The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Syarif Hidayatullah, 2024-03-12 02:48:18

Bab 6 PKK

Bab 6 PKK

Menurut Suratman gambar kerja adalah suatu teknik penggambaran yang digunakan untuk menjelaskan secara gamblang persyaratan item yang di rekayasa, aktifitas menggambar mesin menghasilkan dokumen gambar yang berfungsi sebagai bahassa atau media untuk menyampaikan ide, gagasan, atau informasi dari para insinyur yang mendesian suatu produk kepada para pekerja yang akan membuatnya.


Menurut Sujiyanto pada buku menggambar teknik mesin di halaman 7, diterbitkan oleh Kanisus diYogyakarta tahun 2012. Gambar kerja adalah komunikasi utama antara si pembuat gambar atau ide dengan si pelaksana di lapangan, dan gambar harus dipahami oleh kedua belah pihak. Menurut Ir. Ohan Juhana pada buku menggambar teknik mesin dengan standar iso di halaman 14, diterbitkan oleh CV. Pustaka Setia di Bandung tahun 2011. Gambar teknik adalah gambar yang menitik beratkan pada penyampaian maksud dari pembuat gambar secara obyektif, gambar jenis ini menggunakan simbol-simbol yang dapat diterima secara internasional. Simbol tersebut sudah di rangkumkan dalam sebuah standar yang dapat di terima di seluruh dunia, yaitu standar ISO. Selain itu ada juga standar lain yang di keluarkan oleh suatu Negara.


Fungsi Gambar Kerja Penyampaian Informasi Gambar berfunsi untuk meneruskan maksud dari perancangan dengan tepat kepada orang –orang yang bersangkutan kepada perancanaan proses, pembuatan, pemeriksaan dan sebagainya. Orang-orang yang bersangkutan bukan hanya orang-orang pabrik atau orang di bengkel sendiri, tetapi juga orang orang dalam pabrik atau bengkel sub kontrak atau orang asing dengan bahasa lain Pengawetan, penyimpanan dan penggunaan keterangan Gambar. merupakan data teknik yang sangat ampuh, dimana teknologi dari suatu perushaan di padatkan di kumpulkan. Oleh karena itu gambar bukan saja diawetkan untuk mensuplai bagian bagian produk untuk diperbaiki ( reparasi ) atau untuk di perbaiki, tetapi gambar diperlukan juga sebagai bahan informasi untuk rencana-rencana baru di kemudian hari. Sehingga diperlukan penyimpanan, kondifikasi nomor urut gambar dan sebagainya Cara-cara pemikiran dalam penyiapan informasi Dalam perencanaan, konsep abstrak yang terlintas dalam pikiran diwujudkan dalam bentuk gambar melalui proses masalahnya pertama-tama di analisa dan disintesa dengan gambarnya di teliti dan dievaluasi. Proses ini di ulangulang, sehingga dapat di hasilkan gambar-gambar yang sempurna.


Tujuan Gambar Kerja Internasional Gambar Peraturan-peraturan gambar dimulai dengan persetujuan bersama antara orang yang bersangkutan dan kemudian menjadi standar perusahaan. Agar tujuan dapat di capai, penunjukan simbol-simbol gambar harus sama secara intenasional. Mempopulerkan Gambar Dalam lingkup teknologi, mempopulerkan gambar menjadi suatu keharusan, karena dalam teknologi tinggi dibutuhkan data-data yang pasti dan akurat dan tidak berdasarkan kebiasaan atau feeling. Perumusan Gambar Berdasarkan sifat-sifat kerja masing-masing maka dari tiap-tiap bagian, mesin, listrik harus memiliki keterangan yang sama agar dapat dimengerti oleh semua orang.


Pemodelan Objek 3 Dimansi Menurut Nur Hidayat pada buku autodesk inventormastering 3Dmechanical design di halaman 5, diterbitkan oleh Informatika di Bandung tahun 2011. Pemodelan obyek 3 dimensi adalah suatu metode untuk menggambarkan posisi suatu objek 3 dimensi dalam bentuk geometri dan topologinya sehingga dapat dianalisa dan diolah lebih lanjut. Secara umum obyek dalam dunia 3 dimensi berupa polihendron, yaitu gambaran obyek yang mempuanyai ruang 3 dimensi ( panjang, lebar, tinggi ).pada sisi sisi permukaan dibentuk oleh polygon-polygon yang di bentuk dari kumpulan verteks-verteks, yaitu titik koordinat sehingga membentuk lintasan tertutup sederhana. Contoh polihedron adalah balok, pyramid, tabung. Sedangkan contoh poligon adalah bujur sangkar, kotak, segitiga, lingkaran. Menurut Gundhi pada buku autodesk inventor essensial book di halaman 4, diterbitkan oleh Informatika di Bandung tahun 2014. Tiga dimensi (3D) adalah bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Grafik 3 dimensi merupakan teknik penggambaran yg berpatokan pada titik koordinat sumbux(datar), sumbu y(tegak), dan sumbu z(miring). Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D.


Pemodelan Objek 3 Dimansi Berdasarkanteori-teori diatas dapat disimpulkan tiga dimensi merupakan sebuah bentuk yang memiliki panjang, lebar dan tinggi. Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Geometri obyek 3 dimensi berhubungan dengan ukuran, misalnya : lokasi titik atau ukuran obyek, topologi digunakan untuk menghubungkan titiktitik koordinat obyek sehingga dapat membentuk suatu poligon , kemudian bagaimana poligon yang terbentuk disusun untuk membuat obyek ( polihedron) yang dimaksud, sehingga diperlukan sistem koordinat untuk membentuk model obyek.


Proyeksi Gambar proyeksi merupakan dasar mengambar teknik untuk menyatakan bentuk dan ukuran suatu objek atau benda. Secara garis besar proyeksi pada gambar kerja dibagi menjadi dua bagian yaitu proyeksi aksonometri dan proyeksiorthogonal


Proyeksi AKSONOMETRI Aksonometri adalah sebutan umum untuk pandangan yang dihasilkan oleh garis-garis proyeksi suatu benda. Dalam penggambaran ini garis-garis pemroyeksi ditarik tegak lurus terhadap bidang proyeksi. Aksonometri merupakan salah satu modifikasi pemggambaran satu bentuk yang berskala. Gambar aksonometri berguna untuk dapat menjelaskan bentuk suatu bangunan, baik itu bangunan seutuhnya, potongan bangunan yang memperlihatkan struktur atau interiornnya, detail bagian bangunan atau sampai menunjukan skema utilitas suatu bangunan. Proyeksi aksonometri adalah proyeksi menggambar benda dengan ketentuan sudut proyeksi dan skala pemendekan yang telah di tetapkan meliputi proyeksi isometri, dimetri, dan trimetri.


Proyeksi ISOMETRI Proyeksi isometri merupakan proyeksi aksonometri dimana pandangan yang dipilih dari objek diletakan sedemikian rupa terhadap bidang proyeksi dimana masing-masing bidang membentuk sudut 30° dan skala yang di gunakan pada setiap bidang adalah sama atau sudut antara sumbu satu terhadap sumbu lainya 120°.


Gambar Sudut Yang Terbentuk Dari Sumbu Proyeksi Isometrik


Gambar Skala Pemendekan Proyeksi Isometri


Proyeksi TRIMETRI Proyeksi trimetri adalah proyeksi dengan skala pendekatan tiga sudut tidak sama. Proyeksi ini dapat dilihat pada gambar dibawah.


Proyeksi Trimetri


Sudut Proyeksi Dan Data Skala Pemendekan Proyeksi Trimetri


Proyeksi EROPA Proyeksi ini beranggapan bahwa objek atau benda yang akan digambar atau diproyeksikan seolah-olah berada dalam suatu kubus. Setiap pandangan menunjukan benda yang terlihat pada bidang proyeksi dengan melihat sisi benda yang terdekat dengan pengamat. Urutan proyeksi eropa : pengamatan, objek, dan bidang proyeksi ( garis proyeksi ditarik menjauhi pengamat ).


UrutanProyeksi Eropa


Format tampak proyeksi eropa


Contoh gambar proyeksi eropa


Proyeksi AMERIKA Proyeksi cara ini beranggapan sebaliknya, yaitu seolah-olah objek atau benda berada di luar kubus. Asas proyeksi amerika ; bidang gambar ( bidang proyeksi ) diletakan diantara mata dan benda yang digambar, sedangkan gambar tersebut adalah bidang gambar yang bening, seperti kaca. Setiap pandangan menunjukan benda yang terlihat pada proyeksi dengan melihat sisi benda yang terjauh dengan pengamatan. Urutan proyeksi amerika ; pengamatan, bidang proyeksi, dan objek (garis proyeksi ditarik menuju pengamat ).


Urutan proyeksi amerika


Format tampak proyeksi amerika


Contoh gambar proyeksi amerika


Click to View FlipBook Version