The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Ajar Bahasa Indonesia Fase B

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rhytmfree, 2023-07-05 09:22:32

Modul Ajar

Modul Ajar Bahasa Indonesia Fase B

Keywords: kamus mini,kosakata

YUK, BUAT KAMUS MINI! Memaknai Kosakata Baru dengan Membuat Kamus Mini Fase B Kurniawati Budi Rahayu SD Negeri 2 Baleharjo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur Modul Bahasa Indonesia


Modul Ajar Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Fase. : B (Kelas 3-4) Judul : Yuk, Buat Kamus Mini! Pengarah Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Dr. Iwan Syahril, Ph.D Penanggung Jawab Direktur Sekolah Dasar Dr. Muhammad Hasbi Penulis Kurniawati Budi Rahayu (SDN 2 Baleharjo, Kabupaten Pacitan) Pengarah Materi Sugiyanto (Direktorat Sekolah Dasar) Eko Warisdiono (Direktorat Sekolah Dasar) Ine Rahmawati (Direktorat Sekolah Dasar) Waluyo (Direktorat Sekolah Dasar) Restiningsih, S.Pd., M.Si. (SD Mutiara Hati, Kota Tangerang) Diterbitkan oleh: Direktorat Sekolah Dasar Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kompleks Kemendikbud, Gedung E Lantai 17-18 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 Tahun 2023


Modul ini berisi inspirasi untuk pelajaran Bahasa Indonesia bagi peserta didik kelas 4 mengenai cara MEMAKNAI KOSAKATA BARU. Semua materi yang dimuat dalam modul ajar ini diharapkan dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah Ibu/Bapak guru. Modul ajar ini dapat dimaksimalkan dengan tersedianya alat bantu ajar yang diperlukan dalam pembelajaran. Beberapa sumber yang terdapat dalam modul ajar ini dapat dibuka secara daring ditandai dengan tulisan berwarna biru yang bergaris bawah. Semoga, inspirasi modul ajar ini dapat mempermudah guru dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa sesuai dengan topik. https://static.perangkat-ajar.belajar.id/SD.B.IND.TRR.1.pdf Memaknai Kosakata Baru dengan Membuat Kamus Mini Fase B - Kelas 4 MODUL BAHASA INDONESIA Tersedia asesmen individu dan kelompok, berupa kinerja dan produk. Peserta didik menjelaskan arti kosakata baru, menyusun kosakata baru dalam kalimat, dan menyusun kartu kata menjadi kamus mini Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran Asesmen


Kamus (berupa buku atau KBBI daring) Kertas HVS warna-warni untuk membuat KARTU KATAKU. Kertas HVS putih 5 lembar dipotong menjadi 8 bagian untuk permainan "Tebak Kata di Kepala" (bisa menggunakan kardus bekas) Kertas berukuran besar atau bekas kalender/ koran utuh untuk kegiatan GALERI BERJALAN. Kertas HVS ukuran F4 untuk membuat kamus mini (bisa menggunakan kardus bekas) Kisaran Harga 56 lembar HVS warna-warni x Rp. 500,00 = Rp. 28.000,00 Alat dan Bahan Topik 3 Kartu Kataku 3 x ‘35 menit Topik 1 Detektif Kata 3 x ‘35 menit Topik 2 Kamus Mini 3 x ‘35 menit Catatan: *Guru dapat menyesuaikan waktu pembelajaran Alokasi Waktu Pembelajaran Peserta didik memahami urutan huruf secara alfabetis, memahami kata dasar dan kata berimbuhan. Keterampilan Prasyarat


Mempelajari kosakata adalah modal utama untuk mempelajari penyusunan kalimat dan kemampuan lain dalam bahasa. Dengan menguasai banyak kosakata akan memudahkan peserta didik untuk membaca, menulis, mendengar, dan berbicara dengan baik. Apa yang kalian ketahui tentang kosakata? Coba, sebutkan kosakata yang kalian ketahui! Dari kosakata yang kalian ucapkan, adakah dari kalian yang tidak mengetahui artinya? (bisa disesuaikan dengan topik yang akan diajarkan) Bagaimana cara mencari, memahami makna dan menghafalkan kosakata baru yang diperoleh? Saat memandu diskusi dengan peserta didik, guru tidak perlu membenarkan atau menyalahkan jawaban peserta didik. Apabila ada pemahaman peserta didik yang perlu diluruskan bisa dilakukan dengan pertanyaan seperti: mengapa kamu berpendapat begitu? Atau apa maksud pernyataanmu? TOPIK 1 : MEMBUAT KARTU KATA Pemahaman Bermakna Pertanyaan Pemantik Tips Untuk Guru Tujuan: Untuk mengukur kesiapan belajar siswa. Catatan: Asesmen tidak untuk menilai kemampuan peserta didik (tidak ada jawaban benar- salah) dan jawaban peserta didik tidak untuk dinilai, hanya sebagai catatan guru saja. Asesmen Awal Pembelajaran


Peserta didik untuk menyimak teks yang dibacakan oleh guru Guru memperkenalkan kosakata baru yang ada di bacaan, kemudian menanyakan kepada peserta didik, apakah kata tersebut berupa kata dasar atau kata berimbuhan, jika berimbuhan ajak peserta didik untuk mencari kata dasarnya terlebih dahulu Peserta didik dengan bimbingan guru mencari arti kosakata tersebut dalam bacaan. Pertanyaan pemantik: Langkah: Apakah ada cara lain mengetahui arti dari kata baru? Apakah peserta didik pernah mendengar tentang Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)? Berapa orang yang pernah mencari arti kata di KBBI? Guru menanyakan kepada peserta didik, apakah ada yang mengalami kesulitan menemukan dan memahami kosakata baru tersebut. Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti salam, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar sesi ini adalah belajar mengenai kosakata baru Guru melemparkan pertanyaan, "Apa yang kalian ketahui tentang kosakata?", "Coba sebutkan kosakata yang kalian ketahui!", "Dari kosakata yang kalian ucapkan, adakah dari kalian yang tidak mengetahui artinya?" (bisa disesuaikan dengan topik yang akan diajarkan), "Bagaimana cara mencari, memahami makna, dan menghafalkan kosakata baru yang diperoleh?". Peserta didik menjawab pertanyaan, dan guru menuliskan jawaban agar peserta didik lain bisa melihat pendapat teman-temannya. Peserta didik membaca buku cerita yang disediakan guru berjudul "Pesan Warna Warni". (atau bacaan lain yang disediakan guru yang diselaraskan pada keterampilan membaca peserta didik atau disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan) Kegiatan Pembelajaran


Peserta didik membaca dan mencermati bacaan untuk menemukan kosakata baru yang belum dipahaminya, dan mencari informasi tentang kosakata baru yang ditemukan dalam bahan bacaan. Guru memberikan penjelasan singkat tentang teknik membaca memindai , berikut dengan praktik membaca memindai pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Peserta didik mempraktikkan teknik membaca memindai untuk mencari arti kosakata baru yang sudah ditemukan pada KBBI. Guru membagikan kertas kosong kepada peserta didik untuk membuat kartu kata. Setiap peserta didik memperoleh kartu sebanyak kosakata baru yang ditemukannya, lalu mengisi kartu sesuai dengan petunjuk. Peserta didik menghafalkan kosakata baru dengan cara mengasosiasikannya kepada sebuah gambar, dan berlatih membuat kalimat dengan kosakata baru yang ditemukannya. Peserta didik menyampaikan perasaannya setelah pembelajaran, termasuk melakukan refleksi bersama terkait hal yang sudah atau belum dikuasai/dipahami; hal yang harus mereka kembangkan, dan hal yang dirasa menjadi keunggulan untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya Penutupan (saling memperlihatkan kartu kata, doa, mengucapkan salam, dll.) Bahan bacaan dapat diakses di : https://www.letsreadasia.org/book/pesan-warnawarni_347947?bookLang=6260074016145408 Kosakata baru: sariawan, aroma, nyaring, estafet, melesat, mengayunkan, demam, canggung, mutisme selektif Buku dapat dicetak, diperbanyak, atau dibagikan dalam bentuk link untuk dibuka peserta didik (apabila peserta didik diperkenankan membawa gadget). Bahan Bacaan


Bahan tayangan membaca memindai dapat diakses di : https://bit.ly/Materi_MembacaScanning Guru dapat menampilkan materi pada ppt atau dapat membuat sendiri media pembelajaran yang memudahkan untuk memperjelas materi yang sedang dipelajari Bahan tayangan instruksi membuat kartu kata dapat diakses di : https://bit.ly/Membuat_KartuKata Materi Pembelajaran


Rubrik penilaian dan pemanfaatan rubrik penilaian sebagai umpan balik peserta didik dapat diakses di : https://bit.ly/Rubrik_Pemanfaatannya Rubrik Asesmen Formatif


Guru dapat memberikan pertanyaan pemantik untuk membimbing peserta didik menemukan kosakata baru yang belum dipahaminya, kemudian membantu peserta didik menuliskan kosa kata baru tersebut, dan membantu bagaimana mencari arti kosa kata baru tersebut dari bacaan. Guru dapat membimbing peserta didik membaca bahan bacaaan secara perlahan, sambil memastikan peserta didik memahami setiap kata yang dibaca dan diucapkannya. Apabila menemukan kosakata baru segera menuliskannya dan membantu mencari artinya. Guru dapat mengobservasi pada saat peserta didik mencari kosa kata baru pada bacaan. Apabila dijumpai peserta didik yang kesulitan menemukan kosakata baru: Alternatif Asesmen Formatif dan Pemanfaatannya


Mempelajari kosakata adalah modal utama untuk mempelajari penyusunan kalimat dan kemampuan lain dalam bahasa. Dengan menguasai banyak kosakata akan memudahkan peserta didik untuk membaca, menulis, mendengar, dan berbicara dengan baik. Kosakata baru apa yang sudah kita kuasai dan dapat dibagikan kepada teman-teman kita hari ini? Tips apakah yang bisa kalian bagikan kepada teman kalian yang kesulitan menemukan kosakata baru pada bacaan? Menurut kalian, apakah gambar membantu kalian mengingat kosakata baru yang kalian temukan? 1. Diskusi bisa menggunakan strategi curah pendapat dengan pertanyaan berikut: 2. Guru dapat membagikan rubrik penilaian, agar peserta didik mempunyai ekspektasi untuk penilaian. Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti salam, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar sesi ini adalah belajar mengenai cara membagikan kosakata baru kepada teman yang kesulitan menemukan kosa kata baru Guru melemparkan pertanyaan, "Apakah yang bisa kalian bagikan kepada teman kalian yang kesulitan menemukan kosakata baru pada bacaan?", "Menurut kalian, apakah gambar membantu kalian mengingat kosakata baru yang kalian temukan?". TOPIK 2 : PERMAINAN DETEKTIF KATA Pemahaman Bermakna Pertanyaan Pemantik Tips Untuk Guru Kegiatan Pembelajaran


Peserta didik menjawab pertanyaan, dan guru menuliskan jawaban agar peserta didik lain bisa melihat pendapat teman-temannya. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok, mereka akan bermain "Detektif Kata". Kegiatan dilanjutkan dengan permainan "Tebak Kata di Kepala". Kata . . . . . . . Masing-masing kelompok mencari kosakata baru yang ada di bacaan yang dipilihnya. Menuliskan pada kertas yang sudah disediakan guru, dan menulis arti dari kosakata baru dibalik kertas tersebut. Setelah semua kelompok selesai melakukan tugasnya, perwakilan anggota kelompok menempelkan di papan tulis. Guru mengajak peserta didik untuk membahas semua kosakata yang ditemukan "Detektif Kata". Detektif Kata Guru membagikan 3 kartu, kemudian peserta didik memilih 3 kosakata baru yang ada di papan tulis, menuliskannya pada kartu kata dan menulis arti, atau mereka dapat menulis situasi yang berbeda di mana kata tersebut digunakan Peserta didik memegang atau menempelkan kartu kosakata ke dahi mereka. Teman lain mendeskripsikan kata menggunakan sinonim, definisi, atau situasi di mana kata itu akan muncul. Setelah tebakan yang benar dibuat, peserta didik bertukar kartu dan pindah ke pasangan baru. tebak kata di kepala


Peserta didik membuat kartu kata dari kosakata baru yang ditemukan dari kegiatan bermain "Tebak Kata di Kepala", Peserta didik menyampaikan perasaannya setelah pembelajaran, termasuk melakukan refleksi bersama terkait hal yang sudah atau belum dikuasai/dipahami; hal yang harus mereka kembangkan, dan hal yang dirasa menjadi keunggulan untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya Penutupan (saling memperlihatkan kartu kata, doa, mengucapkan salam, dll.) Rubrik penilaian dan pemanfaatan rubrik penilaian sebagai umpan balik peserta didik dapat diakses di : https://bit.ly/Rubrik_KartuKata Rubrik Asesmen Formatif


Guru dapat menggunakan rubrik di atas atau dapat membuat rubrik penilaian sendiri yang dapat digunakan untuk mengetahui peningkatan dan penguasaan materi oleh peserta didik dan menggunakannya sebagai umpan balik bagi peserta didik.


Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti salam, doa, absensi dan menyampaikan bahwa tujuan belajar sesi ini adalah belajar mengenal kosakata baru. Bagaimana caranya agar kartu kata yang sudah dibuat, tidak tercecer, mudah dibawa kemana saja, dan mudah dibaca setiap saat? Saat memandu diskusi dengan peserta didik, guru tidak perlu membenarkan atau menyalahkan jawaban peserta didik, apabila ada yang perlu diluruskan pemahaman peserta didik bisa diluruskan dengan pertanyaan seperti: mengapa kamu berpendapat seperti begitu? Atau apa maksud pernyataanmu? TOPIK 3 : MEMBUAT KAMUS MINI Guru membuka kegiatan dengan aktivitas rutin seperti salam, dan menyampaikan bahwa tujuan belajar sesi ini adalah belajar menyusun kartu kata agar rapi, mudah dibawa, mudah diakses, dan mudah ditambahkan dengan kosa kata baru lainnya Guru melemparkan pertanyaan, "Bagaimana caranya agar Kartu Kata yang sudah dibuat, tidak tercecer, mudah dibawa kemana saja, dan mudah dibaca setiap saat?". Peserta didik menjawab pertanyaan, dan guru menuliskan jawaban agar peserta didik lain bisa melihat pendapat teman-temannya. Pemahaman Bermakna Pertanyaan Pemantik Tips Untuk Guru Kegiatan Pembelajaran


Peserta didik mengumpulkan semua kartu kata yang sudah dibuat pada pembelajaran sebelumnya, dan menyatukannya agar rapi. Guru menjelaskan instruksi kegiatan "Galeri Berjalan". Pada kegiatan "Galeri Berjalan", secara bergantian, peserta didik menunjukkan dan menceritakan tentang kumpulan kosakata yang dimilikinya (bagaimana menemukan, usaha memaknai kosakata yang ditemukan, serta bagaimana mengembangkan pemakaian kosakata baru tersebut pada kalimat atau konteks yang berbeda. Secara bergantian peserta didik berkeliling dan memberikan masukan kepada kartu kata milik temannya. Selanjutnya peserta didik mengikuti instruksi guru untuk membuat kamus mini, dan siswa menempelkan kartu kata pada kamus mini yang dibuatnya. Peserta didik menyampaikan perasaannya setelah pembelajaran, termasuk melakukan refleksi bersama terkait hal yang sudah atau belum dikuasai/dipahami; hal yang harus mereka kembangkan, dan hal yang dirasa menjadi keunggulan untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya Penutupan (saling memperlihatkan kartu kata, doa, mengucapkan salam, dll.) Rapikan kartu kata milik kalian, dan hias secukupnya Tempelkan ke selembar kertas besar (bisa menggunakan bekas kalender atau selembar koran yang utuh dan bersih) Sewaktu menempel jangan terlalu lengket, karena kartukartu ini akan dibuat menjadi kamus mini Beri hiasan agar tampilan kartu kata yang akan kalian pamerkan di "Galeri Berjalan" semakin menarik. galeri berjalan


Bahan tayangan membuat kamus mini dapat diakses di: https://bit.ly/Membuat_KamusMini Atau dalam bentuk tayangan, dapat diakses di: https://bit.ly/diy_KamusMIni Materi Pembelajaran


Rubrik penilaian dan pemanfaatan rubrik penilaian sebagai umpan balik peserta didik dapat diakses di: https://bit.ly/Rubrik_KosakataBaru_KamusMini Rubrik Asesmen Formatif


Guru dapat menggunakan rubrik di atas atau dapat membuat rubrik penilaian sendiri yang dapat digunakan untuk mengetahui peningkatan dan penguasaan materi oleh peserta didik dan menggunakannya sebagai umpan balik bagi peserta didik.


REFLEKSI PEMBELAJARAN


Click to View FlipBook Version