Menerapkan SQL
pada Sistem Basis
Data Client Server
Setyo Wahyu Saputro, S.Kom, M.Kom
Kompetensi Dasar
3.12 Menerapkan SQL pada sistem basis data client-server
4.12 Membuat perintah SQL pada sistem basis data client-
server
-----
Buku Referensi
Basis Data
Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika
Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak
SMK/MAK Kelas II
Penerbit Andi.
SQL pada Basis Data
Client Server
KI/KD 3.11/ 4.11
SQL pada Basis Data Client
Server
• Sebuah database terpusat dapat diakses dari tiap komputer yang
berjauhan, membuat banyak RDBMS dikembangkan dengan arsitektur
Client-Server.
• Dalam arsitektur Client-Server, sebuah komputer bertindak sebagai
database server pusat. Server tersebut akan melayani segala permintaan
dari komputer (Client) yang membutuhkan akses ke database.
• Namun demikian, fisik database tidak harus di dalam Server bisa saja
berada di tempat lain, selama masih terhubung ke database server untuk
memprosesnya.
• Pada dasarnya, jika menjalankan MySQL Server di komputer, maka setiap
komputer yang terhubung ke dalam jaringan dapat mengaksesnya dengan
menggunakan MySQL Client Hal ini dikarenakan MySQL juga
menggunakan arsitektur Client-Server.
SQL pada Basis Data Client
Server
https://dennycharter.files.wordpress.com/2008/05/clientserver1.jpg?w=600
Koneksi Basis Data Berbasis Client-
Server
• Dalam konteks basis data, client mengatur interface sebagai workstation tempat
menjalankan aplikasi basis data.
• Client menerima permintaan pemakai, memeriksa sintaks dan generate
kebutuhan basis data dalam SQL atau bahasa yang lain.
• Selanjutnya meneruskan pesan ke server, menunggu response, dan bentuk
response untuk pemakai akhir.
• Server menerima dan memproses permintaan basis data kemudian
mengembalikan hasil ke client.
• MySQL dalam operasionalnya menggunakan arsitektur client-server, di mana
salah satu komputer bertindak sebagai server (tempat seluruh database MySQL
disimpan) dan komputer lainnya sebagai Client yang akan mengakses database
dalam komputer server tersebut.
• Jumlah Client yang mengakses server bisa 1 komputer, 10, atau bahkan 100
komputer pada saat bersamaan.
• Namun demikian, kedua proses ini juga dapat dijalankan dalam satu komputer
yang sama, sehingga di dalam komputer tersebut terdapat MySQL server
sekaligus MySQL client.
Kelebihan Menggunakan Client-Server
1) Memungkinkan akses basis data yang besar
2) Jika client dan server diletakkan pada komputer yang berbeda kemudia CPU yang berbeda
dapat memproses aplikasi secara paralel. Hal ini mempermudah merubah mesin server jika
hanya memproses basis data
3) Aplikasi menyelesaikan bagian operasi pada client dan mengirimkan hanya bagian yang
dibutuhkan untuk akses basis data melewati jaringan menghasilkan data yang sedikit yang
akan dikirim melewati jaringan
4) Menaikkan kinerja dan biaya untuk hardware dapat dikurangi
5) Server dapat menangani pemeriksaan integrity sehingga dalam perlu didefinisikan dan
validasi hanya di satu tempat, program mengerjakan pemeriksaan sendiri
6) Hanya server yang membutuhkan storage dan kekuatan cukup untuk menyimpan dan
mengatur basis data
7) Biaya komunikasi berkurang dan meningkatkan kekonsistenan
8) Map ke arsitektur open-system dengan sangat alami
•
Menjalankan MySQL Server
Ketika melakukan instalasi MySQL/ Maria DB via XAMPP
1. Masukkan pada PATH Environment Variable dengan path hingga folder
bin pada XAMPPFiles
2. Jalankan MySQL/MariaDB pada terminal/ CMD dengan perintah
sudo mysql.server start untuk lainnya stop / restart
Melihat List Database
1. Jalankan mysqlshow
2. Jalankan mysqlshow –u [username] –p [password]
Melihat Isi Database
1. Jalankan mysqlshow
2. Jalankan mysqlshow –u [username] –p [password]
Melihat Isi Database
Jalankan mysqlshow –u [username] –p [password] [namadb] [namatable]
Sekian
Setyo Wahyu Saputro, S.Kom, M.Kom