Satuan Pendidikan : SDN Purwoyoso 03
Kelas/Semester : IV/1
Tema : 2. Selalu Berhemat Energi
Subtema : 2. Manfaat Energi
Pembelajaran : 5 (SBdP dan IPS)
Alokasi waktu : 1 hari (4 x 35 Menit)
1. SBdP
Mengenal Notasi dalam Lagu Aku Anak Indonesia
Mengenal Tanda dalam Notasi Angka
Kita sudah bisa menyanyikan notasi angka dari yang terendah sampai
notasi tertinggi. Sekarang, kita akan belajar berbagai tanda yang terdapat
dalam notasi angka. Notasi angka atau not angka ditulis dalam angka.
Deretan nada dalam not angka disebut solmisasi. Ayo, kita perhatikan not
angka berikut.
a) Tanda Titik
Tanda titik dalam notasi angka ada tiga macam. Ada tanda titik di atas
not, di bawah not, dan di belakang not. Mari kita perhatikan setiap
tanda titik berikut.
1) Tanda titik di atas not angka berfungsi sebagai tanda nada tinggi.
2) Tanda titik di bawah not angka berfungsi sebagai tanda nada
rendah.
3) Tanda titik di belakang not angka berfungsi sebagai tanda panjang
pendeknya suatu nada.
b) Garis Mendatar
Garis mendatar di atas not adalah tanda nilai ketukan. Garis ini dapat
membagi nilai nada menjadi 1/2, 1/4, atau 1/8 ketukan.
Birama 4/4 pada Lagu Aku Anak Indonesia
Kita sudah pernah mengenal birama. Birama adalah ketukan yang berulang
secara teratur. Ketukan tersebut dituliskan pada ruas-ruas birama.
Jumlah ketukan dalam setiap ruas sama banyak. Sekarang, kita akan
mempelajari birama pada lagu Aku Anak Indonesia adalah 4/4. Birama 4/4
berarti bahwa dalam satu birama terdapat 4 ketukan. Setiap not bernilai
1/4 ketukan.
Menyanyikan Notasi Lagu Aku Anak Indonesia
Sekarang kita akan menyanyikan notasi angka lagu Aku Anak Indonesia.
Kita akan bernyanyi sambil mengamati tinggi rendah nada.
2. IPS
Potensi Sumber Daya Batu Bara
Kita sudah menyanyikan notasi lagu Aku Anak Indonesia. Sebagai
anak Indonesia, kita patut berbangga terhadap kekayaan budaya
Indonesia. Selain itu, Indonesia juga dianugerahi kekayaan alam. Salah
satunya yaitu sumber daya batu bara.
Batu bara merupakan bahan bakar fosil yang termasuk dalam
golongan batuan sedimen. Proses pembentukan batu bara membutuhkan
waktu berjuta-juta tahun. Batu bara terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan
purba yang mengendap selama berjuta-juta tahun.
Di Indonesia, terdapat beberapa daerah penghasil batu bara.
Daerah tersebut antara lain: di Sumatera bagian Tengah, Sumatera
Selatan, Bengkulu, Tarakan (Kalimantan Utara), Berau (Kalimantan Timur),
Kutai (Kalimantan Timur), Bontang (Kalimantan Timur), Barito (Kalimantan
Tengah), Pasir Asam (Kalimantan Selatan), dan di daerah Sulawesi Selatan.
Manfaat Batu Bara dan Pengaruhnya
bagi Kegiatan Ekonomi Masyarakat
Batu bara berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Batu
bara diambil dan diolah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, usaha
kecil, bahkan kegiatan industri. Sekarang, kita akan mengenal lebih banyak
manfaat batu bara.
1. Menghasilkan metanol
Metanol merupakan bahan bakar cair untuk menggerakkan mesin di
berbagai industri
2. Bahan bakar kompor briket
Batu bara dapat dijadikan sebagai bahan bakar kompor briket untuk
memasak kebutuhan sehari-hari
3. Menghasilkan gas
Batu bara dapat dijadikan gas sebagai bahan bakar gas untuk industri
dan pembangkit listrik tenaga gas.
4. Pembangkit listrik
Batu bara dapat dijadikan sebagai bahan bakar pembangkit listrik
tenaga batu bara.
Kita sudah mengetahui manfaat batu bara dalam berbagai kegiatan
ekonomi masyarakat. Batu bara termasuk sumber daya alam yang tidak
dapat diperbarui. Kita harus bekerja sama untuk mencegah penambangan
ilegal. Dengan demikian, ketersediaan sumber daya batu bara tetap
terjaga. Selain itu, untuk mengurangi penggunaan batu bara, kita juga bisa
menggunakan energi alternatif.
CAKRAWALA ILMU
Bahan Bakar Fosil
Bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang berasal dari pembusukan
hewan dan tumbuhan yang mati ratusan juta tahun yang lalu.
Bahan bakar fosil termasuk jenis sumber daya alam yang tidak dapat
diperbarui. Hal itu disebabkan karena bahan bakar fosil terbentuk dari
proses endapan dan penguraian makhluk hidup yang membutuhkan
waktu jutaan tahun lamanya.
Itulah sebabnya pemanfaatan bahan bakar ini harus dilakukan secara bijak
dan bertanggung jawab.
Ada tiga jenis bahan bakar fosil:
Bagaimana proses terbentuknya bahan bakar fosil?
1. Jutaan tahun yang lalu 2. Setelah beberapa waktu, 3. Dengan bantuan panas
hewan-hewan kecil dan ikan-ikan juga mati dan dan tekanan dari bumi,
tumbuhan mati dan terkubur di dasar laut. Hal ini maka terbentuklah batu
terkubur di dasar laut. menyebabkan terbentuknya bara, minyak bumi, dan
lapisan batuan sedimen. gas alam.
Lapisan itu terbentuk dari
kotoran dan lumpur yang
melapisi semua bangkai
hewan kecil, tumbuhan, dan
ikan.
Kamu sudah membaca bacaan ini dengan saksama.
Sekarang jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan bertanya
dan berdiskusi dengan orang tua/ walimu, ya.
1. Apa yang disebut dengan bahan bakar fosil?
2. Apa saja yang termasuk bahan bakar fosil?
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat bahan bakar
fosil?
4. Apakah bahan bakar fosil bisa diperbarui? Jelaskan jawabanmu.
5. Menurutmu, apa yang bisa kita lakukan untuk menghemat
penggunaan bahan bakar fosil? Bertanyalah kepada orang tua/walimu,
ya.
6. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika bahan bakar fosil ini habis dan
tidak ada lagi?