The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by MARJUKI, 2022-07-03 11:29:22

LAPORAN OJT DIKLAT CAWAS ANGKATAN III 2022

TUGAS POKOK KEPENGAWASAN

Keywords: MADRASAH,OJT,LAPORAN OJT

PELAPORAN HASIL PRAKTIK ON THE JOB TRAINING (OJT) II
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN CALON PENGAWAS MADRASAH

DI MADRASAH IBTIDAIYAH MUHAMMADIYAH SIDOMULYO

Nama Oleh:
NIP
Unit Kerja : MARJUKI, S.Pd.SD
: 197505101999031004
: MI MUHAMMADIYAH SIDOMULYO

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESI
BADAN LITBANG DAN DIKLAT

PUSDIKLAT TENAGA TEKNIS PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN
2022

i

LEMBAR PENGESAHAN

Pelaporan Hasil Praktik On The Job Training (OJT) II
Pendidikan dan Pelatihan Calon Pengawas Madrasah

Tahun 2022

oleh :

NAMA : MARJUKI, S.Pd.SD.
NIP : 197505101999031004
Unit Kerja : MI MUHAMMADIYAH SIDOMULYO

Telah disahkan
Pada Tanggal : 01 Juli 2022

Di Pacitan

Ketua Pokjawas Kepala Madrasah,
Kabupaten Pacitan

Drs. KHOLID MASRURI, M.SI. MARJUKI, S.Pd.SD
NIP. 196807071995031001 NIP. 197505101999031004

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat sehingga kami dapat
menyelesaikan penyusunan Laporan On The Job Training II (OJT II) Diklat Bagi Calon
Pengawas Pengawas Madrasah, yang dilaksanakan oleh Pusdiklat Keagamaan bekerjasama
dengan Pokjawas provisi Jawa Timur.

Laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada Penyelenggara Diklat
tentang kegiatan yang telah dilaksanakan oleh calon pengawas yang merupakan implementasi
dan tindak lanjut dari kegiatan In Service Training 1 serta semoga dapat menjadi bahan sharing
sesama calon pengawas dalam melaksanakan tugas-tugas kepengawasan sehari-hari dan dapat
menjadi masukan kepada calon pengawas lainya sehingga hambatan-hambatan yang dihadapi
dalam melaksanakan tugas-tugas kepengawasan dapat teratasi.Dengan selesainya penyusunan
laporan ini, Kami ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Kepala Pusdiklat dan Pokjawas Jawa Timur
2. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan
3. Pengurus Pokjawas Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur
4. Ketua Pokjawas Kementerian Agama Kabupaten Pacitan
5. Bapak/Ibu Pendamping kegiatan OJL
6. Rekan-Rekan Calon Pengawas Angkatan III
7. Bapak/Ibu Kepala Madrasah binaan
8. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu

Semoga laporan ini dapat menjadi sumbangan pengalaman bagi rekan-rekan pengawas
dalam pelaksanaan tugas-tugas kepengawasan. Atas segala dukungan dan dorongannya, penulis
ucapkan banyak terimakasih dan semoga mendapat balasan dari Allah SWT. Amin.

Pacitan, Juli 2022
Penyusun,

MARJUKI, S.Pd.SD
NIP. 19750510 199903 1 004

iii

DAFTAR ISI
Halaman Judul....................................................................................................................... i
Lembar Pengesahan............................................................................................................... ii
Kata Pengantar ...................................................................................................................... iii
Daftar Isi................................................................................................................................ iv
Daftar Tabel........................................................................................................................... v
Daftar Lampiran .................................................................................................................... v
BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ...............................................................................................................1
B. Tujuan Penulisan Laporan .............................................................................................2
C. Dasar Hukum ................................................................................................................3
D. Sistematika Penulisan ....................................................................................................5
BAB II : DATA DAN PEMBAHASAN
A. Praktik Pembinaan Guru

1. Uraian Pelaksanaan Tugas .........................................................................................6
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Pembinaan Guru .........................................7
3. Data dan Analisa Data hasil Praktik ..........................................................................7
B. Pemantauan Pelaksanaan 8 SNP ......................................................................................11
1. Uraian Pelaksanaan Tugas .........................................................................................11
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Pemantauan .................................................12
3. Data dan Analisa Data hasil Praktik ..........................................................................13
C. Praktik PKG
1. Uraian Pelaksanaan Tugas .........................................................................................13
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik PKG .............................................................13
3. Data dan Analisa Data hasil Praktik ..........................................................................14
D. Pratik Pelaksanaan Bimbingan dan Pelatihan Profesional Guru
1. Uraian Pelaksanaan Tugas .........................................................................................15
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Pemantauan .................................................16
3. Data dan Analisa Data hasil Praktik ..........................................................................17
BAB III : PENUTUP
A. Kesimpulan ...................................................................................................................18
B. Rekomendasi ................................................................................................................18

iv

DAFTAR TABEL/DIAGRAM
Tabel 1 : Hasil pretest peserta pembinaan……………………………………………………..7
Tabel.2 : Hasil postest peserta pembinaan……………………...…………………...................8
Tabel 3 : Laporan Pelaksanaan Pembinaan Guru…………………………………………….10
Tabel 4 : Format Pemantauan……………………...…………………………………………11
Table 5 : Hasil Penilaian PKG……………………………………………………………….14
Tabel 6 : Grafik Nilai PKG ................................……………………………………...……...15
Tabel 7 : Nilai Pretes & Postest peserta Bimlatprof………………………………………….16
Tabel 8 : Laporan pelaksanaan Bimlatprof…………………………………………………...17
DAFTAR LAMPIRAN
Foto-foto praktik
1. Foto Praktik Pembinaan Guru……………………………………………………………19
2. Foto Praktik Pemantauan 8 Snp………………………………………………………….20
3. Foto Praktik Bimlatprof Guru……………………………………………………………21
4. Foto Praktik Pkg Guru…………………………………………………………………...22
Hasil Praktik (Instrumen yang telah diisi)
1. Hasil Praktik Pembinaan Guru…………………………………………………………..23
2. Hasil Praktik Pemantauan 8 SNP………………………………………………………..27
3. Hasil Praktik Bimlatprof Guru…………………………………………………………..30
4. Hasil Praktik PKG……………………………………………………………………….37

v

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi
Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan Fungsional Pengawas
Sekolah/Madrasah Dan Angka Kreditnya. Jabatan fungsional Pengawas Madrasah
adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan
wewenang untuk melaksanakan kegiatan pengawasan akademik dan manajerial pada
satuan pendidikan.
Sedangkan Tugas pokok Pengawas Madrasah adalah melaksanakan tugas
pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi
penyusunan program pengawasan, pelaksanaan pembinaan, pemantauan pelaksanaan 8
(delapan) Standar Nasional Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan pelatihan
professional Guru, evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, dan pelaksanaan
tugas kepengawasan di daerah khusus. Untuk dapat melaksanakan tugas tersebut, dalam
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar
Pengawas Sekolah/Madrasah dinyatakan bahwa Pengawas Madrasah harus memiliki
enam dimensi kompetensi yang dipersyaratkan, yaitu: Kompetensi Kepribadian,
Kompetensi Supervisi Akademik, Kompetensi Supervisi Manajerial, Kompetensi
Evaluasi Pendidikan, Kompetensi Penelitian dan Pengembangan, Kompetensi Sosial.
Uhntuk mencapai keenam kompetensi yang dipersyaratkan bagi Pengawas
itulah maka diperlukan berbagai upaya, diantaranya Diklat calon pengawas madrasah
yang harus dijalani oleh peserta adalah dalam kegiatan On The Job Traning (OJT-I) dan
Online Training (OLT-1) selama kurun waktu 67 jam, mulai tanggal 30 mei s.d. 07 Juli
2022, merupakan modal awal untuk menjalani praktik On The Job Taining (OJT-II)
selama kurang lebih 87 jam, mulai tanggal 16 Juni s.d. 2 Juli 2022 di madrasah sendiri
. Kegiatan OJT-II calon pengawas madrasah dituntut untuk belajar langsung di lapangan
untuk melaksanakan Praktik Penyusunan dan Penyempurnaan Program Kepengawasan,
Praktik Pembinaan Guru, Praktik Pemantauan pelaksanaan 8 SNP, Praktik Penilaian
Knerja Guru, Praktik Bimbingan dan Pelatihan Profesional Guru.

1

B. Tujuan Penulisan Laporan
Ormston dan Shaw (1994:104) menyatakan bahwa tujuan laporan pengawasan

adalah untuk mengkomunikasikan secara jelas mengenai kekuatan dan kelemahan
sekolah/madrasah, meliputi keseluruhan kualitasnya, standar pencapaian kinerja kepala
sekolah/madrasah, guru dan tenaga kependidikan lainnya di sekolah/madrasah yang
bermuara pada prestasi belajar siswa, dan apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki
hal yang dibutuhkan.
Secara terperinci, laporan hasil pengawasan disusun dengan tujuan sebagai berikut:
1. Memberikan gambaran mengenai keterlaksanaan setiap butir kegiatan yang menjadi
tugas pokok calon pengawas sekolah/madrasah.
2. Menginformasikan berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan
setiap butir kegiatan pengawasan sekolah/madrasah
3. Memberikan gambaran mengenai kondisi sekolah/madrasah binaan berdasarkan hasil
penilaian yang dilakukan calon pengawas sekolah/madrasah terhadap:
a. Kinerja kepala sekolah/madrasah dalam pengelolaan dan administrasi

sekolah/madrasah
b. Kinerja guru dalam perencanaan, pelaksanaan dan penelitian proses

pembelajaran/bimbingan.
c. Kinerja tenaga kependidikan lainnya (TU, pustakawan) dalam pelaksanaan tugas

pokoknya masingmasing.
d. Administrasi sekolah/madrasah
e. Pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan
f. Lingkungan sekolah/madrasah
g. Pelaksanaan ujian sekolah/madrasah dan “ujian nasional”
h. Pelaksanaan penerimaan siswa baru
i. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler/pengembangan diri
j. Sarana belajar (alat peraga, perpustakaan)
k. Kepala sekolah/madrasah terhadap pengelolaan sekolah/madrasah dan administrasi

sekolah/madrasah
l. Guru dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses

pembelajaran/bimbingan berdasarkan kurikulum yang berlaku
m. Tenaga kependidikan lainnya (tenaga administrasi, laboratorium, perpustakaan)

dalam pelaksanaan tugas pokoknya masing-masing.

2

n. Kinerja sekolah/madrasah dalam persiapan menghadapi akreditasi
sekolah/madrasah

o. Penerapan berbagai inovasi pendidikan dan pembelajaran.
Bagi calon pengawas sekolah/madrasah yang bersangkutan, laporan hasil

pengawasan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan berikut.
1. Sebagai landasan dalam penyusunan program kerja calon pengawasan tahun

berikutnya serta mengetahui keterlaksanaan program.
2. Sebagai dokumentasi kegiatan yang telah dilakukan oleh calon pengawas selama

mengikuti Diklat kepengawasan.
3. Sebagai bukti pertanggungjawaban calon pengawas yang bersangkutan atas tugas

dan fungsinya dalam penilaian, pembinaan dan pemantauan selama melaksanakan
kegiatan praktik diklat kepengawasan di sekolah/madrasah yang dibina.
Bagi Kementerian Agama, laporan hasil calon pengawasan dapat dimanfaatkan
untuk kepentingan berikut:
1. Sebagai bahan serta salah satu aspek dalam menilai kinerja calon pengawas
sekolah/madrasah yang bersangkutan
2. Sebagai sumber informasi untuk mengetahui gambaran spesifikasi tentang
sekolah/madrasah yang menjadi binaan calon pengawas yang bersangkutan.
3. Sebagai landasan untuk menentukan tindak lanjut pembinaan dan fasilitasi terhadap
sekolah/madrasah yang menjadi binaan calon pengawas yang bersangkutan.
4. Sebagai sumber informasi untuk menyusun data statistik sekolah/madrasah.
C. Dasar Hukum

Penyusunan Laporan On The Job Training (OJT-II) berlandaskan berbagai aturan
berikut:

1. Undang undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

2. Undang undang No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

3. Peraaturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standa Nasional Pendidikan,
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2013

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun
2007 Tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah

6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun

3

2007 Tentang Standar Kepala Madrasah/Madrasah
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun

2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun

2007 Tentang Standar Sarana dan Prasarana Untuk Madrasah Dasar/Madrasah
Ibtidaiyah (SD/MI), Madrasah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
(SMP/MTS), dan Madrasah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 25 Tahun
2008, tentang Standar Kompetensi Tenaga Perpustakaan Madrasah/Madrasah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 26 Tahun
2008, tentang Standar Kompetensi Tenaga Laboratorium Madrasah/Madrasah;
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun
2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun
2007 Tentang Standar Kepala Madrasah/Madrasah
13. Permendiknas Nomor 63 tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu
Pendidikan.
14. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelanggaraan Pendidikan.
15. Permenpan dan RB Nomor 21 tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas
Madrasah dan Angka Kreditnya.

16. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan
Kepegawaian Negara No 01/III/PB/2011 dan Nomor 6 Tahun 2011 tentang
Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Funggsional Pengawas dan Angka Kreditnya;

17. Peraturan Menteri Agama No 2 tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan
Pengawas Pendidikan Agama Islam pada Madrasah

18. Peraturan Menteri Agama No 31 Tahun 2013 tentang perubahan Atas peraturan
Menteri Agama No 2 Tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas
Pendidikan Agama Islam pada Madrasah

19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomo 143 Tahun 2014 tentang
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Madrasah dan
Angka Keditnya.

4

D. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan laporan pelaksanaan OJL-II sebagai berikut:
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Tabel
BAB I PENDAHULUAN
E. Latar Belakang
F. Tujuan Penulisan Laporan
G. Dasar Hukum
H. Sistematika Penulisan
BAB II DATA DAN PEMBAHASAN
A. Praktik Pembinaan Guru

1. Uraian Pelaksanaan Tugas
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Pembinaan Guru
3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik
B. Praktik Pemantauan Pelaksanaan SNP
1. Uraian Pelaksanaan Tugas
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Pemantauan
3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik
C. Praktik PKG
1. Uraian Pelaksanaan Tugas
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Evaluasi
3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik
D. Praktik Pelaksanaan Bimbingan dan Pelatihan Profesional Guru
1. Uraian Pelaksanaan Tugas
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik
3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik
BAB III PENUTUP
- Kesimpulan
- Rekomendasi
LAMPIRAN:
- Foto-foto praktik (video)
- Hasil Praktik

5

BAB II
DATA DAN PEMBAHASAN

A. Praktik Pembinaan Guru
Pengawas Madrasah mempunyai peranan strategis sebagai penjaminan mutu

melalui pembinaan , evaluasi dan monitoring pengawasan terutama dalam pelaksanaan
delapan standar nasional pendidikan pada Madrasah binaannya. Pengawas Madrasah
dituntut memiliki kemampuan dan keterampilan mengembangkan relasi interpersonal
sehingga tercipta hubungan harmonis dengan Kepala Madrasah dan Guru sebagai
sasaran dan mitra pembinaan. Secara rinci fokus masalah pengawasan pada praktik
pembinaan ini adalah dalam bidang supervisi akademik yaitu meningkatkan
kemampuan guru dalam penerapan dan mengimplementasikan kurikulum merdeka pada
Madrasah.
Adapun praktik calon pengawas dalam pembinaan guru yg kita laksanakan adalah sebagai
berikut :
1. Uraian Pelaksanaan Tugas

Pembinaan guru merupakan kegiatan pembimbingan yang dilakukan melalui
bantuan profesional. Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi
guru, yang meliputi kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional
yang dibuktikan dengan meningkatnya kinerja guru. Sementara kondisi guru di MI
Muhammadiyah Sidomulyo dalam memahami implementasi Kurikulum merdeka
sangat kurang, Hal tersebut disebabkan karena belum pernah dilakukan pembinaan
oleh pengawas Madrasah terkait kurikulum merdeka. Disamping itu status guru di
MI Muhammadiyah Sidomulyo yang mayoritas adalah GTT biasa juga merupakan
salah satu faktor yg menyebabkan mereka enggan mengikuti perkembangan dunia
pendidikan secara kontinu. Sasaran pembinaan guru adalah 13 Guru Kelas maupun
mapel MI Muhammadiyah Sidomulyo.

Pembinan guru tersebut dilaksanakan di Ruang Guru MI Muhammadiyah
Sidomulyo, selama 1 kali pertemuan. Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 18 Juni
2022 mulai pukul 07.30 s.d. 10.00 WIB. Materi pembinaannya adalah Implementasi
Kurikulum Merdeka di Madrasah. Pembinaan ini dilakukan agar guru mampu
memahami kurikulum merdeka dengan baik. Adapaun indikator pencapaian
kompetensinya adalah 1) Guru memahami karakteristik Kurikulum merdeka

6

tingkat SD/MI 2) Guru mampu menjelaskan perubahan pokok pada kurikulum
merdeka SD/MI. 3) Guru mampu menjelaskan Fokus SKL SD/MI 4) Guru mampu
memahami Struktur Kurikulum Merdeka SD/MI

Untuk itu sangatlah perlu dibangun sinergi yang baik antara kepala Madrasah,
guru, Komite Madrasah, masyarakat, pengawas madrasah serta instansi terkait
dalam rangka membangun madrasah agar benar-benar menjadi Madrasah yang
Mandiri Berprestasi.
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Pembinaan Guru

Dalam melaksanakan kegiatan Pembinaan guru pada Madrasah binaan calon
pengawas melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Calon pengawas melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kepala

madrasah dan guru terkait kebutuhan prioritas dan mendesak tentang materi
pembinaan yang akan dilaksanakan.
2. Calon pengawas menyusun dan menyiapkan program pembinaan guru sesuai
kesepakatan dengan pihak madrasah mengenai materi pembinaan yang akan
dilaksanakan.
3. Calon pengawas melaksanakan praktik program pembinaan guru di madrasah
binaan
4. Calon pengawas melakukan analisis dan evaluasi terkait pelaksanaan praktik
pembinaan guru
5. Calon pengawas menyusun program tindak lanjut.
3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik

Tabel 1 : Hasil pretest peserta pembinaan
7

KETERANGAN KATEGORI
SANGAT BAIK
RENTANG NILAI
>87 - 100 BAIK
>73 - 87 CUKUP
≥60 - 73 KURANG
<60

Dari hasil pretest perserta pembinaan Implementasi Kurikulum Merdeka di MI
Muhammadiyah Sidomulyo yang tersaji dalam table 1 terlihat dari 10 guru yang
mengerjakan pretest hanya ada 1 ( 10% ) guru yang memiliki nilai dengan kategori
baik, sedangkan sebanyak 9 guru ( 90% ) memiliki nilai pretest dengan kategori
kurang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru MI Muhammadiyah
Sidomulyo dalam memahami kurikulum merdeka sangat kurang, dan perlu segera
untuk dilakukan pembinaan.

Tabel. 2 Hasil postest peserta pembinaan

RENTANG NILAI KATEGORI
>87 - 100 SANGAT BAIK
>73 - 87
≥60 - 73 BAIK
<60 CUKUP
KURANG

8

Dari hasil postest perserta pembinaan Implementasi Kurikulum Merdeka di MI
Muhammadiyah Sidomulyo yang tersaji dalam table 2 terlihat dari 10 guru yang
mengerjakan pretest ada 1 ( 10% ) guru yang memiliki nilai dengan kategori baik,
sedangkan sebanyak 9 guru ( 90% ) memiliki nilai postest dengan kategori sangat baik.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Pembinaan Implementasi Kurikulum
merdeka di MI Muhammadiyah Sidomulyo berhasil dengan sangat baik.

9

Tabel 3 : Laporan Pelaks

No. Aspek Kegiatan Sasaran Target

12 3 45

1 Pembinaan Program Guru di MI 12 Guru MI

standar Isi Pembinaan Muhammadiyah Muhammadiyah

Penerapan Sidomulyo Sidomulyo

dan

Implementasi

Kurikulum

Merdeka di

SD/MI

1

sanaan Pembinaan Guru

Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak Lanjut

678 9 10

Pendekatan Dari 12 90% guru Secara Merekomendasikan

: Direktif, guru ada 2 sudah umum melakukan

Kolaboratif guru yang memahami pembinaan pembimbingan dan

Partisipatif. tidak tentang tentang pelatihan terkait

mengikuti Kurikulum kurikulum penerapan dan

kegiatan Merdeka Merdeka di implementasi

pembinaan. MI Muh kurikulum merdeka

Siodmulyo belajar di Forum

sudah KKG bersama

berjalan dengan guru dari

dengan madrasah binaanya.

lancar, dan

masuk

dalam

kategori

sangat baik.

10

B. Praktik Pemantauan Pelaksanaan SNP
Pengawas Madrasah mempunyai peranan strategis sebagai penjaminan mutu

melalui monitoring pengawasan terutama dalam pelaksanaan delapan standar nasional
pendidikan pada Madrasah binaannya. Pengawas Madrasah dituntut memiliki
kemampuan dan keterampilan mengembangkan relasi interpersonal sehingga tercipta
hubungan harmonis dengan Kepala Madrasah dan Guru sebagai sasaran dan mitra
pembinaan. Secara rinci fokus masalah pemantauan ini adalah pada starndart proses,
yaitu dalam bidang supervisi akademik memantau proses dan pelaksanaan
pembelajaran di kelas.

Adapun praktik calon pengawas dalam pemantauan guru yg kita laksanakan
adalah sebagai berikut :
1. Uraian Pelaksanaan Tugas

Dalam praktik pemantauan pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan yang
dilakukan calon pengawas madrasah saat ini adalah pemantauan standar Proses dengan
sasaran MI Muhammadiyah Sidomulyo. Kegiatan pemantauan Standar Proses yang
dilakukan adalah terfokus pada pelaksanaan KBM yang meliputi perencanaan,
pelaksanaan dan penilaian pada salah satu guru sebagai sampel di MI Muhammadiyah
Sidomulyo. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2022. dimana pemantauan
pelaksanaan Standar Proses ini sangat penting yaitu dalam rangka memperoleh
informasi dan memberi masukan atau rekomendasi untuk perbaikan dalam
melaksanakan proses KBM di MI Muhammadiyah Sidomulyo pada masa yang akan
datang.

Untuk itu sangatlah perlu dibangun sinergi yang baik antara kepala
Madrasah, guru, Komite Madrasah, masyarakat, pengawas madrasah serta
instansi terkait dalam rangka membangun madrasah agar benar-benar menjadi
Madrasah yang Mandiri Berprestasi.
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Pemantauan

Dalam melaksanakan kegiatan Pembinaan guru pada Madrasah binaan
calon pengawas melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Calon pengawas melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kepala

madrasah dan guru terkait kebutuhan prioritas dan mendesak tentang materi
pemantauan yang akan dilaksanakan.

11

2. Calon pengawas menyusun dan menyiapkan program pemantauan guru
sesuai kesepakatan dengan pihak madrasah mengenai materi pemantauan
yang akan dilaksanakan.

3. Calon pengawas melaksanakan praktik program pemantauan guru di
madrasah binaan

4. Calon pengawas melakukan analisis dan evaluasi terkait pelaksanaan praktik
pemantauan guru

5. Calon pengawas menyusun program tindak lanjut.

3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik
Dalam pelaksanaan praktik pemantauan pada calon madrasah binaan calon

pengawas dapat kita sampaikan data dan analisis sebagai berikut :

TABEL 4 : FORMAT PEMANTAUAN

Standar : STANDAR PROSES

Madrasah/Sekolah : MI Muhammadiyah Sidomulyo.

Waktu : Rabu, 22 Juni 2022

N Aspek Kegiatan Sasara Target Metode Temuan Keter- Kesim- Tindak

o. n capaian pulan Lanjut

12 3 45 6 7 8 9 10

1 Peman- (1) calon Guru di 12 guru Studi Penyusuna 62,92 % Secara Perlu
tauan pengawas MI dokumen, n dan Guru umum dilakuka

Standar menentukan Muham wawancar pengemba sudah pelaksan n
Proses sasaran kegiatan madiyah a, ngan RPP menyusun aan bimbing

pemantauan Sidomul pengamat serta dan Standart an dan
standar proses, yo an pemanfaat memaham Proses di latihan
yaitu MI an hasil i dengan MI penyusu

Muhammadiyah penilaian baik Muham nan
Sidomulyo yang oleh guru tentang madiyah RPP
menjadi salah di MI penyusus Sidomul

satu madrasah Muhamma unan RPP yo masih
binaan calon
diyah kurang,
pengawas.
(2) calon Sidomulyo dan perlu

pengawas masih ditingkat

melakukan sangat kan agar

koordinasi dengan kurang. menjadi

kepala Madrasah lebih

dan guru di MI baik.

Muhammadiyah

Sidomulyo terkait
kegiatan
pemantauan serta

sasaran yang
akan kita lakukan
pemantauan.

(3) calon
pengawas

12

melakukan study
dokumen dan

wawancara
trerkait perangkat
dari masing-

masing guru dan
mencatat hasilnya

ke dalam
instrument
pemantauan.

(4) calon
pengawas
melakukan

pengamatan saat
guru melakukan

proses
pembelajaran
dikelas dan

mencatat hasilnya
ke dalam
instrument

pemantauan.
(6) calon

pengawas
menyimpulkan
hasil pemantauan

berdasarkan
instrument yang
telah diisi oleh

calon pengawas
(7) memberikan

rekomendasi
tentang langklah-
langkah

peningkatan
pelaksanaan PBM
untuk

ditindaklanjuti oleh
guru dan Kepala

Madrasah

C. Praktik PKG
Tujuan kegiatan penilaian kinerja guru yang dilaksanakan oleh pengawas sekolah

adalah :
1. Meningkatnya kompetensi guru (kepribadian, pedagogik, profesional, sosial) dan

tugas pokok guru.
2. Meningkatnya kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran .
3. Meningkatnya kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan

menginplementasikan K-13 revisi
4. Meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil

pembelajaran.

13

Adapun praktik calon pengawas dalam pemantauan guru yg kita laksanakan adalah

sebagai berikut :

1. Uraian Pelaksanaan Tugas

Calon Pengawas melakukan Penilaian Kinerja Guru di MI Muhammadiyah
Sidomulyo pada hari….tanggal…..Juli 2022 pukul. 08.00 s.d 10.00 WIB. Dari 12 guru

yang ada calon pengawas hanya melakukan penilaian pada 4 guru saja sebagai sampel.

Penilaian Kinerja Guru ini dilakukan dalam rangka memberikan masukan kepada guru

dalam meningkatkan kompetensinya.

2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik Evaluasi

Dalam melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja guru pada Madrasah binaan calon

pengawas melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Calon pengawas melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kepala madrasah

dan guru terkait rencana Penilaian Kinerja Guru yang akan dilaksanakan.

2. Calon pengawas menyusun dan menyiapkan Instrumen Penilaian Kinerja Guru

yang akan dilaksanakan.

3. Calon pengawas melaksanakan praktik Penilaian Kinerja Guru guru di madrasah

binaan

4. Calon pengawas melakukan analisis dan evaluasi terkait pelaksanaan praktik

Penilaian Kinerja Guru

5. Calon pengawas menyusun program tindak lanjut.

3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik

Setelah pelaksanaan Penilaian Kinerja guru dengan memverifikasi hasil

penilaian kinerja terhadap guru oleh calon pengawas dalam aspek perencanaan dan

pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian hasil belajar peserta didik di MI

Muhammadiyah Sidomulyo maka diperoleh data rekapitulasi sebagai berikut;

NO NAMA GURU BIDANG NILAI HASIL KATEGORI
TUGAS KINERJA KONVERSI

1 Yekti Nurani, S.Pd.SD Guru Kelas 45 80,357 BAIK

2 Budi Eko setiono, S.Pd Guru Kelas 42 75,000 CUKUP

3 Marjuki, S.Pd.SD Guru Kelas 46 82,143 BAIK

4 Acik Nur M, S.Pd Guru SBDP 46 82,143 BAIK

Table 5 : Hasil Penilaian PKG

14

Tabel 6 : Grafik Nilai PKG dari aspek penilaian

DATA NILAI PKG GURU

100
80
60
40
20
0
1 2 3 4 RATA-RATA
DATA NILAI PKG GURU MIM SIDOMULYO NILAI KINERJA
DATA NILAI PKG GURU MIM SIDOMULYO HASIL KONVERSI
DATA NILAI PKG GURU MIM SIDOMULYO KATEGORI

D. Praktik Pelaksanaan Bimbingan dan Pelatihan Profesional Guru
Pengawas Madrasah mempunyai peranan strategis sebagai penjaminan mutu

melalui monitoring pengawasan dalam pelaksanaan Bimaltprof guru dan kepala
Madrasah pada Madrasah binaannya. Pengawas Madrasah dituntut memiliki
kemampuan dan keterampilan mengembangkan relasi interpersonal sehingga tercipta
hubungan harmonis dengan Kepala Madrasah dan Guru sebagai sasaran dan mitra
bimlatprof. Secara rinci fokus masalah bimlatprof guru ini adalah pada starndart proses,
yaitu bimlat tentang penyusunan KKM mata pelajaran.

Adapun praktik calon pengawas dalam bimlatprof guru yg kita laksanakan adalah
sebagai berikut :
1. Uraian Pelaksanaan Tugas

Berdasarkan hasil identifikasi dan analisis calon pengawas terhadap
madrasah binaan, khususnya di MI Muhammadiyah Sidomulyo bahwa
kemampuan guru dalam menyusun KKM mata pelajaran saat ini masih sangat
rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya supervise kepala madrasah serta
motifasi guru untuk menyusun KKM sagat rendah. Disamping itu karena dengan
menggunakan RDM ( Raport Digital Madrasah ) mereka lebih mudah dalam
menentukan KKM tanpa harus mengetaui kaidah-kaidah penyusunanya. Disisi
lain lemahnya fungsi supervise kepengawasan di Madrasah juga menjadi faktor
penyebabnya. Sementara rasio kebutuhan pengawas dengan jumlah madrasah
binaan sangat tidak seimbang.

15

Dari uraian diatas calon pengawas melakukan Bimlatprof guru di MI
Muhammadiyah Sidomulyo yang diikuti oleh 12 guru pada hari Senin, 20 Juni
2022 Pukul 08.00 – 12.30 WIB, dengan harapan guru di MI Muhammadiyah
Sidomulyo khususnya mampu menentukan KKM mata pelajaran.
2. Langkah-langkah Pelaksanaan Praktik

Sebelum melaksanakan kegiatan Bimlatprof guru pada Madrasah binaan
calon pengawas melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Calon pengawas melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kepala

madrasah dan guru terkait kebutuhan prioritas dan mendesak tentang materi
Bimlatprof yang akan dilaksanakan.
2. Calon pengawas menyusun dan menyiapkan program Bimlatprof guru sesuai
kesepakatan dengan pihak madrasah mengenai materi bimlatprof yang akan
dilaksanakan.
3. Calon pengawas melaksanakan praktik program Bimlatprof guru di madrasah
binaan
4. Calon pengawas melakukan analisis dan evaluasi terkait pelaksanaan praktik
Bimlatprof guru
5. Calon pengawas menyusun program tindak lanjut.
3. Data dan Analisis Data Hasil Praktik

Tabel 7 : Nilai Pretes & Postest peserta Bimlatprof

16

Tabel 8 : Laporan pelaksanaan Bimlatprof

No Aspek/Materi Kegiatan Sasaran Target M
100%
1. Bimlat guru Menyusun 12 Guru di Di
tentang KKM mata MIM Ta
Penyusunan pelajaran Sidomulyo jaw
KKM Mata pada setiap Pe
Pelajaran kelas gan
Pe

1

Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak lanjut

iskusi, 2 Orang 83% guru di Pelaksanaan - Calon
anya guru MIM Bimlat pengawas
wab, berhalanga Sidomulyo penyusunan melakukan
endampin n hadir mampu KKM mata pembinaan/
n dan menyusun pelajaran di bimbingan
enugasan KKM mata MIM lanjutan
pelajaran Sidomulyo terhadap
dengan benar berhasil dengan guru yg
sesuai kategori baik berhalangan
ketentuan. hadir.

- Calon

Pengawas

Madrasah

melakukan

pemantauan

dan studi

dokumen

KKM mata

pelajaran

pada

Madrasah

binaan

17

BAB II I
PENUTUP
KESIMPULAN
Setelah calaon pengawas melakukan Praktik program kepengawasan, dapa disimpulkan
hal-hal sebagai berikut :
1. Pemahaman calon pengawas Madrasah terhadap Regulasi kepengawasan sangat penting
agar Calon pengawas tidak salah dalam mengambil kebijakan terkait program
kepengawasan.
2. Untuk melaksanakan program kepengawasan perlu dibangun sinergi yang baik antara
guru, kepala Madrasah, pengawas, serta instansi terkait agar program kepengawasan
berhasil dengan maksimal.
REKOMENDASI
1. Kesejahteraan guru sangat penting dalam rangka meningkatkan profesionalisme, agar
para guru lebih peduli terhadap TUPOKSINYA.
2. Diperlukan wadah pengawas Madrasah yang lebih efektif, guna mendorong dan
memfasilitasi calon pengawas Madrasah untuk selalu proaktif dalam mengikuti
perkembangan pendidikan agar calon pengawas tidak tertinggal informasi khusunya
dunia pendidikan modern.

18

LAMPIRAN 1 :

FOTO PRAKTIK PEMBINAAN GURU

19

LAMPIRAN 2 :

FOTO PRAKTIK PEMANTAUAN 8 SNP

20

LAMPIRAN 3 :

FOTO PRAKTIK BIMLATPROF GURU

21

LAMPIRAN 4 :

FOTO PRAKTIK PKG GURU

22

HASIL PRAKTIK (INSTRUMEN YANG SDH DIISI)
1. PROGRAM PEMBINAAN GURU

23

24

25

26

2. PROGRAM PEMANTAUAN 8 SNP
27

28

29

3. PROGRAM BIMLATPROF GURU
30

31

32

3

33

3

34

3

35

3

36

4. PENILAIAN KINERJA GURU ( PKG )
37

38

39


Click to View FlipBook Version