The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini adalah laporan kegiatan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by vie_time, 2021-12-28 22:30:20

Kegiatan Rantai Pasok Lada

Buku ini adalah laporan kegiatan

Keywords: lada

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas taufik dan hidayah-
Nya, Laporan Pelaksanaan Kegiatan Penerapan Sistim Ketertelusuran Rantai Pasok Lada Tahun
2020 ini telah selesai disusun.

Penyusunan laporan kegiatan ini dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban atas
pelaksanaan Kegiatan Penerapan Sistem Ketertelusuran Rantai Pasok Lada Tahun 2020 yang
bersumber dari dana APBN-TP Direktorat Jenderal Perkebunan Satker Dinas Pertanian Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung (018.05.309165.TP). Dalam laporan ini diuraikan mengenai latar
belakang, tujuan dan sasaran kegiatan, pelaksanaan serta hasil kegiatan.

Capaian yang diharapkan dari pelaksanaan Kegiatan Penerapan Sistim Ketertelusuran
Rantai Pasok Lada Tahun 2020 ini adalah meningkatnya jumlah Poktan/Gapoktan yang
menerapkan sistem jaminan mutu untuk menghasilkan produk yang bermutu sehingga bernilai
tambah bagi petani.

Semoga Laporan Pelaksanaan ini dapat bermanfaat dalam mendukung keberhasilan
pelaksanaan kegiatan pembangunan perkebunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga
dapat menciptakan pembangunan perkebunan yang terpadu, terintegritas dan berkelanjutan.

Pejabat Pembuat Komitmen

HARULDI, SP.,M.Si
NIP. 19650126 199103 1 003

Ir. Muhammad Iqbal
NIP. 9660320 200701 1 007

1

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Mutu dan keamanan pangan merupakan isu yang sangat berkembang, sehingga tuntutan

akan produk yang bermutu dan aman sangat meningkat. Salah satu alat ukur mutu dan
keamanan produk adalah Standar Nasional Indonesia (SNI). Standar ini disusun berdasarkan
kesepakatan antara produsen, konsumen, pakar dan intansi pemerintah dan biasanya
merupakan persyaratan minimal yang seharusnya dapat dipenuhi oleh suatu produk.

Saat ini penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada umumnya masih bersifat
sukarela, namun untuk mengantisipasi tuntutan pasar yang semakin berkembang maka perlu
dibuat kebijakan yang akan dapat mengatur penerapan SNI secara wajib khususnya untuk
produk-produk yang sangat berpengaruh terhadap keamanan, dan keselamatan konsumen.
Penerapan standar produk yang diperkuat melalui suatu kebijakan pemerintah sangat
diperlukan untuk mendorong dihasilkannya produk pertanian yang bermutu, aman dan
berdaya saing serta memiliki nilai tambah.

Tuntutan konsumen terhadap standar mutu lada sudah tidak bisa dihindarkan lagi.
Pengawasan mutu lada dalam kegiatan penerapan jaminan mutu, merupakan langkah penting
bagi Pelaku Usaha untuk mendapatkan pengakuan formal terkait dengan konsistensi standar
mutu lada yang dihasilkan.

Kementerian Pertanian telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pertanian No 53 tahun
2012 tentang pedoman penanganan pascapanen lada. Penerapan Permentan tersebut sebagai
upaya pemerintah dalam menangani peningkatan kualitas mutu lada. Selain itu juga,
dipandang perlu untuk memonitor cemaran kontaminan yang ada pada rantai pasok sebagai
penilaian secara sistematis agar mengetahui titik kritis timbulnya kontaminan pada lada.

Kontaminan atau pencemaran pada lada dapat terjadi pada mata rantai penanganan produk
mulai dari budidaya, penanganan pascapanen, proses produksi dan konsumsi. Dengan
demikian, diperlukan suatu tata pengelolaan dalam mengawasi dan pengendalian produk sejak
menangani bahan untuk produksi, diolah, disimpan, diangkut dan didistribusi. Oleh karena
itu, Direktur Jenderal melalui Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan
melakukan kegiatan Penerapan Sistim Ketertelusuran Rantai Pasok Lada.

2

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Komoditas lada (Piper nigrum) merupakan salah satu komoditas unggulan pada
sektor perkebunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Komoditas lada putih dari
Indonesia untuk pasar internasional sudah terkenal sejak dulu, yaitu lada putih Bangka
(Muntok White Pepper). Muntok White Pepper menjadi brand yang terkenal di perdagangan
internasional karena memiliki cita rasa yang khas dengan rasa yang lebih pedas. Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung merupakan penghasil dan pengekspor utama komoditi lada putih
di Indonesia.

Lada putih merupakan tanaman yang merakyat yang telah memberikan kontribusi nyata
sebagai sumber devisa, penyedia lapangan kerja, bahan baku industri dan sumber pendapatan
petani. Menurut Rismunandar (2017) ada beberapa alasan yang menyebabkan komoditas lada
memberikan kontribusi penting terhadap perekonomian Indonesia, yaitu :
1) Konsumsi lada cenderung meningkat
2) Banyak menyerap tenaga kerja
3) Besar peranannya dalam pemanfaatan tenaga kerja
4) Luasnya wilayah pengembangan yang tersedia di Indonesia
5) Perkebunannya banyak dikelola oleh masyarakat

Menurut data statistik Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, luas areal
perkebunan lada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sampai dengan tahun 2019 adalah
52.688,05 ha dengan rincian 20.455,28 ha tanaman belum menghasilkan (TBM), 29.324,91
ha tanaman menghasilkan (TM) dan 2.907,87 ha tanaman tua/rusak (TT/TR). Perkebunan
lada ini 100 % diusahakan oleh rakyat yang tersebar di 6 (enam) kabupaten dengan produksi
lada di Bangka Belitung mencapai 33.457,64 ton dengan produktivitas rata-rata hanya 1,14
ton/ha.

Kelemahan produksi lada di Bangka Belitung adalah rendahnya mutu karena masih
menerapkan metode pascapanen tradisional yakni melalui perendaman di sungai dan
pengeringan dibawah sinar matahari. Tuntutan konsumen terhadap standar mutu lada sudah
tidak bisa dihindarkan lagi. Pengawasan mutu lada dalam kegiatan penerapan jaminan mutu,
merupakan langkah penting bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pengakuan formal terkait
dengan konsistensi standar mutu lada yang dihasilkan.

Berbagai upaya yang dilakukan untuk pengembangan lada yang dilakukan dalam beberapa
tahun terakhir telah meningkatkan luas areal dan produksi lada. Namun belum meningkatkan
produktivitas tanaman lada. Hal ini dapat dilihat pada tabel berikut.

3

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Tabel 1. Luas Areal dan Produksi Lada 5 Tahun Terakhir

No Tahun TBM LUAS AREAL (Ha) Total Produksi P.Vitas
TM TTM/TR (Ton) (Ton/Ha)

1. 2015 18.365 24.937 4.709 48.010 31.408 1,26
1,23
2. 2016 20.149 26.682 4.042 50.873 33.180, 1,23
1,17
3. 2017 21.515 27.952 2.883 52.350 34.278 1,14

4. 2018 21.093 27.988 2.323 51.404 32.811

5. 2019 20.455 29.325 2.908 52.688 33.458

Sumber : ATAP Buku Statistik Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Permasalahan rendahnya produktivitas tanaman lada yang baru mencapai rata-rata 1,14
ton/ha pada tahun 2019 antara lain diakibatkan oleh

1. Rendahnya produksi dan produktivitas karena ancaman gama dan penyakit penting
lada serta terbatasnya sumber irigasi

2. Tingginya biaya produksi
3. Rendahnya mutu lada yang dihasilkan
4. Lada Bangka Belitung seringkali dioplos dengan lada lainnya
5. Terjadinya fluktuasi harga
6. Rendahnya posisi tawar petani
7. Aplikasi inovasi teknologi belum terpadu
Mempertimbangkan kondisi tersebut dan dalam rangka meningkatkan produksi dan
produktivitas tanaman lada, berbagai upaya yang dilakukan diantaranya melakukan kegiatan
ekstensifikasi/perluasan tanaman lada dan Kegiatan Penanganan Pasca Panen Lada. Upaya ini
sangat positif dan pada umumnya akan memberikan dampak yang mampu menggairahkan
masyarakat petani.

B. TUJUAN
Tujuan dari penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Penerapan Sistim Ketertelusuran
Rantai Pasok Lada ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban dari pelaksanaan kegiatan
dari Satuan Kerja Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (018.05.309165)
Tahun Anggaran 2020.

4

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020
C. SASARAN

Sasaran dari penyusunan Laporan Pelaksanaan Kegiatan Penerapan Sistim Ketertelusuran
Rantai Pasok Lada Tahun 2020 ini adalah tersusunnya laporan pelaksanaan kegiatan dengan
menjabarkan kegiatan yang telah dilaksanakan disertai dengan laporan realisasi fisik dan
keuangan.

5

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

Anggaran dana Tugas Pembantuan Satuan Kerja Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung (018.05.309165) Tahun Anggaran 2020 salah satunya dialokasikan pada Program
Bimtek, Monitoring dan Evaluasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan dengan kegiatan
Rintisan Penerapan Sistem Kertelusuran Rantai Pasok (018.05.309165. 5889.003.054). Adapun
rincian kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun Anggaran 2020 ini adalah :
a) Bimbingan teknis sistem jaminan mutu Lada Training of Trainer (TOT)
b) Pengawalan dan pendampingan kepada poktan/gapoktan dalam penyusunan dokumen sistem

mutu, dalam bentuk workshop penerapan sistem jaminan mutu Lada

A. Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Mutu Lada
Kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Mutu Lada difokuskan untuk Kabupaten

Bangka Selatan. Hal ini dikarenakan Kabupaten Bangka Selatan merupakan pilot project
pengembangan kawasan lada, sehingga bantuan kepada petani khususnya kegiatan penanganan
pasca panen terfokus di Kabupaten Bangka Selatan.

Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Mutu Lada diselenggarakan selama
3 (tiga) hari yaitu pada tanggal 21 – 23 Oktober 2020 bertempat di Soll Marina Hotel &
Conference Center-Bangka. Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Membina poktan/gapoktan dalam penerapan sistem jaminan mutu.
- Sosialisasi Permentan 55 tahun 2012 tentang Pedoman Penanganan Lada

Peserta Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Mutu Lada ini adalah poktan/gapoktan binaan
yang telah menerima fasilitasi alat pascapanen dari Direktorat Jenderal Perkebunan
Kementerian Pertanian RI sebanyak 30 (tiga puluh) orang terdiri dari petugas Dinas
Kabupaten Bangka Selatan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta keterwakilan dari 3 (tiga)
kelompok tani yaitu :
1. KT. Berkah Tani Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan
2. Gapoktan Karya Bersama, Desa Tiram, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan
3. Gapoktan Nangka Makmur, Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka

Selatan.

6

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Adapun yang menjadi narasumber kegiatan Bimtek Sistem Jaminan Mutu Lada ini adalah orang

yang memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya (pendidikan formal, pelatihan,

pengalaman pendampingan). Berikut narasumber pada kegiatan tersebut :

1. Ir. Ita Munardini, MP, sebagai Kasubdit Standarisasi Mutu dan Pembinaan Usaha Direktorat

Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian

RI.

2. Fera Dwi Elyana, STP, sebagai staf Subdit Standarisasi Mutu dan Pembinaan Usaha

Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementerian

Pertanian RI.

3. Juaidi, SP.,MP, sebagai Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

4. Zaidan Lesmana, sebagai Direktur Utama Berkah Lada

5. Herdian, ST, sebagai Kasi Pengujian Sertifikasi Mutu dan Barang UPTD Balai Pengujian dan

Sertifikasi Mutu Barang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka

Belitung

6. Melvina Rusli, sebagai Direktur Utama PT. Makro Jaya Lestari

Materi yang disampaikan pada Kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Mutu Lada

meliputi:

Tabel 2. Materi Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Mutu Lada

No Materi Jumlah Narasumber
JPL
Kepala Dinas Pertanian
1 Kebijakan Sistem Jaminan Mutu Lada (Nasional 2 JPL Provinsi Kep. Bangka Belitung

dan Daerah) Ditjen Perkebunan
Ditjen Perkebunan
2 Sosialisasi Regulasi Penerapan Mutu Biji Lada 2 JPL Ditjen Perkebunan
Rumah Produksi Berkah Lada
3 Penerapan GHP Lada 2 JPL
Eksportir
4 SOP Penanganan Mutu Lada pada Rantai Pasok 2 JPL (PT. Makro Jaya Lestari)
UPTD BPSMB Disperindag
5 Hilirisasi Lada Putih 1 JPL Prov.Kep. Bangka Belitung

6 Sistem Ketertelusuran Lada di Tingkat 2 JPL Ditjen Perkebunan

Eksportir

7 Pemastian Mutu Lada Standar Ekspor SNI 1 JPL

8 Dokumen Sistem Mutu 4 JPL
TOTAL 16 JPL

7

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Dokumentasi Kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Mutu Lada
21-23 Oktober 2020

8

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

B. Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Mutu
Workshop bertujuan untuk menyusun dokumen sistem mutu agar semua proses/kegiatan
yang dilakukan dicatat/didokumentasikan sehingga menjadi bukti bahwa poktan telah
melakukan kegiatan sesuai acuan. Dokumen sistem mutu ini juga berguna untuk
meningkatkan kepercayaan poktan dan konsumen.
Pelaksanaan Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Mutu Lada diselenggarakan selama 2
(dua) hari yaitu pada tanggal 23 – 24 Oktober 2020 bertempat di Soll Marina Hotel &
Conference Center-Bangka.
Peserta Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Mutu Lada ini adalah poktan/gapoktan
binaan yang telah menerima fasilitasi alat pascapanen dari Direktorat Jenderal Perkebunan
Kementerian Pertanian RI sebanyak 30 (tiga puluh) orang terdiri dari petugas Dinas
Kabupaten Bangka Selatan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta keterwakilan dari 3 (tiga)
kelompok tani yaitu :
1. KT. Berkah Tani Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan
2. Gapoktan Karya Bersama, Desa Tiram, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan
3. Gapoktan Nangka Makmur, Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka
Selatan.
Adapun yang menjadi narasumber Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Mutu Lada ini
adalah orang yang memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya (pendidikan formal,
pelatihan, pengalaman pendampingan). Berikut narasumber pada kegiatan tersebut :
1. Haruldi, SP.,MP, sebagai Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung
2. Ir. Muhammad Iqbal, sebagai Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan
Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
3. Novie Haryani, SP, sebagai Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda
4. Tika Aprilda, SP.,MT, sebagai Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda
5. Melyana Oktavia, SP, sebagai Analis Pengolah Hasil Pertanian

9

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Materi yang disampaikan pada Kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Mutu Lada

meliputi:

Tabel 3. Materi workshop (Penyusunan Dokumen Sistem Mutu)

No Materi JPL Narasumber

1 Pendampingan poktan dalam penerapan GAP Lada 2 JPL Kabid Perkebunan

2 Pendampingan poktan dalam penerapan GHP Lada 2 JPL Kasi PPHP

Perkebunan

3 Penyusunana dokumen sistem mutu (panduan mutu, 4 JPL PMHP

standar operasional prosedur, standar operasional

sanitasi, form dan rekaman)

TOTAL 8 JPL

Dalam penyusunan Dokumen Sistem Mutu peserta dibimbing untuk membuat prosedur
atau instruksi kerja yang dilakukan dilapangan. Dengan menerapkan prinsip “tulis apa yang
dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis” menggambarkan doksistu yang dibuat sesuai dengan
apa yang sudah pekebun lada lakukan dilapangan. Doksistu yang dibuat berjudul Dokumen
Sistem Mutu Penanganan Pasca Panen Lada. Dalam kegiatan workshop doksistu yang dibuat
sebanyak 11 (sebelas) dokumen, yang terdiri dari :
1. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Berkah Tani Desa Delas
2. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Maju Jaya Desa Nangka
3. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Mekar Jaya Desa Nangka
4. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Mulya Sari Desa Nangka
5. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Sari Makmur Desa Nangka
6. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Sudi Jaya Desa Nangka
7. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Jaya Makmur Desa Tiram
8. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Karya Maju Desa Tiram
9. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Maju Bersama Desa Tiram
10. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Maju Bersama II Desa Tiram
11. Doksistu Penanganan Pasca Panen Lada Kelompok Tani Tunas Muda I Desa Tiram

Kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Mutu Lada di harapkan dapat
memberikan pemahaman kepada pekebun lada di Bangka Belitung akan pentingnya mutu lada
yang dihasilkan. Berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan terus dicari solusi yang tepat
agar mutu lada yang dihasilkan dapat terjamin.

10

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Dokumentasi Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Mutu Lada
23-24 Oktober 2020

11

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

C. PENERAPAN SISTEM KETERTELUSURAN DI KABUPATEN BANGKA SELATAN

Kegiatan Penerapan Sistem Ketertelusuran merupakan lanjutan dari kegiatan penyusunan
doksistu lada. Dokumen sistem mutu yang telah disusun harus diterapkan oleh kelompok
secara konsisten dan berkesinambungan. Penerapan sistem tersebut dapat dibuktikan dengan
membuat catatan/rekaman dengan masa simpan tertentu. Penerapan yang dilaksanakan
berupa pelaksanaan GAP dan GHP komoditi lada.Untuk itu peran pendamping/penyuluh
diperlukan saat penerapan doksistu di lapangan.

Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi untuk kegiatan rantai pasok lada dan
pendataan ditingkat petani lada dan tingkat pengumpul. Adapun data yang diminta antara
lain, nama petani, luas kebun, jumlah tanaman, produksi dan pemasaran. Diharapkan dengan
pendataan ini dapat diketahui ketertelusuran bahan baku lada dari petani, pengumpul hingga
eksportir. Hal ini bertujuan agar dapat menerapkan sistem jaminan mutu untuk menghasilkan
produk yang bermutu sehingga bernilai tambah bagi petani. Semua stakehorder yang terlibat
harus memiliki komitmen untuk menerapkan sistem jaminan mutu secara konsisten dan
berkesinambungan.

Kegiatan ini dimulai dengan pendataan kelompok tani. Yang menjadi sasaran kegiatan
adalah poktan/gapoktan binaan yang telah menerima fasilitasi alat pascapanen dari Direktorat
Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Ada 3 kelompok sasaran kegiatan ini yaitu :
1. KT. Berkah Tani Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan
2. Gapoktan Karya Bersama, Desa Tiram, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka

Selatan
3. Gapoktan Nangka Makmur, Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka

Selatan.
Pendataan petani berisi informasi mengenai :
1. Tingkat Petani

Data yang diminta sebagai berikut :
 Profil Poktan/Gapoktan
 Profil Petani
 Formulir Pencatatan Hasil Panen/Produksi
 Formulir Pencatatan Penjualan Tingkat Petani

12

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

2. Tingkat Pedagang Pengumpul
Data yang diminta sebagai berikut :
 Profil Pedagang Pengumpul

 Formulir Pencatatan Penerimaan/Pembelian Tingkat Pengumpul

 Formulir Penomoran Kode Batch Tingkat Pengumpul

 Formulir Pencatatan Penjualan Tingkat Petani
Sebagai bukti penerapan sistem jaminan mutu, kelompok melakukan validasi terhadap sampel
produk melalui pengujian secara visual oleh petugas dinas yang kompeten. Petugas Dinas
kemudian melakukan pengambilan contoh untuk menguji lada dari kelompok yang sudah
menyusun doksistu, untuk kemudian sampel tersebut dikirim ke laboratorium yang sudah
terakreditasi yaitu Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech di Bogor. Sesuai dengan instruksi
atau petunjuk pelaksanaan dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Ditjen
Perkebunan indikator yang diuji sesuai dengan SNI 0004:2013/Amd. 1:2015 dan pengujian residu
pestisida (chlorphyrifos dan chlorphyrifos metil).

Berdasarkan SNI 0004:2013/Amd. 1:2015, lada putih memiliki persyaratan umum dan
khusus. Persyaratan umum lada putih yaitu bebas dari serangga hidup maupun mati serta bagian-
bagian yang berasal dari serangga. Sedangkan persyaratan khusus lada putih terdapat dalam tabel
berikut ini :

No Spesifikasi Satuan Persyaratan

Mutu I Mutu II

1 Kerapatan g/l min. 600 min. 600

2 Kadar air, (b/b) % maks. 13,0 maks. 15,0

3 Kadar biji enteng, (b/b) % maks. 1,0 maks. 2,0

4 Kadar benda asing, (b/b) % maks. 1,0 maks. 2,0

5 Kadar lada berwarna kehitam- % maks. 1,0 maks. 2,0
hitaman, (b/b)

6 Kadar cemaran kapang, (b/b) % maks. 1,0 maks. 3,0
Negatif Negatif
7 Salmonella Detection/ 25 g
<3 <3
8 E.coli MPN/g

13

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Pengujian residu pestisida (chlorphyrifos dan chlorphyrifos metil) pada lada dilakukan karena

sesuai dengan himbauan dari Direktorat Jenderal Perkebunan No.334/HK.540/E/03/2020

tentang Informasi Pelarangan Penggunaan Insektisida Chlorphyrifos dan Chlorphyrifos Metil pada

Lada. Berdasarkan informasi dari Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu Kementerian

Perdagangan, masih ditemukan lada local Indonesia yang mengandung kedua bahan aktif tersebut

(0,00168 mg/kg).

Pengujian mutu lada dilakukan di 2 (dua) kabupaten yaitu Kabupaten Bangka Selatan dan

Kabupaten Bangka Barat. Ada 8 (delapan) sampel yang diambil oleh Petugas Pengambil Contoh

(PPC) yaitu :

1. KT. BERKAH TANI

Alamat : Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan

Petani : Alfeddy

Tanggal pengambilan Sampel : 12 November 2020

2. KT. MAJU BERSAMA II

Alamat : Desa Tiram, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan

Petani : H. Junaidi

Tanggal pengambilan sampel : 12 November 2020

3. KT. KARYA MAJU

Alamat : Desa Tiram, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan

Petani : Kamarudin

Tanggal Pengambilan Sampel : 12 November 2020

4. KT. MEKAR JAYA

Alamat : Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan

Petani : Akip

Tanggal Pengambilan Sampel : 12 November 2020

5. KT. MAJU JAYA

Alamat : Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan

Petani : H. Tomo

Tanggal Pengambilan Sampel : 12 November 2020

6. KT. PERMAI

Alamat : Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten

Bangka Barat

Petani : Sartojoyo

Tanggal Pengambilan Sampel : 13 November 2020

14

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

7. KT. JAYA MAKMUR

Alamat : Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten

Bangka Barat

Petani : Santri

Tanggal Pengambilan Sampel : 13 November 2020

8. GAPOKTAN SESENDOK SEPIRING

Alamat : Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten

Bangka Barat

Petani : H. Saidi

Tanggal Pengambilan Sampel : 13 November 2020

Setelah dilakukan pengujian didapat hasil bahwa lada putih yang ada di kelompok tani diatas
bebas dari kandungan bahan aktif Chlorphyrifos dan Chlorphyrifos Metil. Sedangkan untuk parameter
yang ada di SNI ada lada yang masuk persyaratan Mutu I dan ada yang Mutu II. Hasil lengkap
pengujian ada di lampiran laporan kegiatan ini (terlampir).

15

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

Kegiatan Penerapan Sistem Ketertelusuran Di Kabupaten Bangka Selatan

16

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

BAB IV
KENDALA DAN SARAN

A. KENDALA
Dalam pelaksanaan kegiatan Kegiatan Penerapan Sistim Ketertelusuran Rantai Pasok Lada
Tahun 2020, ditemukan berbagai kendala dan permasalahan dalam hal teknis dan realisasi
keuangan, diantaranya :
1. Kegiatan Bimbingan Teknis Sistem jaminan Mutu lada dan Wokshop penyusunana
Dokumen Sistem Mutu baru bisa dilaksanakan pada triwulan IV yaitu Bulan Oktober
2020, dikarenakan kondisi Pandemi Covid-19 yang menyulitkan untuk mengumpulkan
peserta dalam suatu pertemuan.
2. Para petani lada hampir tidak pernah melakukan pencatatan dalam hal produksi dan
pemasaran hasil panen lada, sehingga formulir ketertelusuran sulit untuk diisi oleh
petani.
3. Sulitnya untuk melacak/menelusur sumber lada yang diperjualbelikan karena
petani/pekebun lada di Bangka Belitung sangat jarang sekali memberikan
kode/penomoran pada karung lada yang dijual.
4. Pedagang pengumpul lada umumnya tidak melakukan pencatatan jual beli terhadap asal
usul lada yang dibeli dan kebanyakan pedagang pengumpul ini melakukan pencampuran
bahan baku dari berbagai petani untuk kemudian disatukan didalam karung, sehingga
sulit untuk melakukan penelusuran apabila ada permasalahan/kontaminan yang didapat
di eksportir.
5. Kurangnya kesadaran petani lada untuk menerapkan sistem jaminan mutu lada berupa
doksistu yang sudah dibuat untuk diaplikasikan di lapangan.
6. Masih terbatasnya tenaga pengawas mutu yang kompeten dan pembina penerapan sistem
jaminan mutu.

B. SARAN
Dari beberapa point permasalahan yang timbul pada pelaksanaan kegiatan diatas, ada beberapa
saran dan masukan yang mungkin dapat diterapkan sebagai perbaikan agar kegiatan selanjutnya
dapat berjalan lebih baik lagi. Adapun saran dan masukan tersebut, antara lain :

17

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

1. Perlunya pembinaan yang rutin kepada para petani lada tentang prinsip-prinsip Good
Agriculture Practices (GAP), Good Handling Practices (GHP) dan Good Manufacturing Practices
(GMP) sehingga mutu lada putih Bangka Belitung dapat terjamin.

2. Petani lada harus mulai membiasakan melakukan pencatatan (farm recording) berupa
aktivitas budidaya, pemanenan dan pemasaran sebagai bukti penerapan jaminan mutu.

3. Sebaiknya petani dan pedagang pengumpul lada memberikan pengkodean (kode batch)
terhadap asal usul lada yang dijualbelikan sesuai dengan nama petani masing-masing.

4. Perlunya pembinaan yang kontinyu terhadap penerapan dokumen sistem jaminan mutu
lada (doksistu) di lapangan.

5. Perlunya mengasah kemampuan tenaga pengawas mutu dengan mengikuti pelatihan-
pelatihan yang menunjang tugas dan fungsinya.

18

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

BAB V
PENUTUP

Laporan Pelaksanaan Kegiatan Penerapan Sistem Ketertelusuran Rantai Pasok Lada Tahun
2020 dari Satuan Kerja Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (018.05.309165)
Tahun Anggaran 2020 dari dana Tugas Pembantuan (TP) ini disusun sebagai laporan
pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan yang terealisasi baik fisik maupun keuangan.

Capaian yang diharapkan dari pelaksanaan Kegiatan Penerapan Sistim Ketertelusuran
Rantai Pasok Lada Tahun 2020 ini adalah meningkatnya jumlah Poktan/Gapoktan yang
menerapkan sistem jaminan mutu untuk menghasilkan produk yang bermutu sehingga bernilai
tambah bagi petani.

Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan
kegiatan pembangunan perkebunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga dapat
menciptakan pembangunan perkebunan yang terpadu, terintegritas dan berkelanjutan.

19

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

LAMPIRAN

20

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

SNI LADA PUTIH 0004:2013

 Klasifikasi :
Lada putih dibedakan menjadi 2 (dua) jenis mutu yaitu :
a. Mutu I
b. Mutu II

 Syarat Mutu
a. Syarat Umum
Bebas dari serangga hidup maupun mati serta bagian-bagian yang berasal dari serangga.
b. Syarat khusus
Persyaratan khusus mutu lada putih sesuai tabel berikut ini :

N Spesifikasi Satuan Persyaratan
o
Mutu I Mutu II

1 Kerapatan g/l min. 600 min. 600

2 Kadar air, (b/b) % maks. 13,0 maks. 14,0

3 Kadar biji enteng, (b/b) % maks. 1,0 maks. 2,0

4 Kadar benda asing, (b/b) % maks. 1,0 maks. 2,0

5 Kadar lada berwarna kehitam- % maks. 1,0 maks. 2,0
hitaman, (b/b)

6 Kadar cemaran kapang, (b/b) % maks. 1,0 maks. 3,0
Negatif Negatif
7 Salmonella Detection/ 25 g
<3 <3
8 E.coli MPN/g

21

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

PROFIL POKTAN/GAPOKTAN

1. Nama : ...............................................................................

2. Tahun berdiri/dibentuk : ...............................................................................

3. Alamat

 Desa : ...............................................................................

 Kecamatan : ...............................................................................

 Kabupaten : ...............................................................................

 Provinsi : ...............................................................................

4. Struktur Organisasi

 Ketua : ...............................................................................

 No. Telp/HP : ...............................................................................

 Sekretaris : ...............................................................................

 Bendahara : ...............................................................................

 Jumlah Kelompok Tani : ………... Kelompok Tani

 Jumlah Anggota : ………... Orang

5. Komoditi : ...............................................................................

6. Jenis Olahan : ...............................................................................

7. Luas Lahan : ……………... Ha

8. Jumlah Tegakan : ………………. Pohon

9. Umur Tanaman : ………………. Tahun

10. Produksi

 Produksi Bahan Baku : ……………... Ton/Bulan

 Hasil Produksi Olahan : ……………... Ton/Bulan

11. Pemasaran

 Kerjasama Pemasaran : ...............................................................................

 Tujuan Pasar : ...............................................................................

12. Permasalahan

 Permasalahan yg dihadapi : ...............................................................................

saat ini ...............................................................................

 Upaya penyelesaian/Solusi : ...............................................................................

13. Program Bantuan : ...............................................................................

Poktan/Gapoktan

.....................................

22

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

PROFIL PETANI

1. Nama : ...............................................................................

2. Nomor STDB : ...............................................................................

3. Nomor Telepon : ...............................................................................

4. Alamat Kebun

 Desa : ...............................................................................

 Kecamatan : ...............................................................................

 Kabupaten : ...............................................................................

 Provinsi : ...............................................................................

5. Komoditi (Varietas) : ...............................................................................

6. Luas Lahan : ……………... Ha

7. Jumlah Tegakan : ………………. Pohon

8. Umur Tanaman : ………………. Tahun

9. Produksi

 Jumlah Produksi : ……………... Ton/Tahun

 Cara Produksi : ...............................................................................

10. Pemasaran

 Kerjasama Pemasaran : ...............................................................................

 Tujuan Pasar : ...............................................................................

11. Permasalahan

 Permasalahan yg dihadapi : ...............................................................................

saat ini ...............................................................................

 Upaya penyelesaian/Solusi : ...............................................................................

Petani
.....................................

23

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENERAPAN SISTIM
KETERTELUSURAN RANTAI PASOK LADA TAHUN 2020

PROFIL PEDAGANG PENGUMPUL

1. Nama Pedagang : ...............................................................................
2. Nama Perusahaan : ...............................................................................
3. Nomor Telepon : ...............................................................................
4. Alamat
: ...............................................................................
 Desa : ...............................................................................
 Kecamatan : ...............................................................................
 Kabupaten : ...............................................................................
 Provinsi

5. Data Pembelian dari Petani/ : ...............................................................................
Poktan/Gapoktan
 Varietas) : ................Ton/Bulan
 Jumlah Pembelian : Rekap form pembelian
 Data Pembelian

6. Pemasaran/Penjualan

 Kerjasama Pemasaran : ...............................................................................

 Tujuan Pasar : ...............................................................................

 Jumlah yg dipasarkan : ................. Ton/Bulan

 Data Penjualan : Rekap form penjualan

7. Permasalahan

 Permasalahan yang : ...............................................................................

dihadapi saat ini ...............................................................................

 Upaya penyelesaian/Solusi : ...............................................................................

Pedagang Pengumpul
.....................................

24


Click to View FlipBook Version