Mengidentifikasi
Teks Laporan Hasil Observasi
dan
Menginterpretasi Teks Laporan Hasil Observasi
Oleh
MARNIATI MURTABA
NO. URUT 5
NO. PESERTA 18201115610004
SMA NEGERI 2 LAMBANDIA
1
Petunjuk Belajar
Bahan ajar ini dibuat untuk memudahkan peserta didik
dalam mengidentifikasi dan menginterpretasi teks
laporan hasil observasi
Kompetensi Dasar
3.1 Mengidentifikasi teks laporan hasil observasi yang dipresentasikan dengan
lisan dan tulis
4.1 Menginterpretasi isi teks laporan hasil observasi berdasarkan interpretasi
baik secara lisan maupun tulis
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, dengan model
pembelajaran discovery learning peserta didik dapat menjelaskan pengertian teks
laporan hasil observasi, merinci pertanyaan terkait isi laporan hasil observasi,
menjawab pertanyaan terkait isi laporan hasil observasi, mengidentifikasi teks
laporan hasil observasi berdasarkan prinsip identifikasi, mengidentifikasi gagasan
umum tiap paragraf laporan hasil observasi, menyusun ringkasan teks laporan hasil
observasi berdasarkan gagasan umum yang diidentifikasi serta mempresentasikan
ringkasan teks laporan hasil observasi.
2
Materi Pembelajaran
Laporan Hasil Observasi
Peta Konsep Menjelaskan pengertian
Identifikasi LHO teks eksposisi
dentifikasi
Interpretasi LHO Merinci pertanyaan
dentifikasi
Merinci jawaban
Mengidentifikasi
berdasarkan prinsip identifikasi
Menentukan gagasan utama
setiap paragraf
Menyusun ringkasan
Berdasarkan gagasan utama
Mempresentasikan ringkasan
3
A. Mengidentifikasi Laporan Hasil Observasi
Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata observasi? Dalam pikiran Anda pasti muncul bayangan tentang
sekelompok orang yang sedang melakukan pengamatan baik di laboratorium maupun di tempat terbuka seperti di
taman, di lapangan, di tempat umum, dan sebagainya. Hasil pengamatan tersebut dapat disusun menjadi sebuah
teks laporan hasil observasi. Pada pembelajaran ini, Anda akan dituntun untuk memahami pengertian teks laporan
hasil observasi, merinci pertanyaan terkait isi teks laporan hasil observasi dan menjawabnya, serta
mae.ngidPenetifnikgasei tretkisalnapToraenkbserLdaasaprokarnapnrinHsipaisdeilntOifikbassi.ervasi
a. Menjelaskan Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi adalah teks yang
berisi penjabaran umum atau melaporkan
sesuatu berupa hasil dari pengamatan
(observasi). Teks laporan hasil observasi
disebut juga teks klasifikasi karena memuat
klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu
berdasarkan kriteria tertentu.
Prinsip identifikasi laporan hasil observasi, yakni :
1) Lengkap, artinya data dan fakta yang ada dalam laporan harus
lengkap
2) Jelas, artinya dalam laporan tidak terdapat peluang penafsiran yang
berbeda.
3) Benar, artinya data yang digunakan harus benar sehingga bermanfaat
untuk mengambil keputusan yang benar.
4) Sistematis, artinya dipaparkan secara runtut dengan model
(organisasi penulisan) yang mudah dipahami.
5) Objektif, penulis bersikap apa adanya dalam memaparkan semua
informasi.
6) Tepat waktu, artinya laporan harus disusun sesuai batas waktu yang
ditentukan agar fungsi laporan sesuai kebutuhan
4
b. Merinci Pertanyaan tentang Isi Laporan
Bacalah teks laporan hasil observasi berikut!
Sampah
Sampah merupakan material sisa yang tidak
diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah
dapat bersumber dari alam, manusia, konsumsi,
nuklir, industri, dan pertambangan. Sampah di bumi
akan terus bertambah selama masih ada kegiatan
yang dilakukan oleh baik alam maupun manusia.
Sampah yang dihasilkan di Indonesia mencapai
11.330 ton per hari.
Sampah dapat dibedakan berdasarkan sifat dan bentuknya. Berdasarkan sifatnya,
sampah bibagi menjadi dua, yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik
merupakan sampah yang dapat diuraikan atau degradable. Contoh sampah organik
adalah sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun
kering, dan sebagainya. Sampah ini dapat diolah menjadi kompos. Sedangkan
sampah anorganik merupakan sampah yang tidak mudah diuraikan atau
undegradable.
Contoh sampah anorganik adalah sampah yang tidak mudah membusuk, seperti
plastik, kayu, kaca, kaleng, dan sebagainya. Sampah anorganik didaur ulang oleh
home industry untuk mengurangi jumlah sampah serta dijadikan sebagai peluang
usaha. Berdasarkan bentuknya, sampah dapat dibedakan menjadi sampah padat, cair,
alam, konsumsi, manusia dan radioaktif.
Sampah padat adalah sampah yang berwujud padat. Sampah padat dapat berupa
sampah rumah tangga: sampah dapur, kebun, plastik, metal, gelas dan lain-lain.
Sampah organik dan anorganik termasuk sampah padat. Sampah ini dapat dibedakan
berdasarkan kemampuan diurai oleh alam atau biodegrability menjadi sampah padat
biodegradable (sampah yang dapat diuraikan oleh proses biologi) dan sampah padat
nonbiodegradable (tidak dapat diuraikan oleh suatu proses biologi. Sampah padat
nonbiodegradable ada dua jenis yaitu recyclable (dapat diolah kembali) dan
nonrecyclable (tidak dapat diolah kembali).
Sampah Cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan lagi
seperti limbah. Limbah adalah sampah cair yang dihasikan dari aktivitas industri.
5
Limbah dapat dibagi menjadi dua yaitu limbah hitam dan limbah rumah tangga.
Limbah hitan adalah sampah cair yang mengandung patogen berbahaya yang berasal
dari toilet, sedangkan limbah rumah tangga adalah sampah cair yang dihasiklan dari
dapur, kamar mandi, dan tempat cucian.
Sampah alam merupakan sampah yang diproduksi oleh alam dan diuraikan
melalui proses daur ulang alami. Contoh dari sampah alam adalah daun kering di
hutan yang terurai menjadi tanah. Sampah manusia adalah istilah yang digunakan
terhadap hasil-hasil pencernaan manusia, seperti feses dan urin. Sampah manusia
dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia karena dapat dikatakan
sebagai sarana perkembangan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri.
Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh kegiatan konsumsi
manusia dan dibuang ke tempat sampah. Jumlah sampah konsumsi sampai sekarang
tidak melebihi jumlah sampah industri. Limbah radioaktif adalah sampah nuklir yang
merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan
thorium. Limbah radioaktif berbahaya bagi lingkungan dan kehidupan manusia
karena menghasilkan radiasi yang berdampak buruk terhadap kesehatan manusia.
Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi
tinggi.
Setelah membaca teks laporan tersebut, jawablah pertanyaan di bawah ini
1. Apakah yang dimaksud dengan sampah?
2. Jelaskan manfaat sampah organik!
3. Mengapa sampah organik dan anorganik masuk dalam pembagian sampah
berdasarkan bentuknya, yakni sampah padat?
4. Berdasarkan jenisnya, sampah apakah yang paling berbahaya bagi kehidupan?
Berikan penjelasan!
5. Buatlah sebuah peta konsep yang menggambarkan keseluruhan isi teks laporan
hasil observasi di atas!
6
c. Merinci Jawaban dari Pertanyaan
Pertanyaan-pertanyaan pada bagian c dapat dibuat jawaban sebagai berikut.
1. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu
proses.
2. Manfaat pupuk organik adalah dapat diolah menjadi pupuk kompas.
3. Karena sampah organik dan anorganik dilihat dari bentuknya tergolong berbentuk
padat.
4. Sampah yang paling berbahaya adalah sampah radioaktif.karena berbahaya bagi
lingkungan dan kehidupan manusia karena menghasilkan radiasi yang berdampak
buruk terhadap kesehatan manusia.
5. Peta konsep teks hasil observasi “Sampah”
organik terurai
organi
berdasarkan
bentuk
anorganik tidak mudah
teruraui
Sampah padat rumah tanga,dapur,
kebun, plastik, metal,
berdasarkan cair
sifat gelas, dkk.
alam
Limbah:
konsumsi Hitam dan
manusia
Radio aktif rumah
daun kering di
hutan
menjadi tanah
hasil konsumsi
yang dibuang ke
tempat sampah
feses dan urin
Sampah nuklir
7
d. Mengidentifikasi Teks Laporan Berdasarkan Prinsip Identifikasi
Dalam mengidentifikasi teks laporan berdasarkan prinsip identifikasi, Anda dapat
menggunakan analisis sebagai berikut.
Prinsip Penjelasan
lengkap
jelas
benar
sistematis
objektif
tepat waktu
Misalnya, pada laporan hasil observasi tentang sampah di atas, dapat
diidentifikasi ke dalam tabel sebagai berikut.
Prinsip Penjelasan
lengkap Teks tersebut lengkap dari segi isi. Tiap paragraf
mengandung gagasan utama dan gagasan penjelas.
Antara gagasan utama dan gagasan penjelas merupakan
satu kesatuan yang utuh.
jelas Setiap kalimat dalam paragraf dan setiap paragraph
dalam teks tersebut sangat jelas dari segi penulisan
maupun struktur isinya. Penggunaan kata-kata asing
disertai dengan penjelasan makna sehingga pembaca
tidak perlu mencari arti kata itu.
benar Dari segi kebenaran, apa yang disajikan dalam teks
tersebut benar adanya. Sampah adalah benda nyata
yang ada di sekitar kita. Penjenisan sampah juga
berdasarkan fakta yang ada di lapangan.
sistematis Teks laporan tersebut tersusun secara sistematis. Dimulai
dari pernyataan yang bersifat umum yakni definisi
sampah, diikuti pernyataan-pernyataan khusus, yakni
jenis-jenis sampah
objektif laporan tersebut tersusun apa adanya, sesuai dengan
8
tepat waktu keadaan sampah pada umumnya.
untuk masalah ketepatan waktu, teks tersebut mengikuti
perkembangan waktu. Sampah ada di sekitar kita, tidak
mengenal waktu tertentu. Sampah hanya bisa
dihilangkan dengan membersihkannya tanpa menunggu
waktu tertentu yang menunjukkan waktu datangnya
sampah.
B. Menginterpretasi Laporan Hasil Observasi
Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata interpretasi? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, interpretasi
berarti pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu; tafsiran. Bagaimana dengan
menginterpretasi laporan hasil observasi? Menginterpretasi laporan hasil observasi berarti pemberian kesan pada
teks laporan hasil observasi. Interpretasi ini dapat dilakukan dengan menyusun ringkasan teks laporan hasil
observasi. Tentunya, sebelum menyusun ringkasan, terlebih dahulu menentukan gagasan utama setiap paragraf.
a. Menentukan Gagasan Utama Setiap Paragraf
Kalimat utama merupakan kalimat yang diperjelas oleh kalimat yang lainnya dalam
sebuah paragraf. Nah, kalimat utama ini berisi gagasan utama. Sedangkan kalimat penjelas
merupakan kalimat yang menjelaskan, memperinci, memperdalam atau menguraikan kalimat
utama. Di dalam kalimat penjelas terdapat gagasan pendukung yang fungsinya mendukung
gagasan utama. Kalimat utama dapat terletak di awal paragraf, akhir paragraf, awal dan akhir
paragraf atau diawal sampai akhir paragraf. Gagasan Utama adalah permasalahan yang
menjadi sentral pembahasan dalam paragraf. Gagasan utama dikembangkan dengan
beberapa kalimat penjelas yang mendukung.
Gagasan utama atau gagasan pokok adalah pernyatan yang menjadi inti dari sebuah
pembahasan. Dengan bahasa lain gagasan utama adalah gagasan yang menjadi dasar
pengembangan paragraf. Gagasan utama biasanya terletak pada kalimat utama yang biasanya
terletak di awal dan akhir paragraf. Namun ada pula paragraf yang gagasan utamanya berada
di awal dan akhir sekaligus.
Contoh gagasan utama pada teks “Sampah”, sebagai berikut.
Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.
Sampah dapat bersumber dari alam, manusia, konsumsi, nuklir, industri, dan pertambangan.
Sampah di bumi akan terus bertambah selama masih ada kegiatan yang dilakukan oleh baik
alam maupun manusia. Sampah yang dihasilkan di Indonesia mencapai 11.330 ton per hari.
9
Sampah dapat dibedakan berdasarkan sifat dan bentuknya. Berdasarkan sifatnya, sampah
bibagi menjadi dua, yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik merupakan
sampah yang dapat diuraikan atau degradable.
Pada paragraf di atas, kalimat utamanya berada pada awal paragraf, yakni “Sampah
merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.” Dengan
demikian, gagasan utama paragraf tersebut ada pada kalimat ini. Anda dapat menulis gagasan
utama paragraf tersebut, yakni “Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan
setelah berakhir sebuah proses.”
b. Menyusun Ringkasan Berdasarkan Gagasan Utama
Sebuah ringkasan pada dasarnya merupakan rangkaian pokok-pokok pikiran yang
dirangkai menjadi satu dengan tetap memerhatikan urutan isi bagian demi bagian , dan sudut
pandang (pendapat) pengarang tetap diperhatikan dipertahankan. Untuk menyusun sebuah
ringkasan, hal yang pertama harus dilakukan adalah membaca pemahaman isi teks, kemudian
menemukan pokok-pokok informasi di dalamnya.
Pokok-pokok isi sebuah teks dapat ditemukan dengan menemukan kalimat utamanya.
Kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya mengandung pokok pikiran atau gagasan
utama yang menjadi dasar pengembangan sebuah paragraf.
Pada teks laporan hasil observasi “Sampah” di atas, Anda dapat menyusun ringkasan
dengan mengisi tabel berikut.
Paragraf Gagasan Utama Ringkasan
1 Sampah merupakan material sisa yang
tidak diinginkan setelah berakhirnya Sampah merupakan material
2 proses. sisa yang tidak diinginkan
3 setelah berakhirnya proses.
4 Sampah dapat dibedakan berdasarkan sifat Sampah dapat dibedakan
5 dan bentuknya. erdasarkan sifat dan
bentuknya. contoh sampah
6 contoh sampah anorganik adalah sampah anorganik adalah sampah
yang tidak mudah membusuk. yang tidak mudah membusuk.
sampah padat adalah sampah
Sampah padat adalah sampah yang yang berwujud padat.
berwujud padat Sampah cair adalah bahan
cairan yang telah digunakan
Sampah cair adalah bahan cairan yang dan tidak diperlukan lagi,
telah digunakan dan tidak diperlukan lagi, seperti limbah. sampah alam
seperti limbah. merupakan sampah yang
Sampah alam merupakan sampah yang
diproduksi oleh alam dan diuraikan
melalui proses daur ulang alam
10
7 Sampah nuklir disimpan di tempat-tempat diproduksi oleh alam dan
yang tidak berpotensi tinggi. diuraikan melalui proses daur
ulang alam. Sampah nuklir
disimpan di tempat yang
tidak berpotensi tinggi.
c. Mempresentasikan Ringkasan
Ringkasan yang telah Anda buat selanjutnya dipresentasikan di depan kelas. Sebelum
melakukan presentasi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Menurut Binham,
langkah-langkah menampilkan presentasi secara cerdas dan meyakinkan sebagai berikut.
Dalam mempresentasikan ringkasan teks “Sampah” di atas, Anda hendaknya
memerhatikan langkah dan cara presentasi tersebut. Oleh karena materinya sudah ada, maka
penampilan Anda saat presentasi hendaknya memerhatikan langkah-langkah saat presentasi
di atas. Dengan demikian, Anda dapat tampil dengan maksimal.
a. Menentukan Topik
Apa topik yang akan saya sampaikan? Apakah topik ini dibutuhkan audiens? Mengapa saya
menyampaikan topik ini?
Itulah beberapa pertanyaan yang perlu Anda tanyakan pada diri Anda sebelum menentukan topik
presentasi. Dengan begitu Anda akan mudah menemukan topik dengan tepat dan sesuai dengan
kebutuhan audiens. Usahakan topik Anda menarik dan menggugah audiens untuk mendengarkan.
b. Menetapkan Tujuan
Apa yang Anda harapkan dari presentasi Anda? Jawaban dari pertanyaan ini yang akan menjadi
arah dari presentasi Anda. Setiap presentasi harus punya tujuan. Dengan memiliki tujuan, Anda akan
lebih baik dalam melakukan persiapan, lebih berhati-hati dalam tindakan, tampil lebih cerdas dan
tepat sasaran, tentunya dengan hasil akhir yang berkesan bagi audiens. Buat tujuan Anda dengan jelas,
bisa dicapai dan Anda tahu betul bagaimana mencapainya.
c. Mengenali Situasi dan Audiens Anda
Mengenali situasi dan mengenali audiens akan membuat Anda jauh lebih tenang. Dalam hal ini
Anda perlu melakukan koordinasi dengan audiens, atau panitia penyelanggara untuk menanyakan hal-
hal yang ingin Anda ketahui. Seperti, dalam acara apa Anda melakukan presentasi, berapa lama waktu
untuk presentasi, presentasi dilakukan di luar ruangan atau di dalam, adakah sarana pendukung yang
11
digunakan, siapa saja yang akan hadir, berapa usia mereka, bagaimana tingkat pendidikannya, apa
jabatannya, berapa rasio jumlah laki-laki dan perempuan, dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan
Anda.
d. Menyusun Materi
Langkah selanjutnya adalah menyusun materi. Dalam menyusun materi dibutuhkan kejelian dan
ketepatan. Kenapa harus jeli dan tepat? Kejelian berhubungan erat dengan kemampuan presenter
dalam memilih sumber yang bisa dipercaya sedangkan ketepatan berhubungan dengan kesesuaian
materi dengan apa yang dibutuhkan oleh audiens. Jadi sebagai presenter yang baik, Anda tidak bisa
asal-asalan dalam menyiapkan materi yang akan Anda sampaikan.
Ada syarat yang harus dipenuhi dalam menyusun materi, antara lain materi harus sesuai dengan
topik, update dan terpercaya. Anda bisa mendapatkan materi dari pengalaman pribadi, buku, jurnal,
hasil penelitian, majalah, internet atau koran. Satu lagi yang harus Anda pahami, jangan membuat
materi yang terlampau banyak dan jangan gunakan kata atau kalimat yang Anda sendiri tidak
memahaminya.
e. Menentukan Pendekatan yang Anda Gunakan
Setiap presentasi membutuhkan metode yaitu sebuah pendekatan yang Anda gunakan dalam
menyampaikan materi. Metode yang baik adalah metode yang sesuai dengan topik yang Anda
sampaikan. Ada beberapa metode yang bisa Anda terapkan diantaranya ceramah, eksperimen,
simulasi, demonstrasi, ceramah plus dan lain-lain. Silahkan Anda eksplorasi metode yang paling
cocok dengan topik Anda. Keberhasilan Anda memilih metode yang tepat akan membawa Anda
menjadi presenter yang lebih efektif.
f. Menyusun Slide Presentasi
Jika presentasi Anda menggunakan slide, maka langkah selanjutnya adalah menyusun slide
presentasi Anda semenarik mungkin. Dalam membuat slide ada beberapa prinsip yang harus Anda
pahami.
Sederhana
Konten yang kuat
Font yang indah
Gambar yang menarik dan sesuai
Penggunaan warna yang tepat
Mematuhi prinsip CRAP, yaitu contrast atau kontras, repetition atau pengulangan ,
Alignment atau perataan dan proximity atau kedekatan.
Dengan mematuhi enam prinsip di atas Anda akan mampu membuat slide yang menarik dan
tampil beda.
12
Daftar Pustaka
Abimuda. 2015. “Pengertian Gagasan Utama dan Cara Mudah Menemukannya dalam Sebuah
Paragraf.” Makassar, 11 Oktober 2018 dalam http://www.abimuda.com.
Binham, Rona. 2013.” Langkah – Langkah Menampilkan Presentasi Cerdas dan
Meyakinkan.” Makassar, 12 Oktober 2018 dalam www.presentasi.net.
Tadjudin, Haidar. 2013. “Paragraf Definisi, Jenis, dan Contohnya.” Makassar, 11 Oktober
dalam http://ketjink.blogspot.com.
Tim Siswapedia. 2016. “Kalimat Utama, Kalimat Penjelas, Gagasan Utama, dan Gagasan
Pendukung.” Makassar, 11 Oktober 2018 dalam www.siswapedia.com.
13
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)
Mengidentifikasi teks laporan hasil observasi
&
Menginterpretasi teks laporan hasil observasi
14
Lembar Kerja Peserta Didik
Teks Laporan Hasil Observasi
Petunjuk
1. Diberikan teks laporan hasil observasi
2. Membuat pertanyaan dugaan tentang isi teks
3. Menjawab pertanyaan yang dibuat
4. Mengidentifikasi teks laporan hasil observasi
berdasarkan prinsip identifikasi
Kelompok
……..
Anggota:
1. ……
2. ……
3. …….
4. ……
5. …...
15
A. Kegiatan Pertemuan Pertama
Bersama teman kelompok Anda, bacalah teks laporan hasil observasi berikut ! Kemudian
kerjakan soal di bawahnya!
Bumi dan Bulan
Bulan merupakan satu-satunya satelit alami bagi Bumi. Bulan juga merupakan satelit
terbesar kelima di tata surya. Bulan tidak selalu berada di belahan bumi yang sama. Itu
dikarenakan bulan selalu berputar mengelilingi porosnya, yaitu Bumi. Hal inilah yang
menjadikan kita hanya bisa melihat bulan saat malam hari. Ketika malam, bulan terlihat
seperti mempunyai cahaya sendiri. Cahaya bulan berasal dari cahaya matahari.
Bulan dan Bumi mempunyai jarak yang sangat jauh. Jarak rata-rata Bulan – Bumi dari
pusat ke pusat adalah 384.405 km atau sekitar 30 kali diameter bumi. Bulan sendiri
memiliki diameter 3.474 km, sedikit lebih kecil dibandingkan diameter bumi. Bulan beredar
mengelilingi bumi setiap 27,3 hari (Periode Orbit) dan variasi periodik dalam sitem Bumi –
Bulan – Matahari bertanggung jawab atas terjadinya fase-fase bulan yang selalu berulang
setiap 29,5 hari (Periode Sinodik).
Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi. Hal ini disebabkan oleh
gaya sentrifugal yang timbul dari orbit bulan yang mengelilingi bumi. Besarnya gaya
sentrifugal bulan sedikit lebih besar dibandingkan dengan gaya tarik-menarik antara
gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan semakin menjauh dari bumi dengan
kecepatan sekitar 3,8 cm / tahun.
Di bulan tidak terdapat air ataupun udara. Kawah yang terdapat di permukaan bulan
disebabkan oleh hantaman komet atau asteroid. Karena tidak ada udara dan air di Bulan
menyebabkan tidak adanya kehidupan di Bulan. Diantara kawah terbesar adalah Clavius
dengan diameter 230 km dan sedalam 3,6 km.
Struktur bulan terdiri atas inti, mantel, dan kerak. Kerak bulan terdiri dari batuan granit
dan mineral kalsium dengan ketebalan antara 48-74 km. Di bawah kerak terdapat mantel
yang sangat tebal. Terdiri dari banyak mineral silikat dan sedikit logam besi. Inti bulan
16
mempunyai bagian dalam yang sangat keras, dengan ketebalan 240 km dan bagian luar
yang cari dengan ketebalan 300 km. Inti bulan kaya akan kandungan besi. Inti bulan selalu
dikeliling oleh suatu lapisan kental dengan ketebalan 500 km.
1. Buatlah pertanyaan dugaan terhadap isi teks laporan hasil observasi di atas!
2. Buatlah jawaban atas pertanyaan yang telah dibuat!
3. Dengan menggunakan tabel berikut, identifikasilah isi teks laporan hasil observasi di atas!
Prinsip Penjelasan
lengkap
jelas
benar
sistematis
objektif
tepat waktu
B. Kegiatan Pertemuan Kedua
Bacalah kembali teks laporan hasil observasi berjudul “Bumi dan Bulan” di atas! Setelah
membaca, kerjakan petunjuk di bawah ini!
A. Tugas Pribadi
1. Tentukan gagasan utama masing-masing paragraf pada teks di atas! Anda dapat
melakukannya dengan mengisi tabel berikut.
Paragraf Gagasan Utama
1 ………………………………………………
2 ……………………………………………..
3 ………………………………………………
17
4 ………………………………………………
5 ……………………………………………...
2. Setelah menemukan gagasan utama masing-masing paragraf, susunlah menjadi sebuah
paragraf ringkasan! Anda dapat menggunakan format di bawah ini.
Paragraf Gagasan Utama Ringkasan
1
2
3
4
5
B. Kegiatan Kelompok
Setelah menyusun ringkasan secara individu, bergabunglah dengan teman kelompok Anda
untuk mempresentasikan ringkasan yang telah dibuat masing-masing anggota kelompok.
Anggota kelompok yang terbaik ringkasannya, akan mewakili kelompok untuk tampil ke
depan.
18