1
PERKEMBANGAN ISLAM DI DUNIA BARAT
PENDAHULUAN
Negara Barat merujuk kepada negara-negara yang berada di benua Eropa
dan benua Amerika. Negara Barat saat ini telah mencapai pada peradaban yang
sangat maju. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang pesat di negara-
negara Barat ini. Akan tetapi agama Islam di negara-negara ini menjadi agama
minoritas sebagian penduduknya. Pada masa kejayaan Islam, bangsa Barat terutama
Eropa masih dalam masa kegelapan dan kemunduran. Hal ini disebabkan karena
ajaran dogmatis gereja yang begitu kuat dan sangat berpengaruh. Pemimpin gereja
banyak terlibat dalam menangani urusan-urusan kenegaraan dan para pemuka
agama Kristen masa itu bersifat otoriter dalam memaksakan kehendak dan
pendapatnya.
Salah satu contohnya adalah kekuasaan gereja dimana setiap berpendapat
akan menanggung akibatnya seperti yang dialami oleh Ilma Necolaus Copernicus
(1473 M - 1543 M) yang mengatakan bahwa matahari adalah pusat raya dan bumi
mempunyai dua macam gerak. Galileo Galilei yang menemukan pentingnya
akselerasi dalam dinamika. Penemuan mereka ini menggoncang dunia gereja,
sehingga ia harus dihukum mati karena pendapat yang diutarakannya tidak sesuai
dengan pendapat gereja saat itu. Akibat kekuasaan gereja yang terlampau besar
dalam berbagai aspek kehidupan masa itu, menyebabkan bangsa Barat mengalami
keterbelakangan atau ketertinggalan dalam berbagai aspek kehidupan, utamanya
dalam hal perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban.1
Saat ini berbanding terbalik, negara-negara Barat telah mencapai peradaban
yang cemerlang. Akan tetapi Islam kurang berkembang pesat disana. Dengan
demikian perlu sekali membahas mengenai perkembangan Islam di Barat untuk
melihat seberapa luas pengaruh Islam di negeri yang telah maju tersebut. Sehingga
dapat diambil ibrah dari kemajuan-kemajuannya dan mencari alasan Islam menjadi
agama minoritas di berbagai negara-negara di Barat.
1 Abdul Gaffar. Jejak Peradaban Islam Di Dunia Barat. Jurnal Al-Munzir, 9(2), 2016, hlm. 318-
319.
1
PEMBAHASAN
A. Perkembangan Islam di Amerika
1. Amerika Serikat
Amerika Serikat merupakan salah satu negara demokrasi liberal dan
sekaligus sekuler yakni menganut prinsip pemisahan antara ruang agama
dan ruang negara “sparation of church and state”. Meskipun termasuk
negara yang menganut paham liberalisme, sebagian besar penduduk
Amerika Serikat menganggap bahwa agama berperan penting dalam
kehidupan sehari-hari. Amerika Serikat adalah negara sekuler sehingga
pemerintah tidak mengakui suatu agama tertentu sebagai agama resmi.
Meskipun tergolong sebagai negara sekuler, pemerintah Amerika Serikat
menjamin kebebasan beragama bagi setiap penduduknya. Agama Islam di
Amerika Serikat menjadi agama minoritas yang diperkirakan hanya sebesar
1 % dari keseluruhan jumlah penduduknya.2
Islam telah masuk ke Amerika jauh lebih awal sebelum Christopher
Columbus mengklaim menemukan benua Amerika. Terdapat beberapa
tulisan yang bersumber dari para sejarawan Islam terkemuka, seperti Al-
Mas’udi (871- 957 M) dalam bukunya Muruj al-Dzahab wa Ma’adin al-
Jawhar yang menyebutkan bahwa pada masa kekhalifahan Abdullah bin
Muhammad (888-912 M) di Andalusia terdapat seorang pemuda Muslim
bernama Khasykhasy bin Said bin Aswad memimpin pelayaran dari pantai
Delba (Palos) pada tahun 889 M menyeberangi samudera Atlantik hingga
mencapai daratan yang belum dikenal (Ardh Majhulah) dan kemudian
pulang kembali dengan membawa harta benda yang menakjubkan. Dalam
pendaratannya itu ia sempat kontak dengan penduduk setempat. Dalam
peta yang dibuat oleh Al-Mas’udi daratan Ardh Majhulah itu adalah
Amerika. Selain itu ada juga pelayaran lain yang dilakukan oleh Ibn
Farrukh dari Granada pada tahun 999 M masa pemerintahan khalifah III
(976-1009 M). Ibn Farrukh berlayar dari Cadesh menyeberangi Atlantik
dan mendarat di Gando kepulauan Canary. Sementara itu Columbus baru
2 Ibid, hlm. 7.
2
melakukan pelayaran dari Delba (Palos) dan mendarat di kepulauan
Bahama pada 12 Oktober 1492 M di sebuah kampung yang disebut
Guanahani. Nama Guanahani itu berasal dari suku Mandinka Muslim dari
kata “Ikhwana” dan “Hani” yang bararti Bani Hani. Terdapat dugaan kuat
sebagaimana disebut Mukti Ali bahwa ketika berlayar yang akhirnya
berhasil mendarat di tanah Amerika itu Columbus dipandu oleh pembantu-
pembantunya yaitu orang-orang Muslim dari Andalusia dan Maroko yang
terdapat dalam satu kerajaan Dinasti Muwahhidin. Terdapat beberapa
dokumen yang ditemukan di Brazil dan Amerika Serikat yang
menunjukkan bahwa sejumlah suku Mandika Muslim adalah orang-orang
yang mula-mula datang di Amerika. Namun terlepas dari fakta sejarah
keberadaan orang Muslim di Amerika sebelum negeri itu sendiri lahir, yang
perlu diketahui adalah bagaimana Islam datang dan berkembang di
Amerika.3
Asal-usul kedatangan Islam di Amerika itu masih spekulatif, namun
keberadaan pemukiman orang-orang Muslim keturunan Afrika di Amerika
Utara pada abad ke-16 M hingga abad ke-18 M adalah sesuatu yang sudah
pasti. Keberadaan orang-orang Muslim keturunan Afrika di Amerika itu
menyusul jatuhnya negeri Andalusia ke tangan bangsa Eropa, sebab
bermula mereka menjadi tawanan orang-orang Spanyol yang kemudian
dikirimkan ke Amerika sebagai budak. Pada abad ke-16 M Estevanico dari
Azamor adalah seorang budak muslim pertama yang tercatat dalam sejarah
Amerika Utara. Estevanico merupakan bangsa Berber yang berasal dari
Afrika Utara yang menjelajahi wilayah Arizona dan New Mexico untuk
kerajaan Spanyol dan datang ke Amerika. Sejak tahun 1520 M telah
didatangkan budak ke Amerika Utara dari Afrika. Diperkirakan sekitar
500.000 jiwa dikirim ke daerah ini atau sekitar 4,4% dari total 11.328.000
jiwa budak yang ada. Diperkirakan sekitar 50% budak atau tidak kurang
dari 200.000 jiwa budak yang didatangkan berasal dari daerah-daerah yang
sudah dipengaruhi oleh Islam.4
3 Aminullah Elhady, Perkembangan Islam Di Amerika, Jurnal Al-Hikmah, 13(1), 2015, hlm. 75-76.
4 Aziddin Harahap, Realitas Kontemporer Islam Dan Keragaman Amerika Serikat Dan Kanada,
Jurnal Emba, 1(1), 2020, hlm. 70.
3
Pada tahun 1924 M, aturan keimigrasian Amerika Serikat disahkan
yang membatasi imigrasi gelombang kedua dengan memberlakukan
“sistem kuota negara asal”. Periode imigrasi ketiga terjadi pada 1947 M
sampai 1960 M yang meningkatkan jumlah Muslim yang datang ke
Amerika Serikat yang berasal dari negara-negara di luar Timur Tengah.
Gelombang keempat kemudian terjadi pada tahun 1965 M saat Presiden
Lyndon Johnson menyokong rancangan undang-undang keimigrasian yang
menghapuskan sistem kuota negara asal yang sudah bertahan lama.
Komunitas Muslim pertama berada di Midwest. Di Dakota Utara, kaum
Muslim berkumpul untuk shalat berjamaah pada tahun-tahun pertama era
1900 M. Di Indiana, sebuah pusat kegiatan Islam dimulai sejak 1914 M dan
Cedar Rapids, Lowa adalah masjid tertua yang masih digunakan hingga
sekarang. Daerborn, Michigan adalah tempat Muslim Sunni dan Syiah dari
negara-negara Timur Tengah. Bersama umat Kristen dari Timur Tengah,
kaum Muslim Michigan membentuk komunitas Arab-Amerika terbesar di
negara ini. Galangan kapal di Quincy, Massachusetts, di luar Boston,
menyediakan lapangan kerja bagi imigran Muslim sejak tahun 1800 M. Di
New England juga telah dibuat sebuah Islamic Center, yang kini menjadi
kompleks masjid besar untuk beribadah bagi para pelaku bisnis, guru,
profesional, pedagang dan buruh. Di New York, Islam telah hadir dan
muncul selama lebih dari satu abad. Rumah pertama yang lain bagi imigran
Muslim adalah Chicago, Illinois, dimana pada tahun 1900 M memiliki
jumlah Muslim terbanyak dari kota-kota lain di Amerika Serikat. Di Los
Angeles, San Fransisco, dan California juga telah terdapat pusat komunitas
Muslim yang besar. 5
Menurut Lembaga Survey Pew pada tahun 2007 M, dua pertiga
Muslim di AS adalah keturunan asing. Di antara mereka telah bermigrasi
ke AS sejak tahun 1990. Sedangkan sepertiga dari Muslim AS adalah
penduduk asli yang beralih ke Islam dan keturunan Afro-Amerika. Menurut
New York Times pada tahun 2005 M, lebih banyak lagi orang dari negara-
5 Samsul Arifin, Sejarah Kebudayaan Islam, (Jakarta: Direktorat KSKK Madrasah Direktorat
Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, 2020), hlm. 146.
4
negara Muslim yang menjadi penduduk AS hampir 96.000 setiap tahunnya.
Sedangkan menurut Council on American-Islamic Relations (CAIR),
jamaah masjid Sunni yang diperuntukkan bagi umum di AS berasal dari
latar belakang bangsa yang berbeda: Asia Selatan (33%), Afro-Amerika
(30%), Arab (25%), Eropa (2,1%), Amerika kulit putih (1,6%), Asia
Tenggara (1,3%), Karibia (1,2%), Turki Amerika (1,1%), Iran Amerika
(0,7%), dan Hispanik atau Latin (0,6%). Hal ini kemudian berdampak
terhadap organisasi-organisasi Islam. Di Amerika Serikat telah terdapat
beberapa organisasi Islam, diantaranya:6
a. American Society of Muslims (ASM atau Masyarakat Muslim
Amerika) merupakan kelompok terbesar dan pengganti organisasi
Nation of Islam (Black Muslim). Kelompok ini dipimpin oleh Warith
Deen Mohammed. Kepercayaan kelompok ini juga berbeda dengan
kepercayaan Islam pada umumnya, mereka tidak mengenali
Muhammad adalah Rasul Allah yang terakhir.
b. Islamic Society of North America (ISNA atau Masyarakat Islam
Amerika Utara) merupakan kelompok terbesar kedua. ISNA adalah
asosiasi organisasi-organisasi Muslim dan perorangan untuk
mempresentasikan Islam. Kelompok ini dibuat oleh imigran, beberapa
etnis Kaukasia, dan sekelompok kecil Afro-Amerika yang masuk
Islam. Organisasi ini telah dikritik karena menyebarkan ajaran Wahabi
dan karena memiliki hubungan dengan terorisme.
c. Islamic Circle of North America (ICNA atau Lingkaran Islam Amerika
Utara) merupakan kelompok terbesar ketiga. ICNA adalah kelompok
Islam yang tidak memandang kesukuan, terbuka bagi semua, dan
mandiri. Kelompok ini dibentuk oleh imigran, Amerika kulit putih, dan
Afro-Amerika yang masuk Islam. Divisi mudanya adalah Young
Muslims atau Muslim Muda.
d. Islamic Supreme Council of America (ISCA atau Dewan Tertinggi
Muslim Amerika) bertujuan untuk menyediakan solusi-solusi bagi
Muslim Amerika yang berlandaskan hukum Islam. ISCA bekerja keras
6 Aziddin Harahap, Op. Cit., hlm. 73-74.
5
untuk mengintegrasikan ajaran Islam dalam memecahkan isu-isu
zaman demi memelihara keyakinan Islam di tengah masyarakat yang
sekuler.
e. Islamic Assembly of North America (IANA Himpunan Islam Amerika
Utara) bertujuan untuk mempersatukan usaha-usaha dari dakwah yang
berbeda, mengorientasikan organisasi Islam di Amerika Utara atau
mengarahkan umat Muslim untuk bertahan pada metodologi Islam.
f. Muslim Students' Association (MSA atau Asosiasi Pelajar-Pelajar
Muslim) merupakan kelompok yang diperuntukkan bagi pelajar Islam
di perguruan tinggi Kanada dan Amerika Serikat yang sering dilibatkan
dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, seperti pengumpulan dana
untuk tunawisma selama bulan Ramadhan, dan sebagainya.
g. Islamic Information Center (IIC atau Pusat Informasi Islam) merupakan
organisasi yang dibentuk untuk memberi informasi kepada publik
seputar Islam dan umat Muslim.
2. Brazil
Brazil merupakan negara yang terletak di benua Amerika khususnya
Amerika Selatan. Brazil termasuk dalam kategori negara-negara Amerika
Latin. Brazil menganut sistem demokrasi liberal dengan presiden sebagai
kepala negaranya. Brazil merupakan negara paling timur di Benua Amerika
dan menjadi negara terluas ke 5 di dunia. Islam di Brazil sendiri hanya
mencakup 0,36% dari populasi penduduk dan menjadikan Islam sebagai
agama minoritas di Brazil.
Islam masuk dan berkembang di Brazil berawal dari masuknya
orang-orang Afrika dalam bentuk perbudakan. Brazil menerima sekitar
37% atau 3 juta jiwa budak Afrika yang diperdagangkan. Sejak tahun 1550
M, bangsa Portugis mempekerjakan budak Afrika untuk bekerja di kebun
tebu yang telah dimusnahkan oleh penduduk Tupi. Pada tahun 1835 M di
Bahia terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh kaum muslim dari
berbagai negara sebagai bentuk revolusi Islam dan dijuluki dengan
kebangkitan kaum budak. Revolusi ini bertujuan untuk membebaskan para
budak dan pembentukan negara Islam di Brazil. Islam diperkenalkan ke
6
Brazil oleh orang muslim Afrika. Mereka memiliki pengaruh yang besar
pada sektor pertanian, industri, dan pertambangan emas. Proses penyebaran
Islam di Brazil, terjadi dalam tiga tahap, yaitu:7
a. Tahap pertama, Brazil ditemukan oleh pelaut Caprao asal Portugis pada
paruh kedua abad ke-15 M. Sebagian sejarawan mengatakan, bahwa
beberapa muslim lolos dari inkuisisi dan melarikan diri ke Brazil di
mana mereka bisa menjalankan agama mereka lebih terbuka.
b. Tahap kedua, pada abad ke-16 M ketika bangsa Portugis mulai
membawa budak dari Afrika Barat untuk dipekerjakan sebagai buruh
reklamasi lahan yang luas mereka dibaptis oleh Portugis sehingga
mereka menjalankan ajaran agama Islam secara sembunyi-sembunyi.
Mereka mempertahankan hidup islami di gubuk dengan mendirikan
sekolah dan membaca Al-Qur'an. Menjelang akhir abad ke-18 M,
sekelompok muslim dari Afrika tengah dikirim ke Brazil. Pada awal
abad ke-19 M mulai terjadi pemberontakan dari penduduk Afrika Barat
yang sudah menetap dan pada tahun 1900 M, masih tercatat 10.000
Afro-Muslim yang hidup di Negara Brazil. Setelah masa asimilasi
paksa terhadap Afro-Muslim, perkembangan Islam di Brazil memasuki
era baru dengan adanya imigran muslim Timur Tengah, Suriah, dan
Lebanon.
c. Tahap ketiga, pada tahun 1920 M datang gelombang imigran muslim
Timur Tengah, Suriah, dan Lebanon dan mendirikan Lembaga
Swadaya Masyarakat yang diberi nama Organisasi Amal Islam pada
tahun 1929 M. Organisasi ini bertahan sampai pertengahan 1950 M.
Kaum muslim mulai berpikir untuk membentuk organisasi-organisasi
lain di daerah lain di negeri ini. Brazil dikenal sangat menjaga
hubungan baik dengan orang-orang Arab dan muslim. Selain itu, Brazil
termasuk negara yang berdasarkan kebebasan, hukum, dan hak-hak
kewarganegaraan. Orang Arab muslim dan non muslim memainkan
peran besar dalam kemajuan ekonomi dan politik Brazil. Di Brazil,
7 Hikmatul Akbar dan Kartina Dwi Aprilia, Minoritas Islam Dalam Politik Di Amerika Latin, Jurnal
Paradigma, 19(1), 2015, hlm. 25.
7
jumlah penganut Islam juga terus mengalami perkembangan yang
kebanyakan berasal dari orang-orang asli Brazil. Di Kota Rio, terdapat
sekitar 500 keluarga muslim yang 85% dari mereka adalah orang-orang
Brazil yang memeluk Islam dan tidak memiliki hubungan dengan orang
Arab.
3. Argentina
Argentina merupakan salah satu negara yang termasuk dalam
Amerika Latin yang terletak di bagian selatan benua Amerika. Argentina
merupakan negara terbesar kedelapan di dunia dengan ibu kota Buenos
Aires yang menjadi salah satu kota metropolitan terpadat di dunia.
Penduduk muslim di Argentina hanya sekitar 1 % dari jumlah keseluruhan
penduduknya. Agama Islam menjadi agama minoritas di Argentina. Awal
mula Islam di Argentina berawal dari kedatangan para imigran muslim
yang bersamaan dengan kedatangan penjelajah berkebangsaan Spanyol.
Jumlah imigran muslim ini terus bertambah setelah Argentina menjadi
wilayah koloni Spanyol. Sejarah masuknya Islam di Argentina dibawa oleh
bangsa Spanyol yang saat itu berada di bawah kekuasaan ratu Isabella I dan
raja Ferdinand II. Pada 1492 M, Al-Hambra sebagai basis kerajaan Islam
terakhir diporak-porandakan ratu Isabella I dan raja Ferdinand II. Mereka
kemudian menghancurkan berbagai peninggalan peradaban Islam, kecuali
buku pengobatan dan karya seni. Kejatuhan Islam di Spanyol tersebut
menjadikan orang-orang Islam melarikan diri ke Argentina. Akan tetapi
tidak berkembang pesat.
Gelombang selanjutnya kedatangan muslim ke Argentina dimulai
pada pertengahan abad ke-19 M. Imigrasi pertama datang dari Syiria pada
tahun 1850 M hingga 1860 M untuk mencari kehidupan yang lebih baik
dari kehidupan sebelumnya di bawah kekaisaran Ottoman yang otoriter.
Gelombang imigrasi berikutnya pada tahun 1870 M sampai Perang Dunia
I. Selanjutnya pada tahun 1919 M - 1926 M, para imigran itu datang lagi
pada saat Barat sedang gencar menancapkan pengaruh kolonialisasi di
Timur Tengah yang dulunya berada di bawah kekaisaran Ottoman. Imigran
Arab yang terkenal adalah keluarga Menem, yang berasal dari Suriah dan
8
pemeluk Islam. Salah satunya Carlos Menem yang merupakan salah satu
keturunan keluarga imigran Islam Suriah. Meski leluhurnya adalah
pemeluk Islam, Carlos Menem merupakan seorang penganut Katolik
Roma. Dalam negara Argentina presiden harus beragama Katolik Roma,
sehingga Carlos Menem diizinkan untuk mencalonkan sebagai presiden
dan berhasil menjadi presiden. Dikarenakan keluarnya banyak yang
beragama Islam maka pemeluk agama Islam di Argentina semakin
berkembang. Dalam reformasi konstitusi tahun 1994 M aturan tersebut di
hapuskan dan perkembangan Islam semakin lama semakin mudah diterima
oleh masyarakat Argentina. Jumlah penganut muslim di Argentina
diperkirakan mencapai 3,5 juta orang. Argentina merupakan salah satu
negara yang penduduk muslimnya mengalami peningkatan cukup banyak
apabila dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Amerika Latin
meskipun hanya sekitar 1 % dari jumlah keseluruhan penduduknya yang
beragama Islam.
9
B. Perkembangan Islam di Eropa
Sesuai dengan data sejarah yang ada, Islam masuk benua Eropa terdiri
dari empat periode, yaitu: 8
1. Periode kekhalifahan Islam di Andalusia (Spanyol) yang berlangsung
kurang lebih 8 abad yang pemerintahannya masih terdiri dari beberapa
wilayah, diantaranya: Perancis Selatan, Sicilia, dan Italia Selatan.
Pemerintahan ini berakhir pada 1492 M.
2. Pada abad ke-13 M ketika penyebaran tentara Mongol yang diantaranya
beragama Islam sehingga kekuasaannya menyebar hingga Laut Kaspia dan
Laut Tengah. Kemudian mereka meninggalkan penduduk muslim di sekitar
sungai Volga hingga Krimea yang kemudian menyebar ke berbagai
wilayah Kekaisaran Rusia yang kemudian menjadi Finlandia, Polandia, dan
Ukraina.
3. Di bagian ekspansi kekhalifahan Turki Utsmani abad ke-14 M dan ke-15
M ke wilayah Balkan (Eropa Tenggara) dan Eropa Tengah. Bahkan di
Albania umat Islam merupakan penduduk mayoritas.
4. Periode kaum imigran Muslim memasuki benua Eropa terlebih setelah
perang dunia ke II menjadikan penyebaran muslim semakin besar terutama
di daerah industri seperti Perancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Belgia.
Perkembangan Islam di Eropa terjadi di beberapa negara, diantaranya:
1. Belanda
Secara geografis Belanda merupakan negara dataran rendah dengan
20% wilayah dan 21% populasinya berada di bawah permukaan laut, serta
50% tanahnya kurang dari 1 meter di atas permukaan laut.9 Negara ini
dikenal dengan sebutan Nederland yang berarti negeri-negeri berdataran
rendah. Belanda Eropa berbatasan dengan Laut Utara di utara, dan barat,
Belgia di selatan, dan Jerman di timur dan berbagi perbatasan bahari dengan
Belgia, Jerman dan Britania Raya. Belanda menganut demokrasi
parlementer yang disusun sebagai negara kesatuan. Ibu kotanya adalah
8 Samsul Arifin. Op. Cit., hlm. 151.
9 Ibid, hlm. 152.
10
Amsterdam, sedangkan pusat pemerintahan dan kedudukan monarkinya
berada di Den Haag.
Islam masuk ke Belanda terjadi secara tidak langsung karena adanya
imporisasi rempah-rempah dan tenaga kerja muslim. Belanda sangat
membutuhkan banyak tenaga kerja untuk bercocok tanam, penggalian
barang tambang, dan buruh kasar. Salah satu penyumbang terbesarnya
adalah negara Indonesia. Terlebih setelah Perang Dunia II, mulai dari orang
Jawa kemudian Maluku dikirim ke Belanda. Seperti pada Tahun 1951 M -
1952 M sekitar 12.000 anggota Koninklijk Nederlandse Indische Leger
(KNIL) berasal dari Maluku, sebanyak 200 orang beragama Islam dikirim
ke Belanda. Mereka ditempatkan dalam satu kamp dengan non muslim,
akan tetapi kemudian mereka memisahkan diri dan bergabung dengan
sesama muslim di Kampung Wijldemaerk, Desa Balk, Provinsi Friesland.
Mereka membangun masjid pertama di Belanda, yaitu Masjid An Nur yang
dipimpin Haji Ahmad Tan.
Pada tahun 1960-an Belanda menjadi starting point pertumbuhan
dan perkembangan umat muslim. Saat itu, Belanda kekurangan tenaga kerja
sehingga harus mendatangkan tenaga kerja asing yang kebanyakan dari
kawasan Mediteranian, imigran Turki, dan Maroko. Mereka menjadi
penyebar agama Islam di Belanda, yang berhasil mendirikan masjid tertua,
yaitu Enre Yunus Masjid di Almelo. Pada tahun 1950-an agama lslam
dibawa ke Negeri Kincir Angin tersebut oleh para tenaga kerja asing
(imigran) muslim. Di antaranya dua negara dari bekas jajahannya, yaitu
Indonesia dan Suriname. Jumlah mereka saat itu sekitar 5.000 orang.
Namun di sisi lain, pada tahun 1947 M Islam juga masuk ke Belanda dibawa
oleh sekelompok muslim dari Pakistan.
Di Belanda agama Islam berkembang melalui perjuangan para tokoh
Islam yaitu pada tahun 1930 M, organisasi muslim Indonesia pertama
didirikan oleh orang Belanda yang bernama Van Beetem yang kemudian
berganti nama menjadi Mohammad Ali. Ia berhasil memperjuangkan
organisasi muslim di Belanda dan mendapat legitimasi. Kemudian tahun
1974 M terjadi integrasi semua organisasi muslim menjadi satu
11
perkumpulan yakni Islamic Organisation Union. Kemudian dilanjutkan
oleh Abdul wahid Van Bommel yang mendirikan organisasi Islam
Federatie Organisaties Muslim Nederland yang kemudian diubah namanya
menjadi Islamitische Informatie Cendrum. Organisasi ini berjuang untuk
menuntut hak agar dapat melakukan sholat wajib 5 waktu termasuk juga
sholat Jumat. Berikut data perkembangan muslim dari tahun 1963, 1993,
akhir 2004 dan 2010 berdasarkan factbook Juli 2018: 10
a. Pada tahun 1963 M, terdapat 300 orang asli Belanda memeluk agama
Islam. Pada tahun 1971 M, sekitar 132.000 jiwa atau 1% penduduk asli
Belanda adalah seorang muslim. Pada tahun 1982 M, angka ini naik
menjadi 400.000 orang atau 2.8% dari jumlah penduduk, terdiri atas
220.000 orang Turki, 100.000 orang Afrika Utara, 40.000 orang Melayu
(Indonesia dan Melayu), dan 40.000 muslim warga negara Belanda
dengan rincian 2.000 penduduk asli Belanda dan sisanya dari berbagai
negara yang telah menjadi warga negara Belanda.
b. Pada tahun 1993 M, pertumbuhan umat muslim jauh meningkat menjadi
560.300 jiwa. Kenaikan rata-rata 0,6% per tahunnya. Umat Islam yang
berasal dari Turki sebanyak 46%, Maroko 38,8%, Suriname 6,2%,
Pakistan 2,2%, Mesir 0,7%, Tunisia 0,9%, Indonesia 1,6%, dan negara
lainnya 3,9%. Berdasarkan data statistik dari the World Factbook 2018
jumlah penduduk Belanda 17.151.228 jiwa, jumlah umat Islam
menempati posisi ketiga (3,7%), setelah agama Katolik Roma (32%),
dan agama Kristen Protestan (22 %), dan sekitar 0,5% pemeluk agama
Hindu, serta sebanyak 40% warga Belanda beragama lainnya. Umat
Islam di Belanda umumnya imigran yang berasal dari Turki, Maroko,
Suriname, Pakistan, Mesir, Tunisia, dan Indonesia, selain warga negara
asli Belanda.
c. Pada tahun 2004 M meningkat kembali menjadi 944.000 jiwa dengan
6000 diantaranya berasal dari warga asli belanda.
10 Ibid.
12
d. Pada awal tahun 2010 M, umat Islam murni dari Bangsa Belanda sendiri
sudah mencapai angka kurang lebih 12.000 dari jumlah penduduk
Belanda yang berjumlah 17.151.228.
2. Inggris
Inggris merupakan sebuah negara bagian Britania Raya. Negara ini
berbatasan dengan Skotlandia di sebelah utara dan Wales di sebelah barat,
Laut Irlandia di barat laut, Laut Keltik di barat daya, serta Laut Utara di
sebelah timur dan Selat Inggris, yang memisahkannya dari benua Eropa, di
sebelah selatan. Luas wilayah Inggris mencapai 130.395 2, sebagian
besar wilayah Inggris terdiri dari bagian tengah dan selatan Pulau Britania
Raya di Atlantik Utara. Inggris berpenduduk sebesar 54 juta jiwa dengan
sistem monarki konstitusional dan sistem parlementer.
Islam masuk ke Inggris mulai abad ke-16 M berawal dari imigran
dari Yaman, Gujarat, negara Timur Tengah. Kemudian Pada abad ke-18 M
dan abad ke-19 M awal saat perekrutan pelaut oleh East India Company
(EIC). Kemudian setelah perekrutan di Aden dan pembukaan Terusan Suez
tahun 1896 M terbentuklah pemukiman komunitas-komunitas muslim kecil
di Kota-kota pelabuhan seperti Cardiff, South Shields (dekat Newcastle)
London, dan Liverpool. Penyebaran Islam di Inggris ini terjadi berkat jasa
Mozambores yang merupakan dokter Istana Raja Henru I. Tahun 1921 M
penduduk muslimnya diperkirakan mencapai 23.000 Jiwa. 10 tahun ke
belakang jumlahnya menjadi 82.000 kemudian di tahun 1971 M mencapai
369.000 Jiwa. Saat ini jumlah penduduk muslim di Inggris sudah hampir 2
juta jiwa Pendapat lain Oleh M. Ali Kettani tahun 1971 M terdapat sekitar
setengah juta muslim di Inggris dan kemudian pada tahun 1982 M naik
menjadi 1.250.000 muslim.
Pada tahun 1960 M di Inggris hanya terdapat 9 masjid sebagai
tempat ibadah dan hanya bertambah empat masjid lagi lima tahun
setelahnya. Namun dari tahun 1966 M terjadi loncatan pembangunan masjid
yang pesat. Setiap tahunnya bertambah 8 masjid. Sehingga datanya dapat di
jabarkan 100 masjid di daerah London Raya, 50 di Lancashire, 40 di
Yorkshire, dan 30 di Midlands, ada 3 masjid di Skotlandia, dan 2 di Wales,
13
serta 1 buah di Belfast. Tentunya, saat ini terus mengalami peningkatan
seiring berkembangnya Islam di Inggris. Saat ini di Inggris telah memiliki
beberapa organisasi keislaman seperti:11
a. The Islamic Council of Europe (Majelis Islam Eropa), sebagai pengawas
kebudayaan Eropa.
b. The Union of Moslem Organization (Persatuan Organisasi Islam Inggris).
c. The Association for British Moslem (Perhimpunan Muslim Inggris).
d. Islamic Foundation dan Moslem’s Institute.
3. Belgia
Belgia merupakan negara terkecil di Eropa. Negara ini berbatasan
dengan Belanda di Utara dan Jerman serta Luksemburg di bagian Timur
sedangkan berbatasan dengan Perancis di bagian Selatan. Luas wilayahnya
20.507 2. Jumlah penduduk mencapai 10.268.000 jiwa. Islam telah
masuk di negara ini. Sebagian besar pemeluk agama Islam disini imigran
dari beberapa negara Islam dan Arab. Dari hasil penelitian ditemukan
perbandingan yakni setiap seribu warga muslim terdapat 3 atau 4 Muslim
yang asli warga Belgia.
Pada 24 April 1984 pihak Kerajaan mengeluarkan dekrit yang
mengakui Islam sebagai salah satu agama resmi di Belgia. Dari dekrit
tersebut maka diwajibkan pula pengajaran agama Islam sebagai satu bidang
studi resmi yang diajarkan di sekolah-sekolah milik pemerintah Belgia.
Tahun 1999 kata imigran bagi umat muslim setempat tidak di gunakan lagi
saat menyampaikan Dekrit Kerajaan oleh Raja Belgia Albert II. Di Belgia
Islam dikenal luas sejak tahun 1974 M namun baru beberapa tahun ini umat
muslim memiliki wakil Dewan Negara. Agenda dari dewan ini adalah
menentang diskriminasi terhadap muslim terutama di sekolah-sekolah dan
tempat kerja. Hal ini karena pernah terjadi hampir setengah dari populasi
Muslim asal Maroko (225 ribu jiwa) di negara tersebut, tidak menikmati
haknya sebagai warga negara yang sah.
11 Ibid, hlm. 153-154.
14
4. Prancis
Prancis merupakan negara berbentuk republik kesatuan semi-
presidensial dengan ideologi utama yaitu tercantum dalam Deklarasi Hak
Asasi Manusia dan Warga Negara. Prancis berbatasan dengan Belgia,
Luksemburg, Jerman, Swiss, Italia, Monako, Andorra, dan Spanyol. Prancis
Metropolitan menempati wilayah seluas 547.030 kilometer persegi dengan
jumlah penduduk mencapai 67.012.000 Jiwa (2015). Prancis lebih awal
berhubungan dengan Islam sejak abad ke-8 M dan muslim sudah
mendominasi bagian selatan negara tersebut.12 Islam di Perancis tidak bisa
dilepaskan dari peran umat Islam terutama di perang dunia I dan II.
Meskipun sejak dulu muslim sudah ada, namun dinilai berkembang sejalan
kedatangan imigran muslim ke Prancis sekitar abad ke-20 M dan abad ke-
21 M sehingga telah membaiat negara ini menjadi salah satu negara dengan
komunitas Muslim terbesar di Eropa. Di Prancis diketahui Islam
berkembang pada akhir abad ke-19 M dan awal abad ke-20 M. Pada tahun
1922 M telah berdiri sebuah masjid yang sangat Megah dengan nama
Masjid Raya Yusuf di Paris.
Kini Islam di Prancis menjadi agama resmi yang diakui pemerintah.
Sekarang jumlah muslim di Perancis lebih dari 5 juta jiwa, dengan jumlah
tersebut negara Prancis merupakan negara dengan penduduk muslim
terbesar di Eropa. Hingga saat ini lebih dari 1000 masjid berdiri di seantero
Prancis. Pada 1960-an Prancis menyaksikan hijrahnya para buruh Arab
yang datang dari negara Islam secara besar-besaran. Peristiwa itu dikenal
dengan nama imigrasi kaum buruh. Peran buruh migran asal Afrika dan
sebagian Asia itu membuat agama Islam berkembang dengan pesat. Para
buruh ini kemudian membentuk komunitas untuk mengembangkan Islam.
Secara perlahan semakin banyak yang memeluk Islam.
Pada tahun 1989 M terjadi isu jilbab yang bertahan hingga beberapa
tahun ke belakang. Pelajar muslimah dikeluarkan dari kelas karena
memakai jilbab, pekerja muslimah dipecat dari kantornya karena
mengenakan jilbab. Namun mereka tidak diam menyerah begitu saja. Pada
12 Aliyudin. Sketsa Dakwah Islam di Eropa Barat. Jurnal Ilmu Dakwah 4(11), 2008, hlm. 19.
15
2 November 1992 akhirnya terputuskan Pemerintah memperbolehkan
penggunaan jilbab. Sebelumnya para aktivis dan umat Islam mengarahkan
berbagai cara untuk dapat memperoleh kebebasan dalam beragama. Bahkan
sekarang wanita-wanita berjilbab di Prancis menjadi salah satu fenomena
keislaman yang kuat di negara tersebut. Mereka bukan hanya hadir di
masjid-masjid atau pusat-pusat keagamaan Islam lainnya, melainkan juga
di sekolah-sekolah negeri, perguruan tinggi negeri, dan tempat-tempat
umum lainnya. Data tahun 2015 menyebutkan penduduk Prancis terdiri
Katolik Roma 63-66%, Muslim 7-9%, Buddha 0.5-0.75%, Yahudi 0.5-
0.75%, Lainnya 0,5-1%, Tidak beragama 23- 28%.13 Bukti lainnya pula
kisah ini pernah difilmkan oleh beberapa industri film contohnya 99 Cahaya
di Langit Eropa yang di adaptasi dari novel dengan judul yang sama, dan
beberapa film lainnya.
5. Rusia
Rusia merupakan sebuah negara yang berdaulat dan membentang
dari sebelah Timur Eropa dan Utara Asia. Negara ini merupakan negara
terluas yang ada di dunia dengan luas 17.125.200 dan total penduduk
sebesar 146.793.744 jiwa. Islam pertama kali tersebar di Caucasus Utara
pada pertengahan abad ke-7 M di daerah Volga. Kemudian suku Bangsa
Tarta memeluk Islam pada abad ke-10 M. Sedangkan suku Rus memeluk
Kristen tahun 988 M. Abad ke-16 M pada saat prajurit Rusia bermunculan
di Seberia, Islam telah berkembang dan dianut penduduk asli Tatar Siberia
selama 300 tahun. Islam mempererat persahabatan berbagai suku bangsa
Rusia Tatar, Chechnya, Inghus, Kabardin, dan Dagestan, serta membantu
suku-suku itu untuk melestarikan identitas budaya dan peradaban mereka.
Tahun 2000 terdapat 4750 masjid yang tercatat resmi di Rusia.
Sekitar 1 juta umat Islam tergabung dalam 20 komunitas. Di Moskow
terdapat 5 masjid. Di seluruh Rusia ada sekitar 7.000 masjid. Mayoritas
muslim di Rusia adalah kelompok Sunni dan terdiri dari dua mazhab, yakni
mazhab Syafi'i di Caucasus Utara dan mazhab Hanafi di berbagai wilayah
negeri ini. Diketahui dari data, meskipun banyak organisasi Islam, peran
13 Op. Cit., hlm. 156-157.
16
organisasi hanya mencakup regional saja dan belum meluas hingga tingkat
nasional karena kurangnya kemampuan para pemimpinnya. Di beberapa
tahun belakangan pemerintah Rusia menerapkan kebijakan yang lebih
toleran dan akomodatif bagi perbedaan keyakinan dan peribadatan. Di
kancah internasional Presiden Rusia mewajibkan bahwa negaranya harus
ikut serta dalam kegiatan OKI (Organisasi Konferensi Islam) sekalipun
hanya sebagai peninjau. Memang tidak dibicarakan mendalam mengingat
ada kebijakan politik Rusia yang tidak sepenuhnya sejalan dengan kebijakan
OKI.14
6. Italia
Italia merupakan sebuah negara dengan bentuk republik yang
dipimpin oleh presiden dan kepala pemerintahan. Luas wilayahnya sekitar
310.245 dan jumlah penduduk berkisar 57 juta jiwa. Mayoritas
penduduknya beragama Kristen Katolik, Protestan dan Yahudi, dan sisanya
Islam.15 Islam masuk ke Italia melalui pulau Sicilia yang dikuasai selama
2,5 abad (827 m/212 H sampai 1072 M/464 H) dan melalui Perang Salib
yang dicetuskan di Vatikan oleh Paus Urbanus. Islam juga dikenal oleh
bangsa ini ketika Italia melakukan penjajahan ke negara-negara Islam
seperti Libya, Somalia, dan Ethiopia pada masa rezim fasis Musollini pada
era perang dunia I sampai perang dunia II.
Pengaruh Islam di pulau Sisilia dan Italia sangat terasa hingga
sekarang. Bangunan-bangunan, benteng peninggalan pasukan muslim
terutama di Italia masih berdiri hingga saat ini menjadi tempat wisata.
Selama terjadi invasi Islam disana banyak memberikan kontribusi bagi
kebudayaan Eropa yakni berupa ilmu pengetahuan, seni sastra, arsitektur,
dan keilmuan lain. Islam di negara ini juga mempengaruhi pemikiran bangsa
Eropa terutama di zaman Renaisans hingga pada akhirnya Raja Inggris
Roger I mengambil kuasa pulau Sisilia dari tangan bangsa Arab seteah 200
tahun berkuasa. 900 tahun kemudian invasi Islam dilakukan kembali dan
14 Ibid.
15 Aliyudin. Op. Cit., hlm. 21.
17
kota Mazzara del Vallo menjadi kota pertama yang di datangi pada tahun
1960.
Muslim Italia tidak lepas dari dampak peristiwa 11 September.
Kekerasan terhadap warga muslim, kampanye anti Islam dan Islamphobia
pun tak dapat dipungkiri seperti yang terjadi di negara-negara Eropa dan
Amerika. Namun setelah kejadian tersebut, Al-Qur’an terjemahan bahasa
Italia masuk ke dalam daftar buku terlaris di negara ini. Masjid-masjid di
mengadakan dialog antara umat dan pemimpin agama. Masjid juga banyak
dikunjungi oleh warga non muslim yang ingin tahu lebih jauh tentang Islam.
Jumlah muallaf pun meningkat drastis. Beberapa tahun belakangan jumlah
pemeluk Islam di Italia meningkat hingga dua kali lipat. Hingga saat ini
jumlah muslim disana sekitar 1,4 juta jiwa. Cukup mengejutkan bahkan
sekarang diketahui Islam menjadi agama terbesar di Italia. Pertumbuhan
inilah yang menjadikan banyak kalangan muslim tidak gentar untuk terus
mengembangkan Islam. Muallaf asli Italia bekerja sama dengan kedutaan
Maroko, Arab Saudi, dan kaum muslim lainnya untuk membangun masjid
raya di Kota Roma yang sekarang telah menjadi Masjid sekaligus Islamic
Center di Italia.
7. Jerman
Jerman adalah negara yang berbentuk federasi. Negara ini berposisi
politik juga ekonomi yang sangat penting di Eropa maupun di dunia. Luas
negara Jerman 357.021 2 (kira-kira dua setengah kali pulau Jawa) dan
penduduk sekitar 82 juta jiwa, negara dengan 16 negara bagian ini menjadi
anggota kunci organisasi Uni Eropa (penduduk terbanyak). Sistem
pemerintahan di Jerman adalah demokrasi parlementer.16
Jerman mengenal Islam sudah sejak zaman kekhalifahan Islam di
Spanyol. Saat dimana kekuasaan dan kemajuan dunia Islam disegani oleh
bangsa-bangsa Eropa yang lebih tepatnya pada saat itu kekuasaan di tangan
Andalusia. Di tempat tersebut juga menjadi pusat pengembangan ilmu
pengetahuan. Memasuki abad pertengahan, saat itu disebut sebagai zaman
kegelapan atau The Dark Age.
16 Ibid.
18
Kemajuan Islam terjadi besar-besaran karena ekspansi juga
kemajuan dari Kekhalifahan Islam dalam segala bidang. Pada saat perang
Salib terjadi peperangan kaum muslim Eropa. Setelah peperangan ini
berlangsung toleransi antar budaya juga agama kian berlangsung. Disaat
inilah bangsa Jerman mulai mengenal lebih jauh tentang Islam. Seperti yang
diketahui salah satu tokoh besar Jerman, Yakni sastrawan Wolfag von
Goethe adalah pengagum Rasulullah. Tulisan basmalah kerap kali
menghiasi buku-bukunya. Tidak disangka, pada akhir hayatnya Wolfgang
akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat. Hubungan antara Jerman dan
Islam terus berlanjut. Seperti yang diungkap pada harian Medan Waspada,
bahwa pada tahun 1739 M, raja Friedrich Wilhelm I mendirikan sebuah
masjid di kota Potsdam untuk tentaranya yang beragama Islam, mereka
disebut dengan nama pasukan Muhammadaner. Di tahun 1807 M
pasukannya membantu Raja Wilhelm memerangi Napoleo dari Prancis.
Kemudian di masa Perang Dunia I Jerman bersekutu dengan tentara
Muslim dari Kekhalifahan Turki hingga pada akhirnya di tahun 1930 M
lembaga Muslim Jerman pun berdiri.
Setelah masa itu Jerman hancur berantakan. Para pekerja enggan
kembali ke asal dan justru membawa keluarganya untuk menetap di Jerman
yang bertempat di Berlin. Yang dimana paling banyak komunitas berasal
dari Turki dan kemudian disusul umat asli dari negara-negara lain. Tahun
1961, 1963, dan 1965 orang-orang keturunan Turki, Maroko, dan Tunisia
direkrut sebagai pekerja di Jerman atas persetujuan antara pemerintah
Jerman dengan negara-negara bersangkutan. Belakangan ini warga Muslim
dari Lebanon, Palestina, Afganistan, Aljazair, Iran, Iran, dan Bosnia juga
datang ke Jerman mengungsi karena negara mereka dilanda perang. Hal-hal
tersebut membuat jumlah penduduk yang beragama Islam di Jerman
mencapai lebih dari 2 juta jiwa pada awal tahun 1990.17
Komunitas Muslim Indonesia tak tinggal diam, Ia memiliki andil
dalam perkembangan Islam pada masa-masa sekarang. Diantaranya :
17 Ibid.
19
a. Mendirikan Masjid Al-Falah di pusat kota Berlin, yang lokasinya tak
jauh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia.
b. Mahasiswa Indonesia yang ada di Jerman bergantian Mengurusnya.
c. Setiap tanggal 3 Islamic Center mengadakan open house bagi non
muslim yang ingin belajar Islam lebih jauh.
d. Mengadakan pameran Islam di Kota Hannover dan kota-kota lainnya.
8. Spanyol
Negara ini dikenal resmi dengan sebutan Kerajaan Spanyol yang
merupakan sebuah negara demokrasi berbentuk pemerintahan parlementer
di bawah monarki konstitusional. Terletak di Eropa barat daya bersama
dengan Portugal di Semenanjung Iberia. Negara dengan luas 505.992 2
dengan penduduk sebesar 47.088.000 jiwa. Di dalam sejarah Spanyol lebih
banyak dikenal dengan nama Andalusia. Julukan ini di ambil dari sebutan
tanah di daerah Semenanjung Liberia. Yang berasal dari kata Vandalusia
bermakna negeri bangsa Vandal. Hal ini dikarenakan sebelumnya pernah
dikuasai oleh bangsa Vandal sebelum mereka dikalahkan oleh bangsa
Gothik Barat pada abad ke-5 M. Daerah ini dikuasai oleh Islam setelah
penguasa Bani Umayah merebut tanah Semenanjung ini dari bangsa Gothik
Barat pada masa Khalifah Al-Walid ibn Abdul Malik.
Islam masuk ke Spanyol yang tepatnya di Cordoba pada tahun 93
M. Masuknya ini melalui jalur Afrika utara di bawah pimpinan Tariq Bin
Ziyad pemimpin angkatan perang Islam yang membuka Andalusia.
Sebelum menguasai wilayah ini Islam sudah lebih dulu menguasai Afrika
Utara dan menjadikannya sebagai salah satu wilayah kekuasaan Bani
Umayah. Hal ini terjadi pada masa Khalifah Abdul malik (685-705 M).
Yang kemudian diangkatlah Hasan Ibn Nu’man al-Ghassani. Pada masa
Khalifah Al-Walid, Hasan ibn Nu’man sudah digantikan oleh Musa ibn
Nushair. Di zaman ini ia memperluas wilayahnya dengan menduduki
Maroko dan Aljazair.
Penaklukan atas wilayah Afrika Utara itu dari pertama kali
dikalahkan sampai menjadi salah satu provinsi dari Khalifah Bani Umayah
memakan waktu selama 53 tahun, yaitu mulai tahun 30 H (masa
20
pemerintahan Muawiyah ibn Abi Sufyan) sampai tahun 83 H (masa Al-
Walid). Sebelum dikalahkan dan kemudian dikuasai Islam, di kawasan ini
terdapat kantung-kantung yang menjadi basis kekuasaan Kerajaan Romawi,
yaitu Kerajaan Gotik.18 Di dalam proses penaklukan tersebut terdapat tiga
pahlawan Islam yang paling berjasa yakni Tharif Ibn Malik, Musa Ibn
Nushair dan Thariq ibn Ziyad. Dengan dikuasai wilayah-wilayah tersebut
terbukalah secara luas pintu untuk memasuki Spanyol. Hal ini didukung
dengan adanya pertempuran di Bakkah ketika Raja Roderick dapat
dikalahkan. Dari situlah kemudian kota-kota lain banyak ditaklukkan. Jejak
sejarah kemajuan Islam di Spanyol bisa dilihat dengan bangunan megah
yang sampai saat ini masih berdiri diantaranya masjid Cordova, kota Al-
Zahra, Istana Ja’fariyah di Saragosa, tembok Toledo, istana Al-Makmun,
mesjid Seville, dan istana Al-Hamra di Granada.
Saat ini diperkirakan pemeluk Islam di Spanyol sudah mencapai
kiranya 750.000 orang dari 40 juta jumlah penduduk Spanyol. Meskipun
dari data lain hasil penelitian bulan September 2017 oleh pusat Sosiologis
Spanyol mengungkapkan 70% orang Spanyol menyatakan dirinya
beragama Katolik Roma, kemudian 2,6 % memeluk agama lainnya, dan 25
% menyatakan Atheis. Namun dilihat Islam mampu bangkit secara bertahap
sejak disahkan oleh pemerintah Spanyol yang mengakui Islam sebagai
agama resmi sesuai dengan undang-undang kebebasan beragama tahun
1967 M.
18 Ibid.
21
22