TUGAS LK 3.1 MENYUSUN
BEST PRACTICES
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta DidikDi MA
Unggulan Amanatul Ummah Surabaya
Diajukan Sebagai Salah Satu Tugas
Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan
Disusun Oleh:
RSILVIANA MASITA
2022106310113498
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM
JABATANFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
MALANG
2022
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode
Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam
Pembelajaran
Lokasi Jl. Siwalankerto Utara No. 56 Surabaya.
Lingkup Pendidikan MA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya kelas XI
MIPA
Tujuan yang ingin dicapai Meningkatkan motivas belajar siswa pada pelajaran
Biologi sub materi Peranan Virus.
Penulis R.Silviana Masita
Tanggal 4 November 2022
Situasi: Latar belakang masalah dari paraktik pembelajaran
Kondisi yang menjadi latar ini dilaksanakan karenakan beberapa hal :
belakang masalah, mengapa
praktik ini penting untuk 1. Pembelajaran disekolah kurang dapat
dibagikan, apa yang menjadi melibatkan peserta didik
peran dan tanggung jawab anda
dalam praktik ini. 2. Model dan strategi pembelajaran yang
digunakan kurang tepat sasaran
3. Nilai dalam pembelajaran biologi kurang
maksimal
Praktik pembelajaran ini menurut saya penting
dibagikan karena saya kira banyak guru yang
mengalami permasalahan yang sama dengan
permasalahan yang saya alami,sehingga praktik ini
diharapkan selain bisa memotivasi diri saya sendiri
juga diharapkan bisa menjadi referensi atau inspirasi
bagi rekan guru lainnya.
Saya yang berperan sebagai guru mempunyai
tanggung jawab untuk melakukan proses
pembelajaran ini secara efektif dengan menggunakan
model pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga
tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai yang
diharapkan.
Tantangan : Dari penyebab diatas tantangan yang dihadapi guru adalah :
Apa saja yang menjadi tantangan Dapat melibatkan siswa secara aktif dalam
pembelajaran
untuk mencapai tujuan tersebut? Menggunakan model pembelajaran yang tepat
sasaran
Siapa saja yang terlibat, Meningkatkan nilai belajar siswa
Tantangan pada proses pelaksanaan aksi
Sebelum pelaksanaan aksi
Persiapan Sarana dan prasarana ;
Kelas yang dgunakan harus terhubung dengan
wifi
Persiapan laptop untuk pembelajaran
Pengaturan pencahayaan ruangan di kelas
karena akan menggunakan LCD proyektor, agar
tampilan pada layar bisa terlihat jelas.
Saat pelaksanaan aksi
Peserta didik terbiasa belajar dengan metode
teacher centered, sehingga peserta didik
cenderung pasif, kurang mandiri, kurang
dapat berkreasi untuk menggali potensi
mereka.
Saat presentasi suara siswa kurang terdengar
jelas pada hasil vidio
Ruang kelas yang digunakan agak sempit sehingga
juru kamera tidak bisa bebas dalam pengambilan
vidio
Setelah pelaksanaan aksi
Hasil vidio yang didapat kebanyakan dari kamera belakang
sehingga aktivitas siswa kurang terlihat dngan jelas.
Warga sekolah yang terlibat dalam pelaksanaan aksi :
Peserta didik : sebagai subjek dalam kegiatan
pembelajaran
Aksi : Rekan guru Bahasa Inggris ( Naning
Langkah-langkah apa yang yulistiani,Spd) : sebagai observer
dilakukan untuk menghadapi
tantangan tersebut/ strategi apa Pendamping pondok putri ( Rahma ,Spd ) :
yang digunakan/ bagaimana sebagai juru kamera.
prosesnya, siapa saja yang
terlibat / Apa saja sumber daya Dilihat dari tantangan tersebut dapat disimpulkan bahwa
atau materi yang diperlukan tantangan yang dihadapi melibatkan sarana dan prasaran
untuk melaksanakan strategi ini ,guru dari sisi kompetensi yang harus diimiliki guru yaitu
kompetensi pedagogik dan profesional sedangkan dari sisi
siswa adalah motivasi belajar
Langkah yang dilakukan guru sesuai dengan
tantangan yang dihadapi antara lain :
1. Melibatkan keaktifan siswa
- Menentukan kegiatan-kegiatan apa saja yang
akan dilakukan dalam pembelajaran dimana
kegiatan-kegiatan tersebut berpusat pada siswa
dan membuat siswa lebih aktif dalam proses
pembelajarannya
- Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan
metode ini antara lain pemahaman /
kompnetensi guru akan pembuatan RPP/modul
ajar dan juga kreatifitas merancang kegiatan-
kegiatan yang membuat siswa lebih aktif dalam
pembelajaran
2. Pemiihan model pembelajaran
- Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan
model pembelajar adalah dengan memahami
karakteristik siswa dan karakteristik materi.
Disini guru memilih model pembelajaran
problem based learning (PBL)
- Proses pemilihan model ini pertama guru
mempelajari apa saja model-model dalam
pembelajaran,lalu memahami karakteristik siswa
dengan melihat kemampuan dasar dan kebiasaan
siswa. Lalu melihat karakteristik materi dengan
mempelajari materi pembelajaran yang terdapat
di buku ajar ataupun buku pegangan guru.
- Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan
model ini antara lain pemahaman /kompetensi
guru akan model pembelajaran PBL dan juga
pemahaman guru akan materi pembelajaran.
3. Meningkatkan nilai belajar siswa
- Guru memberikan latihan soal pada akhir
pembelajaran dimana soal-soal tersebut memiliki
indikator yang dapat mencapai tujuan
pembelajaran
- Soal yang diberikan memiliki level kognitiv mulai
sedang sampai hots sehingga dapat melatih
tingkat berfikir siswa
- Guru melakukan remidi bagi siswa yang
mendapatkan nilai dibawah KKM dan
memberikan pengayaan bagi siswa yang sudah
mencapai KKM.
- Sumber daya yang diperlukan dalam pemilihan
soal antara lain pemahaman guru akan materi
pembelajaran serta keaktifan siswa dalam proses
pembelajaran.
Saat pelaksanaan Aksi :
-Memindah wifi di ruang TIK ditaruh Di kelas
-meminta ijin ke orang tua siswa untuk
membawakan laptop mengingat anak-anak di
pondok tidak diperkenankan membawa HP ataupun
laptop
-Melakukan pengeditan yang maksimal untuk mendapatkan
video kegiatan pembelajaran yang bisa memenuhi ketentuan
yang berlaku.
Refleksi Hasil dan dampak Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang
Bagaimana dampak dari aksi dari dilakukan dirasa hasilnya efektif dan dapat dilihat
Langkah-langkah yang dari :
dilakukan? Apakah hasilnya 1. Pemilihan model pembelajaran PBL dengan
efektif? Atau tidak efektif? kegiatan yang berpusat pada siswa sangat
Mengapa? Bagaimana respon meningkatkan keaktifan siswa saat proses
orang lain terkait dengan strategi pembelajaran sehingga siswa termotivasi untuk
yang dilakukan, Apa yang belajar.
menjadi faktor keberhasilan atau 2. Pada pembelajaran menggunakan model PBL
ketidakberhasilan dari strategi hasil analisis kemampuan kognitif siswa
yang dilakukan? Apa terdapat 1 dari 16 siswa yang belum mencapai
pembelajaran dari keseluruhan ketuntasan, sehingga ketuntasan yang dicapai
proses tersebut sebesar 93,7%. Hal ini menunjukkan bahwa
siswa telah mencapai ketuntasan hasil belajar
dan dikategorikan tuntas dalam mempelajari
sub materi peranan virus .
Respon siswa terhadap kegiatan belajar ini adalah
sangat senang,bisa dilihat saat kegiatan refleksi akhir
pembelajaran siswa memberikan refleksi kalau
pembelajaran sangat menyenangkan dan menarik.ini
membuktikan bahwa motivasi belajar siswa pada
pelajaran biologi sub materi peranan virus
meningkat.