DI INDONESIA WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN Nicole & Lylia History_10B_Kelompok3
WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN DI INDONESIA 1 Agama Hindu-Buddha telah ada bersama kita sejak ribuan tahun yang lalu yang menjadikannya salah satu agama tertua di dunia. Agama Hindu disebarkan oleh Kaum Arya (bangsa pendatang) yang pada saat itu merupakan orang-orang nomaden (hidup tidak tetap) yang masuk melalui celah Carber (celah yang memisahkan Eropa dan Asia) dan mengalahkan kaum Dravida (bangsa asli India) yang menempati tempat itu. Setelah merasa nyaman di India, tepatnya daerah Doab yang dekat Delhi sekarang, mereka memutuskan untuk menetap disana karena tempat itu merupakan daerah yang subur. Masukknya Agama HinduBuddha ke Indonesia TIMELINE PERKEMBANGAN ZAMAN PADA AGAMA HINDU-BUDDHA Zaman muncul dan adanya kaum Brahmana yaitu intelek/pendeta, kaum Ksatria yaitu para petinggi, kaum Waisya yaitu para pedagang, dan kaum Sudra yaitu pengrajin, buruh, dan pelayan. Weda (2500-1500 SM) Memunculkan Kitab Brahmana dan penyembahan Trimurti (Brahmana, Siwa, dan Wisnu). brahmana (1500-750 SM) Ditandai dengan munculnya orang berpikir tentang falsafah hidup yang ada. Dan tidak hanya fokus pada upacara dan sesaji. upanisad (750-500 SM) Munculnya perkembangan ajaran Buddha dan dipelopori oleh pangeran Siddharta Gautama yang mendapat pencerahan setelah pergi meninggalkan istana dan bertapa. buddha (500-300 SM) Letak DOAB pada zaman dahulu.
WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN DI INDONESIA 2 Pencetus-Pencetus Teori Zaman Buddha Teori Brahmana Dicetuskan oleh J.C.Van Leur yang berisi kaum Brahmana pertama kali diundang ke Indonesia untuk menyebarkan agama HinduBuddha dan mengobati raja. Bukti pendukung teori ini adalah prasasti yang menggunakan bahasa sanskerta. Brahmana ksatria waisya Teori Ksatria Dicetuskan oleh F.D.K. Bosch yang berisi prajurit India yang kalah perang dan datang ke Indonesia dan akhirnya menyebarkan agama mereka ke Indonesia. Bukti pendukung teori ini adalah adanya struktur monarki. Dicetuskan oleh N.J. Krom yang berisi para pedagang datang ke Indonesia karena Indonesia merupakan jalur perdagangan pada saat itu. Bukti teori ini adanya artefak dari India yang tersebar ke seluruh Nusantara. Teori Arus Balik Dicetuskan oleh George Coades yang berisi proses masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia karena adanya arus balik masyarakat India dan Indonesia. Bukti teori ini adanya prasasti Nalanda untuk pelajar dari Kerajaan Sriwijaya di India. arus bolak balik Teori Brahmana, karena banyak peninggalan dari Kerajaan Pajajaran ini berupa prasasti. Prasasti tersebut merupakan bukti pendukung dari teori Brahmana yang berisi kaum Brahmana datang ke Indonesia karena diundang oleh para petinggi Indonesia. Analisis Teori dengan Keterkaitan Penyebaran Agama HinduBuddha di Indonesia Prasasti batu tulis
WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN DI INDONESIA 3 Gambar 1.0 LETAK DOAB Nama Raja : Sri Baduga Maharaja Tahun Pemerintahan : 1482 - 1535 Nama Raja : Prabu Siliwangi atau Sri Baduga Maharaja Tahun Pemerintahan :1482-1535 Alasan Terkenal : Karena ia merupakan raja pertama dari Kerajaan Pajajaran dan ia juga telah berkuasa selama 39 tahun. Ia dikenal dengan kepimpinan yang adil, serta kekuatan militer dan keberanian juga memiliki kepribadian yang dikagumi. Raja-Raja di Kerajaan Pajajaran Nama Raja: Prabu Ragamulya Suryakancana Tahun Pemerintahan : 1567 - 1579 Raja Pertama Raja Terakhir Raja Terkenal ?
WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN DI INDONESIA 4 Deskripsi Ruang Kerajaan Nama Pulau : Pulau Jawa Ruang Relatif kerajaan Letak Kerajaan : Kota Bogor, Jawa Barat Ruang Absolut kerajaan Peta Lokasi Kerajaan
WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN DI INDONESIA 5 Kerajaan Pajajaran Konsep Waktu Kerajaan A. Nama Kerajaan B. Periode kerajaan 1482-1579 M c. Penjelasan Kaitan Kerajaan Sebelum dan Sesudahnya Kerajaan sebelum Kerajaan Pajajaran yaitu Kerajaan Sunda yang dipimpin oleh Raja Susuktunggal dan Kerajaan galuh yang dipimpin oleh Raja Dewa Niskala. Kedua kerajaan ini terikat oleh ikatan pernikahan yang terjalin antara putra Raja Dewa Niskala dan putri dari raja Susuktunggal. Pada akhirnya, pernikahan ini menimbulkan perselisihan antara 2 Kerajaan dan melakukan perundingan. Keduan Kerajaan ini akhirnya bersatu dan resmi berganti nama menjadi Kerajaan Pakuan Pajajaran pada tahun 1482. Kerajaan sesudahnya yaitu Kerajaan Banten karena Kerajaan Pajajran runtuh akibat adanya serangan dari Kerajaan banten. D. Penjelasan Masa Kejayaan Masa kejayaan Kerajaan Pajajaran ada pada kepimpinan Sri Baduga Maharaja. Pada masa itu Maharaja membuat jalan yang digunakan untuk menuju ibu kota Pakuan dan Wanagiri. Maharaja juga memperkuat pertahanan ibu kota, menyemangati kegiatan beragama dan menjadi pemimpin dalam kehidupan masyarakat. E. Penjelasan Masa Keruntuhan Masa keruntuhan Kerajaan Pajajaran terjadi pada tahun 1567-1579 yang dipimpin oleh Prabu Ragamulya Suryakancana. Keruntuhan kerajaan ini terjadi akibat adanya penyerangan yang dilakukan oleh Kerajaan Sunda (Kesultanan banten). Hancurnya kerajaan ini ditandai dengan pindahnya Palangka Sriman Sriwacana (singgasana raja dari pangkuran Pajajaran ke Keraton Surosowan yang ada di Banten). (FITRI, 2024)
WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN DI INDONESIA 6 Nama Benda : Prasasti Cikapundung Lokasi saat ini : Ditemukan di sekitar Sungai Cikapundung, Bandung pada tanggal 8 Oktober 2010. Prasasti ini ditemukan oleh warga di sekitar Sungai Cikapundung. Proses Pembuatan Benda : Para pengrajin mencari batu andesit dengan penuh perhatian (mereka menggunakan batu andesit karena batu andesit itu relatif kokoh, tahan lama, dan mudah untuk dipahat daripada batu lainnya), lalu dipahat sesuai pesan yang ingin disampaikan. Fungsi di Masa Lalu : Sebagai lambang dari penguasa Fungsi di Masa Kini : Sebagai bukti dan artefak peninggalan Kerajaan Pajajaran. Analisis Warisan Budaya Nama : Seren Taun Jenis Filosofi : Sebagai pengucapan syukur atas hasil panen yang melimpah kepada dewa dan dewi pada Sunda kuno. Fungsi di Masa Lalu : Pada awalnya, Seren Taun dilaksanakan sebagai bentuk pemuliaan untuk dewi padi Nyi Pohaci Sanghyang Asri yang dipercaya oleh masyarakat Sunda kuno sebagai tokoh utama dalam memberikan kesuburan pada tanah, tumbuhan, dan berbagai makhluk hidup lainnya (Hidayat dan Supriatna, 2022). Fungsi di Masa Kini : Tradisi Seren Taun mengajak rakyat-rakyat untuk menyerahkan hasil panen padi yang sudah didapatkan di tahun tersebut sebagai aksi pengucapan syukur dan harapan agar hasil panen tahun berikutnya akan lebih makmur. Tradisi seren taun rutin dilaksanakan pada setiap tanggal 22 Bulan Rayagung sebagai bulan terakhir dalam perhitungan kalender sunda di beberapa daerah, diantaranya di Bogor, Banten, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Kuningan. Warisan Benda Warisan Non-Benda
WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN DI INDONESIA 7 Refleksi Kelompok Mengapa penting untuk menjabarkan sebuah peristiwa sejarah berdasarkan kebenaran yang sesungguhnya? Karena melalui itu, kami bisa lebih menghargai dan lebih mengenal akan sejarah dan kakek nenek moyang kita yang telah lama menjelajahi bumi sebelum kita. Bagaimana pemahaman yang benar akan hakikat manusia sebagai gambar dan rupa Allah berperan dalam cara seseorang menjalani perannya dalam kehidupan sehari - hari? Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa dapat lebih mengetahui bagaimana sejarah atau masa lalu dari apa yang Allah ciptakan untuk kita. Kita bisa lebih bertoleransi dalam kehidupan sehari-hari dari perbedaan yang ada dan mengikuti semua yang telah Allah perintahkan kepada kita. Bagaimana sikap hati yang takut akan Tuhan dapat memimpin kita untuk melestarikan warisan dan nilai budaya yang ada di bangsa kita? Sikap takut akan Tuhan mengajarkan kita untuk tetap menghargai dan rasa ingin tahu akan ciptaanNya yang telah dirancang dengan kasih, karena semua itu adalah berkat yang telah diberikan.
DI INDONESIA WARISAN BUDAYA KERAJAAN PAJAJARAN Nicole & Lylia History_10B_Kelompok3 THANK YOU