The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MAJALAH AKHIR TAHUN LPM MEMI 2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by salsabilasantoso6, 2021-12-10 00:37:39

MAJALAH AKHIR TAHUN LPM MEMI

MAJALAH AKHIR TAHUN LPM MEMI 2021

TIM DARI MEJA
MAJALAH
REDAKSI
Penerbit

Lembaga Pers Mahasiswa Mëdia

Ekonomi dan Bisnis (MëMi)

Universitas Jenderal Soedirman

Pelindung SALAM
PERSMA!
Tuhan yang Maha Esa dan Dekan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis LPM MëMi
Universitas Jenderal Soedirman
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Majalah Akhir
Pembina Tahun LPM MeMI 2021 kini terbit. Terima kasih kepada rekan-
rekan tim majalah yang telah berproses bersama mewujudkan
Novita Puspasari, S.E., M.Sc., Ak kegiatan dari awal hingga penerbitan majalah. Sudah banyak
kegiatan mahasiswa yang dilaksanakan secara offline, setelah
Redaktur Pelaksana pandemi Covid-19 yang berlangsung selama satu tahun lebih.
Mulai dari pembelajaran tatap muka, kegiatan mahasiswa diluar
Muna Nadhifa Zakiya jam mata kuliah, dan sebagainya. Namun, masih tetap
mematuhi protokol kesehatan.
Reporter
Sebagai lembaga pers mahasiswa, kami berusaha
Muhammad Anwar menyajikan berita serta informasi-informasi yang terjadi di
Rose Yuliani dunia kampus saat ini kepada kawan-kawan mahasiswa
Syarifatul Azizah khususnya mahasiswa FEB Unsoed. Kali ini majalah LPM MeMI
Puput Azizah Yuliana mengambil tema “Sexual Harrasment”. Yang mana di dalamnya
Titis Rahma Amalia berisi Laporan Utama dan Laporan Khusus. Majalah ini juga
akan menyajikan berbagai macam rubik, seperti opini, esai,
Layouter cerpen, puisi, poster, serta informasi menarik lainnya.

Sekar Yumna Salsabila Selain itu, kami terbuka dengan kritik dan saran pembaca
Anzun Maya Anfasha yang bisa disampaikan melalui surel atau akun media sosial
Mulyani Safitri kami yang tertera. Semoga majalah ini dapat memberikan
Putri Anjang Sari informasi serta pengetahuan baru bagi para pembaca melalui
Wihelni Yansia Putri Naro tema yang kami suguhkan. Selamat membaca!

Editor

Aldi Matriansyah
Aura Dewi Amaryllis
Jihan Amalia
Yuli Rosiliani
Salma Hasna Afifah
Annisya Septi Eka Hartini Putri
Finalisty Estri Pangestu

campussia
@dvo4413e
campussia.com
[email protected]

MËMI 2021 Daftar Isi

daftar isi

002 Salam

Redaksi

004 Profil

Mëmi

009 Editorial
Perlahan Aku Berkurang
Laporan Utama

010 Sexual Harassment yang Masih Menghantui Sumber : canva.com
Mahasiswa di Lingkungan Kampus

Opini 013

Diskusi Mati Calon Akademisi

Tulisan Anak Magang

016 Universitas sebagai Ajang Gengsi
Oleh : Tim Magang MëMi

Essai Sumber : canva.com

018 Bom Waktu Monotonnya Pendanaan Bagi Poster
Organisasi di Dalam Institusi Pendidikan
Oleh : Ezzra 028 Stop Sexual Harassment
Oleh : Junior Faturrokhman

Resensi Film

024 Keluarga Cemara
Oleh : Jihan dan Yuli

Puisi

027 Aku Mahasiswa
Oleh : Aura Dewi Amaryllis

MëMI Magazine 003

PROFIL
LPM MËMI 2021

LPM MěMI begitu sebutannya adalah LEMBAGA PERS MAHASISWA
MËDIA EKONOMI DAN BISNIS) merupakan salah satu UKM (Unit Kegiatan
Mahasiswa) lembaga pers mahasiswa tingkat yang ada di Unsoed, tepatnya
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. LPM MEMI sudah ada sejak tahun 1975,
dan bergerak dalam bidang jurnalistik yang menyajikan isu-isu atau berita
baik di lingkungan kampus FEB maupun lingkungan yang lebih luas lagi.
Berita yang disajikan tentunya di angkat berdasarkan data valid yang ada di
lapangan.
Maka dari itu beberapa kegiatan rutin seperti analisis sosial, pembahasan
isu, diskusi, pencarian berita, sampai penulisan naskah menjadi rutinitas.
Semua hal ini akan menjadi pembelaj aran untuk membuka wawasan,
mengasah daya, menganalisis, mempertajam situasi sosial untuk
membentuk pers kampus yang demokratis, berpikir kritis, dan menganalisis
seperti visi LPM MEMI yaitu budaya kritis, analisis kritis, dan demokratisasi
yang berasaskan Pancasila.

Sumber: pinterest.com

MëMI Magazine 004

Ada Apa dan Siapa aja di
LPM MëMI 2021?

Pemimpin Umum

Halo ! Kenalin ini adalah Pemimpin Umum LPM MëMI 2021,
Kurnia Khayaturohmah mahasiswa jurusan D3 Akuntansi
angkatan 2019. Pemimpin umum tentunya memiliki tugas dan
tanggung jawab, seperti memimpin, mengevaluasi kinerja
pengurus LPM MëMI, serta masih ada tugas lainnya.

Kurnia Khayaturohmah
D3 Akuntansi '19

Wakil Pemimpin Umum

Pemimpin Umum dibantu oleh Wakil Pemimpin Umum beserta
stafnya. Tugas dari Wakil Pemimpin Umum adalah membantu
Pemimpin Umum dalam internal LPM MëMI, mewakili
pemimpin umum apabila ia berhalangan dalam melaksanakan
tugasnya, dan tugas - tugas lainnya.

Sisilia Miranda Puspa
Pendidikan Ekonomi '18

Windi Wahyuningsih Bendahara Umum
Akuntansi '18
Sama seperti bendahara pada umumnya, bendahara bertugas
mengelola keuangan dan berhak melakukan kegiatan usaha
dana eksternal untuk menambah pemasukan dana lembaga. Di
sini bendahara umum dibantu oleh seorang staf.

MëMI Magazine 005

Fitria Zulfa Destiana Bidang Redaksi
Akuntansi '18
Bidang redaksi akan menerbitkan berita yang berdasarkan
data yang telah di kelola dan dikumpulkan oleh bidang
litbang. Bidang redaksi juga turut mengelola data yang di
berikan oleh bidang litbang agar matang dan dapat di
publikasikan di website dan media sosial. Disini pemimpin
bidang redaksi di bantu oleh lima stafnya dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Bidang Media

Bidang media adalah Bidang yang berfokus pada bidang
pelayanan komunikan informasi, Bidang ini memiliki otoritas
dan bertanggung jawab terhadap penyebarluasan informasi
pada LPM MëMI.

Rizki Islamiyah
Pendidikan Ekonomi '18

Syarifatul Azizah Bidang Penelitian Dan Pengembangan
Ekonomi Pembangunan '19
Bidang litbang melakukan penelitian dan perkembangan
terhadap berita atau isu yang sedang aktual, juga mengelola
data yang didapat saat liputan. Litbang bertanggung jawab
terhadap pengembangan pengetahuan jurnalistik pengurus
LPM MeMI. Ketika mengelola berita, bidang litbang akan
berkoordinasi dengan bidang redaksi. Dalam melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya, pemimpin bidang litbang
dibantu oleh stafnya.

MëMI Magazine 006

Staf Wakil Pemimpin Umum

Yuli Rosiliani Jihan Amalia
Ekonomi Pembangunan '20 Ekonomi Pembangunan '19

Regita Chelsea Queenela F. W. Muti'ah Rokhima Nurjanah
D3 Kesekretariatan '20 D3 Akuntansi '20

Staf Bendahara Umum

Rose Yuliani
IESP Internasional '20

MëMI Magazine 007

Staf Bidang Redaksi

Aldi Matriansyah Muna Nadhifa Zakiya Raka Aswin Arifin
Akuntansi '20 IESP Internasional '20 Akuntansi '20

Staf Bidang Media

Anzun Maya Anfasha Mulyani Safitri Sekar Yumna Salsabila
Ekonomi Pembangunan '19 Pendidikan Ekonomi '20 Bisnis Internasional '20

Staf Bidang Penelitian Dan Pengembangan

Asri Hayu Astuti Muhammad Anwar Abdul Q. M.
Manajemen '20 Akuntansi '20

Miftahul Janah Zulfa Usrotun Azyan
PENDIDIKAN EKONOMI '19 Ekonomi Pembangunan '20

MëMI Magazine 008

Sumber : canva.com EDITORIAL

PERLAHAN
AKAN BERKURANG

Dari tahun ke tahun kasus pelecehan seksual semakin banyak. Bukan
hanya dikalangan diatas umur saja, anak dibawah umur pun sudah
banyak yang menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum orang
dewasa yang tidak bertanggung jawab. Hampir seluruh korban
pelecehan seksual ini mengalami trauma berat. Sayangnya, masih
banyak dari korban yang tidak mau untuk menceritakan kejadian
yang menimpa dirinya.

Menguntip dari wolipop.detik.com, menurut Komisioner
Subkom Pemantauan Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi
pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual.
"Pelecehan seksual adalah perbuatan yang dilakukan dalam bentuk
fisik atau nonfisik yang tidak dikehendaki dengan cara mengambil
gambar, mengintip, memberikan isyarat bermuatan seksual, meminta
seseorang melakukan perbuatan yang demikian pada dirinya,
memperlihatkan organ seksual baik secara langsung atau
menggunakan teknologi, melakukan transmisi yang bermuatan
seksual dan melakukan sentuhan fisik," jelasnya kepada Wolipop,
Selasa (25/2/2020). Sementara itu menurut psikolog, Meity Arianty
STP.,M.Psi. mengutip dari Winarsunu 2008, pelecehan seksual adalah
segala bentuk perilaku yang berkonotasi seks yang dilakukan sepihak
dan tidak dikehendaki oleh korbannya, bentuknya dapat berupa
ucapan, tulisan, simbol, isyarat dan tindakan.

Sudah seharusnya kita dapat menghindari terjadinya kasus
pelecehan seksual disekitar kita. Banyak hal untuk mencegah kasus
itu terjadi, seperti memilih lingkaran pergaulan yang sehat, segera
menyingkir jika merasakan tanda-tanda adanya kebiasaan hal-hal
berbau seks menjadi lelucon dan dianggap biasa oleh suatu
lingkungan, jangan menunjukkan respon kepada orang yang
melakukan pelecehan seksual. Banyak sekali macam atau bentuk dari
pelecehan seksual. Jika kita memahami pasti kita bisa dapat
menghindari. Sehingga kasus pelecehan seksual yang semakin
banyak ini, perlahan akan berkurang dengan seiring berjalannya
waktu.

Penulis : Muna Nadhifa Zakiya

MëMI Magazine 009

LAPORAN UTAMA

SEXUAL
HARASSMENT

YANG MASIH MENGHANTUI Sumber : canva.com
MAHASISWA DI LINGKUNGAN
KAMPUS

Lingkungan kampus kini tengah Setelah melakukan survei secara daring yang bekerja
menjadi sorotan mengenai kasus sama dengan berbagai aliansi peduli perlindungan
sexual harassment yang kerap gender, LPM Memi membeberkan bahwa terdapat 32
menyerang mahasiswa. Kekerasan kasus kekerasan seksual yang terjadi di FEB Unsoed,
berbasis gender ini bagaikan sedangkan pada tingkat universitas ditemukan 52 kasus
fenomena gunung es yang sekilas kekerasan seksual. Hal ini membuktikan bahwa lembaga
terlihat sedikit namun yang nampak pendidikan pun bukan tempat yang aman dari perilaku
di lapangan nyatanya lebih banyak. pelecehan seksual.
Maraknya kasus kekerasan yang
tidak terungkap karena berbagai Catcalling sebagai salah satu perilaku yang menjurus
faktor menjadi salah satu alasan pada pelecehan masih dianggap wajar di lingkungan
korban tidak ingin buka suara. Hal kampus yang sering dilakukan oleh dosen ataupun
tersebut yang menyebabkan tidak mahasiswa. “Catcalling sudah menjadi bagian dari
adanya laporan yang masuk sebuah kultur, artinya kultur kita di masyarakat ada
sehingga penanganan lebih lanjut semacam kultur kekerasan yang kemudian akan
tidak dapat dilakukan. mendorong kekerasan seksual itu dianggap suatu hal
yang biasa sehingga tidak pernah dipersoalkan di
masyarakat.

MëMI Magazine 010

LAPORAN UTAMA

Sebetulnya bagaimana kemudian mestinya
bahwa pihak yang menjadi sasaran dari
catcalling itu yang harus berani menolak keras
karena catcalling bagian dari pelecehan
seksual yang harus ditentang keras. Tanpa ada
perlawanan atau penolakan maka itu akan
dianggap sesuatu yang biasa dan baik-baik
saja, padahal itu bagian kecil dari akar
kekerasan seksual”. Ungkap Bu Riris
Ardhanariswari sebagai salah satu pihak yang
bekerja di PPGAPM LPPM Universitas Jendral
Soedirman.

Sebagai lembaga wujud dari pimpinan Unsoed Sumber : canva.com
yang mewadahi para korban untuk melakukan
pelaporan pengaduan tindak kekerasan Terbatasnya sumber daya manusia baik dari
seksual, ULP (Unit Layanan Pengaduan) sisi kuantitas maupun kualitasnya menjadi
Unsoed juga harus secara aktif melakukan kesulitan Lembaga UPTD dalam menangani
upaya pencegahan seperti kampanye anti- banyaknya kasus yang ada, ditambah dengan
kekerasan seksual secara rutin kepada berbagai Banyumas sebagai penyumbang kasus terbesar
elemen kampus seperti dosen, mahasiswa, dan berbasis kekerasan perempuan di Jawa
karyawan atau tenaga kependidikan. Telah Tengah.
disahkannya Permendikbud mengenai
pencegahan kekerasan seksual di perguruan Bu Triwur sebagai Mantan Kepala Pusat
tinggi menjadi dorongan aktif untuk civitas Layanan Terpadu Perlindungan Berbentuk
akademika menindaklanjutinya ke dalam Kekerasan Berbasis Gender dan Anak
bentuk peraturan rektor sebagai upaya konkrit Kabupaten Banyumas, mengungkap bahwa
dalam pencegahan dan penanganan sexual telah beberapa kali menerima laporan
harassment. kekerasan seksual dari Universitas Jenderal
Soedirman. Terdapat tiga kasus yang pernah
Lembaga UPTD (Unit Pelaksana Teknis langsung beliau tangani. “Saya pernah
Daerah Perlindungan Perempuan Dan Anak) menangani langsung.
merupakan lembaga pelaporan dan pengaduan
kekerasan seksual yang ada di Kabupaten MëMI Magazine 011
Banyumas di bawah naungan pemerintah
daerah. Lembaga ini berlokasi di Jalan
Muhammad Yamin, tepatnya di gang sebelah
selatan Samsat Banyumas.

LAPORAN UTAMA

Di Unsoed pernah saya menangani langsung. Dosen satu, itu kemudian mengundurkan diri
dan pindah di luar jawa. Kemudian yang satu itu sempat diberikan sanksi juga, tidak
mendapatkan serdos, tidak mendapatkan tunjangan kelihatannya”. Beliau juga
menambahkan bahwa dua pelaku masih ada dan bekerja di Universitas Jenderal Soedirman.
Penanganan rektor untuk tiga kasus tersebut adalah pendisplinan pegawai yang didalamnya
terdapat pelanggaran ringan, pelanggaran sedang, dan pelanggaran berat. Salah satu bentuk
dari pelanggaran berat yaitu pegawai yang melakukan tindakan kekerasan seksual tidak bisa
naik pangkat dan tidak diberikan tunjangan bulanan selama 4 semester.

Berdasarkan data yang didapat dari crosscheck BPD, kasus kekerasan seksual di Banyumas
terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tidak terhitung dengan kasus yang
korbannya enggan melapor, bahkan banyak dari keluarga korban yang sudah tidak
mempermasalahkan dan melupakan kasus tersebut, atau komunitas yang menganggap
korban hanya mencari sensasi yang berujung pada hujatan kepada para korban. Hal itulah
yang menjadi kendala penanganan kasus kekerasan seksual, ditambah dengan masyarakat
yang belum sepenuhnya mendorong upaya pencegahan kekerasan seksual. Diharapkan
kepada seluruh elemen kampus khususnya mahasiswa yang memiliki wawasan dan
pendidikan yang kritis untuk selalu mengkampanyekan kasus kekerasan seksual di
lingkungan perguruan tinggi.

Penulis : Annisya Septi Eka, Aura Dewi, Finalisty Estri, Yuli Rosiani

MëMI Magazine 012

OPINI

DISKUSI MATI
CALON AKADEMISI

I Sumber : canva.com
Universitas, dalam pandangan orang
Indonesia biasa seperti saya, merupakan II
tempat ilmu pengetahuan menemukan Berpikir ilmiah yang sebenarnya adalah mengolah
esensi tertingginya. Betapa banyak cerita informasi secara kritis dengan cara menganalisis
mengenai tokoh bangsa yang terlibat permasalahan, mencari data, dan membuat
banyak diskusi menarik ketika menjadi hipotesis. Tahapan lanjutannya adalah dengan
seorang mahasiswa. Namun, dalam mencoba membuktikan apakah itu sesuai dengan
pengalaman yang terbatas ini, saya fakta atau tidak, lalu menyusun kesimpulan yang
menemukan kenyataan bahwa berpikir didasarkan atas keempat tahap sebelumnya.
secara ilmiah yang harusnya ditanamkan Sayangnya, tahapan-tahapan tersebut hanya
sejak dini malah terlupakan dan diganti menjadi panduan teks dalam membuat makalah,
dengan kelas-kelas yang menuntut paper, atau skripsi yang ujungnya berakhir di
mahasiswa menjadi benda tak bernyawa— pasar ikan.
diprogram untuk mengejar nilai semata.
Memang terlihat rumit ketika dilihat dari teori
Praktik ini tidak heran saya temui karena saja, tetapi jika dimulai dengan suatu pemisalan
dari sekolah tingkat dasar sampai tentu akan mudah dipahami. Anggap saja seorang
menengah atas pun kita diajari untuk mahasiswa berjalan melewati pasar tadi dan
menghafal rumus ini, rumus itu, tidak melihat ada potongan daging sapi yang bergerak
mau tahu, yang penting dapat seratus! meski sudah mati dalam beberapa jam. Apa yang
Akibatnya, banyak siswa yang mengejar terlintas di kepala mahasiswa tersebut?
nilai tanpa mengerti masalah yang
diujikan. Namun, alangkah kecewa diri
saya ketika praktik yang sama masih
diterapkan di jenjang perguruan tinggi.

MëMI Magazine 013

OPINI

Dengan menganalisis permasalahan—yaitu Ketika saya menyampaikan bahwa sebagai
ikan yang bergerak—mahasiswa tersebut mahasiswa alangkah baiknya jika dilatih untuk
dapat mencari data dari pengetahuan yang berpikir ilmiah, yang saya dapatkan malah
sudah masuk atau mencari baru. Setelah pandangan heran seolah saya merupakan monyet
diketahui bahwa kondisi kejang salah tempat. Padahal dengan mengubah pola
diakibatkan dari sisa energi dan pikir yang kolot, mahasiswa sebagai hasil evolusi
terbatasnya pasokan oksigen di otot, yang dikatakan berhasil dalam segi kognitif dapat
mahasiswa tersebut dapat mengujikannya berimprovisasi ketika permasalahan berbeda
dengan membawa daging tersebut dan dengan dasar yang sama muncul. Sedangkan jika
melihat sampai berapa lama kejang otot hanya mengandalkan hafalan, manusia hanya
pada daging terjadi. Setelah sesuai, yang dapat mengikuti pola yang telah ditanamkan di
tersisa hanyalah berkesimpulan bahwa otaknya tanpa tahu alternatif jika hapalannnya
daging hewan yang bergerak beberapa jam gagal menghadapi masalah yang tidak
setelah disembelih adalah karena kondisi terstruktur.
rigor mortis. Maka dari itu, jika mayat
belum kaku (yang biasanya dicapai dalam "Lalu apa hubungannya berpikir kritis
lima jam atau lebih) dan sisa energi tadi dengan diskusi yang saya singgung di
belum habis, kontraksi otot dapat terjadi.
awalan?"

Diskusi yang baik—ketika terjadi timbal-balik
yang nyambung—tentu salah satu faktornya juga
karena pembahasan yang didasarkan atas opini
pribadi. Opini ini terbentuk dari tahap akhir
berpikir ilmiah, yaitu berkesimpulan. Bagaimana
suatu opini yang cerdas dapat dibangun jika
menganalisis masalah saja tidak mampu?

Universitas yang sudah sejak dulu diharapkan
sebagai media diskusi mengenai suatu ilmu kini
luntur citranya. Alih-alih mendapatkan dua atau
lebih pendapat yang berseberangan dalam
membicarakan permasalahan, yang saya temui
hanya jiwa ambisius niropini.

MëMI Magazine 014

Sumber : canva.com

OPINI

III
Sejujurnya saya katakan bahwa pandangan yang
mendukung cara berpikir untuk menghafal sesuatu tidak
sepenuhnya salah. Apalagi jika dalam kondisi darurat,
semisal mengikuti instruksi jika menemui kecelakaan atau
bencana alam seperti gedung yang terbakar atau gempa
bumi. Manusia tidak punya cukup waktu untuk mencerna
tindakan yang harus dilakukan selanjutnya, yang terpenting
diri masing-masing selamat dengan mengikuti instruksi
yang sudah disediakan.

Jadi jika teman mahasiswa pembaca sekalian merasa
bahwa diskusi kelas merupakan suatu bencana alam, tidak
bisa disalahkan pula jika dia menggunakan cara berpikir
yang berdasarkan hafalan. Cara berpikir yang instan ini
pula sebenarnya dapat dengan mudah mendulang nilai
karena tentunya tidak perlu mencerna informasi yang
disampaikan. Cukup terima, hafalkan, muntahkan ulang.

Namun, jika memang sebagai mahasiswa mengerti apa itu
arti menjadi manusia—sebagai produk evolusi yang unggul
dalam kognitif tadi—sudah sepatutnya cara berpikir ilmiah
dibiasakan untuk diterapkan.

Penulis: Mahasiswa FEB Unsoed

Sumber : canva.com

MëMI Magazine 015

TULISAN ANAK MAGANG

UNIVERSITAS SEBAGAI Banyak dari mereka
AJANG GENGSI lebih fokus mencari
nilai tanpa melihat

cara yang mereka
lakukan itu benar

atau tidak.

Penulis : Tim Magang MeMI Kesan yang saya ambil dari "Berapa nilai ipk
Picture : Burst dunia perkuliahan di televisi nya? Seberapa
adalah santai, bebas, dan banyak
Dunia perkuliahan berbeda menyenangkan. Pertama kali koneksinya?
dengan dunia SMA. Ketika menjejakkan kaki di dunia Apakah
mendengar kata “universitas” perkuliahan saya merasakan pakaiannya
pasti yang terlintas dipikiran banyak perbedaan. Kesan yang mengikuti trend?
saya ialah tempat untuk belajar saya ambil dari dunia Apakah barang
kehidupan dalam masyarakat perkuliahan di televisi adalah yang digunakan
selain tempat belajar akademik. santai, bebas, dan branded?"
Banyak sekali pelajaran menyenangkan. Seperti
kehidupan yang akan didapat contohnya memakai pakaian
oleh anak kuliahan, khususnya bebas, jam masuk kuliah yang
mahasiswa rantau. Awalnya fleksibel, bahkan tidak harus
hanya sebagai anak manja yang selalu pergi kuliah. Ternyata
bergantung kepada orang tua di fakta yang terjadi di tempat
setiap detiknya, sekarang harus tidak sesuai dengan yang saya
mengurus semuanya sendiri bayangkan.
bahkan jika sedang sakit.
Memasuki dunia perkuliahan
Pertama membayangkan dunia pada pertengahan pandemi
perkuliahan akan sangat Covid-19 yang membuat
menyenangkan seperti mahasiswa baru angkatan 2020
gambaran yang sering
ditayangkan di televisi. Pertama
kali menjejakkan kaki di dunia
perkuliahan saya merasakan
banyak perbedaan.

MëMI Magazine 016

TULISAN ANAK MAGANG

dan 2021 merasakan dunia perkuliahan melalui sistem pembelajaran jarak jauh atau
daring melalui Zoom atau Google Meet. Mahasiswa baru belum pernah merasakan
bagaimana sesungguhnya kuliah offline itu terjadi.

Meskipun demikian, mahasiswa baru sudah benar-benar merasakan bagaimana
sistemnya waktu kuliah yang sesuai jadwal tiba-tiba berubah pergantian jam mata
kuliah, juga merasakan bagaimana tugas-tugas kuliah seperti membuat makalah atau
esai yang berlembar-lembar dan beribu-beribu kata sesuai perintah dosen. Perbedaan
juga dirasakan dalam pertemanan di dunia perkuliahan, pertemanan dalam dunia
perkuliahan sangat berbeda dengan dunia SMA. Terdapat beberapa macam individu
dalam perkuliahan yang ditemui.

Banyak dari mereka lebih fokus mencari
nilai tanpa melihat cara yang mereka
lakukan itu benar atau tidak. Bahkan
ada sebagian orang yang pergi kuliah
atau masuk universitas hanya sebagai
ajang gengsi, seperti mengikuti berapa
organisasi/UKM; berapa nilai ipk nya?
Seberapa banyak koneksinya? Apakah
pakaiannya mengikuti trend? Apakah
barang yang digunakan branded? Dan
lain sebagainya. Hal tersebut membuat
mereka memasuki perkuliahan bukan
untuk mencari ilmu tetapi untuk
memenuhi gengsi mereka.

Jadwal kuliah lebih fleksibel
dibandingkan dengan SMA. Kadang
dosen menjelaskan beberapa menit saja
lalu kelas selesai atau dosen akan
memberi tugas yang bertumpuk-
tumpuk kepada mahasiswa seperti esai
dan makalah. Hal tersebut dikarenakan
dosen ingin memberi kesempatan
kepada mahasiswa untuk mencari ilmu
nya sendiri di luar waktu kuliah.
Mahasiswa dapat belajar melalui jurnal,
buku, maupun artikel.

Ilustrator : Pablo Stanley dan Drawcee

MëMI Magazine 017

ESAI

Bom Waktu Monotonnya Pendanaan Bagi Organisasi
di Dalam Institusi Pendidikan

Oleh: Ezzra Rauwda Pervilian

Setiap organisasi dalam lingkup mana

pun memiliki sebuah visi termasuk dalam
institusi pendidikan, baik di tingkat Namun hal ini menjadi patut
universitas, SLTA, maupun SLTP. Dalam diperhatikan saat pendanaan yang
mewujudkan visi, mereka membutuhkan dilakukan begitu monoton, baik dalam
misi yang diimplementasikan melalui hal cara, tempat, atau bahkan produk
program kerja (proker) yang diagendakan. atau jasanya.
Agenda-agenda tersebut kemudian akan
dilaksanakan di waktu tertentu dengan Perubahan, Kebutuhan atau Angin Lalu?
sebaik mungkin. Untuk kualitas yang baik Kala organisasi mengajukan proposal
diperlukan manajemen yang baik pula
dalam penerapan unsur yang ada di anggaran suatu kegiatan, organisasi akan
dalamnya, dan uang adalah satu unsur
tersebut . Kemampuan dalam pengelolaan mencantumkan beberapa jenis
keuangan yang dilakukan organisasi tentu
akan membantu para panitia dalam pendanaan seperti dana dari
mengeksplor kreativitas dan inovasi dalam
pengadaan proker. sekolah/kampus, iuran, sponsor, atau dari

Panitia bagian usaha dana (Usdan) usaha dana1. Hal tersebut akan berjalan
barangkali sudah dikenal sebagai yang
paling sibuk dan kesulitan, utamanya dengan baik apabila semua terjadi sesuai
apabila program kerja yang diadakan
memiliki skala yang besar karena tugasnya rencana. Bagian seperti sponsor, iuran
sebagai pencari bahan bakar agar sebuah
kegiatan bisa berjalan . Namun kesulitan dan usaha dana memiliki variabel bebas
tersebut sejatinya adalah cerminan dari
pencarian dana yang acapkali tak berubah untuk itu. Ketiganya bisa disebut sebagai
dari dulu.
variabel bebas karena berpengaruh besar
Salah satu yang paling sering dilakukan
adalah berjualan. Berdagang bukanlah hal dalam kesuksesan suatu proker yang
buruk, utamanya untuk kemandirian
finansial organisasi. merupakan variabel terikat.

Pendanaan dari iuran, di bagian ini

kedisiplinan dari anggota/pengurus diuji,

ketika proker melibatkan

pengurus/anggota untuk berpartisipasi.

Dalam acara malam keakraban sebelum

pandemi, sebuah organisasi akan

mewajibkan para anggota untuk

mengikuti kegiatan ini. Dengan iuran

yang dibayarkan anggota, nantinya dapat

digunakan untuk akomodasi makan,

tempat menginap ataupun transportasi.

Tentu apabila semua anggota

membayarkan tepat waktu.

MëMI Magazine 018

ESAI

Namun pada kenyataanya masih banyak Organisasi kecil akan menjadi yang
yang kurang disiplin, biasanya para anggota tersisih paling awal dari ekosistem ini.
tersebut akan mangkir dan baru Sumber daya yang lebih sedikit membuat
membayarnya setelah acara, entah seberapa organisasi kecil berulang kali mendapatkan
lama setelahnya. Hal ini sendiri akan pendanaan yang seadanya dan berimplikasi
mencoreng nilai dari bendahara dalam pada panitia proker yang tertekan untuk
institusinya. Rencana yang disusun dengan melakukan hal yang sama atau bahkan
mempertimbangkan iuran penuh jumlah menurunkan kualitas suatu proker,
anggota tersebut menjadi berubah, padahal membuat para siswa atau mahasiswa baru
untuk beberapa hal tidak bisa diubah di enggan melirik mereka dan yang terjadi
waktu yang bersamaan dengan acara, seperti selanjutnya adalah prestasi akan perlahan
biaya camilan, makanan, dan perlengkapan mundur karena kurangnya anggota.
perorangan lainnya. Karena hal ini Kemudian organisasi yang kekurangan
bendahara yang masih kekurangan dana anggota dan tidak aktif dalam kegiatan
akibat ketidakdisiplinan anggota tersebut akan dibubarkan atau ditutup secara
harus memutar dana dari kas organisasi permanen. Dengan berkurangnya wadah
untuk dipakai. untuk mengasah minat dan bakat akan
membuat potensi-potensi yang ada kelak
Satu bagian pada pengajuan dana di SLTA kehilangan tempat dan arah. Institusi akan
di setiap organisasinya memiliki kesamaan, menjadi yang terkena dampak setelahnya.
yaitu usaha dana. Kesamaan ini ditambah
pada cara dalam usaha dana yang sama. Budaya orang tua yang ingin membuat
Kesederhanaan produk, free entry serta anaknya belajar di tempat terbaik akan
tidak adanya barrier membuat semua selalu ada. Jaminan prestasi baik akademik
organisasi bisa menjiplak apa yang maupun non-akademik merupakan
organisasi lain lakukan. Kedekatan waktu indikator yang dicarinya. Tak lupa pula
antarproker organisasi juga membuat pelajar yang selalu menginginkan berada di
mereka harus bersaing dalam usaha dana tempat yang kompetitif dan bergengsi.
dengan organisasi lainnya. Dalam kasus Institusi yang tak bergerak cepat untuk
berjualan di kelas saat SMA, hal ini akan menghasilkan prestasi baik akademik
membawa penawaran berlebih pada suatu maupun non akademik lambat laun akan
produk, membuat penurunan harga dan ditinggalkan. Dan menutup persoalan ini
pasar yang lebih kompetitif ke depannya. bukan perkara mudah tentunya.
Ditambah dengan tujuan dan perencanaan
yang kurang matang dari suatu organisasi Kembali pada salah satu jenis
serta daya beli warga sekolah yang tetap pendanaan, yaitu sponsor. Berbeda dengan
akan menimbulkan permasalahan di tahap dua jenis sebelumnya.
berikutnya dan membuat usdan organisasi
terkoreksi nilai manfaatnya.

MëMI Magazine 019

ESAI

Kali ini pelajar akan dihadapkan dengan Bauran promosi dan brand awareness
pihak yang bukan berasal dari institusi berpengaruh secara signifikan secara
membuat mereka belajar terhubung simultan terhadap minat beli suatu
dengan dunia luar. Dalam perkenaan ini produk. Dari konsep inilah sebuah daya
sponsor biasanya akan diberikan tawar digunakan. Daya tawar sejatinya
tempat/waktu/logo ataupun bagian dari dimiliki oleh setiap jenis organisasi, namun
acara sebagai imbalan dari uang yang beberapa faktor lain akan memberikan
dikeluarkan. Biasanya sponsor akan perbedaan dalam seberapa kuat hal
melihat dari seberapa besar jangkauan dari tersebut.
sebuah acara yang akan diadakan.
Organisasi besar semacam OSIS di SLTA Data atau statistik dan pemberitaan
ataupun BEM di universitas diuntungkan adalah salah duanya. Dewasa ini,
dengan nama mereka di kampus atau organisasi di tiap tingkat pendidikan
suatu cara. Dengan proker-proker skala memiliki sebuah media sosial. Layaknya
besar yang tak jarang terbuka untuk influencer, media sosial dapat menjadi
umum, membuat mereka mudah salah satu faktor awareness. Seberapa aktif
mendapatkan sponsor. Lantas bagaimana sebuah organisasi berinteraksi dengan
dengan acara yang diadakan organisasi pengikut dan seberapa banyak pengikut
kecil yang kurang punya nama? Alih-alih tumbuh secara organik, dapat membuat
mendapat uang dan kepercayaan dari organisasi memiliki daya tawar yang lebih
pihak sponsor, mereka akan ditolak tinggi di hadapan sponsor. Tak hanya itu,
bahkan dari awal kedatangan mereka Twitter contohnya, yang dapat
dengan proposal, dan tak jarang dipandang memberikan statistik engagement dan
sinis tanpa sepatah katapun diucapkan. penayangan di setiap tweetnya, membuat
mereka lebih jelas jangkauannya. Statistik
Sponsor hanya menilai bahwa tersebut juga dapat menjadi bentuk dari
memberikan kepada mereka tidak akan keterjangkauan sebuah organisasi.
mendapatkan umpan balik yang
diharapkan. Kasus ini sendiri muncul Sebuah acara yang unik dan berkualitas
dengan alasan utama yaitu daya tawar.
Sebuah organisasi besar tentu memiliki baik, tentu akan membuat banyak media
nama yang akan diingat semua orang,
belum lagi kepercayaan karena mereka ingin meliputnya. Media yang kini
sudah berada dalam posisi tersebut sejak
lama. Sponsor yang menginginkan barang berkembang memungkinkan masyarakat
atau jasa mereka terjual dengan baik selain
segmentasi target, tentu menginginkan menjadi reporternya sendiri atau
brand mereka dikenal banyak orang.
dinamakan citizen journalism.

Pemberitaan ini sendiri menjadi bukti

kapabilitas dan kredibilitas dari suatu

acara dan organisasi.

MëMI Magazine 020

ESAI

Selain menjadi ajang promosi yang gratis, bank ataupun lembaga keuangan non
hal ini juga bisa jadi kelebihan dari suatu
organisasi saat mengajukan proposal. bank. Dengan dipilihnya pihak-pihak yang

Tidak semata acara yang bisa diliput, memiliki keterkaitan langsung dengan
namun juga prestasi dari anggota ataupun
organisasi itu sendiri. Prestasi yang ada pendanaan, diharapkan peserta yang juga
biasanya membuat media memberikan
suatu tempat bagi pihak yang berprestasi mengemban tanggungjawab di
di media tersebut. Prestasi yang mencolok
dan menarik utamanya akan mendapat organisasinya dapat mempraktikannya
liputan yang semakin besar. Dengan
diversitas dan banyaknya jumlah media atau menyebarluaskan informasi yang
yang ada saat ini akan membuat sebuah
prestasi diliput banyak media. Hal ini juga diterima kepada koleganya, dan apabila
dapat memberikan pihak sponsor
gambaran akan kapabilitas dan kredibilitas semua peserta melakukan hal yang sama,
organisasi. Namun demikian pada
kenyataannya masih banyak organisasi diharap hal tersebut akan membuat
yang tidak mempertimbangkan faktor ini
membuat pandangan mereka masih kesehatan finansial dari tiap organisasi
terbatas.
terjamin dan juga mandiri tanpa perlu
Permasalahan yang ada sendiri bisa
diatasi salah satunya dengan pengetahuan. bantuan institusi yang nantinya dapat
Pihak sekolah atau universitas misalnya
bisa memberikan pihak yang mengakomodasi uang yang ada untuk
berkepentingan di organisasi seperti
bendahara atau bidang usaha dana untuk keperluan lain yang lebih mendesak atau
pelatihan dan seminar. Bukan salah satu
organisasi yang mengadakan karena lebih penting.
notabenenya hal tersebut membuat
organisasi akan terkuras waktu dan materi Yang kedua, setiap organisasi dan
lebih besar ketimbang institusi yang turun institusi perlu menjamin kebebasan dan
tangan. Seminar atau pelatihan tersebut kreativitas pelajar dengan kejelasan dan
dapat menggandeng agen indsutri keberlanjutan sebuah aturan. Adanya
keuangan untuk ikut berpartisipasi di aturan sendiri diharap bukan membatasi
dalamnya, seperti koperasi, perusahaan, melainkan memaksimalkan potensi
siswa/mahasiswa dalam melakukan
terobosan dalam pendanaan yang mereka
lakukan. Jika tidak, justru akan merugikan
semua pihak. Aturan yang ada juga
diharap tetap mampu meminimalisasi
akibat yang bisa terjadi. Salah satu
contohnya mungkin memperbolehkan
organisasi untuk melakukan investasi
dalam usaha dana organisasi lainnya. Jika
sebuah organisasi melakukan usaha dana
maka organisasi lain dapat ikut
berinvestasi di dalamnya. Tentu tidak
hanya uang, karena hanya dengan itu tak
ada bedanya dari pinjaman.

MëMI Magazine 021

ESAI

Sebagai contoh sebuah organisasi bisa Banyak hal yang bisa dipetik apabila para
memberikan uang dan bantuan anggota
untuk belajar tentang bagaimana cara stakeholder berani untuk melakukan inovasi.
kerja usaha dana di tempat lain, beserta
data data yang dapat digunakan apabila Keberhasilan inovasi pada pendanaan proker
sudah kembali ke induk organisasinya. Hal
ini akan memberikan win-win solution yang ada akan meningkatkan kualitas
bagi keduanya.
proker, peningkatan kualitas sendiri akan
Akhir Kata
A
danya Covid-19 yang melanda dunia membuat sekitar mereka seperti anggota

saat ini mempengaruhi banyak hal untuk akan kecipratan hasilnya. Anggota nantinya
berubah, termasuk organisasi. Pendanaan
yang biasanya bisa dilakukan dengan dapat memberikan potensi yang maksimal
berjualan secara langsung di mana pun
berada, kini tidak bisa dilakukan tanpa adanya halangan finansial. Potensi
mengingat penutupan di pelbagai tempat.
Selain itu acara-acara yang rutin tersebut sekaligus membuat organisasi
dilaksanakan secara langsung juga
dibatalkan atau diubah menjadi online mampu mengorbitkan para
membuat semarak acara berkurang.
Berkurangnya aktivitas secara umum juga siswa/mahasiswa menjadi berprestasi.
membuat vendor yang biasa berpartisipasi
sebagai sponsor suatu acara organisasi Prestasi yang membawa nama organisasi
berkurang. Dari kesulitan yang menerpa
semua pihak ini, tampaknya organisasi tersebut akan turut meningkatkan pamor
mulai belajar. Aktivitas usaha dana dengan
cara berdagang kini difokuskan dengan tempat mereka bernaung, yang pada
media sosial, seiring belum pulihnya
aktivitas secara normal. Cara seperti akhirnya dapat membuat sekolah atau
mengobral promosi melalui media sosial
anggota, yang sudah ada dari sebelum universitas berkembang menjadi lebih baik
Covid-19 pun kian difokuskan.
lagi.
Semua pihak mempunyai tanggung
jawab akan hal ini. Baik pihak institusi Namun begitu, patut disadari agar
pendidikan yang menjadi tempat bernaung sekolah/universitas dapat memberikan
organisasi, organisasi yang melakukan batasan yang sesuai dan tidak berlebihan.
ragam pendanaan maupun anggota yang Jiwa muda para pelajar membuat mereka
menjalankan organisasi. acapkali kelepasan dan sebabkan mereka
melukai diri mereka sendiri. Pendanaan
organisasi yang terlalu bebas dapat memicu
hilangnya unsur persaudaraan dan
pembelajaran bagi anggotanya. Pendanaan
organisasi yang terlalu dibatasi juga akan
berakibat buruk, seperti kurang teasahnya
potensi yang ada dan membuat mereka tidak
mampu berprestasi. Dalam hal ini agar
kepentingan semua pihak dapat terlaksana,
maka pembuatan aturan seyogyanya
menimbang seluruh pandangan yang ada.
Dari nilai-nilai sekolah/universitas,
organisasi, pelajar atau bahkan nilai
kebajikan.

MëMI Magazine 022

ESAI

Agar di kemudian hari tidak menimbulkan Perubahan ini diharap tidak terjadi hanya
konflik yang berkepanjangan akan hal ini. untuk sementara dan bisa menjadi titik
balik dalam operasional organisasi di
Skema pendanaan organisasi yang ada institusi pendidikan kedepannya. Singkat
saat ini bisa dibilang ibarat bom waktu cerita semua hal ini semata untuk menjadi
yang apabila tak dapat diselesaikan segera salah satu jalan dalam mewujudkan tujuan
akan menjadi masalah yang pelik di masa negara Indonesia yang tertera pada alinea
depan. Adanya Covid-19 nampaknya keempat pembukaan UUD 1945 yaitu
mampu memaksa mereka melihat mencerdaskan kehidupan bangsa.
kebutuhan ini. Metode yang berlandaskan
kemajuan teknologi pun mulai digarap, Penulis adalah mahasiswa Fakultas
sembari belajar untuk menggunakan lahan Ekonomi dan Bisnis Unsoed angkatan 2021
baru tersebut.

MëMI Magazine 023

RESENSI

Film Keluarga Cemara

Judul film : Keluarga Cemara

Tanggal Rilis : 3 Januari 2019

Produser film : Anggia Kharisma, Gina S.

Noer

Sutradara film : Yandy Laurens

Pemain film : Ringgo Agus Rahman, Nirina

Zubir, Adhisty Zara, Widuri

Puteri Sasono, Ariyo Wahab,

Maudy Koesnaedi, Asri

Welas, Yasamin Jasem,

Gading Marteen, Kafin

Sulthan, Abdurrahman Arif

Durasi film : 1 jam 50 menit

Penulis : Gina S. Noer, Yandy Laurens

naskah

Produksi : Visinema Pictures

Film Keluarga Cemara mengisahkan sebuah keluarga, yakni Abah dan Emak beserta
kedua anaknya yang pada awalnya hidup berkecukupan. Namun, kondisi yang semula
baik-baik saja ini tiba-tiba berubah dengan munculnya masalah sulit yang disebabkan
anggota keluarganya. Rumah yang ditempati oleh keluarga Abah disita pihak debt
collector dan usahanya mengalami kebangkrutan. Pada akhirnya, keluarga ini pindah ke
rumah masa kecil Abah di Jawa Barat. Di desa tersebut keluarga ini hidup dalam
keterbatasan dan kekurangan. Dalam kondisi tersebut keluarga Abah selalu memiliki
cerita yang lekat kaitannya dengan momen hangat yang terjadi sehari-hari dalam
keluarga. Dalam kehidupan sederhana yang dijalani, lambat laun keluarga mereka
menemukan arti sesungguhnya tentang keluarga, yaitu “ Harta yang paling berharga
adalah keluarga”.

Film ini cukup menarik dengan mengisahkan perjuangan kondisi keluarga yang
menghadapi keterpurukan ekonomi, apalagi yang dirasakan oleh Abah (Ringgo Agus),
sebagai tulang punggung keluarga.

MëMI Magazine 024

RESENSI

Film Keluarga Cemara

Karena kebangkrutan yang datang Film ini juga berfokus pada hubungan
secara tiba-tiba, karakter Abah yang dan interaksi keluarga tersebut dalam
bertanggung jawab dan rela berkorban menghadapi masa-masa sulit. Euis yang
demi keluarganya, ia melakukan segala mempunyai hobi dance, terpaksa untuk
pekerjaan untuk menghidupi keluarganya menunda ikut perlombaan karena
bahkan pindah ke rumah warisan orang kondisinya yang berbeda dengan
tuanya yang jauh dari perkotaan. sebelumnya. Euis yang diperankan oleh
Zara sangat mengambarkan karakter anak
Abah, Emak (Nirina Zubir), Euis SMP yang masih labil dan kekanakan. Dia
(Adhisty Zara), dan Ara (Widuri Puteri) sering marah dan merajuk karena sulit
dipaksa untuk bisa beradaptasi di menghadapi kondisi keluarganya yang
lingkungan pedesaan. Abah bekerja sekarang. Sebagai pendatang baru, Widuri
sebagai kuli bangunan dan Emak Puteri yang berperan sebagai Ara, mampu
berjualan keripik opak. Emak memiliki memvisualkan karakter Ara yang polos dan
karakter yang tangguh dan bisa menggemaskan. Meskipun bergitu, Zara
mendampingi Abah di saat kondisi yang dan Widuri perlu untuk mengasah lagi
sangat terpuruk. Nirina Zubir yang acting mereka.
berperan sebagai Emak sangat bisa
menggambarkan karakter yang dia Penonton dibawa sedih dan emosi yang
perankan: Emak yang menyayanggi kedua tergambarkan pada jalannya film keluarga
anaknya dan bekerja keras untuk cemara. Film ini mampu membuat para
membantu Abah mencari nafkah. penonton untuk ikut merasakan apa yang
karakter Abah, Emak, Euis, dan Ara rasakan.
Konflik yang berfokus pada adaptasi
keluarga yang jatuh miskin, tidak membuat
film ini bosan untuk ditonton, ditambah
dengan hadirnya Asri Welas yang mewarnai
film untuk mengocok perut penonton.
Cerita yang sederhana, namun disajikan
dengan naskah dan jalan cerita yang
menarik, akting para pemain yang bagus,
serta soundtrack yang pas dan cocok
disatukan pada film keluarga cemara yang
patut untuk ditonton.

MëMI Magazine 025

RESENSI

Film Keluarga Cemara

Melalui film keluarga Cemara menampilkan cerita tentang fungsi dan peran masing-
masing anggota keluarga serta fungsi dari keluarga itu sendiri. Melalui keluarga terdapat
sosialisasi mengenai norma yang ada di masyarakat dan fungsi perlindungan. Sehingga
dapat disimpulkan bahwa film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton karena nilai-
nilai sosial, moral, dan makna yang dapat dicontoh dan diterapkan. Walaupun tidak
dalam semua situasi bisa diterapkan model pengasuhan yang sama karena tetap harus
menyesuaikan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi.

Penulis : Jihan Amalia, Yuli Rosaliani

MëMI Magazine 026

PUISI

AKU MAHASISWA

Oleh: Aura Dewi Amaryllis



Sekarang aku mahasiswa
Dituntut untuk serba bisa
Menanggapi segala hal dengan cara dewasa
Melangkah sendiri tanpa pedoman
Berkeluh kesah tanpa dorongan orang terdekat
Aku hanya seorang mahasiswa
Yang masih kurang dalam segala hal
Otakku masih tumpul seperti baja
Pengetahuan dan kemampuanku belum seberapa
Impian dan keinginanku terlalu banyak
Namun belum satupun aku mewujudkannya
Harapan orang tua begitu besar
Dengan penuh keyakinan bisa memberikan kebahagiaan
Tapi rasa kecewa yang selalu kudapatkan
Sekali lagi aku hanya bisa terdiam
Dibelenggu rasa malas
Hidup dalam kemunafikan
Aku mahasiswa yang tak bisa berbuat apa-apa
Aku butuh dorongan
Aku butuh belajar
Aku butuh tekad yang kuat
Karena aku mahasiswa
Suaraku adalah harapan rakyat
Dan tiap langkahku adalah arah menuju perubahan

MëMI Magazine 027

POSTER
Oleh Junior Fatturrokhman

Jurusan : IESP

MëMI Magazine 028

We must send a message across the
world that there is no disgrace in being a
survivor of sexual violence. The shame is

on the aggressor.
– Angelina Jolie


Click to View FlipBook Version