D. Materi !
Amatilah Gambar di bawah ini
Buatlah pertanyaan yang berhubungan dengan gambar di atas kemudian diskusikan
bersama-sama
AYO MEMBACA
Sang Hyang Widhi adalah Pencipta, pemelihara dan juga pemralina alam semesta
beserta isinya. Sang Hyang Widhi menciptakan alam semesta beserta isinya untuk tempat
tinggal manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Kata Cadhu Śakti berasal dari kata Cadhu
dan Śakti. Cadhu juga disebut catuh atau catur yang berarti empat. Sedangkan Sakti artinya
kekuatan atau kekuasaan. jadi Cadhu Śakti adalah empat kemahakuasaan Ida Sang Hyang
Widhi. Sang Hyang Widhi adalah Maha Agung, Maha Pencipta dan Maha Gaib. Sang
Hyang Widhi maha sakti dan memiliki kemahakuasaan yang tanpa batas. Sang Hyang Widhi
maha mengatur sehingga matahari bisa terbit dari Timur, dan terbenam disebelah Barat
setiap pagi hari. Tuhan memberikan tanda mendung jika akan hujan, dan mengatur
munculnya bulan purnama dan tilem tepat pada waktunya. Bulan bersinar dengan lembutnya
untuk menyinari alam semesta dari kegelapan, dan menyinari alam disiang hari dengan
matahari. Hujan diturunkan untuk menyuburkan tanaman, sehingga manusia bisa
mendapatkan kemakmuran. Semua ini diatur Sang Hyang Widhi dan manusia harus
mengakuinya.Kemahakuasaan dari Ida Sanghyang Widhi Wasa juga dapat diuraikan dalam
pustaka suci Agama Hindu Swetaswatara Upanisad VI.11 sebagai berikut.
“Eko devas sarva-bhutesu gudhas, sarva vyapi sarva bhutantar-atma,karmadyajsas
sarvabhutadhivasas, saksi ceta kevalo nirgunasca”.
Terjemahan
48
Tuhan yang tunggal sembunyi pada semua mahluk, menyusupi segala, inti hidupnya
semua mahluk, hakim semua perbuatan yang berada pada semua mahluk, saksi yang
mengetahui, yang tunggal, bebas dari kualitas apapun.
Ida Sang Hyang Widhi Wasa diberi gelar Maha Esa, tetapi akibat maya Tuhan
memiliki kualitas, sifat dan fungsi yang berbeda yang dikenal dengan Tri Puruṣa. Menurut
Siwa Sidanta Tuhan adalah penyebab operatif alam semesta dan saktinya adalah penyebab
instrumentalnya, maya adalah penyebab materialnya. Tri Puruṣa adalah tiga penggambaran
menggenai Tuhan, yang terdiri dari :
a. Parama Siwa atau disebut Nirguna Brahman adalah Ida Sang Hyang Widhi Wasa
yang tanpa sifat, tak terbatas, tidak terguncangkan, dan memenuhi kesemestaan
(bersifat gaib dan tak terpikirkan, abadi, tak terbatas, kosong atau sunya).
b. Sadā Śiwa atau disebut Saguna Brahman. Sadā Śiwa hakekat-Nya adalah kesadaran
aktif
Ida Sang Hyang Widhi telah dikuasai maya, tetapi huga menguasai maya sehingga
memiliki kekuasaan penuh. Dalam keadaan seperti itu Beliau bersifat maha tahu, maha
sempurna, maha kuasa dan maha karya. Dalam wujud Sadā Śiwa inilah Tuhan
menjalankan kekuasaan dibantu tiga hal yaitu Guṇa, Śakti dan Swabawa. Dalam
Lontar Tattwa kemahakuasaan tersebut diistilahkan dengan Guṇa (Duradarśana,
Durasrawana, Durasarwajña/Durātmaka), Śakti (Cadu Śakti) dan Swabhawa (Aṣṭa
Aiśwarya).
c. Siwatma adalah Sadasiwa yang telah diliputi oleh maya. Tuhan bercirikan utaprota
ibarat permata bening jernih yang dilekati warna sehingga kejernihannya hilang dan
tak dikenali lagi. Beliau telah bersatu dengan maya sehingga menjadi tanpa
berkesadaran (Awidya), masuk menjadi jiwa semua makluk.
Seperti apakah kekuasan atau sakti yang dimiliki oleh Ida Sang Hyang Widi dalam Sadha
Siwa. Bagaimanakah bukti kekuasaan Beliau. Untuk mendapatkan jawaban di atas bacalah
penjelasan di bawah ini :
49
I.Bagian-bagian dari Cadhu Śakti
Ida Sang Hyang Widhi adalah Maha Kuasa dan kekuasaannya meliputi empat yaitu:
a) Wibhu Śakti
b) Prabhu Śakti
c) Jnana Śakti dan
d) Kriya Śakti
a. Wibhu Śakti (Sang Hyang Widhi Maha Ada)
Wibhu Śakti artinya Tuhan bersifat Maha Ada, berada di mana-mana meresapi dan
memenuhi alam beserta isinya.. Ibarat garam dalam air lautan. Garam akan tidak tampak
walaupun dilihat dengan seksama, tetapi jika dirasakan garam itu ada. Sama halnya Tuhan
dalam diri manusia, walaupun tampak taka da tetapi jika dirasakan dan diyakini maka Tuhan
tersebut ada. Ibarat minyak dalam kelapa atau air dalam kapas air akan berada dalam kapas
ataupun di luar kapas. Kekuasaan Ida Sang Hyang Widhi dalam Susastra Hindu disebut
“Wyapi Wyapaka Nirwikara” yang berarti Sang Hyang Widhi selalu berada dimana-mana.
Sedang Nirwikara artinya Sang Hyang Widhi tidak terpengaruh. tidak berubah atau mengatasi
segala-galanya. Sang Hyang Widhi ada pada manusia, ada pada hewan, juga ada pada
tumbuhan, dan ada pada semuanya.
Aditir dyaur aditir antarisam
aditir mata sa pita sa putrah,
Visve deva adititih pancajana
aditir jatam aditir janitvam
(Rgveda.I.89.10).
Artinya:
Tuhan adalah langit
Tuhan adalah antariksa
Tuhan adalah ibu, bapa, putra,
Tuhan adalah semua dewa
Tuhan adalah lima golongan manusia
Tuhan adalah lahir dan yang akan lahir.
Tuhan (Ida Sang Hyang WidhiWasa), yang bersifat Maha Ada, juga berada disetiap
mahluk hidup, didalam maupun diluar dunia (imanen dan transenden). Tuhan (Ida Sang
Hyang WidhiWasa) meresap disegala tempat dan ada dimana-mana (Wyapi Wyapaka), serta
tidak berubah dan kekal abadi (Nirwikara). Di dalam Katha Upanisad (K.U. 1,2) disebutkan
bahwa Ida Sang Hyang WidhiWasa adalah "telinga dari semua telinga, pikiran dari segala
pikiran, ucapan dari segala ucapan, nafas dari segala nafas dan mata dari segala mata", namun
Ida Sang Hyang WidhiWasa itu bersifat gaib (maha suksma) dan abstrak tetapi ada. Walaupun
amat gaib, tetapi Tuhan hadir dimana-mana. Beliau bersifat wyapi-wyapaka, meresapi
segalanya. Tiada suatu tempatpun yang Beliau tiada tempati. Beliau ada disini dan berada
disana Tuhan memenuhi jagat raya ini.
Umat Hindu seharusnya meyakini bahwa Sang Hyang Widhi Wasa berada pada semua
tempat dan tidak ada tempat yang luput darinya. Sang Hyang Widhi Wasa berada di rumah,
50
disekolah, di hutan, di semua makluk dan di semua ruang maka sepatutnya selalu melakukan
rasa bhakti dimanapun juga.
b. Prabhu Śakti (Sang Hyang Widhi Maha Kuasa)
Prabhu Śakti artinya Ida Sang Hyang Widhi Wasa bersifat Maha Kuasa, menguasai
segala yang ada. Lahir, hidup dmatinya semua makluk adalah kuasanya Ida Sang Hyang
Widhi Wasa. Karena Ida Sang Hyang Widhi Wasa bewenang menjalankan Tri Kona yaitu
Utpatti, Ida Sang Hyang Widhi sebagai Pencipta, Sthiti, Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai
pemelihara dan Pralina yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai pelebur. Ida Sang Hyang
Widhi juga mengatur hukum alam yang disebut “ṚTA”. “ṚTA” adalah hukum Ida Sang
Hyang Widhi Wasa yang mengatur alam semesta dan seisinya yang tidak bisa diganggu
gugat. Dengan demikian Ida Sang Hyang Widhi Wasa diberi gelar Raja diraja (merajai
segalanya). Ida Sang Hyang Widhi Wasa menciptakan manusia sehingga sehingga lahirlah
manusia (Utpatti) dipelihara sehingga tumbuh dan berkembang(Sthiti) dan akhirnya tua mati
(pralaya) semua diatur oleh hukum “ṚTA” agar kehidupan menjadi harmonis.
Didalam Bhagavadgita, Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) bersabda mengenai hal
ini, sebagai berikut:
Etadyonini bhutani
sarvani ty upadharaya
aham kristnasya jagatah
prabhavah pralayas tatha.
(BG. VII.6)
Artinya:
Ketahuilah, bahwa semua insani mempunyai sumber-sumber kelahiran disini,
Aku adalah asal mula alam semesta ini demikian pula kiamat-kelaknya nanti.
Aham atma gudakesa
sarva bhutasaya sthitah
aham adis cha madhyam cha
bhutanam anta eva cha.
(BG.X.20)
Artinya;
Aku adalah jiwa yang berdiam dalam hati segala insani,
wahai Gudakesa. Aku adalah permulaan,
pertengahan dan penghabisan dari mahluk semua.
c. Jnana Śakti (Ida Sang Hyang Widhi Wasa Maha Tahu)
Ida Sang Hyang Widhi Wasa maha mengetahui apa dilakukan oleh ciptaanNya baik
dalam pikiran, sikap ataupun perbuatan, baik yang kelihatan (sakala) ataupun yang tidak
kelihatan(niskala). Ida Sang Hyang Widhi Wasa mengetahui apa yang terjadi pada masa
51
lampau(Atita) yang sedang terjadi (wartamana) dan yang akan terjadi(Anagatha), hal ini
karena Ida Sang Hyang Widhi Wasalah yang mencipta, mengatur dan menentukan.
yach cha pi sarvabhutanam
bijam tad aham arjuna
na tad asti vina syan
maya bhutam characharam.
(BG. X.39)
Artinya:
Dan selanjutnya apapun, oh Arjuna, aku adalah benih dari segala mahluk,
tidak ada sesuatupun bisa ada, bergerak atau tidak bergerak, tanpa aku.
Karena Tuhan berada di mana-mana, ia mengetahui segalanya. Tidak ada sesuatu
apapun yang ia tidak ketahui. Tidak ada apapun yang dapat disembunyikan kepada-Nya.
Tuhan adalah saksi agung akan segala yang ada dan terjadi. Karena demikian sifat Tuhan,
maka orang tidak dapat lari kemanapun untuk menyembunyikan segala perbuatannya.
Kemanapun berlari akan selalu berjumpa dengan Dia. Tidak ada tempat sepi yang luput dari
kehadiran-Nya.
Seorang pencuri yang mengambil milik orang lain, walaupun tidak diketahui orang,
atau yang mempunyai tetapi Ida Sang Hyang Widhi Wasa mengetahui. Jnana Sakti adalah Ida
Sang Hyang Widhi Wasa bersifat Maha Tahu. Ida Sang Hyang Widhi Wasa mengetahui apa
yang dipikirkan, atau diangan-angankan walaupun berjarak jauh, Ida Sang Hyang Widhi
Wasa juga mendengar apa yang kita ucapkan walaupun sangat lirih atau halus atau bahkan
sangat keras, Ida Sang Hyang Widhi Wasa juga mengetahui apa yang dilakukan walaupun
ditutup-tutupi. Sifat Kemahatahuan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam Jnana Śakti ini dalam
Pustaka Suci disebutkan ada tiga yaitu:
a) Dura Śrawana yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa mendengar yang serba lirih(lembut)
dan keras.
b) Dura Darśana yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa melihat yang serba jauh.
c) Dura Sarwajñana yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa mengetahui yang serba jauh.
Demikianlah Ida Sang Hyang Widhi Wasa bersifat Maha Tahu. Semua diketahui oleh
Beliau karena Beliau selalu ada dimana-mana. Beliau selalu melihat disetiap waktu dan setiap
saat. Beliau tidak pernah tidur atau terlena walaupun hanya sesaat, karena Beliau maha
sempurna.
d. Kriya Śakti
Kriya Śakti artinya Ida Sang Hyang Widhi Wasa bersifat Maha Karya. Ida Sang Hyang
Widhi Wasa selalu berkarya mencipta alam semesta beserta isinya. Ida Sang Hyang Widhi
Wasa menciptakan manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Ida Sang Hyang Widhi Wasa
yang menurunkan hujan, sehingga tumbuhan menjadi tumbuh subur, petani bisa menanam
padi, dan manusia bisa mengolahnya menjadi nasi. Ida Sang Hyang Widhi Wasa bekerja tiada
52
henti untuk menjaga ciptaannya agar tetap lestari. Dan jika harus diperbaharuhi maka Ida
Sang Hyang Widhi Wasa akan mempralayanya. Ida Sang Hyang Widhi Wasa adalah
pencipta alam semesta yang pertama, sebelum Ida Sang Hyang Widhi Wasa mencipta maka
tidak ada apa-apa yang ada hanyalah Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Maka disebut Sang Hyang
Widhi Wasa atau Tuhan yang satu tiada duanya. Karena Ida Sang Hyang Widhi Wasa tiada
pernah berhenti bekerja, maka sebenarnya setiap saat atau detik ada penciptaan dan ada
pralina atau peleburan. Tuhan saat mencipta disebut Upatti saat memelihara disebut Sthiti
dan saat melebur atau mempralina disebut pralina. Manusia memiliki kemampuan mengingat
yang terbatas dan memiliki kecenderungan untuk lupa. Sehingga mengakibatkan manusia
tidak mengetahui kapan mulai dan kapan akhir dari perputaran penciptaan dan pralaya ini.
Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang selalu bekerja ini harus menjadikan contoh bagi
manusia. Manusia harus senantiasa bekerja. Bekerja untuk merawat diri seperti mandi, agar
hidup menjadi bersih dan sehat. Harus bekerja menuntut ilmu agar hidupnya benar. Orang tua
selalu bekerja untuk memenuhi kebutuhan putra dan putrinya. Sama halnya bayi yang selalu
bekerja melek, tidur, menangis, makan dan sebagainya sehingga bayi tersebut bisa tumbuh.
Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam karya mempralina bisa diwujudkan dalam berbagai
macam cara, seperti adanya zunami yang menelan korban jiwa, banjir, gempa dan lainnya.
Sudah sepatutnya manusia meyakini kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa
sebagai Kriya Śakti yang akan mencipta, mengatur/ melindungi, dan mempralina agar alam
ini atau jagad raya selalu serasi dan harmonis. Manusia yang dilahirkan dengan penuh
kelebihan di bandingkan makluk lainnya sudah sepatutnya berpikir, berwacana dan berprilaku
yang baik, sehingga tercipta lingkungan yang damai.
E.Contoh kemahakuasaan Cadu Sakti
Wibhu Sakti
Contoh kemahakuasaan Sang Hyang Widhi yang bersifat Maha Ada (Wibhu Sakti)
dalam Kitab Weda terdapat sloka yang berbunyi “Eko Dewah Sarwa Bhutesu Cittah” artinya
Sang Hyang Wdhi yang tunggal berada pada seluruh ciptaan-Nya. Keberadaan Sang Hyang
Widhi diumpamakan sebagai garam yang larut dalam air. Hyang Widhi tidak tampak dan
tidak dapat diamati dengan panca indra tetapi dapat dirasakan kehadiran-Nya dengan
keyakinan yang tulus dan suci serta dengan rasa bakti. Jika dihubungkan dengan Asta
Aiswariya (delapan kemahakuasaan Sang Hyang Widhi). Mahima (bersifat sebesar-
besarnya), Anima (bersifat sekecil-kecilnya), Laghima (bersifat seringan-ringannya), Prapti
(segala tempat tercapai).
Maha Kuasa (Prabhu Sakti)
Contoh kemahakuasaan Sang Hyang Widhi yang bersifat Maha Kuasa (Prabhu Sakti).
Dalam hidup ini kita wajb kerja dan berusaha, sebab hanya dengan kerja dan usaha kita dapat
mempertahankan hidup. Beliau yang berkuasa menentukan nasib dan takdir semua makhluk.
53
Oleh karena itu, Beliau diberi gelar Sang Hyang Titah/Tuduh. Dalam pembagian Asta
Aiswarya berhubungan dengan Isitwa (raja diraja) dan Wasitwa (maha kuasa).
Maha Tahu (Jnana Sakti
Contoh Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi yang bersifat Maha Tahu (Jnana Sakti).
Dalam Kitab Atarwa Weda disebutkan: “siapapun berdiri, berjalan, bergerak dengan
sembunyi-sembunyi, siapapun yang membaringkan diri atau bangun, apapun yang dua orang
bisikkan satu dengan yang lain Sang Hyang Widhi hadir di sana dan mengetahui segalanya.
Demikianlah kemahakuasaan Sang Hyang Widhi yang bersifat Maha Tahu, Beliau
mengetahui segala perbuatan makhluk, Beliau adalah saksi setiap perbuatan makhluk.
Maha Kriya (Kriya Sakti )
Contoh kemahakuasaan Sang Hyang Widhi yang bersifat maha Karya (Kriya Sakti)
sebagai berikut. Jika kita amati sepetak tanah yang ditumbuhi oleh bermacam tumbuh-
tumbuhan, ia tumbuh pada satu tempat bahkan mungkin akarnya menyatu dalam tanah,
kenapa ketika menghasilkan buah yang satu menghasilkan buah yang manis sedangkan
satunya lagi menghasilkan buah dengan rasa pedas, enak bahkan yang satunya menghasilkan
buah yang tersembunyi dalam tanah? Jika kita mau mengamati lebih jauh keajaiban sejenis
memenuhi seluruh kehidupan pada keseluruhan bagian-bagian alam. Itulah karya Sang Hyang
Widhi yang sangat menakjubkan. Sifat Maha Karya ini adalah teladan bagi manusia Untuk
tidak berhenti-hentinya berkarya demi kemajuan peradaban manusia. Dalam pembagian Asta
Aiswarya berhubungan dengan Prakamya (segala kehendak tercapai), dan Yatra-
kamawasayitwa (segala kehendak berhasil sempurna).
Kolom Info
Sang Hyang widhi memiliki kemahakuasaan yaitu Guna meliputi
( Duradarśana, Duraśrawana, Durasarwajña/ Durātmaka), Śakti meliputi
Cadhu Śakti dan Swabhawa meliputi Aṣṭa Aiśwarya.
54
F. SOAL LATIHAN
Uji Kompetensi Siswa
I. Silanglah (X) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !
1. Kata Cadhu dalam Cadhu Sakti artinya.…
a. empat
b. enam
c. tiga
d. enam
2. Kata Sakti dalam Cadhu Sakti artinya….
a. kegelapan
b. kejujuran
c. kemakuasaan
d. kegelapan
3. Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi untuk mengadakan, memelihara, dan meniadakan
alam beserta isinya disebut.…
a. Tri Purusa b. Tri Murti c. Tri Sakti d. Tri Kona
4. Salah satu guna Sang Hyang Widhi adalah berpengelihatan serba jauh, guna ini disebut
dengan istilah….
a. Dura Darsana b. Dura Srawana c.Dura Sarwajna d. Dura Sakti
5. Sang Hyang Widhi mampu untuk mencapai segala dan menyusupi semua tempat
menyebabkan Beliau mampu berada di mana-mana. Kekuasaan seperti ini juga
disebut….
a. Wyapi Wyapaka
b. Nirguna Brahman
c. Saguna Brahman
d. Umanabhawat
55
6. Kelahiran dan kematian adalah peristiwa yang penuh misteri karena manusia tidak dapat
mengetahuinya dengan pasti. Semua itu adalah kemahakuasaan dari….
a. Manusia b. Pisaca c. Raksasa d. Hyang widhi
7. Setiap makhluk hidup pasti akan mengalamai proses lahir, hidup, dan mati. Proses
pemeliharaan juga disebut….
a. Utpati b. Stiti c. Pralina d. Pralaya
8. 8 Sifat yang mulia dari Ida Sang Hyang Widhi disebut dengan…
a. Asta Sakti b. Asta Iswarya c. Asta Darma d. Asta Bakti
9. Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang tanpa sifat, tak terbatas, tidak terguncangkan, dan
memenuhi kesemestaan (bersifat gaib dan tak terpikirkan, abadi, tak terbatas, kosong atau
sunya) merupakan kekuasan ……
a. Parama Siwa b. Sada Siwa c. Siwatman d. Atman
10. Pada jenjang kekuasaan apakah Sang Hyang Widhi memiliki kekuasaan Sakti, Guna dan
Swabawa
a. Parama Siwa b. Sada Siwa c. Siwatman d. atman
II.Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1.Apa pengertian dari Tri Purusa ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
2.Sadasiwa yang telah diliputi maya disebut dengan ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
3.Apa pengertian dari Tri Samaya?
Jawab :………………………………………………………………………………….
4. Sang Hyang Widhi yang tidak berpribadi disebut dengan ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
5.Berikanlah conto hukum alam?
Jawab :………………………………………………………………………………….
56
6. Sada Siwa disebut juga dengan apa?
Jawab :………………………………………………………………………………….
7. Apakah yang dimaksud dengan Maya ?
Jawab :…………………………………………………………………………………
8. Apakah yang dimaksud dengan Siwatma ?
Jawab :…………………………………………………………………………………
9. Apakah yang dimaksud dengan sakti, guna dan Swabawa ?
Jawab :………………………………………………………………………………..
10. Apakah yang dimaksud dengan Asta Iswarya ?
Jawab :………………………………………………………………………………..
III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang benar
1. Apakah manfaat dari mempelajari ajaran Tri Purusa ?
2. Apakah perbedaan Parama Siwa, Sada Siwa dan Siwatma ?
3. Apakah yang dimaksud dengan Saguna Brahman ?
4. Apakah yang dimaksud dengan Nirguna Brahman ?
57
Uji Kompetensi Siswa
I. Silanglah (X) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !
1. Berikut ini yang merupakan bagian dari Cadhu Sakti adalah
a. Utpeti, Stiti, Pralina, dan Kriya Sakti
b. Prabhu Sakti, Darma Sakti, Wibhu Sakti dan Jnana Sakti
c. Prabhu Sakti, Kriya Sakti, Wibhu Sakti dan Jnana Sakti
d. Adi Sakti, Kriya Sakti, Wibhu Sakti dan Jnana Sakti
2. Wyapi Wyapaka Nirwikara menunjukkan kekuasaan …..
a. Prabu Sakti
b. Jnana Sakti
c. Kriya Sakti
d. Wibhu Sakti
3. Beriku ini pernyataan yang benar tentang Tri Kona adalah
a. Utpeti merupakan bagian Tri Kona yaitu kekuasaan Tuhan memelihara
b. Stiti merupakan bagian Tri Kona yaitu kekuasaan Tuhan menghancurkan
c. Pralina merupakan bagian Tri Kona yaitu kekuasaan Tuhan memi
d. Utpeti merupakan bagian Tri ona yaitu kekuasaan Tuhan menciptakan
4. Terjadinya siang dan malam, merupakan salah satu hukum alam. Hukum alam dalam
agama Hindu disebut dengan
a. Brahmanda b. rta c. Jnana d. Wariga
5. Apa yang tidak manusia mampu ciptakan Sang Hyang Widhi mampu membuatnya
karena memiliki kemahakuasaan yang disebut dengan ….
a. Prabhu Sakti b. Wibhu Sakti c.Jnana Sakti d. Kriya Sakti
6. Wyapi Wyapaka artinya.…
a. Tuhan ada di mana-mana
c. Tuhan ada di sini
b. Tuhan ada di langit
d. Tuhan maha ada
7. Utpati, Stiti, Pralina adalah bagian dari.…
a. Tri Guna b. Tri Murti c. Tri Wara d. Tri Kona
58
8. Jika kita mengamati daun yang tumbuh di pohon kita akan lihat ada tunas, ada daun
matang dengan warna hijau tua dan ada yang kering berwarna kecoklatan, menunjukkan
bahwa pohon juga mengalami proses ….
a. Tri Guna b. Tri Murti c. Tri Wara d. Tri Kona
9. Sang Hyang Widhi bersifat maha kuasa, dalam Cadhu Sakti disebut ….
a. Prabhu Sakti b. Wibhu Sakti c. Jnana Sakti d. Kriya Sakti
10. Pernyataan yang benar dalam tentang kekuasaan Jnana Sakti….
a. Sang Hyang Widhi mengetahui semua yang akan terjadi
b. Sang Hyang Widhi mengetahui hanya kejadian sekarang
c. Sang Hyang Widhi mengetahui kejadian yang dulu terjadi
d. Sang Hyang Widhi mengetahui kejadian yang dulu, sekarang dan yang akan terjadi
11. Sang Hyang Widhi mengetahui setiap perbuatan makhluk karena kemahakuasaan Beliau
yang disebut….
a. Prabhu Sakti b. Wibhu Sakti c. Jnana Sakti d. Kriya Sakti
12. Pernyataan yang benar tentang kekuasaan Sang Hyang Widhi ….
a. Sang Hyang Widhi menciptakan bhuana alit saja
b. Sang Hyang Widhi menciptakan bhuana agung saja
c. Sang Hyang Widhi menciptakan mahkluk hidup saja
d. Sang Hyang Widhi menciptakan bhuana agung dan bhuana alit beserta isinya
13. Masa yang lalu sebagai salah satu ukuran waktu dalam Tri Samaya disebut….
a. Atita b. Wartamana c. Anagatha d. Nitya
14. Pernyataan yang benar tentang Prabu Sakti….
a. Prabhu Sakti kekuasaan Sang Hyang Widhi maha tau
b. Prabhu Sakti kekuasaan Sang Hyang Widhi maha karya
c. Prabhu Sakti kekuasaan Sang Hyang Widhi maha ada
d. Prabhu Sakti kekuasaan Sang Hyang Widhi maha kuasa
15. Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi yang bersifat Maha Ada dalam Cadhu Sakti
disebut….
a. Prabhu Sakti b. Wibhu Sakti c. Jnana Sakti d. Kriya Sakti
59
16. Gula yang larut dalam air tidak tampak tetapi seluruh permukaan air terasa manis.
Kenyataan ini dapat kita pakai contoh kemahakuasaan Sang Hyang Widhi sebagai….
a. Prabhu Sakti b. Wibhu Sakti c. Jnana Sakti d. Kriya Sakti
17. Bahwa Ida Sang Hyang WidhiWasa adalah "telinga dari semua telinga, pikiran dari
segala pikiran, ucapan dari segala ucapan, nafas dari segala nafas dan mata dari segala
mata", namun Ida Sang Hyang WidhiWasa itu bersifat gaib (maha suksma) dan abstrak
tetapi ada. Menurut pernyataan di atas Sang Hyang Widhi memiliki kekuasaan ..
a. Prabhu Sakti
b. Wibhu Sakti
c. Jnana Sakti
d. Kriya Sakti
18. Segala perbuatan manusia tidak luput dari kekuasaan Tuhan . Hal tersebut menunjukkan
Ida Sang Hyang Widhi memiliki kekuasaan
a. Wibhu Sakti
b. Prabhu Sakti
c. Jnana Sakti
d. Kriya Sakti
19. Apakah yang dimaksud dengan Atita
a. Sang Hyang Widhi mengetahui kejadian yang lampau
b. Sang Hyang Widhi mengetahui kejadian yang sekarang
c. Sang Hyang Widhi mengetahui kejadian yang akan datang
d. Sang Hyang Widhi tidak mengetahui kejadian semuanya
20. Sang Hyang Widhi berbendengaran serba tembus disebut dengan
a. Dura Darsana
b. Dura Srawana
c. Dura Adnyana
d. Dura Sakti
21. Kekuasaan Sang Hyang Widhi sebagai pencipta disebut dengan
a. Utpetiti
b. Stiti
c. Pralina
d. Murti
60
22. 8 kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi disebut dengan
a. Asta Iswarya
b. Asta Dala
c. Asta Sakti
d. Asta Murti
23. Eko Dewah Sarwa Bhutesu Cittah” merupakan sloka yang menunjukkan kebesaran
Sang Hyang Widhi ….
a. Prabhu Sakti
b. Wibhu Sakti
c. Jnana Sakti
d. Kriya Sakti
24. Apakah yang dimaksud Anima dalam Asta Iswarya
a. Sang Hyang Widhi maha halus
b. Sang Hyang Widhi maha kecil
c. Segala kehendaknya tercapai
d. Sang Yang widhi sebagai raja alam semesta
25. yach cha pi sarvabhutanam,bijam tad aham arjuna,na tad asti vina syan,maya bhutam
characharam. Sloka tersebut menujukkan Sang Hyang Widhi memiliki kekuasaan …
a. Prabhu Sakti
b. Wibhu Sakti
c. Jnana Sakti
d. Kriya Sakti
61
III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang benar
NO PERNYATAAN URAIAN / KETERANGAN
1. Jelaskan Apakah pengertian .....................................................................
Cadhu Sakti sebagai .....................................................................
kemahakuasaan Tuhan ? .....................................................................
2. Sebutkanlah pembagian dari ....................................................................
Cadhu sakti? ....................................................................
....................................................................
3. Bagaimanakah cara .....................................................................
membuktikan kekuasaan .....................................................................
Prabhu Sakti ? .....................................................................
4. Buatlah cerita singkat sifat .....................................................................
Tuhan Maha Ada? .....................................................................
.....................................................................
Ayo Cari Tahu
Lembar Kerja Siswa
Petunjuk Umum :
1. Kerjakanlah soal-soal ini dengan baik !
2. Diskusikanlah terlebih dahulu dengan anggota kelompokmu !
3. Jika menemui kesulitan tanyakan kepada gurumu !
Petunjuk Kegiatan :
Isi dan kerjakanlah tugas-tugas di bawah ini dengan benar
Prestasikan kedepan
No Kekuasaan Bunyi Sloka atau mantra dan Penjelasan Contoh di
1 Prabhu Sakti sumbernya Bhuana Agung
dan Alit
…………………………… …………………….. …………………
…….. …………………….. .
…………………………… …………………….. …………………
…….. …………………
…………………………… .
……..
62
2 Wibhu Sakti …………………………… …………………….. …………………
…….. ……………………. .
…………………………… ……………………. …………………
…….. .
…………………………… …………………
…….. .
3 Jnana Sakti …………………………… ……………………. …………………
…….. ……………………. .
…………………………… …………………….. …………………
…….. .
…………………………… …………………
……. .
4 Kriya Sakti …………………………… ……………………… …………………
…….. ……………………… …………………
…………………………… . …………………
…….. ………………………
…………………………… .
……..
63
Latihan Akhir Semestser Ganjil
I. Silanglah (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar!
1. Ilmu yang mempelajari Tata Bahasa dalam kitab Wedangga adalah…
a. Wyakarana
b. Nirukta
c. Kalpa
d. Siksa
2. Murid Rsi Byasa yang menyusun Yajur Weda adalah Rsi
a. Jaimini
b. Sumantu
c. Pulaha
d. Waisampayana
3. Weda berasal dari urat kata Wid yang artinya…
a. adil
b. bijaksana
c. pemberitahuan
d. mengetahui
4. Berikut ini pernyataan yang benar tentang Sapta Rsi adalah…
a. Tujuh Rsi penerima wahyu
b. Tujuh Rsi penyusun Ithiasa
c. Tujuh Rsi dari Bali penyebar agama Hindu
d. Tujuh Rsi penyusun Ramayana
5. Berikut ini pernyataan yang benar tentang Kitab Sruti…
a. wahyu langsung yang diterima oleh para Rsi
b. kitab suci yang berdasarkan ingatan para rsi
c. kitab Weda Sruti terdiri dari Mantra, Brahmana dan Ihiasa
d. Kitab Weda Sruti terdiri dari Mantra ,Brahmana dan Upaweda
6. Yang tergolog bagian dari Catur Weda adalah…
a. Reg Weda, Yajur Weda, Sama Weda dan Sarasamucaya
b. Reg Weda, Ithiasa, Sama Weda, Yajur Weda
c. Reg Weda, Sama Weda, Yajur Weda dan Atharwa Weda
d. Reg Weda, Sama Weda, Bhagawad Gita, Atharwa Weda
7. Pernyataan yang benar tentang penyusun Catur Weda…
a. Rsi Pulaha menghimpun mantra-mantra menjadi Atharwa Weda
b. Rsi Jaimini menghimpun mantra-mantra menjadi Yajur Weda
c. Rsi Sumantu menyusun mantra-mantra menjadi Reg Weda
d. Rsi Waisampayana menyusun mantra-mantra menjadi Yajur Weda
8. Jumlah kitab Upanisad adalah…
a. 108
b. 18
c. 100
d. 7
9. Buku yang merupakan suplemen kitab mantra yang isinya khusus membahas
aspek Karma atau Yadnya…
a. Mantra
b. Upanisad
c. Ithiasa
64
d. Brahmana atau Karmakanda
10. Yang termasuk bagian Wedangga adalah…
a. Siksa, Sarasamuscaya, Chanda, Nirukta
b. Purwa Mimamsa. Brhastika, Wahya
c. Siksa, Wyakarana, Chanda, Nirukta
d. Ayur Weda, Dhanur Weda, Ithiasa, Purana
11. Pernyataan yang benar tentang bagian dari Wedangga…
a. Siksa ilmu yang berisi ilmu pengobatan
b. Kalpa memuat tentang upacara berkorban
c. Wyakarana berisi cerita kepahlawanan
d. Nirukta ilmu tentang astronomi
12. Yang termasuk kitab Upaweda adalah
a. Reg Weda, Sama Weda, Yajur Weda dan Sama Weda
b. Siksa, Wyakarana, Chanda dan Jyotisa
c. Ayur Weda, Dhanur Weda, Gandarwa Weda, Ithiasa
d. Sarasamuscaya, Purwa Mimamsa, Bhasya, Wangsa
13. Bagian dari kitab Upaweda yang berisi ilmu pengobatan adalah…
a. Dhanur Weda
b. Atharwa Weda
c. Ithiasa
d. Ayurweda
14. Bagian dari Wedangga yang memuat tentang upacara berkorban…
a. Nirukta
b. Chanda
c. Kalpa
d. Jyotesa
15. Bagian dari Upaweda yang berisi tentang ilmu pemerintahan, ekonomi, pertanian
dan ilmu sosial…
a. Ithiasa
b. Ayur Weda
c. Gandharwa Weda
d. Artha Sastra
16. Yang termasuk kitab Nibandha adalah…
a. Sarasamuscaya, Siksa, Wyakarana
b. Sarasamuscaya, Siksa, Purwa Mimamsa
c. Ayur Weda, Dhanur Weda, Ithiasa
d. Reg Weda, Sama Weda, Yajur Weda, Atharwa Weda
17. Kitab Ithiasa Ramayana dikarang oleh…
a. Rsi Byasa
b. Rsi Wararuci
c. Empu Kanwa
d. Bhagwan Walmiki
18. Pernyataan yang benar tentang Ithiasa adalah
a. Ithiasa termasuk kitab Sruti
b. Ithiasa bagian dari kitab Wedangga
c. Ithiasa termasuk kitab Upaweda
d. Ithiasa bagian dari kitab Nibanda
19. Urutan Sumber hukum mnutut kitab Manu Smerti…
a. Sruti, Sila, Smerti, Sadacara, Atamanastuti
b. Sruti, Smerti, Sila, Sadacara, Atmanastuti
c. Atmanastuti,Sruti, Smerti, Sila, Sadacara
65
d. Sadacara,Sila, Atmanastuti, Sruti, Smerti
20. Peraturan adat istiadat merupakan sumber hukum yang disebut dengan istilah…
a. Atmanastuti
b. Sruti
c. Sila
d. Sadacara
21. Raja Marga Yoga mengajarkan pengendalian diri dan kosentrasi melalui…
a. Tapa
b. Yoga
c. Samadhi
d. A, b dan c benar
22. Guru mengajar dan mendidik siswanya dengan tulus. Ibu Guru tersebut
mengamalkan…
a. Karma Yoga
b. Bhakti Yoga
c. Jnana Yoga
d. Raja Yoga
23. Jalan menuju Sang Hyang Widhi (Moksa) dengan selalu berbuat kebajikan tanpa
mengharapkan balasanNya disebut…
a. Bhakti Marga
b. Jnana Marga
c. Bhakti Marga
d. Karma Marga
24. Yang termasuk bagian dari Catur Marga …
a. Bhakti Marga, Ananda Marga, Karma Marga, Jnana Marga
b. Bhakti Marga, Karma Marga, Jnana marga, Raja Marga
c. Bhakti Marga, Eka marga, Jnana Marga, Raja marga
d. Puja Marga, Eka Marga, Bhakti Marga, Raja Marga
25. Contoh dari penerapan Bhakti Marga …
a. Sembahyang dengan bercanda
b. Tri Sandya sambil bermain-main
c. Mendengarkan ajaran keagamaan dengan setengah hati
d. Melantunkan lagu keagamaan yang didasari oleh rasa bhakti
26. Contoh dari penerapan Karma Marga…
a. Membantu orang tua dengan harapan mendapat hadiah
b. Membantu orang tua karena terpaksa
c. Membantu orang tua dengan iklas karena sudah kewajiban
d. Membantu orang tua setengah hati
27. Seorang petani melakukan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab setiap
hari, berarti petani ini mengamalkannnnn ajaran…
a. Bhakti Marga
b. Jnana Marga
c. Raja Yoga Marga
d. Karma Marga
28. Keinginan untuk mempersembahkan segala sesuatu yang dimilikinya demi
cintanya kehadapan Sang Hyang Widhi adalah jalan…
a. Bhakti Marga
b. Jnana Marga
c. Raja Marga
d. Karma Marga
29. Melantunkan kidung keagamaan merupakan contoh penerapan ….dalam
Nawawida Bhakti
66
a. Arcanam
b. Wandanam
c. Atmaniwedanam
d. Kirtanam
30. Kitab Mahabarata terdiri dari …
a. 18 Parwa
b. 7 kanda
c. 9 parwa
d. 10 Kanda
31. Maha Kuasa merupakan pengertian ….dalam Cadu Sakti
a. Jnana Sakti
b. Kria Sakti
c. Prabhu Sakti
d. Wibhu Sakti
32. Dimana-mana Sang Hyang Widhi itu selalu ada adalah arti dari…
a. Wyapi Wyapaka
b. Nirwikara
c. Acala
d. Sanatana
33. Sang Hyang Widhi dapat melakukan apa saja yang dikehendakiNya disebut…
a. Maha Karya
b. Maha Tahu
c. Maha Ada
d. Maha Esa
34. Segala tempat dapat tercapai oleh Sang Hyang Widhi adalah arti dari…
a. Prapti
b. Prakamya
c. Mahima
d. Laghima
35. Delapan kemakuasaan Sang Hyang Sang Hyang Sada Siwa ( Sang Hyang Widhi
) disebut….
a. Asta Sakti
b. Asta Utama
c. Asta Jaya
d. Asta Iswarya
36. Yang termasuk bagian Cadhu Sakti…
a. Adi Sakti, Jaya Sakti, Ananda Sakti dan Prabhu Sakti
b. Prabhu Sakti, Wibhu Sakti, Jnana Sakti dan Kria Sakti
c. Adi Sakti, Prabhu Sakti, Wibhu Sakti, Ananda Sakti, Surya Sakti
d. Ananda Sakti, Adi Sakti, Surya Sakti, Wibhu Sakti
37. Arti dari Eko Sarwa Bhutesu Citta adalah…
a. Sang Hyang Widhi Tunggal berada pada seluruh ciptaannya
b. Sang Hyang Widhi Tunggal berada pada satu ciptaannya
c. Sang Hyang Widhi Jamak berada pada satu ciptaannya
d. Sang Hyang Widhi Jamak berada pada seluruh ciptaannya
38. Sang Hyang Widhi maha ada disebut….
a. Prabhu Sakti
b. Wibhu Sakti
c. Jnana Sakti
67
d. Kria Sakti
39. Sang Hyang Widhi maha tahu disebut….dalam Cadhu Sakti
a. Prabhu Sakti
b. Wibhu Sakti
c. Jnana Sakti
d. Kria sakti
40. Pernyataan yang benar tentang Prabhu Saki adalah…
a. Kekuasaan Sang Hyang Widhi Terbatas
b. Kekuasaan Sang Hyang Widhi bisa dibatasi oleh manusia
c. Kekuasaan sang Hyang Widhi hanya di bhuana agung
d. Kekuasaan sang Hyang Widhi tak terbatas pada bhuana agung dan bhuana alit
II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1. Semua jenis buku yang merupakan suplemen kitab mantra, yang isinya khusus
membahas aspek Karma atau Yadnya disebut…
2. Semua macam buku Sruti yang isinya khusus membahas aspek pengetahuan yang
bersifat filsafat adalah…
3. Bagian kitab Nibanda yang merupakan intisari Mahabarata adalah…
4. Manawadharmasastra merupakan buah pikiran dari Rsi…
5. Sesungguhnya Sruti adalah Weda demikian pula Smerti itu adalah Dharmasastra
keduanya tidak boleh diragukan dalam hal apapun juga karena keduanya adalah
kitab suci. Hal ini diuraikan dalam Manawadharmasastra…
6. Smerti adalah kitab suci yang disusun berdsarkan…para rsi
7. Kitab Upanisad yang dianggap terpenting adalah….Upanisad
8. Kitab Mahabarata terdiri dari…parwa
9. Kitab yang berisikan aturan-aturan tentang lagu dan guru lagu atau irama Weda
10. Bagian kitab Upaweda yang menceritakan dewa-dewa, raja-raja dan Rsi-rsi
jaman kuno…
11. Jalan untuk mencapai kebahagian dengan ilmu pengetahuan disebut dengan…
12. Moksa merupakan suasana yang disebut suka tan pawali…
13. Empat jalan untuk mencapai kebahagiaan abadi dinamakan catur…
14. 12 Gerakan Yoga memuja Dewa Surya disebut dengan…
15. Kitab Astangga Yoga disusun oleh…
16. Empat Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi disebut dengan…
17. Tiga jenjang kemahakuasaan Sang Hyang Wihi disebut dengan…
18. Delapan kemahakuasaan Sang Hyang Widhi disebut dengan…
19. Sang Hyang Widhi maha tahu disebut dengan….
20. Brahman dan atman sesungguhnya…
68
III. Jawablah pertanyaan- pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan sifat Weda yang Anandi dan Anantha!
Jawab :………………………………………………………………………………….
2. Apa saja yang menjadi Sumber Hukum menurut Kitab Manu Smerti!
Jawab :………………………………………………………………………………….
3. Apakah yang dimaksud dengan Parama Siwa ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
4. Ithiasa Mahabarata terdiri dari 18 Parwa disebut dengan ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
5. Bagaimanakah kekuasaan Sang Hyang Widhi pada Sada Siwa?
Jawab :………………………………………………………………………………….
6. Tulislah 4 perbuatan sesuai dengan Bhakti Yoga ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
7. Tulislah 4 Perbuatan yang sesuai dengan Karma Yoga ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
8. Berpendengaran serba jauh merupakan arti dari ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
9. Apa yang dimaksud Kekuasaan Sang Hyang Widhi tiada terbatas !
Jawab :………………………………………………………………………………….
10. Bagaimanakah cara memahami kekuasan Sang Hyang Widhi tiada terbatas ?
Jawab :………………………………………………………………………………….
69