The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BUKU PEDOMAN MITRA PKM-PM TARI NUSANTARA
ISI DENPASAR

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by 05_025 kirana viona, 2023-10-15 00:42:14

BUKU PEDOMAN MITRA PKM-PM TARI NUSANTARA

BUKU PEDOMAN MITRA PKM-PM TARI NUSANTARA
ISI DENPASAR

BUKU PEDOMAN MITRA PELATIHAN TARI NUSANTARA PADA SISWA MENENGAH ATAS DALAM RANGKA PENGUATAN PROFIL PANCASILA DI SMA NEGERI 1 UBUD PKM - PM 2023


BUKU PEDOMAN MITRA PKM-PM Pelatihan Tari Nusantara Pada Siswa SMA Negeri 1 Ubud Dalam Rangka Penguatan Profil Pancasila DISUSUN SEBAGAI LUARAN WAJIB PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PENGABDIAN MASYARAKAT TAHUN 2023 PENYUSUN : PENYUNTING & EDITOR : KONTAK : ASAL INSTANSI : Institut Seni Indonesia Denpasar JL.Nusa Indah,Sumerta,Kec.Denpasar Timur,Kota Denpasar,Bali NI WAYAN MEIRA CANDRA WATI I KOMANG TRI RAY DEWANTARA NI PUTU KIRANA VIONASARI I MADE ANDREAS DYLON KADEK MIRA ADNYASWARI DOSEN PENDAMPING : A.A TRISNA ARDANARI ADIPURWA,S.Pd.,M.Pd. 1. 2. 3. 4. 5. @tarinusantara_pkmpmisidps @pkmpm_isidps NI WAYAN MEIRA CANDRA WATI NI PUTU KIRANA VIONASARI 1. 2.


MITRA


PRAKATA Segala Puji dan Syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas Berkat dan Rahmatnya, sehingga kami tim PKM-PM Tari Nusantara, bisa menyelesaikan buku pedoman mitra yang berjudul “Buku Pedoman Mitra Pelatihan Tari Nusantara Pada Siswa Menengah Atas Dalam Rangka Penguatan Profil Pancasila di SMA Negeri 1 Ubud” dengan tepat guna dan waktu. Tujuan dari penulisan buku ini tidak lain adalah untuk membantu mitra Tari Nusantara dalam memahami pelaksanaan program PKM-PM Tari Nusantara. Adapun harapan kami, buku pedoman ini agar berguna secara optimal, sebagai arah keberlanjutan program setelah pelaksanaan usai. Buku ini juga akan memberikan informasi kepada mitra Tari Nusantara mengenai pengertian, tujuan, manfaat, metode pelaksanaan, deskripsi tari-tari Nusantara serta ragam gerak & pola lantai tari-tari Nusantara. Kami sadar bahwa penulisan buku pedoman mitra ini bukan hasil kerja keras kami sendiri. Ada banyak pihak yang turut membantu kami dalam menyelesaikan buku ini. Maka dari itu, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada mitra dan semua pihak yang telah membantu memberikan wawasan dan bimbingan kepada kami sebelum maupun ketika menulis buku pedoman mitra ini. Kami pun sadar sepenuhnya, bahwa buku pedoman mitra ini masih belum bisa dikatakan sempurna. Kami meminta dukungan dan masukan dari para pembaca, agar kedepannya kami bisa memperbaiki dan menyusun sebuah buku lebih baik lagi. Denpasar, Agustus 2023 Tim Penyusun


PRAKARTA DAFTAR ISI 1.Pengertian dan Pengenalan Program 2.Makna dan Tujuan Program 3.Metode Pelaksanaan 4.Pelatihan Tari Nusantara 4.1 Tari Ratoh Jaroe 4.1.1 Deskripsi Tari Ratoh Jaroe 4.1.2 Ragam Gerak & Pola Lantai Tari Ratoh Jaroe 4.2 Tari Renggong Manis 4.2.1 Deskripsi Tari Renggong Manis 4.2.2 Ragam Gerak Tari Renggong Manis 4.3 Tari Mandau 4.3.1 Deskripsi Tari Mandau 4.3.2 Ragam Gerak & Pola Lantai Tari Mandau 4.4 Tari Sajojo 4.4.1 Deskripsi Tari Sajojo 4.4.2 Ragam Gerak Tari Sajojo 4.5 Tari Kecak 4.5.1 Deskripsi Tari Kecak 4.5.2 Ragam Gerak Tari Kecak 4.5.3 Pola Gending Tari Kecak 5.Indikator Pencapaian PENUTUP DAFTAR PUSTAKA TIM PENYUSUN DAFTAR ISI 1 2 3 6 6 7 9 10 12 13 18 19 22 23 24 26


Program kreativitas mahasiswa bidang pengabdian kepada masyarakat atau yang disingkat dengan (PKM-PM) adalah program penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berorientasi non-profit dalam upaya untuk membantu meningkatkan kualitas hidup, mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan. Mitra dalam PKM-PM adalah masyarakat non-profit, seperti lembaga pendidikan (formal maupun non-formal), instansi pemerintah, karang taruna, kelompok PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga), panti asuhan, atau lembaga sosial kemasyarakatan yang lain. Selama pelaksanaan program PKM-PM, mahasiswa berinteraksi langsung secara luring dengan mitra dan menerapkan protokol kesehatan. Program PKM-PM yang dilaksanakan oleh mahasiswa ISI Denpasar adalah pelatihan tari Nusantara pada siswa menengah atas dalam rangka penguatan profil Pancasila di SMA Negeri 1 Ubud. Pengembangan pembelajaran seni budaya khususnya seni tari di SMA N 1 Ubud dengan mengambil materi tari Nusantara dapat memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan kognitif, kreativitas, dan psikomotorik peserta didik. Wawasan kebangsaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam diri peserta didik dapat diwujudkan melalui pelatihan tari Nusantara. Tari Nusantara merupakan warisan budaya Indonesia yang harus terus dilestarikan. Dengan belajar tari Nusantara, peserta didik mampu mengenal dan memahami keberagaman seni tari di Indonesia, sekaligus dalam penerapan pelaksanaannya, kemampuan untuk mengimplementasikan elemen-elemen profil pancasila dapat diterapkan dengan baik. Dengan ini, dapat mewujudkan peserta didik yang berkarakter pancasila. BAGIAN 1 PENGERTIAN DAN PENGENALAN PROGRAM 1


MAKNA DAN TUJUAN PROGRAM Mengidentifikasi kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikan pembelajaran tari Nusantara. Menguatkan profil pelajar Pancasila pada siswa SMA N 1 Ubud melalui pelatihan tari Nusantara. Pelaksanaan program pelatihan tari nusantara memberikan sejumlah makna yang bermanfaat bagi pihak mahasiswa, mitra dan masyarakat, berikut ini adalah tujuan dan manfaat dari PKM-PM tari nusantara. Tujuan pelaksanaan program pelatihan tari nusantara di SMA N 1 Ubud adalah sebagai berikut: 1. 2. Manfaat yang dapat dirasakan dengan terlaksananya program pelatihan tari nusantara adalah sebagai berikut: a. Bagi Mahasiswa Mahasiswa dapat mengembangkan dan meningkatkan kemampuan serta keterampilannya dengan menyalurkan pengetahuan mengenai tari Nusantara kepada peserta didik. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam berinteraksi dengan masyarakat sebagai agen of change. b. Bagi Mitra SMA Negeri 1 Ubud yang dalam program ini berperan sebagai mitra mendapatkan ilmu tambahan yang diberikan mahasiswa terkait dengan pembelajaran dan praktik tari Nusantara. Dapat meningkatkan kualitas siswa/ peserta didik dengan diperolehnya pengembangan ilmu seni budaya yang terdapat pada buku lembar kerja siswa atau buku penunjang lainnya. c. Bagi Masyarakat Masyarakat mendapatkan bekal dalam berkarya serta membangkitkan nilai nasionalisme yang terdapat dalam diri masyarakat. Menyadarkan betapa indah dan beragamnya budaya yang dimiliki oleh Indonesia, meningkatkan rasa bangga terhadap kebudayaan lokal, dan mencintai kebudayaan asli Indonesia. Tujuan Manfaat BAGIAN 2 2


METODE PELAKSANAAN 1 Teknik Pemberdayaan Pelatihan Tari Nusantara Gambar 1. Teknik Pemberdayaan a. Penyusunan Konsep dan Model Pelatihan Kegiatan ini merupakan kegiatan awal yang dilakukan oleh tim PKM-PM sebelum terjun ke lapangan. Tim PKM-PM menggali informasi, menyusun konsep pelaksanaan kegiatan, menyusun buku pedoman dan merancang model pelatihan sehingga dapat sesuai dengan harapan dan kondisi mitra. b. Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Pelaksanaan kegiatan pelatihan dibagi menjadi 2 (dua) yaitu sosialisasi dan praktik. Pada tahap awal, tim PKM-PM memberikan sosialisasi mengenai program yang dilaksanakan oleh tim PKM-PM meliputi: Pengenalan PKM, pengenalan materi pelatihan, dan pembagian kelompok. Tahap kedua ialah proses praktik menari yang dikoordinir oleh tim PKM-PM. Setiap 1 (satu) orang dari tim PKM-PM bertanggungjawab atas satu jenis tarian. Sehingga, kelompok yang dibentuk akan disesuaikan dengan jenis tarian tersebut. Pelaksanaan kegiatan pelatihan tari nusantara dilaksanakan secara rutin pada hari Jumat pukul 14.00-16.00. BAGIAN 3 3


METODE PELAKSANAAN c. Pemantauan dan Penilaian Hasil Kegiatan Tujuan dari program ini yaitu peserta didik dapat mendemonstrasikan tarian yang diajarkan oleh tim PKM-PM, maka dari itu setiap proses latihan selesai akan diadakan evaluasi dari setiap kelompok. Sehingga, kelompok lain dapat memerhatikan dan mengamati progres yang telah berlangsung. Ketika peserta didik mengamati kelompok yang sedang tampil, mereka dapat mengasah cara berpikir kritisnya dengan menilai bagaimana ciri khas, teknik, ragam gerak dan keunikan pada tari tersebut. Pemantauan juga dilakukan oleh tim PKM-PM untuk mengetahui daya serap peserta didik atas materi yang diberikan. Bentuk penilaian yang akan dilakukan adalah penilaian secara teori dan praktek. Peserta didik akan menampilkan tari Nusantara dengan kostum lengkap sebagai penilaian kelompok, disamping itu mereka juga harus mengerjakan tugas untuk mengukur pengetahuan secara teoritis dan sebagai penilaian individu. d. Pengembangan Kegiatan Pelatihan Pengembangan kegiatan pelatihan dilakukan setelah melalui evaluasi yang rutin dari tim PKM-PM. Peserta didik yang mengikuti ekstra tari dan mendapatkan pelatihan tari Nusantara dapat mengembangkan keahliannya pada acara/ festival seni. Sehingga, peserta didik tidak hanya belajar saja tetapi dapat melakukan pertunjukan kolaborasi tari-tari Nusantara pada acara-acara sekolah. Ekstrakurikuler tari akan semakin berkembang, beriringan dengan berkembangnya kualitas peserta didik. 4


METODE PELAKSANAAN 3. Pendampingan IPTEK oleh Tim PKM-PM Tim PKM-PM melakukan pendampingan IPTEK melalui proses pelatihan yang selalu memanfatkan teknologi seperti penggunaan speaker Bluetooth, memberikan tambahan pengetahuan melalui konten inovatif dan memberikan akses-akses informatif pada situs web yang sesuai. Metode yang dilakukan oleh tim PKM-PM terdiri dari metode demonstrasi, metode ceramah, metode imitasi, metode drill, dan metode diskusi. Melalui metode tersebut tim PKM-PM menyelipkan unsur-unsur atau elemen dari profil pelajar Pancasila. Metode ceramah digunakan sebagai pendahuluan atau membuka proses pelatihan. Metode demonstrasi, metode imitasi, dan metode drill dilakukan ketika melakukan proses pelatihan. Tim PKM-PM melihat karakter peserta didik sehingga peserta didik dapat lebih mudah menangkap materi yang diajarkan pada setiap pertemuannya. Metode diskusi digunakan ketika melakukan proses pelatihan maupun ketika proses evaluasi. 2. Metode Pelaksanaan Pelatihan Tari Nusantara di Mitra 5


TARI RATOH JAROE ACEH PKM - PM 2023 BAGIAN 4.1


DESKRIPSI TARI RATOH JAROE ACEH Secara etimologi, ratoh jaroe berasal dari kata “ratoh” yang artinya berkata atau berbincang dan “jaroe” berarti jari tangan. Dengan demikian tarian ini punya makna melantunkan syair atau menceritakan sebuah kisah dengan diiringi petikan-petikan jari tangan. Tari Ratoh Jaroe merupakan tarian khas asal Aceh yang kerap disamakan dengan Tari Saman. Tari Ratoh Jaroe sebagai interpretasi dari semangat perempuan Aceh yang dikenal tangguh, kuat, dan memiliki tekad berani yang sudah dikenal sejak masa yang lampau. Tarian ini diciptakan Yusri Saleh atau akrab dipanggil Dek Gam, seniman asal Aceh, tahun 2000. Namun nama “ratoh jaroe” berasal dari koreografer asal Aceh, Khairul Anwar, yang pernah bekerja sama dengan Dek Gam. Fungsi tari ratoh jaroe sebagai salah satu media dakwah yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan, dan kebersamaan yang diperlihatkan melalui gerakan jari tangan penari. Tari ini pada awalnya dikenal sebagai tari kreasi baru yang mengambil interpretasi gerakan khas tari-tarian yang ada di Aceh. Tari Ratoh Jaroe berkembang di Jakarta semenjak kemenangannya pada festival kebudayaan yang diselenggarakan di TMII. Tari Ratoh Jaroe cenderung menggunakan penari perempuan dengan syair yang digunakan dalam bahasa Aceh. Ciri khas gerakan Tari Ratoh Jaroe terletak pada kepihaian tangan penari, dengan ritme dan dinamika yang memuncak. Gerakan pada tari ini, sangat kompak dan mengutamakan kerjasama. Lebih banyak menggunakan permainan tangan dan badan, karena tari ini dilakukan dengan posisi bersimpuh. 6


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI RATOH JAROE NO POLA LANTAI GAMBAR RAGAM GERAK DESKRIPSI 1 Gerakan pembuka atau gerakan persalaman. Meletakkan kedua tangan di depan dada dengan posisi bersimpuh. ·Gerakan tepuk tangan dan tepuk dada. Menepuk tangan yang satu pada bagian dada dan satu tangan pada bagian paha dengan tempo sedang. Gerakan beriringan dengan tepukan punggung tangan dan telapak tangan yang seirama dengan musik. Gerakan tangan dan badan. Gerakan diawali dengan posisi badan bersimpuh tegak dan kedua tangan dilipat di depan dada. Kemudian, badan dibungkukkan dan salah satu tangan menyentuh lantai dengan sudut 90o dan salah satu tangan berada di belakang. Dilakukan secara bergantian. Gerakan petik jari. Petikan jari menggunakan ibu jari dengan jari tengah yang disebut juga Kertip dengan tempo sedang. Dilakukan ke arah bawah dan atas. Tabel 1. Ragam Gerak & Pola Lantai Tari Ratoh Jaroe 7


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI RATOH JAROE NO POLA LANTAI GAMBAR RAGAM GERAK DESKRIPSI Gerakan tepok adalah gerakan tangan yang dilakukan dalam posisi duduk. Pola gerakannya adalah horizontal, dengan menggunakan 3 jenis variasi yaitu tepok horizontal bawah, tengah, dan atas. Gerakan petik jari yang dipadukan dengan gerakan tangan membentuk sudut sikusiku ke kanan dank e kiri Gerakan canon. Gerakan canon merupan gerakan yang dilakukan secara bergantian dan berurutan dari satu penari ke penari lainnya. 8


TARI RENGGONG MANIS BETAWI PKM - PM 2023 BAGIAN 4.2


DESKRIPSI TARI RENGGONG MANIS BETAWI Tari Renggong Manis merupakan sebuah tarian yang menceritakan mengenai renggong yang bermakna menari, manis artinya sesuatu yang indah dan memikat hati. Tari Renggong Manis adalah suatu tarian kreasi yang menggambarkan simbolsimbol gerak dari penari yang indah dan memikat hati.Tari Renggong Manis merupakan tarian tradisi etnik Betawi yang merupakan hasil dari kawin silang budaya. Tarian ini merupakan ungkapan dari kebahagiaan dan juga rasa kebersamaan para remaja putri. Tarian ini perpaduan antara budaya Betawi, Arab, India, dan juga budaya Cina Klasik. Tari Renggong Manis diciptakan tahun 1996 yang terinspirasi dari jenis lagu atau iringan gambang kromong yaitu lagu renggong buyut. Berdasarkan fungsinya, Tari Renggong Manis ini merupakan sebuah tarian yang memberikan ungkapan kebahagiaan dan rasa kebersamaan para remaja putri dari Betawi sehingga tari ini biasanya dimainkan dalam acara-acara resmi. Biasanya, tari Renggong Manis ini akan ditampilkan pertama sebelum memasuki acara utama, yaitu sebagai media penyambutan para tamu. Kebahagiaan tuan rumah atas kedatangan para tamunya dideskripsikan dengan keceriaan dari Tari Renggong Manis tersebut. Penampilan Tari Renggong Manis ini diiringi oleh musik Gambang Kromong yang didominasi oleh suara rebab 2 (dua) dawai. Alunan suara rebab tersebut ada beberapa unsur etnik Cina. Gending Renggong Manis ini memiliki ciri khas iringan yang rancak, gembira, dan lincah. Tari Renggong manis ini memiliki keunikan yang dilihat dari unsur etnik Cina dari kostum yang menghiasi tubuh penari. Dapat dilihat bahwa pemilihan warna yang sangat mencolok, motif kain dan juga pernakperniknya terpengaruh oleh budaya Cina. 9


RAGAM GERAK TARI RENGGONG MANIS NO RAGAM GERAK DESKRIPSI 1 Kedua kaki jinjit, posisi tangan kiri disamping kiri badan dengan telapak tangan ditegakkan, tangan kanan diagonal ke atas dengan telapak tangan lentik ke bawah. Posisi badan tegak dan kepala hadap ke depan. ( GAMBAR A ) Gerak Gleong yang dikembangkan. Kaki kanan di depan bentuk menyilang dengan kaki kiri, posisi badan hadap samping dengan tangan kanan lurus ke depan lalu berputar sambil merendahkan badan. ( GAMBAR B) Kaki berlutut dengan lutut kanan naik, kedua tangan mengepal di depan dada, badan tegak dan kepala menunduk ke bawah. ( GAMBAR C ) 2 Gerakan Goyang Plastik yang dikombinasikan dengan gerakan tangan. Gerakan goyang plastik adalah gerakan menggoyangkan pinggul double ke kanan/ kiri. Gerakan pinggul dilakukan ketika tangan kanan disilangkan di bawah tangan kiri. Kemudian, tangan tangan diregangkan ke atas. 3 Kepala didongakkan seirama dengan gerakan salah satu tangan menekuk menyentuh pundak, dan tangan yang satu diluruskan ke belakang. Salah satu kaki ditekuk dan dilakukan secara bergantian. (GAMBAR A) Kedua tangan diluruskan ke depan, posisi badan tegak, dan kaki kiri berada di depan. (GAMBAR B) 4 Kedua tangan diletakkan di depan dada, posisi tangan kanan berada di atas tangan kiri. Posisi badan mendak (rendah). Menggerakan bahu ke kanan dan ke kiri (GAMBAR A) Gerakan seblak sampur adalah gerakan menyibak selendang/sampur dari pangkal ikatan selendang sampai merentang lurus kesamping badan. Kemudian arahkan selendang kebelakang. Seblak kanan kearah kanan, seblak kiri kearah kiri dengan tangan kiri, atau secara bersamaan sambil mengangkat salah satu kaki, sehingga gerakan terlihat melayang. (GAMBAR B) 5 Gerakan gibang tangan. Dilakukan dengan posisi duduk dengan salah satu kaki di tekuk, salah satu tangan direntangkan lurus ke depan dan tangan lainnya direntangkan ke samping. Kepala menengok ke kanan dan ke kiri. Gerakan ini dilakukan secara bergantian. Tabel 2. Ragam Gerak Tari Renggong Manis 10


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI RENGGONG MANIS NO RAGAM GERAK DESKRIPSI 1 Gerakan kewer yang dikembangkan. Gerakan kewer ini dilakukan dengan menyilang salah satu kaki berada di depan, lalu salah satu tangan ditekuk menyentuh bahu. Tangan satunya digerakkan di atas kepala dengan sudut diagonal sambil di ukel. (GAMBAR A) Gerakan tangan tindak empat yang dikombinasikan dengan gerakan pinggul cendol ijo. Gerakan tangan tindak empat merupakan gerakan tangan dibuka lebar di atas kepala. Gerakan pinggul cendol ijo adalah menggerakan pinggul ke kanan dan ke kiri dengan posisi badan condong ke depan dan mendak. (GAMBAR B) 2 Gerakan silat dengan 2 pola gerakan lalu dialihkan dengan gerakan berputar dengan tangan direntangkan ke bawah, kaki di silang. (GAMBAR A) Gerakan matok. Gerakan matok dilakukan bergantian kanan dan kiri. Tangan kanan di tekuk menghadap depan dan tangan kiri ditekuk dibawah tangan kanan lalu pinggul digoyangkan dengan teknik gerakan cendol ijo ke kanan yang diikuti oleh gerakan kepala. Begitupun sebaliknya. (GAMBAR B) 3 Gerakan gibang akhir, kaki kanan berada di depan kaki kiri, secara bergantian salah satu tangan menekuk menyentuh pundak dan salah satunya lurus, diikuti gerakan badan ke kanan dan ke kiri sambil kaki dihentakkan bergantian. (GAMBAR A) b.Gerakan blongter yang dikembangkan yaitu menggerakan pinggul sambil memegang selendang dengan satu tangan lurus, dan tangan satunya sejajar pinggang. (GAMBAR B) Gerakan goyang dengan perpaduan goyang plastik (double) dan goyang cendol ijo (single) dan diakhiri dengan mengangkat dan menurunkan bahu. (GAMBAR C) 4 Gerakan silat kedua/ silat akhir dengan menggabungkan 2 pola, lalu setelah gerakan berakhir, melakukan gerakan berputar sebagai gerakan peralihan. (GAMBAR A) Gerakan gonjingan yaitu gerakan kaki dan tangan yang seirama dengan badan menghadap samping. Kepala digerakkan ke depan seirama dengan hentakan kaki. (GAMBAR B) 5 Gerakan goyang cendol ijo yang dikembangkan dengan gerakan tangan dari depan dada lalu digerakkan membuka lebar sampai tangan membentuk garis lurus. Posisi badan mendak dan pandangan ke depan. (GAMBAR A) Gerakan transisi berputar dengan tangan kiri ditekuk ke atas, telapak tangan lentik ke bawah. Tangan kanan lurus ke samping, badan tegak dan berputar. (GAMBAR C) Gerakan tangan membentuk diagonal ke atas, badan direbahkan berlawanan dengan arah tangan. Beralih menuju akhir tarian. (GAMBAR C) 11


TARI MANDAU KALIMANTAN PKM - PM 2023 BAGIAN 4.3


DESKRIPSI TARI MANDAU Tari Mandau adalah tarian tradisional yang populer di Kalimantan Tengah.Tarian inimerupakan sebuahsimbol dari semangatperjuangan masyarakat suku Dayak dalam membela harga diri dan memperlihatkan keahlian para Suku Dayak Pedalaman Kalimantan dalam memainkan/menggunakan senjatakhas mereka, yang berguna dalam menghadapi serangan musuh atau pun binatang buas yang akan menyerang, sehingga mereka memilikisikap kewaspadaan dan kesiagaan di medan pertempuran. Sesuai dengan namanya, tarian ini dibawakan oleh para penari sambil memainkan Mandau yang memiliki bentuk seperti pedang atau parang, senjata khas Suku Dayak. Meski menggunakan senjata tajam sebagai propertinya,tarian ini dapat dibawakan oleh penari pria maupun wanita. Tak hanya dalam upacaraadat, Tari Mandau juga biasa dibawakanuntuk menyambut kedatangan tamu agung. Gerakanpara penari diiringi oleh alat musik berupa gendangdan gerantung. Keunikan pada tari Mandau ini ada pada kelincahan dan ketangkasan para pria Dayak dalam memainkan senjatatradisionalnya, yakni Mandau.Pertama, tarian ini menggambarkan sosok karakter masyarakat Dayak yang punya daya juang tinggi yang selalu menjunjung tinggi harga diri, tanah air, dan kehormatan suku mereka. Kedua, tarian ini juga dimaknaisebagai seni pertunjukkan pada kehidupan masyarakat yang melambangkan keperkasaan pria dalam menjalani bahtera kehidupan. Selain itu, penggunaan tato pada bagiantubuh penari juga menjadi keunikan tersendiri pada tarian ini. Sebab, tak semua tarian menggunakan tato. Saat pertunjukan, tari mandau diiringialunan musik menghentak dan bersemangat yang berasal dari gendang dan garantung. Garantung merupakan alat musik tradisional Suku Dayak yang umumnya terbuat dari logam. Suara yang dihasilkan garantunginilah yang menjadikan aura pertunjukan tari mandau lebih dirasakan oleh penonton. Penonton pun ikut larut dalam atmosfer semangat para prajurit Dayak. Lebih dari sekadar tontonan, tari mandau juga mengandung unsur teatrikal. Perpaduan musik, kostum, dan gerak tari yang ciamik membuat penonton tidak bosan menyaksikannya. 112


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI MANDAU NO POLA LANTAI GAMBAR RAGAM GERAK DESKRIPSI 1 Kedua tangan menyilang di depan dada, posisi duduk dengan kaki kanan ditekuk membentuk segitiga dan kaki kiri posisi tidur, kedua tangan direntangkan bergantian dari atas hingga ke samping badan. Kedua tangan diayunkan secara bersamaan ke atas dan ke bawah, lalu berputar dan membentuk posisi tengkurap (Penari Wanita) Tangan kanan berada di depan dada, tangan kiri berada di samping badan. Kemudian kedua tangan direntangkan bergantian dari atas hingga lurus di samping badan. Kedua tangan diayunkan ke atas dan ke bawah secara bersamaan. Tangan disilangdi depan dada, kemudian badan dicondongkan ke samping kanan dengan posisi tangan kananditekuk hingga 90 derajat, dan tangan kiri berada di samping badan. 2 Gerakan transisiTasai (berjalan) dengan posisi kedua tanganberada di samping pinggang. ·Gerakan rampak dengan posisi kedua tangan direntangkan, posisi badan ke arah samping kiri dengan posisi kaki menyilangdan berat badan berada di kaki kiri. Begitu pula sebaliknya. Kedua tangan menyilang dan berada di depan kepala dengan posisi badan rebah ke kanan serta kaki kanan menyilang. Begitu pula sebaliknya. Tabel 3. Ragam Gerak & Pola Lantai Tari Mandau 13


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI MANDAU NO POLA LANTAI GAMBAR RAGAM GERAK DESKRIPSI 3 ·Gerakan transisiberjalan dengan posisi tangan kanan lurus di depan badan dan tangan kiri berada di samping pinggang. ·Tangan dan kaki menyilangbersamaan yang dilakukanke arah kiri dan kanan, kemudian dilanjutkan denan gerakan tanganmenyilang di atas kepala sembarikaki ditutup. Kedua tangan lurus di depanbadan seperti gerakan mendorong, dilanjutkan dengan gerakan merentangkan kedua tangan ke atas. Pada penarilaki- laki kanan diayunkan seperti gerakan terbang. Pada penari perempuankedua kaki dijinjitbersamaan. 4 Tangan kanan kiri di depan dada, tangan kiri ditekuk di depan dada dengan posisi kaki ditekuk secara bergantian mengikuti ketukan musik. Posisi kaki ditekuk secara bergantian sebanyak 5 langkah ke belakang lalu maju 3 langkah ke depan. Kemudiankedua tangan ditekuk di depan dada posisi silang dengan berat bada berada di kaki kiri. 114


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI MANDAU NO POLA LANTAI GAMBAR RAGAM GERAK DESKRIPSI 5 ·Gerakan mengambil propertimasing-masing penari. Penari Laki-lakimengambil properti tameng dan Mandau di bagian belakang.Penari Wanita mengambilMandau yang berada di pinggangpemari. Kemudian memainkansenjata dengan dengan gerakan ngentak.Gerakan ngentak merupakangerakan hentakan kaki yang digenjotkan sambil merentangkan dan menutuptangan. 6 ·Kedua tangan diayunkan buka tutup ke samping dan ke tengah secara bersamaan dengan gerakan genjotan. ·Tangan diayunkansecara bergantian dengan posisi kaki menyilang bergantian dimulai dari tangan kiri dengan posisi kaki kanan berada di depan.Begitu pula sebaliknya. Gerakan siaga/waspada dengan posisi tangan kanan dan tangan kiri digerakkan secara bergantian sepertigerakan memutar di depan badan sembari kaki ditekuk bergantian dan posisi badan dicondongkan kedepan diikutioleh kepala. · Posisi tangan direntangkan secara bergantian dengan gerakan tangan kiri diukel setiap perpindahan gerak. Posisi kaki disilang secara bergantian bersamaandengan gerakan tangan sambil mencaripola lantai. ·Gerak Mansai dilakukan dengan mengayunkan tangan dan kaki secara bersamaan ke kanan dan ke kiri dengan posisitangan diagonal. Posisi badan dicondongkan ke arah depan. 15


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI MANDAU NO POLA LANTAI GAMBAR RAGAM GERAK DESKRIPSI 7 Gerakan perang yang diawalidengan memutar pedangkemudian gerakan bergantianantara penari laki-laki dan perempuan. ·Gerakan perang dilakukan dengan menyilangkan Mandau di depan dada kemudian tangan dibuka dengan posisi tangan kanan yang memegangMandau lurus ke atas, tangan kiri lurus ke sampingkiri. Posisi kaki menyilangkemudian dibuka secara bersamaan dengan gerakan tangan. Kemudian diakhiridengan gerakan memutar badan ke kiri. 8 ·Gerakan menggigit Mandau dengan posisi kedua tangan diayunkan ke atas dan ke bawahsecara bersamaan, posisi badan menghadap ke kiri dan ke kanan yang dilakukan 2 kali pengulangan. ·Pada penari laki-lakidilakukan dengan level rendah, sedangkan penari perempuan dilakukan dengan level sedang. 9 ·Gerakan rampak yang diawali dengan gerakan menusuk ke atas dengan posisi tangan kanan diagonal ke atas dan kaki kanan ditekuk ke atas. Dilanjutkan dengan gerakan menyilangkaki dengan posisi tangan diagonal tangan kiri berada di bawah dengan badan level rendah. ·Kedua tangan diluruskan dengan posisi badan menghadap ke belakang dan posisi kaki kanan ditekukke atas. Dilanjutkan dengan merentangkan tangan ke sampingbadan secara bergantian bersamaan dengan gerakankaki menyilang. Kedua tangan diluruskan dan kaki disilangkemudian gerakan melangkah ke samping kanan dengan posisi badan dicondongkan ke samping, tangan kanan lurus ke samping dan tangan kiri di samping pinggang. 16


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI MANDAU NO POLA LANTAI GAMBAR RAGAM GERAK DESKRIPSI 10 Gerakan transisimenuju ending. Gerakandilakukan dengan menyilangkan Mandau bersamaan dengan gerak kakiyang menyilang lalu gerakan menusuk ke belakang dan ke depan, lalu diakhiri dengan pose ending kedua kaki ditekuk, tangan kanan lurus ke atas sambil memegang Mandau, tangan kiri lurus ke depan di depan dada dan posisi badan condong ke depan. 17


17


TARI SAJOJO PAPUA PKM - PM 2023 BAGIAN 4.4


DESKRIPSI TARI SAJOJO PAPUA Tari Sajojo adalah tarian tradisional yang liriknya berbahasa Moi yang berasal dari daerah Sorong, Papua Barat. Tarian ini sering dijadikan penampilan di berbagai acara, baik acara adat, bidaya, maupun sekedar hiburan saja. Tarian ini sangat terkenal di Papua. Tarian ini bisa ditarikan oleh berbagai jenis kalangan, baik pria maupun wanita, tua maupun muda, karena tarian ini termauk tarian pergaulan Sajojo adalah sebuah tarian yang liriknya diciptakan oleh David Rumagesan. Lagu “Sajojo” merupakan lagu daerah dari Papua yang menceritakan tentang sebuah kisah perempuan cantik dari desa. Perempuan yang dicintai ayah dan ibu beserta para laki-laki desa. Perempuan yang didambakan laki-laki untuk bisa berjalan-jalan bersamanya. Meskipun gerakan tari ini tidak terlalu menggambarkan lirik lagu tersebut, tetapi iramanya yang penuh keceriaan dalam lagu tersebut sangat cocok dengan gerakan Tari Sajojo. Gerakan tarian ini yaitu dengan meloncat, bergerak ke depan, ke belakang, ke kiri maupun ke kanan dengan ritme dan ketegasan gerak yang tentunya setiap penari mengupayakan kesamaan gerak dengan penari lainnya supaya terlihat kompak dalam menarikan tarian ini. 18


RAGAM GERAK TARI SAJOJO NO RAGAM GERAK DESKRIPSI 1 Gerakan pembuka dengan membawa properti tongkat/ tifa yang dipegang di sebelah kiri dengan posisi badan sedikit bungkuk dan gerakan berlari menuju pola lantai (GAMBAR A) Gerakan meloncat ke kanan dan ke kiri. Ketika meloncat ke kiri, kaki kanan diangkat, begitu pula sebaliknya. (GAMBAR B) 2 Gerakan lompat jongkok. Gerakan ini dilakukan dengan melompat dengan posisi badan jongkok dan sambil berputar. Posisi tangan membentang lurus ke samping. (GAMBAR A) Salah satu kaki maju lurus ke depan, dengan posisi tangan disatukan di atas kepala, lalu berputar dan menaruh properti. (GAMBAR B) 3 Gerakan salam. Gerakan ini sebagai simbol penghormatan pertama kepada para penonton, dengan posisi duduk dan kedua telapak tangan bersentuhan di depan dada. (GAMBAR A) Gerakan menekuk kedua tangan di depan dada, kedua tangan diangkat ke atas dan ke bawah tetap dengan posisi tangan ditekuk. Secara perlahan posisi badan naik menuju posisi berdiri. (GAMBAR B) 4 Gerakan tepuk tangan. Gerakan ini dilakukan dengan menepuk tangan di depan dada dengan posisi badan agak bungkuk, dan kaki lari di tempat. (GAMBAR A) Gerakan berputar dengan kaki jinjit, kepala mendongak ke atas, dan kedua tangan naik ke atas dengan membentuk sudut siku-siku, sembari menggetarkan telapak tangan. (GAMBAR B) 5 Gerakan ini dilakukan dengan membuka dan menutup kaki ke kanan dan ke kiri. ketika kaki tutup rapat posisi tangan lurus di samping badan dan posisi badan tegak. Ketika posisi kaki dibuka, kedua tangan membentuk huruf O di depan dada, posisi badan bungkuk. (GAMBAR A) Gerakan ini sama dengan gerakan a namun bedanya, membuka kaki posisi tangan lurus horizontal ke samping. (GAMBAR B) Tabel 4. Ragam Gerak Tari Sajojo 19


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI SAJOJO NO RAGAM GERAK DESKRIPSI 6 Gerakan mengayunkan kaki ke kanan dan ke kiri secara bergantian diikuti dengan postur badan yang mengarah ke pojok kanan/ kiri sesuai arah ayunan kaki. 7 Gerakan transisi berputar, posisi badan bungkuk dan posisi tangan lurus membentang ke belakang. (GAMBAR A) Gerakan berpindah ke kanan dan ke kiri. Ketika berpindah, salah satu kaki mundur ke belakang disertai ayunan tangan di depan dada. Dilakukan ke arah kanan dan kiri. (GAMBAR B) 8 Gerakan lompatan khas Papua. Diawali dengan badan condong ke depan, kaki kiri diangkat melayang di belakang kaki kanan, tangan tangan menyiku ke dalam di depan dada, dan tangan kiri di belakang. Diberikan tenaga untuk melompat ke belakang dengan posisi, kaki kiri diangkat di depan, posisi badan tegak, tangan kiri di atas kepala dan tangan kanan di depan dada. (GAMBAR A) Gerakan diam menghadap ke belakang dan kedua tangan memegang pinggang (GAMBAR B) 9 Gerakan tangan membentuk sudut siku-siku ke kanan dan ke kiri diikuti dengan loncatan-loncatan kaki dengan posisi kaki di buka selebar bahu 10 Gerakan transisi, posisi badan bungkuk dan posisi tangan lurus membentang ke belakang sambil berlari. (GAMBAR A) Gerakan meluruskan tangan ke depan dada dan vertikal ke atas secara bergantian diikuti oleh lompatan-lompatan kecil dengan posisi kaki dibuka selebar bahu. (GAMBAR B) 20


RAGAM GERAK & POLA LANTAI TARI SAJOJO NO RAGAM GERAK DESKRIPSI 11 Gerakan perpindahan dengan kedua tangan lurus horizontal ke samping, posisi badan tegak dan kepala menghadap samping. Lalu kaki berpindah per langkah ke kanan maupun ke kiri. (GAMBAR A) Gerakan mendorong. Gerakan ini dilakukan dengan salah satu tangan lurus ke depan seperti mendorong, tangan satunya lurus ke belakang. Posisi badan condong ke depan dan salah satu kaki maju ke depan. (GAMBAR B) 12 Gerakan perpindahan ke kanan dan ke kiri. Mengangkat salah satu kaki ketika perpindangan diikuti oleh gerakan tangan yang membentuk diagonal ke bawah. (GAMBAR A) Pose akhir disesuaikan dengan karakter tarian, atau dapat mengambil dari salah satu ragam gerak yang ada dari tari tersebut. (GAMBAR B) 21


17


TARI KECAK BALI PKM - PM 2023 BAGIAN 4.5


DESKRIPSI TARI KECAK Tari Kecak merupakan salah satu jenis kesenian yang berasal dari Bali. Tari Kecak merupakan jenis kesenian yang menggabungkan antara seni suara/ vokal dengan seni tari. Tari Kecak sebagai orkestrasi suara yang dihasilkan dari mulut/ vokal dengan ritme yang berlapis-lapis. Pada mulanya, tari Kecak atau Cak lebih dikenal pada masyarakat Bedulu dan Bona sebagai pengiring dalam pertunjukan tari Sang Hyang. Kemudian, seiring berjalannya waktu, dengan tuntutan pertunjukan yang dapat ditampilkan bebas tanpa terikat oleh kesakralannya tari Kecak diciptakan khusus untuk pertunjukan profan. Lahirnya sebuah pertunjukan yang bernama “Cak” dengan menampilkan ritme-ritme suara dari banyak orang. Tari kecak difungsikan sebagai tari rakyat/ untuk kehidupan bermasyarakat karena melibatkan orang banyak. Biasanya pertunjukan tari Kecak dipentaskan oleh laki-laki sebanyak 50 orang dengan menggunakan ciri khas kain kotak-kotak berwarna abu, hitam, putih, merah. Namun, sejatinya menurut Prof. Dibia selaku seniman yang menggeluti kesenian Cak, Kecak cukup dimainkan oleh 11 orang dengan pembagian suara yang jelas. Permainan suara yang dilakukan terdiri atas: melodi, tempo, ritme (polos dan sangsih) dan dinamika. 22


RAGAM GERAK TARI KECAK Ragam gerak tari kecak sangat sederhana, dengan memainkan pola lantai berbentuk lingkaran atau setengah lingkaran dengan posisi duduk/ berdiri. Posisi kedua tangan diangkat ke atas. Posisi duduk dengan posisi bersila. Untuk menampilkan tari kecak, pola lantai dapat divariasikan dan dikembangkan oleh koreografer. Gambar 2. Tari Kecak Sumber: (www.sewaktu.com) 23


POLA GENDING TARI KECAK Gending/ nyanyian merupakan lantunan lagu yang dikeluarkan oleh mulut ketika menari kecak/ cak. Gending Cak dibagi menjadi beberapa ritme. Untuk pola ritme yang sederhana, penari cak hanya memainkan gending polos dan sangsih saja. Gending polos dinyanyikan sesuai dengan melodi dan tempo sedangkan gending sangsih tidak tepat dengan tempo/melawan tempo. 1. Melodi Melodi adalah susunan nada-nada yang dapat membentuk suatu lagu. Melodi yang digunakan dalam tari kecak diambil dari nada-nada gamelan bali yang diinterpretasikan dalam bentuk suara. Melodi tari kecak adalah “Sir yanggir yanggor yangger yang sir” Melodi tersebut diulang terus menerus, yang dinyanyikan oleh 1 orang. 2. Tempo Tempo merupakan ketukan sebagai penanda cepat dan lambatnya lagu. Tempo yang digunakan pada tari kecak juga merupakan interpretasi dari gamelan bali yang disebut “Tawa Tawa”. Sehingga, ketikan dibunyikan oleh penari cak akan terdengar suara “Pung Pung Pung”. Tempo tersebut dinyanyikan oleh 1 orang dari awal lagu hingga akhir. 3. Ritme Ritme adalah suara yang dapat menggambarkan panjang pendeknya suatu rangkaian nada. Ritme dalam tari kecak disebut juga dengan istilah sanglod. Dalam tari kecak terdapat beberapa pola ritme/ gegendingan seperti: Pola cak 3, pola cak 6, dan pola cak 7. Setiap pola dapat dinyanyikan oleh 1 orang atau lebih. a) Pola cak 3 : cak cak cak (diulang-ulang) b) Pola cak 6 : cak cak cak cak cak cak (diulang-ulang) c) Pola cak 7 : cak cak cak cak cak cak cak (diulang-ulang) 24


POLA GENDING TARI KECAK 4. Dinamika Dinamika dapat diartikan sebagai kekuatan lagu agar dapat terdengar dinamis. Dinamika juga ditinjau dari keras lembutnya lagu, tinggi rendahnya nada, dan cepat lambatnya lagu agar terdengar harmonis. Pada tari kecak, dinamika ini dapat dimunculkan oleh 1 orang penari yang bertugas menjadi komando lagu. Penari tersebut memberikan kode untuk mengeraskan suara atau beralih pada pola gending yang lainnya. 25


INDIKATOR PENCAPAIAN Peserta didik mampu mengamalkan elemen profil pelajar Pancasila dalam proses pelatihan tari nusantara. Peserta didik mampu memahami tari nusantara, baik secara teori maupun praktek. Peserta didik mampu mendemonstrasikan tari nusantara yang diperagakan oleh tim PKM-PM. Peserta didik dapat mewujudkan nilai-nilai Pancasila sebagai wujud cinta terhadap budaya tradisional Indonesia. Peserta didik mampu menampilkan pertunjukan kolaborasi tari nusantara. Adapun indikator pencapaian dari program PKM-PM Tari Nusantara,sebagai berikut : BAGIAN 5 26


PENUTUP Demikian buku pedoman mitra Tari Nusantara sebagai pedoman Pelatihan Tari Nusantara Pada Siswa Menengah Atas Dalam Rangka Penguatan Profil Pancasila di SMA Negeri 1 Ubud ini dibuat. Buku pedoman ini dapat memberikan efektivitas dalam pengembangan tari Nusantara di SMA N 1 Ubud. Pengembangan pembelajaran dapat diberikan pada pembelajaran ekstrakurikuler tari, maupun pembelajaran di kelas. Besar harapan kami dengan buku ini dapat membantu mitra PKMPM Tari Nusantara dalam mewujudkan keberagaman pembelajaran dengan berlandaskan pada profil pelajar Pancasila dan menciptakan peserta didik yang memiliki karakter Pancasila.


DAFTAR PUSTAKA “Kisah di Balik Tari Kinyah Mandau, Kesenian dari Suku Dayak”.dailysia.com.Juni 2023. Kisah di Balik Tari Kinyah Mandau, Kesenian dari Suku Dayak (dailysia.com) “Tari Saman, Seni Tari yang Memiliki Tingkat Kerumitan Amat Tinggi”.1001Indonesia.29 Januari 2016. Tari Saman, Seni Tari yang Memiliki Tingkat Kerumitan Amat Tinggi (1001indonesia.net) “Tari Renggong Manis, Lahir dari Perpaduan Akulturasi Budaya”.senibudayabetawi.com.11 September 2023. https://www.senibudayabetawi.com/8074/tari-renggong-manis-lahirdari-perpaduan-akulturasi-budaya.html “Lagu Sajojo dari Papua, Lagu Cinta dengan Musik yang Energik”kemenparekraf.go.id.8 Febuari 2022. Lagu Sajojo dari Papua, Lagu Cinta dengan Musik yang Energik (kemenparekraf.go.id) “20 Gambar Tari Kecak dari Bali”tulisankuliahrizaltnzai.blogspot.com.11 September 2021. 20 Gambar Tari Kecak Dari Bali - Tulisan-Tulisan Kuliahku (tulisankuliahrizaltnzai.blogspot.com)


KETUA TIM NI WAYAN MEIRA CANDRA WATI ANGGOTA 1 I KOMANG TRI RAY DEWANTARA ANGGOTA 2 NI PUTU KIRANA VIONASARI ANGGOTA 3 I MADE ANDREAS DYLON ANGGOTA 4 KADEK MIRA ADNYASWARI DOSEN PENDAMPING A.A TRISNA ARDANARI ADIPURWA,S.Pd.,M.Pd. TIM PENYUSUN BUKU PEDOMAN MITRA TARI NUSANTARA


S P E C I A L T H A N K S T O :


Click to View FlipBook Version