The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by anitahasibuan5, 2021-06-19 09:11:24

MODUL KELOMPOK SOSIAL OLEH HAMIDATUL MARDHIAH

SOSIOLOGI

Keywords: SOSIOLOGI

NAMA : HAMIDATUL
MARDHIAH
NIM: 18058200

Kegiatan Belajar 1 (pertemuan 1)

Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 2 PADANG
Mata Pelajaran : Sosiologi
Kelas/ Semester : XI IPS/ (satu)
Materi Pokok : Kelompok Sosial Dalam Kehidupan Sosiologis
Alokasi Waktu : 3x45 Menit

3.1 Memahami kelompok social Kompetensi dasar
dalam pendekatan sosiologis 3.3 Menemukan dari pendekatan kelompok
social dalam sosiologis

Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2 Menelaah dampak dari fungsi kelompok 4.1 Menjelaskan faktor- faktor terjadinya
social dan hubungan antar pendekatan sosiologis kelompok sosial dalam pendekatan sosiologis

A. Tujuan Pembelajaran

Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model blended learning dengan metode
mengamati,membangun konsep, diskusi, tanya jawab dan penugasan. Peserta didik memiliki
kemapuan untuk berpikir kreatif, analitis, sistematis, dan logis untuk menemukan alternatif
pemecahan masalah malalui eksplorasi data secara empiris dalam rangka menumbuhkan sikap
ilmiah serta menyimpulkan hasil dari pemecahan masalah dengan menjelaskan fungsi kelompok
sosial dan meningkatkan kepercayaan dirinya serta dapat mengembangkan kemampuan penelitian
yang cerdas dan kompetitif, budaya literasi, kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi,
berkolaborasi, dan berkreasi (4C)

Kelompok Sosial Dalam FUNGSI KELOMPOK
Kehidupan Sosiologis
SOSIAL HUBUNGAN ANTAR

KELOMPOK

Membantu individu dalam Kriteria fisiologis
pengembangan Kriteria
komunikasi Pengadaan kebudayaan
sarana dalam menunjang Kriteria ekonomi
aktivitas kelompok social Kriteria perilaku
Membangun perspektif
seseorang Mengikatkan
produktivitas seseorang
dalam kehidupan

ANALISIS MATERI AJAR

Komponen fakta konsep prinsip

1. Fungsi kelompok sosial ini - Kelompok social Prinsip Prinsip

kelompok merupakan sebuah merupakan suatu Kelompok Sosial -
sosial
kelompok atau kumpulan kumpulan ,baik Adalah Hubungan

dari individu-individu yang individu, dan kekerabatan yang

mempunyai atau memiliki berkelompok, dalam ditentukan oleh

pola tingkah laku tertentu kelompok social ini prinsip keturunan
bermacam’’ dari
dan melakukan intearaksi

yang berkaitan atau perkawinan, kantor, yang bersifat selektif

berhubungan antara satu sekolah dan lain-lain mengikat sejumlah

dengan yang lainnya, hal kerabat yang
tersebut menjadikan mereka
timbul perasaan bersama bersama-sama
serta juga mempunyai
hubungan yang erat. - Soerjono Soekanto memiliki sejumlah

Komunitas pecinta juga mengartikan hak dan kewajiban

bahwa kelompok tertentu, misalnya

sosial tersebut hak waris atas harta,

sebagai himpunan

(kelompok) atau juga gelar, pusaka,

Google sebagai lambang-lambang,

Remaja Masjid kesatuan manusia dan sebagainya
Karang Taruna yang hidup secara

Kelompok Pecinta bersama disebabkan 1. Prinsip
Alam Patrilineal
saling berhubungan
Kelompok Sosial 2. Prinsip
Arisan Ibu-Ibu di antara mereka itu Matrilineal
Kelompok fans artis Prinsip
Dan lain sebagainya secara timbal balik Bilineal

dan juga saling 3.
mempengaruhi.

4. Prinsip

Bilateral

2. Hubungan mendefinisikan hubungan Faktanya antara lain, Dinamika
antar antar kelompok adalah hubungan kerja Kelompok
kelompok interaksi sosial antara dua sama, akomodasi, merupakan
kelompok atau lebih. asimilasi, akulturasi, suatu kelompok
persaingan, yang terdiri dari
ada dua hubungan antar kontraversi, dua atau lebih
kelompok dalam psikologi pertentangan, individu yang
sosial, yaitu asosiatif dan prasangka. lebih memiliki
disosiatif. Dalam asosiatif hubungan

terdapat hubungan kerja psikologis
sama, yaitu sebuah usaha secara jelas
bersama antar kelompok antara anggota
manusia untuk bisa satu dengan
mencapai tujuan yang yang lain dan
sama. berlangsung
dalam situasi
Kerja sama ini bisa terjadi yang dialami,
dinamika
jika para individu di dalam kelompok
berasal dari kata
kelompok memiliki dinamika dan
kelompok,
kesadaran bahwa mereka berati interaksi
atau
mempunyai kepentingan interdependensi
antara
yang sama dan pada saat kelompok satu
dengan yang
yang sama mereka lain,

memiliki pengetahuan yang

cukup serta bisa

mengendalikan diri

mereka sendiri untuk bisa

mencapai tujuan bersama.

KELOMPOK SOSIAL DALAM PENDEKATAN SOSIOLOGIS

A. Fungsi kelompok social

kelompok sosial ini merupakan sebuah kelompok atau kumpulan dari individu-individu yang
mempunyai atau memiliki pola tingkah laku tertentu dan melakukan intearaksi yang berkaitan
atau berhubungan antara satu dengan yang lainnya, hal tersebut menjadikan mereka timbul
perasaan bersama serta juga mempunyai hubungan yang erat.

Menurut para ahli

Paul B. Horton dan Chester L Hunt
Paul B. Horton dan Chester L Hunt pun ikut mengemukakan bahwa kelompok sosial ini
merupakan sebagai kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaanya serta
juga saling berinteraksi.

Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto juga mengartikan bahwa kelompok sosial tersebut sebagai himpunan
(kelompok) atau juga sebagai kesatuan manusia yang hidup secara bersama disebabkan saling
berhubungan di antara mereka itu secara timbal balik dan juga saling mempengaruhi.

Fungsi dari Setiap Kelompok Sosial
Sedikitnya terdapat dua fungsi utama dari setiap kelompok sosial. Akan tetapi terdapat juga
beberapa fungsi lain dari kelompok sosial, diantaranya :

1. Sarana bagi para individu untuk melakukan berbagai hal
2. Memenuhi kebutuhan dari setiap individu yang tergabung dalam kelompok tersebut
3. Membantu mengembangkan diri dan perspektif individu
4. Meningkatkan produktivitas dan semangat dari masing-masing individu
5. Menyediakan tempat bagi semua individu yang tergabung di dalamnya
6. Menyatukan anggota dengan pemikiran atau tujuan yang sama

Ciri-Ciri Kelompok Sosial
Soerjono Soekanto pun menyatakan suatu himpunan manusia atau yang disebut sebagai
kelompok sosial ini memiliki ciri ciri diantaranya sebagai berikut:

1. Masing-masing anggota kelompok tersebut harus mempunyai kesadaran bahwa dia
merupakan bagian dari kelompok yang bersangkutan.

2. Terdapat hubungan timbal balik dari anggota yang satu dengan anggota lain
3. Terdapat sebuah faktor yang sama-sama dimiliki, menjadikan hubungan antara mereka itu

jadi bertambah dekat, seperti nasib yang sama, kepentingan yang sama, kemudian tujuan
yang sama, ideologi politik yang sama serta lain sebagainya.

4. Bestruktur, berkaidah dan juga memiliki pola perilaku
5. Memiliki sistem serta proses
6. Mempunyai struktur sosial yang menjadikan kelangsungan hidup kelompok itu

bergantung pada kesungguhan anggotanya didalam menjalankan peran
7. Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan di antara tiap-tiap anggotanya
8. Memiliki kepentingan bersama
Jenis Kelompok Sosial
Robert Bierstedt ini juga menyatakan bahwa kelompok sosial ini mempunyai banyak jenis serta
diklasifikasikan menurut ada tidaknya organisasi, hubungan sosial antar kelompok, dan juga
kesadaran jenis. Dibawah ini merupakan penjelasannya :
1. Kelompok Statistik
Merupakan kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan juga kesadaran
jenis antara lain ialah seperti kelompok penduduk di kecamatan dengan umur 5-10 tahun

2. Kelompok Kemasyarakatan
Ini merupakan sebuah kelompok yang mempunyai atau memiliki persamaan namun tidak
mempunyai organisasi serta hubugan sosial antara anggotanya

3. Kelompok Sosial
Merupakan sebuah kelompok yang anggotanya itu memiliki suatu kesadaran jenis dan juga
berkaitan dengan satu sama lainnya, namun tidak terikat didalam ikatan organisasi.

4. Kelompok Asosiasi
Ini merupakan suatu kelompok yang anggotanya itu mempunyai kesadaran jenis dan juga terdapat
persamaan kepentingan pribadi maupun juga kepentingan bersama. Dalam asosiasi para
anggotanya itu menjalankan hubungan sosial, kontak dan juga komunikasi serta memiliki atau
mempunyai ikatan organisasi formal.

Contoh fungsi kelompok social
 Komunitas pecinta Google
 Remaja Masjid
 Karang Taruna
 Kelompok Pecinta Alam
 Kelompok Sosial Arisan Ibu-Ibu
 Kelompok fans artis Dan lain sebagainya

B. HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK
Hubungan antar kelompok social dapat dilihat dari beberapa kriteria antara lain secara
fisiologis, kebudayaan, ekonomi, dan kriteria perilaku.
a. Kriteria fisiologis
Kriteria ini didasarkan pada persamaan jenis kelamin, usia, dan ras.
b. Kriteria kebudayaan
Kriteria ini mencakup kelompok yang dikat oleh persamaan kebudayaan dan
kepercayaan termasuk didalamnya kesamaan agama.
c. Kriteria ekonomi
Kriteria ini dibedakan antara mereka yang memiliki kekuasasaan ekonomi dan yang
tidak memiliki kekuasaan ekonomi
d. Kriteria perilaku
Kriteria ini berdasarkan pada kekurangan fisik, mental, dan penyimpangan terhadap
aturan masyarakat.

Hubungan antar kelompok memunhkinkan terbentuknya pola-pola hubungan yang khas antar
kelompok social. Pola hubungan tersebut di antaranya:

a. Akultrasi
Akultrasi terjadi ketika kelompok atau lebih yang bertemu mengadakan komunikasi
dan interaksi berbaur dan berpadu.

b. Dominasi
Terjadi bila suatu kelompok menguasai kelompok lainnya.

c. Integrasi
Suatu pola hubungan tergabungnya suatu kelompok tertentu ke kelompok lain tanpa
melihat perbedaan yang ada.

d. Pluralism
Adalah pola hubungan yang mengakui adanya persamaan hak setiap kelompok.

DAFTAR PUSTAKA
Bachtiar, Wardi, Prof. Dr. 2010. Sosiologi Klasik. Bandung : PT Remaja Rosda Karya
Fromm, Erich. 2001. Konsep Manusia Menurut Marx. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Khoiriyah, Siti. 2014. Sosiologi 2. Solo : PT. Tiga Serangkai Pusaka Mandiri.
Hartanta, Agung Tri. 2012. Kamus Sosiologi. Surakarta: PT Aksarra Sinergi Media.
Maryanti, Kun dan Juju Suryawati. 2014. Sosiologi 2 :Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu
Sosial. Jakarta : Esis Erlangga.
Muin, Idianto. 2006. Sosiologi SMA/MA Jilid 1 untuk kelas XI. Jakarta: Erlangga.
Soekanto, Soerjono 2017. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo
Persada.


Click to View FlipBook Version