Kitab Suci
Veda
Pendidikan Agama Hindu Kelas V SD
SD Negeri 26 Dangin Puri
Oleh :
Luh Putu Novi Ernawati, S.Pd.H
Materi Ajar
Kodifikasi Weda Weda Smerti
01 Awal kemunculan kitab suci 03 Pengertian dan Bagiannya
Weda
Weda Sruti Implementasi kitab suci Weda
02 Pengertian dan bagiannya 04 Contoh implementasi
01 01
02
Kodifikasi 03
Weda 04
05
Let's Get Started 06
Kodifikasi Weda
Awal Kemunculan Kitab Suci Weda hingga mengalami Kodifikasi
1. Para Rsi penerima wahyu
Para Rsi penerima wahyu disebut dengan SAPTA RSI. Sapta Rsi berasal dari kata
Sapta dan Rsi. Sapta yang berari tujuh dan Rsi yang berasal dari bahasa sansekerta
dari urat kata Drc artinya melihat, memandang, sehingga yang dimaksud dengan
Satpa Rsi adalah tujuh orang berpandangan yang benar berdasarkan logika atau
orang yang atas usahanya melakukan tapa,bratha,yoga dan semadhi yang memiliki
kesucian dan dapat menghubungkan dirinya dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa
Kodifikasi Weda
Awal Kemunculan Kitab Suci Weda hingga mengalami Kodifikasi
2. Bagian-bagian Sapta Rsi
Sapta Rsi merupakan orang suci yang dianggap sebagai penerima wahyu pertama Weda. Sapta Rsi
teridiri dari :
1. Gretsamada penerima wahyu Reg Weda madala II
2. Wiswamitra Penerima wahyu Reg Weda mandala III
3. Wamadewa Penerima wahyu Reg Weda mandala IV
4. Atri Penerima wahyu Reg Weda mandala V
5. Bharadwaja Penerima wahyu Reg Weda mandala VI
6. Wasista Penerima wahyu Reg Wedad mandala VII
7. Kanwa Penerima wahyu Reg Wedad mandala VIII
Kodifikasi Weda
Selain Sapta Rsi masih banyak Rsi lainnya yang sebegai penerima wahyu.
Kitab suci Weda yang disusun oleh maha Rsi Wyasa dibantu oleh muridnya
ada 4 yang disebut dengan Catur Weda yaitu :
1. Reg Weda ditulis oleh Rsi Pulaha
2. Sama Weda ditulis oleh Rsi Jaimini
3. Yajur Weda ditulis oleh Rsi Waisampayana
4. Atharwa Weda ditulis oleh Rsi Sumantu
Kodifikasi Weda
Awal Kemunculan Kitab Suci Weda hingga mengalami Kodifikasi
3. Kodifikasi Weda
Kodifikasi Weda adalah pengumpulan berbagai mantra menjadi himpunan
buku-buku.
Maha Rsi Manu membagi weda menajdi 2 jenis yaitu Weda Sruti dan Weda
Smerti
Weda Sruti artinya kelompok weda yang ditulis oleh para Maharsi melalui
pendengaran
Weda Smerti artibta kelompok weda yang ditulis oleh para Maharsi melalui
ingatan
02 01
02
Weda Sruti 03
04
Let's Get Started 05
06
Weda Sruti
Jenis dan sifat Weda Sruti digolongkan menjadi 3 Bagian :
1. Bagian Mantra
Reg Weda Samhita yang artinya memuja
Sama Weda Samhita yang artinya pengorbadan atau yadnya
Atharwa Weda Samhita yang artinya ilmu magis
2. Bagian Brahmana (Karma Kanda)
Kitab ini merupakan bagian kedua dari kitab Weda Sruti. Kitab ini berisikan himpunan doa untuk
keperluan Upacara Yadnya
3. Aranyaka Kanda/Upaniasad
Kitab ini sering juga disebut dengan Vedanda yang tiada berawal dan tiada berakhir
03 01
02
Weda 03
Smerti 04
05
Let's Get Started 06
Weda Smerti
Weda
Smerti
Wedangga Upaweda Nibanda
Weda Smerti
Wedangga berisi petunjuk-petunjuk untuk mendalami Weda. Yang termasuk Wedangga
antara lain :
Siksa yaitu ilmu photenik (Bunyi) Veda
Vyakarana yaitu ilmu tata bahasa
Nirukta yaitu ilmu tentang etimologi
Chanda yaitu ilmu tentang irama Weda
Jyotisa yaitu ilmu tentang astronomi
Kalpa yaitu ilmu tentang upacara berkorban
Upaweda yaitu buku-buku yang menunjang pemahaman Weda
Ayurveda berisi ilmu pengetahuan
Dhanurveda berisi ilmu perang
Gandharveda berisi pengetahuan untuk melagukan mantram atau samaveda
Atharwaveda berisi pengetahuan untuk ilmu pemerintahan, ekonomi. pertanian, ilmu
sosial
Itihasa berisi tentang epos Ramayana dan Mahabharata
Purana berisi cerita dewa-dewa, raja-raja, dan Rsi
Weda Smerti
Nibanda memuat tentang banyak aturan yang mencakup system atau cara pemujaan
terhadap Tuhan
Yang termasuk kitab Nibandha adalah :
Sarassamuscaya
Purva Mimamsa
Bhasya
Brhastika
Tantra/Agama
Vahya
Uttaramimamsa
Wangsa
Puja Mantra
04 01
02
Implementasi 03
Weda 04
05
Let's Get Started 06
Kitab Suci Weda Dalam Implementasinya
Kitab suci Weda juga di implementasikan atau diterapkan dalam salam. Umat Hindu
mengenal salam OM Swastyastu dan Om Santih Santih Santih Om yang di jabarkan
sebagai berikut :
Salam OM swastyastu
Salam om swastyastu memiliki arti semoga semua dalam keadaaan selamat dibawah
lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Penggunaan salam ketika :
Saat bertemu teman, sodara, bapak/ibu guru
Memasuki rumah orang lain/bertamu dan perkantoran
Melakukan suatu kegiatan
Membuka suatu acara
Kitab Suci Weda Dalam Implementasinya
Om Santih Santih Santih Om
Salam ini memiliki makna kedamaian. Salam ini sebagai salam penutup setelah
mengucapakna salam Om Swastyastu
Tri Sandhya
Tri Sandhya juga merupakan doa rutin yang dilakukan oleh umat Hindu. Tri Sandhya
sendiri artinya tiga kali berhubungan dengan Tuhan. Tri Sandhya merupakan sebuah
proses penyucian diri untuk menghilangkan sifat-sifat negatif, dan sebagai sarana untuk
memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa
05 01
02
Matur Suksma 03
04
05
06