The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

cara membuat awan dari barang barang sederhana

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rizalsmansa58, 2021-07-17 12:46:53

Alat Peraga

cara membuat awan dari barang barang sederhana

Keywords: ebook tutorial

Kata Pengantar

Alhamdulillah Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah
SWT. Atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah yang
berjudul " Membuat Alat Peraga Terbentuknya Awan Dari Barang – Barang Sederhana Yang
Ada Disekitar Kita."

Di kesempatan ini tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua fihak
yang telah membantu dan berkontribusi dalam mengerjakan karya ilmiah ini. Meskipun
banyak kendala yang penulis temukan,namun penulisan ini dapat diselesaikan sesuai waktu
yang direncanakan.

Karya ilmiah ini membahas tentang membuat alat peraga terbentuknya awan dari
barang – barang sederhana yang ada disekitar kita. Besar harapan penulis dengan adanya alat
peraga sederhana ini peserta didik dapat dengan mudah memahami proses pembentukan
awan yang terjadi di atmosfer pada materi unsur – unsur cuaca di pelajaran geografi kelas X
semester genap serta diharapkan peserta didik bisa membuat praktek sendiri ketika mereka
berada dirumah baik berkelompok maupun secara individu mengingat bahan maupun
peralatan yang digunakan tergolong mudah dijumpai disekitar mereka dan hampir tidak
menggunakan biaya didalam pembuatannya. Selain menambah pemahaman siswa tentang
materi unsur – unsur cuaca juga sebagai upaya untuk peningkatan keterampilan sains peserta
didik.

Penulis menyadari banyak kekurangan pada karya ilmiah ini. Untuk itu, saran dan
kritik yang membangun senantiasa penulis harapkan demi perbaikan dimasa mendatang.
Penulis juga berharap semoga karya ilmiah ini mampu memberikan manfaat bagi para
pembaca yang ingin mencari informasi mengenai terbentuknya awan di atmosfer.

Toho, Juli 2021

Penulis

i

Daftar Isi

Kata Pengantar ............................................................................................................................i
Daftar Isi ....................................................................................................................................ii
Daftar Gambar ......................................................................................................................... iii
Bab. 1 Pendahuluan ................................................................................................................1

1.1 Latar Belakang ............................................................................................................1
1.2 Identifikasi Masalah ....................................................................................................2
1.3 Batasan Masalah..........................................................................................................3
1.4 Rumusan Masalah .......................................................................................................3
1.5 Tujuan Penulisan .........................................................................................................3
1.6 Manfaat Penelitian.......................................................................................................4
Bab. 2 Isi dan Pembahasan .....................................................................................................5
2.1 Pengertian Alat Peraga ................................................................................................5
2.2 Jenis Alat Peraga .........................................................................................................6
2.3 Pembuatan Alat Peraga ...............................................................................................6
Bab. 3 Penutup......................................................................................................................13
3.1 Kesimpulan................................................................................................................13
3.2 Saran..........................................................................................................................13
Daftar Pustaka..........................................................................................................................15

ii

Daftar Gambar

gambar 2.1 bahan – bahan dan peralatan yang digunakan.........................................................7
gambar 2.2 Air panas dimasukan kedalm toples ......................................................................8
gambar 2.3 Aerosol dimasukan kedalam toples ........................................................................8
gambar 2.4 Bagian atas toples di tutup dan ditambahkan es batu .............................................9
gambar 2.5 Awan sudah mulai terbentuk ..................................................................................9
gambar 2.6 Awan terbentuk melalui bantuan aerosol..............................................................10
gambar 2.7 Guru sedang menjelaskan secara singkat cara kerja alat peraga...........................11
gambar 2.8 siswa terlihat antusias dan serius dalam melakukan pengamatan.........................11
gambar 2.9 Siswa terlihat semangat memperhatikan penjelasan peristiwa yang terjadi di
dalam toples .............................................................................................................................12
gambar 2.10 Proses singkat terjadinya awan oleh gerakan udara vertical..............................12

iii

Bab. 1 Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Proses pembelajaran di sekolah – sekolah selama ini dilakukan dengan cara
konvensional yaitu ceramah dengan materi dari buku teks yang ada,tanpa
menggunakan alat peraga. Tak jarang peraga yang digunakan seringkali hanya berupa
ilustrasi di papan tulis. Padahal alat peraga merupakan sarana untuk menjelaskan
fenomena bentang alam lainnya,sehingga tujuan pembelajaran tercapai dan terpenuhi.
Ketiadaan alat peraga ini menjadikan pelajaran menjadi tidak efektif dan cenderung
membosankan1.

Pendidikan yang berkualitas memerlukan tenaga guru yang mampu dan siap
berperan secara profesional dalam lingkungan sekolah dan masyarakat. Sejalan dengan
hal tersebut, maka tuntunan kompetesi guru profesional juga menyesuaikan dengan
perkembangan tersebut. Guru tidak hanya mampu untuk menyampaikan materi
pelajaran, tetapi guru harus mampu membelajarkan anak. Guru hendaknya mampu
melaksanakan kegiatan instruksional atau pembelajaran yaitu kegiatan mengatur atau
mengelola informasi dan sumber belajar untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran.
Karena itu diperlukan penguasaan terhadap sumber dan media pembelaiaran.2

Alat peraga untuk pembelajaran yang efektif memudahkan siswa dalam
memahami pembelajaran sebagai informasi yang menunjang pembelajaran sesuai
dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar 3 . alat peraga sangatlah diperlukan
sebagai media pembelajaran untuk menyampaikan pokok – pokok bahasan sehingga

penyampaian menjadi menarik dan lebih efektif. Hal ini juga terjadi pada bidang

study geografi yang mana geografi sendiri adalah salah satu mata pelajaran yang
membahas tentang fenomena – fenomena geosfer yang terjadi dipermukaan bumi baik
secara fisik maupun sosial budaya dan kelingkungan untuk itu penggunaan alat peraga
dalam menjawab fenomena –fenomena geosfer tersebut sangat dibutuhkan.

1 Muhammad Anas, Alat Peraga dan Media Pembelajaran (Muhammad Anas, t.t.).
2 “Rodhatul.pdf,” t.t.
3 “ALAT PERAGA GEOGRAFI & ALAT PERAGA GARIS BILANGAN UNTUK MENUNJANG PENDIDIKAN ANAK ANDA
– Alat Peraga Pembelajaran,” diakses 2 Juli 2021, https://alatperagapembelajaran.com/alat-peraga-geografi/.

1

Penggunan alat peraga akan mempermudah peserta didik untuk dapat terlibat
langsung dengan objek nyata sehingga dapat membentuk pemahaman sekaligus melatih
untuk bertanya maupun terlibat lebih aktif dalam proses pembelajaran4. Hal ini tentu
saja akan membantu meningkatkan keterampilan dalam proses sains sehingga peserta
didik dapat menemukan dan mengembangkan sendiri fakta maupun konsep dari materi
yang disampaikan. Terlebih di masa sekarang banyak sekali kita jumpai alat – alat
peraga di jual bebas di pasaran baik secara online maupun ofline,hal ini tentu saja
berdampak positif bagi perkembangan dalam dunia pendidikan,namun untuk
mendapatkan alat peraga tersebut fihak sekolah atau pun guru harus mengeluarkan
biaya yang tidak sedikit. Sementara di sekitar lingkungan kita banyak sekali bahan –
bahan yang bisa kita gunakan sebagai alternatif pengganti alat peraga yang mana fungsi
atau pun kegunaannya tidak kalah dengan alat peraga yang di jual dipasaran.

Pada kesempatan ini penulis ingin menampilkan alat peraga sederhana yang
dapat membantu proses pembelajaran di dalam kelas yang mana bahan dan peralatan
yang digunakan didapat dari likungan sekitar tempat tinggal kita tanapa harus
mengeluarkan biaya bahkan terkesan tanpa biaya diharapkan dengan adanya alternatif
ini dapat membantu aktifitas pembelajaran pada bidang study geografi terutama pada
materi unsur – unsur cuaca yaitu fenomena terbentuknya awan dan hujan sekaligus
dapat mengasah keterampilan proses sains bagi peserta didik.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan pada paparan diatas
terdapat beberapa temuan masalah, yaitu sebagai berikut :

1. Kemampuan keterampilan peserta didik dalam proses sains masih tergolong rendah.
2. Penggunaan alat peraga pada pelajaran geografi dalam materi unsur – unsur cuaca

masih kurang.

3. Ketersediaan saran berupa alat peraga di sekolah, khususnya pada bidang study
geografi masih sangat terbatas.

4 Rudy Sumiharsono dan Hisbiyatul Hasanah, Media Pembelajaran: Buku Bacaan Wajib Dosen, Guru dan Calon
Pendidik (Pustaka Abadi, 2017).

2

1.3 Batasan Masalah

Untuk menjaga arah penulisan, agar tidak keluar dari ruang lingkup
permasalahan, maka diperlukan pembatasan yaitu:
1. Materi yang diteliti adalah materi unsur – unsur cuaca yaitu proses terbentuknya

awan
2. Dengan memanfaatkan barang – barang yang ada dilingkungan sekitar,kita dapat

membuat alat peraga yang efektif tanpa memerlukan biaya.
3. Pembuatan alat peraga berupa pemanfataan barang – barang disekitar kita, dimana

untuk alat dan bahan telah di siapkan.
4. Keterampilan proses sains yang dilihat dalam penulisan ini yaitu : pengamatan,

menafsirkan, mengelompokkan, meramalkan, merencanakan percobaan
(penelitian), dan menerapkan percobaan.

1.4 Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Apakah pembuatan dan penggunaan alat peraga berupa proses pembentukan awan

dari barang – barang yang ada di sekitar kita dapat berpengaruh terhadap
keterampilan proses sains peserta didik?
2. Apakah terdapat peningkatan aktivitas belajar dari peserta didik pada konsep
terbentuknya awan terhadap alat peraga yang di gunakan ?
3. Bagaiman tanggapan atau respon dari peserta didik terhadap pembuatan awan
dengan memanfaatkan barang – barang sederhana yang ada di sekitar lingkungan
kita ?

1.5 Tujuan Penulisan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas dan kepraktisan
praktikum pembuatan dan penggunaan alat peraga dengan memanfaatkan barang –
barang sederhana yang ada di sekitar lingkungan kita terhadap peningkatan
kemampuan keterampilan proses sains peserta didik.

3

1.6 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi semua
pihak, antara lain:
1. Untuk peserta didik, dapat membantu mereka agar lebih mudah dalam pemahaman

mengenai proses terbentuknya awan di atmosfer sekaligus membantu peserta didik
meningkatkan serta mengembangkan proses keterampilan sains.
2. Untuk guru dan sekolah, dapat memberikan informasi tentang metode eksperimen
sebagai metode yang dapat digunakan dalam meningkatkan keterampilan proses
sains peserta didik.
3. Untuk peneliti lain, sebagai bahan rujukan dan informasi pembuatan alat peraga
terbentuknya awan dari barang – barang sederhana yang ada dilingkungan sekitar
kita dalam hal meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik.

4

Bab. 2 Isi dan Pembahasan

2.1 Pengertian Alat Peraga

Penggunaan media pembelajaran dalam bentuk alat peraga pada proses belajar
mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan
motivasi dan - rangsangan keaktifan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh
psikologis pada siswa, penggunaan alat peraga dalam proses belajar mengajar sangat
dianjurkan untuk mempertinggi kualitas pembelajaran (Sudjana dan Rivai, 2011). Alat
peraga untuk pembelajaran selain digunakan sebagai pengantar pembelajaran secara
utuh, dapat juga dimanfaatkan untuk memaparkan bagian tertentu dari kegiatan
pembelajaran, memberikan penguatan maupun motivasi5

Penggunaan media atau alat bantu disadari banyak praktisi pendidikan turut
membantu aktivitas pembelajaran baik di dalam kelas maupun di luar kelas, termasuk
kegiatan pembelajaran bidang study geografi pada materi unsur – unsur cuaca
khususnya fenomena terjadinya awan dan hujan terutama dalam membantu
peningkatan prestasi belajar. Setiap media memiliki keunggulan dan kelemahan
masing-masing. Untuk itu, guru wajib mengenal berbagai jenis media dengan
karakteristik masing-masing.

Salah satu contoh dari media pembelajaran adalah alat peraga.Menurut Sudjana
alat Peraga Pendidikan adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga
dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan
efisien. Sementara Wijaya dan Rusyan alat Peraga Pendidikan adalah media pendidikan
berperan sebagai perangsang belajar dan dapat menumbuhkan motivasi belajar
sehingga siswa tidak menjadi bosan dalam meraih tujuan-tujuan6

Berdasarkan berbagai definisi, mengenai alat peraga, maka dapat disimpulkan
bahwa alat peraga merupakan sarana bantu yang dapat membantu dan memperjelas
penyampaian konsep sebagai perantara atau visualisasi nya sehingga peserta didik
dapat memahami konsep yang membutuhkan visualistik yang mewakili benda
sesungguhnya dengan bantuan benda-benda konkrit.

5 Mustofa Abi Hamid dkk., Media Pembelajaran (Yayasan Kita Menulis, 2020), 57.
6 “Pengertian Alat Peraga Pendidikan Menurut Para Ahli | ALAT PERAGA SEKOLAH,” 5 Juni 2017,
https://alatperagaonline.com/pengertian-alat-peraga-pendidikan-menurut-para-ahli/,
https://alatperagaonline.com/pengertian-alat-peraga-pendidikan-menurut-para-ahli/.

5

2.2 Jenis Alat Peraga

Menurut Yosi Kartika Putri dkk dalam Snaky alat peraga terbagi menjadi tiga
kelompok. Adapun pengelompokan tersebut berdasarkan dari fungsi alat peraga itu
sendiri,yaitu antara lain ; 7

1) Alat peraga langsung, yaitu objek sederhana (real object) yang dibawa
langsung ke kelas atau berkunjung ke lokasi dan digunakan untuk
menjelaskan materi dengan memperagakan atau menunjukkan kepada peserta
didik.

2) Alat peraga tak langsung, objek tiruan (model, miniature, foto, dan lain-lain)
yang digunakan untuk memperagakan materi ajar di kelas.

3) Peragaan, berupa kegiatan atau perbuatan yang dilakukan oleh pengajar di
kelas untuk mendemonstrasikan suatu materi ajar yang sifatnya psikomotorik,
contohnya peragaan bagaimana orang berwudu, solat, gerakan senam,
membaca puisi, dan lain-lainnya.

2.3 Pembuatan Alat Peraga

Alat peraga yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat peraga yang
peneliti buat sendiri, dimana bahan – bahan yang digunakan adalah bahan – bahan
sederhana dan hampir tidak menggunakan biaya didalam proses pembuatannya dimana
untuk bahan dan peralatan di dapat dari lingkungan sekitar kita dengan
menghubungkan konsep-konsep yang berkaitan dengan pelajaran geografi pada materi
unsur – unsur cuaca yaitu proses terbentuknya awan.

Sebagaimana yang telah penulis singgung pada pembahasan diatas bahwa awan
termasuk dalam salah satu fenomena geosfer yang tergabung dalam unsur – unsur
cuaca dimana dalam materi ini pembahasan awan di pelajari di kelas X semester genap
tepatnya pada materi dinamika atmosfer dan dampaknya pada kehidupan yang terdapat
di dalam indikator menganalisis unsur – unsur cuaca dan intepretasi cuaca.

7 Yosi Kartika Putri dkk, Belajar mudah dengan alat peraga pendidikan (CV. Pilar Nusantara, 2019).
6

Dalam materi ini siswa di minta untuk melakukan analisis fenomena cuaca.
Agar memudahkan siswa dalam melakukan analis terbentuknya awan di atmosfer maka
penulis berinisiatif untuk membuat alat peraga supaya dalam melakukan analisis siswa
dapat lebih focus dan terbantu dengan adanya alat peraga ini.

Ada pun bahan dan peralatan yang digunakan adalah sebagai berikut :
Bahan:
1. Es batu
2. Air panas
3. Kertas bekas
Alat:
1. Toples kaca ukuran sedang
2. Piring almunium / kantong plastic
3. Korek api kayu / gas

gambar 2.1 bahan – bahan dan peralatan yang digunakan

Kegiatan peragaaan :
1. Tuangkan air panas ke dalam gelas/stoples. Diamkan sekitar satu menit, fungsi air

panas disini adalah sebagai simulasi bahwa kondisi siang hari dimana penyinaran
matahari terjadi sehingga suhu permukaan menjadi hangat. Sedangkan air

7

disimulasikan sebagai perairan atau lautan agar proses penguapan lebih cepat
terjadi.

gambar 2.2 Air panas dimasukan kedalam toples

2. Tuang sekitar 3/4 air panas dalam gelas/stoples.
3. Nyalakan korek api lalu bakar sedikit kertas bekas dan masukan ke dalam toples

yang berisi air panas. Adapun fungsi kertas yang dibakar adalah sebagai pengganti
aerosol atau partikel - partikel kecil yang bercampur dengan uap air yang
bertebaran di atmosfer diharapkan lewat bantuan aerosol tersebut akan membawa
uap air naik ke atmosfer

gambar 2.3 Aerosol dimasukan kedalam toples

4. Letakan es batu di atas wadah yang telah disediakan, dalam kegiatan ini penulis
menggunakan piring almunium, lalu letakkan di atas gelas/stoples. Adapun fungsi
8

es batu disini sebagai pembatas suhu antara permukaan dan suhu diatmosfer,
dimana dalam hal ini penulis berdasarkan dari teoery gradient termis yaitu setiap
ketinggian 100 meter maka suhu akan turun 0,6 derajat celcus artinya semakin
tinggi letak suatu permukaan dibumi maka suhu akan semakin rendah 8

gambar 2.4 Bagian atas toples di tutup dan ditambahkan es batu

5. Amati dan perhatikan karena proses terbentuknya awan di dalam toples akan mulai
kelihatan.

gambar 2.5 Awan sudah mulai terbentuk
8 Geografi, “GEOGRAFI: ATMOSFER,” GEOGRAFI (blog), 7 September 2014,
http://werdiati.blogspot.com/2014/09/atmosfer.html.

9

gambar 2.6 Awan terbentuk melalui bantuan aerosol

Dari gambar 2.5 terlihat ditengah – tengah toples terjadi penggumpalan
kabut ini menandakan aerosol yang dipanaskan tertarik keatas yang smakin
lama smakin banyak dan membentuk gumpalan dan dikenal dengan istilah
kondensasi dimana pada suhu dan ketinggian tertentu kondensasi akan
membentuk titik air akhirnya terbentuklah awan terlihat di gambar 2.6
penggumpalan semakin tebal dimana gumpalan yang berada di tengah naik
keatas sementara gumpalan yang ada di pinggir toples turun kebawah hal ini
menandakan bahwa ada perpindahan udara dimana udara panas yang berasal
dari air panas dan kertas yang dibakar akan naik kepermukaan bumi sementara
udara dingin yang berasal dari es batu akan turun kepermukaan bumi.

Hal ini sejalan dengan penjelasan dari BMKG tentang proses
pembentukan awan diamana salah satu karakteristik dari arus udara vertikal
akan menentukan jenis dan bentuk awan. Berdasarkan sebab-sebab kenaikan
udara, maka awan dapat diklasifikasikan menurut ketinggian dasar awan dan
metode formasinya9

9 “Stasiun Meteorologi A.Yani Semarang,” diakses 4 Juli 2021,
http://www.cuacajateng.com/pembentukanawan.htm.

10

gambar 2.7 Guru sedang menjelaskan secara singkat cara kerja alat peraga
gambar 2.8 siswa terlihat antusias dan serius dalam melakukan pengamatan

11

gambar 2.9 Siswa terlihat semangat memperhatikan penjelasan peristiwa yang terjadi di dalam toples

gambar 2.10 Proses singkat terjadinya awan oleh gerakan udara vertical10

10 “Stasiun Meteorologi A.Yani Semarang.”

12

Bab. 3 Penutup

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka
kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini sebagai berikut:
1. Pembuatan alat peraga berupa proses terbentuknya awan di atmosfer dari barang

barang sederhana yang ada disekitar kita berhasil di selesaikan.
2. Terdapat peningkatan kemampuan keterampilan proses sains pada siswa yang

melakukan pengamatan dalam kegiatan pembelajaran dimana siswa menjadi lebih
faham tentang proses terbentuknya awan di atmosfer.
3. Respon peserta didik terhadap pembuatan dan penggunaan alat peraga proses
terbentuknya awan diatmosfer dari barang – barang sederhana yang ada di
lingkungan sekitar kita adalah positif artinya hampir semua siswa tertarik dan
antusias dalam kegiatan pembelajaran hal ini dapat dilihat dari gambar 2.7 gambar
2.8 dan gambar 2.9

3.2 Saran

Penggunaan alat peraga proses terbentuknya awan diatmosfer dari barang –
barang sederhana yang ada di lingkungan sekitar kita secara keseluruhan dapat
meningkatkan keterampilan sains siswa pada konsep unsur – unsur cuaca, terutama
bagi siswa yang akan melakukan percobaan ulang di rumah mereka masing – masing,
mereka dapat melaksanakan secara individu ataupun berkelompok mengingat bahan
dan peralatan yanag diperlukan hampir seluruhnya tersedia di rumah mereka. Untuk
itu, peneliti menyarankan beberapa masukan pada penelitian serupa agar ke depannya,
yaitu
1. Perlu pengembangan lebih lanjut terkait peralatan yang digunakan terutama

wadah atau toples yang digunakan untuk dapat diperbesar agar objek atau
peristiwa yang terjadi didalam wadah atau toples dapat terlihat lebih jelas
sehingga peserta didik lebih mudah melakukan pengamatan yang dalam hal ini

13

pengamatan perpindahan antara udara panas dan udara dingin atau gerak
vertical suhu udara.
2. Perlu adanya percobaan lanjutan berkaitan tentang peristiwa pembentukan awan
yang bermuara pada terjadinya hujan karena setalah awan terbentuk maka
secara otomatis hujan akan turun selanjutnya diharapkan bagi penulis yang lain
dapat membuat alat peraga lanjutan berupa proses terjadinya hujan agar
kegiatan pengamatan,unsur – unsur cuaca menjadi lengkap.

14

Daftar Pustaka

“ALAT PERAGA GEOGRAFI & ALAT PERAGA GARIS BILANGAN UNTUK
MENUNJANG PENDIDIKAN ANAK ANDA – Alat Peraga Pembelajaran.” Diakses 2 Juli
2021. https://alatperagapembelajaran.com/alat-peraga-geografi/.
Anas, Muhammad. Alat Peraga dan Media Pembelajaran. Muhammad Anas, t.t.
dkk, Yosi Kartika Putri. Belajar mudah dengan alat peraga pendidikan. CV. Pilar Nusantara,
2019.
Geografi. “GEOGRAFI: ATMOSFER.” GEOGRAFI (blog), 7 September 2014.
http://werdiati.blogspot.com/2014/09/atmosfer.html.
Hamid, Mustofa Abi, Rahmi Ramadhani, Masrul Masrul, Juliana Juliana, Meilani Safitri,
Muhammad Munsarif, Jamaludin Jamaludin, dan Janner Simarmata. Media Pembelajaran.
Yayasan Kita Menulis, 2020.
“Pengertian Alat Peraga Pendidikan Menurut Para Ahli | ALAT PERAGA SEKOLAH,” 5
Juni 2017. https://alatperagaonline.com/pengertian-alat-peraga-pendidikan-menurut-para-
ahli/, https://alatperagaonline.com/pengertian-alat-peraga-pendidikan-menurut-para-ahli/.
“Rodhatul.pdf,” t.t.
“Stasiun Meteorologi A.Yani Semarang.” Diakses 4 Juli 2021.
http://www.cuacajateng.com/pembentukanawan.htm.
Sumiharsono, Rudy, dan Hisbiyatul Hasanah. Media Pembelajaran: Buku Bacaan Wajib
Dosen, Guru dan Calon Pendidik. Pustaka Abadi, 2017.

15


Click to View FlipBook Version