ILMU BAYAN
اﻟ ﱠﺘ ْﺸ ِﺒ ْﻴ ُﻪ
Tasybih
SYAIFUL RAHMAT, S.PD.I
KATA PENGANTAR
Sebagaimana yang sudah kita pahami bahwa Ilmu
Balaghah itu secara terperinci terbagi kedalam 3
disiplin ilmu lagi, Ilmu Bayan, Ilmu Ma'ani, Dan Ilmu
Badi'.
Bidang Kajian Ilmu Bayan adalah tasybih, majaz,
dan kinayah. Pada Bab ini kita hanya fokus terlebih
dahulu pada pembahasan Tasybih saja.
Tasybih membahas penyerupaan sesuatu dengan
sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan sifat
dengan menggunakan kata : "seperti, misal atau
sejenisnya" baik itu tersurat atau tersirat.
Sesuai dengan namanya TASYBIH menurut Bahasa
َﺗ ْﻤ ِﺜ ْﻴﻞ
bermakna artinya
"perumpamaan/penyerupaan.
Adapun tasybih menurut ahli ilmu bayan adalah
suatu istilah yang di dalamnya terdapat pengertian
penyerupaan atau perserikatan antara dua perkara
(musyabbah dan musyabbah bih), perserikatan
tersebut terjadi pada suatu makna (wajhu syibah)
dan dengan menggunakan sebuah alat (adat
tasybih) (Zaenuddin dan Nurbayan, 2007:21).
: ا ْ َﻷ ْﻣ ِﺜ َﻠ ُﺔ
ا ْﻟ ِﻌ ْﻠ ُﻢ ﻛَﺎ ﻟ ﱡﻨ ْﻮ ِر ِﻓ ﻲ ا ْﻟ ِﻬ َﺪ ا َﻳ ِﺔ
ILMU ITU SEPERTI CAHAYA DALAM MEMBERI PETUNJUK
ا ﻟ ﻠﱠ ْﻴ ُﻞ ِﻣ ْﺜ ُﻞ ا ﻟ ﻠﱢ َﺒ ﺎ ِس ِﻓ ﻲ
ا ﻟ ﱠﺴ ْﺘ ِﺮ
MALAM ITU SEPERTI PAKAIAN DALAM MENUTUPI
ا ْﻟ ِﻌ ْﻠ ُﻢ ِﻣ ْﺼ َﺒ ﺎ ٌح ِﻓ ﻲ ا ﻟ ﱡﻨ ْﻮ ِر
ILMU ITU ADALAH LAMPU DALAM MENERANGI
ا ْﻟ َﻌ ﺎ ﻟِ ُﻢ ﺑَ ْﺤ ٌﺮ
ORANG ALIM ITU LAUTAN
PENJELASAN :
Pada Kalimat Pertama,ilmu
diserupakan dengan cahaya
dalam hal memberi hidayah.
Pada Kalimat kedua,malam
disamakan dengan pakaian
karena sifatnya menutupi.
Pada Kalimat ketiga,ilmu
diibaratkan lampu memberi
penerangan.
Pada Kalimat keempat,orang
alim (berilmu) laksana lautan.
Dari contoh dapat kita pahami terdapat
kata yang diserupakan (musyabbah) dengan
kata yang diserupai (musyabbah bih).
Antara musyabbah dan Musyabbah bih
dihubungkan dengan huruf/kata
penghubung ( adaat tasybih)
Antara musyabbah dengan musyabbah bih
terdapat sifat keserupaan (wajhus syabah)
ا ْﻟ ِﻌ ْﻠ ُﻢ َﻛﺎﻟ ﱡﻨ ْﻮرِ ِﻓﻲ ا ْﻟ ِﻬ َﺪاﻳَ ِﺔ
Musyabbah nya adalah kata ""ا ْﻟ ِﻌ ْﻠ ُﻢ
Musyabbah bih nya kata "ِ"اﻟ ﱡﻨ ْﻮر
adaat tasybih nya adalah huruf
"" َك
wajhus syabah nya adalah ""ا ْﻟ ِﻬ َﺪاﻳَ ِﺔ
ِاﻟﻠﱠ ْﻴ ُﻞ ِﻣ ْﺜ ُﻞ اﻟﻠﱢ َﺒﺎ ِس ِﻓﻲ اﻟ ﱠﺴ ْﺘﺮ
Musyabbah nya adalah kata ""اﻟﻠﱠ ْﻴ ُﻞ
Musyabbah bih nya kata ""اﻟﻠﱢ َﺒﺎس
adaat tasybih nya adalah kata
"" ِﻣ ْﺜ ُﻞ
wajhus syabah nya adalah ""اﻟ ﱠﺴ ْﺘﺮ
ِا ْﻟ ِﻌ ْﻠ ُﻢ ِﻣ ْﺼ َﺒﺎ ٌح ِﻓ ْﻲ اﻟ ﱡﻨ ْﻮر
Musyabbah nya adalah kata ""ا ْﻟ ِﻌ ْﻠ ُﻢ
Musyabbah bih nya kata "" ِﻣ ْﺼ َﺒﺎ ٌح
adaat tasybih nya tidak
disebutkan
wajhus syabah nya adalah ""اﻟ ﱡﻨ ْﻮر
ٌا ْﻟ َﻌﺎﻟِ ُﻢ ﺑَ ْﺤﺮ
Musyabbah nya adalah kata ""ا ْﻟ َﻌﺎﻟِ ُﻢ
Musyabbah bih nya kata " ٌ"ﺑَ ْﺤﺮ
adaat tasybih nya tidak
disebutkan
wajhus syabah nya tidak
disebutkan
KESIMPULAN
1.ada empat rukun tasybih :
a. Musyabbah (kata yang diserupakan)
b. Musyabbah bih ( kata untuk
meyerupai musyabbah)
c. Wajhus syabah (sisi keserupaan
anatar musyabbah dengan
musyabbah bih)
d. Adaat tasybih ( huruf/kata untuk me
nyatakan kesamaannya)
2. Adaat tasybih bisa menggunakan :
a. Huruf : َﻛﺄَ ﱠن, َكartinya seperti
b. Fi'il : ﻳُ َﻤﺎﺛِ ُﻞ, ﻳُ َﺸﺎﺑِ ُﻪ, ﻳُ ْﺸ ِﺒ ُﻪartinya
menyerupai
c. Isim : َﺷ ِﺒ ْﻴ ُﻪ, ُﻣ َﻤﺎﺛِ ٌﻞ, َﻣ ِﺜ ْﻴ ٌﻞ, ِﻣ ْﺜ ُﻞartinya
seperti, menyerupai,laksana
KESIMPULAN
3. Dalam Ungkapan/kalimat Tasybih,
Musyabbah dan Musyabbah bih harus ada
minimal salah satunya ada dalam susunan
i'rob.
Sedangkan Wajhus syabah dan adaat
tasybih nya, bisa di tiadakan. seperti
contoh yang sudah dipelajari tadi.