a. Jumlah penduduk kota A sebanyak 500.000 orang, kota B sebanyak
20.000 orang. Jarak kota A dan B 36 km, berapakah lokasi titik henti
antara kota A dan kota B?
b. Jumlah penduduk kota A sebanyak 60.000 orang, kota B sebanyak
30.000 orang. Jarak kota A dan B 20 km, berapakah titik henti antara
kota A dan kota B?
D. Menurut grafik indeks konektifitas, Manakah wilayah di bawah ini yang
paling tinggi interaksinya?
48
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Chapter 10 Dampak Pembangunan
A. Identitas (Waktu 15 menit)
Satuan Pendidikan
Program Studi : SMA
Mata Pelajaran : IPS
Kelas/Semester : Geografi
Tahun ajaran : XI
Topik materi : ……………
: Dampak Pembangunan Kota terhadap Desa dan
Kota
Nama Kelompok :
Nama Siswa :
Kelas : Tanggal :
B. Petunjuk Belajar (Petunjuk siswa)
1. Baca secara cermat bahan ajar sebelum mengerjakan tugas
2. Baca literatur lain untuk memperkuat pemahamanmu
3. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas
4. Kumpulkan laporan hasil kerja sesuai dengan jadwal yang telah disepakati
dengan guru
5. Diskusikan dalam kelompok dan konsultasikan dengan guru dalam
mengerjakan tugas
49
TUGAS 1
Isilah tabel berikut dengan ringkas dan jelas!
No Dampak Penjelasan
pembangunan
1. Aspek Fisik
2. Aspek Sosial
50
3. Aspek Sosial
51
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
PERTEMUAN 16
GEOGRAFI
(Waktu 30 menit)
SATUAN PENDIDIKAN : SMA NEGERI TANGGAL :
TAHUN PELAJARAN :
NAMA KELOMPOK :
NAMA SISWA :
KELAS :
A. Petunjuk Belajar (Petunjuk Siswa)
a. Baca secara cermat bahan ajar sebelum mengerjakan tugas
b. Baca literatur lain untu kmemperkuat pemahaman peserta didik
c. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas
d. Kumpulkan laporan hasil kerja sesuai dengan jadwal yang telah disepakati
antara guru dengan siswa
e. Diskusikan dalam kelompok dan konsultasikan dengan guru dalam
mengerjakan tugas
B. Tugas
Tujuan Pembelajaran:
Melalui model Discovery Learning dengan teknik Example non example peserta
didik dapat Menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan terhadap dampak urbanisasi
Materi:
Untuk mengatasi permasalahan urbanisasi yang dari tahun ke tahun
terjadi, diperlukan berbagai upaya untuk menekan hal tersebut. Hal ini perlu
dilakukan untuk mengurangi dampak urbanisasi yang akan timbul di
kemudian hari. Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan sebagai solusi
masalah urbanisasi diantaranya melalui peningkatan aspek pendidikan, aspek
aksesibilitas, serta pengembangan aspek potensi desa.
Pertama, upaya peningkatan aspek pendidikan di desa dapat
dilakukan dengan menggalakkan pendidikan menengah yang bersifat
kejuruan. Pendidikan menengah yang bersifat kejuruan tentunya akan sangat
membantu mengembangkan bakat peserta didik yang sifatnya praktis sesuai
dengan peminatan yang diinginkan. Selain itu, pengingkatan aspek ini dapat
juga digunakan untuk mendorong munculnya jiwa kewirausahaan sehingga
bisa menyediakan lapangan pekerjaan di desanya. Tentunya dengan adanya
lapangan pekerjaan di desa akan mengurangi laju urbanisasi yang terjadi.
Kedua, aspek aksesibilitas (dalam hal transportasi) di desa merupakan
faktor penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, walau pada faktanya
masih banyak desa di negara kita yang masih memiliki aksesibilitas yang
buruk. Padahal aksesibilitas tersebut berfungsi sebagai jalur penghubung
terjadinya aliran barang dan jasa (aktivitas ekonomi). Melalui peningkatan
aksesibilitas di desa seperti pembangunan jalan dan jembatan serta sarana
52
telekomunikasi, pemberdayaan potensi sumber daya yang terdapat di desa
dapat dikembangkan secara optimal. Adanya kemudahan akses tersebut juga
bisa menjadi faktor penarik bagi pihak pemerintah dan swasta untuk bermitra
dan mengembangkan aspek unggulan desa yang bersangkutan.
Ketiga, pemberdayaan potensi utama desa dapat dilakukan untuk
menekan urbanisasi. Salah satu cara untuk mengembangkan potensi desa
dapat dilakukan sesuai dengan sumber daya yang ada seperti potensi
agribisnis maupun aspek pariwisatanya. Potensi agribisnis di desa dapat
dilakukan dengan pengembangan dan pemasaran yang lebih „menjual‟
sehingga potensi tersebut dapat terberdayakan. Dengan sendirinya lapangan
pekerjaan akan tersedia sehingga dapat mengurangi laju urbanisasi yang
terjadi. Demikian pula dengan aspek pariwisata yang mampu menambah
lapangan pekerjaan di desa.
Isilah kolom tabel di bawah ini dengan pendapat ananda!
No Kota/ Dampak urbaniasi yang Solusi yang dapat di lakukan
Wilayah ditimbulkan …………………………………
Jakarta …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
……………………………………
……………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
………………………………….. …………………………………
……………………..
Surabay …………………………………… …………………………………
a …………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
………………………………….. …………………………………
……………………..
Medan …………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
…………………………………… …………………………………
………………………………….. …………………………………
……………………..
53
SMA Negeri ………………………………
TAHUN PELAJARAN ……………………..
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
“INTERAKSI DESA DAN KOTA”
PERTEMUAN 17
GEOGRAFI
(Waktu 45 menit)
Nama Kelompok :
Nama Siswa : Tanggal :
Kelas :
A. Petunjuk Belajar (Petunjuk siswa)
1. Baca secara cermat bahan ajar sebelum mengerjakan tugas
2. Baca literatur lain untuk memperkuat pemahaman siswa
3. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas
4. Kumpulkan laporan hasil kerja sesuai dengan jadwal yang telah disepakati
antara guru dengan siswa
5. Diskusikan dalam kelompok dan konsultasikan dengan guru dalam
mengerjakan tugas
54
Ringkasan Materi
Upaya pemerataan pembangunan telah dilakukan sejak awal PJP I, dengan
berbagai upaya di berbagai sektor seperti pertanian, kependudukan,
pendidikan, kesehatan, dan transmigrasi serta pembangunan desa. Sebagai
bagian dari Trilogi Pembangunan, sejak Repelita III upaya pemerataan lebih
digalakkan lagi yang dilaksanakan melalui kebijaksanaan delapan jalur
pemerataan, yaitu:
1. pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya
pangan, sandang, dan perumahan.
2. pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan
kesehatan
3. pemerataan pembagian pendapatan
4. pemerataan kesempatan kerja
5. pemerataan kesempatan berusaha
6. pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya
bagi generasi muda dan kaum wanita
7. pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh tanah air
8. pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.
(sumber:http://elianor-antonius.blogspot.co.id)
Ketimpangan hasil pembangunan yang cukup besar antara desa dan
kota, membuat pengembangan wilayah pedesaan dirasakan sangat penting,
karena struktur ekonomi pedesaan berada dalam keadaan yang tidak
menguntungkan dibandingkan dengan struktur perkotaan. upaya-upaya apa
yang yang harus dilakukan untuk mencapai keserasian/kesamaan dengan
wilayah kota.
1. pembangunan wilayah pedesaan
Pembangunan wilayah pedesaan dan perkotaan yang tidak seimbang
sebagaimana selama ini terjadi akan menimbulkan kesenjangan sosial dan
ekonomi dalam kehidupan. Persoalan-persoalan yang dihadapi wilayah desa
dan kota adalah masalah-masalah yang spesifik, sebab masing-masing
wilayah mempunyai potensi yang berlainan.
2. Sasaran Pembangunan Pedesaan
Perubahan yang dilakukan tersebut akan melalui proses transformasi dengan
mengenalkan satu atau beberapa fase antara. Pembangunan masyarakat
55
(pedesaan) memerlukan suatu proses dan model tranformasi dari model lama
menuju model baru (tujuan).
3. Pemberdayaan Potensi Desa dalam Rangka Pengembangan Pedesaan
Upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan yang mengaktualisasikan
paradigma pembangunan harus lebih mengarah kepada langkah-langkah yang
menuju pemerataan kemakmuran.
4. Solusi dalam Memelihara Keseimbangan Desa dan Kota
Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam rangka menyerasikan/
menyamakan perkembangan desa dan kota:
a. Pasar Kerja di Desa
b. Modal usaha kecil
c. Teknologi kurang terampil
d. Pemasaran hasil produksi
Program-program dan usaha pembangunan desa yang dapat
menciptakan suasana pra-conditioning untuk tumbuh dan berkembang adalah:
1) Sistem kepemimpinan di desa
Sistem kepemimpinan di desa baik yang bersifat kepemimpinan
formal maupun informal, baik yang berdasarkan agama maupun
organisasi masyarakat adalah sistem yang mampu menggerakkan
partisipasi masyarakat dan menghidupkan inisiatif, kreativitas, dan
produktivitas masyarakat desa. Karena itu, seorang pemimpin
masyarakat desa harus mampu melihat kebutuhan dan kepentingan
masyarakat secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
2) Pembinaan kelembagaan
Pembinaan kelembagaan ini adalah merupakan usaha menggerakkan
sesuai dengan kepentingan masing-masing Sehingga mampu lebih
efektif dalam mendukung program dan rencana masyarakat maupun
pemerintah.
3) Peningkatan kualitas SDM
Pertumbuhan dan perkembangan masyarakat sangat didukung oleh
kualitas aparat pemerintah desa dan masyarakat yang turut sebagai
pelaku pembangunan. Karena itu perlu disusun sebuah rencana
program peningkatan kualitas dan kemampuan masyarakat yang
berupa pendidikan, pelatihan umum, pelatihan tenaga kerja,
56
penyuluhan, kegiatan stimulasi dan demonstrasi-demonstrasi. Di sisi
lain transfer teknologi kepada aparatur pemerintah dan fungsionaris
pembangunan perlu juga untuk dilakukan.
4) Bantuan teknis
Bantuan teknis ini merupakan unsur pendukung proses pembangunan
masyarakat desa. Hal ini dibutuhkan dalam hal masyarakat memiliki
sedemikian rupa rendahnya kualitas sumberdaya, potensi alam, dan
kesempatan ekonomi sehingga perlu mendapatkan dukungan dari luar
masyarakat setempat.
(sumber: http://jito-um.blogspot.co.id/2009/05)
B. Tugas/latihan
1. Tuliskan dan jelaskanlah Usaha-Usaha Pemerintah Dalam Pemerataan
Pembangunan Desa Dan Kota !
a..................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
b..............................................................................................................................................
............................................................................................................................. ...................
................................................................................................................................................
c............................................................................................................................ ..................
............................................................................................................................. ...................
................................................................................................................................................
d............................................................................................................................ ..................
............................................................................................................................. ...................
................................................................................................................................................
2. Kerjakan secara berkelompok
Buatlah sebuah Makalah berkelompok “ Upaya Pemerintah Dalam Pemerataan
Pembangunan Terhadap Desa Dan Kota”. Carilah sumber melalaui, pengamatan
langsung, dari media cetak dan dari Internet
57