ALUR LOGIKA
PEMROGRAMAN
Pengertian Pemrograman dan Algoritma
Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan
memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis
dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk
memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau
'pekerjaan' sesuai dengan keinginan pemrogram
Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang
disusun secara sistematis dan logis”. Kata Logis merupakan kata kunci dalam
Algoritma. Langkah-langkah dalam Algoritma harus logis dan harus dapat
ditentukan bernilai salah atau benar. Penyajian algoritma secara garis besar bisa
dalam 2 bentuk penyajian yaitu tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan
dengan tulisan yaitu pseudo code. Selanjutnya algoritma disajikan dengan
gambar, yaitu dengan Flowchart.
Pseudo
Pseudo merupakan kode yang menyerupai kode program yang
sesungguhnya tidak ada aturan standar penulisannya, ditujukan untuk
dibaca manusia, bukan dibaca mesin (komputer). Contoh: Algoritma
Mengirim pesan WhatsApp
Mulai
Ambil Handphone
Nyalakan Handphone
Buka Aplikasi WhatsApp jika sudah terinstal. Jika belum download
aplikasinya
Pilih kontak penerima pesan
Tulis pesan
Kirim pesan
Selesai
Flowchart (Diagram Alir)
Flowchart atau bagan alir adalah gambar atau bagan yang memperlihatkan
urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Gambaran ini
dinyatakan dengan simbol
Gambar 3. 1. Simbol Flowchart
Contoh diagram alir
Bagan Alir Logika Program Bagan Alir Program Komputer
Algoritma dapat terdiri dari tiga struktur dasar, yaitu
Struktur runtutan/beruntun: digunakan untuk program yang pernyataannya
sequential atau urutan. Contoh flowchart untuk menghitung luas segitiga
Gambar 3. 3. Flowchart Struktur Runtutan
Struktur pemilihan/percabangan: digunakan untuk program yang
menggunakan pemilihan atau penyeleksian kondisi. Contoh struktur
percabangan untuk masalah batasan umur
Gambar 3. 4. Flowchart Struktur Percabangan
Struktur perulangan: digunakan untuk program yang pernyataannya akan
di eksekusi berulang-ulang. Contoh flowchart untuk mencetak pernyataan
sebanyak 100x
Gambar 3. 5. Flowchart Struktur Perulangan
Perangkat lunak bahasa pemrograman
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa
komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar
untuk memerintah komputer
Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa
pemrograman terdiri dari:
1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan
memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan
(assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan
memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya
kode_mesin|MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai
campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa
Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, },
?, <<, >>, &&, ||.
Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi
berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for,
while, and, or. Komputer dapat mengerti bahasa manusia itu diperlukan
program compiler atau interpreter
Proses pengubahan kode sumber (source code) menjadi
bahasa mesin (machine language) ini terdiri dari:
Kompilasi, semua kode sumber dibaca terlebih dahulu dan jika tidak ada
kesalahan dalam menulis program maka akan dibentuk kode mesinnya
sehingga program bisa dijalankan. Program yang melakukan tugas ini
disebut Compiler. Program hasil kompilasi akan berbentuk executable.
Bahasa yang menggunakan teknik kompilasi misalnya bahasa C, C++,
Pascal, Assembly dan masih banyak lagi
Interpretasi (Interpretation), kode program akan dibaca perbaris dan
dieksekusi perbaris. Jika ditemukan kesalahan dalam penulisan program
maka di baris kesalahan itulah program akan dihentikan.
Kompilasi sekaligus Interpretasi, ada juga bahasa pemrograman yang
menghasilkan programnya dengan teknik kompilasi sekaligus interpretasi.
Misalnya bahasa java. Dalam pembuatan program java kode sumber
diubah menjadi bytecode.
Pengenalan Bahasa Perograman Bahasa C
Bahasa C merupakan perkembangan dari bahasa BCPL yang
dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Selanjutnya bahasa
ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian
mengembangkan bahasa yang disebut bahasa B pada tahun 1970.
Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C oleh Dennis
Ricthie sekitar tahun 1970-an di Bell Telephone Laboratories Inc. (sekarang
adalah AT&T Bell Laboratories)
Pengenalan lebih lanjut lihat link dibawah ini
https://www.youtube.com/watch?v=fVxHighGf_U
https://www.youtube.com/watch?v=oDuBUxs3FZU