The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Kristoforus Ivan PW, 2018-09-03 21:22:31

Warta Hortusmed Edisi 1 2018

Warta Hortusmed Edisi 1 2018

Warta HortusMed Edisi 1 2018 i

ii Warta HortusMed Edisi 1 2018

POJOK REDAKSI

SUSUNAN REDAKSI : Assalamualaikum wr. wb.
Pengarah Salam sehat dan bugar dengan Jamu
Kepala B2P2TOOT Pembaca yang kami hormati
Pemimpin Redaksi Kembali Warta HortusMed hadir menyambangi pembaca
Nita Supriyati dengan menyajikan tulisan populer di seputar jamu dan
Redaktur kesehatan. Topik utama yang kami pilih untuk edisi ini
Tri Widayat adalah pembangunan zona integritas karena tuntutan
Kristoforus Ivan PW akan pelayanan publik yang berkualitas sebagai muara dari
Layout & Grafis adanya komitmen semua pihak dalam instansi pemerintah
Antonius Febrian Pulung menjadi isu penting dalam paradigma pemerintah sebagai
Sekretariat abdi masyarakat.
Erna Wahyuningsih Sejumlah tulisan menarik kami persembahkan dalam rubrik-
Redaksi rubrik baru diantaranya tentang upaya lembaga kami
Bidang Program, Kerjasama meraih WBK, Succes story pembangunan WBK di Balai Besar
dan Jaringan Informasi Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta dan Sosok nakhoda
Balai Besar Penelitian dan baru di B2P2TOOT yang menjadi menu untuk topik utama.
Pengembangan Tanaman Sedangkan untuk rubrik resensi akan diulas tentang Buku
Obat dan Obat Tradisional Jamu Saintifik. Menggenapi informasi yang kami sampaikan,
Jl. Raya Lawu No. 11 rubrik travel mendedahkan narasi tentang Candi Cetho,
Tawangmangu Karanganyar sebuah komplek candi Hindu yang sangat bernuansa Bali
Jawa Tengah 57792 yang berlokasi 18,5 kilometer dari Tawangmangu.
Telp. 0271-697010, Semoga warta edisi pertama tahun 2018 ini mampu
Fax. 0271-697451 memperkaya khasanah pengetahuan pembaca tentang
tentang tanaman obat dan obat tradisional. Selain itu,
melalui terbitan ini kami ajak seluruh pembaca untuk
menjaga komitmen dalam mewujudkan zona integritas di
instansi masing-masing.
Bravo Jamu
Wassalamualaikum wr wb.
Kepala B2P2TOOT

Akhmad Saikhu

Warta HortusMed Edisi 1 2018 1

DAFTAR ISI 1 POJOK 25 MOTIVASI
REDAKSI 28 TRAVEL
33 B2P2TOOT
2 DAFTAR
ISI TERKINI

3 TOPIK 35 RESENSI
UTAMA 38 RESEP

11 SOSOK KITA
15 TANAMAN
39 SURAT
OBAT PEMBACA

17 OPINIKU 40 TTS/
20 SERBA - KUIS

SERBI

23 SEPUTAR
KESEHATAN

2 Warta HortusMed Edisi 1 2018

TOPIK UTAMA

B2P2TOOT MENUJU
WILAYAH BEBAS DARI

KORUPSI (WBK)

Dalam rangka meningkatkan pelayanan serta untuk mem-
peroleh kepercayaan publik tentunya diperlukan sebuah
tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang
harus dilaksanakan oleh setiap lembaga dan instansi pemer-
intah yang ada di Indonesia.
Perilaku korupsi yang terjadi di Indonesia saat ini masih
menjadi hambatan dan kendala bagi kepercayaan publik
terhadap penyelenggaraan pemerintahan tersebut. Oleh
karena itu dalam upaya pencegahan dan pemberantasan
korupsi, Presiden Republik Indonesia (Inpres Nomor 17 Ta-
hun 2011) menginstruksikan kepada para menteri dan kepa-
la lembaga negara serta Kepala Daerah untuk mengambil
langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan
kewenangan masing-masing dalam rangka pencegahan dan
pemberantasan korupsi.
Selanjutnya, pemerintah melalui Menteri PAN dan RB men-
erbitkan Permenpan dan RB Nomor 60 Tahun 2012 tentang
Pedoman Umum Pembangunan Zona Integritas Menuju
Wilayah Bebas Dari Korupsi. Zona Integritas Zona Integritas
(ZI) merupakan predikat yang diberikan kepada Kement-
erian, Lembaga serta Pemerintah Daerah yang pimpinan
dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan
Wilayah Bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi
Bersih dan Melayani (WBBM) melalui upaya pencegahan
korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pe-
layanan publik.

Warta HortusMed Edisi 1 2018 3

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan serta mengundang Satker Kemenkes lain
Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P- (BBKPM Surakarta) yang telah memperoleh
2TOOT) yang merupakan Unit Pelaksana predikat WBK untuk membagikan succes
Teknis Badan Litbang Kesehatan, Kemen- storynya. Tentu pencapaian predikat di WBK
terian Kesehatan saat ini tengah berpros- tersebut tidak akan tercapai tanpa dukun-
es dalam rangka mencapai predikat WBK gan segenap insan yang ada di B2P2TOOT.
tersebut. Proses ini telah dimulai dari sosial- Komitmen untuk berubah dan berbenah
isasi WBK oleh tim dari Inspektorat Jenderal menjadi semakin baik lagi sudah barang ten-
Kemenkes, pengumpulan segala macam do- tu harus disepakati dan dilaksanakan den-
kumen pengungkit untuk persiapan pre-as- gan oleh seluruh pegawai B2P2TOOT mulai
sesment, pemasangan banner dan atribut dari pimpinan hingga seluruh staf yang ada.
pendukung komitmen pelaksanaan WBK

Mari bersama-sama mewujudkan B2P2TOOT sebagai Wilayah
Bebas dari Korupsi!

Sosialisasi WBK oleh Sekretariat Badan Litbangkes (13 Maret 2018)

Sosialisasi WBK oleh Inspektorat Jenderal Kemenkes (13 Maret 2018)

4 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Succes Story WBK oleh BBKPM Surakarta Banner dan atribut pendukung komitmen
(26 Juni 2018) pelaksanaan WBK

Pre-assesment WBK oleh Inspektorat Jenderal Banner dan atribut pendukung komitmen
Kemenkes (30 Juni 2018) pelaksanaan WBK

Apel Pagi Pegawai B2P2TOOT

Banner dan atribut pendukung komitmen
pelaksanaan WBK

Warta HortusMed Edisi 1 2018 5

dr. Yudhaputra Tristanto, M.Kes, Kepala BBKPM Surakarta SUCCES STORY :

PENCAPAIAN
PREDIKAT WILAYAH
BEBAS DARI
KORUPSI (WBK)
BBKPM SURAKARTA

Pada Hari Jumat, 22 Juni 2018 yang lalu tim Warta HortusMed
berkesempatan melakukan interview dengan Kepala Balai
Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta tentang
pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
oleh Kementerian Kesehatan. Kepala BBKPM Surakarta dr.
Yudhaputra Tristanto, M.Kes, beberapa pejabat struktural dan
tim WBK BBKPM Surakarta menyambut kami dengan ramah dan
siap membagikan succes story kepada Warta HortusMed.
Sekilas, pada awalnya BBKPM Surakarta tidak dinominasikan
untuk menjadi Satker yang harus mengusulkan WBK. Namun
adanya wacana menjadikan BBKPM menjadi Rumah Sakit paru,
membangkitkan inisiatif seluruh karyawan untuk mencapai
predikat WBK. Tentu, dinamika mengiringi proses pencapaian
tersebut bahkan pada tahun 2016 susunan tim sempat berganti
dua kali.
Informasi yang diperoleh ketika pendampingan LAKIP yang
menyatakan bahwa predikat WBK sebuah instansi meningkatkan
nilai LAKIP dan program prioritas Kemenkes yang menyatakan
tahun 2019 semua Satker telah berstatus WBK, maka BBKPM
bertekad untuk meraih WBK sesegera mungkin. Langkah konkrit
menuju WBK dimuai dengan pengiriman surat ke Direktorat
Yankes pada Januari 2017. Selanjutnya dilakukan studi banding
ke RSJ dr. Soeroyo Magelang dan juga mengundang tim WBK RSJ
dr. Soeroyo untuk berbagi pengalaman.

6 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Wawancara Tim Warta HortusMed dengan Kepala dan Tim WBK BBKPM Surakarta.

Berikut hasil wawancara Tim

Warta HortusMed dengan BBKPM Surakarta:

1 Apa arti predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
bagi BBKPM?

Sejalan dengan pengertian Predikat penataan SDM yang terus berkelanjutan
Menuju WBK sendiri adalah predikat sehingga tersedia SDM yang handal
yang diberikan kepada suatu unit dan berkompeten dalam melakukan
kerja yang memenuhi sebagian pelayanan kepada masyarakat, Proses
besar manajemen perubahan, Layanan ke Eksternal dan Internal
penataan tatalaksana, penataan dilakukan secara adil, transparan
sitem manajemen SDM, penguatan dan tidak berpihak dengan terus
pengawasan, dan penguatan dikuatkannya sistem pengawasan dan
akuntabilitas kninerja, maka arti penguatan akuntabilitas kinerja
predikat WBK bagi BBKPM Surakarta • WBK bukan sekedar selembar kertas
a•d alaShe:luruh civitas BBKPM Surakarta yang menyatakan sebuah status
namun merupakan wujud komitmen
telah berkomitmen untuk pimpinnan dan seluruh jajarannya
menerapkan integritas diri dalam dalam melakukan tindak pencegahan
setiap perilakunya, khususnya korupsi dann upaya memperkuat
dalam hal pencegahan korupsi layanan publik.
dan peningkatan kualitas • WBK bukan kebutuhan manajerial
pelayanan publik namun tuntutan keadaan untuk
• Menjadi cambuk bagi BBKPM mengubah budaya kerja yang jauh dari
Surakarta untuk terus berbenah korupsi dan menjadi semakin melayani,
menuju perbaikan Tata Kelola oleh karenanya harus dipahami oleh
Organisasi seperti adanya Protap seluruh personel yang menjadi bagian
maupun SOP, transparansi organisasi terkait mulai dari pimpinan
layanan dengan adanya e-office sampai grass root.
dan transparansi informasi publik,

Warta HortusMed Edisi 1 2018 7

2 Bagimana proses persiapan yang dilakukan untuk mencapai
predikat WBK tersebut?

A•d a beberapa tahap yang harus dilalui: e. Pokja Penguatan Akuntabilitas
Pencanangan Zona Integritas (ZI) Kinerja
1) Penandatanganan Pakta f. Pokja Penguatan Pengawasan
Integritas Seluruh Pegawai g. Pokja Peningkatan Kualitas
2) Pernyataan komitmen telah Pelayanan Publik
siap membangun Zona 3) Pendampingan
Integritas 4) Studi Banding
• Pembangunan ZI 5) Konsultasi
1) Penyusunan Dokumen 6) Rapat Koordinasi
Rencana Kerja ZI 7) Monitoring dan Evaluasi
2) Penyusunan Tim Satgas WBK/ 8) Self Assesssment
WBBM • Pengusulan
=> Program Kerja Satgas WBK 1) Pre Assessment oleh Itjen
yang terdiri dari : 2) Perbaikan
a. Kesekretariatan 3) Penilaian TPI
b. Pokja Manajemen 4) Lulus => Penghargaan WBK
Perubahan Kemenkes
c. Pokja Penataan Tata Laksana 5) Pre Assesment untuk TPN
d. Pokja Sistem Manajemen
SDM

3 Berapa lama waktu efektif yang dibutuhkan oleh tim WBK BBKPM dari
pencanangan Zona pengajuan usulan untuk dievaluasi oleh Kementerian?
••
Pencanangan ZI : Maret 2016 ••• Agustus 2017
Pembentukan Tim (Ada perubahan Pre Assessment : September 2017
tim sebanyak 3 kali : selama tahun Penilaian TPI : 4 - 6 Oktober 2017
2016 dan awal 2017) Waktu yang dibutuhkan sejak
• Permohonan untuk diusulkan dari kedatangan Irjen pertama hingga
Ditjen Yankes ke Itjen : Januari diraihnya WBK adalah lebih dari 1
2017 tahun.
• Efketif penyiapan : Feb 2017 -

4 Inovasi apa saja yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas
pelayanan publik?

Sampai dengan ada pengakuan dari 1) E-Learning
Menpan, Tim TPI Kemenkes belum 2) Klinik Jamu
mau memberikan penilaian terkait 3) SMS Reminder untuk pasien TB
inovasi. Akan tetapi ada beberapa Untuk inovasi yang sedang dikembangkan
inovasi yang sudah di SK kan Kepala adalah:
dan sudah berjalan: 1) SIMPEKA
2) SIMPEG

8 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Deklarasi komitmen bersama seluruh pegawai untuk mewujudkan Zona Integritas Menuju WBK

5 Bagaimana cara membangun dan menjaga komitmen semua pihak khususnya
staf staf yang tergabung dalam 6 pokja?
• Ditetapkan Hari WBK : di BBKPM • Pemutaran spot Anti Korupsi setiap jam
Setiap hari Rabu 10-11
•• Pin WBK apel •••• Pembentukan Agents of Change (AOC)
Yel-yel WBK WBBM setiap Monev WBK Setiap Bulan
pagi dan setiap pertemuan Rakor Pokja
• Media-media informasi di Reward Tim Satgas WBK
Lingkungan BBKPM Surakarta

6 Upaya apa yang dilakukan untuk mempertahankan integritas, memperketat
pengawasan dan selalu menjaga kepercayaan masyarakat melalui status WBK
yang diperoleh?
• Penerapan SPIP (Sistem • Adanya Pakta Integritas bagi Rekanan
Pengendalian Internal dan Tamu
Pemerintah) • WBK dipaparkan kepada semua
• Tim UPG (Unit Pengendalian yang berada di BBPKPM termasuk
Gratifikasi) mahasiswa yang sedang melakukan
• Whistle Blower System (WBS) PKL atau pasien yang dirawat.

7 Manfaat apa yang dirasakan oleh BBKPM setelah
meraih predikat WBK?
• Nilai Plus untuk penilaian evaluasi • Karena WBK-WBBM sudah menjadi
LAKIP di Kementerian program prioritas Kementerian
• Meningkatkan kepercayaan Kesehatan, maka kita dipermudah
masyarakat kepada BBKPM dalam penganggaran/mendapat
Surakarta prioritas anggaran
• Meningkatkan daya tarik mitra • Lebih mendapatkan perhatian berupa
dalam menjalin kerjasama pengawasan dari Itjen

Warta HortusMed Edisi 1 2018 9

Foto bersama Tim Warta HortusMed bersama Kepala dan Tim WBK BBKPM Surakarta

8 Dengan diraihnya predikat WBK tentunya menjadi motivasi lebih untuk menjalani
proses kedepan untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
(WBBM). Hal apa yang akan dilakukan?

• Terus berproses (Monev, WBBM baik berupa dokumen maupun
pendampingan) sarana dan fasilitas
• Melengkapi kekurangan- •• Meningkatkan kualitas pelayanan
kekurangan persyaratan menuju Terus mengembangkan inovasi

9 Adakah masukan dan saran bagi B2P2TOOT yang saat ini sedang dalam tahap
pencanangan zona integritas untuk memperoleh predikat satker WBK?
• Pelajari konsep ZI Menuju WBK • Kirim surat ke unit utama untuk
di Permenpan No. 52 Tahun 2014 meminta dukungan.
tentang Pedoman Pembangunan • Kirim surat ke Irjen untuk meminta
ZI menuju WBK dan WBBM di pendampingan
lingkungan instansi pemerintah ••• Harus ada komitmen pimpinan
• Komitmen seluruh pegawai (Dari Tata dan kuasai dokumen
Kepala sampai staf terbawah) Tata SOP dan lakukan dengan penuh
••• Bentuk Tim komitmen.
Studi Banding •• Dokumentasi semua kegiatan.
Rajin Konsultasi ke Itjen maupun Sosialisasikan kepada semua pihak yang
ke Unit Utama ada di instansi bersangkutan secara
• Pendampingan baik dari Itjen kontinyu. Manfaatkan semua acara dan
maupun satker yang sudah WBK media untuk sosialisasi: pin, banner,
•• Self Assessment poster, loud speaker, apel pagi, yel-yel,
Tetapkan AOC dari masing-masing surat-surat dll. Proses pembuatan atau
unit. AOC ditunjuk dengan SK penetapan berbegai media tersebut
sebagai corong WBK. juga harus didokumentasikan dan
•• Jangan ragu harus mencerminkan aspirasi bersama.
Masukkann WBK dalam anggaran

10 Warta HortusMed Edisi 1 2018

SOSOK

Akhmad Saikhu, MSc.PH

Nakhoda Baru B2P2TOOT Tawangmangu

Pendidikan : S2- Enviromental Health Hobi :
Epidemiology Saya tidak punya hobby khusus, namun
Riwayat pekerjaan: apabila ada waktu luang atau me time saya
1. Kepala Stasiun Lapangan Pemberantasan suka membaca buku-buku favorit atau
menonton televisi.
Vektor (1999-2005) Makanan favorit:
2. Kepala Loka Litbang P2B2 Baturaja (2005- Banyak sekali….lontong kupang, lontong ki-
kil, rujak cingur dan tahu campur..hahaha…
2010) Kegiatan di akhir pekan:
3. Kepala Bagian Tata Usaha, B2P2TOOT Akhir pekan adalah waktu yang pas mele-
watkan momen-momen yang berharga
(2010-2016) bersama keluarga, jalan-jalan bersama atau
4. Kepala Bidang Program, Kerjasama dan mencoba kuliner yang sedang menjadi
trending.
Informasi, B2P2TOOT (2016-2018)
5. Kepala Balai Besar Penelitian dan

Pengembangan Tanaman Obat dan Obat
Tradisional (2018 – sekarang)

Warta HortusMed Edisi 1 2018 11

Pandangan tentang B2P2TOOT
B2P2TOOT merupakan intitusi litbang yang sangat khas karena meneliti tanaman

obat dan obat tradisional dari hulu ke hilir, dari mulai budidaya tanaman obat
sampai dengan dipakainya tanaman obat pada manusia, tentunya setelah melalui
proses penelitian yang sangat panjang. Beberapa tahun belakangan perkembangan
B2P2TOOT sebagai lembaga litbang cukup pesat dari segi sarana, prasarana, anggaran
yang disediakan, pengembangan SDM, jumlah dan jenis penelitian serta jumlah
pubikasinya. Menjadi bagian dari keluarga B2P2TOOT sangat menyenangkan dan
penuh tantangan, apalagi latar pendidikan formal saya bukan dari biologi atau farmasi,
dengan demikian saya dituntut untuk selalu belajar substansi tanaman obat dan obat

tradisional dari sumber manapun.

Visi dan misi untuk B2P2TOOT
Menurut saya, visi dan misi suatu institusi perlu dibuat bersama, dikristalisasi
bersama, menjadi keinginan bersama untjk mencapai tujuan ke depan. Dengan
adanya kesamaan pandang terkait visi-misi tersebut, segala sumber daya, baik
tenaga, pikiran dan anggaran lebih fokus untuk mencapai tujuan tersebut. Namun
demikian, saya mempunyai visi agar ke depan B2P2TOOT menjadi institusi litbang
bidang Tanaman Obat dan Obat Tradisional yang terkemuka dan profesional di
Indonesia maupun di kawasan Asia, dengan publikasi yang produktif, berkualitas dan
terindeksasi serta hasil penelitian dapat dipakai acuan untuk pengambilan keputusan

dan kebijakan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.
Yang perlu diperbaiki/ditingkatkan dari B2P2TOOT agar tupoksi

terlaksana dengan baik, dan visi misi kepala dapat tercapai?
Agar visi tersebut dapat dicapai maka perlu meningkatkan kemampuan dan
kompetensi sumber daya manusia, penyediaan sarana laboratorium yang memadai
dan up to date, optimasi manajemen dan organisasi, penguasaan teknologi dan
kerjasama dengan lembaga litbang dan industry baik nasional maupun internasional.

Saat ini lebih penting peningkatan kelengkapan fasilitas laboratorium
atau pengembangan SDM? Mengapa?

Dua-duanya sangat penting dan diprogramkan secara beriringan. Penyediaan fasilitas
laboratorium yang memadai dan modern disediakan dengan skala prioritas untuk
mendukung kegiatan penelitian . Sedangkan pengembangan SDM, dalam bentuk

pemenuhan jumlah sumberdaya sesuai dengan analisi beban kerja dan peta jabatan,
serta peningkatan kompetensi, keahlian, perubahan pola pikir melalui pendidikan
lanjutan, workshop, pelatihan, tour of duty , mengikuti seminar dan sebagainya.

Sinergisme peningkatan sumber daya manusia dan kelengkapan fasilitas laboratorium
ibarat adagium ‘the right man behind the right gun’

12 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Inovasi apa saja yang sebaiknya dikembangkan di B2P2TOOT?
Untuk kegiatan manajemen perlu dilakukan otomatisasi perkantoran, berbasis IT
yang diterapkan seluas-luasnya, termasuk diseminasi informasi. Serta penerapan
manajemen modern termasuk pelaksanaan tugas sesuai dengan standard operational

procedure (SOP) yang ringkas, cepat dan terukur. Sedangkan di bidang litbang
Tanaman obat dan obat tradisional perlu dikembangkan lebih luas dari yang sudah ada

saat ini dengan orientasi produk yang dapat dikembangkan oleh industri.

Seberapa penting status WBK dan WBBM bagi Balai Besar ini?
WBK dan WBBM merupakan salah satu amanah dari reformasi birokrasi untuk
memenuhi 3 target utama, yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi,
pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.
Jadi perlu dipahami bersama, bahwa cita-cita mencapai WBK dan WBBM bukan
hanya pada pencapaian statusnya, melainkan bagaimana semua unsur di B2P2TOOT
mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan integritas pembangunan WBK dan

WBBM.

Kapan target waktu pencapaian WBK dan upaya apa yang sudah
dilakukan Balai Besar untuk meraihnya?

Karena tidak hanya status WBK yang kita kejar, melainkan nilai dan pembangunan
integritas semua unsur yang ada di B2P2TOOT, maka pencapaian WBK tidak hanya
berhenti di satu titik, melainkan harus diinternalisasi sepanjang masa. Sedangkan
perolehan status WBK mudah-mudahan tercapai pada tahun 2018 ini. Sebenarnya
sudah kita ajukan pada tahun 2015 lalu, tapi beberapa komponen penilaian masih

belum tercapai nilainya.
Upaya yang sudah dilakukan adalah melaksanakan pembangunan zona intregitas
menuju WBK/WBBM sesuai dengan pedoman PermenPAN tentang Pembangunan
ZI-WBK. Antara lain, melalui SK Kepala B2P2TOOT telah dibentuk Tim WBK, Sosialisasi

kepada seluruh pegawai, penandatangan komitmen bersama, pendampingan
dari Itjen Kemenkes, Penyusunan SOP untuk sebagai pedoman kerja yang terukur,
pelatihan Budaya Kerja dan Pelayanan Prima, keterbukaan informasi, mekanisme

pengembangan kompetensi pegawai dsb.

Faktor kritis apa yang paling menentukan dan harus diperbaiki atau
ditingkatkan untuk mendukung pencapaian status WBK di Balai besar ini?
Dari hasil pre-assessment yang dilakukan oleh itjen, ternyata masih banyak hal-hal

prinsip yang harus diperbaiki, contohnya ketersediaan dokumen pendukung dari
setiap kegiatan yang ada dalam komponen penilaian. Ini harus segera dibenahi
dan tidak hanya menjadi tanggungjawab tim saja, tapi harus dilakukan oleh semua
pegawai B2P2TOOT, seluruhnya. Review terhadap seluruh SOP-AP karena ada
beberapa SOP-AP yang sudah tidak sesuai dengan kondisi kekinian, kemudian – ini
yang sangat penting – bagaimana SOP-AP tersebut dipahami dan dijadikan pedoman

dalam pelaksanaan pekerjaan setiap harinya.

Warta HortusMed Edisi 1 2018 13

Apakah Bapak sering atau pernah minum jamu?
Ya, Sering sekali minum jamu bahkan sejak kecil sudah doyan jamu, jamu yang paling

saya suka adalah jamu beras kencur dan kunyit asem.
Apa arti keluarga, jabatan dan ibadah?

Keluarga adalah sebuah pondasi yang dibangun dengan nilai-nilai kebajikan yang harus
dijunjung, dijaga bersama dan diimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan

bermasyarakat. Keluarga mendukung setiap jejak langkah semua anggota keluarga
agar tetap maju dan mencapai kesuksesan, sekecil apapun bentuknya.

Jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
Jabatan juga titipan yang harus dijaga sebelum diserahkan kembali kepada yang

memberikan amanah tersebut.
Sedangkan Ibadah bagi saya merupakan perwujudan dari rasa tunduk dan ketaatan
kepada yang Tuhan yang Maha Kuasa, untuk mendapatkan ridho dan rahmatNya.
Ibadah tidak hanya berdimensi vertikal, namun juga berdimensi horizontal, hablum

minalloh wa hablum minannas.

14 Warta HortusMed Edisi 1 2018

TANAMAN OBAT

Refugia,
Tanaman Cantik
Pengendali Hama

PReanhumlias :Widyastuti, M.Sc (Peneliti B2P2TOOT) Sumber foto : detik.com
Sering sekali terdengar keluh kesah petani,
“gagal panen karena serangan hama”, Beberapa orang memang masih asing
“uangnya habis buat beli obat cabuk”, dll. dengan istilah refugia. Refugia merupakan
Padahal penerapan penggunaan pestisida mikrohabitat buatan yang ditanami
(red. obat hama) sering kurang sesuai beberapa jenis tumbuhan (berbunga)
dengan aturan-aturan yang ada, sehingga yang dapat digunakan sebagai tempat
pengendalian hama kurang optimal. perlindungan, sumber pakan, atau sebagai
Penggunaan pestisida yang berlebihan, tidak sumberdaya lain bagi musuh alami hama
sesuai dosis, tidak sesuai sasaran, bukannya seperti predator dan parasitoid. Serangga
akan mengendalikan hama, namun malah sebagai musuh alami ini sebenarnya
justru meningkatkan kekebalan tubuh hama, sudah ada namun karena lingkungan yang
atau yang dikenal dengan istilah resistensi. kurang mendukung, perkembangan antara
serangga musuh alami dan hama tidak
Penanggulangan hama dengan konsep seimbang. Lambatnya perkembangan
pengelolaan hama terpadu (PHT) serangga musuh alami berdampak pada
mempunyai banyak cara, tidak melulu jumlah hama yang semakin meningkat dan
menggunakan pestisida, yaitu pengendalian tidak terkendali. Perlu adanya peningkatan
secara hayati, pengendalian secara biologi, perkembangan serangga musuh alami untuk
pengendalian secara fisik, pengendalian mengendalikan hama. Pengendalian secara
dengan kultur teknis, pengendalian secara alami dengan memanfaatkan musuh alami
kimia. Namun petani seringkali tidak mau lebih efektif, efisien, dan ekonomis serta
“repot”, sehingga mengambil jalan pintas ramah terhadap lingkungan.
dengan pestisida. Seandainya kita mau
sedikit “repot”, saat ini ada pengendalian
secara kultur teknis dengan memanfaatkan
tanaman sebagai refugia.

Warta HortusMed Edisi 1 2018 15

Ada beberapa jenis tanaman yang gulma ini tidak terlalu berarti pada tanaman
mempunyai potensi sebagai tanaman budidaya.
refugia, seperti bunga matahari, bunga Tanaman berbunga tidak semuanya dapat
tapak dara, bunga kenikir, dan lain-lain. digunakan sebagai konservasi musuh alami
Bunga pada tanaman refugia ini berfungsi karena bisa mendatangkan serangga yang
sebagai penghasil nektar yang baunya tidak dikehendaki. Dari hasil penelitian yang
menarik serangga serangga musuh alami paling cocok digunakan sebagai tanaman
maupun serangga hama tanaman. Serangga refugia pada tanaman padi adalah bunga
musuh alami akan memakan hama pada kertas dan bunga jengger ayam. Kelebihan
saat berkompetisi mendapatkan nectar. bunga kertas, selalu mekar dan bunganya
Pada tanaman berbunga inilah terjadi beraneka warna sehingga banyak dikunjungi
pengendalian hama tanaman secara alami serangga dari berbagai jenis kupu-kupu,
sehingga mendukung keseimbangan semut, kumbang, laba-laba dan lebah.
lingkungan. Gulma yang selama ini terkesan Kelebihan lain tanaman ini mudah ditanam
sebagai tanaman pengganggu ternyata bisa (cepat tumbuh), bibit mudah diperoleh,
dijadikan refugia. Namun perlu dilakukan regenerasi tanaman tergolong cepat dan
pengelolaan yang baik untuk menghilangkan kontinyu. Tanaman kacang panjang juga
kesan Uma yang selama ini melekat sebagai ternyata cocok digunakan sebagai refugia,
tanaman pengganggu. Terdapat beberapa sehingga selain mendapat hasilnya secara
hama yang menyukai gulma ini dibanding langsung, dapat juga merasakan manfaatnya
tanaman pangan atau holtikultura. Namun secara tidak langsung sebagai refugia.
apabila gulma ini tidak ada maka hama akan Refugia pada lahan budi daya sebenarnya
langsung menyerang tanaman budidaya merupakan suatu usaha konservasi
tersebut. Refugia dari gulma dibuat dengan serangga musuh alami. Hal tersebut agar
memilih gulma yang mempunyai bunga menciptakan agroekosistem lahan pertanian
seperti jenis asteraceae dan kemudian tetap terjaga. Apabila agroekosistem lahan
gulma ini ditanam pada jalur khusus di pertanian stabil maka populasi hama akan
lahan. Jenis gulma berbunga juga akan seimbang dengan populasi serangga musuh
menarik serangga musuh alami. Pengaruh alami.

Sumber foto : detik.com

16 Warta HortusMed Edisi 1 2018

OPINIKU

Apa maksud program Saintifikasi Jamu (SJ)? “BIARLAH
Berdasarkan Permenkes nomor 003 JAMU TETAP
tahun 2010, Saintifikasi Jamu adalah MENJADI
“upaya terobosan” untuk “memasukkan JAMU”
jamu” dalam pelayanan kesehatan (agar
tidak menyalahi undang undang praktik dSPaeannntuPoliesson:,gSe.mFabramng(Kanep) ala Seksi Sarana Penelitian
kedokteran).
Beberapa hal yang telah dilakukan sebagai Sebuah opini kritis terhadap rekomendasi
upaya untuk mencapai tujuan SJ adalah: kebijakan penelitian Saintifikasi Jamu di
1. Memberikan landasan ilmiah B2P2TOOT

(evidence base) penggunaan jamu. 3. Penyediaan jamu yang aman,
Melakukan penelitian hulu hilir bemutu dan berkhasiat.
meliputi penelitian budidaya, Membuat instalasi pascapanen
standarisasi tanaman obat, uji praklinik yang mampu memproduksi bahan
dan uji klinik jamu. Sejauh ini uji klinik baku jamu/simplisia yang standar
jamu telah menghasilkan sembilan agar dapat dimanfaatkan dalam
ramun jamu saintifik. pelayanan. Namun demikian untuk
2. Mendorong jejaring peneliti dan pemenuhan kebutuhan bahan jamu
pelayanan jamu (dual system). dalam skala yang lebih luas diperlukan
Mengadakan pelatihan untuk dokter pengembangan sistem Bulog. Sistem
dan apoteker yang hingga saat ini telah Bulog Jamu bukan hanya bertumpu
meluluskan 500an dokter dan 100an pada fisik instalasi pascapanen, namun
apoteker SJ. harus dikembangkan selaras dengan
tata kelola yang menjamin sebuah
Bulog Jamu agar mampu menjadi
penyedia jamu yang aman, bermutu,
berkhasiat secara berkelanjutan.
Setidaknya ada empat tata kelola yang
akan melekat pada Bulog Jamu yaitu:
tata kelola poses pascapanen dan
pengendalian mutu, ku tata kelola
bahan baku, tata kelola kemitraan
sebagai bagian dari tata kelola bahan
baku, dan tata kelola distribusi.

Warta HortusMed Edisi 1 2018 17

Muara program SJ adalah tersedianya Menurut saya, saat ini rekomendasi
pelayanan komplementer di seluruh fasilitas kebijakan penelitian Saintifikasi Jamu
kesehatan sehingga masyarakat/pasien bisa yang dibuat belum mampu mendukung
memilih untuk menggunakan pengobatan lahirnya kebijakan pengembangan SJ secara
tradisional atau konvensional dalam terapi menyeluruh. Bahkan salah satu rekomendasi
penyakitnya. Sebagaimana yang diteorikan kebijakan penelitian Saintifikasi Jamu yaitu
oleh para pakar, dalam kondisi ideal rekomendasi pengubahan bentuk sediaan
tersebut, Jamu akan menjadi tuan rumah di dari rebusan menjadi ekstrak, dapat
negeri sendiri yang mampu membangkitkan dikatakan kurang tepat. Beberapa hal yang
multibenefit-nya yaitu manfaat kesehatan, melandasi opini tentang ketidaktepatan
ekonomi kerakyatan dan pelestarian rekomendasi kebijakan tersebut antara lain:
budaya. Tidak kalah penting dari ketiga
manfaat tersebut, pengembangan bahan
baku untuk memenuhi kebutuhan jamu di
fasilitas kesehatan akan secara langsung
memberikan dampak positif terhadap
ekologi terkait pelestarian diversitas flora
khususnya tanaman obat.

18 Warta HortusMed Edisi 1 2018

1. Bukankah budaya merebus jamu kita industri? Bagaimana cara masyarakat
anggap sebagai salah satu kearifan memanfaatkan jamu saintifik?”
lokal bangsa yang harus dijaga? Tidak ada alasan untuk khawatir atau
Sekedar informasi, salah satu yang bahkan takut. Keberanian kita untuk
membuat traditional chinese medicine menyampaikan usulan rekomendasi
(TCM) berkembang pesat sekarang ini tentang kloning “Bulog Jamu” dalam
salah satunya karena Tiongkok mampu skala besar dengan memanfaatkan
mempertahankan rebusan dalam sumber daya yang dimiliki oleh Badan
budaya TCM-nya. Usaha Milik Negara (BUMN), akan
sangat menentukan keberlangsungan
2. Kalau ramuan jamu saintifik yang dan keberhasilan program SJ. BUMN
dihasilkan diarahkan berbentuk yang ditunjuk adalah BUMN yang
ekstrak, apakah setiap ramuan jamu bergerak di bidang Farmasi atau
saintifik harus menjadi fitofarmaka? BUMN baru yang dibentuk khusus
Bukankah alur pemikiran program sebagai perusahaan obat tradisional.
Saintifikasi Jamu berbeda dengan Produk yang dihasilkan adalah bahan
“jalur” fitofarmaka?Jika dikondisikan baku jamu (simplisia) dalam kemasan
seperti itu, dikhawatirkan jamu berbagai dosis, misalnya temu
saintifik perkembangannya kurang lawak kemasan 8 gram, kemasan 5
begitu bagus,. Saintifikasi Jamu gram, dan kemasan 3 gram. BUMN
tidak lagi menjadi “upaya terobosan obat tradisional bertanggung jawab
pengembangan jamu” karena akan terhadap ketersediaan simplisia yang
terjebak dengan pola lama, yaitu akan didistribusikan ke seluruh rumah
pengembangan jamu dengan cara sakit, klinik, dan fasilitas pelayanan
konvensional biasa. kesehatan formal lainnya. Selanjutnya,
simplisia dalam kemasan tersebut
3. Apabila industri berminat untuk digunakan oleh dokter dan apoteker
memproduksi ramuan jamu saintifik jejaring SJ dalam pelayanan kesehatan
dalam bentuk ekstrak, industri harus kepada pasien.
melakukan penelitian ulang dari awal Dengan cara seperti itu, perjuangan Balai
karena ramuan saintifik yang kita Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat
hasilkan berawal dan berproses dengan Tradisional dan semua stakeholder terkait
menggunakan rebusan. Penggunaan dalam merintis program SJ tidak akan sia-
ekstrak tentu akan memberikan hasil sia. Sekali lagi saya sampaikan, akan banyak
yang tidak sama dibandingkan dengan anggaran, tenaga dan waktu yang terbuang
penggunaan ramuan rebusan. Jika hal percuma jika rekomendasi kebijakannya
itu dilakukan oleh industri maka dapat adalah pengubahan bentuk sediaan
dianggap penelitian-penelitian yang seduhan menjadi ekstrak. Ingat, ramuan
telah dilakukan untuk mendapatkan jamu saintifik berbeda dengan fitofarmaka,
ramuan jamu saintifik tidak ada sudah seharusnya diperlakukan dengan
gunanya. Jika produksi jamu saintifik cara yang berbeda. Biarkan masing-masing
dalam skala industri dilakukan dengan berkembang sesuai jalannya. BIARLAH
alasan agar jamu dapat dimanfaatkan JAMU TETAP MENJADI JAMU.
oleh lebih banyak masyarakat, pasti
ada cara lain yang lebih pas.

4. Apakah kita “takut” dengan
pertanyaan,”Bagaimana cara ramuan
jamu saintifik yang berbentuk rebusan
dapat diproduksi massal skala

Warta HortusMed Edisi 1 2018 19

SERBA-SERBI

Peran serta B2P2TOOT
dalam Ujian Kompetensi Keahlian

SMK N 1 Kedawung Sragen

Dian Susanti, SPPe(nPuelnise:liti B2P2TOOT)
Kritikan pedas dari masyarakat usaha/industri yang
menganggap lulusan sekolah kejuruan belum siap memasuki
lapangan kerja menjadi cambukan bagi dunia pendidikan untuk
dapat meningkatkan kemampuan siswa. Ketimpangan hubungan
antara dunia usaha/industri dengan pendidikan kejuruan menjadi
masalah klasik yang disebabkan karena belum tercapainya link and
match antara output pendidikan kejuruan dengan dunia usaha/
industri sebagai user.
Kualitas lulusan kejuruan masih dianggap belum sesuai
dengan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha/
industri dan berimbas pada penyerapan lulusan kejuruan yang
rendah dan peningkatan jumlah pengangguran. Perubahan
metode penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan
Ujian kompetensi keahlian/produktif (UKK) dengan pendekatan
Uji Praktik Kejuruan dilakukan guna menjawab tantangan dunia
pendidikan untuk mencapai sumber daya manusia lulusan kejuruan
yang mampu menghadapi persaingan dunia kerja. Uji Kompetensi
yang dilaksanakan dengan menggunakan standar yang ditetapkan
industri bertujuan memberi kesempatan kepada siswa kejuruan
untuk memperoleh sertifikasi (pengakuan) terhadap keahlian
yang dimiliki sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja. Di sisi
lain dengan adanya UKK, keberadaan sekolah kejuruan akan lebih
mendapatkan pengakuan dunia usaha/industri.
Uji kompetensi keahlian praktik dilaksanakan oleh
sekolah kejuruan yang telah melalui proses verifikasi dan
dinyatakan memenuhi syarat kelayakan sarana prasarana sebagai
tempat uji kompetensi oleh koordinator Ujian Nasional Tingkat
Provinsi atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Kegiatan uji kompetensi
dilakukan dengan menggunakan penguji internal dan eksternal.
Penguji internal merupakan guru yang ditunjuk dan ditugaskan
sebagai penguji. Penguji eksternal berasal dari dunia usaha/
industri atau asosiasi profesi institusi mitra yang sesuai dengan
kompetensi keahlian yang diujikan.

20 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Ibu Yayuk, salah seorang guru alat ukur, serta keselamatan kerja (perilaku
penguji internal menyatakan bahwa dunia penggunaan alat sesuai dengan prosedur
usaha/industri dalam kegiatan UKK harus penggunaan). Komponen yang terakhir
bergerak dalam bidang yang sesuai dengan adalah ketepatan dan kecepatan waktu yang
mata pelajaran yang diujikan. Balai Besar ditempuh peserta dalam menyelesaikan
Penelitian dan Pengembangan Tanaman kegiatan UKK.
Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT), Rangkaian kegiatan yang dilakukan
merupakan instansi pemerintah yang siswa peserta UKK meliputi persiapan bibit
bergerak di penelitian dan pengembangan hingga ke penanaman dan pemeliharaan.
tanaman obat dipilih menjadi tolok ukur Penyiapan bibit dilakukan dengan kegiatan
link and match program studi, kurikulum, penyemaian benih tempuyung dengan
dan kompetensi dari mata pelajaran yang luasan 1,15 m x 0,25 m per siswa serta
diujikan dengan demand dunia usaha/ menyiapkan bibit tempuyung sejumlah 70-
industri. Dalam kegiatan Uji Kompetensi 80 polibek per siswa untuk praktik seleksi
Keahlian (UKK) yang dilaksanakan oleh SMK bibit, distribusi bibit dan teknis penanaman
N 1 Kedawung, B2P2TOOT turut berperan di lahan. Peserta UKK juga diberi tanggung
serta dengan menugaskan salah satu jawab untuk melakukan pengolahan lahan
peneliti untuk menjadi penguji eksternal di seluas 1,5 m x 6 m dan penyiapan lubang
SMK N 1 Kedawung, Sragen. Kegiatan UKK tanam dengan ukuran 30 cm x 40 cm.
di SMK N 1 Kedawung, Sragen dilaksanakan
pada tanggal 19 dan 20 Februari 2018 Persemaian benih tempuyung
dengan jumlah siswa yang diuji sebanyak 37
orang. Bibit tempuyung dengan penutup daun
Keahlian yang diujikan adalah dan pelepah pisang untuk mengurangi
budidaya tanaman tempuyung di lahan
prodi APTn SMK N 1 Kedawung. Penguji penguapan berlebih
internal dalam UKK yang dilaksanakan
adalah Ibu Yayuk dan Bapak Suparyo, yang
merupakan guru dari mata pelajaran yang
diujikan. Uji praktik UKK dilaksanakan
setelah peserta ujian menyelesaikan ujian
tertulis dalam kelas. Komponen penilaian
yang diujikan dalam uji praktik UKK ini antara
lain persiapan kerja, proses kegiatan, hasil
kerja, sikap kerja dan waktu penyelesaian
praktik.
Dalam komponen persiapan kerja
dilakukan penilaian mengenai persiapan
alat dan bahan yang dilakukan oleh peserta
UKK. Komponen proses kegiatan menilai
kegiatan seleksi bibit, cara pendistribusian
bibit serta teknis penanaman yang
dilakukan oleh peserta UKK. Hasil kerja
meliputi penilaian tentang hasil penanaman
dan laporan hasil praktik. Sikap kerja dari
peserta UKK dilakukan dengan menilai
penggunaan pakaian kerja, alat tangan dan

Warta HortusMed Edisi 1 2018 21

Praktik teknis penanaman Referensi:
dilakukan dengan terlebih dahulu Hidayati, A. (2015). Relevansi kompetensi lulusan
melakukan seleksi bibit yang sehat dan sekolah menengah kejuruan dengan kebutuhan
mendistribusikan ke lokasi penanaman dunia usaha dan industri. Prosiding Semiar
yang telah disiapkan. Selanjutnya peserta Nasional Pendidikan Ekonomi & Bisnis.
menyiapkan alat dan bahan yang digunakan http://regos.web.id/2018/03/14/regos-uji-
dalam kegiatan penanaman. Setelah kompetensi-siswa-smk-al-muhtadin-depok/
semua alat dan bahan siap, kegiatan Syah, I.U., Sumirat, U. & Purnawan (2017)
dilanjutkan dengan memindahkan bibit Pencapaian Kompetensi Siswa Smk dalam
tempuyung ke dalam lubang tanam dan Praktik Bekerja dengan Mesin Bubut. Journal of
memberikan sungkup dari batang pisang Mechanical Engineering Education. 4 (1), 66–73.
untuk menghindari sengatan sinar matahari. Way, R. (2012). Pelaksanaan Uji Kompetensi
Setelah selesai penanaman, dilanjutkan Keahlian di SMK. https://www.viva.co.id/
dengan penyiraman dan penyusunan other/cerita-anda/296054-pelaksanaan-uji-
laporan. kompetensi-keahlian-smk
Yoto. (2014). Partisipasi Masyarakat Industri
dalam Pelaksanaan Uji Kompetensi di SMK. Jurnal
teknik mesin, 22(1), 104-116

Praktik penanaman tempuyung di lahan
ATPn SMK N 1 Kedawung

Secara keseluruhan, hasil
penilaian dari 37 siswa peserta UKK yang
dilaksanakan di SMK N 1 Kedawung adalah
baik. Dari hasil penilaian tersebut, dapat
dilihat bahwa proses belajar mengajar yang
dilakukan di SMK N 1 Kedawung berjalan
dengan baik dan mampu meningkatkan
kompetensi siswa kejuruan.

22 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Mengenal SEPUTAR KESEHATAN
Kegemukan dan
Kegemukan saat ini menjadi Jamu sebagai
masalah kesehatan global karena jumlah Alternatif
penderitanya yang meningkat pesat dari Solusinya
tahun ke tahun. Ada 2 kategori kegemukan
yaitu overweight dan obesitas. Diagnosis dPer.nZuulirsa:ida Zulkarnain (Peneliti B2P2TOOT)
overweight dan obesitas ditetapkan dengan
mengukur indeks massa tubuh (IMT). pekerjaan dengan beroperasinya berbagai
Apabila didapatkan IMT antara 25-<30 maka macam mesin. Faktor genetis juga berperan
seseorang dinyatakan menderita overweight dalam meningkatkan kecenderungan untuk
dan IMT ≥ 30 dinyatakan sebagai obesitas. menjadi gemuk.
Kegemukan merupakan faktor
Rumus pengukuran IMT=BB(kg)/TB2(M) resiko penyebab berbagai macam penyakit
Berdasarkan data World Health kronik, seperti: diabetes tipe 2, penyakit
Organization (WHO) jumlah penderita kardiovaskuler, hipertensi, osteoartritis
obesitas di dunia meningkat hampir 3 (radang sendi) dan beberapa jenis kanker. Di
kali lipat dibanding tahun 1975, dengan samping itu dari sisi psikologis, kegemukan
estimasi 1,9 miliar orang dewasa menderita dapat membuat penderitanya menjadi
overweight dan 650 juta menderita kurang percaya diri.
obesitas. Di indonesia, data Riskesdas Gerakan Masyarakat Hidup
2013 menunjukkan prevalensi penderita Sehat (GERMAS) merupakan program
overweight dan obesitas sebesar 13,5% dan yang dicanangkan oleh pemerintah
15,4% dari seluruh populasi. sejak November tahun 2016. Tujuan
Mengapa penderita overweight gerakan ini adalah terlibatnya keluarga
dan obesitas terus bertambah? Hal ini sebagai unit terkecil dalam masyarakat
tak terlepas dari kemajuan teknologi dan untuk membentuk kepribadian individu
pola hidup yang tidak sehat. Manusia yang gemar menerapkan hidup sehat
modern cenderung memiliki kebiasaan sehingga dapat menurunkan angka
mengkonsumsi makanan olahan tinggi kejadian penyakit tidak menular (PTM) dan
karbohidrat dan lemak. Di sisi lain mereka terwujudnya Indonesia sehat. GERMAS
menjadi kurang aktif bergerak karena meliputi 7 kegiatan, yaitu: melakukan
kemudahan bidang transportasi dan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan
buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi
alkohol, memeriksa kesehatan secara
rutin, membersihkan lingkungan dan
menggunakan jamban. Kegemukan dapat
dikurangi bahkan dicegah dengan langkah-
langkah sederhana yang sesuai dengan
GERMAS, yaitu :

Warta HortusMed Edisi 1 2018 23

1. Mengurangi asupan lemak dan Bangle (Zingiber cassumunar)
karbohidrat, Rimpang bangle berdasarkan hasil penelitian
memiliki daya hambat kuat terhadap enzim
2. Memperbanyak konsumsi buah, sayur, lipase pankreas. Air rebusan rimpang bangle
biji-bjian utuh dan kacang. mengandung flavonoid dan saponin.
Tanaman-tanaman di atas harus diminum
3. Rutin melakukan aktivitas fisik dengan dosis dan jangka waktu tertentu.
setidaknya 150 menit yang terbagi Berkonsultasilah dengan dokter atau
dalam 1 minggu atau 30 menit per hari apoteker Rumah Riset Jamu (RRJ) Hortus
Medicus untuk mendapatkan penjelasan
Bagi yang telah melakukan lebih lanjut.
langkah-langkah di atas namun masih
mengalami kesulitan dalam menurunkan Referensi
berat badan, dapat mencoba dengan 1. World Health Organization. Accessed 15
ramuan jamu. Beberapa tanaman obat
penyusun Jamu. Dec, 2017. Obesity and overweight fact
Jati Belanda (Guazuma ulmifolia ) sheet. Available from: http://www.who.int/
Air rebusan daun jati belanda mengandung mediacentre/factsheets/fs311/en/
senyawa alkaloid, saponin dan tanin. Daun 2. Menteri Kesehatan. Dipublikasikan
jati belanda memiliki aktivitas menghambat tanggal 10 April 2016. Menkes :
enzim lipase pankreas sehingga penyerapan Sebagian Kasus Diabetes sebenarnya
trigliserid dalam usus terganggu. Daun bisa dicegah. Diakses dari :
jati belanja juga mengandung musilago h t t p : / / w w w. d e p ke s . g o . i d / a r t i c l e /
yang dapat mengembang dalam lambung print/16041100001/menkes-sebagian-
sehingga menekan nafsu makan. kasus-diabetes-sebenarnya-bisa-dicegah.
Daun Kemuning (Murraya paniculata) html
Seperti halnya daun jati belanda, 3. Kementerian Kesehatan. Dipublikasikan
daun kemuning juga memiliki aktivitas 15 November 2016. Germas Wujudkan
menghambat enzim lipase pankreas. Air Indonesia Sehat. Diakses dari : http://www.
rebusan daun kemuning mengandung depkes.go.id/article/view/16111500002/
flavonoid, triterpenoid dan tanin. Senyawa germas-wujudkan-indonesia-sehat.html
aktif dalam daun kemuning dapat 4. Iswantini D, Silitonga RF, Martatilofa
meningkatkan metabolisme tubuh sehingga E, Darusman LK. Zingiber cassumunar,
meningkatkan pembakaran timbunan lemak Guazuma ulmifolia, and Murraya paniculata
dalam tubuh. extracts as antiobesity: in vitro inhibitory
Daun Tempuyung (Sonchus arvensis) effect on pancreatic lipase activity. HAYATI
Daun tempuyung memiliki kandungan Journal of Biosciences. 2011 Mar 31;18(1):6-
senyawa tanin yang dapat menghambat 10.
penyerapan makanan dan dapat mengatasi 5. Dewoto HR. Pengembangan obat tradisional
masalah kegemukan. Tempuyung juga Indonesia menjadi fitofarmaka. Majalah
mengandung oe-laktuserol, p-laktuserol, Kedokteran Indonesia. 2007 Jul;57(7):205-
manitol, inositol, silica, kalium, flavonoid 11.
dan taraksasterol. Air rebusan daun 6. Wijayakusuma H. Tanaman berkhasiat obat
tempuyung memiliki efek diuretik yang di Indonesia. Pustaka Kartini; 1996.
membantu menurunkan berat badan 7. Palupi S, Soejani S, Soedjito S. Skrining
dengan cara mengurangi retensi air pada Kualitas Kandungan Kimia Anorganik
penderita obesitas. dan Organik dalam Tempuyung. Warta
Tumbuhan Obat Indonesia. 1993;2(3 Apr).
8. Winarto IW, Karyasari T. Tempuyung;
Tanaman Penghancur Batu Ginjal.
AgroMedia; 2004.

24 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Tuntaskan Masalah MOTIVASI
Sampai ke Sumber
Penyebabnya airnya pun sudah lumayan jernih tapi masih
berbau busuk. Terpaksa deh keluarkan jurus
PPeransueltisyo: Hermanto, S.Kom (Staf B2P2TOOT) kedua. Taburi tawas lagi dan harus nunggu
Pernahkah Anda mengalami, punya suatu semalam lagi agar airnya jernih dan tak
masalah yang sudah kita anggap selesai eh berbau.
tahu-tahu besok datang lagi masalah yang Mau begini terus setiap hari ? Kuat sampai
sama tapi kali ini lebih rumit dan ruwet ? kapan ?
Bahkan terkadang satu masalah belum Masalah air yang keruh dan bau akan terus
selesai eh sudah muncul masalah lainnya. berulang sebelum sumber penyebabnya
Seolah masalah datang bertubi-tubi tiada beres.
henti. Hal ini terjadi karena penyelesaian Kadang kita pengen atasi masalah dengan
masalah yang tidak tuntas, tidak sampai ke cepat dengan jalan pintas. Padahal
sumber permasalahannya. sebenarnya itu hanya penyelesaian semu
saja.
Ilustrasinya begini. Anda memiliki sebuah Lalu bagaimana solusi yang tepat ?
sumur yang airnya tercemar oleh resapan
limbah rumah tangga sehingga menjadi Masih meneruskan ilustrasi tadi. Kita
keruh dan berbau busuk. Dari sumur itu coba analisa sumber masalahnya. Air
air dipompa dan dialirkan ke bak mandi/ sumur tercemar oleh limbah keluarga dan
penampungan air. Tentu air di bak mandi septiktank yang jaraknya terlalu dekat
tersebut masih keruh dan bau bukan ? dengan sumur. Nah pindahlah lokasi
pembuangan limbah keluarga (comberan)
Tahu airnya keruh dan bau lalu Anda coba dan septiktank minimal 10 meter dari
atasi dengan menguras dan membersihkan sumur. Biasanya pengaturan lokasi sumur
bak mandi. Selanjutnya dipasanglah dan septiktank dibuat diagonal. Misal sumur
saringan penjernih pada kran. Coba buka di pojok depan kiri maka septiktank letaknya
kran dan AHA.... airnya sudah jernih tapi kok di pojok belakang kanan atau sebaliknya.
masih sedikit bau. Oh jangan khawatir, masih
ada jurus kedua. Masukkan sedikit tawas/
kaporit ke bak air lalu aduk dan diamkan
hingga semalam. Keesokan paginya, TARA....
airnya makin jernih dan tak berbau lagi.

Apakah masalah sudah teratasi ? Ya, tapi
hanya untuk sementara saja.
Bagaimana kalau air di bak mandi sudah
habis ?

Begitu kran diputar mengalirlah air ke dalam
bak mandi. Kran sudah dipasang penyaring,

Warta HortusMed Edisi 1 2018 25

Kemudian kuras sumurnya atau sedot airnya para pendahulu kita. Sejarah akan terus
dan manfaatkan untuk menyirami tanaman. berulang cuma beda tempat, waktu dan
Setelah itu masukkan tawas ke dalam pelaku. Temukan hikmah dari setiap ujian
sumur dan biarkan semalam. Nah, keesokan dan masalah. Kau akan terperangah betapa
harinya coba sedot air dan alirkan ke bak indah Allah pesan CintaNYA.
mandi. Alhamdulillah, airnya sudah jernih Kan capek Mas, masalah kok nggak ada
dan tidak bau. habisnya ?
Begitupun kalau pengen masalah Anda Gimana mau kerja fokus dan ibadah khusyuk
selesai dengan tuntas maka harus bereskan kalau hati terasa was-was begini ?
sumber masalahnya. Sumber masalah Sabar...sabar...sabar...Emang sampai kapan
utama kita yang sebenarnya adalah jauh dari ?
Sang Pencipta, abaikan perintahNYA dan Saya sudah putus asa. Mending pasrah
menerjang apa yang menjadi laranganNYA. ajalah.
Kita banyak salah dan dosa karena terlalu Setting hatimu ke mode “IKHLAS” untuk
menuruti hawa nafsu saja. Seringkali kita menerima apapun kondisi yang dialami
salah langkah dalam menghadapi dan saat ini. Jadikan hatimu seluas telaga yang
menyikapi masalah. Kita akan berusaha takkan terasa asin airnya hanya karena
sekuat tenaga untuk mencari solusi dari sesendok garam. Berdamailah dengan
masalah yang dihadapi atau menghindar. Tuhanmu dan pasrahkan semua masalahmu
Bukannya lebih mendekat dan curhat ke padaNYA. Ingat ! Pasrah di sini bukan berarti
Allah, tapi malah curhat ke teman atau buat menyerah dan tidak berbuat apa-apa lagi.
status galau di media sosial. Ya, kita memang Lakukan ikhtiar maksimal dan serahkan
perlu konsultasi dan dukungan dari orang hasilnya pada Allah. Apapun hasilnya itu
yang tepat, tapi itu nanti Bro. Mendekat, adalah hak prerogatif Allah dan yakinilah
taubat dan kembalilah ke Allah. Dialah yang itu yang terbaik bagi kita. Tugas kita hanya
menghadirkan masalah, pasti Dialah pula melakukan ikhtiar terbaik. Mendekatkan
yang paling tahu solusi dari masalahmu. diri dan meningkatkan ibadah kepada
Terus istiqomah meningkatkan ibadah dan Allah merupakan cara ampuh untuk
ikhtiar maksimal penuh keyakinan Allah menentramkan hati dan menguatkan
akan segera turunkan pertolonganNYA. mentalmu. Langkahmu menjadi semakin
Masalah yang dihadirkan pun sudah ringan walau aral melintang dan orang-
terukur, tak mungkin melebihi kemampuan orang bernada sumbang. Perbanyak
hambaNYA. Masalah adalah ujian untuk naik silaturahim, ikutlah komunitas yang
tingkat. Allah berikan ujian dengan tujuan saling menguatkan dan selalu berpikir
untuk menaikkan derajat kita. Bukankah positif. Doa’kan dan bantu orang-orang di
sama halnya saat kita dulu sekolah. Ada sekitarmu. Teruslah melangkah tanpa kenal
ujian akhir semester (UAS) dan ujian akhir lelah, bukan hanya soal menang atau kalah.
nasional (UAN) sebagai syarat untuk naik Ini lebih kepada menjalankan titah Sang
kelas atau kelulusan. Jadi sebenarnya sejak Pencipta. Semoga Allah membimbing dan
kecil kita sudah mengenal dan akrab dengan berkenan memberikan pertolonganNYA
ujian(red masalah). Selama kita masih hidup untuk menemukan jalan keluar bagi apapun
pasti akan dikasih masalah/ujian. Bukankah permasalahan kita.
di Al Qur’an yang kitab suci lain banyak berisi
kisah dan sejarah ? Itu merupakan petunjuk
bagi kita untuk belajar dari pengalaman

26 Warta HortusMed Edisi 1 2018

WartaWHaorrtatuHsMoretdusEMdiesdi Edisi 1 2018 27

TRAVEL

BALE BRANTI

Nikmatnya Santapan ala Pak Tani
Kemuning, Karanganyar – Layaknya
kawasan Puncak, Bogor yang sering menjadi
jujugan para pekerja Jakarta, Gunung
Lawu merupakan destinasi wisata yang
cukup populer di area Solo dan sekitarnya.
Kepenatan dan hiruk pikuk kota selama
seminggu bisa teruraikan dengan menikmati
kembali udara pegunungan, ditemani
hidangan yang menggugah selera.
Salah satu kawasan di lereng Gunung
Lawu yang sering dikunjungi adalah Desa
Kemuning. Kemuning terkenal sebagai desa
penghasil teh dengan pemandangan yang
menakjubkan. Selain kebun teh, di Kemuning
terdapat beragam destinasi, mulai dari
belajar sejarah di Candi Sukuh atau Candi
Cetho, mengabadikan pemandangan atau
swafoto di berbagai lokasi hingga memburu
kuliner yang sudah jarang ditemui di kota.
Yup, tempat makan yang didesain menyatu
dengan alam ini cukup banyak tersedia di
sepanjang jalan, berdampingan dengan
hamparan kebun teh.
Bale Branti adalah salah satunya. Rumah
makan atau yang biasa disebut kedai teh ini
mengangkat tema Tea-Art-Culture. Sesuai

28 Warta HortusMed Edisi 1 2018

dengan temanya, kedai ini menyuguhkan
teh sebagai minuman utama. Selain teh,
Bale Branti menyediakan kopi sebagai
pilihan. Harga yang ditawarkan bervariasi,
mulai dari Rp. 10.000,- per cangkir hingga
Rp. 95.000,- per teko, pengunjung bebas
mengeksplorasi dan menyeruput teh
dengan memandang hamparan padi atau
teh yang menenangkan.
Untuk makanan, Bale Branti menyediakan
hidangan utama lengkap dengan sayur
dan lauknya. Beberapa menu unggulannya
adalah Sego Tani Rukun, Sego Rewangan,
Sego Kumbokarnan, Sego Jagung Mbah
Bayan dan banyak lagi. Sego Tani Rukun
adalah hidangan ala makan siang pak tani
yang sedang istirahat di sawah, berisi nasi
bungkus daun pisang, bothok daun so,
bothok kelapa, telur rebus, daging sapi
dilengkapi dengan tahu tempe goreng,
sangat cocok disantap dengan semilir angin
sawah yang meningkatkan selera.
Bagi yang ingin menikmati nasi goreng
buatan kedai ini, ada pilihan Sego Goreng
Jogo Tirto. Hidangan utama lengkap ini bisa
dinikmati dengan harga Rp. 26.000,- per
porsi.
Ada juga nyamikan atau camilan yang dapat
dipesan sebelum makan besar, untuk kali
ini kami rekomendasikan pisang panggang.
Pisang yang dipanggang kemudian ditaburi
meses coklat dan keju ini cukup nikmat
dimakan saat panas, nyamleng...!
Ruang atau fasilitas yang disediakan untuk
menikmati hidangan ini bisa anda pilih,
di tempat terbuka, pendopo ataupun
di bangunan kayu kuno layaknya rumah
pejabat jaman lampau. Bagi anda yang
ingin mengadakan pertemuan rapat atau
arisan, Bale Branti juga menyediakan menu
paket dengan jumlah reservasi minimal
30 orang. Jika ingin berkunjung kesini saat
akhir pekan, pastikan dulu bahwa masih ada
tempat tersisa untuk anda...
Foto: teh, sego tani/sego rewangan, pisang
panggang, pintu masuk dan bangunan

Warta HortusMed Edisi 1 2018 29

CANDI CETHO

MENYUSURI SITUS PENINGGALAN
SEJARAH MAJAPAHIT DI LERENG
GUNUNG LAWU

Sejarah
Berada di ketinggian 1.496 m di atas
permukaan laut, Candi Cetho secara
administratif berlokasi di Dusun Cetho, Desa
Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten
Karanganyar. Candi ini merupakan
peninggalan Kerajaan Majapahit yang
bercorak Hindu. Kompleks bangunan Candi
Cetho ini memiliki ukuran panjang 190 m
dan lebar 30 m. Bentuk bangunan candi
cetho adalah berteras dengan susunan
13 teras meninggi kearah puncak. Bentuk
bangunan berteras seperti ini mirip dengan
bentuk punden berundak masa prasejarah.
Menurut informasi yang ada di salah satu
prasasti pada dinding gapura teras ke VII
dengan huruf jawa kuno berbunyi “Pelling
padamel irikang buku tirtasunya hawakira
ya hilang saka kalanya wiku goh anaut iku
1397”, yang dapat ditafsirkan peringatan
pendirian tempat peruwatan atau tempat
untuk membebaskan dari kutukan dan
didirikan tahun 1397 Saka (1475 M).

Candi Cetho pertama kali dikenal dari
laporan penelitian van der Vilis pada
tahun 1942 yang kemudian penelitian dan
pendokumentasiannya dilanjutkan oleh
W.F. Stuterhei, K.C. Crucq dan A.J. Bernet
Kempers lalu oleh Riboet Darmosoetopo
pada tahun 1976 guna melengkapi hasil
penelitian sebelumnya. Pada tahun
1975/1976 Sudjono Humardani melakukan
pemugaran terhadap kompleks candi
dengan dasar “perkiran” bukan pada kondisi
asli dengan kata lain pemugaran tersebut
tidak mengikuti ketentuan pemugaran cagar
budaya yang benar. Selanjutnya pada tahun
1982 Dinas Purbakala meneliti dalam rangka
rekonstruksi.

30 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Candi Cetho merupakan tempat ibadah Menuju Candi Cetho
umat Hindu yang sampai saat ini masih aktif Untuk menuju ke Candi Cetho perjalanan
digunakan oleh umat Hindu yang tinggal bisa di mulai dari Kota Solo dengan waktu
di sekitarnya. Oleh karena itu, pengunjung tempuh kurang lebih dua jam perjalanan.
diwajibkan untuk mengenakan kain kampuh Sebagai acuan dari Kota Solo perjalanan
jika akan memasuki kompleks candi. Setelah menuju ke arah timur yaitu Kabupaten
membayar tiket masuk, pihak pengelola Karanganyar. Setelah melewati terminal di
akan memasang kain tersebut kepada setiap Kecamatan Karangpandan lalu memasuki
pengunjung yang akan masuk ke kompleks gerbang bertuliskan kawasan Wisata Candi
candi. Bau dupa yang menyengat, aneka Sukuh Cetho. Masuk ke arah Kemuning dan
sesajen yang ada di candi, serta kabut tebal lalu ikuti petunjuk jalan sampai ke Candi
tiba-tiba turun menyelimuti candi lalu hilang Cetho. Di sepanjang perjalanan kita akan
kembali menambah suasana sakral di Candi melewati banyak kebun teh, persawahan,
Cetho ini. Candi yang berlokasi di lereng pemandangan gunung yang indah serta
Gunung Lawu ini juga dikenal memiliki udara yang sejuk.
pemandangan alam pegunungan yang indah Akses menuju Candi Cetho bisa ditempuh
sekaligus berhawa sejuk. Karena itulah, dengan menggunakan kendaraan umum
Candi Cetho menjadi salah satu objek wisata atau pribadi. Sekadar saran, sebaiknya
populer, terutama bagi masyarakat daerah gunakan kendaraan pribadi untuk
Solo dan sekitarnya. Selain itu, akses menuju mempermudah perjalanan karena jalur di
Candi Cetho juga mudah ditemukan. Maka dekat Candi Cetho tidak tersedia angkutan
ketika berkunjung ke candi ini pengunjung umum dan hanya menyediakan ojeg.
akan mendapatkan dua hal sekaligus yakni
wisata sejarah-budaya serta wisata alam
pegunungan.

Warta HortusMed Edisi 1 2018 31

Selain itu, sebaiknya periksa dulu keadaan Retribusi
mobil atau motor sebelum berangkat Tiket Masuk
terutama jika akan menggunakan kendaraan Wisatawan Domestik : Rp 7.000,-
pribadi. Pastikan kondisinya prima karena Wisatawan Manca Negara : Rp 25.000
jalanan menuju candi memiliki medan yang Parkir Motor : Rp 3.000,-
cukup sulit. Pengunjung akan menemui Parkir Mobil : Rp 5.000,-
banyak jalan berliku, tanjakan tajam, belum Sewa Kain Kampuh : Rp 5000,-
lagi jika cuacanya berkabut atau licin setelah
hujan. Jam Operasional
Sementara itu, bagi yang menggunakan Jam 07.00 – 17.00 WIB
kendaraan umum bisa mengakses Candi
Cetho baik dari Bandara Internasional
Adi Soemarmo Solo atau yang naik kereta
dari Stasiun Solo Balapan lalu naik becak
atau ojek menuju terminal Tirtonadi.
Kemudian gunakan bus besar jurusan Solo
- Tawangmangu, lalu turun di terminal
Karangpandan. Naik bus kecil ukuran 3 per
4 jurusan Karangpandan – Kemuning, lalu
diteruskan mengunakan ojek menuju ke
Candi Cetho karena tidak ada angkot.

Bagi pengunjung Wisata Kesehatan Jamu
di B2P2TOOT yang ingin melanjutkan
kunjungan ke Candi Cetho, maka
perjalanannya berikutnya adalah turun ke
menuju ke arah Kecamatan Karangpandan.
Sebelum melewati hotel Djawa Dwipa
belok ke arah kanan, melewati Agro Wisata
Amanah hingga sampai di Ngargoyoso.
Selanjutnya ikuti arah petunjuk jalan sampai
ke Candi Cetho

Setelah membeli tiket masuk, penjaga akan
memberikan kain kampuh berwarna hitam
putih untuk di pakai, ini merupakan sarat
untuk bisa masuk ke area Candi Cetho.

Rute dan Retribusi
Dari Magetan: Kota Magetan – Plaosan –
Telaga Sarangan – Cemoro Sewu – Cemoro
Kandang – Tawangmangu – Ngargoyoso –
Jenawi – Candi Cetho
Dari Solo: Kota Solo – Palur – Karanganyar
– Karangpandan – Ngargoyoso – Jenawi –
Candi Cetho

32 Warta HortusMed Edisi 1 2018

B2P2TOOT TERKIRIN

Andaliman dan Alang-Alang
dibawa ke Medan

Jika membaca judul tersebut seolah-olah
pergi ke Kota Medan dan membawa 2 buah
tumbuhan tersebut, ya kan? Namun bukan
itu yang dimaksud dalam artikel ini. Singkat
cerita, pada panggal 26-27 April 2018, Kami
(B2P2TOOT) berpartisipasi dalam Seminar
Nasional Tumbuhan Obat Indonesia (TOI)
ke-54 di Hotel Polonia, Medan.

Acara ini dimotori oleh Fakultas Farmasi
Universitas Sumatera Utara yang notabene
sekaligus menjadi tuan rumah dalam
penyelenggaraan seminar nasional jilid 1
ini yang rutin diagendakan oleh Pokja TOOT
(dulu bernama Kelompok Kerja Nasional
Tumbuhan Obat Indonesia atau biasa
disebut POKJANAS TOI) tema yang diangkat
pada seminar kali ini adalah Penggalian,
pelestarian, pemanfaatan berkelanjutan
tumbuhan obat Indonesia, kajian tumbuhan
Imperata cylindrica (Alang-alang) dan
Zanthoxylum sp (Andaliman).

Acara dibuka oleh Rektor Universitas
Sumatra Utara (USU), Prof. DR. Runtung
Sitepu SH. M.Hum yang didampingi Ketua
Pokja TOI, Akhmad Saikhu, M.Sc PH. Semua
peserta seminar dan beberapa pemateri
(keynote speech) disambut dengan Tarian

Warta HortusMed Edisi 1 2018 33

Tradisional Sumatera untuk Penyambutan
Tamu dan dilanjutkan menyanyikan lagu
Indonesia Raya.
Dalam Seminar Nasional ini juga
dimanfaatkan oleh B2P2TOOT untuk
membagikan informasi dan buku terbitan
kepada peserta seminar. Seperti biasanya,
disela Seminar Nasional TOI sekaligus
diadakan rapat Dewan Pembina Pokja TOI
yang membahas tentang rencana seperti;
penyusunan buku tumbuhan obat, seminar
selanjutnya yang diadakan di Universitas
Tidar Magelang (Untidar), Padang dan lain
sebagainya.
Seminar Nasional TOI ke 54 di Fakultas
Farmasi USU Medan ini bertujuan
untuk mendapatkan hasil temuan
penelitian tumbuhan obat khususnya
Imperata cylindrica (Alang-alang) dan
Zanthoxylum sp (Andaliman), meningkatkan
pemanfaatan tumbuhan obat khususnya
untuk penyakit hipertensi, melestarikan
dan mempertahankan keberlanjutan
pemanfaatan tumbuhan obat di kalangan
masyarakat dan industri obat tradisional.
Sampai jumpa di Pokjanas TOI ke 55 di
Untidar Magelang nanti....

34 Warta HortusMed Edisi 1 2018

RESENSI

Judul

Jamu Saintifik:
Suatu Lompatan Ilmiah
Pengembangan Jamu

• Editor : Prof. Dr. Suwijiyo Pramono ,

DEA., Apt.
Dr. dr. Noor Wijayahadi, MSc.
Dr. dr. Setyo Rahardjo, MKes.
Dra. Nani Sukasediati, MS., Apt.

• Penulis : Fajar Novianto, Awal P.

Kusumadewi, Tyas Friska D. (Ramuan
Jamu Saintifik Hiperurisemia); Agus
Triyono, Nuning Rahmawati, Sofa
Farida (Ramuan Jamu Saintifik
Hipertensi); Danang Ardiyanto, Ika
Yanti M.S., Nita Supriyati, Tofan
Aries M (Ramuan Jamu Saintifik
Osteoartritis); Ulfatun Nisa,
Saryanto, Slamet Wahyono, Enggar
Wijayanti (Ramuan Jamu Saintifik
Hiperkolesterolemia); Peristiwan Ridha
W.A., Tofan Aries M., Mery Budiarti S.
(Ramuan Jamu Saintifik Hemoroid);
Zuraida Zulkarnain, Rochmat Mujahid,
Amalia Damayanti (Ramuan Jamu
Saintifik Hepatoprotektor); Ulfa
Fitriani, Santoso, David Abiyoso
(Ramuan Jamu Saintifik Dispepsia);

• Penerbit : Balai Besar Litbang

Tanaman Obat dan Obat Tradisional,
Badan Litbang Kesehatan

• Tahun terbit dan edisi : November

2017 cetakan pertama

• Dimensi : 20,5 x 15 x 1,4 cm

Warta HortusMed Edisi 1 2018 35

Jamu Saintifik: Suatu Lompatan Ilmiah Tersusun dalam format bunga rampai hasil
Pengembangan Jamu adalah sebuah buku penelitian, buku ini terdiri atas empat bab.
ilmiah yang berisi tujuh ramuan jamu Glosari dimunculkan pada bagian sebelum
hasil penelitian terhadap ramuan jamu Bab 1 dengan menampilkan sembilan istilah
yang selama ini digunakan di masyarakat berkenaan dengan Saintifikasi Jamu. Bab
secara turun temurun, diyakini aman dan 1 mengawali buku ini dengan menjelaskan
berkhasiat namun belum memiliki bukti tentang perkembangan penelitian jamu
ilmiah. Melalui penelitian uji keamanan dan di Indonesia dan peran Komisi Saintifikasi
khasiat pada hewan coba yang kemudian Jamu Nasional dalam mengkoordinasi
dilanjutkan dengan uji klinis pre-post dan program Saintifikasi Jamu. Pada Bab 2
kemudian diikuti uji randomized control disampaikan penjelasan umum tentang
trial (RCT), para peneliti Balai Besar Litbang uji praklinis yang dilakukan pada hewan
Tanaman Obat dan Obat Tradisional coba untuk mendapatkan data keamanan
(B2P2TOOT) telah membuktikan bahwa dan khasiat ramuan, uji klinis pada subyek
tujuh ramuan jamu aman dan berkhasiat. manusia tanpa dan dengan pembanding,
Buku ini dapat digunakan sebagai penggunaan ramuan dengan prinsip infusa,
pedoman praktis bagi dokter dan tenaga dan upaya preventif yang dapat dilakukan
kesehatan di fasilitas kesehatan primer terhadap risiko penyakit degeneratif.
yang telah melakukan penelitian berbasis Bab 3 sebagai isi utama buku tersusun
pelayanan menggunakan jamu. Ramuan atas tujuh Sub Bab yaitu Sub Bab A
yang telah disahkan tersaintifik oleh sampai dengan F yang masing-masing
Komisi Saintifikasi Jamu Nasional yang memaparkan ramuan jamu saintifik. Para
terdapat dalam buku ini adalah: Ramuan dokter jejaring Saintifikasi Jamu maupun
Jamu Saintifik Hiperurisemia, Ramuan pembaca dari kalangan umum dimudahkan
Jamu Saintifik Hipertensi, Ramuan Jamu untuk memahami seluk beluk ketujuh
Saintifik Osteoartritis, Ramuan Jamu ramuan karena setiap sub bab ditulis dalam
Santifik Hiperkolesterolemia, Ramuan Jamu sistematika yang mencerminkan urutan
Saintifik Hemorhoid, Ramuan Jamu Saintifik pemahaman dari dasar hingga ke petunjuk
Hepatoprotektor, dan Ramuan Jamu praktis. Sistematika sub bab terangkai atas
Saintifik Dispepsia. Penjelasan Penyakit, Tanaman Penyusun

36 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Ramuan Jamu Saintifik, Penelitian Ramuan 182 halaman di dalamnya, membuat buku
Jamu Saintifik, dan Penyiapan dan Peracikan ini agak berat untuk ditenteng.
Ramuan, dan diakhiri Daftar Pustaka. Pada Sebuah buku terbit setelah melalui proses
bagian Penelitian Ramuan Jamu Saintifik, panjang, yang salah satu tahapnya adalah
dinarasikan dengan jelas tahapan uji ramuan editing baik terkait penulisan maupun
jamu mulai dari uji praklinik, uji klinis pre- isinya. Editing terhadap penulisan
post, dan uji klinis RCT sehingga diperoleh seharusnya dilakukan kembali untuk
ramuan yang aman dan berkhasiat serta penerbitan edisi selanjutnya mengingat
memiliki bukti ilmiah. masih banyak penulisan yang kurang tepat
Setelah membaca Jamu Sainitifik: Suatu atau salah, penggunaan sejumlah kata
Lompatan Ilmiah Pengembangan Jamu, atau frase yang tidak efektif, dan koherensi
pembaca akan terpapar informasi tentang antar kalimat atau paragraf yang kurang
Saintifikasi Jamu, tahapan uji klinis jamu, padu. Sementara, terkait dengan isi,
jenis dan kandungan serta khasiat tanaman seiring bertambahnya jumlah ramuan jamu
obat, penyiapan dan peracikan ramuan, yang diteliti, maka akan semakin banyak
serta penatalaksanaan sejumlah penyakit ramuan yang tersaintifik sehingga pada edisi
degeratif. Oleh karena itu, meskipun buku selanjutnya perlu pemutakhiran isi sesuai
ini ditujukan untuk dokter dan tenaga hasil riset uji klinis jamu yang telah berhasil
kesehatan, bagi mahasiswa atau masyarakat diselesaikan.
umum yang membacanya tentu informasi-
informasi tersebut sangat bermanfaat.

Penataan sampul dengan ornamen berupa
gambar simplisia ramuan jamu pada
sepertiga ujung sampul dan 29 halaman
lampiran yang berisi gambar tanaman
obat dan simplisia ramuan jamu sangat
mewakili citra buku ini sebagai buku ilmiah
yang informatif. Hanya saja, kertas jenis
artpaper 120 g yang digunakan sebanyak

Warta HortusMed Edisi 1 2018 37

RESEP KITA

Es Krim Temulawak
Modifikasi

PEnenggualirs W: ijayanti, S.Gz (Peneliti B2P2TOOT)

Ba•••••••••••h a221222½2211n0555srllsbsei0000uddtadmeammtggmgtrasbrggnlakai(((uusmgi2a11rrullyaa05spdgsueu)aaapggrnurgar)emce)agnstha neirairtoparpne/mvauimUsannlHduegaTltamn(wdaaiizktiemsneagtearrlebih C•a ra membuat: air, masukkan gula
Sirup: panaskan
pasir, gula merah, daun pandan,
temulawak, daun sereh, kayu manis
dan garam . Aduk sesekali dan biarkan
hingga mendidih dan volume air tinggal
separonya.
• Tambahkan susu cair/UHT ke dalam
panci yang berisi rebusan sirup
temulawak. Aduk hingga tercampur.
• Tuang tepung maizena yang sudah
diencerkan dengan air lebih dulu. Aduk
dahulu) perlahan dan masak hingga mendidih,
• 1 buah (250 g) jambu biji (diblender angkat dan dinginkan.
dengan 100 ml air matang, saring) • Tambahkan jambu yang telah
diblender, ovalet, lalu mixer hingga
tercampur rata.
• Bekukan adonan ke dalam freezer
selama ± 2 jam.
• Keluarkan dari freezer, diamkan hingga
setengah mencair. Lalu mixer lagi
hingga adonan mengembang. Bekukan
lagi selama ± 4 jam.
• Keluarkan dari freezer. Es krim
temulawak siap disajikan.
Untuk 55 porsi (@ 25 g)

Nilai gizi 25 gr
Takaran saji : 40 kkal
Energi total : 0,2 g
Protein : 0.2 g
Lemak total : 9,8 g
Karbohidrat :

38 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Surat Pembaca SURAT PEMBACA
Warta HortusMed

Daniel Isti

Selamat Pagi... saya tertarik untuk ikut Halo B2P2TOOT Tawangmangu, mau
Pelatihan Saintifikasi Jamu. saya dokter tanya nih. untuk perpustakaan dan
umum praktek swasta. Apakah syarat2nya museum jamu apakah bisa diakses
untuk bisa ikut pelatihan? Dapatkah khalayak umum? kalau bisa layanan
dokter praktek swasta ikut pelatihan dan operasionalnya kapan saja ya?
kapan. Terima kasih. (Pelatihan SJ) terimakasih (WKJ/Perpus)

Pelatihan Saintifikasi Jamu (SJ) hanya Perpustakaan B2P2TOOT dapat diakses
diperuntukan untuk Dokter/Apoteker oleh khalayak umum pada jam pelayanan
ASN (PNS) yang direkomendasikan yaitu Senin-Jumat dengan mengikuti
oleh Dinas Kesehatan setempat. Untuk persyaratan yag ada. Sedangkan untuk
saat ini, pelatihan SJ masih ditunda Museum Jamu merupakan rangkaian
pelaksanaannya, sehingga menunggu dari kegiatan Kunjungan Wisata Ilmiah
keputusan lebih lanjut. Kesehatan Jamu sehingga pengunjung
harus mengajukan surat permohonan
Imam resmi dulu. Persyaratan tersebut
dapat dilihat secara lengkap di website
Selamat siang pak/bu, perkenalkan saya B2P2TOOT di www.b2p2toot.litbang.
Isti Fadah mahasiswa Universitas Negeri kemkes.go.id
Semarang, Jurusan Biologi. Saya ingin
bertanya apakah di B2P2TOOT masih Mahira
menerima mahasiswa untuk magang/
pkl?, apabila masih menerima bagaimana Mohon maaf. Mohon info apakah
alur pendaftaran untuk pkl? Terimakasih b2p2toot menerima jasa lab dari luar
(PKL). untuk pengujian kandungan senyawa
dalam tanaman obat? Kebetulan saya
B2P2TOOT masih menerima magang/ memerlukan uji kandungan senyawa
PKL. Untuk info jadwal dan pendaftaran untuk bahan jamu saya. Terima kasih
magang/PKL dapat diakses di laman
www.b2p2toot.litbang.kemkes.go.id. Untuk pengujian kandungan senyawa
Alur pendaftaran sebagai berikut: tanaman obat dapat difasilitasi dengan
Mahasiswa mengunduh borang pembatasan jumlah dan jenis sampel.
pendaftaran kemudian diisi dan
diemail ke [email protected]
dilengkapi dengan transkip nilai dan
proposal.

Warta HortusMed Edisi 1 2018 39

TTS/KUIS QUIZ Warta HORTUSmed
Nama Latin

1. Nama latin tanaman ini berarti “finger-like” atau “seperti jari” sedangkan dalam
Bahasa Inggris disebut Foxglove. Ekstrak daun tanaman ini digunakan untuk
pengobatan gagal jantung. Dosis penggunaan tanaman ini harus sangat tepat
karena adanya kandungan digitoksin dan digoksin.

2. Tanaman ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda sebagai
anti-diabetes. Dalam bahasa Hindi, tanaman ini disebut Gurmar yang berarti
“penghancur gula”. Tanaman ini akan membuat anda tidak bisa merasakan rasa
manis selama beberapa saat setelah dikonsumsi.

3. Tanaman dari suku Meliaceae ini biasa disebut Neem dalam Bahasa Inggris.
Normalnya tinggi tanaman yang berupa pohon ini mencapai 15 – 20 meter.
Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai pestisida nabati.

4. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bumbu di masyarakat Batak dan dikenal
sebagai Merica Batak. Tanaman ini juga menjadi salah satu tema tanaman
dalam Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia ke 54 oleh Fakultas Farmasi
Universitas Sumatera Utara.

Format jawaban:
Quiz Warta Hortusmed
Nama :
No. HP :
Alamat lengkap :
Jawaban : 1.
2.
3.
4.
Jawaban dapat dikirimkan melalui email [email protected].
Dapatkan souvenir menarik bagi 3 pengirim jawaban yang paling cepat dan
tepat!

40 Warta HortusMed Edisi 1 2018

Warta HortusMed Edisi 1 2018 41

42 Warta HortusMed Edisi 1 2018


Click to View FlipBook Version