The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MODUL ELEKTRONIK BERBASIS LITERASI SAINS

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by muhammadasyra31, 2022-09-10 07:52:55

MODUL ELEKTRONIK BERBASIS LITERASI SAINS

MODUL ELEKTRONIK BERBASIS LITERASI SAINS

1

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan
rahmat, taufik dan hidayah-Nya penyusun dapat menyelesaikan modul ini. Modul
Elektronik Berbasis Literasi Sains pada Materi Asam Basa di kembangkan sebagai media
ajar yang untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan
pembelajaran kimia di sekolah khususnya kelas XI.

Pembahasan di dalam modul elektronik ini menyajikan materi kimia khususnya
materi Asam Basa disertai dengan gambar, video pembelajaran dan konteks literasi sains
yang dapat meningkatkan minat sains dan mudah dipahami. Selain itu modul elektronik
juga menyajikan soal-soal untuk mengukur ketercapain tujuan pembelajaran dan ketuntasan
peserta didik.

Penyusun ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga
modul elektronik ini dapat tterselesaikan dengan baik. Penyusun menyadari bahwa di dalam
pembuatan modul elektronik masih banyak kekurangan, untuk itu mohon kritik dan saran
yang membangun untuk kesempurnaan modul elektronik kedepannya.

Tanjungpinang, Agustus 2022

Siti Rusqa

i
i

Kelas XI

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

Modul Elektronik Berbasis Literasi Sains ini disajikan secara sistematis, komunikatif dan
integratif. Modul ini bertujuan untuk menyampaikan konsep dan materi dengan mengaitkan
kehidupan sehari-hari agar peserta didik tertarik dengan pelajaran yang disampaikan. Modul
elektronik berbasis literasi sains terdiri dari beberapa komponen yaitu

❖ Peta Konsep merupakan gambar secara struktur dan singkat mengenai kaitan antara aspek
utama materi bab sehingga memudahkan peserta didik dalam pembelajaran materi

❖ Pendahuluan terdiri atas identitas modul elektronik, kompetensi dasar, indikator
pencapaian kompetensi dan deskripsi singkat materi.

❖ Kegiatan Pembelajaran merupakan kegiatan peserta didik yang harus dilakukan dengan
mengikuti konteks literasi sains, mari mencoba, dan lembar kerja setiap kegiatan
pembelajaran.

❖ Evaluasi berisikan soal-soal yang berkaitan dengan materi yang sudah disajikan.
❖ Daftar Pustaka merupakan daftar yang berisi sumber-sumber yang dijadikan bahan

dalam penyusunan modul ini.

ii
ii

Kelas XI

DAFTAR ISI
Kata Pengantar............................................................................... i
Petunjuk Penggunaan Modul ........................................................ ii
Daftar Isi ........................................................................................ iii
Glosarium ...................................................................................... vi
Peta Konsep ................................................................................... v
Pendahuluan................................................................................... 1

A. Identitas Modul Elektronik .................................................. 1
B. Kompetensi Dasar ................................................................ 1
C. Indikator Pencapaian Kompetensi........................................ 1
Deskripsi Singkat Materi Asam Basa ............................................ 2
Kegiatan Pembelajaran 1 .............................................................. 4
Fenomena Asam Semut ........................................................... 6
Fenomena Soda Api .................................................................. 9
Fenomena Batuk ....................................................................... 15
Fenomena Batu Bara................................................................. 19
Kegiatan pembelajaran 2 .............................................................. 22
Fenomena Banjir ...................................................................... 26
Kekuatan Asam dan Basa ......................................................... 35
Fenomena Asam Lambung ....................................................... 31
Kegiatan Pembelajaran 3 .............................................................. 41
Fenomena Pencemaran Air ...................................................... 41
Daftar Pustaka................................................................................ 43

iii
iii

Kelas XI

A GLOSARIUM
Asam Arrhenius
Asam Bronsted-Lowry Zat yang dalam air mengandung ion hydrogen ( +)
Asam konjugasi Zat yang cenderung melepaskan proton (donor proton)
Spesi yang dihasilkan dari penambahan sebuah proton pada
Asam Kuat basa bronsted
Asam Lemah Asam yang mengalami ionisasi sempurna
Asam yang derajat ionisasinya kecil atau yang mengalami
Asam Lewis ionisasi Sebagian dalam air
Zat yang menerima pasangan elektron
B
Basa Arrhenius Zat yang dalam air menghasilkan ion hidroksida ( −)
Basa Bronsted-Lowry Zat yang cenderung menerima proton (akseptor proton)
Basa Konjugasi Spesi yang dilepaskan ketika suatu proton pindah dari asam
tersebut
Basa Kuat Basa yang mengalami ionisasi sempurna dalam air
Basa Lemah Basa yang derajat ionisasi kecil atau mengalami ionisasi
sebagian dalam air
Basa Lewis Zat yang memberikan pasangan elektron

I Proses fisik mengubah atom dan molekul menjadi ion
Ionisasi dengan menambahakan atau mengurangi partikel bermuatan
Merupakan suatu spesi yang digunakan untuk mengetahui
Indikator Asam Basa sifat asam atau basa dari suatu larutan berdasarkan trayek
pH pada indikator yang digunakan
K
Kekuatan Asam Kemampuan spesi asam untuk menghasilkan ion ( +)
dalam air yang bergantung pada derajat keasaman
Kekuatan Basa Kemampuan spesi basa untuk menghasilkan ion ( −)
dalam air
Konstanta Asam Konstanta kesetimbangan ionisasi asam dalam air yang
merupakan hasil bagi konsentrasi produk dengan
Konstanta Basa konsentrasi reaktan
Konstanta kesetimbangan ionisasi basa dalam air yang
merupakan hasil bagi konsentrasi produk dengan
konsentrasi reaktan

iv
iv

Kelas XI

PETA KONSEP
ASAM BASA

Dijelaskan Dengan Ditentukan Dari Diidentifikasi Dengan

Teori Asam Basa

Teori Arrhenius Teori Bronsted-L Teori Lewis
Keseimbangan Ion Dalam Larutan
Meliputi

Larutan Asam Larutan Basa
Kekuatan Kekuatan

Asam Kuat Asam Lemah Basa Kuat Basa Lemah

Dapat Diukur Dari Indikator Asam Dan Basa
Derajat Kesamaan (pH)

Indikator Alami Indikator Laboratorium

v

v
Kelas XI

PENDAHULUAN

A. Identitas Modul Elektronik

Mata Pelajaran : Kimia

Kelas : XI (Genap)

Alokasi Waktu : 16 Jam Pelajaran

Judul Modul : Larutan Asam Basa

B. Kompetensi Dasar
3.8 Menjelaskan konsep asam dan basa serta kekuatannya dan kesetimbangan
pengionan dalam larutan
4.8 Menganalisis trayek pH beberapaindikator yang diekstrak dari bahan alami
melalui percobaan

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1) Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam dan basa menurut
Arrhenius, Bronsted-Lowry dan Lewis

2) Menganalisis kesetimbangan pengionan larutan
3) Menganalisis kekuatan asam dan basa berdasarkan larutan
4) Menganalisis trayek perubahan pH indikator bahan alam dan kimia yang

tepat.

D. Tujuan Pembelajaran

Melalui modul elektronik berbasis literasi sains dengan menggali
informasi dari berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana dan mengilah
informasi, diharapkan peserta didik dapat terlibat aktif selama proses belajar
mengajar berlangsung, memiliki sifat ingin tahu, teliti dalam melakukan
pengamatan dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat,
menjawab pertanyaan memberi kritik dan saran, serta dapat menjelaskan
konsep asam dan basa serta kekuatannya dan kesetimbangan pengionan dalam
larutan dan menganalisis trayek perubahan pH beberapa indikator yang
diekstrak dari bahan alami melalui percobaan.

1
1

Kelas XI

Deskripsi Singkat Materi Asam dan Basa

Asam dan basa memiliki peranan yang penting dalam Gambar 1. Contoh Asam Basa dalam
kehidupan kita, proses pencernaan makanan didalam Kehidupan
lambung (gambar 1) dibantu oleh adanya asam klorida.
Pernahkan Ananda mengalami sakit maag seperti pada Video 1. Iklan Sakit Maag
video 1 di samping? Sakit maag terjadi ketika kadar
asam lambung meningkat. Jika Ananda pernah
merasakannya, pasti rasanya sakit bukan? Untuk
menetralkannya digunakan suatu basa yaitu obat maag
yang mengandung senyawa basa berupa magnesium
hidroksida dan aluminium hidroksida.

Komposisi: Air, sari buah jeruk, Pernahkah Ananda membaca komposisi minuman seperti
Sukrosa, bulir jeruk, buah manga, yang terlihat pada gambar 2? Ternyata bahan yang sering
pemantap nabati, pengatur keasaman kita konsumsi dan kita pakai dalam kehidupan sehari-hari
asam sitrat, perisa jeruk, pewarna banyak yang mengandung asam dan basa. Seperti asam
alami karoten, vitamin C. vitamin A sitrat terdapat pada jeruk dan asam malat pada buah anggur.
Selain itu, ada juga senyawa basa seperti kalium hidroksida
Gambar 2. Minuman yang mengandung asam yang terdapat pada sabun. Asam basa juga dikenal dibidang
pertanian dan lingkungan hidup yaitu berkaitan dengan
keasaman tanah atau air.

2
2

Kelas XI

Gambar 3. Accu mobil dan produk sabun
Selama Ananda mempelajari kimia Ananda tentu telah mengetahui tentang larutan yang bersifat asam
dan larutan yang bersifat basa. Contohnya saja pada kendaraan bermotor pasti menggunakan accu (terdapat
cairan asam) yang dipergunakan sebagai sumber arus listrik untuk menyalakan lampu maupun starter
elektrik. Ketika mencuci pakaian kotor Ananda pasti menggunakan sabun untuk menghilangkan
kotorannya. Sabun adalah salah satu contoh larutan yang bersifat basa, merupakan produk industri berbasis
ilmu kimia yang sangat ampuh untuk menghilangkan noda-noda pada pakaian. Coba Ananda bayangkan
jika sabun tidak ada atau belum ditemukan, betapa repotnya membersihkan pakaian yang terkena noda
karena harus mencucinya berkali-kali tanpa menggunakan sabun.

Nah, dari ilustri diatas apakah sebenarnya asam dan
basa, bagaimana menentukan sifat asam bas aitu?
Bagaimana menentukan sifat suatu zat berdasarkan konsep
asam basa? Bagaimana menghitung derajat keasaman (pH)?
Semua pertanyaan tersebut akan dijawab di modul
elektronik ini.

3
3

Kelas XI

Konsep Asam dan Basa KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
Alokasi Waktu: 2 x 45 menit

Indikator Pencapaian Kompetensi

Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam dan basa menurut Arrhenius, Bronsted-Lowry dan
Lewis.

Sifat asam dan basa yang kita kenal selama ini masih terbatas. Untuk itu kita perlu memahami lebih
lanjut mengenai teori asam basa. Pada dasarnya ada tiga cara berbeda untuk mendefinisikan suatu zat
bersifat asam atau basa. Pertama, didasarkan pada reaksi ionisasi senyawa jika dilarutkan dalam air (Teori
Arrhenius). Kedua, didasarkan pada keadaan senyawa ketika bereaksi dengan zat/senyawa lain dengan
sistem serah terima proton (Teori Bronsted-Lowry). Ketiga, didasarkan pada keadaan senyawa ketika
bereaksi dengan zat/senyawa lain dengan sistem serah terima elektron (Teori Lewis).

Ketiga teori yang dikemukakan para ahli tersebut mempunyai dasar pemikiran yang berbeda tetapi
saling melengkapi dan memperkaya. Hal yang tidak bisa dijelaskan oleh teori Arrhenius dapat dijelaskan
dan dilengkapi oleh teori Bronsted-Lowry dan tidak bertentangan dengan teori Arrhenius. Demikian juga
1te.oTrieGor.iNa.sLamewbisasdaapmaetnmueruletntgekoarpiiAhrarlh-ehnaliutserkait asam basa yang tidak dapat dijelaskan oleh teori
Bronsted-Lowry

1. Teori Asam Basa Menurut Arrhenius

Svante August Arrhenius (1859 –1927), ahli kimia berkebangsaan Swedia, tercatat sebagai
pemenang hadiah nobel bidang kimia pada tahun 1903. Gagasan Arrhenius merupakan dasar dari
kimia fisika modern dan elektrokimia. Arrhenius menjelaskan bagaimana kekuatan asam dalam
larutan aqua (air) tergantung pada konsentrasi ion-ion hidrogen didalamnya.

Beliau mengusulkan teori disosiasi elektrolit yang menyatakan bahwa elektrolit seperti asam,
basa dan garam terdisosiasi menjadi ion-ionnya dalam air. Beliau lebih lanjut menyatakan bahwa
beberapa elektrolit terdisosiasi sempurna (elektrolit kuat) tetapi beberapa lainnya hanya terdisosiasi
sebagian (elektrolit lemah). Teori asam basa berkembang dengan cepat berlandaskan teori ini.

Svante August Arrhenius (1859 –1927), ahli kimia berkebangsaan Swedia, tercatat sebagai
pemenang hadiah nobel bidang kimia pada tahun 1903. Gagasan Arrhenius merupakan dasar dari
kimia fis4ika modern dan elektrokimia. Arrhenius menjelaskan bagaimana kekuatan asam dalam
larutan aqua (air) tergantung pada konsentrasi ion-ion hidrogen didalamnya. Beliau mengusulkan
4 teori disosiasi elektrolit yang menyatakan bahwa elektrolit seperti asam, basa dan garam terdisosiasi
menjadi ion-ionnya dalam air. Beliau lebih lanjut menyatakan bahwa beberapa eleKketrloalsitXI

informasi!

a. Teori Asam Menurut Arrhenius

Asam menurut Arrhenius yaitu sebagai zat yang ketika dimasukkan dalam air menghasilkan
iion hydronium (H+}. Lebih sederhana, asam diidentik dengan zat bersifat kovalen polar dan akan
larut dalam air.

Asam semut/formiat merupakan asam karboksilat yang paling sederhana dengan rumus
molekul HCOOH. Nama asam formiat berasal dari kata latin Formica yang berarti semut. Semut
menyemburkan asam formiat ketika sarangnya terancam, atau adanya bahaya serangan dari luar.
Asam formiat dapat larut dalam air. Reaksi ionisasi asam formiat dalam air sebagai berikut:

HCHO2(aq) + H2O(l) ⇌ CHO2- (aq) + H3O(+aq)

Konsep asam menurut Arrhenius dapat dipahami melalui model yang disajikan pada Gambar
5. Gambar 5 merupakan ilustrasi asam formiat dengan air yang memiliki sifat asam.

Gambar 4. Ilustrasi pelarutan HCHO2(aq) dengan H2O menghasilkan CHO−(aq) dan H3O(+aq)
(a) Sebelum direaksikan (b) sesudah direaksikan

Penulisan ion H3O(+aq) dalam air secara sederhana dapat ditulis dengan H(+aq). Sehingga
persamaan reaksinya menjadi:

HCHO2(aq) ⇌ CHO2- (aq) + H(+aq)

5
5

Kelas XI

Pernahkah Ananda melihat semut disekitar halaman rumah Ananda?
Tentunya Ananda sudah tidak asing dengan hewan semut ini. Namun,
tahukah Ananda bahwa Semut bisa menyemburkan asam formiat ketika
sarangnya terancam, atau adanya bahaya serangan dari luar?.

Fenomena Asam Semut

Video 2. Asam Semut

Asam semut/formiat merupakan asam karboksilat yang paling sederhana dengan rumus molekul
HCOOH. Nama asam formiat berasal dari kata latin Formica yang berarti semut. Semut menyemburkan
asam formiat ketika sarangnya terancam, atau adanya bahaya serangan dari luar. Asam formiat dapat larut
dalam air. Reaksi ionisasi asam formiat dalam air sebagai berikut:

HCHO2(aq) + H2O(l) ⇌ CHO2- (aq) + H3O(+aq)

6
6

Kelas XI

Asam dan basa merupakan dua senyawa kimia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Istilah asam berasal dari bahasa Latin “asamus” yang berarti masam. Asam memiliki sifat berbau sangat
tajam dan rasanya yang masam. Cuka berasa masam karena merupakan larutan asam asetat. Jus lemon
berasa asam karena mengandung asam sitrat. Susu dapat berubah menjadi asam ketika basi karena
terbentuknya asam laktat, dan bau asam yang tidak enak seperti bau mentega timbul akibat terbentuknya
asam butirat dari lemak yang membusuk. Basa bersifat sebaliknya, berasa pahit, licin dan dapat
menetralkan zat yang bersifat asam.

Berdasarkan jumlah ion H+ (untuk asam) dan OH- (untuk basa) yang dihasilkan dalam reaksi
ionisasi, senyawa asam-basa dapat dikelompokkan menjadi asam-basa monoprotik ( Σ ion H+ / OH- = 1)
dan asam-basa poliprotik ( Σ ion H+ / OH- > 1).

Tabel . Beberapa contoh asam, nama asam, dan reaksi ionisasinya

Rumus Asam Nama Asam Reaksi Ionisasinya Asam monoprotik
HF Asam Flourida HF(aq) → H(+aq) + F(-aq)
HBr Asam Bromida HBr(aq) → H(+aq) + Br(-aq) Asam diprotik
HNO3 Asam Nitrat HNO3 → H(+aq) + NO3- (aq) Asam tripotik
CH3COOH- Asam Asetat (cuka) CH3COOH-(aq) ⇌ H(+aq) + CH3COO-(aq)
H2S Asam Sulfida H2S(aq) → 2H(+aq) + 2-(aq)
H2SO4 Asam Sulfat H2SO4(aq) → 2H(+aq) + 42(-aq)
H3PO4 Asam Fosfat H3SO4(aq) → 3H(+aq) + 43(-aq)

Dari tabel diatas terlihat bahwa koefisien ion H(+aq) yang dihasilkan untuk setiap molekul asam adalah
satu, dua atau tiga.

Steleah Ananda melihat Tabel 1
bagaimanakah cara membedakan setiap

jenis asam tersebut?

7
7

Kelas XI

Penting!

b. Teori Basa Menurut Arrhenius

Basa menurut Arrhenius zat yang ketika dimasukkan dalam air dapat menghasilkan ion Hidroksida
(OH-). Namun meskipun juga larut dalam air, bas aini berbeda dengan asam karena ion yang

dihasilkannya berbeda.

Misalnya ketika suatu Natrium Hidroksida dilarutkan dengan air akan menghasilkan banyak ion
hidroksida (OH-). NaOH adalah singkatan dari natrium hidroksida atau dikenal sebagai soda kaustik atau

soda api. Reaksi ionisasi NaOH dalam air sebagai berikut.

NaOH + H2O → Na+ + OH-

Konsep basa menurut Arrhenius dapat dipahami melalui model yang disajikan pada Gambar 6.
Gambar 6 merupakan ilustrasi NaOH dengan air yang memiliki sifat basa.

Gambar 5. Ilustrasi pelarutan NaOH) dengan H2O menghasilkan Na+ dan OH-
(a) Sebelum direaksikan (b) sesudah direaksikan

Kamu pasti sering mendengar tentang senyawa NaOH,
terutama saat mengerjakan masalah terkait reaksi kimia. Namun,
tahukah kamu apa senyawa NaOH sebenarnya? NaOH adalah
singkatan dari natrium hidroksida atau dikenal sebagai soda
kaustik atau soda api.

8
8

Kelas XI

Fenomena Soda Api

Gambar 6. Kristal NaOH
NaOH dalam suhu ruang berbentuk kristal putih tidak berbau dan bersifat sangat higroskopis
(menyerap kelembaban udara). NaOH juga merupakan salah satu senyawa ion bersifat basa. Dilaporkan dari
National Library of Medicine, natrium hidroksida saat dilarutkan dalam udara atau dinetralkan dengan cairan
asam akan melepaskan panas yang cukup untuk memicu bahan mudah terbakar, kemudian NaOH akan
membentuk cairan bening yang lebih kenal dari udara. NaOH bersifat korosif sehingga dapat merusak
jaringan kulit yang dikenainya secara kimiawi. Namun, NaOH juga merupakan agen kaustik. Dilaporkan dari
National Library of Medicien, sebagai agen kaustik NaOH dapat menghancurkan bagian tubuh lunak yang
mengakibatkan luka bakar dalam dan menembus jaringan kulit. Diambil dari Vedantu, cairan NaOH yang
terkena mata dapat menyebabkan luka bakar secara menyeluruh yang mengakibatkan gangguan mata hingga
kebutaan permanen. Sehingga jika terjadi kontak dengan senyawa NaOH lakukan pertolongan pertama
sambil menunggu datangnya bantuan medis dengan cara sirami air yang mengalir terus menerus pada bagian
tubuh yang mengalami kontak langsung dengan cairan NaOH. Reaksi ionisasi natrium hidroksida dalam air
sebagai berikut:

NaOH + H2O → Na+ + OH-

Kemudian, bagaimana dengan fenomena diatas kenapa kandungan senyawa natrium hidroksida
bersebut basa?.

(Sumber: https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/26/1300000269/apa-itu-senyawa-naoh)

9
9

Kelas XI

Kemudian, bagaimana dengan pengelompokkan basa berdasarkan reaksi ionisasinya? Mari kita
lihat Tabel 2 berikut

Tabel 2. Beberapa contoh basa, nama basa dan reaksi ionisasinya

Rumus Basa Nama Basa Reaksi Ionisasi Basa Monoprotik
NaOH Natrium Hidroksida NaOH(aq) → Na+(aq) + OH(-aq)
KOH Kalium Hidroksida KOH(aq) → K+(aq) + OH(-aq) Basa Diprotik
NH3 Amonia NH4OH(aq) ⇌ NH4+(aq) + OH(-aq) Basa Tripotik
Ba(OH)2 Barium Hidroksida
Ca(OH)2 Kalsium Hidroksida Ba(OH)2(aq) → Ba2+(aq) + 2OH(-aq)
Al(OH)3 Aluminium Hidroksida
Ca(OH)2(aq) → Ca2+(aq) + 2OH(-aq)

Al(OH)3(aq) → Al3+(aq) + 3OH(-aq)

Dari tabel di atas terlihat bahwa koefisien ion OH(-aq) yang dihasilkan untuk setiap molekul basa
adalah satu, dua, atau tiga.

Jika disesuaikan dengan asam monoprotik,
diprotik dan triprotik pada molekul asam,

bagaimana dengan molekul basa?

Asam-basa poliprotik dapat mengalami beberapa kali reaksi ionisasi.

Contoh:

H3PO4(aq) → 3H(+aq) + PO34- (aq)

Reaksi ionisasi 1: H3PO4(aq) → H(+aq) + H2PO4- (aq)
Reaksi ionisasi 2: H2PO-4 (aq) → H(+aq) + HPO24−(aq)
Reaksi ionisasi 3: HPO42−(aq) → H(+aq) + PO43- (aq)
H+ dapat bereaksi dengan H2O membentuk H3O(+aq) Oleh karena itu reaksi ionisasi untuk larutan asam
dalam air dapat juga dituliskan:

Contoh: HCl(aq) + H2O(aq) → 3 +( ) + Cl-(aq)

10
10

Kelas XI

Informasi!

Definisi Svante Arrhenius hanya terbatas pada senyawa yang larut dalam air. Lalu
bagaimana jika senyawa itu tidak larut dalam air?. Tidak semua senyawa mengandung OH-
adalah basa, contohnya CH3COOH yang merupakan asam. Teori Arrhenius juga tidak bisa
menjelaskan sifat basa dari ammonia karena tidak terdapat ion OH-. Kemudian, Johannes
Bronsted dan Thomas Lowry memperbaiki kelemahan teori asam basa Arrhenius ini.

Pada dasarnya, didalam larutan asam tidak terdapat ion H+ melainkan H3O+. perhatikan
reaksi pelarutan HCl berikut, jika HCl dilarutkan dalam air maka reaksi yang terjadi:

H2O HCl H3O+ Cl-

Gambar 7. Reaksi ionisasi HCl dalam air

Tumbukan antara HCl dan H2O akan menyebabkan terjadinya transfer H+ dan HCl ke
H2O sehingga menghasilkan Cl- dan H3O+.dari Gambar 10 dapat dilihat bahwa komponen
aktif dari ion Hidronium (H3O+) adalah H+, sehingga H+ sering digunakan untuk penulisan
(H3O+).

11
11

Kelas XI

Kita sudah menemukan dan menganalisis asam semut dan soda api dengan
konsep asam basa menurut Arrhenius. Namun, teori Arrhenius hanya menjelaskan
tentang sifat asam basa pada pelarut air, bagaimana dengan pelarut selain air?

Nah, untuk menjelaskan berbagai reaksi asam basa diperlukan teori yang
lebih luas. Teori selanjutnya yang menjelaskan asam basa adalah Johanes N. Bronsted
dan Thomas M. Lowry.

2. Teori Asam Basa Bronsted-Lowry

Johannes Nicolaus Bronsted (1879- 1947) lahir pada 22 Februari pada tahun 1879 di West
Jutland Denmark. Brønsted, merupakan ahli kimia fisik yang dikenal dengan konsep asam basanya.
Beliau merupakan perumus sifat katalik dan kekuatan asam basa.

Thomas Lowry lahir 26 Oktober 1874 di Low Moor, Bradford, West Yorkshire, Inggris dari
keluarga Cornish. Beliau belajar dibawah bimbingan Henry Edward Armstrong, seorang kimiawan
Inggris yang menekuni bidang kimia organik dan mempelajari sifat ion yang terlarut dalam air.

Kita telah membahas definisi asam dan basa yang telah dikemukakan oleh Svante Arrhenius.
Definisi tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan sifat asam dan basa dari banyak zat, sepert HCl,
HNO3, dan NaOH. Namun teori tersebut tidak dapat menjelaskan mengapa asam seperti HCl, dapat
melepaskan ion H+ dalam air. Selain itu teori Arrhenius hanya menjelaskan tentang sifat asam basa
pada pelarut air, bagaimana dengan pelarut selain air? Sebagai contoh, asam asetat akan bersifat asam
jika dilarutkan dalam air, tetapi ternyata sifat asam tersebut tidak tampak pada saat asam asetat
dilarutkan dalam benzena. Demikian juga dengan larutan amonia (NH3) dalam natrium amida
(NaNH2) yang menunjukkan sifat basa meskipun tidak mengandung ion OH-

12
12

Kelas XI

a. Konsep Asam Basa Menurut Bronsted-Lowry
Teori asam-basa Bronsted-Lowry tidaklah bertentangan dengan teori asam-basa Arrhenius, justru

lebih melengkapi. Ion hidroksida tetap bertindak sebagai basa, karena mampu menerima ion hidrogen
dari asam dan juga dari air. Asam menghasilkan ion hidrogen dalam larutan karena asam bereaksi
dengan molekul air dengan cara memberikan protonnya kepada air.

Reaksi HCl dengan NH3yang merupakan masalah (tidak bisa dijelaskan) dalam teori Arrhenius,
bukan lagi merupakan masalah dalam teori Bronsted-Lowry. Baik pada saat kita membicarakan reaksi
dalam larutan maupun dalam fasa gas, amonia tetap bertindak sebagai basa, karena amonia menerima
proton (H+). Hidrogen akan terikat pada pasangan elektron bebas pada atom nitrogen melalui ikatan
koordinasi. Jika reaksi berlangsung dalam larutan, amonia akan menerima proton dari ion hidronium
(H3O(+aq)).

Bagaimana halnya pada kasus reaksi antara dua senyawa yang satu bersifat relatif asam terhadap
air dan yang lain bersifat relatif basa teradap air, misalnya HCl + NH3? Dalam kasus ini, terjadi transfer
proton dari asam ke basa, dan reaksi total merupakan penjumlahan dari tiga tahap reaksi:

HCl(aq) + H2O(l) → H3O(+aq) + Cl-(aq)
NH3(aq) + H2O(l) → OH(-aq) + NH4+(aq)
H3O+(aq) + OH(-aq) → 2H2O(l)
HCl(aq) + NH3(aq) → + NH4+(aq) + Cl(-aq)
Air dalam reaksi di atas berfungsi sebagai agen transfer proton. Aspek dalam reaksi asam-basa
Bronsted-Lowry adalah interaksi antara ion hidronium dengan ion hidroksida yang menghasilkan air,
dan hal ini merupakan lawan dari auto-ionisasi air.

Silahkan Ananda perhatikan gambar dibawah ini
tentang reaksi antara NH3(aq) dan HCl(g)!

13
13

Kelas XI

Gambar 8. Reaksi antara HCl(aq) dengan NH3(aq) menghasilkan NH4+ dan Cl-(s)
(a) Sebelum direaksikan (b) setelah direaksikan

Gambar 9. Mekanisme reaksi antara NH3(aq) dengan HCl(g)

NH3(aq) + H3O(+aq) → NH4+(aq) + H2O(l)

Jika reaksi berlangsung dalam keadaan gas, amonia menerima proton secara langsung dari

hidrogen klorida.

NH3(aq) + HCl(g) → NH4+(aq) + Cl(-s)

Dengan kata lain, amonia bertindak sebagai basa dengan cara menerima satu ion hidrogen dari

asam.

Apakah Ananda tahu gejala apa saja yang
dirasakan ketika terpapar virus Covid-19? Ternyata
terdapat perbedaan antara flu biasa dengan virus Covid-19
loh… seperti apa ya perbedaannya?

14
14

Kelas XI

Fenomena Batuk

Video 3. Perbedaan flu biasa dengan
virus covid 19

https://youtu.be/G6YM4ASzZUc

Menurut WHO, Sebagian besar penderita yang terinfeksi corona mengalami batuk kering secara
terus menerus, sesak napas atau pneumonia, tetapi tidak disertai rasa sakit tenggorokan. Namun, tidak
semua batuk kering merupakan gejala virus corona, batuk kering bisa jadi tanda iritasi atau karena
penyakit tenggorokan.selain itu, batuk yang terjadi pada orang yang menderita flu akan disertai denga
pilek dan bersin-bersin. Hal tersebut tidak akan terjadi pada penderita Covid-19. Jadi jika seorang
menunjukkan batu disertai bersin, kemungkinan hanya terkena flu biasa, utnuk mengurangi gelaja flu
kita bisa menggunakan obat batuk. Obat batuk mengandung berbagai senyawa kimia, salah satunya yaitu
ammonium klorida.

Ammonia klorida menghasilkan ekspektoran yang mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah
dikeluarkan. Bahan baku untuk memproduksi ammonium klorida adalah ammonia (NH3), berikut reaksi
pembentukan amonium klorida:

NH3(aq) + HCl(aq) ⇌ NH4+ + Cl(-aq)
Ketika ion ammonia dan ion klorida terbentuk, kedua ion saling Tarik menarik satu sama lain, sehingga
membentuk kristal ammonium klorida. Berdasarkan persamaan reaksi diatas zat mana yang bertindak
sebagai asam dan basa pada rekasi pembentukan ammonium klorida?

(Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20200324152744-33-147282/jangan-panik-ini-beda-
batuk-biasa-batuk-terpapar-corona)

15
15

Kelas XI

Informasi

b. Pasangan asam basa konjugasi
Dalam konsep asam basa menurut Teori Bronsted-Lowry terdapat istilah pasangan asam-basa

konjugasi. Suatu asam, setelah melepas satu proton, akan membentuk spesi yang disebut basa konjugasi
dari asam itu. Suatu basa, setelah menyerap satu proton, akan membentuk suatu spesi yang disebut asam
konjugasi dari basa itu. Perhatikan reaksi-reaksi berikut ini!

Catatan: Setiap terjadi interaksi yang melibatkan transfer H+ selalu menghasilkan pasangan asam-
basa konjugasi.

Suatu spesi dapat bertindak sebagai asam dan sebagai basa, seperti contoh reaksi yang terdapat
pada reaksi 1 dan 2, terlihat bahwa air dapat bersifat asam (donor proton) dan dapat pula bersifat basa
(akseptor proton). Suatu zat yang dapat bertindak sebagai asam dan basa Bronsted-Lowry sekaligus
disebut mempunyai sifat amfoter.

Amfoter adalah sifat suatu zat/senyawa yang dapat bersifat asam atau basa (tergantung
lingkungannya). Sebagai contoh adalah air.

• Dalam suasana asam → basa
HCl(aq) + H2O(l) → H3O(+aq) + Cl-(aq)

• Dalam suasana basa → asam
NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq)+ OH(-aq)

16
16

Kelas XI

Kita sudah menemukan dan menganalisis obat batuk dengan
menggunakan konsep asam basa Bronsted-Lowry yang bisa
mengurangi gelaja flu. Teori asam basa Bronsted-Lowry dapat
menjelaskan semua reaksi yang terjadi dalam bentuk apapun, termasuk
gas, larutan bukan air, larutan air, dan campuran heterogen. Akan tetapi,
Teori asam basa Bronsted-Lowry tidak dapat menjelaskan reaksi asam
basa yang tidak melibatkan serah terima proton (H+). Keterbatasan
Teori asam basa Bronsted-Lowry ini dilengkapi dengan adanya teori
yang dikemukakan oleh Gilbert Newton Lewis. Teori ini biasa dikenal
dengan Teori Lewis.

3. Teori Asam Basa Menurut G. N. Lewis
Pada tahun 1932, ahli kimia G. N. Lewis mengajukan konsep baru mengenai asam-basa,
sehingga dikenal ada-nya asam Lewis dan basa Lewis. Pada teori asam-basa Arrhenius tidak
dijelaskan perilaku asam-basa dalam larutan tidak berair dan pada teori asam-basa Bronsted-
Lowry tidak diterangkan akan adanya sistem yang tidak terprotonasi.

Teori asam basa Bronsted-Lowry dapat menjelaskan semua reaksi yang terjadi dalam
bentuk apapun, termasuk gas, larutan bukan air, larutan air, dan campuran heterogen. Akan
tetapi, Teori asam basa Bronsted-Lowry tidak dapat menjelaskan reaksi asam basa yang tidak
melibatkan serah terima proton (H+). Keterbatasan Teori asam basa Bronsted-Lowry ini
dilengkapi dengan adanya teori yang dikemukakan oleh Gilbert Newton Lewis. Teori ini biasa
dikenal dengan Teori Lewis.

17
17

Kelas XI

a. Konsep Asam Basa Menurut Lewis
Menurut Lewis Asam adalah zat atau senyawa yang dapat menerima pasangan elektron bebas dari zat

atau senyawa lain untuk membentuk ikatan baru. Sedangkan Basa adalah zat atau senyawa yang dapat
mendonorkan pasangan elektron bebas dari zat atau senyawa lain untuk membentuk ikatan baru.

Produk dari reaksi asam-basa Lewis merupakan senyawa kompleks. Proton merupakan asam
Lewis, Lewis mengembangkan reaksi asam-basa yang menyangkut zat atau senyawa yang tidak
mempunyai atom H dalam senyawanya. Secara umum, reaksi asam-basa Lewis terjadi apabila ada
basa yang mendonorkan pasangan elektronnya dan asam yang menerima pasangan elektron tersebut
untuk membentuk ikatan baru. Produk yang terjadi dari reaksi asam-basa Lewis disebut dengan
senyawa kompleks (adduct) dan ikatan yang terjadi adalah ikatan kovalen koordinasi.

Contoh sederhana dari reaksi asam-basa Lewis adalah reaksi pembentukan ion hidronium dan
ion amonium.

Gambar 10. Pembentukan ion Hidronium dan ion Amonium

18
18

Kelas XI

Pernahkah Ananda melihat bahan bakar batu bara? Tahukah
kamu Batu bara digunakan sebagai bahan bakar dalam industri
proses pembakaran dengan menggunakan batu bara menghasilkan
gas buang, Senyawa apa sajakah yang menyebabkan industri batu
bara ini berbahaya dan mencemari lingkungan?

Fenomena Batu Bara

Video 4. Tambang batu bara
(Sumber: https://youtu.be/qsRMFVe6I_Q)

Batu bara digunakan sebagai bahan bakar dalam industri proses pembakaran dengan
menggunakan batu bara menghasilkan gas buang, salah satunya gas sulfur dioksida (SO2. Gas SO2,
ini berbahaya bagi Kesehatan dan mencemari lingkungan karena dapat menyebabkan hujan asam.
Untuk itu, dilakukan upaya untuk mengurangi dampak dari gas SO2 yaitu dengan menambahkan batu
kapur (CaCO3) pada pembakaran batu bara. Saat proses pembakaran pada suhu tinggi CaCO3, terurai
kapur (CaO). Kapur CaO inilah yang kemudian bereaksi dengan gas SO2 yang dihasilkan dari
pembakaran batu bara. Berikut reaksi kapur CaO dengan SO2.

CaO(s) + SO2(g) → CaSO3(s)
Konsep asam dan basa menurut siapa yang terdapat pada reaksi tersebut? Dan zat mana yang
bertindak sebagai asam dan basa?

19
19

Kelas XI

Untuk dapat memecahkan masalah Tambang batu bara
tersebut, amatilah gambar struktur Lewis dari reaksi antara
CaO dengan SO2 dan amatilah hasil reaksinya.

Konsep asam-basa yang dikembangkan oleh Lewis didasarkan pada ikatan kovalen
koordinasi. Atom atau spesi yang memberikan pasangan elektron didalam membentuk ikatan
kovalen koordinasi akan bertindak sebagai basa, sedangkan spesi yang menerima pasangan elektron
disebut sebagai asam. Konsep asam-basa Lewis dapat menjelaskan reaksi-reaksi yang bernuansa
asam-basa meskipun tidak melibatkan proton (ion H+), misalnya reaksi antara oksida basa dengan
oksida asam.

Gambar 11. Struktur dari reaksi antara SO2 dengan CaO
(Sumber: Jepersen, 2012)

20
20

Kelas XI

Lembar Kerja 1

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan benar!

1. Reaksi-reaksi berikut merupakan reaksi asam-basa. Nyatakan mana asam dan mana
basanya. Nyatakan pula dasar teori yang anda pergunakan (apakah teori Arrhenius,
Bronsted Lowry, atau Lewis).
a. HCl(aq) + H2O(l) → Cl(-aq) + H3O(+l)
b. CO32(-aq) + H2O(l) ⇌ HCO-3(aq) + OH(-aq)
c. Ag+(aq) + 2NH3(aq) → Ag(NH3)2+(aq)

2. Ammonium klorida merupakan salah satu komponen yang biasa digunakan untuk
baterai kering. Gas ammonia dapat bereaksi dengan gas hydrogen klorida
membentuk padatan garam ammonium klorida.
a. Tuliskanlah persamaan reaksi yang terjadi disertai fasa dari masing-masing zat
yang terlibat!
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………

b. Berilah label asam dan basa pada reaktan yang terlibat dalam reaksi
pembentukan ammonium klorida tersebut!
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………

21 Klik disini untuk menjawab
21 Kelas XI

Tetapan Kesetimbangan Air dan KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
Kekuatan Asam dan Basa Alokasi Waktu: 4 x 45 Menit

Indikator Pencapaian Kompetensi

Menganalisis kesetimbangan pengionan air
Menganalisis kekuatan asam dan basa berdasarkan larutan

Gambar 12. Air
Air adalah penghantar (konduktor) listrik yang sangat buruk. Air murni hampir tidak
mengantarkan arus listrik, hanya alat pengukuran yang sangat peka yang dapat menunjukkan bahwa
air murni memiliki daya hantar listrik yang sangat kecil. Tetapi bagaimana dengan air sumur atau air
PAM? Tetapi bagaimana dengan air sumur atau air PAM? Pada saat tangan dalam keadaan basah
jangan sekali-kali menyentuh peralatan yang berarus listrik, misalnya stop kontak. Mengapa Ananda
tidak boleh menyentuhnya padahal air murni hampir tidak menghantarkan arus listrik?

Salah satu sifat penting dari air adalah kemampuannya untuk berperan sebagai asam dan basa
sekaligus (amfoter). Penambahan asam kedalam air akan membuat air berperan sebagai basa dan
dengan penambahan basa kedalam air akan membuat air berperan sebagai asam. Mengapa hal tersebut
bisa terjadi? Pada dasarnya derajat/tingkat keasaman suatu larutan (pH = potenz Hydrogen) bergantung
pada konsentrasi ion H+ dalam larutan. Bagaimana hubungan antara ion H+ dengan kekuatan
asam/keasaman suatu larutan? Dapatkah Ananda menentukan sifat larutan dari pH suatu larutan
tersebut?.

22
22

Kelas XI

Di kelas X Ananda telah mempelajari cara membedakan larutan
elektrolit dan larutan non-elektrolit, yaitu dengan menguji daya hantar
listriknya. Hantaran listrik melalui larutan ditunjukkan oleh lampu yang
dipasang pada alat elektrolit tester, atau dari perubahan yang dapat diamati
pada elektrodenya. Juga telah Ananda pelajari bahwa larutan elektrolit
dapat menghantarkan listrik karena mengandung ion-ion yang dapat
bergerak bebas.

1. Tetapan Kesetimbangan Air

Air adalah penghantar (konduktor) listrik yang sangat buruk. Air murni hamper tidak
menghantarkan arus listrik, hanya alat pengukur yang sangat akurat yang dapat menunjukkan
bahwa air murni memiliki daya hantar listrik yang sangat kecil. Tetapi, bagaimana dengan air
sumur atau air PAM?. Perhatikan video diatas, pada saat terjadi banjir jangan menghidupkan
stop kontak listrik. Mengapa demikian? Atau pada saat tangan dalam keadaan basah jangan
sekali-kali menyentuh peralatan yang berarus listrik, misalnya stop kontak. Mengapa Ananda
tidak boleh menyentuhnya padahal air murni hampir tidak menghantar listrik?

Salah satu air murni yang dapat menghantarkan arus listrik adalah Air sumur atau air
PAM. Air tersebut dapat menghantarkan arus listrik karena didalamnya terkandung berbagai
macam ion-ion yang berasal dari mineral-mineral bebatuan tanah sehingga menyebabkan air
bisa menghantarkan arus listrik. Salah satu sifat penting dari air adalah kemampuannya untuk
berperan sebagai asam dan basa sekaligus (amfoter). Penambahan asam kedalam air akan
membuat air berperan sebagai basa dan dengan penambahan basa kedalam air akan membuat
air berperan sebagai asam. Hal ini disebabkan oleh karena dalam air murni, 1 molekul air dapat
memberikan protonnya ke molekul air lainnya. Proses ini disebut dengan autoionisasi air.
H2O(l) + H2O(l) → H3O(+aq) + OH(-aq) ……….(Reaksi 1)

Reaksi autoionisasi dapat dituliskan sebagai berikut!
H2O(l) ⇌ H(+aq) + OH(-aq) …………..(Reaksi 2)

23
23

Kelas XI

Penting!

Reaksi ionisasi air merupakan reaksi endoterm sehingga bila suhunya naik, nilai Kw akan semakin
besar. Konsentrasi ion hidronium dalam suatu larutan encer relatif kecil, tetapi sangat menentukan sifat-
sifat larutan, terutama larutan dalam air. Untuk menghindari penggunaan angka yang sangat kecil,
Sorensen mengusulkan konsep “p” (pangkat ion hidrogen) agar memudahkan pengukuran dan
perhitungan untuk mengikuti perubahan konsentrasi ion H+ dalam suatu larutan.

Reaksi ionisasi dalam air merupakan reaksi endoterm sehingga saat suhunya naik, maka nilai Kw
akan semakin besar.

Suhu (℃) Kw Suhu (℃) Kw
0 37
10 1,5 x 10−15 40 1,5 x 10−15
20 3,0 x 10−15 50 3,0 x 10−15
25 6,8 x 10−15 60 6,8 x 10−15
30 1,0 x 10−14 1,0 x 10−14
1,5 x 10−14
Suhu tubuh normal

a. Sifat larutan ditinjau dari pH larutan
Kebanyakan larutan asam lemah dan basa lemah memiliki konsentrasi molar H+ dan OH- yang

sangat kecil, seperti 1,6 x 10-8 atau 2,2 x 10-7 M. Penulisan konsentrasi yang sangat kecil ini dapat
dipermudah dengan menggunakan skala pH. Skala pH merupakan suatu cara lain untuk menentukan
tingkat keasaman larutan karena menggambarkan jumlah ion H+ yang terdapat di dalam larutan.

Menurut Sorenson, pH merupakan fungsi negatif logaritma dari konsentrasi ion H+ dalam suatu
larutan, yang dirumuskan sebagai berikut.

pH = -log[H+]

Sehingga, untuk dapat menghitung nilai pH ingat kembali cara menghitung logaritma.

log 101= 1; log 102= 2; log 103= 3
log 10-1= -1; log 10-2= -2; log 10-3= -3

24
24

Kelas XI

Contoh soal:
Jika diketahui [H+] = 2,5 x 10-3

maka:
pH = -log [H+]

= -log (2,5 x 10-3M)
= -log 10-3 − log 2,5
= 3 - 0,40
= 2,60

Catatan: pH merupakan skala logaritma, sehingga perubahan 1 unit
pH menunjukkan perubahan 10× lipat dari konsentrasi

Apakah Ananda tahu tentang bahaya fenomena banjir? Ananda
pasti tidak asing dengan fenomena ini bukan? Ternyata selain
bahaya bagi Kesehatan lingkungan fenomena banjir ini juga
berbahaya bagi tubuh kita dengan adanya aliran listrik
loh…seperti apa ya bahaya banjir bagi aliran listrik?

25
25

Kelas XI

Fenomena Banjir

Video 5. Bahaya Listrik
Liputan 6.com, Jakarta oleh Arief Rahman Hakim pada 21 Desember 2021, 18.00 WIB. Bango,
Pondok Labu, Jakarta, Sabtu (20/12/2022). Banjir yang terjadi di Jakarta berdampak pada 180 unit
Gardu Distribusi dan 61.320 pelanggan sehingga terjadi pemedaman di sejumlah wilayah.

Memasuki musim hujan salah satu hal yang harus diantisipasi masyarakat adalah banjir, PT PLN
(Persero) telah memitigasi dampak bencana tersebut agar bahaya dari listrik dapat dihindari. Executive
Vice President Kominkasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, demi keselamatan
masyarakat, listrik akan dipadamkan oleh PLN apabila rumah warga terendam banjir atau asset PLN
seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir

Apabila terjadi banjir dan listri belum dipadamkan oleh PLN, segera laporkan melalui PLN
Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

BERANI MENCOBA!!!

Pada suhu 25℃, konsentrasi H+dan OH- di dalam air murni atau
larutan netral adalah sama yaitu 1,0 x 10-7. Hitunglah pH larutan
menggunakan rumus yang ada pada model diatas!

26 Klik disini untuk menjawab
26 Kelas XI

2. Kekuatan Asam dan Basa
Kekuatan asam basa berhubungan dengan sifat elektrolit dari larutan tersebut. Asam kuat

mengalami reaksi ionisasi sempurna, sedangkan asam lemah mengalami reaksi ionisasi sebagian.
Reaksi ionisasi asam kuat merupakan reaksi ionisasi satu arah, sedangkan reaksi ionisasi asam
lemah merupakan reaksi ionisasi dua arah yang membentuk kesetimbangan kimia. Setelah
mengalami reaksi ionisasi, asam lemah masih memiliki HA, sedangkan asam kuat tidak.

Gambar dibawah ini merupakan ilustrasi dari reaksi ionisasi dari asam kuat dan asam lemah.
(catatan: untuk reaksi ionisasi basa kuat dan basa lemah memiliki kecenderungan yang sama
dengan asam kuat dan asam lemah).

Gambar . Ionisasi HA yang melibatkan transfer H+ kepada H2O sehingga terbentuk H3O+ dan A-

Perhatikanlah Gambar di bawah ini dengan seksama
untuk membedakan kekuatan asam dan basa!

27
27

Kelas XI

A. Kekuatan Asam Asam Kuat

Kekuatan asam basa berhubungan dengan sifat elektrolit dari larutan tersebut, perhatikan
Gambar 18 merupakan gambaran dari asam kuat.

Gambar 13. Ionisasi larutan HCl dan daya hantar listrik oleh larutan HCl
(Sumber: Nivaldo, 2011)

Tabel . Beberapa asam kuat yang sering dijumpai dalam kehidupan

Nama Asam Rumus Molekul Jenis Asam
Asam Klorida HCl Monoprotik
Asam Bromida HBr Monoprotik
Asam Iodida HI Monoprotik
Asam Nitrat HNO3 Monoprotik
Asam Perklorat Monoprotik
Asam Sulfat HClO4
H2SO4 Diprotik

Setelah Ananda perhatikan ionisasi larutan HCl dan daya
hantar listrik oleh larutan HCl diatas yang dihasilkan pada
elektroda, tergolong larutan apakah HCl tersebut?

Ion apa saja yang terdapat dalam larutan? Tuliskanlah ion-
ion tersebut!

28
28

Kelas XI

Asam Lemah

Gambar 14. Ionisasi larutan HF dan daya hantar listrik larutan HF

(Sumber: Nivaldo, 2011)

Tabel . Beberapa asam lemah yang sering dijumpai dalam kehidupan

Nama Asam Rumus Molekul Jenis Asam

Asam Florida HF Monoprotik

Asam Asetat HC2H3O2 Monoprotik
Asam Formiat HCHO2 Monoprotik

Asam Sulfit H2SO3 Diprotik
Asam Karbonat H2CO3 Diprotik
H2PO4 Tripotik
Asam Fosfat

Bagaimana dengan ionisasi larutan HF diatas? Jika dilihat dari
daya hantar listrik larutan yang dihasilkan pada elektroda, tergolong
larutan apakah HF tersebut?

Perhatikanlah ion apa saja yang terdapat didalam larutan?
Tuliskanlah ion-ion tersebut!

29
29

Kelas XI

Tingkat Kekuatan Asam

Tingkat kekuatan asam bergantung pada tarik-menarik antara anion asam (basa konjugasi) dengan ion
hidrogen.

Ingat HA(aq) + H2O(l) → H3O+(aq) + A-(aq)

Asam Basa Konjugasi

H+ Cl- H+ F-

Tarik menarik lemah Tarik menarik kuat
Terionisasi sempurna Terionisasi sebagian

(a) (b)

Gambar 15. (a) asam kuat, (b) asam lemah.

Setiap hari tentunya kita memerlukan energi untuk beraktivitas. Energi
bisa diperoleh dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang nantinya
diolah menjadi energi oleh tubuh kita. Karena terjadi proses pencernaan,
makanan yang kita konsumsi pastinya akan berbeda mulai dari bentuk, aroma
dan tekstur ketika dikeluarkan dalam bentuk feses.

Salah satu sistem pencernaan yang memiliki peranan penting dalam
proses pencernaan yaitu lambung. Bagaimana jika salah satu sistem
pencernaan ini mengalami gangguan?. Apakah Ananda pernah mendengar
penderita penyakit asam lambung? Ternyata penyakit asam lambung ini
sangat berbahaya loh bagi tubuh kita.

30
30

Kelas XI

Bahaya Asam Lambung

Gambar 16. Bahaya Asam Lambung

TRIBUN-MEDAN.com. Salah satu Puteri Indonesia 2016 Jean Patty meninggal di usia 26 tahun pada
kamis 29 Desember 2016. Penyebab kematian Jean yaitu menderita penyakit asam lambung. Asam lambung
merupakan gangguan yang paling sering dialami oleh orang dewasa. Situs Kesehatan Heatlh Line
menyebutkan 60 % populasi orang dewasa akan mengalami masalah asam lambung dalam hidupnya. Hal ini
dapat terlihat pada gambar yang diberikan oleh Situs Kesehatan Heatlh Line.

Apakah Ananda pernah mendengar penderita penyakit asam lambung? Pada dasarnya asam lambung
merupakan cairan yang dihasilkan oleh sel-sel lambung untuk membantu proses pencernaan. Namun, jika
produksi asam lambung berlebihan maka bisa menyebabkan seseorang mengidap penyakit asam lambung.

Cairan asam lambung secara alami menghasilkan senyawa asam yaitu HCl atau asam klorida. Selain
obat-obatan yang mampu menetralkan asam lambung, namun, obat-obatan memiliki efek samping terhadap
kesehatan lambung ketika dikonsumsi secara terus menerus. Nah, untuk itu dalam upaya pencegahan
terhadap asam lambung lebiha baik kita menghindari makanan yang dapat mendatangkan penyakit asam
lambung.

31
31

Kelas XI

BERANI MENCOBA!!!

Dilihat dari tanda panah satu arah yang digunakan pada persamaan
reaksi, bagaimanakah reaksi ionisasi dari HCl dan HF didalam air?
Apakah terionisasi sempurna ataukah Sebagian? Jelaskan!

Ditinjau dari daya hantar listrik (sifat elektrolit) dan reaksi ionisasi
yang terjadi, apa yang dimaksud dengan asam kuat dan asam
lemah?

Klik disini untuk menjawab

Ananda tentunya sudah bisa membedakan asam kuat dan asam lemah
bukan? Lalu bagaimana dengan kekuatan basa? Apakah perbedaan
antara kekuatan asam dan basa? Perhatikan gambar berikut!

32
32

Kelas XI

B. Kekuatan Basa Basa Kuat

Gambar 17. Ionisasi larutan NaOH dan daya hantar listrik larutan NaOH

(Sumber: Nivaldo,2011)

Tabel .beberapa basa kuat yang sering dijumpai dalam kehidupan

Nama Basa Kuat Rumus Molekul
Litium Hidroksida LiOH
Natrium Hidroksida NaOH
Kalium Hidroksida KOH
Stronsium Hidroksida Sr(OH)2
Kalsium Hidroksida Ca(OH)2
Brium Hidroksida Ba(OH)2

Setelah Ananda perhatikan ionisasi larutan NaOH dan daya
hantar listrik oleh larutan NaOH diatas yang dihasilkan pada
elektroda, tergolong larutan apakah NaOH tersebut?

Ion apa saja yang terdapat dalam larutan? Tuliskanlah ion-
ion tersebut!

33
33

Kelas XI

Basa Lemah

Gambar 18. Ionisasi larutan NH3 dan daya hantar listrik larutan NH3
(Sumber: Nivaldo, 2011)

Tabel . beberapa basa lemah yang sering dijumpai dalam kehidupan

Nama Basa Lemah Reaksi Ionisasi
Ion Karbonat (CO32-)
Methylamin (CH3NH2) CO3 2- + H2O(l) ⇌ HCO3 - + OH(- )
( ) ( )
Etilamin (C2H5NH2)
Ammonia (NH3) CH3NH2(aq) + H2O(l) ⇌ CH3NH3+(aq) + OH(- )
Ion Bikarbonat (HCO3-)
Piridin (C5H5N) C2H5NH2 (aq) + H2O(l) ⇌ 2 5 3+( ) + OH(- )
Anilin (C6H5NH2)
NH3 (aq) + H2O(l) ⇌ NH4+(aq) + OH(- )

HCO3- (aq) + H2O(l) ⇌ H2CO3+(aq) + OH(- )

C5H5N(aq) + H2O(l) ⇌ C5H5 +( ) + OH(- )

C6H5NH2(aq) + H2O(l) ⇌ C6H5NH3+(aq) + OH(- )

Bagaimana dengan ionisasi larutan NH3 diatas? Jika dilihat
dari daya hantar listrik larutan yang dihasilkan pada elektroda,
tergolong larutan apakah NH3 tersebut?

Perhatikanlah ion apa saja yang terdapat didalam larutan?
Tuliskanlah ion-ion tersebut!

Klik disini untuk menjawab

34
34

Kelas XI

Klik disini untuk menjawab BERANI MENCOBA!!!

Dilihat dari tanda panah satu arah yang digunakan pada persamaan
reaksi, bagaimanakah reaksi ionisasi dari NaOH dan NH3 didalam
air? Apakah terionisasi sempurna ataukah Sebagian? Jelaskan!

Ditinjau dari daya hantar listrik (sifat elektrolit) dan reaksi ionisasi
yang terjadi, apa yang dimaksud dengan asam kuat dan asam
lemah?

Lembar Kerja 2

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan teliti!
1. Konsentrasi ion H+ dalam samper jus lemon adalah 2,5 x 10-3 M. hitunglah konsentrasi

dari ion OH- dan tentukanlah sifat larutan tersebut! (apakah asam, basa atau netral?)
………………………………………………………………………………………….
2. Pada suhu 50℃, nilai Kw = 5,5 x 10-14. Berapakah konsentrasi ion H+ dan ion OH-
pada larutan netral dengan suhu 50℃?
………………………………………………………………………………………….
3. Hitunglah p H air pada suhu 40℃, jika nilai Kw = 3,8 x 10-14!
………………………………………………………………………………………….
4. pOH larutan X adalah 9. Hitunglah konsentrasi ion hydrogen dalam larutan X tersebut!
………………………………………………………………………………………….

35
35

Kelas XI

Pengukuran pH Larutan KEGIATAN PEMBELAJARAN 3
Alokasi Waktu: 4 x 45 Menit

Indikator Pencapaian Kompetensi
Menganalisis trayek perubahan pH indikator bahan alam dan kimia yang tepat

Gambar 19. Nilai pH dari beberapa zat yang berbeda

Pada gambar terlihat bahwa nilai dari setiap zat berbeda dengan yang lainnya. Bagaimana cara
mengukur pH suatu zat tersebut agar didapatkan nilai pH nya dengan tepat?

Suatu larutan asam kuat dan asam lemah bisa saja mempunyai konsentrasi yang sama, begitu
pula basa kuat dan basa lemah. Bagaiamana cara membedakan asam atau basa tersebut? Pada
pembelajaran ini kita akan melakukan praktikum untuk menjawab pertanyaan tersebut.

36
36

Kelas XI

Informasi!

1. Indikator Asam Basa
Indikator asam basa adalah senyawa khusus yang ditambahkan pada larutan dengan tujuan

mengetahui kisaran pH dari larutan tersebut. Indikator asam basa akan memberikan warna tertentu
apabila direaksikan dengan larutan asam atau basa.

Beberapa indikator terbuat dari bahan alami, akan tetapi ada juga beberapa indikator yang dibuat
secara sintesis di laboratorium.

a. Indikator Alami
Tanaman yang dapat dijadikan sebagai indikator adalah tanaman yang mempunyai warna

terang contohnya: kol ungu, kulit manggis, bunga sepatu dan kunyit. Dapat atau tidaknya suatu
tanaman dijadikan sebagai indikator alami adalah terjadinya perubahan warna apabila ekstraknya
diteteskan pada larutan asam atau basa.
Berikut adalah tabel yang menunjukkan perubahan warna beberapa indikator alami.

Perubahan Warna

No Esktrak Air sabun Air garam Air kapur
Air jeruk nipis

1 Kol ungu Merah muda Biru muda Biru tua Hijau muda

2 Kembang sepatu Merah Ungu muda Nila Hijau tua

3 Kulit manggis Orange Merah bata Kuning Coklat

4 Kunyit Kuning Cream Kuning muda Orange

37
37

Kelas XI

AYO MENCOBA!!!

Percobaan 1 Pengenalan larutan asam dan basa menggunakan

indikator alami (Ekstrak Kunyit)

• Alat dan bahan

Alat Bahan

Gelas plastic 6 buah Ekstrak kunyit dari 1 ons kunyit

Kertas label Air

Obat maag

Air sabun

Larutan cuka

Air kapur

• Prosedur kerja pengukuran pH larutan
1. Buat ekstrak kunyit dengan cara menggerus kunyit, beri air sekitar setengah gelas,
kemudian saring, letakkan dalam gelas plastik.
2. Isi 5 gelas plastik masing-masing larutan dan beri kertas label sesuai dengan nama
larutan.
3. Pada masing-masing larutan tambahkan satu sendok ekstrak kunyit.
4. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat hasil pengamatan

• Berdasarkan prosedur diatas lakukanlah praktikum sederhana dan isi tabel berikut

No Larutan Perubahan Warna
1 Air
2 Obat maag
3 Air sabun
4 Larutan cuka
5 Air kapur

1. Berdasarkan hasil praktikum sederhana, perubahan warna apa yang terjadi oleh indikator
alami ekstrak kunyit dalam setiap larutan bersifat
a. Netral
b. Asam
c. Basa

2. Berdasarkan hasil pengamatan, kelompokkan larutan yang bersifat netral, asam dan basa.

Klik disini untuk menjawab

38
38

Kelas XI

2. Indikator Kimia
a. Kertas Lakmus
Berikut adalah perubahan warna kertas lakmus ketika bereaksi dengan larutan asam atau basa

Larutan Kertas Lakmus

Lakmus Merah Lakmus Biru

Asam Tetap merah Berubah menjadi merah
Netral Tetap merah Tetap biru
Basa Berubah menjadi biru Tetap biru

b. Indikator Universal
Indikator universal merupakan indikator yang memiliki tingkat kepercayaan baik. Indikator

ini memberikan warna yang berbeda untuk setiap nilai pH antara 1 sampai 14. Berikut adalah gambar
dari indikator universal.

Gambar 20. Indikator universal

c. Larutan Indikator

Berikut ini adalah beberapa indikator pH yang sering digunakan dalam laboratorium.

Indikator-indikator tersebut menunjukkan adanya perubahan warna rentang nilai pH tertentu.

No Indikator Trayek pH Perubahan Warna
1 Fenolftaline 8,3 – 10,00
2 Bromtimol Biru 6,0 – 7,6 Tak berwarna - merah
3 Metil Merah 4,4 – 6,2
4 Metil Jingga 3,1 – 4,4 Kuning - biru
Merah – kuning
Merah – kuning

d. pH Meter
pH meter merupakan alat pengukur pH dengan cepat dan akurat. Alat ini dilengkapi elektroda

yang dapat dicelupkan ke dalam larutan yang akan diukur nilai pH-nya. Nilai ph dapat dengan
mudah dilihat secara langsung melalui angka yang tertera pada layar digital alat tersebut.

Gambar 21. pH Meter

39
39

Kelas XI

AYO MENCOBA!

Percobaan 2 Menganalisis Trayek pH Larutan dengan Indikator Kimia Buatan

• Alat dan Bahan Bahan
Air sabun (A)
Alat Obat maag (B)
Tabung Reaksi
Cuka (C)
Pipet Tetes Air jeruk (D)
Kertas Label Metil Orange
Rak Tabung Reaksi Metil Merah
Bromtimol Biru

• Perkiraan trayek pH beberapa indikatro kimia untuk menentukan pH larutan
1. Masukkan 3 tetes larutan yang akan diuji kedalam tabung reaksi,
2. Tambahkan 3 tetes indikator metil orange kedalam tabung reaksi,
3. Amati dan catat perubahan warna yang terjadi,
4. Ulangi Langkah yang sama untuk indikator lainnya.

• Berdasarkan video diatas lakukanlah praktikum sederhana dan isilah tabel berikut!

Warna Larutan

No Indikator Larutan Larutan Larutan Larutan

AB CD

1 Metil Jingga

2 Metil Merah

3 Bromtimol Biru

1. Berdasarkan hasil praktikum yang Ananda lakukan dan data yang diperoleh, berpakah
perkiraan pH larutan A?

2. Berdasarkan hasil praktikum yang Ananda lakukan dan data yang diperoleh, berpakah
perkiraan pH larutan B?

3. Berdasarkan hasil praktikum yang Ananda lakukan dan data yang diperoleh, berpakah
perkiraan pH larutan C?

4. Berdasarkan hasil praktikum yang Ananda lakukan dan data yang diperoleh, berpakah
perkiraan pH larutan D?

Klik disini untuk menjawab

40
40

Kelas XI

Fenomena Pencemaran Air

Video 6. Pencemaran air
https://youtu.be/G6YM4ASzZUc

Pernahkan Ananda melihat fenomena seperti yang diperlihatkan pada video diatas? Bahan
pencemaran apa sajakah yang kemungkinan ada dalam air ini, asam atau basa?. Menurut peraturan
Menkes RI air yang layak digunakan yakni antara pH 6,5-7,5. Nah, dari video diatas, apakah
Ananda tahu berapa tingkat derajat keasaman (pH) dari limbah tersebut? Lalu, bagamanakah cara
kita mengetahui berapa pH air tersebut?

Pelaksana Tugas Kepala LIPI, Bambang Subiyanto mengungkapkan, pengujian kualitas air
penting untuk mengidentifikasi masalah pencemaran yang terjadi, memastikan bahwa air dapat
digunakan sesuai tujuannya, memastikan bahwa air yang akan dikonsumsi aman dan
mengevaluasi keefektifan sistem pengolah air. Dalam konteks ini, LIPI saat ini memuliki
metrology fisika dan metrology kimia sebagai upaya menguji kualitas air.

41
41

Kelas XI

Lembar Kerja 3

1. Beberapa larutan yang sama akan dilakukan uji pH dengan menggunakan kertas

indikator universal.

No Larutan Konsentrasi

1 HCl 0,001 M

2 NaOH 0,001 M

3 CH3COOH 0,001 M

4 NH4OH 0,001 M

5 H2SO4 0,001 M

Prediksilah sifat larutan tersebut dan urutkan kekuatan asam basanya!

………………………………………………………………………………………

2. Seorang peserta didik melakukan uji pH air hujan disuatu daerah dengan indikator

kimia. Data yang diperoleh adalah sebagai berikut

No Indikator Daerah Perubahan Warna

1 Metil Merah 3,1-4,4 Merah-Kuning

2 Bromtimol Biru 6,0-7,6 Kuning-Biru

3 Fenolftalein 8,0-10,00 Tidak berwarna-Merah

Jika ternyata pH = 5,7, tentukanlah pasangan indikator yang telah digunakan!
………………………………………………………………………………………

Klik disini untuk menjawab

42
42

Kelas XI

Soal Evaluasi

Akhirnya kita telah menyelesaikan pembelajaran materi asam basa, untuk mengukur
pemahaman Ananda terhadap materi asam basa mari kita coba menjawab soal-soal berikut
Tata cara menjawab soal:
• Tuliskan nama lengkap Ananda pada kolom nama
• Untuk menjawab soal Ananda cukup memilih jawaban A, B, C, D dan E dengan cara mengklik

bagian jawaban.
• Soal tetap bisa dijawab meskipun jawaban Ananda tidak benar.
• Total nilai Ananda langsung dapat diketahui diakhir

KLIK DISINI UNTUK MEMULAI TES
SEMOGA BERHASIL!!!

43
43

Kelas XI

DAFTAR PUSTAKA

Sudarmo, Unggul. 2013. Kimia untuk SMA/MA Kelas XI Semester 1. Jakarta:
Erlangga.

Nurkhozin, M. & S. M. 2017. Seri Ilmu Pintar (SIP) Kimia SMA/MA Kelas XI.
Yogyakarta

44

4554145434583247690

KKKKKeKeKKelleaeaeleelalslsalalasaasXsXsssXXIXIXXXIIIIII


Click to View FlipBook Version