“MENTAL HEALTH IS A RIGHT NOT A PRIVILEGE” GOOD FRIENDS KICK OUT MENTAL ILLNESS “Teman yang Baik Mengusir Penyakit Mental”
Sharing Session Pantun Penutup Galeri Foto 13 Kata Pengantar Remaja dan Kesehatan Gangguan Kesehatan Mental pada Remaja Gangguan Mental Emosional Pengaruh Teman Sebaya Pada Kesehatan Mental Remaja Mencegah Gangguan Kesehatan Mental Social Anxiety “Gangguan Mental paling Umum pada Remaja ” Membangun Lingkungan Pertemanan yang Sehat 11 12 13 10 8 6 5 2 3 4 1
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya sehingga majalah digital dengan judul "Good Friends Kick Out Mental Illness" berhasil kami susun hingga selesai. Kami ucapkan terima kasih atas segala dukungan dan bantuan dari Ibu Rita S.Pd.,Gr selaku pembimbing kami dalam membuat majalah digital ini. Majalah digital ini kami khususkan untuk para remaja dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan mental dan mengurangi stigma yang sering terjadi di sekitarnya. Dalam projek P4 ini kami berharap dapat memberikan informasi yang bermanfaat, panduan praktis, dan cerita inspiratif kepada para remaja untuk membantu mereka menghadapi tantangan kesehatan mental dengan lebih baik. Kami berharap majalah digital ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan mental para remaja dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan peduli. KATA PENGANTAR 1 1
Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anakanak menuju ke masa dewasa, sehingga ini merupakan suatu periode yang dinamis dalam kehidupan. Pada masa remaja terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik fisik, psikologis ataupun intelektual. Pertumbuhan dan perkembangan remaja sering terjadinya konflik antara remaja dengan dirinya sendiri maupun konflik dengan lingkungan sekitarnya. Pada kelompok remaja, pembangunan kesehatan (baik sehat fisik maupun mental) merupakan salah satu upaya untuk memenuhi hak dasar manusia dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Sehingga hal tersebut menjadi fokus perhatian mengingat bahwa remaja merupakan generasi penerus perjuangan bangsa. Oleh sebab itu upaya kesehatan pada remaja harus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 2
World Health Organization (WHO, 2018), menyatakan setengah dari semua kondisi kesehatan mental dimulai pada usia 14 tahun. Tetapi, kasus tidak terdeteksi dan tidak diobati karena sejumlah alasan, seperti kurangnya pengetahuan atau kesadaran tentang kesehatan mental mencegah remaja mencari bantuan. Hal ini bisa mempengaruhi kesejahteraan kesehatan mental dan emosi pada remaja. Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (INAMHS) menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental sementara satu dari dua puluh remaja Indonesia memiliki gangguan mental dalam 12 bulan terakhir. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa gangguan mental yang paling banyak diderita oleh remaja adalah gangguan cemas (3,7%), diikuti oleh gangguan depresi mayor (1,0%), gangguan perilaku (0,9%), serta gangguan stres pasca-trauma (PTSD) dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) masing-masing sebesar 0,5%. 3
Gangguan mental emosional adalah suatu kondisi dimana emosi seseorang berubah secara berlebihan ini disebabkan oleh ketakutan, kecemasan serta kekhawatiran yang berlebihan (Widiyawati, 2020). Perkembangan mental emosional remaja dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya, baik orang tuanya, guru, sanak keluarga, orang dewasa lainnya, ataupun teman sebayanya. gangguan mental emosional Faktor yang menjadi pengaruh mental emosional pada remaja yaitu lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan sosial media (Santrock, 2007). Teman sebaya merupakan anak-anak atau remaja yang memiliki usia dan tingkat kematangan yang sama. Bagi remaja dukungan teman sebaya terhadap dukungan emosional seperti empati, kepedulian dan perhatian sangat penting karena bisa membuat dirinya merasa dicintai dan dapat meningkatkan rasa kepercayaan dirinya. Bagi remaja, memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi akan berdampak positif baginya agar tidak memiliki masalah emosional yang buruk. 4
Teman sebaya merupakan anak-anak atau remaja yang memiliki usia dan tingkat kematangan yang sama (Santrock, 2007). Peranan teman sebaya dalam proses perkembangan sosial remaja antara lain sebagai sahabat, stimulasi, sumber dukungan fisik, sumber dukungan ego, fungsi perbandingan sosial dan fungsi kasih sayang. Dukungan teman sebaya yang kurang baik dapat disebabkan karena remaja kurang mendapatkan dukungan emosional, dukungan penghargaan, serta dukungan informasi. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya kemampuan remaja dalam mengendalikan perasaannya sehingga apabila terjadi suatu permasalahan remaja tersebut tidak dapat menyelesaikannya dengan cara yang baik. Permasalahan yang tidak dapat diselesaikan dengan baik akan berdampak pada terganggunya keadaan psikologis pada remaja tersebut seperti gelisah, marah, cemas, sedih dan kecewa pengaruh teman sebaya pada kesehatan mental remaja 5
CARA MENCEGAH GANGGUAN 2. KELOLA STRESS DENGAN BAIK Cara yang bisa kamu lakukan untuk mengelola stres antara lain dengan berjalan santai di luar ruangan, menonton film, mendengarkan lagu, dan menulis kejadian sehari-hari di buku harian. Cara-cara tersebut bisa membuat pikiranmu lebih tenang dan kamu bisa melihat hidup dengan lebih positif. Dengan begitu, stres yang kamu alami juga bisa mereda. 3. PELIHARA HUBUNGAN YANG BAIK DENGAN ORANG LAIN Orang dengan hubungan sosial yang baik terbukti lebih mampu mengatasi stres dan memelihara kesehatan fisik maupun mentalnya. Inilah alasannya mengapa kamu perlu meluangkan waktu bersama dengan orang-orang terdekat, seperti keluarga dan sahabat. Selain memelihara hubungan dengan orang-orang terdekat, kamu juga bisa coba mengikuti berbagai kegiatan, agar kamu memiliki kesempatan untuk bertemu orang-orang baru. 1. HARGAI DIRI SENDIRI Mulai sekarang, biasakanlah untuk memperlakukan dan melihat diri sendiri dengan positif. Lakukan hal-hal yang bisa membuatmu bahagia, misalnya dengan meluangkan waktu untuk hobi dan me time. Bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi dalam hidupmu juga bisa membantumu untuk menghargai diri sendiri. Sebaliknya, hindari terlalu banyak menyalahkan diri sendiri dan membandingkan dirimu dengan orang lain, ya. 6
4. OLAHRAGA Olahraga teratur dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membantu Anda berkonsentrasi. Selain itu, olahraga juga menjaga berbagai organ vital di tubuh tetap sehat. Olahraga tidak selalu dikaitkan dengan pergi ke tempat gym, berjalan-jalan, berkebun, atau mengerjakan pekerjaan rumah juga bisa membuat Anda tetap aktif. Beberapa pakar menyarankan olahraga dilakukan sekitar 30 menit setidaknya lima kali dalam seminggu. Agar Anda tetap bahagia menjalaninya, pilihlah aktivitas fisik yang Anda senangi. 5. CARA BERFIKIR POSITIF Cara menjaga kesehatan mental ini sering kali terlewatkan, hal itu dikarenakan seseorang yang kondisi mentalnya terganggu sering kali tidak bisa berpikir positif. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bagaimana Anda berpikir tentang diri sendiri dapat memiliki efek yang kuat pada perasaan. Jika Anda memandang diri secara negatif, maka cara Anda memandang gagasan juga akan negatif. Berlatihlah menggunakan kata-kata yang mempromosikan harga diri dan peningkatan kekuatan pribadi. KESEHATAN MENTAL 7
Social Anxiety “gangguan mental paling umum pada remaja” American Psychiatric Association (APA) mengungkapkan bahwa kecemasan sosial adalah ketakutan yang menetap terhadap sebuah situasi sosial yang terkait dan berhubungan dengan interaksi sosial dan performa yang membuat individu harus berhadapan dengan orang-orang yang tidak dikenalnya atau menghadapi kemungkinan diamati orang lain. Kecemasan sosial pada remaja terjadi saat mereka berpikir jika dirinya melakukan sesuatu yang tidak sama dengan orang lain, maka ia akan diberi label negatif oleh orang lain atau ia berpikir bahwa dirinya akan melakukan sesuatu yang memalukan dihadapan orang lain. 8
Gangguan kecemasan pada remaja merupakan hal penting untuk diperhatikan karena hal ini berkaitan dengan berbagai masalah, terutama gangguan perkembangan fungsi sosial dan persepsi negatif tentang diri remaja. Dari hasil survey, terdapat 8% remaja berusia 13 hingga 18 tahun mengalami gangguan kecemasan (Republika.co.id, Jakarta. 06 October 2014). Kenali pemicu kecemasan Lakukan pernapasan dalam Mulai ubah cara berpikir Hadapi ketakutan Tempatkan diri di lingkungan yang mendukung Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan kecemasan antara lain : 1. 2. 3. 4. 5. Social Anxiety “gangguan mental paling umum pada remaja” 9
Pertemanan yang sehat adalah hubungan antara individu yang didasarkan pada saling menghormati, saling mendukung, dan komunikasi yang terbuka. Pertemanan yang sehat melibatkan keterlibatan emosional yang positif, saling peduli, dan saling memahami. Dalam pertemanan yang sehat, ada kejujuran, kepecayaan, dan penghargaan tehadap perbedaan satu sama lain. Pertemanan yang sehat juga melibatkan dukungan dalam kesulitan dan kesuksesan, serta bersenang-senang bersama. membangun lingkungan pertemanan yang sehat Komunikasi yang efektif Saling mendukung Menghargai perbedaan Keterbukaan dan kejujuran Menghindari drama yang tidak perlu Membangun lingkungan pertemanan yang sehat sangat penting untuk kebahagiaan dan kesejahteraan kita. Berikut beberapa tips untuk membangun lingkungan pertemanan yang sehat : 1. 2. 3. 4. 5. 10
Pertemanan itu hubungan yang saling melengkapi satu sama lain. Jangan takut untuk memulainya karena pertemanan adalah hal yang kita butuhkan, jangan malu dan berteman dengan siapa saja. Tapi, pilihlah teman yang membuat kita ke arah yang positif bukan malah menjerumuskan kita ke arah yang salah. Nah, di sharing session ini, kami dari kelompok 2 sudah memilih salah satu suara dari temanteman yang kemarin isi Question Box dari kita nih. Terima kasih banyak atas partisipasinya! 11
Di dalam hati, tersembunyi lara Kesehatan mental, harus dijaga Temui terapis, cerita dan curhat Hidup lebih baik, kembali bercahaya Di kegelapan jiwa, jangan terperangkap Kesehatan mental, harus diutamakan Cari hiburan, teman yang mendukung Kembali bahagia, hidup menjadi berwarna Di pikiran gelap, jangan terjebak Kesehatan mental, perlu diperhatikan Cari ketenangan, meditasi dan yoga Jiwa menjadi damai, hidup berkesan 12
galeri foto 13
-GOOD FRIENDS KICK OUT MENTALL IlLNESS- “Kamu berhak memilih teman. Karena kesehatan mentalmu dipengaruhi dengan siapa kamu bergaul”. -Hanna Monareh, M.Psi.,-