The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Salsabila Mumtazmahal, 2023-06-19 07:03:28

Jenis dan Metode Sosiologi

Sosiologi

0 Penugasan Terstruktur “Jenis dan Metode Sosiologi” Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sosiologi Dosen Pengampu : Abu Amar Bustomi Disusun oleh : Salsabila Mumtazmahal (04020122061) KPI-A2 PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA 2023


1 KATA PENGANTAR Bismillahirahmanirahim.. Assalamua’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh Alhamdulillahirabbil’alamin, puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah Swt, yang mana telah memberikan kepada kita berkah, rahmat, taufik, nikmat sehat dan nikmat iman yang tiada batas, dan atas segala nikmat yang berlimpah sehingga saya bisa mengerjakan dan menyelesaikan makalah yang merupakan syarat dari tugas kuliah dengan lancar dan insyaAllah bermanfaat. Shalawat besertakan salam tak lupa juga saya ucapkan kepada baginda besar Rasulullah Saw, yang mana telah menjadi suri tauladan bagi umat islam, dan telah berhasil membawa kejayaan islam yang terang benderang seperti saat ini, dan yang mana dengan syafaat beliau kita mampu membedakan yang hak dan yang batil. Pada makalah yang singakat ini, saya akan menjelaskan sedikit banyak tentang Sejarah Perkembangan Sosiologi, di mana kita akan belajar asal mula sosiologi tersebut dari masa awal dikembangkannya hingga ke tahap modern seperti saat ini secara padat dan jelas, InsyaAllah. Saya berharap dengan adanya makalah ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada pembaca dan mampu menambah wawasan ilmu pengetahuan kita semua. Amin. Dan apabila terdapat kesalahan dalam penulisan atau bentuk apapun saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, karna saya hanyalah manusia biasa dan masih jauh dari kata sempurna. Akhir kata saya ucapkan Tsumasalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


2 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...........................................................................................i DAFTAR ISI.......................................................................................................ii BAB I PENDAHULUAN....................................................................................1 A. Error! Bookmark not defined. B. Error! Bookmark not defined. C. Error! Bookmark not defined. BAB II PEMBAHASAN .....................................................................................3 A. Error! Bookmark not defined. B. Error! Bookmark not defined. C. Error! Bookmark not defined. BAB III PENUTUP ............................................................................................6 A. Error! Bookmark not defined. B. Error! Bookmark not defined. DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................7


1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sosiologi adalah cabang ilmu sosial yang mempelajari perilaku manusia dalam masyarakat dan hubungannya dengan struktur sosial. Ilmu sosiologi pertama kali dikenalkan oleh seorang ahli filsafat asal Prancis bernama Auguste Comte pada abad ke-19.1 Comte mengembangkan pandangan bahwa sosiologi harus menjadi sebuah ilmu yang terpisah dari filsafat dan teologi, dan harus menggunakan metode ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan fenomena sosial. Pada awalnya, sosiologi hanya diakui di Eropa dan Amerika Utara, namun pada abad ke-20 disiplin ini mulai berkembang di seluruh dunia. Para ahli sosiologi seperti Max Weber, Emile Durkheim, dan Karl Marx mengembangkan teori dan konsep penting yang membantu memperkuat disiplin ini.2 Sosiologi memiliki peran penting dalam menganalisis perubahan sosial, konflik, dan ketidakadilan di masyarakat. Dalam konteks modern, sosiologi memiliki hubungan erat dengan masalah-masalah global seperti globalisasi, keragaman budaya, dan krisis lingkungan. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi terus berkembang dan mengalami perubahan. Sosiologi kritis dan sosiologi feminis adalah beberapa cabang baru yang muncul dalam beberapa dekade terakhir, yang lebih menekankan pada kajian terhadap ketimpangan sosial dan perspektif gender. Untuk itu dalam memahami perkembangan dan perubahan sosiologi sangat perlu memahami apa itu sosiologi sendiri, jenis dan metodenya. Maka dari itu, pembahasan berikut akan menjelaskan sedikit banyak tentang jenis dan metode sosiologi. 1 Abu Ahmadi, Sosiologi Pendidikan,( Jakarta : Rineka Cipta, 2007)hal. 5 2 Ibid, hal. 5


2 B. Rumusan Pembahasan Dalam pembahasan ini, maka dirumuskanlah beberapa rumusan masalah yang akan dibahas secara mendetai yakni: 1. Apa pengertian sosiologi? 2. Apa saja jenis sosiologi? 3. Apa saja metode sosiologi? C. Tujuan Pembahasan Setelah menentukan rumusan masalah, maka tujuan pembahasan dapat ditentukan sebagai berikut: 1. Ingin mengetahui pengertian sosiologi 2. Ingin mengetahui jenis sosiologi 3. Ingin mengetahui metode sosiologi


3 BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Sosiologi Istilah sosiologi pertama kali dicetuskan oleh seorang filsuf asal Perancis bernama Auguste Comte dalam bukunya Cours de la Philosovie Positive. Orang yang dikenal dengan bapak sosilogi tersebut menyebut sosiolog adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat. Kata sosiologi sebenarnya berasal dari bahasa Latin yaitu 'socius' yang berarti teman atau kawan dan 'logos' yang berarti ilmu pengetahuan.3 Disebutkan oleh Auguste Comte di atas yang menyatakan sosiologi merupakan ilmu pengetahuan. Sebuah pengetahuan dikatakan sebagai ilmu apabila mengembangkan suatu kerangka pengetahuan yang tersusun dan teruji yang didasarkan pada penelitian yang ilmiah. Sosiologi dapat dikatakan sebagai ilmu sejauh sosiologi mendasarkan penelaahannya pada bukti-bukti ilmiah dan metode-metode ilmiah. Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari jaringan hubungan antara manusia dalam bermasyarakat. Sedangkan secara luas sosiologi merupakan ilmu pengetahuan tentang masyarakat dimana sosiologi mempelajari masyarakat sebagai kompleks kekuatan, hubugan, jaraingan iteraksi, serta sebagai kompleks lembaga/penata.4 B. Jenis Sosiologi Berdasarkan ruang lingkup tersebut dan juga penerapannya, sosiologi dibagi menjadi empat jenis, yaitu sosiologi umum, sosiologi khusus, sosiologi sebagai ilmu terapan, dan sosiologi sebagai ilmu murni. Berikut penjelasan singkatnya: 3 Gunawan Ary H, Sosiologi Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta,2000) hal. 70 4 Ibid, hal. 71


4 1. Sosiologi umum adalah bidang yang menyelidiki dan mempelajari perilaku manusia dalam mengadakan hubungan di masyarakat secara umum. 2. Sosiologi khusus menyelidiki dan mempelajari berbagai sektor dalam kehidupan masyarakat. 3. Sosiologi sebagai ilmu terapan artinya memiliki tujuan mencari bagaimana cara menggunakan pengetahuan ilmiah untuk memecahkan masalah praktis yang ada di masyarakat. 4. Sosiologi juga disebut sebagai ilmu murni karena memiliki tujuan membentuk dan menggambarkan pengetahuan secara abstrak, sehingga mutunya dapat dipertimbangkan.5 C. Metode Sosiologi Metode merupakan cara yang teratur dan sigtimatis untuk pelaksanaan sesuatu; cara kerja.6 Metode merupakan cara mencari kebenaran dan asas-asas gejala alam, masyarakat dan kemanusiaan berdasarkan disiplin ilmu tertentu.7 Metode merupakan cara kerja yang digunakan untuk memudahkan kita dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau kegiatan, agar tercapai tujuan seperti yang telah kita tentukan dan harapkan. Metode sekurang-kurangnya memiliki beberapa ciri pokok, yaitu sebagai berikut. Pertama, ada masalah yang dikaji atau di teliti. Kedua, ada hipotesis, yaitu kesimpulan yang bersifat sementara yang harus dibuktikan kebenaranya melalui data. Ketiga, ada usulan mengenai atau cara penyelesian permasalahan dari hipotesis yang ada.8 5 Ananda, Pengertian Ilmu Sosiologi: Sejarah dan Ruang Lingkupnya, diakses 10 April 2023, https://www.gramedia.com/literasi/ilmu-sosiologi/#Jenis-Jenis_Sosiologi 6 M. Dahlan Al Barry, Kamus Ilmiah Populer, (Surabaya: Arkola,1994) hal. 461 7 Danu Prasetya, Pius Abdillah, kamus lengkap Bahasa Indonesia,(Surabaya: Arkola, 1994,) hal. 401 8 Abdul Syani, Sosiologi sistematika Teori dan Terapan, (Jakarta: Bumi Aksara,2007) hal. 18


5 Setelah mendapatkan gambaran dan pokok-pokok tentang ruang lingkup sosiologi beserta hubunganya dengan ilmu-ilmu sosial lainya dan teoriteorinya, perlu dijelaskan cara-cara sosiologi mempelajari objeknya yaitu masyarakat. Untuk kepentingan itu, sosiologi mempunyai cara kerja atau metode (method) yang juga di pergunakan oleh ilmu-ilmu pengetahuan lainya. Pada dasarnya terdapat dua jenis cara kerja atau metode, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif. Pertama, Kualitatif: tidak bisa diukur dengan angka tetapi nyata dalam masyarakat (metode historis, komparatif). Kedua, Kuantitatif: bisa diukur dengan angka, dengan menggunakan skala, indeks, tabel dan formula (metode statistik,sosciometri)9 Adapun jenis-jenis metode sosiologi secara umum terbagi banyak sekali diantaranya yaitu, metode kualitatif, metode kuantitatif, Perbedaan metode kualitatif dan metode kuantatif, Adapun yang menjembatani perbedaan kuantitatif dengan metode penelitian kualitatif; Metode Statistik, Metode Eksperimen, Deduktif, Induktif, Metode Studi Kasus, Metode Survei Lapangan, Metode Partisipasi, Metode Empiris dan Rasionalistis, Metode Studi Pustaka, Metode Eksplanatori dan Metode fungsionalisme.10 9 Husaini Usman. Metodologi Penelitian Sosial. (Jakarta: Bumi Aksara,2009), hal. 18 10 Dadang Supardan, Pengantar Ilmu Sosial, (Jakarta: Bumi Aksara.2009), hal. 93


6 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Jenis-jenis sosiologi mencakup sosiologi umum, sosiologi khusus, sosiologi sebagai ilmu terapan, dan sosiologi sebagai ilmu murni. Sosiologi umum mencakup studi tentang masyarakat dan fenomena sosial secara umum. Sosiologi khusus membahas topik-topik spesifik seperti sosiologi agama, sosiologi kota, dan sosiologi keluarga. Sosiologi sebagai ilmu terapan menggunakan prinsip-prinsip sosiologi untuk mengatasi masalah-masalah praktis dalam masyarakat. Sosiologi sebagai ilmu murni lebih berfokus pada penelitian dan pengembangan teori sosiologi. Sementara itu, metode sosiologi terdiri dari berbagai teknik dan pendekatan untuk mengumpulkan dan menganalisis data sosial. Metode kualitatif lebih menekankan pada penggunaan wawancara, observasi partisipan, dan analisis dokumen untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena sosial. Metode kuantitatif, di sisi lain, menggunakan angka dan statistik untuk menganalisis data yang telah diukur secara teratur. Ada juga metode eksperimen, metode studi kasus, metode survei lapangan, metode partisipasi, dan metode studi pustaka. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan tertentu dan digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang berbeda. B. Kritik dan Saran Dengan adanya makalah ini, dapat dikritisi beberapa pendapat yang mungkin sedikit berbeda karena ilmu itu luas dan bisa datang dari mana saja. Dan jangan lupa saran juga merupakan hal yang penting untuk perbaikan makalah ini. Kurang lebihnya saya mohon maaf dan terima kasih banyak.


7 DAFTAR PUSTAKA Ahmadi Abu, 2007, Sosiologi Pendidikan, Jakarta : Rineka Cipta, Al Barry M. Dahlan, 1994, Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arkola Ananda, Pengertian Ilmu Sosiologi: Sejarah dan Ruang Lingkupnya, diakses 10 April 2023, https://www.gramedia.com/literasi/ilmu-sosiologi/#JenisJenis_Sosiologi Ary H. Gunawan, 2000, Sosiologi Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta Prasetya Danu, 1994, Pius Abdillah, kamus lengkap Bahasa Indonesia, Surabaya: Arkola, Supardan Dadang, 2009, Pengantar Ilmu Sosial, Jakarta: Bumi Aksara Syani Abdul, 2007, Sosiologi sistematika Teori dan Terapan, Jakarta: Bumi Aksara, Usman Husaini. 2009, Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara


Click to View FlipBook Version