture ini dapat lebih baik lagi di masa mendatang.
63 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e E. Daftar Pustaka Jadid, N., Jannah, A. L., Handiar, B. P. W. P., Nurhidayati, T., Purwani, K. I., Ermavitalin, D., Muslihatin, W., & Navastara, A. M. (2022). Aplikasi Eco Enzyme sebagai Bahan Pembuatan Sabun Antiseptik. Sewagati, 6(1), 69–75. Muliarta, I. N., & Darmawan, I. K. (2021). Processing Household Organic Waste into Eco-enzyme as an Effort to Realize Zero Waste. Agriwar Journal, 1(1), 6–11. Rahmawati, T., Noor, I., & Wanusmawatie, I. (2014). Negara Masyarakat ( pemerintah ) Sektor Swasta ( masyarakat ). Jurnal Administrasi Publik, 2(4), 641–647. Rizkiyah, P., Liyushiana, & Herman. (2019). Pasca Bencana Erupsi Gunung Api Sinabung Di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jurnal Industri Perjalanan Wisata, 7(2), 247–256.
64 | B o o k C h a p t e r P e l a t i h a n P e m b u a t a n S a b u n E c o - e n z y m e