IPS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA PRESENTASI KELOMPOK 5 DISUSUN OLEH: Andrean Boby Ramadhani (06) Anggi Widia Wati (05) Reva Eika Julyana (24) Zharizza Akila Charis (32) 1. 2. 3. 4.
Kondisi ini menimbulkan keragaman suku bangsa, bahasa, budaya, peran laki-laki dan perempuan, kepercayaan, dan agama di Indonesia. Hal inilah yang juga menyebabkan masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan yang berbeda-beda tergantung tempat tinggalnya. Seperti, masyarakat yang tinggal disekitar daerah perairan harus menggunakan perahu sebagai alat transportasi, anak-anak juga sering menggunakan kapal tersebut untuk berangkat ke sekolah Kondisi Negara Kepulauan Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau terpisah menghambat hubungan antarmasyarakat dari pulau yang berbeda-beda. Di satu sisi, masyarakat tiap pulau pun jadi mengembangkan budaya masing-masing sesuai tingkat kemajuan dan lingkungannya Dengan banyaknya kebiasaan yang terdapat di masing-masing pulau, hal ini dapat membantu masyarakat untuk saling mengerti sesama lain — Sumber dari pemikiran sendiri Redaktur: Reva
Berdasarkan latar belakang sejarahnya, budaya Indonesia dipengaruhi oleh ragam kebudayan Islam, Hindu-Budha, Tionghoa dan Eropa. Interaksi antar warga asing dan penduduk asli pada masa lalu memberi pengaruh besar terhadap kebudayaan. Akulturasi budaya yang terjadi dengan tidak menghilangkan unsur kebudayaan asli ini semakin memperkaya ragam budaya di Indonesia Letak Geografis Indonesia secara geografis terletak di persimpangan benua Australia dan Asia serta diantara samudra Hindia dan Pasifik Kondisi strategis inilah yang menyebabkan Indonesia dilalui banyak bangsa asing yang melintasi Selat Malaka. Banyak bangsa asing yang bertemu dengan penduduk nusantara meningkatkan peluang terjadinya pertukaran kebudayaan secara tidak langsung Akulturasi budaya karena pengaruh letak geografis dapat terlihat pada makanan, kesenian, pakaian, bahasa, dan lain sebagainya. Makanan contohnya Martabak yang merupakan perpaduan antara budaya India dan Nusantara. Kemudian ada kebaya Encim yang merupakan perpaduan budaya Betawi dan Tionghoa — Sumber dari http://bobo.grid.id Redaktur: Zharizza
Keragaman iklim terhadap keragaman budaya Indonesia diwarnai oleh iklim mikro yang sangat beragam. Perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain inilah menyebabkan perbedaan pola perilaku yang berbeda, dari bahasa sampai ke sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi Indonesia bagian barat didominasi oleh bioma hutan hujan tropis, tetapi pulau Jawa secara mikro iklim dapat dibagi menjadi dua region: Pengaruh Iklim Region Jawa bagian barat merupakan bioma hutan hujan tropis, sedangkan Jawa bagian timur dipengaruhi oleh bioma hutan musim tropis/hutan gugur tropis, zona memanjang sampai ke pulau Bali Kearifan lokal yang berkembang di Nusantara akibat kondisi iklim terlihat pada masyarakat adat baduy. Rumah di Desa Kanekes hanya boleh menghadap Utara dan Selatan, bertujuan supaya sinar matahari masuk ke jendela rumah. Kelembaban udara di lereng gunung cenderung lembab, sehingga jika ventilasi tidak bekerja dengan baik maka sirkulasi udara tidak akan baik Adaptasi bentuk rumah tradisional dimiliki oleh berbagai kebudayaan di Indonesia yang disesuaikan oleh latar belakang kearifan lokal dan kondisi sekitar — Sumber dari buku paket IPS Redaktur: Anggi
— Pengertian keanekaragaman ras adalah sekelompok manusia yang memiliki ciri fisik yang berbeda-beda, seperti bentuk muka, warna kulit, bentuk wajah, bentuk rambut, bentuk hidung, dan sebagainya Keanekaragaman Ras 1. Ras Malayan Mongoloid, yang berkulit hitam sampai kekuning-kuningan, berambut lurus/ikal 2. Ras Papua Melanosoid, yang berambut keriting gelap, kulit berwarna gelap, bibir tebal 3. Ras Kakuasoid, yang berkulit putih cerah, warna rambut pirang, warna mata beragam, hidung mancung 4. Ras Asiatic Mongoloid, yang berkulit kuning langsat hingga putih, wajah oval, tubuh tidak terlalu tinggi, bermata sipit Indonesia terbagi atas beberapa pulau, hal ini menyebabkan keanekaragaman ras di Indonesia Terdapat 4 ras yang ada di Indonesia, yaitu: Walaupun dengan banyaknya ras yang tersebar, masyarakat Indonesia tidak saling membeda-bedakan sesama manusia — Sumber dari https://m.kumparan.com Redaktur: Boby