LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode
STAR (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta Didik Dalam
Pembelajaran
Lokasi MA Hidayatul Mubtadiin
Lingkup Pendidikan Madrasah Aliyah (MA)
Tujuan yang ingin dicapai
1. Aksi 1
Meningkatkan motivasi peserta didik dalam mengikuti
pembelajaran.
2. Aksi 2
Mengatasi kesulitan peserta didik dalam memahami
materi kimia yang bersifat abstrak.
Penulis Happy Rara Suryaningati
Tanggal
1. PPL Aksi 1:
a. Pertemuan 1 (Kamis, 29 September 2022 pukul
07.45 – 09.15 WIB)
b. Pertemuan 2 (Selasa, 04 Oktober 2022 pukul
07.45 – 09.15 WIB)
2. PPL Aksi 2:
a. Pertemuan 1 (Jum’at, 14 Oktober 2022 pukul
07.45 – 09.15 WIB)
b. Pertemuan 2 (Selasa, 18 Oktober 2022 pukul
07.45 – 09.15 WIB)
Situasi: 1. Motivasi belajar merupakan hal yang penting bagi
Kondisi yang menjadi latar peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, karena
belakang masalah, mengapa motivasi akan menggugah peserta didik untuk tetap
praktik ini penting untuk
dibagikan, apa yang menjadi bersemangat dalam kegiatan pembelajaran. Jika
peran dan tanggung jawab anda motivasi untuk belajar itu tidak ada maka peserta didik
dalam praktik ini. akan sulit memahami materi yang diberikan oleh guru,
sehingga akan berpengaruh pada kualitas hasil belajar
peserta didik dan kualitas pendidikan kita pada
umumnya. Kurangnya motivasi peserta didik dalam
mengikuti pembelajaran dilatar belakangi oleh:
1. Faktor kondisi peserta didik, dimana peserta didik
kurang termotivasi dalam belajar
2. Pembelajaran belum berpusat kepada peserta didik
3. Daya saing atau sikap kompetitif antar peserta didik
rendah
4. Malu dalam mengungkapkan pendapat
Selain faktor dari dalam diri peserta didik kurangnya
motivasi belajar peserta didik juga dipengaruhi oleh
guru yang belum sepenuhnya mengimplementasikan
model pembelajaran inovatif dalam kegiatan
pembelajaran di dalam kelas.
Praktik ini penting untuk dibagikan karena menurut saya
dengan dilaksanakan praktik ini dapat meningkatkan
motivasi belajar peserta didik yang selama ini dinilai
kurang dalam kegiatan pembelajaran.
Peran saya adalah sebagai pemberi motivasi bagi peserta
didik untuk lebih bersemangat dalam belajar serta
bertanggung jawab terhadap keberhasilan peserta didik
dalam belajar yang sesuai dengan kompetensi yang
diharapkan dan menuntunnya dalam menggapai cita-
cita.
2. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di kelas XI
IPA MA Hidayatul Mubtadiin Kota Malang pada mata
pelajaran Kimia ditemukan bahwa peserta didik
mengalami kesulitan dalam memahami materi kimia
yang bersifat abstrak.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas dapat
diidentifikasi bahwa masalah yang terjadi adalah :
a. Sulitnya memberikan gambaran yang konkret pada
mata pelajaran kimia
b. Rendahnya pemahaman konsep pada diri peserta
didik.
c. Kurang memanfaatkan media ajar yang ada di
sekolah.
d. Kurangnya antusiasme peserta didik terhadap
pembelajaran kimia
e. Guru kurang mengimplementasikan model
pembelajaran inovatif yang sesuai dengan
karakteristik materi.
Pemahaman konsep sangat penting untuk dimiliki oleh
peserta didik, dengan memahami konsep maka peserta
didik menjadi lebih mudah mempelajari materi yang
diajarkan. Pemahaman konsep tidak hanya dengan
menghafal, akan tetapi bisa dilakukan dengan
memberikan contoh-contoh konkret sehingga peserta
didik bisa mendefinisikan sendiri sebuah informasi.
Seperti itulah masalah yang dihadapi di dalam kelas,
yakni sulitnya memberikan gambaran konkret dari
materi yang disampaikan agar benar-benar melekat pada
ingatan peserta didik, sehingga hal tersebut berakibat
langsung pada rendahnya kualitas hasil yang dicapai
oleh para peserta didik serta lemahnya peserta didik
dalam memahami konsep pembelajaran kimia. Kondisi
semacam ini akan terus terjadi selama tidak ada inovasi
pada pembelajaran kimia.
Praktik pembelajaran ini menurut saya penting untuk
dibagikan karena banyak guru mengalami permasalahan
yang sama dengan permasalahan yang saya alami
sehingga dengan adanya praktik baik ini diharapkan bisa
menjadi referensi atau inspirasi bagi rekan guru yang
lain.
Saya sebagai guru memiliki tanggung jawab untuk
melakukan pembelajaran inovatif dengan menggunakan
media pembelajaran dan model pembelajaran inovatif
sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai sesuai
dengan yang diharapkan.
Mengapa Praktik ini penting untuk dibagikan?
Karena dapat menimbulkan dampak yang sangat
besar dan luar biasa dalam proses pembelajaran
yaitu :
a. Dengan menerapkan metode pembelajaran yang
bervariasi dan model pembelajaran yang inovatif,
peserta didik sangat antusias dalam mengikuti
proses pembelajaran mulai dari tahap kegiatan
pendahuluan, inti, sampai dengan penutup.
b. Media dan Alat/Bahan Pembelajaran lebih inovatif
dan tidak monoton sehingga menarik perhatian
peserta didik dan tidak membosankan.
c. Adanya penanaman karakter mulai dari tanggung
jawab, disiplin, pantang menyerah, kerja sama dan
percaya diri.
d. Proses pembelajaran lebih terstruktur dan terarah
pada tujuan pembelajaran.
e. Pembelajaran berpusat pada peserta didik.
f. Guru berperan sebagai fasilitator.
g. Saat proses pembelajaran berlangsung peserta didik
lebih fokus.
h. Pembelajaran lebih menarik.
i. Tercapainya tujuan pembelajaran sesuai dengan yang
diharapkan.
Yang menjadi peran dan tanggung jawab saya
dalam praktik ini yaitu:
a. Memperoleh bimbingan dalam proses penyusunan
perangkat pembelajaran PPL Aksi 1 dan 2.
b. Berdiskusi dan mempresentasikan hasil penyusunan
perangkat pembelajaran PPL Aksi 1 dan 2 bersama
dosen, guru pamong, dan teman-teman mahasiswa
PPG.
c. Melakukan revisi atau perbaikan perangkat
pembelajaran PPL Aksi 1 dan 2 berdasarkan sharing
dari hasil diskusi dan presentasi yang sudah
dilakukan.
d. Mengunggah perangkat pembelajaran PPL Aksi 1
dan 2 di LMS.
e. Melaksankan PPL Aksi 1 dan 2 berdasarkan
perangkat pembelajaran.
f. Mendokumentasikan dalam bentuk video proses
pelaksanaan PPLAksi 1 dan 2 dari kegiatan
pedahuluan sampai dengan kegiatan penutup.
g. Mengunggah video full 2 JP tanpa editing (original)
pada google drive/youtube dan melampirkan link
video di LMS.
h. Mengunggah video yang sudah diedit durasi 15
menit pada LMS
i. Melakukan refleksi kegiatan yang sudah
dilaksanakan.
j. Melakukan diskusi secara mandiri dengan teman
kelas PPG setiap tahapan untuk lebih maksimalnya
pelaksanaan PPL Aksi 1 dan 2 melalui grup WA dan
Zoom meeting.
Tantangan : Tantangan untuk mencapai tujuan yaitu :
Apa saja yang menjadi a. Kesiapan perserta didik dalam proses pembelajaran.
tantangan untuk mencapai b. Kemampuan peserta didik dalam memahami
tujuan tersebut? Siapa saja yang
terlibat, materi yangdisajikan.
c. Keaktifan peserta didik dalam kelompok saat proses
pembelajaran.
d. Tidak semua peserta didik bisa percaya diri melakukan
presentasi di depan kelas.
e. Pelaksanaan PPL tidak sesuai dengan jadwal mengajar
di madrasah.
Yang terlibat pada PPL Aksi 1 yaitu :
a. Peserta didik sebagai sentral dalam proses
pembelajaran.
b. Guru sebagai fasilitator dan motivator.
c. Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing
dalam proses pelaksanaan pembelajaran
d. Kepala Madrasah memberikan keleluasaan dan
menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.
e. Teman-teman PPG kelompok A yang bersedia
merekam kegiatan dosen site in PPL Aksi 1 secara
bergantian.
f. Seorang kameramen sekaligus observer yang
merupakan teman sejawat di madrasah.
Yang terlibat pada PPL Aksi 2 yaitu :
a. Peserta didik sebagai sentral dalam proses
pembelajaran.
b. Guru sebagai fasilitator dan motivator.
c. Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing
dalam proses pelaksanaan pembelajaran
d. Kepala Madrasah memberikan keleluasaan dan
menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.
e. Teman-teman PPG kelompok A yang merekam
kegiatan dosen site in PPL Aksi 2 secara bergantian.
f. Seorang kameramen sekaligus observer yang
merupakan teman sejawat di madrasah.
Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk
Langkah-langkah apa yang menghadapi tantangan tersebut :
dilakukan untuk menghadapi a. Memberikan motivasi kepada peserta didik agar siap
tantangan tersebut/ strategi apa
yang digunakan/ bagaimana untuk mengikuti pembelajaran.
prosesnya, siapa saja yang b. Peserta didik diminta untuk belajar kembali materi
terlibat / Apa saja sumber daya
atau materi yang diperlukan prasyarat secara mandiri demi tercapainya tujuan
untuk melaksanakan strategi ini pembelajaran.
c. Memberikan pemahaman kepada peserta didik bahwa
jika aktif dalam pembelajaran dan diskusi kelompok
maka akan mendapatkan point lebih sesuai dengan
rubrik penilaian pada proses pembelajaran.
d. Melatih peserta didik agar percaya diri dalam
presentasi di depan kelas.
e. Melakukan komunikasi dengan kepala madrasah dan
guru yang memiliki jadwal bersamaan dengan jadwal
PPL untuk mengkoordinasikan terkait pergantian jam
pelajaran untuk sementara.
Refleksi Hasil dan dampak Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang
Bagaimana dampak dari aksi dilakukan yaitu :
dari Langkah-langkah yang a. Semua tahapan kegiatan/aktivitas dalam pembelajaran
dilakukan? Apakah hasilnya
efektif? Atau tidak efektif? sesuai dengan RPP yang telah disusun sebelumnya.
Mengapa? Bagaimana respon b. 100% peserta didik termotivasi dalam mengikuti
orang lain terkait dengan strategi
yang dilakukan, Apa yang pembelajaran.
menjadi faktor keberhasilan atau c. Lebih dari 90% peserta didik siap mengikuti
ketidakberhasilan dari strategi
yang dilakukan? Apa pembelajaran dengan menguasai materi prasyaratnya.
pembelajaran dari keseluruhan d. Hampir 100% peserta didik aktif dalam proses diskusi
proses tersebut
kelompok.
e. Lebih dari 90% peserta didik percaya diri untuk
presentasi di depan kelas.
f. Kepala Madrasah dan teman sejawat 100%
mendukung kegiatan PPL yang dilakukan.
Apakah hasilnya efektif Atau tidak efektif? Mengapa?
Hasilnya sangat efektif, karena peserta didik sangat
antusias, lebih termotivasi, merasa senang dalam proses
pembelajaran berlangsung, mulai dari kegiatan
pendahuluan hingga proses pembelajaran selesai sehingga
hampir semua peserta didik merasa dapat memahami
materi yang disampaikan sesuai dengan tujuan
pembelajaran.
Bagaimana respon orang lain terkait dengan model
pembelajaran yang dilakukan:
a. Respon kepala madrasah sangat positif dan
mendukung penuh atas kegiatatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan agar saya dapat menjadi contoh
bagi teman guru lain di tempat saya bertugas.
b. Semua rekan sejawat responnya sangat positif,
sehingga mereka juga ingin menggunakan model
pembelajaran yang telah saya implementasikan, hal
ini dikarenakan model pembelajaran yang saya
gunakan berdampak besar terhadap motivasi belajar
peserta didik.
c. Respon peserta didik sebagian besar sangat positif
karena dengan pembelajaran yang telah dilaksanakan
mereka lebih termotivasi dan merasa senang, serta
bisa dengan mudah memahami materi pelajaran
kimia.
Yang menjadi faktor keberhasilan yaitu :
a. Bimbingan dan arahan Dosen Pembimbing dan Guru
pamongsebelum pelaksaan PPL Aksi 1 dan 2.
b. Dukungan kepala madrasah dan rekan sejawat yang
juga turut membantu mempersiapkan alat dalam
proses perekaman kegiatan pembelajaran.
c. Situasi dan kondisi sangat mendukung terlaksananya
kegiatan PPL Aksi 1 dan 2.
d. Dapat mengantisipasi atau mengatasi tantangan yang
dihadapi sebelum hari pelaksanaan PPL Aksi 1 dan 2.
e. Berusaha melaksanakan semaksimal mungkin seluruh
rencanayang telah disusun sebelumnya.
f. Selalu melakukan refleksi diri setiap tahapan yang
dilalui
Ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?
Pada saat perekaman PPL Aksi 1 dan 2 beberapa kali
terganggu suara gaduh dari kelas lain.
Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut :
a. Pembelajaran lebih bervariatif.
b. Pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.
c. Media dan alat/bahan pembelajaran lebih inovatif.
Malang, 28 Oktober 2022
Peserta PPG DALJAB UNM
HAPPY RARA SURYANINGATI, S.Pd.
penyusun