Bersama 13 penerima penghargaan lainnya, Bapak Eka Mahendra mewakili SMA Negeri 2 Denpasar untuk menerima penghargaan yang diserahkan oleh Bapak Asisten IPemprov Jawa Timur yang didampingi Chairman 5 Pilar Media Communication di Premier Place Hotel Surabaya. Tak Kalah Saing, Re ’SMAN Terpilih Menjadi “Most Reputable School in Non-Academic Achievements and Best Supporting School for JA BE Entrepreneurial of The Year 2023” Pada 22 September kemarin, dalam acara “No. 1 Trusted Education Excellent Award 2023”, SMA Negeri 2 Denpasar mendapat penghargaan sebagai “Most Reputable School in Non-Academic Achievements and Best Supporting School for JA BE Entrepreneurial of The Year 2023”. Bukan tanpa alasan, SMA Negeri 2 dianggap memiliki kinerja, prestasi, dedikasi, kredibilitas, inovasi, serta integritas yang berdampak positif bagi masyarakat dalam Pembangunan Indonesia sehingga berhak untuk menerima penghargaan tersebut. Dalam rangka menerima penghargaan tersebut, SMA Negeri 2 Denpasar melakukan perjalanan dinas ke Surabaya yang diwakili oleh Bapak I Gede Eka Mahendra, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah SMA Negeri 2 Denpasar, Bapak I Made Yoga Suharja, S.Kom selaku ketua tim Pokja SMA Negeri 2 Denpasar, dan Bapak Kadek Oka Satrya Wibawa, S.Pd selaku wakil kepala sekolah bagian kesiswaan SMA Negeri 2 Denpasar. SISTARAS } Edisi 2023 49.
Berita kemenangan kembali menyambut hangat SMA Negeri 2 Denpasar pada tanggal 6 Oktober 2023. SMA Negeri 2 Denpasar atau yang kerap disapa Re'SMAN memperoleh penghargaan 'Indonesian Platinum Award 2023, kategori ‘The Best Reputable Senior High School With Highly Recommended of The Year'. Sejumlah tiga perwakilan dari SMA Negeri 2 Denpasar yakni Bapak I Gede Eka Mahendra S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Denpasar, Bapak I Made Yoga Suharja, S.Kom. selaku Ketua TIM Pokja SMA Negeri 2 Denpasar, dan Bapak Kadek Oka Satrya Wibawa, S.Pd. selaku Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 2 Denpasar melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. Acara Indonesian Platinum Award 2023 ini berlangsung di Santika Premiere Hotel yang berlokasi di Jl. Hayam Wuruk, Jakarta pada pukul 18.00. Acara penghargaan ini pun dihadiri oleh 10 penerima penghargaan dari berbagai kategori, salah satunya SMA Negeri 2 Denpasar. Award diserahkan oleh Pimpinan Lembaga Penyelenggara kepada Kepala SMA Negeri 2 Denpasar, Bapak I Gede Eka Mahendra S.Pd.,M.Pd.. Re 'SMAN Mera ih B in tang Indones ian P la t inum Award 2023 50. SISTARAS } Edisi 2023
Pada 25-27 Agustus kemarin, Luh Diva Regina Putri dan Kadek Annamira Dwiva Yunita menjadi finalis yang memiliki kesempatan untuk mengenalkan inovasi mereka kepada dunia yang lebih luas. Bagi mereka, AYP memberikan banyak pengalaman pertama yang mengesankan dan membantu mereka untuk semakin mengenal dan memahami berbagai karakteristik orang. Berada di tahap tersebut tentunya bukanlah perjalanan yang singkat. Ada berbagai persiapan dan juga tantangan yang hampir membuat mereka menyerah, mulai dari mendapatkan restu orang tua, mencari ide dan materi yang layak untuk dikembangkan, mencari dana, serta bekerja sama dengan berbagai pihak sehingga terciptalah sebuah esai yang berjudul “Inovasi Smart Doll “Dolly” sebagai Media Komunikasi Orang Tua dengan Anak Penderita Childhood Cancer” . Tidak berhenti di sana, setelah terpilih menjadi finalis, mereka kembali mempersiapkan segala hal dalam kurun waktu yang cukup singkat, yaitu satu minggu. L e b i h M e n g e n a l D u n i a M e l a l u i AMSA Youth Project (AYP) merupakan kompetisi nasional dalam bidang medis dan biologi yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada. Tahun ini, UGM kembali mengadakan berbagai lomba dengan mengusung tema “Childhood Cancer : Little Hearts Fighting Big Battles” , salah satunya adalah lomba public essay. SMA Negeri 2 Denpasar berhasil lolos menjadi salah satu finalis yang akan berangkat ke Yogyakarta untuk mempresentasikan dan memperkenalkan hasil produk mereka. Mereka hampir saja mengundurkan diri ketika tidak kunjung menemukan developer aplikasi yang sanggup mengembangkan aplikasi mereka dalam waktu lima hari, tetapi berkat usaha keras dan pantang menyerah, akhirnya mereka pun berhasil menyelesaikan semua keperluannya yang juga dibantu oleh Pembina dan pengurus ekstra KIR SMA Negeri 2 Denpasar. Keberanian dan inisiatif Diva dan Anna, serta teman-temannya yang lain patut diacungi jempol. Biasanya, orang-orang akan lebih dulu merasa takut atau malas untuk mengikuti lomba-lomba seperti ini. Namun, menurut Diva dan Anna masa remaja adalah masa yang tepat untuk bebas bermimpi dan melahirkan berbagai ide cemerlang untuk direalisasikan. Melalui lomba inilah muncul kesempatan untuk mengenalkan ide-ide mereka kepada masyarakat luas. Selain itu, mengikuti lomba juga dapat menjadi senjata yang kuat untuk meraih kampus impian, mencoba banyak hal baru, serta mengukir kenangan indah di masa SMA. SISTARAS } Edisi 2023 51. A M S A Y O U T H P R O J E C T
Siapa yang menyangka bahwa dari sekedar informasi yang tersebar melalui ekstra KIR, kemudian berinisiatif mencoba mengikuti lomba esai AYP ini akan membawa mereka berdua melewati perjalanan panjang yang mengajarkan banyak hal tentang dunia. “Jangan pernah takut untuk ikut lomba. Memang benar tidak ada jaminan kita akan menang, memang tidak ada jaminan semua akan berjalan mulus. Tapi, jika kita menikmati alurnya dan menikmati kesibukan positif yang kita dapatkan melalui lomba tersebut, kita akan merasakan kesenangan mengikuti lomba dan kemungkinan besar akan berada di fase kecanduan ikut lomba,” ujar Diva dalam sesi wawancara. Di sisi lain, Anna juga menyampaikan harapannya untuk semua teman-teman SMA Negeri 2 Denpasar, “Harapan saya ke depannya, semoga kami dan teman-teman SMA Negeri 2 Denpasar menjaga nama baik almamater serta membawa nama SMA Negeri 2 Denpasar ke berbagai macam perlombaan dengan ide dan potensi yang ada untuk menjadi yang terbaik.” *Gemes deh!! 52. SISTARAS } Edisi 2023
Meski kalah, Rachel mengaku tidak merasa sedih sama sekali karena para pesaing yang baikbaik. Ia juga merasa bangga pada dirinya sendiri karena menjadi salah satu yang termuda yang berhasil lolos ke babak final. Menurutnya, kekalahannya terjadi karena masih kurangnya pengalaman dan persiapan mengingat bahwa rentang waktu untuk persiapan termasuk singkat. Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu kampus bergengsi di Indonesia yang banyak diincar oleh anak-anak SMA ataupun SMK. Begitu pula dengan Keisha Gwen Rachel Hariandja yang masih duduk di bangku kelas XI. Hal itu kemudian menjadi motivasi yang kuat untuk mengikuti lomba public poster yang diselenggarakan oleh UGM. Berbekal informasi dari grup pengurus kelas, ia menggandeng dua temannya, Jesslaine dan Nadine untuk mengikuti lomba poster tersebut sebagai perwakilan dari SMA Negeri 2 Denpasar. Mereka bertiga pun mulai menyusun materi dan desain poster bersama. Siapa sangka poster Rachel dan dua temannya terpilih menjadi salah satu finalis yang akan mewakili SMA Negeri 2 Denpasar untuk kembali bersaing dengan 4 finalis lainnya di Yogyakarta. Mereka pun segera mempersiapkan diri dan hal-hal yang diperlukan, seperti poster fisik, materi dalam bentuk powerpoint, juga cara mempresentasikan poster itu sendiri. M E N G E J A R U G M D E N G A N L O M B A P O S T E R A Y P Walaupun kalah di tahun ini, Rachel masih ingin mencoba untuk ikut lagi di tahun yang mendatang. Tidak hanya lomba public poster, tetapi juga lomba public essay kalau memungkinkan. Ia juga berkata akan kembali mengajak Jesslaine dan Nadine untuk ikut lagi. “Kalau boleh juga, saya mau bareng Jesslaine dan Nadine lagi buat public poster, biar dua aja gitu lombanya. Tapi kalau sekiranya memang gabisa, atau Jesslaine dan Nadine gabisa ikut lagi, saya sih lanjut aja gas,” sampainya. SISTARAS } Edisi 2023 53.
Mohamad Rafli Dwi Indrawan, siswa kelahiran 18 Februari 2006. Sedari kecil memiliki hobi renang, sepertinya renang sudah menjadi dalam sehari-hari. Berenang tidak hanya dijadinya hobi oleh Rafli melainkan ia menggunakan hobinya tersebut untuk meraih prestasi. Selama menjadi atlet renang, Rafli sudah pernah meraih Juara kejurnas (kejuaraan nasional), Juara KRASSI (kejuaraan Renang Antar Sekolah Seluruh Indonesia), Juara IOAC (Indonesia Open Aquatic Center), Juara porja provinsi , bahkan Rafli dinobatkan sebagai Perenang terbaik KU3 (12-13). Hal tersebut tentunya menjadi penghargaan yang sangat berharga bagi Rafli. Ternyata hal tersebut tak luput dari dukungan kedua orang tua Rafli yang setia mendukung Rafli dalam kondisi apapun. R a f l i , A t l e t R e n a n g R e ’ SMA N Menjadi atlet renang tidak semudah yang dibayangkan, banyak hal yang harus dikorbankan demi kelancaran tersebut. Rafli mengaku, banyak sekali waktu yang terlewatkan untuk berkumpul bersama keluarga, teman, bahkan hampir tidak fokus dalam pembelajaran di sekolah. Ditambah lagi munculnya hal-hal yang tidak diinginkan seperti cedera saat dekat lomba, hal tersebut membuat ia harus mengejar waktu latihan seperti yang sudah ditargetkan. Namun ia tak mudah menyerah, ia terus berusaha semaksimal mungkin dalam tiap lombanya.Hal tersebut karena ia selalu berpegang teguh pada motivasinya “membuat orang tua bangga dan achievement for my self,” . Tak hanya itu, Rafli juga berpesan pada perenang di luar sana untuk “never give up.” 54. SISTARAS } Edisi 2023
Dalam lomba Indonesia Inventors Day 2023 yang diselenggarakan oleh Inoppa, Re’SMAN dengan perwakilannya Ni Luh Putu Yuni Lestari, Ni Komang Diah Pramestiswari, dan Ni Made Regina Maheswari mengikuti lomba yang berlangsung pada 16-19 September bertempatan di Universitas Udayana, Bali. “The Utilization of Rice Straw Waste (Oryza sativa) and Shallot Skin Waste (Allium cepa L. var. aggregatum) as Basic Ingredient of Bioplastic”. Dari judul tersebut mereka memperoleh prestasi kejuaraan dengan membawa pulang gold medal. Maka dari itu upaya mengurangi penggunaan kantong plastik yang susah terurai KIR Resman dengan perwakilannya membuat bioplastik di mana sama-sama memiliki fungsi sebagai pengemasan produk-produk, tetapi bila ditinjau dari bahan baku pembuatannya memiliki perbedaan di mana bioplastik mudah terurai karena berbahan baku alami. Sampah plastik adalah salah satu pengaruh terjadinya pencemaran lingkungan. Kantong plastik merupakan barang konsumsi masyarakat sehari-hari. Miliaran kantong plastik digunakan dalam aktivitas manusia setiap tahunnya, penggunaan kantong plastik ini hanya berlaku sekali pakai dan setelah itu tidak akan difungsikan lagi. Raihlah Generasi Emas dalam Penemuan Medali Emas Raihlah Generasi Emas dalam Penemuan Medali Emas SISTARAS } Edisi 2023 55.
“Penelitian itu kita harus ngelakuin 2 kali karena percobaan pertama gagal jadi kita coba lagi biar optimal”, ucap Yuni. Kegagalan yang mereka alami justru membuat mereka semakin tertantang untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Luar biasa perjuangan mereka dalam lomba ini. Persiapan yang bisa dibilang rumit karena banyak yang harus disiapkan mulai dari penelitian, pembuatan abstrak, pembuatan powerpoint, pembuatan brosur, poster hingga souvenir yang mereka siapkan selengkap mungkin. Tak lupa dengan pemahaman bahasa inggris yang matang dan pastinya persiapan terhadap mental. Tentu proses itu tidak berjalan mudah, di mana pasti ada kendala yang datang dalam proses ini. Dalam pencapaian gold medal ini tentunya tak luput dari guru pembina Ni Wayan Rustini, S.Pd. M.Pd. yang membimbing mereka dalam pelatihan, peran orang tua yang memberikan restu kepada anaknya, dan tentunya keyakinan serta niat yang dibangun dalam diri. Dengan niat dan keyakinan mereka mendapatkan banyak hal-hal baru juga relasi dari mancanegara. “Buat kalian semua tetep semangat, jangan ragu untuk melangkah, coba dan yakin sama diri sendiri, untuk hasilnya belakangan aja, kalo gagal tinggal coba lagi”, ucap ketiga sang penemu medali emas. “Plastik yang kita tau sulit terurai bahkan perlu beribu-ribu tahun dan pembuatannya juga dari petroleum yang non=renewable sehingga perlu inovasi untuk mengatasi itu.” ujar Diah salah satu peserta lomba, “Dari produk ini kita bisa langsung ngelakuin dua hal sekaligus yaitu reduce plastic waste, dan recycle organic waste, jadi ada poin plusnya.” tambah Regina dalam wawancara tersebut. 56. SISTARAS } Edisi 2023
PEMBUDAYAAN SALAM OM SWASTYASTU DAN SAL IM : Pendeka tan E tnopedagog i d i SMA Neger i 2 Denpasar Anak Agung Aditya Adnyana Tenaga Administrasi Non PNS Kesiswaan [email protected] Tulisan ini di latar belakangi oleh suatu budaya kebijakan positif yang dibangun oleh sebuah sekolah. Dalam sebuah usaha memberikan penanaman karakter dan moderasi beragama dilingkungan sekolah yang heterogen, di bilangan kota Denpasar. Tujuan tulisan ini jauh dari sebuah hegemoni sara. Namun memunculkan suatu pendidikan berkebudayaan yang berdampak positif pada soft skill siswa, sebagai reduksi penguatan adab serta berkesadaran diri dalam toleransi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah adalah studi pustaka yang didukung oleh sumber referensi yang relevan. Hal ini terkait dengan kajian teori dan kajian literatur yang menghasilkan gagasan dan mendasari penelitian. Hasil tulisan menunjukkan bahwa dampak positif yang diterima oleh peserta didik adalah tidak lepas dari implementasi serta kolaborasi teori pendidikan Taxonomi dan metode belajar etnopedagogi. Bahwa SMA Negeri 2 Denpasar secara cermat mereduksi ranah kognitif dengan kegiatan belajar mengajar, membangun sikap Afektif dari sikap salam anjali Om swastyastu dan salim, serta menanamkan pendidikan karakter Psikomotorik dalam menghormati orang yang lebih tua. Dan di bingkai sempurna dengan ajaran kearifan lokal yang adi luhung. Dengan demikian aplikasi dalam dimensi kurikulum merdeka dalam lingkup P5 terefleksi melalui bertakwa kepada Tuhan dan berakhlak mulia. ABSTRAK SISTARAS | Edisi 2023 57. This writing is motivated by a positive policy culture built by a school. In an effort to provide character cultivation and religious moderation in a heterogeneous school environment, say the city of Denpasar. The purpose of this paper is far from a hegemony of sara. However, it creates a cultural education that has a positive impact on students' soft skills, as a reduction in the strengthening of manners and a high awareness of tolerance. The data collection technique used is literature study supported by relevant reference sources. This is related to theoretical studies and literature reviews that produce ideas and underlie research. The results of this article show that the positive impact received by students cannot be separated from the implementation and collaboration of Taxonomy educational theory and ethnopedagogical learning methods. That SMA Negeri 2 Denpasar carefully reduces the cognitive domain with teaching and learning activities, builds affective attitudes from greetings to uncle swastyastu and salim, and instills psychomotor character education in respecting older people. And perfectly framed by the sublime teachings of local wisdom. Thus the application of the independent curriculum dimension within the scope of P5 is reflected through piety to God and noble character. ABSTRACT
58. SISTARAS | Edisi 2023
Bahasa Gaul merupakan bahasa yang semakin lumrah digunakan oleh remaja di zaman sekarang. Layaknya bahasa daerah, masingmasing wilayah juga memiliki bahasa gaulnya sendiri -sendiri. Dapat kita ambil contoh seperti penggunaan kata "khe" yang amat lumrah di kalangan anak muda Bali saat ini. Kata-kata gaul itu pun kerap digunakan ketika berkomunikasi di lingkungan sekolah. Terkait topik mengenai penggunaan bahasa gaul ini, kami berkesempatan untuk mewawancarai salah satu guru Bahasa Indonesia senior yang mengajar di lingkup SMA Negeri 2 Denpasar. Beliau merupakan Ibu Tri Sulistyaningsih. Menurut Bu Tri, perkembangan bahasa gaul terutama di zaman yang perkembangan teknologinya sudah secanggih sekarang maka penggunaan bahasa-bahasa tersebut akan semakin sering kita temukan. Bisa kita katakan bahasa gaul sudah menjadi bahasa seharihari yang selalu digunakan oleh remaja zaman sekarang. Sebagai penutup tentunya tidak lepas dari bagaimana cara menanggulangi dampak dari penggunaan bahasa gaul tersebut agar tidak semakin keliru digunakan oleh siswa-siswi Re’SMAN. Menurut Bu Tri, salah satu caranya yaitu dengan selalu saling mengingatkan satu sama lain. Baik para guru yang mengingatkan siswanya atau pun saling mengingatkan antar teman. Kunci utama yang selalu ditanamkan oleh Bu Tri ialah, jika tidak saling mengingatkan makan tentu penggunaan bahasa-bahasa gaul yang salah tersebut akan semakin lazim digunakan di masa yang akan datang. "Untuk di lingkup sekolah, terutama di lingkungan Re’SMAN, jika para siswa-siswi tidak bisa membedakan kapan harus menggunakan bahasa gaul dan bahasa formal maka hal tersebut tentu memiliki pengaruh bagi pembelajaran. Kita ambil contoh, ketika para siswa itu mengerjakan tugas. Banyak dari mereka akan sulit membedakan mana bahasa formal dan bahasa sehari-hari. Yang paling sering saya temui adalah penggunaan kata ganti 'aku' dan 'saya' yang sering sekali keliru oleh kebanyakan siswa." ungkap Ibu Tri ketika kami menanyakan topik mengenai pengaruh penggunaan bahasa gaul di lingkungan Re’SMAN. Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul di Lingkungan Sekolah SISTARAS | Edisi 2023 59.
Sebagai seorang pendidik, Ngurah Arjana memiliki visi misi untuk menghasilkan siswa yang mampu bersaing sebagai output dan outcome. Namun, semua itu tergantung oleh pelaksanaan standar pendidikan yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. “Jika SOP sudah benar, pelaksanaan sudah benar, maka keberlangsungan prosesnya dari atas ke bawah nanti pun akan benar. Tapi kalau ada pelanggaran atau gangguan sana sini maka nanti past i akan ada pengurangan nilai dalam output dan outcome”, tuturnya sebagai penutup. I Gusti Ngurah Arjana, S.Pd.,M.Pd. O p i n i me n ge n a i K u r i k u l um Me r de k a y a n g Be r h u b u n g a n de n g a n L i fe S k i l l S i sw a - S i sw i Kurikulum merupakan rencana dan pengaturan mengenai bahan pembelajaran yang dijadikan pedoman dalam aktivitas belajar mengajar. Kurikulum adalah alat yang sangat vital untuk memajukan kompetensi siswa pada bidang akademik. Oleh karena itu, semua pihak yang terlibat dalam keberlangsungan dari kurikulum wajib memahami dan mengaplikasikan kurikulum sesuai dengan tujuan tersebut. Karena, kelancaran kurikulum berpengaruh terhadap peningkatan kualitas siswa dari sebuah instansi pendidikan. Sebagian sekolah di Indonesia sendiri saat ini tengah menerapkan kurikulum Merdeka. Adanya kurikulum ini bertujuan untuk menguatkan kembali karakter para siswa di sekolah menggunakan pengaplikasian dari ideologi Pancasila itu sendiri. Menurut Ngurah Arjana, selaku guru Kimia yang mengajar di SMAN 2 Denpasar, kurikulum Merdeka adalah bentuk penyempurnaan dari kurikulum 2013. “Kurikulum itu selalu mengikuti perkembangan IPTEK. Dalam kurikulum Merdeka ini, ada penekanan dari sisi P5. Program ini juga selaras dengan adanya tuntutan keterampilan bagi siswa di abad ke-21 ini. Yaitu, dnegan adanya 4C dimana ada collaboration, critical thinking, creative thinking, dan communication.” Beliau juga mengatakan bahwa, keberhasilan sebuah kurikulum dipengaruhi oleh kesiapan sarana dan prasarana SDM dari sebuah instansi. Contohnya, kesiapan guru dalam memberikan bahan ajar mereka terhadap siswa dan penanaman mindset bagi para siswa. Selain itu, dalam kurikulum Merdeka, siswa juga dituntut untuk berpikir kritis mengenai ide-ide baru dan juga penjabaran dalam pendapat yang para siswa miliki. Narasumber 60. SISTARAS } Edisi 2023
Kemerdekaan Kala dimana orang mempertaruhkan nyawa Nyawa yang kala itu berarti bagi bangsa Wahai rakyatku Tundukkan kepalamu sejenak Hargailah mereka Mereka yang bertaruh nyawa Tanah bercucuran darah Semangat yang terus mengalir Satu persatu nyawa hilang Demi Indonesia Demi tanah air Rela merubah takdir negri ini Oleh : Sinta Dewi P U I S I D A R A H M E M B A N J I R I SISTARAS | Edisi 2023 61.
Cowok: neng, kamu jangan pernah deket-deket sama tanaman berbunga yah! Cewek: emangnya kenapa tuh bang? Cowok: nanti bunganya layu. Soalnya minder kalah cantik sama kamu Cowok: cinta aku ke kamu tuh ibarat garam di laut. Tahu kenapa? Cewek: kenapa? Cowok: ngga kelihatan namun bakalan ada selamanya Cewek: tok, tok, tok. Siapa di sana? Cowok: luke Cewek: luke siapa? Cowok: luke into my eyes and tell me that you love me G O M B A L A N BUNGA GARAM LAUT PINTU 62. SISTARAS | Edisi 2023
Kota Asal Kiwil : Tot, tau ga apa kota pembuat jokes bapak-bapak paling banyak? Toti : Apaan? Kiwil : Yaelah flat banget tuh muka, semangat dikit kek! Toti : Buruan, lagi ga mood nih Kiwil : Tebak dulu, ga seru ah kalo langsung dikasih tau Toti : Apa deh? Jogja? Sama-sama jo soalnya Kiwil : Bukan, jawabannya purwodaddy Toti : WKWKWKWK SOMPLAK ITU MAH KOTA ASAL GUE! Kalian ada yang tau ngga kenapa air laut itu asin? Kalo kata Kompas.com sih air laut mengalami proses biologis yang menyebabkan kalsium dan mineral lainnya larut, makanya jadi asin. Ah tapi serius banget sih?! Sini-sini kita buat yang koplak-koplak nih wkwkwkwk Kalo kata aku mah, air laut itu asin karena kalo kalian mau yang seger itu namanya air larutan! Otung : Oi, diem-diem bae nih, tebak-tebakan kuy? Ayen : Apaan? Awas garing ya! Otung : Enggaaa, suer deh! Otung : Coba tebak, apa bedanya es teh sama teh anget? Ayen : Apaan dah? beda gelasnya? Otung : Bukannn, tebak lagi cobaa Ayen : pasti beda manisnya, karna yang manis cuman aku kann? Otung : Itumah gombal, dodol! Ayen : Udahlah, aku nyerah aja! Apaan coba tung jawabannya? Otung : Beda dua ribu, AHAHAHAHHA Ayen : Side Eye! Air Laut Es Teh H U M O R SISTARAS | Edisi 2023 63.
Graduation Angkatan 55 SMA Negeri 2 Denpasar : Our Last Memories Will be The Beginning of Our Next Journey Hari yang dinanti-nanti oleh para siswa kelas XII SMA Negeri 2 Denpasar akhirnya tiba. Mereka telah menyelesaikan masa-masa belajar selama tiga tahun di Re’SMAN dan siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Wisuda hari atau hari wisuda menjadi momen yang sangat berarti bagi para siswa kelas XII SMA Negeri 2 Denpasar Angkatan 55 Tahun 2023. Wisuda hari ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi para siswa, orang tua, dan guru-guru. Para orang tua merasa senang dan bangga melihat anak-anak mereka meraih prestasi di sekolah. Guru-guru juga merasa bangga melihat para siswa yang mereka bidik berhasil mencapai titik ini. Acara wisuda hari ini diadakan pada tanggal 2 Mei 2023 bertempat di 100 Sunset Hotel, Jl. Sunset Road No. 100 C Kuta. Di sini, para siswa mendapatkan penghargaan atas kerja keras mereka selama ini. Mereka juga mendapat kesempatan untuk mengenang momen-momen indah yang mereka alami selama menempuh pendidikan di Re’SMAN Acara ini diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh MC kemudian berdoa. Dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars, dan Hymne SMAN 2 Denpasar. Kegiatan selanjutnya sambutan oleh Ketua Panitia Graduation SMA Negeri 2 Denpasar, sambutan oleh PLT SMA Negeri 2 Denpasar, dan terakhir sambutan oleh Ketua Komite SMA Negeri 2 Denpasar. Selain itu, ada beberapa acara menarik yang dilakukan pada hari wisuda ini yaitu para siswa tampil dalam penampilan seni yang memukau, di antaranya drama, tari, dan music yang dibawakan oleh ekstrakulikuler Taksu dan Teater Topenk. 64. SISTARAS } Edisi 2023
Penampilan seni dari ekstra Taksu yaitu membawakan Tari Joged dan Tari Barong. Penampilan tersebut sangat menarik perhatian para undangan. Tidak kalah juga dengan Teater Topenk yang menampilkan sebuah operet yang berjudul “What’s On Resman“. Setelah acara Graduation ini, Angkatan 56 diberikan bunga sebagai apresiasi dari orang-orang terkasih dan tidak lupa berfoto di lobi hotel untuk mengabadikan momen pelepasan ini yang sangat berkesan bagi mereka. Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan selamat kepada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Denpasar Angkatan 55 Tahun 2023. Semoga prestasi yang telah diraih menjadi bekal untuk menghadapi masa depan yang lebih gemilang. Serta bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, semoga sukses dalam mengejar citacita dan meraih mimpi-mimpi mereka. SISTARAS } Edisi 2023 65.
Kak Vita : “Aku harap temen-temenku bisa sukses ke depannya dan semoga mereka semuanya bisa menjadi orang yang lebih baik dari masa SMA dan semoga mereka juga bisa mendapatkan impian yang mereka inginkan.“ Kak Ayu : “ Bangga menjadi salah satu murid Re’SMAN karena dengar-dengar dari sekolah lain Resman banyak tugas. Semoga para guru di Resman sehat-sehat selalu!“ Kak Nazwa : “Senang bisa sekolah di Re’SMAN karena Resman itu terkenal dengan keunikan warna endeknya di Denpasar, Bali. Yang kedua banyak kegiatan-kegiatan yang seru misalkan DBL dan aku ikut menjadi suporter, semenjak aku ikut menjadi suporter aku bisa punya relasi yang lebih banyak yang suportif dan mendukung. Semoga Resman menjadi sekolah yang favorit dan menyenangkan!“ Kak Ivan : “Kalau menurut saya pribadi, terkesan cukup baik dan luar biasa karena di angkatan saya merasakan 3x transisi yang di mana transisi pertama saya mendapatkan pembelajaran online (daring), yang kedua PTMT (Pertemuan Tatap Muka Terbatas), yang ketiga bisa merasakan sekolah secara offline dan kembali normal. Di saat saya kelas 12 adalah pengalaman yang luar biasa saya rasakan, dari pengalaman DBL saya menjadi komando untuk memimpin suporter.“ Kak Robi : “Sangat senang sekolah di Re’SMAN dan semoga Re’SMAN lebih maju ke depannya....“ Kesan & Pesan Pelepasan Angkatan 55 66. SISTARAS } Edisi 2023
“Tentu saja ini sangat bermanfaat untuk sekolah, melihat bagaimana bahasa asing kan sangat potensial di Bali ya, pariwisata misalnya, atau ingin mengenyam pendidikan yang lebih lanjut terutama di Prancis juga bisa.” tutur Ahmad Khamim, selaku pengajar bahasa Prancis di SMA Negeri 2 Denpasar. Diharapkan dengan terjalinnya kerja sama SMA Negeri 2 Denpasar dengan kedutaan besar Prancis melalui Alliance Française Bali, dapat memperkenalkan serta mempelajari antar budaya satu sama lain, serta diharapkan dapat memperkuat potensi baik guru maupun murid dalam kecakapan berbahasa asing terutama dalam bahasa Prancis. Membangun Mimpi ke Paris Hubungan SMA Negeri 2 Denpasar dengan duta kebesaran Prancis sudah terjalin sejak 1998, yang kemudian diresmikan melalu pertemuan pada Jumat, 13 Oktober 2023. Pertemuan ini dihadiri oleh Juleas Irman selaku perwakilan dari Kedutaan Besar Prancis di Indonesia serta Denys Cennet-Planchard selaku direktur dari Alliance Française Bali. Pertemuan antara Kepala Sekolah serta Kedutaan Besar Prancis tersebut membahas mengenai kerja sama MoU (Memorandum of Understanding) melihat potensi SMA Negeri 2 Denpasar dalam bidang pertukaran budaya terutama budaya Prancis. Re’SMAN sendiri sudah dikenal sebagai satu-satunya Sekolah Menengah Atas di Denpasar memperkenalkan serta mempelajari Bahasa Prancis dalam kurikulumnya. Kerja sama tersebut dinaungi oleh lembaga Alliance Française Bali, sebuah asosiasi yang dibentuk oleh sekelompok orang Indonesia sekaligus penutur bahasa Prancis di Bali yang bertujuan untuk pertukaran bahasa dan budaya antara Prancis dan Indonesia khususnya Bali melalui media pendidikan dan seni. Adapun program-program yang telah terlaksana melalui kerja sama ini, yakni pertukaran guru dan murid ke Prancis, beberapa workshop yang dilaksanakan oleh lembaga Alliance Française Bali. SISTARAS } Edisi 2023 67.
K A R I K A T U R Nadine 68. SISTARAS } Edisi 2023
K O M I K Naya SISTARAS } Edisi 2023 69.
K O M I K 70. SISTARAS } Edisi 2023
K O M I K Ratih SISTARAS } Edisi 2023 71.
P O S T E R Nadine 72. SISTARAS } Edisi 2023
0361-222829 Jl. Jend. Sudirman No.3a, Dauh Puri Klod, Kec. Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali https://sman2denpasar.sch.id/ tim layout