The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Akhdan Ziyad, 2023-11-15 18:28:37

BAJU ADAT JAWA

B JAWA

PAKAIAN ADAT JAWA CAH LANANG KELOMPOK 4


XII MIPA 6 (4) REVANO F U AKHDAN Z PATREO PS M TRI BAGAS ILHAMI VINCENT K L J


BLANGKON BAGIAN DARI PAKAIAN ADAT JAWA PRIA BLANGKON ADALAH PENUTUP ATAU IKAT KEPALA LELAKI DALAM TRADISI BUSANA ADAT JAWA SEBUTAN BLANGKON BERASAL DARI KATA BLANCO DARI BAHASA BELANDA, ISTILAH YANG DIPAKAI MASYARAKAT ETNIS JAWA UNTUK MENGATAKAN SESUATU YANG SIAP PAKAI. HAL ITU ATAS PERINTAH PEMERINTAH KOLONIAL BELANDA KARENA BANGSAWAN JAWA BILA DIKUMPULKAN DALAM PERTEMUAN RUTIN SELALU TERLAMBAT DENGAN ALASAN LAMANYA MENGIKAT KAIN YANG DILETAKAN DI KEPALA ATAU UDENG. MAKNA FILOSOFIS YANG MENDALAM, BERUPA PENGHARAPAN DALAM NILAINILAI HIDUP. MASYARAKAT JAWA KUNO MEYAKINI BAHWA KEPALA SEORANG LELAKI MEMILIKI ARTI SERIUS DAN KHUSUS SEHINGGA PENGGUNAAN BLANGKON SUDAH MENJADI PAKAIAN KESEHARIAN ATAU PAKAIAN WAJIB BANGSAWAN JAWA


KERIS Keris adalah aksesoris utama dalam pakaian adat Jawa Tengah, terutama bagi pria. Keris diletakkan di belakang pakaian sebagai hiasan, biasanya terbuat dari logam dan memiliki bilah yang melengkung


Kehormatan dan martabat Beskap memiliki potongan yang rapi dan elegan. Hal ini melambangkan kehormatan dan martabat pemakainya. Beskap juga biasanya dikenakan dengan kain jarik yang memiliki motif yang indah. Kain jarik sendiri memiliki makna filosofis yang mendalam, yaitu melambangkan keseimbangan dan keharmonisan kehidupan. BESKAP Pakain adat Jawa beskap biasanya dikenakan oleh laki-laki saat hendak menghadiri acara adat Jawa seperti pernikahan, khitanan, acara kesenian, maupun saat acara resmi atau formal. Pakaian ini memiliki nuansa tradisional Jawa yang kental, mulai dari bentuk, warna hingga pernak-perniknya


PENGERTIAN CIRI-CIRI JARIK Jarik adalah kain panjang yang dililitkan pada pinggang dan dikenakan sebagai celana dalam oleh pria Jawa Tengah. Jarik biasanya terbuat dari kain katun atau sutra dan memiliki berbagai macam motif Pria berbeda lipatand depannya dengan wanita Bentuk wanita dan pria beda. 1. 2.


EPEK TIMANG Epek timang adalah sabuk kain yang dikenakan oleh pria Jawa, biasanya sebagai bagian dari pakaian adat. Epek timang terdiri dari dua bagian, yaitu epek dan timang. Epek adalah kain yang panjangnya sekitar 1,5 meter, sedangkan timang adalah logam yang berbentuk bulat pipih. Epek timang memiliki makna yang mendalam dalam budaya Jawa. Epek melambangkan keistiqomahan dan konsistensi manusia dalam menjaga iman dan taqwanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Epek berasal dari kata "epek" yang artinya "mencari". Bahwasanya dalam hidup kita diwajibkan harus mencari apapun itu, baik ilmu maupun rezeki yang disediakan oleh Allah SWT. Sedangkan timang melambangkan keseimbangan dan keharmonisan. Timang berasal dari kata "tim" yang artinya "seimbang". Timang merupakan simbol bahwa manusia harus mampu menyeimbangkan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi.


SURJAN Surjan merupakan jenis pakaian adat yang mirip dengan beskap namun bermotif, khusus untuk laki-laki dengan gaya lengan yang panjang dan kerah tegak sedangkan bahannya terbuat dari bahan kain lurik. Selain itu kata Surjan berasal dari kata Suraksa dan Janma yang memiliki makna Manusia. Namun ada juga yang menyatakan bahwa surjan berasal dari kata Siro dan Jan yang memiliki makna pelita.


selop FILOSOFI SELOP ADALAH SEBAGAI LAMBANG UNTUK BERIBADAH SECARA LAIR BATIN KEPADA ALLAH. SELOP MERUPAKAN BAGIAN PAKAIAN ADAT JAWA UNTUK ALAS KAKI. SELOP BISA DIBUAT DARI KULIT HEWAN ATAU BAHAN SINTETIS. CANELA DIGUNAKAN UNTUK MENUTUP JARI KAKI, SEDANGKAN BAGIAN BELAKANG TUMIT TERBUKA.


TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version