Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Nama : …………………………………..
Kelas : …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Syarat utama dalam berkorban adalah kerelaan untuk ….
a. menerima
b. memberi
c. mengusahakan
d. mengadakan
2. Setelah berkorban sikap yang baik adalah tidak perlu ….
a. Mengharapkan kembalinya
b. Memberi kesempatan lagi
c. Mengucapkan terima kasih
d. Takut kehabisan
3. Sebelum berdoa ditaman Getsemani Tuhan Yesus mengajak para murid untuk
mengadakan ….
a. perjamuan
b. puasa
c. doa bersama
d. doa puasa
4. Yesus berdoa dengan perasaan sedih karena …
a. tidak akan kuat menanggung penderitaan-Nya
b. belum siap untuk mengorbankan nyawa-Nya
c. kelemahan-Nya sebagai manusia
d. tau apa yang akan dialami keesokan harinya
5. Sikap Tuhan Yesus yang bisa kita teladani sewaktu diludahi, dipukul dan diolok-olok ….
a. menutup mata-Nya
b. menekan rasa sakit
c. tidak membalas
d. menuduh saja
Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Ketika kita menolong orang jangan mengharapkan …………………………
2. Tuhan Yesus dihukum mati karena menanggung …………………………
3. Ketika berdoa peluh Tuhan Yesus menetas bagaikan …………………………
4. Saat Tuhan Yesus wafat terjadi kegelapan selama …………………………
5. Tuhan Yesus disalibkan di bukit …………………………
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP : 0813 4319 9013
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 7
Pengampunan Allah
Bahan Referensi Alktab :
Yunus 1-4, Mazmur 103:8-14 atau Matius 18:21-22 dan Efesus 4:32
Materi
Jika melihat sekeliling, kita berbuat tidak baik lebih banyak daripada berbuat baik, banyak orang
merasa gengsi untuk mau mengampuni kesalahan orang lain, karena ia sudah merasa benar.
Pernahkah kamu kecewa, sakit hati atau marah ketika disakiti oleh teman? Apakah kamu mau
memberi maaf ketika temanmu menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepadamu?
Orang yang melakukan kesalahan pasti hidupnya tidak tentram, selalu diburu kesalahannya,
takut ketahuan orang akan segala kesalahannya, kuatir jika orang yang disalahi tidak terima,
takut dihukum dan sebagainya, keadaan akan jadi berbeda jika orang yang bersalah sudah
berdamai dan meminta maaf atas kesalahannya, hati akan merasa tenang jika orang yang
disalahi memberi maaf kepadanya dan jika bermain bersama tidak akan merasa canggung lagi.
Hal ini seperti yang dialami Yunus, anak Amitai. Yunus dipanggil Tuhan untuk diutus ke Niniwe
supaya memperingatkan penduduk Niniwe yang dosanya besar karena kejahatannya.
Niniwe adalah sebuah bangsa besar, Yunus harus menyampaikan bahwa apabila dalam waktu
40 hari penduduk Niniwe tidak bertobat, maka Tuhan akan menghancurkan kota Niniwe. Atas
perintah Tuhan, Yunus tidak menaatinya ia tidak pergi ke Niniwe tetapi ke Yafo dengan naik
kapal yang menuju ke Tarsis. Tuhan menghukum Yunus dengan menurunkan angina badai
membuat kapal terombang-ambing hamper tenggelam. Pada saat badai datang Yunus sedang
tidur, lalu mereka membangunkan Yunus. Yunus mengatakan bahwa badai itu terjadi karena
dosanya maka dia menyuruh untuk melemparkannya ke laut.
Ketika Yunus tenggelam, seekor ikan besar menelannya. Dalam perut ikan selama 3 hari Yunus
berdoa kepada Tuhan dengan menyesali kesalahannya dan memohon pengampunan dosa.
Tuhan Allah masih mengasihi Yunus. Tuhan memerintahkan supaya ikan itu memuntahkan
Yunus dipantai. Tuhan mengutus Yunus yang kedua kali supaya pergi ke Niniwe, Yunus diutus
memberitahu bahwa penduduk Niniwe harus menyesali dosanya, jika tidak maka Tuhan akan
menunggangbalikan kota itu dalam waktu 40 hari lagi. Yunus melaksanakan perintah Tuhan
dan pergi ke Niniwe.
Mendengar seruan Yunus, raja turun dari singgasana dan menanggalkan jubahnya lalu
mengenakan kain kabung dan duduk diatas abu. Raja memerintahkan para pembesarnya
supaya menyampaikan pesan raja demikian. Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing
domba tidak boleh makan dan minum, semua harus berselubung kain kabung dan berseru
dengan keras kepada Allah, berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan kekerasan yang
dilakukannya. Ketika Allah melihat perbuatan mereka Tuhan mengampuni dan tidak jadi
menghukum penduduk Niniwe. Atas sikap Allah kepada penduduk Niniwe Yunus menjadi
marah, ia meninggalkan kota itu tinggal disebelah timurnya dan mendirikan pondok untuk
menaunginya, ia akan melihat apa yang terjadi di kota itu.
Allah menumbuhkan pohon jarak yang dalam satu hari saja bisa tumbuh besar untuk menaungi
Yunus supaya bisa tertidur dan terhibur atas kekesalan hatinya, Yunus sangat marah karena
keesokan harinya Tuhan mendatangkan seekor ulat yang menggerek pohon itu sehingga layu
dan membuat Yunus kepanasan.
Melalui peristiwa ini, Tuhan ingin mengajarkan supaya kita mau mengampuni kesalahan orang
lain dan tidak mengingatnya lagi, berapa kali kita harus mengampuni? Seperti pertanyaan
Petrus kepada Tuhan Yesus, dan jwabannya 70 X 7 kali, artinya tidak usah dihitung jumlahnya
karena Tuhan juga tidak pernah menghitung kesalahan dan dosa kita.
Dalam doa Bapa Kami dituliskan: Ampunilah kesalahan kami seperti kami mengampuni orang
yang bersalah kepada kami, dari sini Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita, supaya mau
memaafkan kesalahan orang lain, walaupun hal ini sulit dilakukan tetapi ingat bahwa Tuhan
Yesus sudah mengampuni dosa kita yang sering kita lakukan berulang kali.
Tuhan Yesus yang sudah mengampuni dosa kita disebut Maha Pengampun, dalam kitab
Mazmur 103:8 dituliskan Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah
kasih setia. Tuhan begitu baik Ia tidak menuntut kesalahan manusia, Dia tidak pendendam
bahkan Tuhan sudah melupakan dosa dan keslahan kita yang bertobat dan memohon
pengampunan kepada-Nya. Ada 3 manfaat mengampuni sesama:
Melakukan kebaikan bagi orang lain. Dengan memaafkan kesalahan orang lain,
akan membuat hatinya merasa lega dan tenang
Melakukan kebaikan bagi diri sendiri ketika kita memaafkan kesalahan orang lain,
kita akan terbebas dari perasaan marah, kesal, benci atau dendam bagi orang lain. Hati
menjadi tentram dan damai.
Melakukan kehendak Allah. Dengan mengampuni berarti kita membuat senang hati
Tuhan dan sudah melakukan kehendak Allah
Mengampuni berasal dari kata ampun yang berarti maaf. Mengampuni berarti pembebasan
dari tuntutan akan hukuman karena kesalahan dan kekeliruan yang telah diperbuat/dilakukan.
Dalam kitab Yesaya 43:25 dijelaskan pengampunan adalah pemberian maaf atas dosa-dosa
manusia, dihapuskan dan tidak diingat-ingat lagi.
Kita harus mengampuni kesalahan orang lain, karena Tuhan sudah mengampuni dosa kita.
Kesimpulan
Allah kita adalah Allah yang mau mengampuni dosa dan kesalahan manusia. Allah tidak
menghitung dosa-dosa dan kesalahan manusia. Sebagaimana Allah menyatakan kasih karunia-
Nya dengan mengampuni dosa kita, maka kita juga harus mengampuni kesalahan orang lain.
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Sikap tidak mau mengampuni kesalahan orang lain termasuk karakter ….
a. sombong
b. sadis
c. pemalu
d. perasa
2. Sikap selalu menganggap dirinya benar, temasuk tidak mempunyai karakter ….
a. Rendah pengetahuan
b. Rendah pemikiran
c. Rendah hati
d. Rendah diri
3. Hal yang tidak dirasakan oleh orang yang melakukan kesalahan adalah ….
a. Penuh kekuatiran
b. Takut ketahuan
c. Takut dihukum
d. Hati yang tenang
4. Yunus diutus Tuhan untuk memperingatkan bangsa …
a. Niniwe
b. Nederland
c. Nigeria
d. Norwegia
5. Terhadap dosanya Sikap Yunus ….
a. memikirkan
b. menyesali
c. mengingat-ingat
d. tidak berputus asa
Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Yunus tidak pergi ke Niniwe tetapi naik kapal yang menuju ke …………………….
2. Ketika kapal terombang ambing Yunus sedang ………………….
3. Berapa kali kita harus mengampuni ……………………
4. Mengampuni diperlukan hati yang …………………………………..
5. Pengampunan diberikan kepada orang yang ………………………….
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP : 0813 4319 9013
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 8
Berubah Menjadi Baru
Bahan Referensi Alktab :
Roma 12:2, Kisah Para Rasul 9:1-19, Kolose 3:5-17
12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan
budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang
berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
9:1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid
Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
9:2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di
Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia
menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.
9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya
memancar dari langit mengelilingi dia.
9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya:
"Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
9:5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
9:6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang
harus kauperbuat."
9:7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang
mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun.
9:8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa;
mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
9:9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
9:10 Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam
suatu penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan!"
9:11 Firman Tuhan: "Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah
Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,
9:12 dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke
dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi."
9:13 Jawab Ananias: "Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa
banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.
9:14 Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap
semua orang yang memanggil nama-Mu."
9:15 Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku
untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang
Israel.
9:16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia
tanggung oleh karena nama-Ku."
9:17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke
atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri
kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat
melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."
9:18 Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat
lagi. Ia bangun lalu dibaptis.
9:19a Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya.
3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan,
kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan
berhala,
3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].
3:7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
3:8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-
kata kotor yang keluar dari mulutmu.
3:9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta
kelakuannya,
3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh
pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
3:11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak
bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah
semua dan di dalam segala sesuatu.
3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya,
kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila
yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni
kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan
menyempurnakan.
3:15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu
telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.
3:16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga
kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil
menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada
Allah di dalam hatimu.
3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah
semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa
kita.
Materi;
Semua ciptaan Tuhan yang ada di bawah bumi mengalami perubahan, baik benda mati atau
makluk hidup. Benda mati bisa berubah karena penyusutan atau berkurang, benda hidup bisa
mengalami perubahan karena berkembang seperti yang dialami oleh hewan atau tumbuhan.
Manusia yang diciptakan Tuhan akan mengalami perubahan dalam hidupnya, perubahan itu
terjadi pada :
Fisik, mengalami perubahan dari kecil tumbuh menjadi besar
Mental, mengalami perubahan dari penakut menjadi pemberani, dari rendah diri menjadi
percaya diri, seiring dengan perkembangan tubuhnya
Sifat atau karakter, mengalami perubahan tergantung dari lingkungan yang
mempengaruhinya. Dari lingkungan keluarga yang tertib, sopan, menghargai berganti
dalam lingkungan orang-orang yang keras, suka bertengkar, maka karakternya akan
berubah dari baik menjadi buruk.
Perubahan diri sangat diperlukan oleh manusia agar hidupnya menjadi tertata, dewasa dan
bertanggung jawab serta pembangunan mentalnya terjaga. Untuk itu manusia perluselalu
belajar melalui kehidupannya. Perbahan diri manusia akan berdampak pada orang lain.
Hendaklah perubahan kita merupakan perubahan yan menjadi baik, bukan sebaliknya. Jangan
mengharapkan orang lain mau berubah menjadi baik kepada kita jika kita sendiri tidak ada
perubahan menjadi baik. Perubahan diperlukan agar kita tidak dipenuhi dengan pikiran nagatif
atau jahat terhadap sesama. Perubahan hidup meliputi pikiran, sikap dan tingkah laku.
Perubahan yang terjadi menunjukan bahwa orang tersebut benar-benar ciri seorang Kristen
yang mengalami pertumbuhan iman.
Manusia diciptakan Tuhan sebagai makluk individu dan makluk social. Jika kita mau orang lain
membantu kita, maka lebih dulu kita bantu mereka. Jika kita ingin di hargai hargailah mereka.
Kehidupan Rasul Paulus berubah menjadi baru setelah bertemu dengan Yesus. Saulus lahir di
Tarsus, Kilikia, ia didik oleh guru Gamaliel untuk menjadi orang Farisi. Orang Farisi sangat
membenci pengajaran Tuhan Yesus. Saulus berkobar-kobar hatinya untuk berniat mengancam
dan membunuh murid-murid Tuhan Yesus. Salah satu murid Tuhan Yesus yang dibunuh Saulus
dengan dilempari batu adalah Stefanus. Stefanus tidak membalas dan menyerahkan rohnya
kepada Tuhan. Semua orang melihat wajah Stefanus yang bersinar.
Saulus menghadap imam besar untuk meminta surat kuasa yang akan dibawa kepada majelis-
majelis Yahudi di Damsyik, supaya Saulus bisa membawa murid-murid Yesus ke Yerusalem.
Dalam perjalanannya ke Damsyik, ia melihat cahaya dari langit yang mengelilinginya, ia rebah
dan mendengar suara Yesus menyatakan bahwa Saulus sudah menganiaya-Nya. Oleh teman-
temannya ia dituntun masuk ke Damsyik di bawa ke jalan lurus dan di inapkan dirumah Yudas.
Selama 3 hari Saulus berdoa dan tidak mau makan.
Di Damsyik ada murid Yesus yang bernama Ananias ia diutus Tuhan untuk menemui Saulus.
Ananias menumpangkan tangannya keatas Saulus dan mengatakan ia diutus Tuhan supaya
Saulus bisa melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus. Setelah itu Saulus menjadi sembuh lalu
bisa bangun dan dibabtis. Nama Saulus menjadi Paulus dan ia menjadi murid Yesus.
Rangkuman;
Perubahan menjadi sebuah kebutuhan bagi setiap orang agar menjadi lebih baik. Hal itu
ditandai dengan perubahan pikiran, kata-kata, sikap, dan perbuatan yang semakin sesuai
dengan kehendak Tuhan. Tuhan menolong dan memberi kesempatan kepada kita untuk
berubah dan menjadi manusia baru.
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Pertumbuhan karakter manusia agar tidak mempunyai sikap sombong dapat dibiasakan
dengan sikap ….
a. Rendah ukuran
b. Rendah hati
c. Ringan tangan
d. Ramah tama
2. Anak yang suka bertengkar sebaiknya dibiasakan untuk hidup saling ….
a. Memukuli
b. Menghukum
c. Memafkan
d. Memohon
3. Perubahan iman seseorang dapat dilihat dari sikap ….
a. Bandel
b. Selalu melakukan hal yang baik
c. Dari tidak tahu menjadi tahu
d. Malas belajar
4. Kehidupan Saulus berubah menjadi baik setelah ….
a. Bertemu dengan Tuhan Yesus
b. Dididik guru Gamaliel
c. Membunuh Stefanus
d. Menjadi pimpinan Farisi
5. Salah satu murid Tuhan Yesus yang dibunuh Saulus adalah …
a. Salomo
b. Stefanus
c. Matius
d. Markus
Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Perasaan orang yang mengubah dirinya menjadi lebih baik adalah ….Merasa bahagia
2. Sikap terpuji bagi sesama yang telah membenci kita adalah …Mengampuni
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP :
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 9
Roh Kudus Penolongku
Bahan Referensi Alktab :
Kisah Para Rasul 1:8, 16:4-12, Yohanes 14:16-18
1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan
menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
16:4 Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-
keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan, supaya
jemaat-jemaat menurutinya.
16:5 Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan dalam iman dan makin lama makin bertambah
besar jumlahnya.
16:6 Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka
untuk memberitakan Injil di Asia.
16:7 Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak
mengizinkan mereka.
16:8 Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas.
16:9 Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia
berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!"
16:10 Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk
berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah
telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.
16:11 Lalu kami bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake, dan keesokan harinya
tibalah kami di Neapolis;
16:12 dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini, suatu kota perantauan
orang Roma. Di kota itu kami tinggal beberapa hari.
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong
yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia
dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam
di dalam kamu.
14:18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
Materi;
Ketakutan, kesedihan dan kakawatiran menghadapi sesuatu pasti pernah dirasakan setiap
orang jika mengalami hal tersebut, jangan putus asa karena Roh Allah bekerja untuk manusia
yang meminta dan percaya kepada-Nya. Karena dengan pertolongan Roh Kudus kita bisa
menjadi anak-anak Tuhan yang manis, baik hati bahkan bisa melakukan perkara yang besar
apa yang dipikirkan manusia mustahil, tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.
Pada saat-saat tertentu manusia pasti mambutuhkan pertolongan, baik pertolongan dari
sesama manusia maupun pertolongan dari Tuhan. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan
manusia yang terbatas. Hamper semua kebutuhan yang diperlukan manusia, baik jasmani
maupun rohani pasti membutuhkan pertolongan orang lain. Ketika manusia sedang sendirian
mungkin merasakan sedih, takut atau kuatir. Dia perlu penghiburan, pertemanan atau
perlindungan. Hal ini mungkin bisa didapatkan dari manusia namun jika tidak terselesaikan
maka Tuhan pasti mempunyai jawabannya. Hanya Tuhanlah pertolongan sejati. Sewaktu-waktu
kita datang-Nya dalam doa, maka Ia adalah setia pada janji-Nya. Tuhan pasti memberi
pertolongan dan pelepasan kepada kita Tuhan menolong, membimbing, dan menghibur disebut
dengan Roh Kudus.
Roh Kudus adalah Allah yang hadir dalam bentuk Roh (wujudnya tidak dapat dilihat). Roh
Kudus adalah salah satu pribadi Allah Tritunggal. Allah yang Esa hadir dalam 3 pribadi/wujud:
Allah Bapa yaitu Allah yang menciptakan dan memelihara dunia ini
Allah didalam Yesus yaitu Allah yang hadir sebagai penyelamat umat manusia berdosa
disebut sebagai Allah Putra
Allah Roh Kudus yaitu Allah yang hadir dalam hati manusia. Ia yang membimbing agar
kita dapat memahami kebenaran dalam hidup ini dengan lebih baik
Tuhan Yesus bernjanji kepada murid-murid-Nya (I Yohanes 14:16-18) setelah IA naik ke sorga
maka memberi Roh Penghibur (nama lain dari Roh Kudus). Janji ini juga berlaku bagi murid-
murid-Nya zaman sekarang. Roh Kuduslah yang menuntun dan menolong Rasul Paulus yang
selalu bersandar pada Tuhan. Paulus dan Silas adalah pelayan-pelayan Tuhan yang
memberitakan kabar baik tentang Yesus Kristus kepada banyak orang. Banyak orang dikuatkan
dan bertumbuh imannya. Ketika melakukan pelayanan di Yerusalem dan akan meneruskan ke
Asia, Roh Kudus melarang mereka pergi ke daerah itu. Mereka lalu di Troas untuk beristirahat.
Dimalam itu oleh kuasa Roh Kudus, Paulus mendapat penglihatan, ia Mekadonia membutuhkan
pertolongan mereka. Paulus dan Silaspun pergi kesana untuk memberitakan Injil, kota pertama
bagian Mekadonia yang di tuju adalah Filipi.
Selain disebut Roh Penghibur, Roh Kudus juga disebut Roh Kebenaran yang akan memimpin
manusia hidup dalam kebenaran. Roh Kudus tidak bisa dilihat karena Roh (ruah aslinya hawa),
namun kehadiran-Nya, pertolongn-Nya, penghiburan-Nya dan bimbingan-Nya dapat kita
rasakan setiap hari. Contohnya: Manusia yang bersedih akan menjadi bersuka cita, tidak akan
mengalami rasa sedih terus menerus. Allah tidak pernah meninggalkan anak-anak yang
dikasihi-Nya dan tentulah Tuhan tidak suka pada anak-anak yang mudah putus asa dan
melakukan perbuatan buruk dihadapan-Nya.
Rangkuman;
Allah adalah Allah yang baik dan tidak pernah meninggalkan orang-orang yang bersandar dan
berharap kepada-Nya. Ia selalu hadir dan menolong umat-Nya melalui Roh-Nya yang Kudus.
Allah selalu hadir dalam kehidupan manusia baik ketika susah maupun senang.
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Hal pertama yang kita lakukan ketika mengalami ketakutan adalah berdoa memohon …
a. Kesibukan
b. Kekuatan
c. Keberanian
d. Kepandaian
2. Roh Kudus adalah Roh Allah yang bekerja …
a. Dalam perasaan
b. Dalam hati manusia
c. Ketika berjalan
d. Saat beribadah
3. Para murid Tuhan Yesus dipimpin Roh Kudus sehingga dapat melakukan perkara yang
besar ….
a. Mencertakan kebenaran tentang Yesus
b. Memimpin persekutuan doa
c. Menyembuhkan orang sakit
d. Membantu orang miskin
4. Segala perkara dapat diselesaikan dengan baik karena tidak ada yang mustahil bagi ….
a. Malaikat
b. Pendeta
c. Tuhan
d. Nabi
5. Mujizat yang dilakukan Tuhan pasti terjadi karena ia mempunyai ….
a. Keberanian
b. Kuasa
c. Ketekunan
d. Kekuatan
Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Mengapa manusia perlu penolong dalam hidupnya?
2. Siapakah penolong dalam hidup manusia?
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP :
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 10
Susah atau Senang Tetap Melayani
Bahan Referensi Alktab :
II Timotius 1:3-7, 4:1-5, Markus 10:45
1:3 Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti
yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik
siang maupun malam.
1:4 Dan apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau
kembali supaya penuhlah kesukaanku.
1:5 Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di
dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam
dirimu.
1:6 Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu
oleh penumpangan tanganku atasmu.
1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang
membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
4:1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang
mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi
Kerajaan-Nya:
4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang
salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi
mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan
telinganya.
4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan
pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
10:45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan
untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Materi;
Jika kita makan di rumah makan, akan mendapatkan pelayanan yang baik dari pramusajinya.
Dengan sikap yang ramah, menanyakan menu pesanan pelanggan. Dengan sikap sabar,
merapikan dan membersihkan meja yang kotor bekas makan pelanggan.
Sikap seperti ini yang dilakukan Tuhan Yesus dalam melayani murid-murid-Nya dan manusia
berdosa. Dengan penuh kasih, kesabaran, dan kerendahan hati Tuhan Yesus memberi teladan
untuk kita juga dapat melayani sesama. Tugas panggilan untuk melayani adalah panggilan
untuk semua murid-murid Tuhan Yesus, sama seperti Tuhan Yesus mau melayani murid-murid-
Nya pada waktu Ia turun ke dunia, setelah naik ke sorga, pelayanan Tuhan Yesus diteruskan
oleh para murid-Nya.
Pelayanan bisa berwujud pelayanan jasmani dan pelayanan Rohani,
Pelayanan jasmani contohnya: membantu sesama yang membutuhkan secara fisik
Pelayanan Rohani contohnya: menasehati, mendoakan dan sebagainya
Tidak semua pelayanan yang diberikan kepada orang lain mendapat tanggapan yang baik,
terkadang yang kita dapati adalah sebaliknya. Sebagai contoh, kita memberikan bantuan
supaya pekerjaan menjadi ringan, tetapi yang terjadi kita dituduh mengganggu dan ikut campur
tangan. Memang tidak mudah melakukan perbuatan melayani banyak orang, seringkali ketika
orang berbuat benar malah dinilai sedang mencari perhatian atau pujian, bahkan mendapat
cacian, amarah dan ancaman.
Pelayanan merupakan tugas bagi semua murid Tuhan Yesus. Para murid dipanggil untuk
melakukan pelayanan dalam keadaan susah atau senang. Pelayanan memerlukan:
Kesabaran (bahasa Yunani makrothunia). Kata ini melukiskan semangat yang tidak
pernah sedih, putus asa, menganggap orang lain tidak semangat.
Penguasaan diri dalam segala hal (bahasa Yunani nephein) artinya sederhana dan
mandiri, memiliki mental yang bebas dari ketakutan, kegelisahan, mampu melihat fakta
dan mempertimbangkan dengan hati-hati.
Arti melayani adalah sebagai kegiatan membantu menyiapakan (mengurus) apa-apa yang
diperlukan seseorang. Seorang menempatkan dirinya lebih rendah dari pada yang dilayani.
Timotius adalah sahabat pelayanan Rasul Paulus yang masih muda. Kadang-kadang pelayanan
mereka ditempat yang berbeda, tetapi Paulus sering mengirim surat untuk Timotius. Paulus
sering memberikan penguatan dan nasehat kepada Timotius dalam pelayanannya. Timotius
harus berani menegur kehidupan orang-orang yang tidak benar apapun resikonya. Pada masa
itu banyak ajaran tidak benar disebarkan oleh orang jahat. Nasehat Timotius ada yang
mendengarkan, ada yang acuh tak acuh, tidak peduli, egois, mau menang sendiri dan
sebagainya. Bahkan orang yang mengaku Kristen, tetapi hidupnya makin buruk dank eras
kepala serta melakukan ketidakadilan.
Tugas Timotius selain menegur (menyatakan kesalahan) adalah menasehati, artinya
mengarahkan kepada ajaran yang benar dengan membesarkan hatinya atau memberi
semangat. Timotius senantiasa meminta pertolongan Tuhan melalui Rohnya, ia berdoa agar
selalu disertai dalam pelayanannya baik suka maupun duka. Anak-anak Tuhan harus mau
melayani semua orang tanpa membedakan karena Tuhan Yesus lebih dahulu sudah melayani
kita.
Rangkuman;
Apapun keadaannya, seorang pengikut Kristus harus tetap melakukan pelayanan dengan
berbuat baik dan benar terhadap sesamanya, entah akan disukai atau tidak, dalam keadaan
senang maupun susah.
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Kita dipanggil untuk melayani secara tulus hati kepada …
a. Para murid Tuhan
b. Semua orang
c. Anggota gereja
d. Anggota keluarga
2. Sikap yang tidak diperlukan dalam melayani adalah …
a. Rendah hati
b. Sabar
c. Tulus
d. Arogan
3. Tuhan Yesus melayani murid-murid-Nya pada waktu Tuhan Yesus berada di ….
a. Gereja
b. Galilea
c. Dunia
d. sorga
4. sikap seorang pelayan sejati, bila melayani, dia akan ….
a. Menghasilkan pekerjaan yang memuaskan dirinya
b. Menciptakan suasana gembira dan bahagia
c. Menempatkan dirinya lebih rendah daripada yang dilayani
d. Membuat orang terkagum-kagum
5. Walau masih muda, tetapi Timotius harus menegur orang yang hidupnya tidak …
a. Mencari umat yang sesat
b. Menolong sesama
c. Melakukan keadilan
d. Sesuai dengan kehendak Tuhan
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Apa yang kamu bayangkan mendengar kata melayani?
2. Menurutmu, apa yang kamu rasakan jika kamu menjadi Timotius?
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP :
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 11
Hidup Menurut Kehendak Allah
Bahan Referensi Alktab :
Matius 5:14-16, Efesus 5:1-21, Yohanes 12:36
5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan
di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat
perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan
telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi
Allah.
5:3 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut saja pun jangan di
antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
5:4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono -- karena hal-hal ini
tidak pantas -- tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
5:5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah,
artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
5:6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang
demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
5:7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam
Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak
berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
5:12 Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang
tersembunyi telah memalukan.
5:13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab
semua yang nampak adalah terang.
5:14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara
orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti
orang bebal, tetapi seperti orang arif,
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak
Tuhan.
5:18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi
hendaklah kamu penuh dengan Roh,
5:19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan
nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.
5:20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus
kepada Allah dan Bapa kita
5:21 dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.
12:36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi
anak-anak terang." Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.
Materi;
Tuhan mengatakan bahwa setiap anak yang dididik dengan karakter yang baik akan
menghasilkan kehidupan yang baik, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang tuanya. Anak
yang taat pada orang tuanya akan diberi umur panjang, dan anak yang taat kepada Tuhan
akan diberkati.
Sejak manusia diciptakan Tuhan sudah memberi perintah kepada manusia untuk untuk hidup
taat pada kehendak-Nya tetapi manusia melanggar perintah Tuhan. Akibatnya manusia
mengalami hidup sengsara. Tuhan mengusir mereka dari taman Eden dan mereka harus
bekerja keras untuk hidupnya. Disekeliling kita pun ada manusia yang taat pada Tuhan namun
ada juga yang tidak. Ketaatan memerlukan keberanian dari keputusan hidup manusia. Namun
yang terjadi, orang yang mempunyai sikap benar kadang justru ditertawakan dan bahkan
dimusuhi.
Sebagai anak Tuhan, kita tidak boleh larut seperti kehidupan orang yang tidak benar, orang
yang tidak suka pada kebenaran hidup dengan kebohongan, licik, perseteruan/permusuhan,
dan tidak suka melihat hidup yang penuh dengan kedamaian. Oleh Tuhan kita dijadikan sebagai
anak terang (Efesus 5:1-21) seperti cahaya, semua orang memerlukannya. Jika tidak ada
terang, saat berjalan kita bisa menabrak sesuatu.
Resiko yang dihadapi anak-anak Tuhan yang hidup dalam kebenaran yakni : dihina, dikucilkan,
dimusuhi dan sebagainya. Rasul Paulus mengingatkan kepada jemaat di Efesus supaya berani
menjadi buah terang dengan:
a. Mengikuti kehendak Allah, artinya tidak mudah terpengaruh
b. Tetap hidup didalam Tuhan Yesus, artinya percaya kepada Yesus dengan rajin berdoa,
sekolah minggu, memuji Tuhan dan patuh pada orang tua.
Orang yang hidu dalam terang akan menghasilkan buah-buah yang baik dalam hidupnya yaitu:
kebajikan, keadilan dan kebenaran
a. Kebajikan adalah semangat kemurahan hati
b. Keadilan adalah hal memberi kepada manusia yang telah menjadi haknya
c. Kebenaran menyangkut moral yang dilaksanakan
Terang yang dibawa oleh Yesus Kristus, membuat kita kuat dalam melakukan hal-hal yang
benar, hidup dalam terang harus dilatih sejak kecil, agar tidak mudah terpengaruh oleh kuasa
jahat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mempunyai sikap hidup yang dikehendaki
Allah yaitu:
a. Tidak hidup serakah
b. Tidak mengucapkan kata-kata kotor
c. Tidak bergaul dengan orang-orang yang suka berbuat jahat
d. Hidup jujur
e. Bersikap adil dan benar
f. Berani mengingatkan teman yang berbuat salah dengan penuh kasih
g. Tetap mau belajar dari orang lain dan tidak keras kepala
h. Gemar bersyukur dan memuji Tuhan dengan kata dan perbuatan
i. Rendah hati dan tidak sombong
Sulitkah kita melakukan hal tersebut diatas?
Jangan takut sebab Allah menyertai orang-orang yang setia melakukan perbuatan benar atau
tidak meninggalkan mereka, meskipun teman-temannya meninggalkan mereka
Rangkuman;
Menjadi anak-anak yang melakukan kehendak Allah bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan
keberanian untuk tetap taat dan setia pada Firman Tuhan, tidak terpengaruh dengan
lingkungan dan teman-teman sekitar, walau mungkin akan diejek, dihina, dikucilkan atau
ditinggalkan oleh mereka. Tetapi Allah menyertai orang-orang yang setia melakukan perbuatan
benar dan dikehendaki Allah.
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Dibawah ini yang bukan merupakan karakter yang baik adalah ….
a. Memaafkan
b. Menguatkan
c. Mengingatkan
d. Membebani
2. Sikap anak yang membanggakan orang tua adalah …
a. Mencuri kesempatan
b. Belajar dengan tekun
c. Tidak peduli sesama
d. Membuat onar disekolah
3. Karena tidak taat kepada Tuhan Adam dan Hawa diusir dari taman Eden. Diluar taman Eden
mereka hidup …
a. Senang
b. Sakit
c. Sengsara
d. Semangat
4. Anak yang berani hidup dalam ketaatan dan kebenaran jika ditertawakan dan di musuhi
akan bersikap …
a. Malu dan tidak mengulangi lagi
b. Biasa dan menjauhinya
c. Acuh dan tak mau berteman
d. Tenang dan tidak membalas
5. Jemaat di Efesus diingatkan supaya berani menjadi buah terang. Orang yang mengingatkan
mereka adalah …
a. Petrus
b. Paulus
c. Yohanes
d. Lukas
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Menurutmu, mengapa orang Kristen harus hidup menurut kehendak Allah?
2. Mengapa Allah menginginkan umatnya untuk hidup menurut kehendak Allah?
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP :
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 12
Manusia Baru Selalu ingin Berdamai
Bahan Referensi Alktab :
Filemon dan 2 Korintus 5:16-19
1:1 Dari Paulus, seorang hukuman karena Kristus Yesus dan dari Timotius saudara kita, kepada
Filemon yang kekasih, teman sekerja kami
1:2 dan kepada Apfia saudara perempuan kita dan kepada Arkhipus, teman seperjuangan kita
dan kepada jemaat di rumahmu:
1:3 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus
menyertai kamu.
1:4 Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku,
1:5 karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu
kepada Tuhan Yesus.
1:6 Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan
yang baik di antara kita untuk Kristus.
1:7 Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang
kudus telah kauhiburkan, saudaraku.
1:8 Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk
memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan,
1:9 tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang
sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus,
1:10 mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam
penjara, yakni Onesimus
1:11 -- dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu
maupun bagiku.
1:12 Dia kusuruh kembali kepadamu -- dia, yaitu buah hatiku --.
1:13 Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku
dipenjarakan karena Injil,
1:14 tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan
engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela.
1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat
menerimanya untuk selama-lamanya,
1:16 bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang
kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.
1:17 Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.
1:18 Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah
semuanya itu kepadaku --
1:19 aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya --
agar jangan kukatakan: "Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!" -- karena engkau
berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri.
1:20 Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di
dalam Kristus!
1:21 Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada
permintaanku ini akan kaulakukan.
1:22 Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh
doamu aku akan dikembalikan kepadamu.
1:23 Salam kepadamu dari Epafras, temanku sepenjara karena Kristus Yesus,
1:24 dan dari Markus, Aristarkhus, Demas dan Lukas, teman-teman sekerjaku.
1:25 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu!
5:16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika
kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya
demikian.
5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu,
sesungguhnya yang baru sudah datang.
5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita
dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak
memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada
kami.
Materi;
Ketika manusia sadar akan dosa-dosanya dan segera bertobat memohon pengampunan dosa,
maka Tuhan yang penuh kasih dan pengampunan pasti mengampuni dosanya. Seorang yang
sudah diampuni dosanya, dijadikan manusia baru. Sebagai manusia baru, ia akan hidup sesuai
kehendak Allah dan tidak lagi hidup lama. Manusia yang sudah meninggalkan dosa disebut
manusia baru. Manusia baru dijadikan Tuhan sebagai ciptaan baru. Namun yang kita lihat
disekeliling kita, keadaan yang jauh berbeda, dimana orang lebih suka mengkritik, ingin
menang sendiri, tidak mau mengalah, bahkan lebih suka meninggalkan kecemasan. Kesukaan
mereka adalah masalah kecil dibesar-besarkan, senang memprovokasi daripada mendamaikan.
Hal ini akan mengakibatkan hubngan sosial semakin renggang, memicu permusuhan, dan
menghilangkan hidup yang penuh dengan kedamaian.
Anak-anak Tuhan yang hidup dalam dosa dan bersetru dengan Allah, sudah didamaikan oleh
Tuhan Yesus. Ia turun kedunia untuk membimbing hidup manusia supaya hidup menurut
kehendak Allah. Oleh karena itu, kita juga diutus untuk menjadi alat perdamaian. Dalam kitab II
Korintus 5:19 dijelaskan “Berbahagialah orang yang membawa damai, sebab mereka akan
disebut anak-anak Allah”. Menjadi alat pendamai membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga
dan materi. Tuhan Yesus berada didunia 33 tahun dan puncak karya pendamaian untuk
menyelamatkan manusia dengan pengorbanan-Nya hingga kematian-Nya di kayu salib.
Rasul Paulus meneladani Tuhan Yesus sebagai alat pendamai bagi Filemon dan Onesimus,
pembantunya. Orang-orang yang membawa damai adalah orang-orang berani mengambl
resiko, maka diperlukan hikmat dari Tuhan dalam doa agar pendamaian yang dilakukan tidak
sia-sia. Semula Onesimus bekerja dengan baik, namun ia telah melakukan pencurian dirumah
Filemon, tuannya. Onesimus lari ke kota Roma, di kota ini ia bertemu dengan Rasul Paulus.
Rasul Paulus membimbing Onesimus dengan sabar untuk mengenal Tuhan Yesus. Onesimus
mengalami perubahan dan ia ingin kembali bekerja dirumah Filemon. Rasul Paulus
menjembatani perdamaian antara Filemon dengan Onesimus.
Paulus menulis surat untuk Filemon, yang berisi permohonan untuk menunjukan kemurahan
dan belas kasih kepada Onesimus agar Filemon mau menerimanya kembali, bukan lagi sebagai
budak, melainkan sebagai saudara. (Filemon artinya baik atau sopan).
Meskipun Onesimus adalah seorang yang pantas menerima hukuman, tetapi Rasul Paulus
menyebutnya sebagai “anakku” dan “saudara yang kekasih” (Filemon 4:10). Paulus juga
berjanji bahwa ia akan membayar semua ganti rugi akibat perbuatan Onesimus dimasa lalu,
karena Onesimus pernah mencuri barang milik tuannya.
Paulus memberi kesempatan bagi Onesimus untuk mengalami perubahan hidup dari yang tidak
baik menjadi baik. Filemon memaafkan Onesimus untuk mengalami perubahan hidup dan
menerima ia kembali di rumahnya. Setiap orang pasti memiliki kesalahan sikap yang baik
adalah mengampuninya lalu hidup berdamai dengannya. Anak-anak Tuhandiutus untuk menjadi
jembatan perdamaian bagi sesamanya.
Rangkuman;
Yesus Kristus telah lebih dahulu mendamaikan manusia dengan Allah. Ia pun menginginkan kita
menjadi anak-anak yang menyukai perdamaian dan menjadi duta perdamaian. Sama seperti
Rasul Paulus yang rela menjadikan dirinya pendamai antara Filemon dan Onesimus. Bagaimana
dengan kalian?...
“DAMAI”
aku ingin melukiskan
tenang dalam pikiran
damai di perasaan
dan kasih pada tindakan
maka warna-warni pelangi aku pinjam
dalam bejana hati ku pendam
lalu dengan kuas lembut
memoles warna indah, menutup kata-kata hasut
aku rindu senandung nyanyian
tentang hangatnya persahabatan
tentang lekatnya persaudaraan
dan juga kuatnya persatuan
maka kusimak kicau burung juga alunan alam
yang tak kenal musim, tak punya dendam
lalu kususun nada-nada dalam partitur
mewartakan kata-kata dari jiwa nan luhur
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Manusia didamaikan dengan Allah dalam Yesus Kristus setelah hubungannya terputus oleh
…
a. Sikap
b. Dosa
c. Kata-kata
d. Perbuatan
2. Tuhan Yesus mendamaikan manusia dengan Allah melalui …..
a. Penyaliban Yesus di kayu salib
b. Diperjuangakan dosa manusia
c. Dikucilkan oleh manusia
d. Dibakar
3. Salah satu resiko dari orang yang mendatangkan kedamaian adalah …
a. Diakui
b. Disukai
c. Dihina
d. Dipuji
4. Sebagai anak-anak Tuhan kita harus berusaha untuk menghadirkan …
a. Persetruan
b. Pendamaian
c. Perkelahian
d. Pencurian
5. Rasul Paulus berusaha untuk mendamaikan Filemon dengan …
a. Matius
b. Titus
c. Onesimus
d. Markus
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Apa kesalahan yang telah dibuat oleh Onesimus sehingga ia terancam akan dihukum
oleh tuannya, Filemon?
2. Mengapa Paulus mengirimkan Onesimus kembali kepada tuannya, Filemon?
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP :
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 13
Jadilah Berkat Bagi Sesamamu
Bahan Referensi Alktab :
Lukas 21:1-4, Kisah Para Rasul 2:41-47
21:1 Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan
persembahan mereka ke dalam peti persembahan.
21:2 Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.
21:3 Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih
banyak dari pada semua orang itu.
21:4 Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini
memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu
jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu
berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan
tanda.
2:44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan
mereka adalah kepunyaan bersama,
2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada
semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah.
Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama
dengan gembira dan dengan tulus hati,
2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan
menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Materi;
Dalam kehidupan manusi salah satu hal yang selalu dinanti-natikan adalah “berkat”. Dalam
pemberian berkat ini ada yang dari manusia contohnya oleh-oleh atau hadiah, hadiah ini dapat
diukur dengan seberapa besar uang yang dikeluarkan untuk membeli hadiah tersebut,
sementara berkat dari Tuhan kepada manusia tidak dapat diukur dengan apapun.
Manusia diberkati Tuhan sebagai berkat sejati. Tuhan telah memberikan 2 macam berkat yakni:
1. Berkat Jasmani yaitu pemberian Tuhan yang berupa kebutuhan jasmani/tubuh
(sandang, pangan, papan)
2. Berkat Rohani yaitu pemberian dari Tuhan berupa kebutuhan rohani (penghiburan,
keslamatan, dan kedamaian)
Untuk mendapatkan berkat manusia harus bekerja. Berkat yang diterima hendaknya disalurkan
kepada sesama karena Allah telah memberkati hidup kita tiada henti-hentinya. Menjadi saluran
berkat artinya meneruskan apa yang diterima dari Tuhan kepada sesama yang membutuhkan.
Jemaat Kristen pada mula-mula pada zaman rasul hidup dalam kesetiaan dan kerelaan memberi
persembahan. Mereka saling memperhatikan, menguatkan dan berbagi harta seperti yang
dilakukan Yusuf yang disebut Barnabas, artinya anak pengiburan. Ia menjual lading dan
dipersembahkan bagi Tuhan. Barnabas adalah orang Lewi yang berasal dari Siprus. Uang
diberikan kepada jemaat yang membutuhkan bantuan.
Para Rasul melakukan pelayanan dengan tulus hati dan penuh suka cita. Hal ini membuat orang
banyak menyukai murid-murid Yesus dan semakin banyak pula orang-orang percaya kepada-
Nya.
Dalam Lukas 21:4 dijelaskan tentang janda miskin yang memberi persembahan 2 peser (dalam
bahasa Yunani adalah lepton, yaitu mata uang terkecil orang Yahudi). Dimasyarakat Romawi
uang yang kecil adalah Quadran. Satu quardran sama dengan 2 lepton. Alkitab mencatat
bahwa uang yang dimiliki janda itu hanya dua peser, yaitu Rp. 1.600,-. Dengan uang yang
sekecil itu, janda itu masih mau memberi persembahan bagi Tuhan. Janda ini tidak meminta-
minta tetapi justru memberi. Yesus pun menyanjungnya sebab persembahan janda miskin ini
memberikan dari semua miliknya. Anak Tuhan harus percaya pada pemeliharaan-Nya dan
belajar memberi sebagai ibadah kepada-Nya.
Hal yang bisa menghambat kita dalam menjadi saluran berkat adalah sifat serakah, egois,
kikir/pelit, kesombongan, dan sebagainya. Ibarat pipa air yan tersumbat kotoran,
mengakibatkan air tersumbat dan tidak bisa mengalir. Demikianlah jika hati kita masih dipenuhi
oleh hal diatas maka saluran kita tidak berfungsi lagi. Menjadi saluran berkat adalah bagian dari
ucapan syukur kita pada Tuhan atas berkatnya yang kita terima setiap hari.
Rangkuman;
Setiap orang adalah saluran berkat yang dapat dipakai Allah meneruskan berkat-Nya. Kita
semua adalah orang-orang yang diberikan berkat oleh Allah, baik berupa karunia, talenta,
kekuatan, dan pikiran atau materi yang kita miliki. Karena itu, pakailah dan salurkanlah berkat
Tuhan kepada sesamamu dengan tulus hati.
Hujan berkat kan tercurah
Hujan berkat kan tercurah
Itulah janji kudus
Hidup segar dari sorga
Kan diberi penebus
Hujan berkatMu
Itu yang kami perlu
Sudah menetes berkatMu
Biar tercurah penuh
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Bila mendapat berkat maka hati kita akan merasa …
a. Sayang
b. Senang
c. Sombong
d. Damai
2. Walau berkat merupakan pemberian Tuhan bukan berarti kita tinggal menerima saja tetapi
harus diusahakan dengan …
a. Bebas
b. Bagus
c. Bekerja keras
d. Berpikir
3. Murid Tuhan Yesus yang membagi berkat di jaman para Rasul adalah …
a. Yosafat
b. Yohanes
c. Yakub
d. Yusuf
4. Melalui pelayanan para rasul banyak orang menjadi percaya kepada Yesus karena mereka
melayani dengan …
a. Teguh pendirian
b. Tabah dan sabar
c. Tetap percaya
d. Tulus hati
5. Menjadi berkat bagi sesama merupakan hal yang di inginkan oleh …
a. Manusia
b. Pendeta
c. Tuhan
d. Malaekat
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Siapakah sumber utama berkat dalam kehidupan ini?
2. Apa yang diharapkan Allah dari kita yang menerima berkat dari-Nya?
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Kelas/Semester : V/II
Nama Guru : S. Pesirahu, S.Pd
No. HP :
Nama Siswa :
No HP Siswa :
Pelajaran – 14
Cintailah Lingkungan Hidup
Bahan Referensi Alktab :
Kejadian 1:28-31
1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan
bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."
1:29 Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang
berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi
makananmu.
1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang
merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi
makanannya." Dan jadilah demikian.
1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan
jadilah pagi, itulah hari keenam.
Materi;
Tuhan menyediakan kebutuhan hidup manusia dari alam sekitarnya, manusia diberi hak oleh
Tuhan untuk mengambil dan memanfaatkannya. Kebutuhan manusia didapatkan dari alam,
sejak Tuhan menciptakan manusia, Ia memberi kuasa atas seluruh binatang dan tumbuh-
tumbuhan menjadi makanannya. Hal ini berarti manusia memiliki hak untuk mengambil dan
memanfaatkan isi alam ciptaan Tuhan.
Manusia ditempatkan didunia, maka hidup dilingkungan alam dan kebutuhan hidupnya berasal
dari alam. Seperti yang tertulis dalam kitab Kejadian 1:28-31, Tuhan memberi kuasa kepada
manusia terhadap seluruh binatang dan tumbuh-tumbuhan menjadi makanannya. Inilah bukti
kasih Tuhan yang sangat besar bagi manusia. Ketika manusia diciptakan, Tuhan sudah
menyediakan seluruh kebutuhan hidup yang diperlukan.
Disamping memberi hak kepada manusia Tuhan juga memberi kewajiban yaitu supaya menjaga
dan merawat alam ciptaan agar tidak punah dan rusak. Hal ini bertujuan agar hidup manusia
sejahtera dan tidak kekurangan. Hutan menghasilkan kayu, tempat hidup bagi hewan. Matahari
bertugas menyinari bumi sebagai pemberi pro vitamin D, pengatur waktu da nisi alam lainnya
agar berfungsi baik bagi kehidupan manusia.
Saat ini selain merawat, yang lebih diutamakan adalah menyelamatkan alam karena tugas yang
diberikan kepada manusia telah diabaikannya. Manusia tidak mau bertanggung jawab atas alam
sekitar yang rusak akibat ulahnya seperti:
Membuang sampah sembarangan, mengakibatkan banjir, polusi, dan penyebaran
penyakit.
Penebangan hutan secara liar mengakibatkan:
Hilangnya keseimbangan ekosistim
Hilangnya kesuburan tanah
Tanah longsor dan banjir
Perburuan hewan secara liar mengakibatkan putusnya rantai makanan kehidupan
Pencemaran lingkungan dan polusi terjadi di perairan, udara dan tanah
Hujan asam yang terjadi karena air yang menguap ke atas mengandung debu, polusi
dan korosi (karat). Akibatnya besi yang terkena bisa berkarat, menyebabkan penyakit
pernapasan, bila terkena tumbuhan akan mengurangiproduktivitas tumbuhan
Penipisan lapisan ozon (lapisan atsmorfir yang melapisi bumi) dari sinar ultraviolet yang
berbahaya, jika langsung terkena pada makluk hidup. Jika lapisan ozon menipis,
mengakibatkan panas bumi naik dan mencairkan gunung es di kedua kutub di bumi dan
menyebabkan permukaan air meningkat dan bisa menenggelamkan kota-kota didaerah
pantai
Ada beberapa hal praktis yang bisa dilakukan sebagai wujud mencintai alam lingkungan hidup :
6. Menggunakan air dan listrik seperlunya
7. Tidak membuang sampah di saluran air
8. Membuang sampah pada tempatnya
9. Mengurangi polusi udara
10. Melakukan penghijauan dan reboisasi
11. Menggunakan benda yang dapat didaur ulang (membawa tas sendiri jika belanja, bisa
mengurangi kantong plastic)
12. Menempatkan barang pada tempatnya
13. Berhemat dalam menggunakan bahan bakar kendaraan
14. Membuat serapan air
15. Menyimpan benda yang mengandung zat kimia pada tempat kusus
16. Tidak menyimpan barang bekas
17. Menjaga kelestarian hewan yang hamper punah
Tantangan untuk mencintai lingkungan hidup sebenarnya dari manusia sendiri, antara lain:
1. Keserakan dan kecerobohan
2. Ketidak pedulian, tidak ramah, dan ekspoitasi terhadap alam secara berlebihan
3. Merasa bahwa manusia adalah pusat segala-galanya dan kuasa itu memiliki ha katas
makluk hidup, ia merasa paling berkuasa dan menggunakannya dengan cara apapun.
Kerena seluruh kebutuhan manusia berasal dari alam, hendaknya alam kita jaga agar
tetap indah
Rangkuman;
Manusia, tumbuhan, dan hewan adalah ciptaan Allah yang sama-sama berharga di mata-Nya.
Manusia adalah rekan Allah dalam memelihara lingkungan hidup. Di dalam Allah manusia hidup
dan bertumbuh.
Nama Lembaran Kerja Siswa (LKS)
Kelas : …………………………………..
: …………………………………..
Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c atau d pada jawaban yang tepat!
1. Perintah Tuhan kepada manusia untuk menjaga dan merawat alam terdapat dalam kitab …
a. Kejadian 1:28-31
b. Keluaran 1:28-31
c. Matius 1:28-31
d. Lukas 1:28-31
2. Hak yang diberikan Tuhan kepada manusia terhadap alam adalah …
a. Menggali lobang sedalm-dalamnya mungkin ada air
b. Mengambil hasil alam untuk di manfaatkan
c. Mengolah tanah supaya hasil tanaman meningkat
d. Meratakan tanah yang ada di pegunungan
3. Kebutuhan manusia disediakan oleh Tuhan dari …
a. Alam sekitarnya
b. Orang terdekatnya
c. Pekerjaannya
d. Usahanya
4. Untuk melaksanakan kewajiban manusia terhadap hewan yang punah adalah …
a. Mencari bibit dan menanamnya
b. Membuat kandang raksasa
c. Menyediakan makanan yang cukup
d. Melestarikan hewan yang sudah punah
5. Penanaman hutan kembali merupakan kewajiban ….
a. Pemerintah
b. Tuhan
c. Semua manusia
d. Pegawai kehutanan
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Jelaskan yang terjdi didaerah pantai dikutub utara bila lapisan ozon menipis!
2. Sebutkan 3 manfaat melakukan penghijauan!