The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by romadhan07, 2023-08-19 06:50:49

Ruqyah Sihir & Terapinya Full (18 Juli)

Ruqyah Sihir & Terapinya Full (18 Juli)

Ruqyah Sihir & Terapinya Muhammad Faizar Hidayatullah, M.Pd. Tidak untuk disebar luaskan


Ruqyah Sihir & Terapinya


Terkait Bonus E-Book Ini: ● Di print aja. Jadi enak dibacanya. Makin meresap. ● Jangan dijual ya! --- Kalau lewat tangan Anda, dengan sengaja, filenya jadi kesebar, di akhirat kelak, Kepada Allah, saya akan minta: 1. Sebagian dosa saya pindah ke Anda. 2. Sebagian pahala Anda, dihibahkan ke saya. Karena ini file harusnya didapatkan melalui pembelian ke saya. Lewat https://aliqa.co/Ruqyah-Itu-Mudah-3. Bukan gratis. --- "Kak, saya mau ngasih bonus e-booknya ke keluarga saya, boleh kah?" “Tetep aja, GA BOLEH !!” Kalo mau berbagi ilmu sama keluarga, sahabat, atau orang lain, yang boleh dibagikan hanya buku “Ruqyah Itu Mudah” nya aja. Jadi: file E-book ini hanya boleh digunakan untuk anda yang sudah membeli dan membaca bukunya. (aslinya). --- Untuk itu, saya percayakan bonus E-book eksklusif ini ke anda ya ;)


Muhammad Faizar Hidayatullah, M.Pd. PT Hagia Royal Grafindo Ruqyah Sihir & Terapinya


Ruqyah Sihir & Terapinya v Daftar Isi Mukadimah.......................................................... vii Ruqyah Sihir & Terapinya................................... 1 Cara pengobatan sihir: ............................................. 2 1. Al-Fatihah .................................................... 6 2. Al-Baqarah ayat 102–103 ............................ 7 3. Al-Baqarah ayat 255–257 ............................ 9 4. Al-Baqarah ayat 284–286 ............................ 12 5. Al-A’raaf ayat 117–122 ................................. 14 6. Yunus ayat 81–82 ........................................ 15 7. Thaha ayat 69 .............................................. 16 8. Al-Furqan ayat 23 ......................................... 16 9. Al-Ikhlash ..................................................... 17 10. Al-Falaq ....................................................... 17 11. An-Naas ....................................................... 18 Tentang Penulis .................................................. 21


Ruqyah Sihir & Terapinya vii Kata Pengantar ْ ا ِّ َ يل ُص ن َ ِم. و َ ْلا ِلإس ْ ا َ ان و ِ َ م ْ ِلإف ْ ِة ا َ م ْ ِِنع ا ب َ ن َ م َ ع ْ غ َ ْ أ ِي َّ ِ ِالله ا� ُ ْد َم ْ حل ِِه ب ْ َ ح َص ِِ� و َ َ ا َ َبل ٍد و َّ م َُ ا حم َ ِدن ِّ ي َ ِام س َ ن َ لأ ْ ِ ا ْ َري َ خ ُ َبل م ِّ َل س ُ ن َ و ا َّ م َ َْ أ ِعني َْ مج َ ُ أ د ْ ع َ ن Segala puji dan syukur kami haturkan kepada kehadirat Allah Ta’ala, Tuhan semesta alam yang mengatur seluruh alam raya ini dengan penuh keseimbangan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada baginda yang mulia Rasulullah Muhammad صلى الله عليه وسلم yang syafa’atnya sangat didambakan, dan membersamainya di akhirat adalah sebuah citacita besar bagi setiap pecintanya. Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, buku tutorial yang sederhana ini dapat diselesaikan. Buku ini lebih fokus membahas tutorial ruqyah dari dasar dengan pembahasan yang mudah dipahami para pemula. Oleh karenanya, buku ini diberi nama: “RUQYAH ITU MUDAH”, supaya masyarakat awam tidak merasa insecure untuk mempelajari ruqyah yang selama ini dianggap dengan sesuatu yang sulit dan harus dipelajari dengan laku spiritual yang berat. Terapi ruqyah sifatnya lebih umum daripada terapi Al-Qur’an. Ruqyah sudah dilakukan jauh sebelum Al-Qur’an diturunkan, sedangkan terapi Al-Qur’an tidak terbatas dengan ruqyah saja. Maka tentunya buku ini berbeda dengan buku yang sudah saya tulis sebelumnya; Mukjizat Penyembuhan Ayat Al-Qur’an. Jika di buku sebelumnya kita fokus mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan karakteristik penyakit pasien, di buku ini penulis banyak mengutipkan doa-doa ruqyah yang diambil dari Al-Qur’an, AsSunnah, maupun doa dari para ulama untuk pengusiran setan. Penulis berharap semoga dengan hadirnya buku ini di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi solusi belajar ruqyah yang mudah namun tetap dalam batasan koridor yang dibenarkan berdasarkan petunjuk Al-Qur’an dan As-Sunnah serta bimbingan para ulama yang hanif. Selamat membaca! S egala puji dan syukur kami haturkan ke hadirat Allah Ta’ala, Tuhan semesta alam yang mengatur seluruh alam raya ini dengan penuh keseimbangan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada baginda yang mulia Rasulullah Muhammad yang syafa’atnya sangat didambakan, dan membersamainya di akhirat adalah sebuah cita-cita besar bagi setiap pecintanya. Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, buku tutorial yang sederhana ini dapat diselesaikan. Buku ini lebih fokus membahas tutorial ruqyah dari dasar dengan pembahasan yang mudah dipahami para pemula. Oleh karenanya, buku ini diberi nama: “Ruqyah Sihir & Terapinya”, supaya masyarakat awam tidak merasa insecure untuk mempelajari ruqyah yang selama ini dianggap dengan sesuatu yang sulit dan harus dipelajari dengan laku spiritual yang berat. Mukadimah


viii Ruqyah Sihir & Terapinya Terapi ruqyah sifatnya lebih umum daripada terapi AlQur’an. Ruqyah sudah dilakukan jauh sebelum Al-Qur’an diturunkan, sedangkan terapi Al-Qur’an tidak terbatas dengan ruqyah saja. Maka tentunya buku ini berbeda dengan buku yang sudah saya tulis sebelumnya; Mukjizat Penyembuhan Ayat Al-Qur’an. Jika di buku sebelumnya kita fokus mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan karakteristik penyakit pasien, di buku ini penulis banyak mengutipkan doa-doa ruqyah yang diambil dari AlQur’an, As-Sunnah, maupun doa dari para ulama untuk pengusiran setan. Penulis berharap semoga dengan hadirnya buku ini di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi solusi belajar ruqyah yang mudah namun tetap dalam batasan koridor yang dibenarkan berdasarkan petunjuk Al-Qur’an dan AsSunnah serta bimbingan para ulama yang hanif. Selamat membaca! Penulis Muhammad Faizar Hidayatullah


Ruqyah Sihir & Terapinya 1 Ruqyah Sihir & Terapinya PENCEGAHAN dari gangguan sihir: 1. Rutin membaca surah Al-Baqarah dan Ali ‘Imran secara keseluruhan. Boleh dibaca secara bertahap dalam beberapa hari. 2. Rutin membaca zikir pagi dan zikir petang. 3. Rutin membaca kalimat ini sebanyak 100 kali setiap hari: َ و ُ ْك ل ُ م ْ ُ ال هَ ُ ، ل هَ َ ل ْك ِي اَ ش رَ ُ ل ه َ ْد َح و ُ اَّ اهلل ِل َ إ ِهل اَ إ ل ٌ ر ْ ِدي َ يَ ْ ٍء ق ّ ش ِ لُ لَىَ ك َ ع و ُ َ ه و ُ ْد َم حْ ُ ال هَ ل Laa ilaaha illallaahu, wahdahu laa syariika lah. Lahul mulku, wa lahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai`in qadiir.


2 Ruqyah Sihir & Terapinya “Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhan yang Esa yang tidak ada tandingan bagiNya, segala kerajaan hanya milik-Nya dan segala pujian juga hanya milik-Nya, Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” 4. Memakan kurma ajwa 7 butir di awal pagi. 5. Menjaga wudu, khususnya ketika menjelang tidur. 6. Istikamah bangun malam dan mendirikan salat malam. Cara pengobatan sihir: Rumus pengobatan sihir dengan ruqyah masih sama dengan pembahasan-pembahasan awal di buku ini. Kita hanya menyelaraskan irama ikhtiyar ruqyah dengan kondisi di lapangan. Apakah ruqyah dilakukan untuk diri sendiri? Atau ruqyah untuk orang lain? Jika ruqyah untuk diri sendiri maka lakukan tutorial ruqyah seperti yang diajarkan pada pembahasan terapi mandiri dengan doa dan al-qur’an. Jika untuk orang lain maka lakukan tutorial cara meruqyah orang lain. Jangan lupa teknik pendukung ruqyah dengan teknik TSB (Tiupan, Sentuhan, Buangan): Tiup bagian tubuh yang sering sakit. Sentuh dengan tangan. Buang dengan cara mengusap, menarik, mendorong, atau isyarat mencabut. Pada kasus sihir, pasien dianjurkan untuk memperbanyak doa dan zikir berikut ini selama menjalani proses pengobatan sihir:


Ruqyah Sihir & Terapinya 3 نَْ َّ الِِمي َ الظ ُ ِ من ْت ن ُ ْ ك يّ ِِن َ إ َك َان ْح ب ُ َ س ْت ن َ اَّ أ ِل َ إ هَ ِل اَ إ ل Laa ilaaha illa anta, subhaanaka. Innii kuntu minazhzhaalimiin. “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang aniaya.”1 ُ ْل َكِي و ْ َ ال م ْ َ نِع و ُ َا اهلل ن ُ ب ْ َس ح Hasbunallahu wa ni’mal-wakiil. “Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”2 َ ِ اب، ح َّ َ الس ِي ر جُ ْ َ ِ اب، م ِكت ْ َ ال ِل زْ ُن امهلل م ِم ِ ز ْ َ ِ اب، امهلل اِه ز ْ ح أَْ َ ال ِم َاز َ ِ اب، ه ِس حْ َ ال ع ْ ِي رَس َا ْ رُ ْصن َ ان ْ، و م ُ ه ْ ل ِ ز ْ ل َ َ ز ْ و م ُ ه ْ ِم ز ْ َ ، امهلل اِه َاب ز ْ ح أَْ ال ْ ِم ه ْ ي َ ل َ ع Allaahumma munzilal-kitaab, mujriyas-sahaab, sarii’- al-hisaab, haazimal-ahzaab. Allahumma ihzimil-ahzaab Allahumma ihzimhum wa zalzilhum, wanshurnaa ‘alaihim. 1 Q.S.Al-Anbiya ayat 87. 2 Q.S. Ali ‘Imron ayat 173.


4 Ruqyah Sihir & Terapinya “Duhai Allah, Tuhan yang menurunkan kitab (AlQur’an), yang mengarak awan, yang Mahacepat perhitungan-Nya (pada perbuatan manusia), yang memusnahkan musuh. Ya Allah, hancurkanlah musuhmusuh. Ya Allah, hancurkanlah mereka dan guncanglah mereka, tolonglah kami atas mereka.”3 ْ رُ ْص ن َ اَ ت َ ل َا و ْ رُ ْصن َ ان َا، و ن ْ ي َ ل َ ْ ع ِن ع ُ اَ ت َ ل َّا و ِعن َ َا أ ن َّ ب َ ر َا ِدن ْ َ اه َا، و ن ْ ي َ ل َ ْ ع ر ُ ْك م َ اَ ت َ ل َا و نَ ُر ل ْك َ ام َا، و ن ْ ي َ ل َ ع ا َ ن ْ ي َ ل َ ىَ ع َغ ْ ب َن ىلَ َ م َا ع ْ رُ ْصن َان َا، و ن ْ يَ ِل َى إ د ُ ه ْ ِ ال ِس رّ َ َ ي و Rabbanaa a’innaa wa laa tu’in ‘alainaa, wanshurnaa wa laa tanshur ‘alainaa, wamkur lanaa wa laa tamkur ‘alainaa, wahdinaa wa yassiril-hudaa ilainaa, wanshurnaa ‘alaa man baghaa ‘alainaa. “Wahai Rabb kami, bantulah kami (dalam menghadapi musuh kami4 ) dan janganlah Engkau bantu mereka dalam menghadapi kami. Tolonglah kami (dalam menghadapi mereka) dan janganlah Engkau tolong mereka dalam menghadapi kami. Tunjukilah kami jalan untuk mengusir musuh dan jangan Engkau tunjukkan kepada mereka cara untuk mempertahankan diri. Berilah kami petunjuk dan mudahkanlah kami untuk mengikuti petunjuk itu. Tolonglah kami atas orangorang yang telah menzalimi kami.”5 3 HR. Al-Bukhari, no.2775. 4 Dalam konteks ini adalah menghadapi serangan setan-setan suruhan tukang sihir dan mantra-mantra yang mereka hembuskan pada buhul. 5 HR. Ibnu Majah, 3830.


Ruqyah Sihir & Terapinya 5 ا َ ن ِ ر ْ أ َ ِث ب ُ ه ْ ْ ِ من ُذ َ خ َا، و ن ُ لِم ْ َظ ْ ي َن ىلَ َ م َا ع ْ رُ ْصن امهلل ان Allaahumma unshurnaa ‘alaa man yazhlimunaa, wa khudz minhu bitsa`rinaa. “Ya Allah tolonglah kami atas orang yang telah menzalimi kami, dan balaskanlah (rasa sakit) kami kepadanya.”6 ، َ لِك ْ ِي ب َ ْ س َن َ ع ْن و ُّ د ُ َص َ ي ْن ِي ذَّ َ ال ة َ ر َ ف َ ْك ِ ال َاتِل امهلل ق ،َ ِدك ْ َع ِو َ ب ْن و ُ ِمن ْ ؤ ُ اَ ي َ ل َ ، و َك ُل ُس َ ر ْن و ُ ب ّ ِذ َ ُك َ ي و ُ ِم ِه ب ْ و ُ ل ُ ْ ق ِق يِ ف ْ ل َ َ أ ْ، و ِم ِه ت َ ِم لَ نَْ ك َي ْ ب َالِف امهلل خ َ هَ ِل َ إ َك َاب َذ َ ع َ و َك ز ْ ِج ْ ر ِم ه ْ ي َ ل َ ْ ع َل ع ْ َ اج َ ، و ْب ُّع الر ّ ِق َ حْ ال Allahumma qaatilil-kafaratal-ladziina yashudduuna ‘an sabiilika, wa yukadzdzibuuna rusulaka, wa laa yu`minuuna biwa’dika. Allahumma khaalif baina kalimatihim, wa alqi fii quluubihimur-ru’ba. Waj’al ‘alaihim rijzaka wa ‘azaabaka ilaahal-haqq. “Ya Allah perangilah para kafir-kafir7 yang telah menghalangi jalan-Mu, yang mereka mendustakan para 6 HR. Tirmidzi dalam Sunan-nya (10/51). 7 Dalam hal ini konteksnya adalah para tukang sihir terlaknat yang menyuruh jin-jin fasiq untuk menghalangi jalan kebaikan yang seharusnya dapat dikerjakan oleh para korban mereka.


6 Ruqyah Sihir & Terapinya Rasul-Mu, yang mereka tidak mengimani janji-Mu. Ya Allah cerai beraikanlah kalimat mereka, susupkanlah keraguan di hati mereka, serta timpakanlah hukuman dan siksaan-Mu kepada mereka wahai Tuhan yang Haq.”8 ْ َ ِ من ِك ب ُ ذ ْ و ُ ع َ َ ن ْ، و ِم ِه ر ْ و ُ حُ ْ ن َ يِ ف ك ُ ل َ ع جَ ْ َّا ن ِن امهلل إ ْ ِم َه ْر و رُ ُ ش Allaahumma innaa naj’aluka fii nuhuurihim, wa na’uudzu bika min syuruurihim. “Ya Allah kami menjadikan (laknat) Engkau ada pada leher-leher mereka9 , dan kami memohon perlindungan dengan Engkau dari kejahatan-kejahatan mereka.”10 Kemudian ketika proses terapi ruqyah, raqi menambahkan bacaannya dengan ayat-ayat khusus pembatal sihir berikut ini: 1. Al-Fatihah Å_Uu‘ ¬! ß ‰ôϑysø9$# ∩⊇∪ ÉΟŠÏm § 9$# Ç⎯≈uΗ÷q§ 9$# «!$# ÉΟó¡Î0 ÏΘöθtƒ Å7Î=≈tΒ ∩⊂∪ ÉΟŠÏm § 9$# Ç⎯≈uΗ÷q§ 9$# ∩⊄∪ š ⎥⎫Ïϑn=≈yèø9$# ∩∈∪ Ú ⎥⎫ÏètGó¡nΣ y‚$− ƒÎ)uρ ß ‰ ç 7÷ètΡ x‚$− ƒÎ) ∩⊆∪ É⎥⎪Ïe$!$# |Môϑyè÷Ρr& t⎦⎪Ï% © !$# xÞ≡uÅÀ ∩∉∪ tΛ⎧É)tGó¡ß ϑø9$# xÞ≡uÅ_Ç9$# $tΡω÷δ$# ∩∠∪ t⎦⎫Ïj9!$ Ò9$# Ÿωuρ óΟÎγø‹n=tæ ÅUθ à Òøóyϑø9$# Îöxî öΝÎγø‹n=tã 8 HR. Ahmad dalam Musnadnya, 3/424. 9 Dalam hal ini adalah para tukang sihir dan jin-jin kafir suruhan mereka yang tetap membangkang dari ajakan kebenaran. 10 HR. Abu Dawud, no.1537.


Ruqyah Sihir & Terapinya 7 Å_Uu‘ ¬! ß ‰ôϑysø9$# ∩⊇∪ ÉΟŠÏm § 9$# Ç⎯≈uΗ÷q§ 9$# «!$# ÉΟó¡Î0 ÏΘöθtƒ Å7Î=≈tΒ ∩⊂∪ ÉΟŠÏm § 9$# Ç⎯≈uΗ÷q§ 9$# ∩⊄∪ š ⎥⎫Ïϑn=≈yèø9$# ∩∈∪ Ú ⎥⎫ÏètGó¡nΣ y‚$− ƒÎ)uρ ß ‰ ç 7÷ètΡ x‚$− ƒÎ) ∩⊆∪ É⎥⎪Ïe$!$# |Môϑyè÷Ρr& t⎦⎪Ï% © !$# xÞ≡uÅÀ ∩∉∪ tΛ⎧É)tGó¡ß ϑø9$# xÞ≡uÅ_Ç9$# $tΡω÷δ$# ∩∠∪ t⎦⎫Ïj9!$ Ò9$# Ÿωuρ óΟÎγø‹n=tæ ÅUθ à Òøóyϑø9$# Îöxî öΝÎγø‹n=tã 1. Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. 2. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-’ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. 3. Māliki yaumiddīn. 4. Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. 6. Ihdinaṣṣirāṭal-mustaqīm. 7. Ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn 1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. 2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, 3. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, 4. Pemilik hari pembalasan. 5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. 6. Tunjukilah kami jalan yang lurus, 7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. 2. Al-Baqarah ayat 102–103 $tΒuρ ( z⎯≈yϑø‹n=ß™ Å7ù=ãΒ 4’n?tã ß ⎦⎫ÏÜ≈u‹ ¤ ±9$# (#θ è =÷Gs? $tΒ (#θ ã èt7 ¨ ?$#uρ (#ρ ã xx. š ⎥⎫ÏÜ≈u‹ ¤ ±9$# £ ⎯Å3≈s9uρ ß ⎯≈yϑø‹n=ß™ txŸ2 È⎦÷⎫x6n=yϑø9$# ’n?tã tΑÌ“Ρ é& !$tΒuρ tósÅb¡9$# }¨$¨Ψ9$# tβθ ß ϑÏk=yè ã ƒ > ‰tnr& ô⎯ÏΒ Èβ$yϑÏk=yè ã ƒ $tΒuρ 4 š Vρ ã ≈tΒuρ |Nρ ã ≈yδ Ÿ≅Î/$t6Î/ tβθ ß ϑ ¯ =yètGuŠsù ( ö à õ3s? Ÿξsù × πoΨ÷GÏù ß ⎯øtwΥ $yϑ ¯ ΡÎ) Iωθ à )tƒ 4© ® Lym $tΒuρ 4 ⎯ÏμÅ_÷ρy—uρ Ï™öyϑø9$# t⎦÷⎫t/ ⎯ÏμÎ/ š χθ è %Ìhx ã ƒ $tΒ $yϑ ß γ÷ΨÏΒ tβθ çΗ© >yètGtƒuρ 4 «!$# ÈβøŒÎ*Î/ ωÎ) > ‰ymr& ô⎯ÏΒ ⎯ÏμÎ/ t⎦⎪Íh‘!$ŸÒÎ/ Ν è δ ç μ1utIô©$# Ç⎯yϑs9 (#θ ß ϑÎ=tã ô‰s)s9uρ 4 öΝ ß γ ã èxΖtƒ Ÿωuρ öΝ è δ” à Òtƒ $tΒ (#÷ρtx© $tΒ š [ø♥Î6s9uρ 4 9 ,≈n=yz ï∅ÏΒ ÍοtÅzFψ$# ’Îû …ç μs9 $tΒ öθs9uρ ∩⊇⊃⊄∪ š χθ ß ϑn=ôètƒ (#θ ç Ρ$Ÿ2 öθs9 4 öΝ ß γ|¡à Ρr& ÿ⎯ÏμÎ/ öθ © 9 ( × öyz «!$# ωΨÏã ô⎯ÏiΒ × πt/θ è Vyϑs9 (#öθs) ¨ ?$#uρ (#θ ã ΖtΒ#u™ óΟ ß γ ¯ Ρr& ∩⊇⊃⊂∪ š χθ ß ϑn=ôètƒ (#θ ç Ρ%x.


8 Ruqyah Sihir & Terapinya $tΒuρ ( z⎯≈yϑø‹n=ß™ Å7ù=ãΒ 4’n?tã ß ⎦⎫ÏÜ≈u‹ ¤ ±9$# (#θ è =÷Gs? $tΒ (#θ ã èt7 ¨ ?$#uρ (#ρ ã xx. š ⎥⎫ÏÜ≈u‹ ¤ ±9$# £ ⎯Å3≈s9uρ ß ⎯≈yϑø‹n=ß™ txŸ2 È⎦÷⎫x6n=yϑø9$# ’n?tã tΑÌ“Ρ é& !$tΒuρ tósÅb¡9$# }¨$¨Ψ9$# tβθ ß ϑÏk=yè ã ƒ > ‰tnr& ô⎯ÏΒ Èβ$yϑÏk=yè ã ƒ $tΒuρ 4 š Vρ ã ≈tΒuρ |Nρ ã ≈yδ Ÿ≅Î/$t6Î/ tβθ ß ϑ ¯ =yètGuŠsù ( ö à õ3s? Ÿξsù × πoΨ÷GÏù ß ⎯øtwΥ $yϑ ¯ ΡÎ) Iωθ à )tƒ 4© ® Lym $tΒuρ 4 ⎯ÏμÅ_÷ρy—uρ Ï™öyϑø9$# t⎦÷⎫t/ ⎯ÏμÎ/ š χθ è %Ìhx ã ƒ $tΒ $yϑ ß γ÷ΨÏΒ tβθ çΗ© >yètGtƒuρ 4 «!$# ÈβøŒÎ*Î/ ωÎ) > ‰ymr& ô⎯ÏΒ ⎯ÏμÎ/ t⎦⎪Íh‘!$ŸÒÎ/ Ν è δ ç μ1utIô©$# Ç⎯yϑs9 (#θ ß ϑÎ=tã ô‰s)s9uρ 4 öΝ ß γ ã èxΖtƒ Ÿωuρ öΝ è δ” à Òtƒ $tΒ (#÷ρtx© $tΒ š [ø♥Î6s9uρ 4 9 ,≈n=yz ï∅ÏΒ ÍοtÅzFψ$# ’Îû …ç μs9 $tΒ öθs9uρ ∩⊇⊃⊄∪ š χθ ß ϑn=ôètƒ (#θ ç Ρ$Ÿ2 öθs9 4 öΝ ß γ|¡à Ρr& ÿ⎯ÏμÎ/ öθ © 9 ( × öyz «!$# ωΨÏã ô⎯ÏiΒ × πt/θ è Vϑy s9 (#öθs) ¨ ?$#uρ (#θ ã ΖtΒ#u™ óΟ ß γ ¯ Ρr& ∩⊇⊃⊂∪ š χθ ß ϑn=ôètƒ (#θ ç Ρ%x. 102. Wattaba’ụ mā tatlusy-syayāṭīnu ‘alā mulki sulaimān, wa mā kafara sulaimānu wa lākinnasysyayāṭīna kafarụ yu’allimụnan-nāsas-siḥra wa mā unzila ‘alal-malakaini bibābila hārụta wa mārụt, wa mā yu’allimāni min aḥadin ḥattā yaqụlā innamā naḥnu fitnatun fa lā takfur, fa yata’allamụna minhumā mā yufarriqụna bihī bainal-mar’i wa zaujih, wa mā hum biḍārrīna bihī min aḥadin illā bi`iżnillāh, wa yata’allamụna mā yaḍurruhum wa lā yanfa’uhum, wa laqad ‘alimụ lamanisytarāhu mā lahụ fil-ākhirati min khalāq, wa labi`sa mā syarau bihī anfusahum, lau kānụ ya’lamụn. 103. Walau annahum āmanụ wattaqau lamaṡụbatum min ‘indillāhi khaīr, lau kānụ ya’lamụn.


Ruqyah Sihir & Terapinya 9 102. Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, “Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.” Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu. 103. Dan jika mereka beriman dan bertakwa, pahala dari Allah pasti lebih baik, sekiranya mereka tahu. 3. Al-Baqarah ayat 255–257 × πuΖÅ™ … ç ν ä ‹ è {ù's? Ÿω 4 ã Πθ • ‹s)ø9$# ©y∏ø9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω ª !$# ⎯tΒ 3 ÇÚö‘F{$# ’Îû $tΒuρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ’Îû $tΒ … ç μ © 9 4 × ΠöθtΡ Ÿωuρ $tΒ ã Νn=÷ètƒ 4 ⎯ÏμÏΡøŒÎ*Î/ ωÎ) ÿ… ç νy‰ΨÏã ß ìxô±o„ “Ï% © !$# #sŒ & ™ó©y´Î/ tβθ ä ÜŠÅs ã ƒ Ÿωuρ ( öΝ ß γxù=yz $tΒuρ óΟÎγƒÏ‰÷ƒr& š ⎥÷⎫t/ ÏN≡uθ≈ϑy ¡¡9$# ç μ • ‹Å™ö ä . yìÅ™uρ 4 u™!$x© $yϑÎ/ ωÎ) ÿ⎯ÏμÏϑù=Ïã ô⎯ÏiΒ ’Í?yèø9$# uθ è δuρ 4 $uΚ ß γ ÝàøÏm … ç ν ß Šθ ä ↔tƒ Ÿωuρ ( uÚö‘F{$#uρ ß ‰ô©” 9$# t⎦ ¨ ⎫t6 ¨ ? ‰s% ( È⎦⎪Ïe$!$# ’Îû oν#tø.Î) Iω ∩⊄∈∈∪ Þ ΟŠÏàyèø9$# «!$$Î/ - ∅ÏΒ÷σ ã ƒuρ ÏNθ ä ó≈ © Ü9$$Î/ ö à õ3tƒ ⎯yϑsù 4 Äc©xöø9$# z⎯ÏΒ 3 $oλm; tΠ$|ÁÏΡ$# Ÿω 4 ’s+øOâ θø9$# Íοuρó ã èø9$$Î/ y7|¡ôϑtGó™$# ωs)sù (#θ ã ΖtΒ#u™ š ⎥⎪Ï% © !$# ’Í<uρ ª !$# ∩⊄∈∉∪ î Λ⎧Î=tæ ì ì‹Ïÿxœ ª !$#uρ š ⎥⎪Ï% © !$#uρ ( Í‘θ –Ψ9$# ’n<Î) ÏM≈yϑ è = — à9$# z⎯ÏiΒ Ο ß γ ã _Ì÷‚ ã ƒ š ∅ÏiΒ Ν ß γtΡθ ã _Ì÷‚ ã ƒ ß Nθ ä ó≈ © Ü9$# ã Ν è δ ä τ!$uŠÏ9÷ρr& (#ÿρ ã xx. öΝ è δ ( Í‘$¨Ψ9$# Ü =≈ysô¹r& šÍׯ≈s9'ρ é& 3 ÏM≈yϑ è = — à9$# ’n<Î) Í‘θ –Ψ9$# ∩⊄∈∠∪ š χρ à $Î#≈yz $pκÏù


10 Ruqyah Sihir & Terapinya × πuΖÅ™ … ç ν ä ‹ è {ù's? Ÿω 4 ã Πθ • ‹s)ø9$# ©y∏ø9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω ª !$# ⎯tΒ 3 ÇÚö‘F{$# ’Îû $tΒuρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ’Îû $tΒ … ç μ © 9 4 × ΠöθtΡ Ÿωuρ $tΒ ã Νn=÷ètƒ 4 ⎯ÏμÏΡøŒÎ*Î/ ωÎ) ÿ… ç νy‰ΨÏã ß ìxô±o„ “Ï% © !$# #sŒ & ™ó©y´Î/ tβθ ä ÜŠÅs ã ƒ Ÿωuρ ( öΝ ß γxù=yz $tΒuρ óΟÎγƒÏ‰÷ƒr& š ⎥÷⎫t/ ÏN≡uθ≈ϑy ¡¡9$# ç μ • ‹Å™ö ä . yìÅ™uρ 4 u™!$x© $yϑÎ/ ωÎ) ÿ⎯ÏμÏϑù=Ïã ô⎯ÏiΒ ’Í?yèø9$# uθ è δuρ 4 $uΚ ß γ ÝàøÏm … ç ν ß Šθ ä ↔tƒ Ÿωuρ ( uÚö‘F{$#uρ ß ‰ô©” 9$# t⎦ ¨ ⎫t6 ¨ ? ‰s% ( È⎦⎪Ïe$!$# ’Îû oν#tø.Î) Iω ∩⊄∈∈∪ Þ ΟŠÏàyèø9$# «!$$Î/ - ∅ÏΒ÷σ ã ƒuρ ÏNθ ä ó≈ © Ü9$$Î/ ö à õ3tƒ ⎯yϑsù 4 Äc©xöø9$# z⎯ÏΒ 3 $oλm; tΠ$|ÁÏΡ$# Ÿω 4 ’s+øOâ θø9$# Íοuρó ã èø9$$Î/ y7|¡ôϑtGó™$# ωs)sù (#θ ã ΖtΒ#u™ š ⎥⎪Ï% © !$# ’Í<uρ ª !$# ∩⊄∈∉∪ î Λ⎧Î=tæ ì ì‹Ïÿxœ ª !$#uρ š ⎥⎪Ï% © !$#uρ ( Í‘θ –Ψ9$# ’n<Î) ÏM≈yϑ è = — à9$# z⎯ÏiΒ Ο ß γ ã _Ì÷‚ ã ƒ š ∅ÏiΒ Ν ß γtΡθ ã _Ì÷‚ ã ƒ ß Nθ ä ó≈ © Ü9$# ã Ν è δ ä τ!$uŠÏ9÷ρr& (#ÿρ ã xx. öΝ è δ ( Í‘$¨Ψ9$# Ü =≈ysô¹r& šÍׯ≈s9'ρ é& 3 ÏM≈yϑ è = — à9$# ’n<Î) Í‘θ –Ψ9$# ∩⊄∈∠∪ š χρ à $Î#≈yz $pκÏù 255. Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-’aliyyul-’aẓīm. 256. Lā ikrāha


Ruqyah Sihir & Terapinya 11 fid-dīn, qat tabayyanar-rusydu minal-gayy, fa may yakfur biṭ-ṭāgụti wa yu`mim billāhi fa qadistamsaka bil- ’urwatil-wuṡqā lanfiṣāma lahā, wallāhu samī’un ‘alīm. 257. Allāhu waliyyullażīna āmanụ yukhrijuhum minaẓẓulumāti ilan-nụr, wallażīna kafarū auliyā`uhumuṭṭāgụtu yukhrijụnahum minan-nụri ilaẓ-ẓulumāt, ulā`ika aṣ-ḥābun-nār, hum fīhā khālidụn 255. Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izinNya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar. 256. Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. 257. Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka adalah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.


12 Ruqyah Sihir & Terapinya 4. Al-Baqarah ayat 284–286 þ’Îû $tΒ (#ρ ß ‰ö7 è ? βÎ)uρ 3 ÇÚö‘F{$# ’Îû $tΒuρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ’Îû $tΒ °! ⎯yϑÏ9 ã Ïøóu‹sù ( ª !$# ÏμÎ/ Ν ä3ö7Å™$y⇔ ã ƒ ç νθ à ÷‚ è ? ÷ρr& öΝ à 6Å¡à Ρr& í ƒÏ‰s% & ™ó©x« Èe≅ à 2 4’n?tã ª !$#uρ 3 â ™!$t±o„ ⎯tΒ Ü >Éj‹yè ã ƒuρ â ™!$t±o„ ⎯ÏμÎn/ § ‘ ⎯ÏΒ Ïμø‹s9Î) tΑÌ“Ρ é& !$yϑÎ/ ãΑθß™§ 9$# z⎯tΒ#u™ ∩⊄∇⊆∪ ⎯ÏμÎ7 ç F ä .uρ ⎯ÏμÏFs3Íׯ≈n=tΒuρ «!$$Î/ z⎯tΒ#u™ <≅ ä . 4 tβθ ã ΖÏΒ÷σ ß ϑø9$#uρ (#θ ä 9$s%uρ 4 ⎯Ï&Î#ß™• ‘ ⎯ÏiΒ 7 ‰ymr& š ⎥÷⎫t/ ä −Ìhx ç Ρ Ÿω ⎯Ï&Î#ߙ⠑uρ ∩⊄∇∈∪ ç ÅÁyϑø9$# šø‹s9Î)uρ $oΨ − /u‘ y7tΡ#tø ä î ( $oΨ÷èsÛr&uρ $uΖ÷èÏϑy™ $pκön=tãuρ ôMt6|¡x. $tΒ $yγs9 4 $yγyèó™ã ρ ωÎ) $²¡øtΡ ª !$# ß #Ïk=s3ã ƒ Ÿω 4 $tΡù'sÜ÷zr& ÷ρr& !$uΖŠÅ¡® Σ βÎ) !$tΡõ‹Ï{#xσ è ? Ÿω $oΨ − /u‘ 3 ôMt6|¡tFø.$# $tΒ ’n?tã …ç μtFù=yϑym $yϑx. #\ ô¹Î) !$uΖøŠn=tã ö≅Ïϑóss? Ÿωuρ $oΨ − /u‘ $oΨs9 sπs%$sÛ Ÿω $tΒ $oΨù=Ïdϑys è ? Ÿωuρ $uΖ − /u‘ 4 $uΖÎ=ö6s% ⎯ÏΒ š ⎥⎪Ï% © !$# $uΖ9s9öθtΒ |MΡr& 4 !$uΖôϑymö‘$#uρ $oΨs9 öÏøî$#uρ $¨ Ψtã ß #ôã$#uρ ( ⎯ÏμÎ/ ∩⊄∇∉∪ š ⎥⎪ÍÏ≈x6ø9$# ÏΘöθs)ø9$# ’n?tã $tΡö Ý ÁΡ$$sù 284. Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa in tubdụ mā fī anfusikum au tukhfụhu yuḥāsibkum bihillāh, fa yagfiru limay yasyā`u wa yu’ażżibu may yasyā`,


Ruqyah Sihir & Terapinya 13 wallāhu ‘alā kulli syai`ing qadīr. 285. Āmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami’nā wa aṭa’nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr. 286. Lā yukallifullāhu nafsan illā wus’ahā, lahā mā kasabat wa ‘alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ ‘alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa’fu ‘annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal-qaumilkāfirīn. 284. Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. 285. Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (AlQur’an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.” 286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya.


14 Ruqyah Sihir & Terapinya (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” 5. Al-A’raaf ayat 117–122 }‘Ïδ #sŒÎ*sù ( š‚$|Átã È,ø9r& ÷βr& # ©y›θ ãΒ 4’n<Î) !$uΖøŠym÷ρr&uρ * (#θ ç Ρ%x. $tΒ Ÿ≅sÜt/uρ ‘ ,ptø:$# yìs%uθsù ∩⊇⊇∠∪ tβθ ä3Ïùù'tƒ $tΒ ß #s)ù=s? ∩⊇⊇®∪ t⎦⎪ÌÉó≈|¹ (#θ ç 7n=s)Ρ$#uρ y7Ï9$uΖ è δ (#θ ç 7Î= ä ósù ∩⊇⊇∇∪ tβθ è =yϑ÷ètƒ Éb>tÎ/ $¨ ΖtΒ#u™ (#þθ ä 9$s% ∩⊇⊄⊃∪ t⎦⎪ωÉf≈y™ ä οtys ¡¡9$# u’Å+ø9 é&uρ ∩⊇⊄⊄∪ tβρ ã ≈yδuρ 4©y›θ ãΒ Éb>u‘ ∩⊇⊄⊇∪ t⎦⎫ÏΗs>≈yèø9$# 117. Wa auḥainā ilā mụsā an alqi ‘aṣāk, fa iżā hiya talqafu mā ya`fikụn. 118. Fa waqa’al-ḥaqqu wa baṭala mā kānụ ya’malụn. 119. Fa gulibụ hunālika wangqalabụ ṣāgirīn. 120. Wa ulqiyas-saḥaratu sājidīn. 121. Qālū āmannā birabbil-’ālamīn. 122. Rabbi mụsā wa hārụn.


Ruqyah Sihir & Terapinya 15 117. Dan Kami wahyukan kepada Musa, “Lemparkanlah tongkatmu!” Maka tiba-tiba ia menelan (habis) segala kepalsuan mereka. 118. Maka terbuktilah kebenaran, dan segala yang mereka kerjakan jadi sia-sia. 119. Maka mereka dikalahkan di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina. 120. Dan para pesihir itu serta merta menjatuhkan diri dengan bersujud. 121. Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam, 122. (yaitu) Tuhannya Musa dan Harun.” 6. Yunus ayat 81–82 © !$# ¨ βÎ) ( ã ósÅb¡9$# ÏμÎ/ Ο ç Gø⁄Å_ $tΒ 4©y›θ ãΒ tΑ$s% (#öθs)ø9r& !$£ ϑn=sù ∩∇⊇∪ t⎦⎪ωšø ß ϑø9$# Ÿ≅uΗxå ß xÎ=óÁ ã ƒ Ÿω © !$# ¨ βÎ) ( ÿ…ã & é #ÏÜö6 ã Šy™ ∩∇⊄∪ tβθ ãΒÌôf ã Κø9$# oνÌŸ2öθs9uρ ⎯ÏμÏG≈yϑÎ=s3Î/ ¨ ,ysø9$# ª !$# ‘ ,Ït ä †uρ 81. Fa lammā alqau qāla mụsā mā ji`tum bihis-siḥr, innallāha sayubṭiluh, innallāha lā yuṣliḥu ‘amalalmufsidīn. Wa yuḥiqqullāhul-ḥaqqa bikalimātihī walau karihal-mujrimụn 82. Setelah mereka melemparkan, Musa berkata, “Apa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan kepalsuan sihir itu. Sungguh, Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang yang berbuat kerusakan.” Dan Allah akan mengukuhkan yang benar dengan


16 Ruqyah Sihir & Terapinya ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukainya. 7. Thaha ayat 69 (#θ ã èoΨ|¹ $yϑ ¯ ΡÎ) ( (#þθ ã èuΖ|¹ $tΒ ô#s)ù=s? y7ÏΨŠÏϑtƒ ’Îû $tΒ È,ø9r&uρ ∩∉®∪ 4’tAr& ß ]ø‹ym ã Ïm$¡¡9$# ß xÎ=ø ã ƒ Ÿωuρ ( 9 Ås≈y™ ß ‰ø‹x. 69. Wa alqi mā fī yamīnika talqaf mā ṣana’ụ, innamā ṣana’ụ kaidu sāḥir, wa lā yufliḥus-sāḥiru ḥaiṡu atā 69. Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang.” 8. Al-Furqan ayat 23 #· ‘θ è WΨ ¨Β [™!$t6yδ ç μ≈oΨù=yèyfsù 9 ≅yϑtã ô⎯ÏΒ (#θ è =Ïϑtã $tΒ 4’n<Î) !$uΖøΒωs%uρ ∩⊄⊂∪ 23. Wa qadimnā ilā mā ‘amilụ min ‘amalin fa ja’alnāhu habā`am manṡụrā 23. Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.


Ruqyah Sihir & Terapinya 17 9. Al-Ikhlash ô‰s9θã ƒ öΝs9uρ ô$Î#tƒ öΝs9 ∩⊄∪ ß ‰yϑ¢ Á9$# ª !$# ∩⊇∪ î ‰ymr& ª !$# uθ è δ ö≅ è % ∩⊆∪ 7‰ymr& #· θ à à 2…ã & © ! ⎯ ä3tƒ öΝs9uρ ∩⊂∪ 1. Qul huwallāhu aḥad. 2. Allāhuṣ-ṣamad. 3. Lam yalid wa lam yụlad. 4. Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad 1. Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. 2. Allah tempat meminta segala sesuatu. 3. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. 4. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” 10. Al-Falaq ⎯ÏΒuρ ∩⊄∪ t,n=y{ $tΒ ÎhŸ° ⎯ÏΒ ∩⊇∪ È,n=xø9$# Éb>tÎ/ è Œθ ã ãr& ö≅ è % †Îû ÏM≈sV≈ ¤ ¨Ζ9$# Ìhx© ⎯ÏΒuρ ∩⊂∪ |=s%uρ #sŒÎ) @ ,Å™%yñ ÎhŸ° ∩∈∪ y‰|¡ym #sŒÎ) > ‰Å™%tn Ìhx© ⎯ÏΒuρ ∩⊆∪ ωs) ã èø9$# 1. Qul a’ụżu birabbil-falaq. 2. Min syarri mā khalaq. 3. Wa min syarri gāsiqin iżā waqab. 4. Wa min syarrinnaffāṡāti fil-’uqad. 5. Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad. 1. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), 2. dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, 3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 4. dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhulbuhul (talinya), 5. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”


18 Ruqyah Sihir & Terapinya 11. An-Naas Ïμ≈s9Î) ∩⊄∪ Ĩ$¨Ψ9$# Å7Î=tΒ ∩⊇∪ Ĩ$¨Ψ9$# Éb>tÎ/ è Œθ ã ãr& ö≅ è % “Ï% © !$# ∩⊆∪ Ĩ$¨ Ψsƒø:$# Ĩ#uθó™uθø9$# Ìhx© ⎯ÏΒ ∩⊂∪ Ĩ$¨Ψ9$# Ïπ ¨ ΨÉfø9$# z⎯ÏΒ ∩∈∪ ÄZ$¨Ψ9$# Í‘ρ ß ‰ ß ¹ †Îû â ¨Èθó™uθ ã ƒ ∩∉∪ Ĩ$¨Ψ9$#uρ 1. Qul a’ụżu birabbin-nās. 2. Malikin-nās. 3. Ilāhin-nās. 4. Min syarril-waswāsil-khannās. 5. Allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās. 6. Minal-jinnati wan-nās 1. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, 2. Raja manusia, 3. sembahan manusia, 4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, 5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, 6. dari (golongan) jin dan manusia.”


Ruqyah Sihir & Terapinya 19 Setelah membaca semua ayat-ayat ruqyah untuk menghilangkan sihir. Sentuhlah pusar marqi dengan tangan kanan11. Kemudian bacalah surah Fushshilat ayat 40-42: ⎯yϑsùr& 3 !$uΖø‹n=tã tβöθxøƒs† Ÿω $uΖÏF≈tƒ#u™ þ’Îû tβρ ß ‰Åsù=ã ƒ t⎦⎪Ï% © !$# ¨ βÎ) 4 Ïπyϑ≈uŠÉ)ø9$# tΠöθtƒ $Y ΖÏΒ#u™ þ’ÎAù'tƒ ⎯ ¨Β Πr& î öyz Í‘$¨Ζ9$# ’Îû 4’s+ù=ã ƒ ¨ βÎ) ∩⊆⊃∪ î ÅÁt/ tβθ è =yϑ÷ès? $yϑÎ/ …ç μ ¯ ΡÎ) ( ôΜ ç Gø⁄Ï© $tΒ (#θ è =uΗùå$# Ö “ƒÌ“tã ë =≈tGÅ3s9 …ç μ ¯ ΡÎ)uρ ( öΝ è δu™!%y` $£ ϑs9 Ìø.Ïe%!$$Î/ (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# ( ⎯ÏμÏù=yz ô⎯ÏΒ Ÿωuρ Ïμ÷ƒy‰tƒ È⎦÷⎫t/ . ⎯ÏΒ ã≅ÏÜ≈t7ø9$# Ïμ‹Ï?ù'tƒ ω ∩⊆⊇∪ ∩⊆⊄∪ 7 ‰ŠÏΗxq A ΟŠÅ3ym ô⎯ÏiΒ ×≅ƒÍ”∴s? 40. Innallażīna yul-ḥidụna fī āyātinā lā yakhfauna ‘alainā, a fa may yulqā fin-nāri khairun am may ya`tī āminay yaumal-qiyāmah, i’malụ mā syi`tum innahụ bimā ta’malụna baṣīr. 41. Innallażīna kafarụ biż-żikri lammā jā`ahum, wa innahụ lakitābun ‘azīz. 42. Lā ya`tīhil-bāṭilu mim baini yadaihi wa lā min khalfih, tanzīlum min ḥakīmin ḥamīd. 40. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka yang lebih baik ataukah mereka yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? 11 Perhatian: dilarang peruqyah laki-laki menyentuh pusar wanita yang tidak halal baginya!


20 Ruqyah Sihir & Terapinya Lakukanlah apa yang kamu kehendaki! Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. 41. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al-Qur’an ketika (Al-Qur’an) itu disampaikan kepada mereka (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya (Al-Qur’an) itu adalah Kitab yang mulia, 42. yang tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang (pada masa lalu dan yang akan datang), yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana, Maha Terpuji.


Ruqyah Sihir & Terapinya 21 Muhammad Faizar Hidayatullah, seorang penulis dan pembelajar yang masih fakir ilmu. Dia lahir di Purwokerto kabupaten Banyumas Jawa Tengah tahun 1991. Menempuh pendidikannya dari TK, SD, hingga SMP di Al-Irsyad Al-Islamiyah Purwokerto, kemudian melanjutkan pendidikannya di pondok modern Darussalam Gontor 1 Ponorogo. Muhammad Faizar memulai perjalanannya dalam dunia ruqyah dari tahun 2005 ketika neneknya sedang jatuh sakit. Muhammad Faizar yang masih berusia 14 tahun berguru pertama kali kepada ust.Cipta, seorang peruqyah asli desa Gontor yang menetap di Purwokerto. Dari beliaulah Muhammad Faizar memiliki bekal dasar ilmu ruqyah dan mulai mempraktikkannya kepada almarhumah nenek tercinta. Tentang Penulis


22 Ruqyah Sihir & Terapinya Di Gontor, Muhammad Faizar dikader untuk membantu penanganan ruqyah santri yang bermasalah oleh AlUstadz Lutfi ­Andriansa yang kala itu berada di staf pengasuhan Santri Gontor 1. Kemudian Muhammad Faizar berguru kepada Ust. Sadu Suud yang rutin diundang untuk pembekalan thibbun nabawi kelas 6 KMI Gontor. Di masa pengabdian, Muhammad Faizar ditugaskan di Bagian Kesehatan Gontor 2 Siman Madusari Ponorogo. Dia dikenal sebagai pengurus Bakes yang ahli ruqyah dan bekam. Dia kerap menangani kasus gangguan jin, psikologis, dan berbagai penyakit yang diderita oleh santri. Bahkan banyak pula wali santri yang diruqyah dan berkonsultasi kepadanya tentang masalah ganjil yang mereka alami di keseharian. Setelah lulus dari Gontor dan selesai mengabdi di bulan Syawal tahun 2011, Muhammad Faizar kembali mengembara untuk belajar ruqyah syar’iyyah kepada Al-Ustadz Arif Rahman Hakim -rahimahullah- di Sidoarjo Jawa Timur. Beliau adalah inspirasi terbesar Muhammad Faizar dalam dunia ruqyah, yang banyak menularkan ilmu-ilmu beliau kepadanya. Namun Allah lebih sayang kepada ust. Arif, beliau meninggal di tahun 2015 awal ketika Muhammad Faizar sedang menjalani ujian musim dingin di Al-Azhar Kairo Mesir. Meninggalnya Ust. Arif merupakan sebuah pukulan yang mendalam dan kesedihan yang besar bagi Muhammad Faizar. Dia seakan-akan seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Kemudian Muhammad Faizar masih mengembara mencari guru-guru terbaik, di Mesir dia belajar kepada Syekh Sa’ad Sa’id Ahmad ‘Abduh,


Ruqyah Sihir & Terapinya 23 seorang ulama pakar ruqyah yang ilmunya luar biasa mendalam, masya Allah, disertasi doktoral beliau terkait penyakit sihir yang dikupas sangat detail. Begitu pula ketika Muhammad Faizar belajar di Mansyaat el-Abbas provinsi Kafru Syaikh Mesir, di majelis Syekh Wahid Abdussalam Bali. Tetapi Muhammad Faizar di sana tidak terlalu lama karena masalah jarak dan transportasi. Kemudian setelah menikah dengan bidadarinya, Muhammad Faizar dipertemukan Allah dengan guru sekaligus sahabat dekat ust. Arif rahimahullah. Beliau adalah ayahanda guru; Al-Ustadz Musa Sungkar -hafidzahullah-. Beliau laksana pelita yang banyak menyinari kehidupan Muhammad Faizar, dan beliaulah yang sangat banyak membimbing keilmuan dan praktik Muhammad Faizar dalam meruqyah. Melanjutkan sanad keilmuan yang sempat terputus karena meninggalnya ustadz Arif, di Bogor Muhammad Faizar banyak belajar rahasia-rahasia pengobatan nabawi, khususnya ruqyah kepada ustadz Musa Sungkar. Dari beliau, Muhammad Faizar menemukan sisi lain yang unik dalam dunia ruqyah. Akhirnya, buku yang tidak seberapa ini dipersembahkan Muhammad Faizar untuk Allah agar pahalanya mengalir untuk dirinya, untuk kedua orangtuanya yang telah banyak mencurahkan kasih sayang serta support mereka kepada Muhammad Faizar, dan untuk seluruh guru-guru yang tersebutkan maupun yang tidak tersebutkan, terutama untuk ayahanda Ust. Musa Sungkar dan ayahanda Ust. Arif Rahman Hakim yang banyak sekali membimbing Muhammad Faizar dalam pengembaraannya belajar ruqyah.


Click to View FlipBook Version