The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by didit.isro.pgsd, 2022-09-23 23:50:15

Bahan Ajar PPKN

Bahan Ajar PPKN

Penerapan Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Rumah

BAHAN AJAR

KELAS
4

Penerapan Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Rumah

Capaian Pembelajaran (CP)

1. Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan makna sila-sila Pancasila serta menceritakan contoh
penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta
didik.

2. Peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mengamati Video pembelajaran peserta didik dapat menguraikan perilaku yang sesuai
nilai-nilai Pancasila di lingkungan rumah dengan tepat.

2. Setelah melakukan diskusi, peserta didik dapat mempresentasikan contoh penerapan nilai-nilai
Pancasila di lingkungan rumah dengan benar.

3. Setelah melakukan kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat membandingkan perilaku yang
sesuai dan tidak sesuai nilai-nilai Pancasila di lingkungan rumah dengan benar.

4. Setelah melakukan kegiatan pembelajaran, peserta didik mampu menyimpulkan penerapan

nilai-nilai Pancasila di lingkungan rumah dengan benar.

Ayo kita Iya, Ayo supaya Dan menjalin
belajar kita dapat kerjasama yang baik
bersama
menambah wawasan antar teman

Penerapan Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Rumah

Penerapan Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Rumah

Masih ingatkah kalian dengan Garuda Pancasila? Apakah Garuda Pancasila itu? Iya,
Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia. Pada perisai Garuda Pancasila terdapat
lima ruang, masing-masing berisi gambar yang merupakan lambang sila-sila pada Pancasila.

Kalian perhatikan gambar Garuda Pancasila di bawah ini!
Pada gambar di samping, lihatlah! Terdapat tulisan “Bhinneka Tunggal Ika” yang di sebut

sebagai semboyan negara Indonesia. Semboyan tersebut
berartikan “ Berbeda-beda tetap satu jua” artinya apapun
perbedaan yang ada di lingkungan sekitar kita, sikap kita tidak
boleh membeda-bedakan tetap saling menghargai.

A. Makna Simbol Pancasila

1. Simbol Sila Pertama

Tahukah kalian, simbol sila pertama pada Pancasila yaitu Bintang.
Sila pertama Pancasila berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Bintang
emas artinya sebagai sebuah cahaya. Cahaya ini dapat dimaknai
seperti Tuhan yang merupakan cahaya bagi setiap manusia. Adapun
latar berwarna hitam melambangkan warna alam atau warna asli
yang menunjukkan bahwa Tuhan bukanlah sekedar rekaan manusia
tetapi sumber dari segalanya dan telah ada sebelum segala sesuatu di dunia ini ada. Bintang
emas memiliki lima sudut juga diartikan sebagai cahaya yang menyinari dasar negara yang
lima, yakni Pancasila.

 Sikap yang mencerminkan sila pertama pada Pancasila yaitu :
1) Jeni bersyukur atas pemberian Tuhan
2) Rajin melaksanakan ibadah sesuai dengan agama masing-masing
3) Hidup rukun dan saling menghormati serta menghargai orang lain dengan kepercayaan
masing-masing
4) Tidak memasakkan suatu agama atau kepercayaan orang lain
5) Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa

Penerapan Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Rumah

2. Simbol Sila Kedua
Rantai merupakan simbol sila kedua pada Pancasila. Sila

kedua pada Pancasila berbunyi Kemanusian yang Adil dan
Beradab. Amati gambar simbol sila kedua di samping!
Terdapat mata rantai bulat yang berjumlah 9 dan mata rantai
persegi yang berjumlah 8. Mata rantai yang bulat
melambangkan perempuan sedangkan mata rantau persegi
saling berkait dan tidak putus. Mata rantai tersebut selalu menyambung yang artinya
generasi penerus yang turun temurun.

Makna dari sila kedua pada Pancasila yaitu saling menghargai , saling mneolong dan saling
membantu satu sama lain baik itu perempuan maupun laki-laki agar menjadi kuat seperti
rantai tersebut.
 Sikap yang mencerminkan sila kedua pada Pancasila yaitu :

1) Menghormati hak orang lain
2) Bertindak adil tanpa memandang ras, ruku, agama, dan status sosial
3) Berani mengakui kesalahan
4) Mengunjungi teman yang sakit
5) Memberi santunan kepada orang miskin
6) Berani membela orang yang tidak bersalah
7) Memberi tempat duduk pada wanita hamil di angkutan umum
8) Tidak membedakan derajat manusia
9) Saling berbagi makanan dengan teman yang membutuhkan

3. Simbol Sila Ketiga
Simbol sila ketiga pada Pancasila yaitu Pohon Beringin, seperti

gambar di samping!. Bunyi sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia.
Kalian amati gambar pohon beringin pada Pancasila tersebut! Pohon
beringin dengan akar yang menjulur ke bawah diartikan sebagai
tempat berteduh. Jadi, Pancasila sebagai dasar negara diibaratkan
sebagai peneduh bangsa Indonesia untuk berlindung dan merasa aman.

Makna sila ketiga yaitu bangsa Indonesia harus mempertahankan persatuan dan
kesatuan Negara Republik Indonesia. Begitu banyak keberagaman yang ada di Indonesia
artinya banyak sekali perbedaan baik itu suku, budaya, Bahasa, warna kulit, dan masih
banyak lagi. Oleh karena itu kita harus memiliki sikap toleransi, saling menghargai, dan
saling mneghormati dengan sesame.

Penerapan Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Rumah

 Sikap yang mencerminkan sila ketiga pada Pancasila yaitu :
1) Bergaul dengan teman tanpa membeda suku, ras, dan adat istiadat
2) Menghargai perbedaan pendapat di antara kelompok
3) Bersikap toleransi dan mudah memaafkan
4) Bangga dengan bangsa sendiri
5) Menjaga ketertiban
6) Tidak merendahkan suku atau budaya bangsa
7) Saling menghormati perbedaan suku dan budaya
8) Mendamaikan kelompok yang bermusuhan
9) Menjaga perdamaian dan kesatuan di lingkungan keluarga dan masyarakat
10) Menjalin persahabatan dengan semua orang tanpa membedakan suku, ras dan agama

4. Simbol Sila Keempat
Musyawarah merupakan salah satu pengamalan sila Pancasila yaitu sila keempat.

Bunyi sila keempat Pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila
keempat ini bersimbol kepala banteng. Banteng melambangkan
binatang sosial yang suka berkumpul.

 Sikap yang mencerminkan sila keempat pada Pancasila yaitu:
1) Menyelesaikan masalah atau konflik dengan bermusyawarah.
2) Tidak memaksakan pendapat atau kehendak diri kepada orang lain.
3) Setiap orang memiliki kedudukan yang sama, sehingga keputusan untuk kepentingan

Bersama lebih diutamakan.
4) Menghargai pendapat orang lain.
5) Mengambil keputusan bersama dengan mufakat.
6) Melaksanakan hasil musyawarah dengan itikad baik.

5. Simbol Sila Kelima
Padi dan kapas merupakan lambang atau simbol sila kelima dalam Pancasila. Bunyi sila
kelima adalah Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Tumbuhan padi mengartikan makanan sedangkan kapas
mengartikan pakaian (sandangan) sehingga bermakna
kemakmuran dan kesejahteraan. Makna dari sila kelima yaitu
mewujudkan negara yang Makmur dan adil bagi seluruh rakyat
Indonesia.

 Sikap yang mencerminkan sila kelima pada Pancasila yaitu:

1) Gemar bekerja bakti dan bergotong royong dengan penuh kekeluargaan.

2) Bersikap adil dengan tidak pilih-pilih dalam berteman.

3) Tidak diskriminatif dan memperlakukan orang-orang sama tanpa memperdulikan
latar belakang agama, suku, ras, golongan dan sebagainya.

4) Murah hati dalam menolong orang yang membutuhkan.

5) Menghormati dan menghargai hak orang lain dengan cara menyeimbangkan
pemenuhan hak diri dan kewajiban diri.




Click to View FlipBook Version