CGP ANGKATAN 7 YANTI WIDIASTUTI 31 OKTOBER 2022
MADJALAH
TAMAN SISWA
Pemikiran KHD
merdeka Belajar
Profil Pelajar Pancasila
KI HADJAR DEWANTARA
In Ngarso Sing Tulodo
In Madyo Mangun Karso
Tut Wuri Handayani
"Anak-anak tumbuh sesuai kodratnya sendiri.
Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun
tumbuhnya kodrat itu"
DJAMAN DOELOE
[email protected] Senin, 31 Oktober 2022
Pendidikan di Indonesia bermula
di Tahun 1854 dimana para
Bupati menginisiasi
pembentukan sekolah untuk
mendidik calon-calon pegawai.
Hal tersebut berlanjut dengan
didirikannya sekolah Bumiputra
sebanyak 3 kelas untuk
membantu usaha dagang
mereka dengan kegiatan
membaca, menulis, dan
menghitung. Sampai akhirnya di
tahun 1920 lahirlah cita-cita
perubahan baur pendidikan,
dengan didirikannya Taman
Siswa Yogyakarta di tahun 1922.
Profil
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang kita kenal Ki
Hadjar Dewantara, lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 dan wafat 26
April 1959. Ki Hajar Dewantara pada dasarnya merupakan
anak dari pasangan Pangeran Soerjaningrat dan juga Raden
Ayu Sandiah, beliau berasal dari lingkungan keluarga
Kadipaten Pakualaman yang dulunya sempat mengenyam
pendidikan di ELS atau Sekolah Dasar Eropa Belanda kala itu
sampai kemudian melanjutkan pendidikan ke STOVIA yaitu
Sekolah Dokter Bumiputera. Hanya saja dikarenakan Soewardi
tersebut sempat sakit, maka ia tidak sempat menamatkan
pendidikannya kala itu. Hingga kemudian ia bekerja sebagai
penulis dan juga wartawan di beberapa surat kabar.
3 Gagasan Utama
Ki Hadjar
Dewantara
Pengajaran menjadi salah satu bentuk penyempurnaan
pendidikan, dimana dengan sebuah proses transfer knowledge
pada peserta didik, kita sedang menuntun mereka pada fase
persiapan untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan baik
sebagai seorang manusia dan bagian dari masyarakat. Namun
disini kita sebagai pendidik pun seyogyanya mampu
membimbing peserta didik sesuai kodratnya agar dapat
memperbaiki pola tingkahnya dengan tetap menjaga
ketahanan sosial budaya dan menjungjung tinggi budi
pekertinya. Oleh karena itu disini kita sebagai seorang
pendidik perlu memberikan kebebasan atau kemerdekaan
belajar bagi anak didik kita dalam berpikir krtiis dalam
memecahkan masalah, menemukan ide kreatif, dan
mengembangkan bakat dan minatnya.
Taman Siswa
Taman siswa merupakan salah satu metode pengajaran yang
bermula dari pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Taman siswa
mengibaratkan sebuah taman bermain yang menjadikan anak
didik untuk turut berbahagia dan bergembira. Pembelajaran
yang memberikan kemerdekaan untuk tumbuh dan
berkembang, belajar sesuai kebutuhan, bakat, dan minantnya.
Among
Among merupakan cara pendidik atau guru untuk
memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman anak didik
untuk dapat terus melangsungkan hidupnya. Dalam among
pada pandidikan sekarang guru dituntut untuk menjadi
fasilitator untuk dapat mempersiapkan anak didik untuk
menumbuhkembangkan pembelajaran Abad 21 yaitu berpikir
kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreatif.
Pamong
Dalam pamong guru hendaklah mengemban tugas yang
didasari welas asih, mengajar dengan hati agar pembelajaran
menjadi lebih bermakna dan menyenangkan sesuai
pertumbuhan dan perkembangan anak didik.
WYAINDTIAI STUTI
PENDIDIKAN
IBARAT
TATA SURYA
Pendidikan adalah tempat bersemayam benih-benih kebudayaan.
Untuk mencapai kebudayaan atau peradaban bangsa yang dicita-
citakan, pendidikan menjadi landasannya. Filsafat Ki Hajar
Dewantara mengenai perubahan, kebudayaan bersifat dinamis
bergerak sesuai kodrat alam dan kodrat zaman, sama halnya
dengan pendidikan yang berubah sesuai zaman. 3 kerangka
perubahan KHD : Kodrat keadaan (kodrat alam dan zaman) Prinsip
perubahan (azas trikon : kontinuitias (esensi budaya), konvergensi
(perubahan pendidikan memanusiakan manusia dengan
memperkuat kemanusiaan), konsentris(memahami keragaman
yang ada) Perubahan Budi (cipta, rasa, karsa) Pekerti (tenaga)
Berorientasi pada murid
[email protected]
MODUL 1.1.A.6 Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dapat diterapkan
dalam pendidikan karena relevan dengan perubahan
DEMONSTRASI waktu ke waktu.
KONTEKSTUAL Pemikiran Ki Hadjar Dewantara yang mengangkat
pendidikan dan pengajaran terhadap sosial kultural
kearifan lokal menjunjung tinggi profil pelajar pancasila
yang menjadi bagian perwujudan dari Tujuan Nasional
Pendidikan bangsa Indonesia.
Pemikiran Ki Hadjar Dewantara mengajak kita sebagai
pendidik untuk mengemas pembelajaran agar menjadi
merdeka dengan membuat segala bentuk kegiatan
dikelas menjadi lebih berkesan dan menyenangkan.
By Yanti Widiastuti
SMA NEGERI 1 NAGREG
CALON GURU PENGGERAK NOMADIC | 24
ANGKATAN 7
CALON GURU PENGGERAK
DEMONSTRASI
GAGASAN
By Yanti Widiastuti
SMA NEGERI 1 NAGREG
Merencanakan dan memilih model
pembelajaran yang berkesan dan
menyenangkan untuk dapat
menyisipkan kaitan antara materi
dengan permasalahan kontekstual
nyata.
Membuat asesmen diagnostik untuk
mengetahui kebutuhan, bakat dan
minat anak didik.
Membuat kolaborasi pembelajaran
antar mata pelajaran dan antara mata
pelajaran untuk mengefektifkan
pembelajaran.
Mengoptimalisasikan kegiatan
pembelajaran STEM guna menciptakan
keterampilan pembelajaran abda 21.
Membuat program anti sampah dengan
mengaak anak-anak untuk membawa
bekal makanan dan kotak makanan untuk
jajan guna mengurangi sampah.
Bekerja sama dan berkolaborasi dengan
orang tua dan guru dalam MGMP.
PTeamntiakniragnan
Ki Hadjar Dewantara
BY YANTI WIDIASTUTI
Persiapan pembelajaran
mencapai keterampilan
Abad 21.
Pemanfaatan tekhnologi.
Loss learning.
THIS OKOBER 2022 CGP ANGKATAN 7
MONTH
SOLUSI
PENERAPAN
Pemikiran
Ki Hadjar Dewantara
Memanfaatkan berbagai teknologi dan aplikasi untuk membuat
pembelajaran menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
Mengikuti berbagai bentuk pelatihan untuk pengembangan diri.
Memberikan ide kreatif dalam inovasi pembelajaran dna
pembiasaan di sekolah. Meningkatkan kerjasama dan kolaborasi.
HIDUPLAH UNTUK MENJADI MANFAAT
BAGI ORANG LAIN
Mengajar dari hati untuk menjadi Guru yang dirindukan
TERIMA KASIH
PLEASE TAKE
ONE
yanti widiastuti - SMAN 1 NAGREG