Different
women who always want to look better than other
women
Oleh Hanida Haurani
DIFFERENT
Pada suatu hari, ada seorang anak perempuan sekolah menengah
yang ingin sekali mempunyai banyak teman “cowo” atau cewe. Dia
bernama Anne, dia seorang siswi di sekolah SMA 123 di Jakarta. Memiliki
seorang 3 teman perempuan yang bernama Theresia, jessi, dan Amelia.
Mereka sangat dekat sekali dengan Anne, Jessi dan Amelia tadinya tidak
kenal dengan Anne tetapi Theresia membawa Jessi dan Amelia untuk
berkenalan dengan Anne maka dari itu mereka sangat dekat. Sewaktu
pulang sekolah Amelia mengajak temannya untuk pergi ngopi bareng.
Amelia :”Eh….main yuk, kita ngopi aja gimana?”
Theresia :”Hmm, boleh yang lain gimana?”
Jessi :”Mau banget perlu banget ngopi si jujur, lu ikut ne?”
Anne :”Boleh deh tapi aku gak beli apa – apa ya” (tertawa)
Akhirnya pun mereka pergi ngopi ditempat biasa Amelia nongkrong,
mereka semua memesan menu Ice Kopi Susu Hazelnut, kecuali Anne dia
tidak membeli apa – apa.
Keesokan harinya Anne pun mengajak teman – temannya untuk
menginap dirumahnya karna Anne sendirian dirumah. Teman – temannya
pun akhirnya menginap dirumah Anne. Anne banyak sekali bercerita
kepada Theresia, Amelia, dan jessi bahwa Anne sedang dekat dengan
seorang teman cowonya dikelas. Tatapi Anne tidak mau memberi tahu
siapa teman cowonya itu, karena kelas 12 banyak sekali tugas pada saat
itu mereka mendapatkan tugas IPA kelompok yang berjumlah 8 orang.
Kelompok ini dipilih bebas oleh siswa tetapi Anne sudah memilih
kelompoknya sendiri dan dia memasukan teman – temannya termasuk
cowo itu.
Tugas kelompok IPA harus membuat 3 makanan yang terbuat dari
sayuran, biji – bijian ,dan protein. Mereka semua berunding tentang uang
kelompok dan berbelanja dimana. Anne yang mengatur semuannya hingga
teman – temanya hanya ikut saja.
Theresia :”Ini kita mau patungan berapa?”
Jessi :”Gak tau juga deh”
Anne :”perorang patungan 30rb ya semuanya total ada 8 orang,
jangan lupa bawa uangnya besok”
Sepulang sekolah mereka pun kebingungan untuk pergi berbelanja
dimana, karna 2 orang tidak ada kendaraan untuk pergi. Mereka pun
menjadi malas akan hal ini karena kurangnya komunikasi tentang hal ini.
Amelia pun menjadi marah karena menunggu terlalu lama.
Amelia :”ini gimana sih? Dari tadi loh orang disuruh nunggu!”
Jessi :”Gaktau juga gajelas semua”
Theresia :’yaudah sabar tunggu yang lain dulu”
Amelia :”Tunggu? Daritadi juga nungguin kali”
Mendengar keributan ini Anne pun menjadi mengatur semua nya
tanpa berdiskusi dengan kelompoknya.
Anne :”yaudah kita belanja di Giant aja”
Setelah sesampainya di Giant Anne memberi tugas kepada
kelompoknya untuk membeli keperluan yang perlu dibeli untuk besok.
Tetapi Anne meminta Theresia untuk ikut dengannya. Lalu Anne pun
bercerita tentang cowo tang dia sukai ini.
Anne :”Ther…”
Theresia :”Kenapa Ann?”
Anne :”Sebenernya aku suka sama Rendi”
Theresia
Anne :”HAH,,, serius Ne?”
Theresia :”Iya aku serius, bahkan aku udah confess ke dia” (nada
bicara tertawa)
:”Loh emang gajadi canggung ya kalo kaya gitu, apalagi kan
kita sekelompok juga?”
Anne :”Ya engga lah buktinya dia masih ngobrol sama aku. Bahkan
dia ajak aku keluar nanti malem”
Theresia pun yang mendengarnya kurang yakin apakah Rendi juga
suka kepada Anne, karena Theresia tidak ingin teman nya menjadi malu
karena ditolak oleh cowo apalagi teman sekelasnya.
Keesokan harinya mereka pun sudah siap untuk memasak masakan
yang akan mereka bawa nanti kesekolah, tetapi karena Anne tidak ada
motor akhirnya dia meminta untuk Rendi menjemputnya dirumah Anne.
Rendi pun bercerita kepada Amelia perihal hal ini, karena sejujurnya Rendi
merasa keberatan dan menganggap Anne beban
Rendi :”Mel, Anne kenapa si gajelas banget dah”
Amelia :”Kenapa emangnya dia?”
Rendi :”Masa dia minta jemput si, ogah banget eww”
Amelia :”Lah.. biasanya juga kan kalian berdua kok tumben kamu
ngomong kaya gini Ren?”
Rendi :Ohhh, blom tau ya, Anne tuh confess ke aku jijik banget dah”
Amelia yang mendengar hal ini pun sangat terkejut dan terdiam tidak
bisa berbicara sepatah katapun. Sesampainya dirumah Jessi mereka pu
mulai memasak, waktu sudah semakin sore akhirnya pun mereka pulang
kerumah masing – masing. Rendi pun langsung mengechat Anne dan
menanggapi hal confess Anne.
Rendi :”Anne…”
Anne
Rendi :”Iya kenapa Ren?”
:” aku harap kamu gak berharap apa – apa ke aku si, karena
aku gak suka kamu sama sekali selama ini juga aku tau kamu
selalu pasang foto aku dimana pun itu. Sorry, tapi aku risih
banget”
Anne :”kayanya aku gak ngerasa deketin kamu deh? Tapi maaf ya
Rendi kalo misalnya kamu ngerasa risih atau jijik, tapi aku cuma mau
sekedar temenan sama kamu aja sih”
:”Bagus deh..”
Sejak kejadian itu Anne merasa sangat kesal dengan Rendi karena
dia ditolak mentah – mentah. Anne pun akhirnya menjelek – jelekan nama
Rendi ke semua temen nya. Anne meceritakan kalau selama ini dia
diperlakukan tidak baik dengan Rendi, dan dia juga bilang kalau Rendi itu
telah memberi harapan ke Anne tetapi, Rendi hanya PHP’in Anne.
Nama Rendi pun menjadi jelek karena hal ini, sampai akhirnya
semua temen – temannya menyalahkan Rendi. Rendi yang mendengar hal
ini pun menjadi sangat marah kepada Anne karena dia, Namanya menjadi
sangat jelek disekolah. Rendi pun mendatangi Anne dan memaki Anne
didepan umum.
Rendi :”Maksud kamu apa Ne?”
Anne :”HA.. aku gak ngerti kamu ngomong apa deh”
Rendi :”gak usah sok polos, semua juga udah tau kalo kamu tuh
SASIMO”
Anne :”Apaansi gakusah sok tau ya, jangan asal ngomong!”
Rendi :”Asal ngomong? Ehh semua orang juga udah tau ya kamu
tuh bukan deketin satu orang doang kan, kamu juga deketin
Vanno, Jojo. Apa harus aku bawa kesini buat ngomong ke
depan semua orang”
Anne pun tidak bisa menjawab perkataan Rendi, sampai akhirnya
Vanno dan Jojo datang didepan Anne dan membongkar semua kebusukan
Anne selama ini. Vanno dan Jojo pun bilang kalo selama ini Anne
mendekati banyak cowo untuk sekedar menjadi tenar, karena yang dibenak
dia adalah kalo banyak cowo yang dekat dengan dia maka semua orang
akan tertuju kepada Anne itu sebabnya Anne mendekati banyak cowo untuk
ketenaran.
Vanno :”Mau ngelak apa lagi sekarang Ne?”
Jojo :”Semua orang udah tau sifat asli kamu kaya gimana”
Rendi :”kalian denger kan semuanya, bukan aku yang kasih harapan
ke dia, aku juga gak pernah kasih dia harapan emang dia nya
aja yang kepedean. Dasar PICK ME”
Hal ini membuat Anne merasa sangat malu karena, satu skolah
menyebutnya PICK ME dan dia di cap sebagai SASIMO (sana sini mau) dia
jadi dijauhi oleh teman sekelasnya dan dia sering sekali di omongin oleh
teman kelasnya karena ulah dia sendiri. Tetapi Jessi masih ada dipihak
Anne.
Melihat hal ini, Jessi pun memberi masukan kepada Anne karena
Jessi mendengar dan melihat semua orang membicarakan Anne
dibelakang dia. Jessi merasa sangat kesian dengan Anne yang sudah
dijauhi oleh teman – temannya bahkan, Theresia dan Amelia sekalian ikut
membenci Anne. Karena merasa sudah sangat malu jika dia masih
berteman dengan Anne.
Anne pun merasa sangat malu dan kebingungan sendiri, apa yang
harus dia lakukan seorang diri. Semuanya menjauhi dia dan tidak ada yang
ingin berteman lagi dengan dirinya.
PENUTUP
Sebagai seorang cewe tentunya harus menjaga sikap dan tutur kata
yang kita ucapkan. Memiliki 1 atau 2 teman itu tidak apa – apa karna yang
banyak belum tentu setia kepada kita.