DESAIN GRAFIS 77PPRRIINNSSIIPP
TABLE OF CONTENT KESATUAN KESEBANDINGAN KESELARASAN IRAMA KESEIMBANGAN PENEKANAN 01 04 02 05 03 06 (UNITY) (PROPORTION) (HARMONY) (RYTHM) (BALANCE) (EMPHASYS) KONTRAS REPETISI 07 08 (CONTRAST) (REPETITION)
APA ITU LAYOUT? PENGERTIAN LAYOUT Layout menurut bahasa memiliki arti tata letak.Sedangkan menurut istilah, layout merupakan kegiatan untuk menyusun, menata, mengatur dan memadukan unsur-unsur komunikasi grafis (teks, gambar, bidang dll) menjadi komposisi karya visual yang komunikatif, estetik, persuasif dan menarik
Kesatuan atau unity merupakan salah satu prinsip yang menekankan pada keselarasan dari unsurunsur yang disusun, desain bisa dikatakan menyatu apabila secara keseluruhan tampak harmonis. 01. KESATUAN (UNITY)
CONTOH KESATUAN
02. KESELARASAN (HARMONY) HARMONI DARI SEGI BENTUK HARMONI DARI SEGI WARNA Keselarasan merupakan prinsip desain yang diartikan sebagai keteraturan tatanan diantara bagian-bagian suatu karya.Keselarasan dalam desain merupakan pembentukan unsur-unsur keseimbangan, keteraturan, kesatuan, dan perpaduan yang masing-masing saling mengisi dan menimbang. Harmoni dapat diwujudkan dengan 2 cara, yaitu:
HARMONI HARMONI DARI SEGI BENTUK Harmoni yang dilihat dari bentuk ialah dimana adanya keserasian dalam penempatan unsur-unsurnya. Hal itu dapat dilihat dari segi bentuk dan ukurannya pada media misalnya brosur, leaflet, poster, dll. HARMONI DARI SEGI WARNA Warna memiliki pengaruh yang amat besar, karena tiap-tiap warna memiliki sifatnya masing-masing, seperti merah yang memiliki arti berani, biru yang memiliki kesan tenang dan lain sebagainya.
CONTOH KESELARASAN HARMONI DARI SEGI BENTUK HARMONI DARI SEGI WARNA
Keseimbangan atau balance secara visual dapat diartikan kondisi yang sama berat. Pembagian tersebut dapat dilihat dengan prioritas horizontal (kanan kiri) dan vertikal (atas bawah). 03. KESEIMBANGAN (BALANCE)
METODE PENDEKATAN DALAM MENCIPTAKAN KESEIMBANGAN Merupakan keseimbangan yang berdasarkan pengukuran dari pusat yang menyebar dan membagi sama berat antara kiri dan kanan maupun atas dan bawah secara simetris atau setara. Keseimbangan ini bersifat sederhana, terkesan resmi atau formal KESEIMBANGAN SIMETRIS (FORMAL BALANCE) Merupakan keseimbangan yang tersusun atas unsur-unsur yang berbeda antara kiri dan kanan namun dari komposisinya terasa seimbang.Keseimbangan asimetris dapat dilakukan dengan penyusunan ukuran, garis, warna, bidang dan tekstur KESEIMBANGAN ASIMETRIS (INFORMAL BALANCE)
CONTOH KESEIMBANGAN
04. KESEBANDINGAN (PROPORTION) Kesebandingan (proporsi) merupakan perbandingan ukuran yang digunakan untuk menentukan perbandingan yang dianggap tepat antara panjang dengan lebar antara bagian dengan bagian lain atau bagian dengan unsur secara keseluruhan
CONTOH KESEBANDINGAN
Irama adalah pola tata letak (layout) yang dibuat dengan melakukan pengulangan unsurunsur tata letak secara teratur agar menciptakan kesan yang menarik. Irama menyebabkan kita dapat merasakan adanya pergerakan, getaran, atau perpindahan dari unsur satu ke unsur lain. Irama visual tersebut dapat berupa repetisi maupun variasi. 05. IRAMA (RYTHM)
CONTOH IRAMA
Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan desain. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan. Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsur sebagai penarik dan pusat perhatian. Dominasi mempunyai bebrapa tujuan, yaitu untuk menarik perhatian, menghilangkan kebosanan, dan untuk memecah keberaturan. 06. PENEKANAN (EMPHASYS)
CONTOH PENEKANAN
Kontras yaitu adanya perbedaan yang mencolok pada beberapa unsur tata letak. Kontras dapat anda lakukan dengan beberapa cara, misalnya dengan menggunakan warna yang berbeda sehingga lebih mencolok, ukuran foto/ilustrasi dibuat besar diantara yang kecil, menggunakan pemilihan font yang berbeda typefont maupun ukurannya, mengganti irama serta arah juga dapat anda lakukan 07. KONTRAS (CONTRAST)
CONTOH KONTRAS
08. REPETISI (REPETITION) REPETISI adalah sebuah “ permainan” pengulangan dalam rangkaian komposisi desain. Repisi digunakan agar setiap elemen desain mempunyai kesamaan (unity) dan terikat antar elemen satu sama elemen lainnya. Misalnya repetisi warna pada bentuk yang berbeda, repetisi garis dengan dimensi yang sama pada warna yang berbeda, repetisi white space, repetisi teksture dan lainnya.
CONTOH REPETISI