The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by mirandaargataa, 2022-11-20 10:25:24

E-LKPD Larutan Penyangga

E-LKPD Larutan penyangga.

KISAH

INSPIRATIF

Setelah kalian melakukan praktik pembuatan bathbomb, detergen serta minuman sari buah
nanas dan mencoba melakukan penjualan secara langsung, apakah kalian berminat untuk
menjadi wirausahawan? Untuk menjadi seorang wirausahawan (entrepreneur)
membutuhkan mental yang besar, karena seorang entrepreneur harus siap dengan segala
apapun keadaannya, siap gagal, siap bangkrut, siap sukses dan pastinya siap untuk kaya.

KISAH INSPIRATIF

Ibu Rumah Tangga Sukses Bisnis Sari Buah Nanas

Seorang ibu rumah tangga berasal dari Blitar, Jawa Timur

berhasil menginspirasi banyak orang. Bisnis yang ia bangun

Gambar 4. Larutan Penyanggbae(rBsuaffmer)a(sudmebnergan suami, kini meraup keuntungan yang

: ilmukimia.com)

banyak. Ia adalah Samrotul Azizah, seorang ibu rumah

Gambar 15. Samrotul tangga yang sukses dengan bisnis minuman sari nanas.
Azizah (sumber : Produk minumannya tersebut diberi merek 'Segarrr' yang
detik.com) kini didistribusikan ke berbagai daerah. Ide tersebut ber-

awal dari permintaan sang ibu mertua yang saat itu minta dibuatkan minuman

sehat dari sari buah nanas. Minuman tersebut berkhasiat untuk menurunkan
kadar kolesterol. Sejak saat itu, Samrotul Azizah terinspirasi untuk membuat

minuman sari buah nanas yang dikemas dan diperjual belikan. Usaha tersebut
didukung oleh sang suami yang memiliki perkebunan nanas. Samrotul Azizah juga
mendalami ilmu bisnis dengan mengikuti seminar satu ke seminar lainnya, hingga

akhirnya ia berhasil membentuk Perusahaan Minuman Sari Nanas dengan merek
dagang 'Segarrr'. Azizah mengatakan bahwa minumannya dibuat secara
homemade sehingga lebih terjaga kualitasnya dan higienis. Bisnisnya pun terus

berkembang pesat. Bahkan Azizah kini mampu menjual minuman sari buah nanas
tersebut sebanyak puluhan ribu kardus.

45

KISAH INSPIRATIF

Dua Remaja Bangun Bisnis Bath Bomb, Raup Untung Rp 284 M

Remaja di usia 10 atau 11 tahun umumnya tidak memiliki
uang miliaran di masa tersebut. Namun, dua remaja asal
Amerika Serikat ini menggunakan kemampuan mereka dan

berhasil menghasilkan uang dengan jumlah yang fantastis.

Dua remaja tersebut bernama Isabel dan Caroline Bercaw.

Gambar 4. Larutan Penyangga (Buffer) (sumber

G: ialmmubkarim1ia6..coImsa)bel dan Awalnya, mereka membuat Bath Bomb pada tahun 2012.

Caroline Bercaw (sumber

: kumparan.com) Bath Bomb sendiri merupakan campuran produk spa yang di-

gunakan saat mandi untuk berendam saat mandi. Yang khas dari bath bomb ketika

dimasukkan ke dalam air bath bomb akan meletup-meletup, berbusa serta
membuat air menjadi berwarna dan harum. Dengan bisnis mereka sekarang dapat
menghasilkan USD 20 juta atau Rp 284 miliar per tahun sejak 2018. Mereka

membuat produk bothbamb itu sendiri dengan menggunakan campuran alami, yang
melibatkan lebih sedikit produk kimia dan lebih lembut pada kulit sehingga aman.

Caroline mencampurkan soda kue, asam sitrat, dan minyak wangi dalam pembuatan
produk mandi bothbamb. Keduanya menamai tersebut dengan “Da Bomb Bath
Fizzers”. Caroline yang tahun ini berusia 20 tahun dan Isabel 21 tahun masuk

dalam daftar 30 Under 30 Forbes pada 2019. Awalnya ini adalah bisnis rumahan
yang dilakukan berdasarkan kegemaran remaja saja. Namun sekarang, ini adalah

bisnis keluarga yang nyata, ibu mereka Kim adalah CEO dan ayah Ben adalah
COO/CFO. Perusahaan ini memulai dengan investasi USD 150 atau Rp 2 juta dari
orang tua mereka untuk menyewa ruangan di sebuah pameran kerajinan. Disana,

mereka menyadari produk itu bukan hanya sekadar hobi, namun bisa dijadikan
bisnis menguntungkan. Sekarang mereka memiliki gudang dan kantor profesional
di luar rumah keluarga di mana mereka memproduksi satu juta bom mandi sebulan.

Saat ini, mereka memiliki banyak karyawan yang harus diberikan kesejahteraan
dan menawarkan 401 ribu tunjangan dan asuransi kesehatan.

46

KISAH INSPIRATIF

Seorang Wanita Sukses Bisnis Sampo, Raup Omzet Jutaan Rupiah

Aprie Angeline tidak pernah membayangkan jika bisnis
yang dijalaninya secara tak sengaja akan membawa
kesuksesan seperti saat ini. Perjalanan wanita 23 tahun ini

bisa menjadi sumber inspirasi untuk kaum muda yang ingin

menjalankan bisnis sendiri. Bermula dari seorang reseller

Gambar 4. Larutan Penyangga (Buffer) (sumber

G: ialmmubkarimia.c1o7m. ) Aprie produk online shop (olshop), kini Aprie menjadi produsen

Angeline (sumber :

kumparan.com) sampo dengan omzet ratusan juta rupiah setiap bulan. Awal

2013, Aprie memproduksi produk sampo buatannya yang dinamai Angeline Hair

Treatment (AHT). Dia menggunakan bahan-bahan herbal berkualitas tinggi untuk
produk samponya yang membuat harganya relatif mahal. Meski demikian, AHT
bisa diterima pasar dengan baik. Aprie yang memiliki masalah rambut, yakni tak

bisa panjang menginspirasinya untuk membuat sampo yang bisa memanjangkan
rambut dengan cepat. Sampai saat ini, produk tersebut menjadi andalan AHT.

Dengan modal awal senilai Rp 10 juta, Aprie memproduksi sebanyak 200 botol
sampo. Penjualannya pun terus meningkat. Kini, ia bisa menjual lebih dari seribu
paket produk AHT setiap bulan. Omzet usahanya pun mencapai Rp 230 juta. Aprie

memang tidak hanya menjual sampo saja. Dalam paket perawataan rambut ini, ia
juga memproduksi conditioner dan hair tonic. Harganya berkisar Rp 200.000 per

paket. Tidak hanya membuat produk perawatan rambut, ia juga mengembangkan
produk herbal lainnya. Awal tahun lalu, Aprie memproduksi gula dari nira kelapa
dengan kadar glukosa yang rendah. Ide pembuatan gula ini berasal dari

pengalaman dari keluarga, setelah sang kakek meninggal akibat diabetes. Kini,
usaha yang melibatkan 25 petani kelapa ini, sudah menjual ratusan stoples setiap
bulan. Aprie pun tak berhenti berkreasi. Yang terbaru, dia juga menciptakan

frescare, semacam masker wajah herbal. Selain itu, dalam waktu dekat, dia pun
berencana membuat lotion pelembap herbal .

47

(Rangkuman )

• Larutan Penyangga merupakan larutan yang dapat mempertahankan pH

ketika terjadi penambahan sedikit asam, basa maupun air.

• Berdasarkan komponen penyusunnya, larutan penyangga terbagi atas

dua bagian, yakni: penyangga asam dan penyangga basa.

• Penyangga Asam terbentuk dari campuran asam lemah dan basa

konjugasinya.

• Penyangga Basa terbentuk dari campuran basa lemah dan asam

konjugasinya.

• Larutan penyangga dapat mempertahankan pH-nya karena mengandung

ion garam, kesetimbangan asam/basa lemah dan kesetimbangan air

yang membentuk suatu sistem.

• Di dalam cairan intra sel, yaitu pasangan asam-basa konjugasi

dihidrogen fosfat dan monohidrogen fosfat (H2PO4 dan HPO42-)

• Di dalam darah, yaitu pasangan asam-basa konjugasi asam karbonat

dan bikarbonat (H2CO3 dan HCO3-)

• Larutan penyangga terdapat dalam kehidupan sehari-hari, seperti

hidroponik, deterjen, sampo, sari buah nanas, minuman kaleng dan

proses pembuatan bathbomb

• Nilai pH penyangga asam dapat di tentukan dengan rumus :

[H+] = Ka x


pH = - log [H+]

• Nilai pH penyangga basa dapat ditentukan dengan rumus :

[OH-] = Kb x


pOH = - log [H+]

pH = 14 – pOH

48

Uji Kompetensi Siswa

1. Stroberi merupakan tanaman lokal yang tumbuh baik di dataran tinggi daerah Magelang.
Pengembangan komoditas ini dapat dikategorikan sebagai salah satu sumber pendapatan
dalam sektor pertanian. Stroberi dapat tumbuh pada kisaran pH 5,8-6,6. Kadar pH yang
berlebihan dapat mengganggu pertumbuhan stroberi seperti kerusakan membran akar, warna
buah menjadi lebih kuning dan buah menjadi kurang manis. Sedangkan kadar pH yang
kurang dapat menyebabkan stroberi menjadi tidak mampu menyerap nutrisi yang dibutuhkan,
penanganan yang tepat dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu….
A. Menggunakan alat kontroler PID berbasis Arduino Uno yang menggunakan konsep
larutan penyangga sehingga mampu mengendalikan kadar keasaman pada hidroponik
stroberi
B. Menambahkan larutan penyangga basa ke dalam tanaman stroberi untuk mempertahankan
pH sistem agar stabil
C. Menambahan larutan asam lemah dalam jumlah banyak
D. Menambahan larutan basa lemah dalam jumlah banyak
E. Mengubah konsentrasi ion H+ dan OH–

2. Andi melakukan sebuah percobaan larutan penyangga dengan mengekstrak buah lokal yang
tumbuh di Bali. Andi menyiapkan 3 sampel buah yang akan diekstrak yaitu jeruk, nanas dan
mentimun yang kemudian diukur pH awalnya. Selanjutnya ketiga sampel tersebut
ditambahkan sedikit asam dan basa, kemudian pH-nya diukur kembali. Berikut adalah data
hasil percobaan yang didapatkan.

Larutan pH awal pH dengan penambahan sedikit

Sedikit basa Sedikit asam

Mentimun 5,81 8,13 3,11

Nanas 3,24 3,26 3,22

Jeruk 3,14 3,16 3,10

Berdasarkan hasil percobaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sampel yang mempunyai

sifat penyangga adalah...

A. Mentimun 49
B. Nanas dan Jeruk
C. Mentimun dan Jeruk
D. Mentimun dan Nanas
E. Tidak ada yang memiliki sifat penyangga

3. Kue cucur merupakan jajanan tradisional yang sangat populer, kue ini terbuat dari tepung 50

beras. Bahan pengembang kue cucur adalah baking soda (NaHCO3). Baking soda membuat
kue mengembang karena menghasilkan jutaan gas karbondioksida. Jika NaHC03 bertemu
udara maka akan terjadi reaksi :

NaHCO3(aq) → Na+(aq) + HCO3-(aq)
HCO3(aq) + H2O(l) → H2CO3(aq) + OH-(aq)
Dari reaksi yang ditebali tersebut, yang terjadi merupakan....
A. Penyangga basa
B. Penyangga asam
C. Bukan penyangga
D. Netralisasi
E. Hidrolisis

4. Sekelompok siswa melakukan percobaan membuat larutan penyangga dengan
mencampurkan antara 250 ml larutan NH4OH 0,5 M dengan 250 ml larutan HCl 0,1 M akan
menghasilkan campuran dengan pH .....
A. 4
B. 4,4
C. 5
D. 9,6
E. 10

5. Putri membuat larutan 20 mL HCOOH 0,3 M (Ka = 2 x 10-5) dicampurkan dengan 40 ml
larutan KOH 0,1 M. Harga pH larutan yang terjadi adalah ...

A. 1
B. 3

C. 5
D. 8

E. 10
6. Soft drink adalah minuman yang tidak mengandung alkohol. Salah satu kandungan minuman

ini adalah asam fosfat. Jika diketahui 100 mL larutan H3PO4 0,1 M (Ka1=7 x 10-3 ) dicampur
dengan 50 mL larutan NaOH 0,10 M, pH campuran adalah........ (log 7 = 0,845)

A. 11, 845
B. 2,154

C. 8,69
D. 4,301

E. 1
3. Seorang siswa akan membuat larutan penyangga. Bahan-bahan yang ada di laboratorium

hanya ada larutan asam asetat 0,1 M; natrium hidroksida 0,1 M, dan asam klorida 0,1 M.
Larutan asam asetat yang yang tersedia di laboratorium hanya sejumlah 100 mL. Campuran

yang harus ditambahkan siswa tersebut ke dalam 100 mL asam asetat tersebut adalah… 51

A. 80 mL natrium hidroksida 0,1 M

B. 100 mL natrium hidroksida 0,1 M

C. 120 mL natrium hidroksida 0,1 M

D. 50 mL asam klorida 0,1 M

E. 100 mL asam klorida 0,1 M

8. Sekelompok siswa melakukan percobaan membuat larutan penyangga dengan
mencampurkan 50 mL NH3 0,1 dan 50 mL larutan NH4Cl 0,4 M, jika Kb NH3 10-5 larutan

tersebut akan menghasilkan campuran dengan pH ...

A. 5
B. 7
C. 9
D. 11
E. 13
9. Seorang siswa membuat larutan penyangga di laboratorium dengan mencampurkan larutan
25 mL NH4OH 0,2 M (Kb = 1 x 10-5) dan 25 ml larutan HCl 0,1 M. pH larutan yang terjadi

adalah....

A. 5,0
B. 5,5
C. 8,5
D. 9,0
E. 43,0

10. Seorang praktikan akan membuat larutan penyangga dengan pH = 4, maka ke dalam 100 ml
larutan CH3COOH 0,5 M (Ka = 10-5) ia harus menambahkan larutan CH3COOHNa 0,5 M

sebanyak....

A. 100 ml
B. 50 ml
C. 10 ml
D. 5 ml
E. 1 ml
11. Larutan penyangga dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari misalnya pada minuman

fanta. Adapun salah satu bahan yang terkandung dalam fanta adalah magnesium karbonat.

Apabila ke dalam 1 Liter larutan ini mengandung 200 mmol H2CO3 dengan 20 mmol MgCO3
ditambahkan 1 Liter air maka pH campuran menjadi....... (Ka1 H2CO3 = 4,5 x 10-7 , log 4,5 =

0,653)

A. 2
B. 5,35
C. 6
D. 6,35
E. 7,35

12. Manisan nanas merupakan makanan yang digemari oleh banyak kalangan, baik orang dewasa

maupun anak-anak. Dalam proses pembuatannya digunakan beberapa bahan, salah satunya

adalah asam sitrat 0,1 M sebanyak 200 mL dan garamnya (natrium sitrat) 0,05 M sebanyak

200 mL. Jika campuran tersebut membentuk larutan penyangga, nilai pH yang terbentuk
adalah... (Ka asam sitrat = 7,4 x 10-4)

A. 2
B. 2 – log 14,8
C. 2 + log 14,8
D. 4
E. 4 – log 14,8
13. Sistem penyangga fosfat merupakan sistem penyangga yang berfungsi untuk
mempertahankan pH di dalam tubuh, khususnya pada bagian....
A. Cairan intra sel
B. Caira inter sel
C. Cairan luar sel
D. Sel darah merah
E. Keping darah
14. Disajikan produk sebagai berikut :

(1) Minuman berkarbonasi
(2) Deterjen bubuk
(3) Manisan buah nanas
(4) Penjernih air
(5) Fotografi
(6) Pupuk tanaman
Manakah dari produk di atas yang menerapkan konsep penyangga...

A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (2) dan (4)
C. (2), (3) dan (4)
D. (1), (4) dan (5)
E. (3), (4) dan (5)

15. Dalam rongga mulut, derajat keasaman saliva dalam keadaan normal ialah sekitar 5,6 – 7,0.

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung asam dapat menurunkan nilai pH

dalam saliva. Saliva memiliki sistem penyangga yang berfungsi untuk mempertahankan pH

dalam rongga mulut agar tetap stabil. Penyangga yang terdapat dalam saliva adalah...

A. H3PO4/H2PO4
B. H2PO4 / HPO42-
C. HPO42- / PO4-3

D. H2CO3 / HCO3
E. HCO3 / CO32-

52

KUNCI JAWABAN

1. A
2. B
3. B
4. D
5. C
6. B
7. A
8. C
9. D
10. B
11. B
12. B
13. A
14. A
15. B

Penilain :

ℎ x 100 %
ℎ ℎ

53

GLOSARIUM

Asam Konjugasi : terbentuk ketika suatu basa menerima sebuah proton.
Asam Kuat : asam yang dapat terionisasi sempurna menghasilkan ion

H + dalam air.

Asam Lemah : asam yang tidak terionisasi sempurna dalam air.

Basa Konjugasi : terbentuk ketika suatu asam melepaskan sebuah proton.
Basa Kuat : basa yang dapat terionisasi sempurna menghasilkan ion

OH dalam air.

Basa Lemah : basa yang tidak terionisasi sempurna dalam air.
Ka : tetapan ionisasi asam lemah.

Kb : tetapan ionisasi basa lemah.
Larutan Penyangga : larutan yang dapat mempertahankan pH ketika

ditambahkan sedikit asam, basa dan air.

Penyangga Asam : larutan yang terdiri dari campuran asam lemah dengan
basa konjugasinya.

Penyangga Basa : larutan yang terdiri dari campuran basa lemah dengan
pH asam konjugasinya.

: menyatakan H+ di dalam larutan.

pH meter : alat yang digunakan untuk menentukan nilai pH suatu

larutan.

pOH : menyatakan OH- di dalam larutan.

Teori Bronsted Lowry : asam adalah pemberian proton dan basa adalah penerima

proton.

Tetapan Ionisasi : Tetapan kesetimbangan yang menyatakan peristiwa
ionisasi asam lemah maupun basa lemah

54

DAFTAR PUSTAKA
Agustina, D. T. (2016). Larutan penyangga (buffer). Semarang: Jurusan Kimia Fakultas

Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES.

Anggani, Z. Z. (2018). Rancang Bangun Pengendalian Ph Larutan Dengan Pid Controller Pada
Budidaya Hidroponik (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).

Bakri, M. (2015). Seri Pendalaman Materi Kimia Untuk SMA/MA. Jakarta: Erlangga.

Chang, Raymond.(2004).Kimia Dasar : Konsep-konsep Inti. Jakarta : Erlangga.

Maharani, A. B., Destiarti, L., Nurlina, N., Syahbanu, I., & Rahmalia, W. Pengaruh Jenis Minyak
Terhadap Sifat Fisik D An Kimia Bath Bomb (The Effect Of The Type Oil On The Physical
And Chemical Properties Of Bath Bomb). Indonesian Journal of Pure and Applied
Chemistry, 3(1).

Najib, A., & Misrochah, N. (2020). Penyusunan Petunjuk Praktikum Kimia Berorientasi Chemo-
Entrepreneurship pada Larutan Penyangga. Journal of Educational Chemistry (JEC), 2(2).

Nurman, S., & Muhardina, V. (2018). Pengaruh konsentrasi natrium benzoat dan lama
penyimpanan terhadap mutu minuman sari nanas (Ananas comosus L.). Jurnal Penelitian
Pascapanen Pertanian, 15(3).

Nuryatini, N., Sujarwo, S., & Hindayani, A. (2018). Penentuan Nilai Sertifikat Bahan Acuan
Larutan Bufer Boraks Untuk Pengukuran Derajat Keasaman (pH). Jurnal
Standardisasi, 18(1).

Purba, Michael. (2006). Kimia 2 Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.

Rahmawana, A., & Halim, A. (2016). Pengaruh Penerapan Pendekatan Chemo-Entrepreneurship
terhadap Sikap Siswa pada Pelajaran Kimia dan Minat Berwirausaha. Jurnal Pendidikan
Sains Indonesia, 4, (2).

Sudarmo, Unggul. (2014). Kimia Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.

Tsai, H.-Y., Chung, C.-C. & Cou, S.-J. (2018). Construction and Development of Istem Learning
Model. Eurasia Journal of Mathematics Science and Technology Education, 14(1).

55


Click to View FlipBook Version