Modul Belajar
Administrasi Infrastruktur
Jaringan
Internet Gateway (NAT)
TAUFIQ SUKRON NUGROHO
SMK Cengkareng 1 Jakarta
KATA PENGANTAR
Puji syukur Saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha
Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya saya bisa
menyelesaikan Bahan Ajar Administrasi Infrastruktur
Jaringan Kelas XII untuk SMK materi Internet Gateway (NAT).
Bahan ajar ini kami susun sebagai salah satu sumber
belajar untuk siswa agar dapat dipelajari dengan lebih
mudah. Kami menyajikan materi dalam modul ini berusaha
mengacu pada pendekatan kontekstual dengan diharapkan
Administrasi Infrastruktur Jaringan Kelas XII untuk SMK
materi Internet Gateway (NAT) makin terasa kegunaannya
dalam kehidupan sehari-hari.
Akhir kata kami mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu dalam menerbitan bahan ajar
ini. Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk perbaikan
bahan ajar ini di masa yang akan datang.
Jakarta, September 2022
Penyusun
Daftar Isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
Kata Pengantar
Kompetensi Dasar
Tujuan Pembelajaran
Uraian Materi
Konsep Internet Gateway (NAT)
Jenis - jenis Internet Gateway (NAT)
Prinsip dan cara kerja internet
gateway (NAT)
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
Studi kasus konfigurasi internet
gateway (NAT)
Prosedur pembuatan laporan
konfigurasi internet gateway (NAT)
Daftar Pustaka
Kompetensi Dasar
3.10 Mengevaluasi internet gateway
4.10 Mengkonfigurasi NAT
Tujuan Pembelajaran
Melalui model problem based learning dan metode
diskusi kelompok, peserta didik dapat:
Menjelaskan konsep internet gateway (NAT)
Mengklasifikasikan jenis internet gateway
(NAT)
Menentukan cara konfigurasi internet gateway
(NAT)
Melakukan konfigurasi internet gateway (NAT)
Menguji hasil konfigurasi internet gateway
(NAT)
Membuat laporan hasil konfigurasi internet
gateway (NAT)
Uraian Materi
Konsep Internet Gateway (NAT)
Jenis - jenis Internet Gateway (NAT)
Prinsip dan cara kerja internet gateway (NAT)
Prosedur dan teknik konfigurasi internet
gateway (NAT)
Studi kasus konfigurasi internet gateway (NAT)
Prosedur pembuatan laporan konfigurasi
internet gateway (NAT)
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Konsep Internet Gateway (NAT)
Gambar 1. Ilustrasi NAT
tSeemrhtieuabntpbpeaeeurgriknnskiaagmggeButlaaebieadntrguswetetdetuaiwnaaabkhigmynatauma.ayaragLn,uehdnaatdsnkeaatlkeguoemrnonclimwearmegaaibapplmarppeiayaunhauwktdksaterdpaeaeeonraetrrbunilharjaiteasbnfuetieutagenlrsuunb?nduielngnuydabsyaaaauaih,ntanaynhay?a
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Konsep Internet Gateway (NAT)
Apa itu Gateway ?
Gateway adalah pintu gerbang (gateway) sebuah
packet data yang akan dikirim ke network lain, oleh
perangkat gateway.
Peralatan gateway umumnya berupa router, karena
fungsi utama router adalah merouting paket. Fungsi
lainya, menghubungkan 2 atau lebih jaringan yang
berbeda segmen.
Peralatan gateway umumnya berupa router, karena
fungsi utama router adalah merouting paket. Fungsi
lainya, menghubungkan 2 atau lebih jaringan yang
berbeda segmen.
Apa itu NAT?
Kepanjangan NAT adalah Network Address Translation.
Pengertian NAT adalah proses di mana perangkat
jaringan seperti firewall dan router memberikan
alamat publik ke satu atau beberapa komputer di
dalam jaringan pribadi.
Fungsi NAT adalah mengubah informasi IP header agar
IP private dari jaringan lokal (LAN) dapat mengakses
internet melalui IP Public yang ada di sisi Gateway.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Konsep Internet Gateway (NAT)
INTERNET GATEWAY (NAT)
Sebuah sistem untuk menggabungkan lebih dari satu
komputer untuk dihubungkan ke dalam jaringan
internet hanya dengan menggunakan sebuah alamat
IP.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Jenis - Jenis Internet Gateway
NAT STATIS (NAT)
Jenis NAT ini berkerja dengan cara menerjemahkan
semua alamat IP yang tadinya belum terdaftar menjadi
alamat IP yang sudah terdaftar. NAT jenis ini banyak
digunakan untuk computer yang ingin diakses melalui
luar. NAT statis bisa dibilang pemborosan dalam
penggunaan alamat IP yang sudah didaftarkan, karena
pada setiap komputer akan dipetakan untuk satu
alamat IP yang terdaftar, sehingga apabila semakin
banyak computer yang didaftarkan, maka semakin
sedikit alamat IP yang masih bisa digunakan. NAT statis
juga memiliki kekurangan lain yaitu, keamanannya
yang kurang dibandingkan dengan NAT jenis dinamis.
Hal ini karena pada setiap computer memiliki alamat IP
nya sendiri, sehingga hal ini menyebabkan
meningkatnya resiko penyusup untuk masuk ke dalam
jaringan private yang lebih besar lagi.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Jenis - Jenis Internet Gateway
(NAT)
NAT Dinamis
NAT dinamis bekerja dengan cara mendaftarkan beberapa
computer ke dalam satu buah kelompok alamat IP yang
terdaftar yang sama. Oleh karena itu, nantinya aka ada
beberapa computer yang memiliki alamat IP yang sama
dengan computer yang lain yang terdaftar. NAT dinamis
memiliki keuntungan yaitu saat kita berselancar di internet
kita akan lebih aman. Para penyusup yang ingin menembus
computer kalian yang menggunakan system NAT jenis
dinamis, maka penyusup itu akan mengalami hambatan
dan kesulitan. Hal ini karena alamat IP yang dialokasikan
selalu berubah pada setiap computer secara dinamis.
Meskipun aman, NAT dinamis juga memiliki kekurangan
yaitu apabila semua alamat IP sudah penuh dan sudah
terpakai semua, maka apabila menambahkan computer
lagi, computer tersebut tidak akan bisa terhubung ke
jaringan internet melalui NAT.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Jenis - Jenis Internet Gateway
(NAT)
Overloading NAT
NAT jenis ini memungkinkan sebuah client untuk terhubung ke
sebuah alamat IP public, tapi pada port yang berbeda dan
berlainan. Oleh karena itu saat NAT ini menerima sebuah
permintaan dari client supaya dihubungkan ke server, NAT
tersebut akan menentukan port dan nomor IP untuk client
tersebut. Keuntungan menggunakan NAT ini adalah meskipun
sebuah alamat IP sudah dipakai, namun masih tetap bisa
digunakan oleh computer atau client lain karena memiliki
beberapa port yang berbeda
Overlapping NAT
Yang terakhir adalah NAT overlapping, NAT ini dapat
melakukan penerjemahan dengan melalui dua arah,
terutama jika ada nomor yang sama antara alamat IP local
dan alamat IP public. Supaya tidak terjadi konflik pada
jaringan, maka NAT akan mengubah alamat IP public
menjadi alamt IP yang tidak ada dalam jaringan local.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prinsip dan cara kerja internet
gateway (NAT)
Cara kerja NAT dalam jaringan komputer adalah
mengetahui bahwa hanya perangkat (router, firewall atau
PC) yang terhubung langsung ke internet yang dapat
melakukan NAT. Perangkat NAT tersebut akan
mentranslasikan suatu alamat IP private ke alamat IP public
ketika suatu client ingin melakukan komunikasi melalui
jaringan internet dan sebaliknya, ketika suatu host yang
berada di jaringan internet ingin berkomunikasi dengan
host jaringan internal, maka perangkat NAT tersebut akan
mentranslasikan paket yang awalnya masih berupa alamat
IP public menjadi alamat IP private client yang telah
dipetakan pada pool NAT
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prinsip dan cara kerja internet
gateway (NAT)
Saat menggunakan NAT, seorang klien dapat terhubung
dengan internet melalui proses-proses berikut :
Pertama-tama, NAT menerima permintaan dari klien
berupa paket data yang ditujukan untuk sebuah server
remote di internet.
NAT kemudian mencatat alamat IP klien, lalu
menyimpannya ke dalam tabel translasi alamat.
Selanjutnya, alamat IP komputer klien tersebut diubah
oleh NAT menjadi nomor IP NAT, lalu NAT lah yang akan
melakukan permintaan kepada server.
Server kemudian merespon permintaan tersebut. Dari
sudut pandang server, yang terlihat adalah alamat IP
NAT, bukan alamat IP klien yang meminta data
bersangkutan.
NAT menerima respon dari server, lalu melanjutkannya
dengan mengirimkan ke alamat IP klien yang
bersangkutan.
Keempat tahapan tersebut terjadi berulang-ulang,
sehingga walaupun klien komputer tidak memiliki
alamat IP publik, namun tetap dapat mengakses
internet.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prinsip dan cara kerja internet
gateway (NAT)
Saat menggunakan NAT, seorang klien dapat terhubung
dengan internet melalui proses-proses berikut :
Pertama-tama, NAT menerima permintaan dari klien
berupa paket data yang ditujukan untuk sebuah server
remote di internet.
NAT kemudian mencatat alamat IP klien, lalu
menyimpannya ke dalam tabel translasi alamat.
Selanjutnya, alamat IP komputer klien tersebut diubah
oleh NAT menjadi nomor IP NAT, lalu NAT lah yang akan
melakukan permintaan kepada server.
Server kemudian merespon permintaan tersebut. Dari
sudut pandang server, yang terlihat adalah alamat IP
NAT, bukan alamat IP klien yang meminta data
bersangkutan.
NAT menerima respon dari server, lalu melanjutkannya
dengan mengirimkan ke alamat IP klien yang
bersangkutan.
Keempat tahapan tersebut terjadi berulang-ulang,
sehingga walaupun klien komputer tidak memiliki
alamat IP publik, namun tetap dapat mengakses
internet.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
Konfigurasi Internet Gateway / NAT Mikrotik
1.Siapkan alat dan bahan
Atur jaringan fisik seperti gambar Topologi
physical.
Pastikan komputer / laptop yang
digunakan untuk mengkonfigurasi Mikrotik
terhubung langsung kabel LAN, jika melihat
gambar Topologi physical, Laptop1
terkoneksi ke Switch lalu ke Mikrotik ether2
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
Siapkan data-data informasi apa saja yang
akan kita konfigurasi
2. Mengecek konfigurasi Network interface
Card laptop
Klik Logo Globe, Komputer atau Wifi
(kebetulan Laptop ini pakai Wifi)
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
klik Network and Internet settings
klik Change Adapter options
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
klik 2x Ethernet yang terhubung dengan
kabel UTP ke Mikrotik atau Switch
klik Internet Protocol version 4 lalu klik
properties
1
2
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
klik Obtain an IP address automatically lalu
klik OK
1
2
klik OK untuk menutup Windows
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
3. Login ke Mikrotik dengan aplikasi Winbox
Hidupkan Mikrotik
Lalu buka aplikasi Winbox Mikrotik pada
komputer
Pastikan winbox mendeteksi hardware
mikrotik
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
3. Login ke Mikrotik dengan aplikasi Winbox
klik refresh
klik pada MAC address
login sebagai admin password biarkan
kosong
klik connect
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
4. Mereset Mikrotik
Klik menu System
klik reset configuration
ceklis no default configuration dan do not
backup
klik tombol reset configuration
tunggu beberapa saat, kemudian lakukan
login ke winbox lagi
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
5. Konfigurasi DHCP-client Mikrotik di ether1
Setelah login kembali, baru kita Konfigurasi
Mikrotik agar mendapat IP otomatis dari
penyelenggara jasa internet (Internet Service
Provider)
Klik menu IP
Klik dhcp-client
Klik add (tambah)
Pilih interface ether1
Klik OK, harus dapat IP dari ISP
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
6. Mengaktifkan interface WLAN 1 (tergantung
tipe Mikrotik)
Klik interface -> klik pada wlan1 -> klik
enable
7. Mengkonfigurasi Akses Point WLAN
Mengaktifkan akses point pada interface wlan1
Klik menu Wireless -> klik 2x interface wlan1
-> pilih tab Wireless -> pilih mode AP
bridge -> beri nama SSID dengan
namapeserta@proxy -> klik OK
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
8. Memasukan IP address pada interface LAN
(ether2) dan WLAN 1
Mengkonfigurasi IP address pada interface
ether2 dan wlan1
Klik menu IP -> Address -> klik Add
(tambah) -> ketik address misal
192.168.100.1/24 -> pilih interfacenya -> klik
OK
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
9. Aktifkan NAT
Mengkonfigurasi firewall NAT agar komputer
host (client) dapat mengakses internet
Klik menu IP -> klik pada Firewall-> klik NAT-
> klik Add (+) -> pilih chain srcNAT-> out
interfae ether1-> Action Masquerade
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
10. Menguji konfigurasi Mikrotik
Klik New Terminal > ping (webiste), apabila
reply menandakan sudah terhubung
Konfigurasilah jaringan pada Komputer
manually
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur dan teknik konfigurasi
internet gateway (NAT)
10. Menguji konfigurasi Mikrotik
Menguji koneksi komputer client ke internet
Jika reply, selamat.....kamu udah bisa
konfigurasi mikrotik sebagai internet gateway
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Studi kasus konfigurasi internet
gateway (NAT)
STUDI KASUS KONFIGURASI INTERNET GATEWAY (NAT)
Melakukan pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan, di
antaranya sebagai berikut
Melakukan pemeriksaan pemasangan LAN Card yang
sudah terpasang dan sudah dilakukaninstalasi
sebelumnya dengan mengecek apakah LAN card
tersebut sudah terpasang dengan baik dan benar.
Melakukan pemeriksaan terhadap jenis kabel dan
konektor yang sudah terpasang dan disesauikan juga
dengan jenis topologi dari jaringan yang di gunakan
sehingga tidak terjadi short atau terputusnya koneksi.
Melakukan Pengecekan terhadap longgar atau
tidaknya kabel dan konektor yang telah dipasang
Melakukan pengecekan ulang konfigurasi dan setting
yang sesuai.
Melakukan pengecekan terhadap konfigurasi dari IP
address.
Melakukan Pengecekan terhadap Subnetmask.
Melakukan pengecekan terhadap workgroup yang
sudah dibuat
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Studi kasus konfigurasi internet
gateway (NAT)
STUDI KASUS KONFIGURASI INTERNET GATEWAY (NAT)
Melakukan pencarian komputer yang ada dalam jaringan
apakah terhubung atau tidak, dengan cara berikut :
Klik pada bagian Network Neighbourhood.
Kemudian klik pada bagian Find Computer.
Kemudian kita ketikkan nama komputer yang akan kita
cari. Apabila terhubung maka secara otomatis
komputer telah terhubung dengan jaringan
Memeriksa konfigurasi IP komputer dengan menggunakan
perintah IPCONFIG.
Perintah IPCONFIG digunakan untuk menampilkan
informasi konfigurasi koneksi, langkah yang dilakukan
adalah :
Gunakan Command Promt, Caranya ketik cmd apda
Run Menu.
Kemudian ketikkan perintah IPCONFIG pada command
prompt.
Hasilnya akan tampil sebagai berikut.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Studi kasus konfigurasi internet
gateway (NAT)
STUDI KASUS KONFIGURASI INTERNET GATEWAY (NAT)
Memeriksa koneksi jaringan dengan menggunakan ping.
Ping (Packet internet gopher) merupakan program utilitas
yang digunakan untuk melakukan prses pemeriksaan
terhadap koneksi jaringan yang berbasiskan TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet) Dengan
menggunakan perintah ping kita dapat mengetahui apakah
komputer yang kita gunakan sudah terhubung dengan
komputer lainnya atau tidak. Caranya adalah dengan
mengirimkan sebuah paket sinyal kepada alamat yang
akan dilakukan uji coba konektivitas dan menghasilkan
respon dari komputer tersebut. Anda dua fungsi utama dari
perintah ping tersebut, yaitu sebagai berikut.
Perintah ping digunakan untuk mengirim multiple IP
packet ke sebuah tujuan dan setiap paket meminta
jawaban.
Perintah ping juga dapat digunakan untuk menguji apakah
fungsi dari NIC. dapat bekerja dengan benar yaitu NIC
dapat mengirim dan menerima semua permintaan dan
konfigurasi dari TCP/IP Serta koneksi jaringan.
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Prosedur pembuatan laporan
konfigurasi internet gateway
(NAT)
Prosedur Pembuatan Laporan :
1.Landasan Teori
2.Alat dan Bahan
3.Langkah Kerja
4. Pengujian
5. Kesimpulan
Gambar 1. Ilustrasi NAT
Sumber Pustaka
Setiawan, Rudy.2021. "Konfigurasi Internet Gateway NAT di
Mikrotik | Praktik #1",
https://www.rsetiawan.com/2021/12/gateway-nat.html,
diakses pada tanggal 22 September 2022
Mustofa, Irfan.2020. "Internet Gateway (NAT) : Pengertian,
Prinsip & Cara kerja, Macam-macam, dan Konfigurasi",
https://15irfanmustofa.blogspot.com/2020/09/internet-
gateway-dan-konfigurasi-nat.html, diakses pada tanggal
22 September 2022
SMKN 4 Jeneponto.2021. "IKonfigurasi Internet Gateway /
NAT Mikrotik", https://mikrotik.smkn4jeneponto.sch.id/?
p=85, diakses pada tanggal 22 September 2022
Modul Administrasi Infrastruktur Jaringan Kelas XII