The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by putriayudya2810, 2023-01-11 08:56:02

LEMBAGA KELUARGA

LEMBAGA KELUARGA

X-6
KELOMPOK 4

LEMBAGA
KELUARGA

SMA NEGERI 2 PURWOREJO

SMA/MA/SMK KELAS X

SMA NEGERI 2 PURWOREJO

NAMA ANGGOTA KELOMPOK

Amanda Verlyta Putri (01)
Chusna Mukharromah (03)

Nabilah Bakhitah (18)
Putri Ayudya Oktaviyani (24)
Sammy Ardelino Sanger Attyng (30)
Tata Aurel Pandu Prayitno (34)

Lembaga Keluarga adalah Lembaga yang memiliki hubungan erat antaranggota keluarga,
pernytaan tersebut di landasi pada jiwa setiap keluarga yang selalu menanamkan suasana kasih
sayang dan rasa tanggung jawab. Keluarga memiliki hubungan Iebih intim dan kooperatif,
memiliki intensitas tatap muka tinggi, serta tiap-tiap anggota membutuhkan anggota lain
sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan.
Duvall serta Logan( 1986)
Keluarga merupakan sekumpulan orang dengan jalinan pernikahan, kelahiran serta adopsi yang
bertujuan buat menghasilkan, memepertahankan budaya serta tingkatkan pertumbuhan raga,
mental, emosiaonal, dan sosial dari masing- masing anggota keluarga.

Departeman Kesehatan RI( 1988)
Keluarga ialah unit terkecil dari warga yang terdirir dari kepala keluarga serta sebagian orang
yang berkumpul serta yinggal di sesuatu tempat dibawah satu atap dalam kondisi silih
ketergantungan.

Barwoko serta Suryanto( 2004)
Keluarga merupakan lembaga sosial bawah darimana seluruh lembaga ataupun pranata sosial
yang lain tumbuh. Di warga manapun di dunia keluarga merupupakan kebutuhan manusia yang
umum serta jadi pusat terutama dari aktivitas dalam kehidupan orang.

BKKBN( 1999)
Keluarga merupakan 2 orang ataupun lebih yang dibangun bersumber pada jalinan pernikahan
yang legal, sanggup penuhi kebutuhan hidup spiritual serta materil yang layak, bertakwa
kepada Tuhan, mempunyai ikatan yang selaras serta balance antara anggota keluarga serta
warga dan area.

World Health Organization( 1969)
Keluarga merupakan anggota rumah tangga yang silih berhubungan lewat pertalian darah,
adopsi ataupun pernikahan.

Jenis/Tipe Keluarga:

1.Keluarga inti (nuclear famili), artinya keluaraga yang terdiri atas suami dan istri yang terikat
dalam ikatan pernikahan, serta anak-anak yang belum menikah, baik anak kandung maupun
anak tiri/anak angkat dengan hak serta kewajiban sama.

2.Keluarga kerabat (extended family), artinya hubungan dalam kerabat-kekerabatan tidak
didasari hubungan suami istri saja, tetapi pada pertalian darah atau ikatan keturunan dan
sejumlah kerabat. Ikatan kekerabatan dapat dikiasifikasikan dalam beberapa bentuk berikut

Fungsi Laten
yaitu fungsi tidak langsung yang cenderung tidak disadari .:
Memelihara nama baik keluarga
Menjaga harta milik keluarga.
Menjaga gelar yang dimilikinya.

Fungsi Manifest
yaitu fungsi langsung yang cenderung disadari keberadaannya.:
1. Fungsi Reproduksi
Fungsi ini terlihat dari adanya anak-anak sebagai wujud cinta kasih sayang serta tanggung
jawab yang dilakukan oleh suami dan istri untuk meneruskan keturunan.
2. Fungsi Sosialisasi
Pada fungsi ini, keluarga berperan dalam membentuk kepribadian anak agar sesuai dengan
harapan orangtua dan masyarakat. Dengan kata lain, keluarga merupakan wahana sosial
primer bagi anak agar mampu menerapkan nilai-nilai atau norma masyarakat melalui
keteladanan yang dicontohkan oleh orang tuanya.
3. Fungsi Afeksi
Di dalam lembaga keluarga, diperlukan adanya rasa kasih sayang dan perhatian antar anggota
keluarga. Karena, hal tersebut merupakan salah satu kebutuhan manusia sebagai makhuk
bermoral.
Kebutuhan ini sering dikenal sebagai kebutuhan integratif. Sebab, apabila anak tidak atau
kurang mendapatkan fungsi ini, akan membuatnya sulit dikendalikan, nakal, bahkan
terjerumus pada hal-hal negatif.
4. Fungsi Ekonomi
Fungsi ini ditujukan kepada orangtua yang mempunyai kewajiban untuk memenuhi kebutuhan
ekonomi anggota keluarga terutama anak-anak.
Pada umumnya, tanggung jawab ini dipikul suami sebagai kepala keluarga. Namun, saat ini
peran laki-laki dengan wanita sudah dianggap sejajar sehingga banyak suami dan istri
memikul tanggung jawab ekonomi yang sama terhadap anak-anak mereka.
5. Fungsi Pengawasan
Pada dasarnya, setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab mengontrol dan mengawasi
anggota lainnya untuk menjaga nama baik keluarga. Namun, peran ini biasanya lebih dominan
dilakukan oleh anggota keluarga yang lebih tua seperti ayah dan ibu.
6. Fungsi Proteksi
Fungsi ini sangat dibutuhkan dalam lembaga keluarga terutama untuk anak-anak agar merasa
aman hidup di tengah-tengah keluarganya. Jika fungsi ini berjalan dengan baik, biasanya
seorang anak akan merasa terlindung dari ancaman fisik maupun mental yang datang dari
keluarga maupun dari luar.
7. Fungsi pemberian status
Fungsi ini biasanya didapatkan melalui ikatan perkawinan. Melalui ikatan tersebut, seseorang
akan mendapat status atau kedudukan yang baru di masyarakat sebagai suami atau istri.
Sehingga, secara otomatis ia akan diperlakukan sebagai orang yang telah dewasa dan mampu
bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, anak-anak, maupun masyarakatnya.

1. Contoh Fungsi Lembaga Keluarga (Peran Ayah)
Fungsi ekonomi: Bekerja mencari nafkah
Fungsi sosialisasi: Memberi contoh dalam mematuhi peraturan di masyarakat
Fungsi kontrol: Memastikan anak-anak rajin masuk sekolah
Fungsi reproduksi: Menghasilkan keturunan
Fungsi proteksi: Melindungi keluarga dan anggotanya dari ancaman pihak lain
Fungsi afeksi: Menyayangi dan memberi perhatian pada anggota keluarga lain
Fungsi pemberian status sosial: Memberi status istri pada ibu.
2. Contoh Fungsi Lembaga Keluarga (Peran Ibu)
Fungsi ekonomi: Memasak untuk makan keluarga
Fungsi sosialisasi: Mengajarkan etika dan sopan santun pada anak
Fungsi kontrol: Menanyakan kepada anak tentang tugastugas sekolah
Fungsi reproduksi: Menghasilkan keturunan
Fungsi proteksi: Mengantar jemput anak ke sekolah
Fungsi afeksi: Memeluk atau menghibur anak saat ia sedang sedih
Fungsi pemberian status sosial: Memberi status suami pada untuk ayah.
3. Contoh Fungsi Lembaga Keluarga (Peran Anak)
Fungsi ekonomi: Membantu ibu dan ayah mencari nafkah saat sudah berusia dewasa
Fungsi kontrol: Mengingatkan kakak/adik jika melakukan tindakan menyimpang
Fungsi proteksi: Melindungi keluarga dan anggotanya dari ancaman pihak lain
Fungsi afeksi: Menghibur dan memotivasi anggota keluarga lain
Fungsi pemberian status sosial: Menyebabkan ibu berstatus ibu dan ayah berstatus ayah
Fungsi sosialisasi: Belajar mematuhi peraturan di masyarakat dan mengetahui nilai tertentu
Fungsi reproduksi: Menghasilkan keturunan saat sudah menikah dan membentuk keluarga baru.


Click to View FlipBook Version