LAPORAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA : KEARIFAN LOKAL “MAKANANKU BUDAYAKU” Oleh: 1.M Azka azfar alamgir 2.Darel Rival Domestik 3.Bahij Rafka Fadil 4.Danesh Nail Fadhillah 5.M.Dzikri Shofwanul Hakim 6.Rezvan azka pratama 7.Hessa el-kiraam 8.Jibran Putra Basyuni 9.Rasydi Halim Syaukani Harahap KELAS 4 B SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU SILIWANGI JL.RAYA TUTUTUGAN LELS NO. 117
A. Latar Belakang Makanan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuh oleh setiap orang. Makanan merupakan kebutuhan manusia untuk menunjang kelangsungan hidup yang berguna untuk pertumbuhan dan membangun sel tubuh, menjaga agar tetap sehat dan berfungsi sebagaimana mestinya. Dapat dikatakan bahwa fungsi makan secara umum antara lain makanan sebagai sumber tenaga, makanan sebagai bahan pembangun serta pertumbuhan tubuh, dan makanan sebagai pengatur aktivitas tubuh. Oleh karena itu, setiap makhluk hidup membutuhkan makan untuk kelangsungan hidupnya. Kata “Budaya” berasal dari Bahasa Sansekerta “Buddhayah”, yakni bentuk jamak dari “Budhi” (akal). Jadi, budaya adalah segala hal yang bersangkutan dengan akal. Selain itu kata budaya juga berarti “budi dan daya” atau daya dari budi. Jadi budaya adalah segala daya dari budi, yakni cipta, rasa dan karsa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia budaya artinya pikiran, akal budi, hasil, adat istiadat atau sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh sekumpulan anggota masyarakat.3 Merumuskan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan BAB I PENDAHULUAN
jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk keperluan masyarakat. Ki Hajar Dewantara mengemukakan bahwa kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai. Jadi, kebudayaan mencakup semuanya yang di dapatkan atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang dipelajari dari pola-pola perilaku yang normatif. Artinya, mencakup segala cara-cara atau pola-pola berpikir, merasakan dan bertindak. Seorang yang meneliti kebudayaan tertentu akan sangat tertarik objek-objek kebudayaan seperti rumah, sandang, jembatan, alat-alat komunikasi dan sebagainya. Pada era globalisasi seprti sekarang ini khususnya di Indonesia makanan semakin bervariasi, mulai dari makan manis, asin hingga makanan pedas.semakin hari macammacam makanan baru semakin bermunculan, tidak hanya itu tak jarang makan yang berasal dari luar negeri pun bisa dengan mudah popular di Indonesia terutama pada kalangan muda. Didasari oleh uraian di atas, kami memilih untuk membuat makanan tradisional yang berbahan dasar singkong yaitu: klepon singkong dan singkong keju. Sebagai bahan observasi pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tentang Tema kearifan Lokal “Makananku Budayaku” Klepon merupakan jajanan tradisional Indonesia yang umumnya terbuat dari tepung ketan putih yang dibentuk seperti bola-bola kecil dengan isi gula merah dan ditaburi parutan kelapa (Fitri dkk, 2017). Klepon merupakan salah satu jenis produk pangan dan jajanan tradisional semi basah yang dikenal di masyarakat. Kami membuat inovasi pembuatan kelepon dengan berbahan dasar Singkong.
Sedangkan Singkong keju adalah salah satu jajanan jalanan Indonesia. Bahan utama kudapan ini adalah singkong yang dipotong-potong, kemudian dikukus dan digoreng. Singkong keju merupakan salah satu jajanan populer di Indonesia, dan dapat dengan mudah ditemui dijual di warung atau gerobak penjual makanan. Kedua jenis makanan tersebut mungkin hanya Sebagian anak yang menyukainya. Semoga dengan inovasi yang kami lakukan dapat memberikan pemahaman kepada teman-teman kami bahwa makanan tradisional khususnya kelepon dan singkong keju adalah makanan tradisional yang sangat enak dan pastinya sehat karena bebas dari bahan kimia.
A. Tanggal Kegiatan : 21 Desember 2022 Tempat : Cangkuang B. Jenis Kegiatan : Gelar karya Projek Penguatan Profil Pancasila membuat “Klepon Singkong dan Singkong Keju” C. Peserta Kegiatan : Kelompok 2 (KELSIE/kelepon singkong keju) - M Azka azfar alamgir - Darel Rival Domestik - Bahij Rafka Fadil - Danesh Nail Fadhillah - M.Dzikri Shofwanul Hakim - Rezvan azka pratama - Hessa el-kiraam - Jibran Putra Basyuni - Rasydi Halim Syaukani Harahap D. Anggaran Dana : Alat dan Bahan 1). Singkong =Rp.30.000 2). Gula jawa =Rp.15.000 3). Kelapa muda parut =Rp.7.000 4). Tepung tapioka =Rp.10.000 5). Pewarna makanan =Rp.5.000 6). Minyak goreng =Rp.15.000 7). Bawang putih =Rp.5.000 8). Garam =Rp.2.000 9). Keju =Rp.15.000 10). Air =Rp.- BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Langkah pertama yaitu kupas singkong,cuci bersih dengan air mengalir lalu parut 2. campurkan singkong parut dengan tepung tapioka. Setelah itu tambakan air secukupnya sampai bisa di bentuk bulat. Bagi menjadi 3 dan beri pewarna. Jika sudah kalis, kemudian bentuk bulat-bulat dan isikan dengan gula Jawa. 3. Setelah itu siapkan panci untuk di rebus, masukkan saat air mendidih dan jika sudah mengapung angkat. 4. Jika sudah diangkat, letakkan klepon di atas piring kemudian gulingkan ke kelapa parut. 5. Klepon singkong siap dinikmati. E. Cara Membuat Kelepon Singkong
1. Kupas singkong kemudian cuci hingga bersih . 2. Rebus singkong selama 30 menit atau hingga matang. 3. Haluskan bawang putih, ketumbar, dan garam. Kemudian campurkan bumbu yang telah dihaluskan ke dalam air es atau air dingin 4. Jika singkong sudah matang, langsung masukkan ke dalam air es yang telah diberi bumbu. 5. Rendam selama 15 menit agar bumbu meresap ke bagian dalam singkong 6. Goreng singkong dengan minyak panas dan api sedang. Goreng hingga berwarna kuning keemasan. Jika sudah matang, angkat dan tiriskan . 7. Paruti keju di atas singkong goreng dan sajikan. F. CARA MEMBUAT SINGKONG KEJU
B A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari makalah ini dengan melihat semua uraian diatas adalah. Dengan adanya kegiatan loka karya seperti diatas mampu membuat generasi muda lebih mengenal tentang jenis-jenis makanan tradisional yang berasal dari Indonesia seperti contohnya Klepon singkong dan Singkong keju yang telah kelompok kami buat. B. Saran Saran yang dapat diambil dari kegiatan loka karya tersebut adalah, sebagai generasi muda kita harus lebih banyak mengenal jenis-jenis makanan tradisional asli Indonesia dan dapat melestarikannya, agar makanan tradisional yang merupakan budaya dari berbagai daerah di Indonesia tidak hilang ditelan zaman. BAB III PENUTUP
LAMPIRAN